Super Women Gagalkan, Aksi Spesialis Pencuri Smartphone di Kos-kosan Putri


GRESIK,1minute.id – Eko Prihantono, alap-alap smartphone kos-kosan putri meringis kesakitan. Lelaki 49 tahun itu dibekuk setelah menggerayangi kamar kos yang ditempati oleh Dina Purnamasari, 33, di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Dua gawai milik korban disita polisi sebagai barang bukti. Korban Dina lega. Sebab, perjuangan super women berhasil. Meski, sebagian anggota tubuhnya memar akibat terseret motor pelaku asal Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Malang sejauh 5 meter. 

Ceritanya, sekitar pukul 12.00, tersangka Eko Prihantono mengendap-endap masuk kamar kos korban Dina Purnamasari di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik. Siang itu, korban sedang berada di kamar kakaknya. Tatkala, Dina balik ke kamar melihat seorang lelaki misterius keluar kamar kosnya. “Koen sopo (kamu siapa),”tegur Dina.

Lelaki yang belakangan diketahui bernama Eko Prihantono, 49, asal Bululawang, Malang itu memilih kabur dan menstarter motornya. Dina, super women lalu menggandoli bagian belakang motor pelaku. Eko malah tancap gas. Tubuh Dina pun terseret hingga 5 meter. 

Dina pun teriak maling…! Teriakan perempuan korban pemutusan hubungan kerja (PHK) bagai sebuah komando. Massa yang berada di sekitar lokasi kejadian melakukan pengejaran. Sebagian lainnya menghubungi polisi. Kanitreskrim Polsek Driyorejo Ipda Suhari bersama anggota dibantu massa memblokade akses pelarian pelaku dengan sebatang bambu. Eko pun menyerah.

Massa yang geram lalu menghajar pelaku. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Zunaedi memgatakan, dalam pemeriksaan tersangka Eko mengaku berulangkali mencuri. “Sasarannya tempat kos-kosan putri memanfaatkan keteledoran penghuninya,”kata Kompol Zunaedi pada Senin, 5 Juli 2021.

Mantan Kasat Binmas Polres Gresik itu mengimbau masyarakat agar jangan teledor. Tetap waspada akan situasi lingkungan sekitar. Jangan memberi kesempatan pada pelaku tindak pidana.”Tersangka dikenakan pasal 365 KUHP, diancam hukuman 7 tahun mendekam didalam penjara”. (yad)

Super Women Gagalkan, Aksi Spesialis Pencuri Smartphone di Kos-kosan Putri Selengkapnya
https://www.1minute.id/wp-content/uploads/2021/07/0607_bed_baru_1.jpg

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Bupati Gresik Tambah 65 Tempat Tidur baru di RSUD Ibnu Sina Gresik


GRESIK,1minute.id – Rumah sakit umum daerah Ibnu Sina Gresik mendapatkan gelontoran 65 tempat tidur baru. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan langsung bantuan puluhan tempat tidur dari Kementerian Sosial (Kemensos) kepada Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Rudyanto Dwi Agustomo Sp.PD pada Senin malam, 5 Juli 2021.

Bantuan tempat tidur itu sebagai antisipasi terjadi lonjakan pasien terpapar corona virua disease 2019. Karena Gus Yani berharap pagebluk meredah sehingga tempat tidur baru tidak terpakai.

Sekitar pukul 20.00, truk yang membawa puluhan tempat tidur baru tiba di halaman RSUD Ibnu Sina Gresik. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Rudyanto Dwi Agustomo Sp.PD baru selesai memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum dr Zainul Arifin Sp.OG yang meninggal karena terpapar Covid-19.

TEMPAT TIDUR BARU : Petugas menurunkan tempat tidur baru untuk RSUD Ibnu Sina Gresik pada Senin malam, 6 Juli 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Fandi Akhmad Yani ikut menyalati jenazah almarhum di halaman rumah sakit berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kebomas itu.
Menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, tempat tidur baru sebagai antisipasi lonjakan pasien Covid-19. Tempat tidur terus kita tambah untuk antisipasi. “Semoga wabah cepat mereda,”ujar Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin malam, 5 Juli 2021.

Gus Yani mengatakan, keterisian tempat tidur di rumah sakit atau bed occupancy rate (BOR) mencapai sekitar 90 persen. “Kita tambah bed terus, baik ruang isolasi maupun ICU di RSUD Ibnu Sina Gresik ini,”katanya. Dengan tambahan tempat tidur anyar, kesulitan masyarakat mendapatkan tempat tidur di rumah sakit teratasi.

“Kita berdoa lonjakan bisa terkendi dan wabah Covid berakhir,”kata bupati berusia 35 tahun ini.
Selain 65 tempat tidur, Pemkab Gresik mendapatkan bantuan 175 pcs alat pelindung diri, masker medis dan tenda.  (yad)

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Bupati Gresik Tambah 65 Tempat Tidur baru di RSUD Ibnu Sina Gresik Selengkapnya

Momen Gus Yani Salati Jenazah Nakes RSUD Ibnu Sina yang Gugur karena Covid-19

GRESIK,1minute.id – Suasana duka menyelimuti RSUD Ibnu Sina Gresik. dr Zainul Arifin Sp.OG wafat pada Senin, 5 Juli 2021. Dokter spesiliasi kandungan itu meninggal karena terpapar corona virus disease 2019. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani serta puluhan  dokter dan perawat di rumah sakit milik Pemkab Gresik itu memberikan penghormatan terakhir kepada dokter yang dikenal berjiwa sosial itu.

Bupati Fandi Akhmad Yani, Direktur RSUD Ibnu Sina Gresik dr Rudyanto Dwi Agustomo Sp.PDterlihat ikut menyalatkan jenazah di halaman rumah sakit berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohurodo, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. 

Usai salat jenazah, puluhan tenaga medis dan peramedis terlihat tidak bisa menahan air mata ketika mobil ambulan yang membawa jenazah dr Zainul Arifin meninggalkan halaman rumah sakit milik Pemkab Gresik. Wafatnya dokter Zainul Arifin menambah panjang jumlah tenaga kesehatan yang meninggal akibat terpapar wabah yang berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pemkab Gresik kehilangan sosok dokter yang berjiwa sosial tinggi itu. “Secara pribadi dan atas nama Pemkab Gresik turut berduka cita sedalam-dalamnya, mudah-mudahan amal baik almarhun diterima oleh Allah SWT. Dan keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran,”kata Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Senin malam, 5 Juli 2021.

Direktur RSUD Ibnu Sina dr Rudyanto Dwi Agustomo Sp.PD menuturkan, dirinya juga kehilangan dengan sosok dr Zainul Arifin Sp.OG yang mendahului dirinya. “Dokter Zainul Arifin adalah dokter kedua yang meninggal terpapar Covid-19,”kata Rudydnto dengan suara lirih.

PENGHORMATAN TERAKHIR : Seorang nakes sambil membawa kenangan foto almarhum berjalan di depan mobil jenazah dr Zainul Arifin Sp.OG di halaman RSUD Ibnu Sina Gresik pada Senin, 5 Juli 2021. (Foto : Chusnul Cahyadi/1,minute.id)

Sedangkan, secara keseluruhan tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan dalam penanganan Covid-19 cukup banyak. 

Ia pun berpesan kepada masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk bersatu padu untuk menjalankan protokol kesehatan. “Kondisi saat ini tidak bida dianggap remeh. Ayo bersatu padu menjalankan prokes. Gresik Jaman Now (Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae),”kata dokter spesialis penyakit dalam ini.

Sementara rekan almarhum, dr Bambang Priadi SpOG menyatakan dirinya mengenal almarhum hampir 10 tahun dan selalu mengutamakan pelayanan terhadap pasien sewaktu bertugas sebagai dokter. “Selain menjalankan profesi sebagai dokter. Almarhum juga aktif di organisasi profesi kedokteran dan sosial. Sebagai sahabat dan mitra merasa kehilangan utamanya terhadap dokter kandungan,” katanya. Selamat jalan dokter. Semoga husnul khotimah. (yad)

Momen Gus Yani Salati Jenazah Nakes RSUD Ibnu Sina yang Gugur karena Covid-19 Selengkapnya

Kodim 0817 Gresik Siap Lakukan Penyerbuan Vaksin untuk Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Komando Distrik Militer 0817 Gresik akan menyerbu warga Kota Santri dengan vaksin. Sebanyak 3 ribu dosis sudah disiapkan untuk memberondong peningkatan imun masyarakat Gresik. Vaksinasi masal dilakukan mulai Selasa sampai Kamis, 6 – 8 Juli 2021.

Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail mengatakan rencana penyerbuan 3 ribu dosis vaksin dilakukan selama 3 hari. Di mulai Selasa besok, 6 Juli 2021 di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.

“Setiap hari kami alokasikan seribu dosis. Selama tiga,”kata Letkol Inf Taufik Ismail usai menghadiri Launching Gresik Jaman Now di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 5 Juli 2021. Letkol Inf Taufik Ismail didampingi Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasat Pol PP Gresik Abu Hasan.

Gresik Jaman Now adalah kependekan dari Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae. Gerakan anyar ini menyusul penetapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa – Bali mulai 3-20 Juli 2021.
Letkol Inf Taufik Ismail melanjutkan, serbuan vaksinasi ini kerja bareng dengan Pemkab Gresik dan Polres Gresik. (yad)

Kodim 0817 Gresik Siap Lakukan Penyerbuan Vaksin untuk Masyarakat Selengkapnya

Tugas Kemanusiaan, Polres Gresik TurunTangan Bantu Distribusi Oksigen ke Rumah Sakit

GRESIK, 1minute.id – Lonjakan jumlah kasus corona virus disease 2019 membuat permintaan kebutuhan oksigen di rumah sakit meningkat. Polres Gresik turun tangan. Sejumlah anggota Polres Gresik dikerahkan untuk membantu melakukan distribusi oksigen pada Minggu malam, 4 Juli 2021.

Pasalnya, oksigen bagi pasien Covid-19 menjadi kebutuhan vital. Bantuan distribusi oksigen dilakukan korp baju coklat diantaranya ke RS PKU Muhammadiyah di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik.

DISTRIBUSI OKSIGEN : Truk Sat Sabhara Polres Gresik ketika membantu distribusi tabung oksigen ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah di Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah pada Minggu malam, 4 Juli 2021 ( foto : humas Polres Gresik for 1minute.id)

Sebanyak delapan anggota Sat Sabhara Polres Gresik menggunakan truk kesatuan mengangkut 25 tabung ukuran 6 meter kubik (m³) mengambil dari pabrik Samator di Gresik. Sekitar pukul 21.00 puluhan tabung oksigen itu tiba di Puskesmas berlokasi di Desa Sekapuk,Kecamatan Ujungpangkah.

Saat bersamaan sekitar 5 tabung persedian di puskesmas habis. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pengawalan dilakukan untuk memperlancar proses distribusi oksigen ke rumah sakit. “Setiap kali ada distribusi tabung oksigen akan kami kawal,”kata AKBP Arief Fitrianto pada Senin, 5 Juli 2021.

Pihaknya mengaku bertekad mengawal pengeluaran maupun pendistribusian oksigen seperti halnya pengawalan pendistribusian vaksin Covid-19. “Saat ini penggunaan oksigen diutamakan untuk kepentingan medis. Ini tugas kemanusiaan,”tegas alumnus Akpol 2001 ini. (yad)

Tugas Kemanusiaan, Polres Gresik TurunTangan Bantu Distribusi Oksigen ke Rumah Sakit Selengkapnya

Hari Ketiga PPKM Darurat, 500 Warga Mendapatkan Sanksi Teguran, RTH di Pol PP Line


GRESIK,1minute.id – Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat memasuki hari ketiga pada Senin, 5 Juli 2021. Petugas gabungan terdiri dari TNI, Polri dan Pol PP Gresik bakal semakin intensif melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes).

Dalam operasi yustisi ini, petugas bakal melakukan tindakan persuasif hingga represif yakni pembubaran setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik Abu Hasan mengatakan, memasuki hari ketiga, tindakan persuasif dengan melakukan pencerahan kepada masyarakat sudah mencapai angka 500-an. “Bila masih melakukan pelanggaran pihaknya akan melakukan tindakan lebih tegas yakni pemberian saksi sesuai dengan Perbup,”tegas Abu Hasan usai acara launching Gresik Jaman Now di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 5 Juli 2021.

Teguran yang dijatuhkan kepada masyarakat mayoritas tidak memakai masker secara benar. Dalam PPKM Darurat ini, imbuh mantan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, ini masyarakat disarankan untuk memakai masker double. 

Sementara itu, dalam pengamatan 1minute.id , sejumlah fasilitas umum (fasum) yang aset Pemkab Gresik telah dipasang pita warna kuning bertuliskan Satpol PP Gresik Dilarang Melintas, mirip Police Line. Fasum yang telah dipasang pita itu antara lain di ruang terbuka hijau (RTH) Bunderan Gresik Kota Baru dan Alun-alun Gresik.

Pita kuning Pol PP Gresik untuk mencegah masyarakat berkumpul yang berpotensi persebaran corona virus disease 2019. (yad)

Hari Ketiga PPKM Darurat, 500 Warga Mendapatkan Sanksi Teguran, RTH di Pol PP Line Selengkapnya

Warga Gresik Nang Omah Wae, Pelaku Usaha Membandel Sanksi Pencabutan Izin Usaha


GRESIK,1minute.id – Gresik Jaman Now resmi dilaunching oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 5 Juli 2021.

Orang Gresik Jangan Kemana-mana , Nang Omah Wae ini bertujuan untuk mencegah persebaran wabah Covid-19 yang semakin mengganas. Termasuk di Gresik. Gerakan anyar ini muncul setelah pemerintah memutuskan PPKM Darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 itu.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Gresik Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae (Jaman Now) ini lahir diinisiasi oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mencermati perkembangan pagebluk Covid-19 yang semakin mengganas secara nasional , termasuk di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Saya meminta kepada ASN Pemkab Gresik sebagai teladan bagi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan,”kata Wabup Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah dalam sambutannya. Bila tidak ada keperluan mendesak, imbuh Bu Min, tetap stay di rumah saja.

GRESIK JAMAN NOW : Forkopimda Gresik dalam launching Gresik Jaman Nowo di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin. 5 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Launching Gresik Jaman Now ditandai dengan menempelkan stiker di kaca belakang mobil dinas Wabup Aminatun Habibah ini dihadiri forkopimda plus. Yakni, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kejari Gresik Heru Winoto, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Pj Sekretaris Daerah Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno berlangsung tidak lebih 30 menit.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, selama masa Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pihaknya bersama TNI dan Pol PP akan semakin intensif melakukan operasi yustisi. Alumnus Akpol 2001 itu, memberikan warning kepada masyarakat maupun pelaku usaha untuk mematuhi aturan masa PPKM Darurat.

“Setiap ada kerumunan akan kami bubarkan,” tegas perwira dua melati di pundak itu. Sedangkan, bagi pelaku usaha yang membandel sudah disiapkan sanksi. “Bentuk sanksi mulai peneguran hingga pencabutan izin usaha,” tegasnya. Pencabutan izin usaha akan diusulkan kepada pemerintah kabupaten. (yad)

Warga Gresik Nang Omah Wae, Pelaku Usaha Membandel Sanksi Pencabutan Izin Usaha Selengkapnya

PPKM Darurat, Bubarkan Pertemuan, Penanggungjawab Digiring ke Mapolres


GRESIK, 1minute.id – Tindakan tegas mulai dilakukan petugas gabungan dalam operasi yustisi PPKM Darurat memasuki hari kedua pada Minggu, 4 Juli 2021. Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP langsung membubarkan setiap ada kerumunan massa.

Dalam operasi yustisi hari kedua masih dipimpin langsung tiga pilar. Yakni, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Sasaran ops yustisi adalah mal, kafe dan warung kopi (warkop) di Jalan Brotonegoro, Kecamatan Manyar.

Di sepanjang jalan itu ada puluhan kafe yang beroperasi. Tiga pucuk pimpinan di Kota Santri itu kali pertama njujuk Gressmall. Mereka untuk memastikan tentang prokes di supermarket maupun tenan makanan. Itu pun tidak melayani makan di tempat alias di bungkus atawa take away.

“Hindari kerumunan hanya bisa dibungkus,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa seorang calon pembeli. Setelah memastikan prokes, mereka menuju tempat kafe dan warung kopi yang berada di kawasan Gresik Kota Baru hingga jalan tambang Brotonegoro, Desa Suci, Kecamatan Manyar.

TIGA PILAR PLUS : Bupati Gresik, Kapolres, Dandim 0817 Gresik bersama muspika foto bersama usai meninjau pos penyekatan PPKM Darurat pada Minggu, 4 Juli 2021 (foto : istimewa)

Dalam ops yustisi, petugas mengamankan sejumlah orang dianggap melakukan pertemuan hingga potensi kerumunan. “Semua kegiatan menimbulkan kerumunan akan langsung dibubarkan,”kata AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Arief menambahkan setiap orang yang melanggar ketentuan PPKM Darurat akan langsung diamankan di kantor Polisi. “Tadi ada sejumlah orang kami bawa ke Mapolres kerena melanggar PPKM Darurat menyelenggarakan pertemuan,” tegas alumnus Akpol 2021 itu. Selain menyisir mal dan kafe, petugas gabungan juga melihat posko check point di simpang empat Segoromadu, Kecamatan Kebomas. (yad)

PPKM Darurat, Bubarkan Pertemuan, Penanggungjawab Digiring ke Mapolres Selengkapnya

Kapolres Gresik : Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos, Tangkal Hoax dengan Saring sebelum Sharing Berita


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto angkat bicara terkait maraknya informasi hoax belakangan di Kota Santri ini. Perwira dua melati di pundak itu meminta masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial (medsos). 

Bila menerima informasi, kata alumnus Akpol 2001 ini, jangan latah ikut menyebarkan informasi yang belum tentu kebenaran itu. Lakukan kroscek terlebih dahulu.

“Kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi maupun menyebarkan informasi. Apabila mendapat berita harus kroscek kebenarannya. Termasuk apabila ingin menyebarkan berita tolong pedomani prinsip “saring” sebelum “sharing”,”kata  Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Minggu, 4 Juli 2021.

Sebab, imbuhnya, menyebarkan berita bohong bisa berimplikasi hukum. “Kepada penyebar Hoax bisa bisa dijerat dengan UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar,”tegasnya.

Untuk diketahui, sepekan terakhir ini berita hoax berseliweran di media sosial (medsos). Mulai Aiptu Jaelani, polisi jujur di Satlantas Polres Gresik hingga mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto tidak luput dari serangan hoax. Berita bohong itu menyebar begitu cepat terutama di grup WhatsApp. 

Aiptu Jaelani telah melakukan klarifikasi bahwa dirinya segar bugar. Kabar bohong langsung mereda. Pada Minggu pagi, giliran mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang diserang kabar bohong. (yad)

Kapolres Gresik : Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos, Tangkal Hoax dengan Saring sebelum Sharing Berita Selengkapnya

Gresik Jaman Now, PPKM Darurat Operasi Yustisi dan Lakukan Penyekatan di Tiga Titik


GRESIK, 1minute.id – Masa PPKM Darurat Jawa Bali memasuki hari kedua pada Minggu, 4 Juli 2021. Tim gabungan terdiri dari TNI. Polri dan Pol PP masif melakukan operasi yustisi. Pada Sabtu malam, 3 Juli 2021 operasi yustisi dilakukan serentak di wilayah hukum Polres Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kasat Pol PP Gresik Abu Hasan memimpin operasi yustisi di Gresik Kota yakni Kecamatan Gresik, Kebomas dan Manyar. Sasaran operasi adalah warung kopi, kafe hingga mal serta tempat fasilitas umum yang berpotensi menimbulkan kerumunan.

Petugas dalam operasi yustisi ini masih persuasif. Melakukan himbauan kepada masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dan mensosialisasikan pemberlakuan jam malam pukul 20.00. Petugas melakukan himbauan secara humanis.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, pemerintah telah menggulirkan PKKM Darurat. Polres Gresik mempelopori Gerakan Gresik “Jaman Now,” atawa JANgan keMANa-mana Nang Omah Wae. “Gerakan ini untuk mengurangi mobilitas masyarakat Gresik. Sehingga harapannya tidak terjadi kerumunan dan mencegah penyebaran Covid-19,”kata Alumnus Akpol 2001 disela operasi yustisi hari pertama pada Sabtu malam, 3 Juli 2021. 

Selain operasi yustisi, Polres Gresik kembali memberlakukan penyekatan di perbatasan Gresik dengan Surabaya ditempatkan di simpang empat Segoromadu ; Gresik dengan Lamongan di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan dan exit Tol Manyar. “Melalui operasi yustisi ini, kami ingin mengingatkan masyarakat Gresik bahwa PPKM Darurat telah dimulai,”tegas AKBP Arief Fitrianto. 

Sebelumnya, Sabtu pagi sejumlah petugas gabungan membubarkan kerumanan massa di salah satu kafe di Jalan DR Soetomo, Gresik. Massa mayoritas kaum milenial memakai kaus hitam adalah peserta games online, Mobile Legends. (yad)

Gresik Jaman Now, PPKM Darurat Operasi Yustisi dan Lakukan Penyekatan di Tiga Titik Selengkapnya