GRESIK,1minute.id– layanan Satuan penyelenggara administrasi SIM (Satpas) Satlantas Polres Gresik dan SIM keliling tutup selama lima hari, dimulai 12 hingga 16 Mei mendatang. Pelayanan libur untuk peringatan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Lantas AKP Yanto Mulyanto P., mengatakan layanan akan kembali beroperasi pada Senin, 17 Mei mendatang. “Dalam rangka peringatan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, pelayanan SIM ditutup sementara waktu,”kata AKP Yanto Mulyanto.
Pihaknya memberikan kompensasi bagi pemegang SIM yang masa berlakunya habis pada 12-16 Mei 2021. “Dapat memperpanjang masa berlakunya kembali pada 17-19 Mei 2021 dengan mekanisme perpanjangan,”terang perwira berpangkat tiga balok itu.
Namun, bagi pemegang SIM yang tidak melaksanakan perpanjangan pada tenggang waktu tersebut. Maka akan melaksanakan mekanisme untuk pembuatan SIM baru. “Sesuai dengan standar dan persyaratan yang telah ditentukan,”ungkapnya. Yakni melengkapi syarat administrasi, tes psikologi hingga uji materi dan praktik berkendara. (yad)
GRESIK,1minute.id – Arus mudik ke Pulau Bawean diprediksi mencapai puncak pada Selasa nanti, 12 Mei 2021. Ada tiga kapal yang melayani penyeberangan ke Pulau Putri itu.
Menurut anggota Komisi D (bidang pembangunan dan perhubungan) DPRD Jatim Samwil, transportasi laut, penyeberangan Gresik ke Pulau Bawean atau sebaliknya, karena dalam satu kabupaten tidak terkena sistem penyekatan.
“Walau pun jaraknya melebihi yang lainnya. Jadi memang undang-undang dan aturannya begitu,”kata Samwil, politisi asal Pulau Bawean itu di Kafe Damarkurung Kawasan Bukit Putri Cempo pada Minggu, 8 Mei 2021.
Dia mengatakan, pemerintah dalam upaya mencegah arus mudik antar kota dalam provinsi di Jatim membagi dalam 7 rayon. Gresik,satu rayon dengan Surabaya dan Mojokerto. Khusus transportasi dari Gresik ke Pulau Bawean, atau sebaliknya tetap diperbolehkan karena masih dalam satu kabupaten.
Saat ini, ada tiga kapal yang melayani penyeberangan sejauh 80 mil laut dari pusat pemerintahan Gresik itu. Tiga kapal itu adalah kapal motor penumpang (KMP) Gili Iyang. Gili Iyang, jenis kapal roll on, roll off (Ro-Ro) bisa mengangkut penumpang dan barang. Sedangkan, dua kapal lainnya, Kapal Motor (KM) Express Bahari (EB) 8E dan 6B.
Samwil, anggota Komisi D DPRD Jatim (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
“Kapal EB 6B ini pengganti KM Natuna Express, yang tidak melayari ke pulau Bawean,”kata Samwil. Ia berharap, ketiga kapal itu tetap memberikan pelayanan seterusnya.
“Saya berharap meski tidak lebaran nanti tiga kapal ini sangat membantu. Karena kapal cepatnya hanya 3 jam. Kalau bisa tiap hari ada transportasi laut ke Pulau Bawean,”tegas anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu.
Dua kapal cepat itu kapasitas penumpang masing-masing 360-an seat. “Karena pandemi, kapasitas penumpang maksimal separoh. Protokol kesehatan tetap harus diperhatikan,” ujarnya.
Bagaimana dengan pesawat terbang? Samwil, legislator kelahiran Pulau Bawean itu, mengatakan, saat ini pesawat perintis yang melayani penerbangan dari Bandara Internasional Juanda Sidoarjo ke Bandara Harun Thohir di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean sementara berhenti beroperasi. “Pesawat terbang sementara off karena alasan tertentu,”katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Meski mudik dilarang. Sejumlah warga masih tetap nekat mudik lebaran. Minggu hari ini, diperkirakan puncak warga berusaha untuk tetap bisa merayakan lebaran di kampung halaman.
Aparat semakin mengetati perbatasan. Penyekatan dilakukan hampir sepanjang Hari. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin langsung razia pemudik pada Sabtu malam, 8 Mei 2021.
Pada Minggu, 9 Mei 2021, Operasi Ketupat Semeru 2021 memasuki hari keempat. Belasan pengendara diminta putar balik karena melanggar larangan mudik. Salah satunya travel jurusan Surabaya yang mengangkut belasan pelajar dari Rembang, Jawa Tengah.
Masyarakat yang tidak bisa menunjukkan surat pengantar kerja dan dokumen pendukung lainnya, harus rela diputar balik oleh petugas. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pun meminta anggota untuk lebih memperketat penyekatan. Tidak boleh ada kendaraan yang lolos “skrining” diperbatasan masuk Kota Santri-sebutan -Gresik.
“Kegiatan ini dalam rangka operasi Ketupat Semeru 2021. Harapannya lebaran tahun ini tidak menjadi kluster baru Covid-19,”kata AKBP Arief disela melakukan pemantauan pos pengamanan (pospam) atau check point di Kecamatan Duduksampeyan pada Sabtu malam, 8 Mei 2021.
Mantan Kapolres Ponorogo itu mengimbau masyarakat tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. Jangan lalai menerapkan anjuran pemerintah untuk mencegah lonjakan kasus.
Dalam pantauan di lapangan pemberlakuan larangan mudik di perbatasan Lamongan – Gresik yakni di Pos Pam Terpadu di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan, arus lalin terpantau ramai lancar.
Pospam perbatasan di Desa Pandanan, Kecamatan Duduksampeyan ini berbatasan dengan Lamongan ini dijaga puluhan petugas dari TNI, Polri, Pol PP dan petugas Dinas Kesehatan Gresik.
Kapolres Arief Fitrianto juga tetap mengingatkan anggota untuk menjaga kesehatan. Perwira dua balok asal Pati, Jateng itu membagikan suplemen vitamin kepala anggotanya. (yad)
GRESIK,1minute.id– PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menggelar kegiatan safari ramadan dengan menyalurkan 12.100 paket sembako senilai Rp 1,4 miliar. Bantuan CSR itu disalurkan kepada yayasan dan pondok pesantren yang tersebar di Probolinggo, Pasuruan, Gresik, Lamongan, Tuban, Mojokerto, Jombang, Surabaya, Pacitan, Malang dan Kediri.
Penyaluran paket sembako yang berisikan beras, gula dan minyak goreng dimulai dari Yayasan Brilian Azzahra Arifin desa Sukorejo, Kabupaten Probolinggo Jawa Timur pada Kamis, 6 Mei 2021, selanjutnya akan disalurkan secara bertahap hingga Hari Raya Idul Fitri 1442 H.
General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, pada Hari Raya Idulfitri tahun ini masyarakat masih menghadapi pandemi Covid-19. Penyaluran paket sembako ini merupakan wujud dari fungsi BUMN sebagai agent of social development. Ini juga sebagai wujud kehadiran BUMN di tengah masyarakat untuk meringankan beban mereka dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Meskipun bantuan ini belum bisa memenuhi kebutuhan semua masyarakat, setidaknya bantuan sembako ini dapat meringankan beban ekonomi dan menjadi sarana bagi Perusahaan berbagi kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H,”kata Edy Saraya.
Ketua Yayasan Brilian Azzahra Arifin, Desa Sukorejo, Kabupaten Probolinggo Zainal Arifin mengatakan, bantuan ini sangat bermanfaat untuk meringankan beban masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19. Terutama warga yang bekerja di sektor informal atau petani yang penghasilannya tidak menentu.
“Bantuan paket sembako dari SIG akan disalurkan oleh yayasan Brilian Azzahra Arifin kepada para lansia, fakir miskin, anak yatim, janda, duda yang tidak berpenghasilan, serta organisasi-organisasi lain yang membutuhkan yang tersebar di kota Probolinggo,”ujar Zainal Arifin.
Hal yang sama disampaikan Kholilul Rohman dari Yayasan Taman Pendidikan Nahdlatul Ulama (YPTNU), Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan. Menurutnya bantuan dari SIG sangat berarti bagi warga utamanya bagi mereka yang berprofesi sebagai nelayan.
“Akhir-akhir ini nelayan jarang melaut karena cuaca yang tidak menentu, serta kesulitan untuk membeli solar. Bantuan sembako dari SIG ini sangat berarti bagi mereka yang saat ini sangat membutuhkan,”kata Kholilul Rohman. (yad)
GRESIK,1minute.id – Tradisi Pasar dan Lelang Bandeng bergulir kembali, setelah beberapa tahun hilang karena aktivitas lelang berganti kontes bandeng. Pada Jumat malam, 7 Mei 2021 tradisi ratusan di Kota Santri menjelang hari raya Idul Fitri kembali bergulir di halaman Kantor Bupati Gresik.
Masa pandemi, tradisi biasanya dihelat pada 27 Ramadan itu dikemas berbeda. Pasar, Kontes dan Lelang Bandeng. Saya mulai dari tradisi Pasar Bandeng. Ratusan tahun dipusatkan di Kota Gresik. Pada tahun lalu, tradisi menjelang lebaran Idul Fitri ditiadakan karena pagebluk corona mengganas.
Tahun ini, wabah dari Wuhan, Tiongkok itu belum ada tanda-tanda berakhir. Bupati dan Wabup, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah menggelar tradisi turun temurun dengan konsep berbeda. Pasar Bandeng digelar serentak di sepuluh titik. Inovasi baru. Selain pemerataan perekonomian juga memecah kerumunan masyarakat. Protokol kesehatan diperketat. Harapannya tradisi tetap dipertahankan, perekonomian terungkit tanpa ada tambahan klaster corona virus disease 2019 baru.
“Karena Gresik memiliki potensi perikanan luar biasa. Potensi produksi ikan bandeng Gresik mencapai 80 ribu ton pertahun,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat sambutan pada Jumat malam, 7 Mei 2021. Artinya jika bandeng ini harganya Rp 10 ribu perkilogram, maka putaran ekonomi sektor ikan bandeng mencapai Rp 1 triliun per tahun.
“Ini adalah bentuk kemandirian ekonomi petani tambak,”terang sarjana Ekonomi dari Unair Surabaya itu. Belum termasuk padat karyanya. Kalau bandeng diolah dan melibatkan ibu-ibu misalnya, mencabut duri akan menyerap tenaga kerja.
BBPATI Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Aminatun Habibah dalam acara kontes dan lelang bandeng di halaman kantor Bupati pada Jumat malam, 7 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Kontes Bandeng. Kontes Bandeng muncul pascalelang bandeng diadakan. Pemenang kontes berjumlah 3 orang, juara 1, 2 dan 3 mendapatkan apresiasi dari pemerintah. Bandeng itu kemudian diserahkan kepada takmir masjid, panti asuhan hingga pondok pesantren.
“Kontes bandeng untuk menggairahkan petani tambak untuk memelihara bandeng kawak”. Tidak mudah merawat bandeng seukuran bayi itu. Telaten dan perjuangan karena memeliharanya bertahun-tahun.
Tiga bandeng pemenang kontes Pasar dan Lelang Bandeng tahun ini adalah Zainal Arifin warga Desa Watu Agung Kabupaten Gresik berbobot 6,5 kilogram, panjang 86 centimer, umur 8 tahun.
Runner up, diraih Ali Huda, petambak Desa Tanjungwidoro, Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik bobot 5,1 kilogram, panjang 7,3 centimeter, umur 6 tahun. Juara ketiga, bandeng dengan bobot 5,05 kilogram, panjang 83 centimeter dan umur 7 tahun. Bandeng itu milik Syaifullah Mahdi, petambak juga kepala Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah.
“Memelihara bandeng kawak, sama dengan merawat bayi. Karena bandeng kawak itu rentan terserang penyakit,”ujar Sandi-sapaan-Syaifullah Mahdi pada Jumat, 7 Mei 2021. Perawatan antara lain menstabilkan pH keasaman air. Kolam tambak harus dalam.
“Setahun bobot bandeng naik 1 kilogram sudah baik,”katanya. Karena memelihara bandeng kawak sudah tradisi, ia dan petambak lainnya berlomba melakulan budidaya. “Sekarang ini, ada sekitar 20-an bandeng yang umurnya 5 tahunan. Untuk persiapan tahun depan,”katanya tersenyum.
WAKIL RAKYAT : Kontes dan Lelang Bandeng dihadiri ketua partai dan anggota DPRD Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Lelang Bandeng Tradisi kembali dihidupkan kembali oleh duet Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. Konsep berbeda dengan sentuhan kekinian, virtual dan offline. Pandemi COVID-19 menuntut panitia berinovasi untuk mencegah persebaran wabah sekaligus menghidupkan kembali tradisi yang oleh host acara itu vakum sepuluh tahun terakhir.
Peserta lelang adalah bupati/ walikota dan pejabat Pemprov Jatim. Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak menyebut kalaborasi bupati / walikota begitu akrab. Sangat positif. “50 persen perekonomian Jatim itu ditopang kabupaten dan kota di Gerbangkertasusila,”kata Wagub Emil pada Jumat malam, 7 Mei 2021.
Di era 2000-an, lelang bandeng diikuti oleh pejabat pemerintahan kabupaten, manajer badan usaha milik daerah (BUMD) hingga pimpinan perusahaan yang menjalankan operasional di Gresik. Misalnya, peserta lelang mengatasnamakan paguyuban camat se-Gresik, komunitas kepala organisasi perangkat daerah atau perkumpulan manajer perusahaan.
Pasar, dan Lelang Bandeng, tradisi ratusan yang menurut budayawan Kris Aji , tradisi berlangsung ratusan tahun menjelang lebaran Idul Fitri. “Dulu santri yang mudik lebaran membawa oleh-oleh bandeng karena bandeng Gresik sangat enak,”kata Kris A.W. (*)
GRESIK,1minute.id – Tiga ekor bandeng kawak laku seharga Rp 50,9 juta. Ikan bandeng berat 5 kilogram dibeli oleh Dewanti Rumpoko, Wali Kota Batu seharga Rp 10 juta. Bandeng kedua berat 5,1 kilogram, panjang 73 centimeter dan berumur 6 tahun dibeli Plh Sekda Provinsi Jatim Heru Cahyono seharga Rp 15,4 juta dan bandeng kawak terbesar berat 6,5 kilogram, panjang 86 centimeter dibeli Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi seharga Rp 25,5 juta.
Lelang Bandeng secara virtual kali pertama dalam event tahunan Tradisi Pasar dan Lelang Bandeng ini dihadiri Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak , Bupati Lamongan Yuhronur dan Sekda Provinsi Jatim Heru Cahyono. Dan, tuan rumah Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah.
Lelang dimulai setelah panitia Tradisi Pasar dan Kontes Bandeng Pemkab Gresik menetap tiga pemenang kontes di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 7 Mei 2021. Bandeng seukuran bayi itu hasil budidaya petani tambak di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah dan Pulau Mengare di Kecamatan Bungah.
Lelang dimulai dari juara tiga kontes Ikan bandeng milk Syaifullah Mahdi, petani tambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik. Bandeng dengan berat 5 kilogram itu dibuka dengan harga perdana seharga Rp 8 juta.
PETAMBAK : Wagub Jatim Emil Dardak, Bupati dan Wabup Gresik ,Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah bersama petambak pemenang kontes bandeng di halaman kantor Bupati Gresik pada Jumat malam ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id )
Penawar tertinggi adalah Wali Kota Batu, Malang dengan harga Rp 10 juta. Lelang kedua bandeng petambak Pulau Mengare, Kecamatan Bungah, Gresik berat 5,1 kilogram harga penawaran perdana Rp 10 juta. Setelah mengalami beberapa kali penawaran akhirnya Plh Sekda Provinsi Jatim Heru Cahyono ditetapkan sebagai penawar tertinggi dengan harga Rp 15,4 juta.
Lelang semakin gayeng, untuk bandeng kawak peraih juara pertama dengan berat 6,5 kilogram. Bandeng dengan panjang 86 centimeter, umur 6,5 tahun itu dengan harga penawaran perdana Rp 15 juta. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menawar dengan harga Rp 18 juta.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menaikkan penawaran menjadi Rp 20 juta. Bupati Muhdlor menambah Rp 4 juta menjadi Rp 22 juta. Wali Kota Pasuruan Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul menawar Rp 22,5 juta. Peserta lelang semakin “panas”.
Bupati Lamongan Yuhronur satu meja dengan Wagub Jatim Emil Dardak, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wabup Gresik Aminatun Habibah mengangkat telunjuk menawar Rp 25 juta. Gus Ipul akhirnya angkat tangan menyerah. “Ampun….!kata mantan Wagub Jatim membuat undangan yang hadir ger.geran.bWali Kota Surabaya Eri Cahyadi kemudian menaikkan harga Rp 200 ribu menjadi Rp 25, 2 juta dan akhirnya menjadi penawar tertinggi.
WAGUB JATIM Emil Dardak dan tiga bandeng kawak di Pasar dan Lelang Bandeng di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 7 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Wagub Jatim Emil Dardak mengapreasi langkah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang menggelar lelang bandeng dalam tradisi Pasar, Kontes dan Lelang Bandeng ini.
Dia mengaku baru kali pertama melihat langsung lelang bandeng seukuruan bayi itu. “Ketika dapat undangan saya penasaran, ternyata bandeng sebesar gini,”ujar Wagub Emil Dardak dalam sambutannya. Bentuk apresiasi gelaran dengan protokol kesehatan itu, Wagub Emil menyumbang penawaran perdana sebesar Rp 8 juta.
Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan hasil lelang bandeng akan digunakan untuk membantu anak-anak disabilitas di Kota Santri-sebutan-Kabupaten Gresik. Rencana mulia itu menarik empati peserta lelang virtual dan offline untuk partisipasi.
Peserta adalah Walikota dan Bupati di Jatim itu. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berterima kasih kepada Bupati Fandi Akhmad Yani telah memberikan kesempatan partisipasi untuk membantu para penyandang disabilitas di Kota Santri.
Sedangkan, Wali Kota Batu, Malang Dewanti Rumpoko mengapresiasi gebrakan Pemkab Gresik dalam menggelar Lelang Bandeng secara virtual. “Gebrakan luar biasa untuk mengungkit perekonomian. Saya maju mundur,”ujar Dewanti Rumpoko. Apalagi, tambahnya, hasil lelang untuk anak-anak disabilitas. “Sukses terus terutama untuk anak disabilitas,”tegas Dewanti. (yad)
GRESIK,1minute.id – Suasana bulan suci Ramadan terasa meriah di Pulau Bawean, Gresik. Apalagi memasuki malam ganjil di sepuluh terakhir Ramadan.
Disetiap musala dan masjid di pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean berhias lampion. Lampu hias berbahan kertas transparan dengan aneka bentuk menambah kemeriahan bulan suci yang paling di tunggu umat muslim itu. Ada bentuk bintang, kapal hingga pesawat.
Pemandangan itu terlihat di musala Riyadus Sibyan di Desa Sukalela, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. Suhaimi, tokoh pemuda desa setempat menyatakan tradisi memajang lampion di musala dan masjid Ada sejak dulu. “Sejak Islam masuk Pulau Bawean,”ujar Suhaimi kepada wartawan pada Jumat, 7 Mei 2021.
Lampion itu di pajang oleh anak-anak kampung itu menggambarkan kegembiraan dan harapan mendapatkan hati yang terang dan bersih di bulan suci Ramadan.
Lampion itu dibawa dan dipajang di musala sebelum salat isya hingga tadarus alquran. Pemandangan itu semakin meriah pada malam ganjil Ramadan. “Badal terawih biasanya dilanjutkan makan bareng yang disediakan oleh warga bergiliran,”Kata Suhaimi.
SAMBUTAN : Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim Samwil ketika buka puasa diatas perahu nelayan Karangtumpuk, Kecamatan Panceng, Gresik pada Jumat, 7 Mei 2021 ( foto : ist )
Terpisah, anggota Komisi D DPRD Jatim Samwil menggelar buka puasa bersama dengan nelayan Karangtumpuk, Kecamatan Penceng, Gresik. Buka puasa digelar di atas perahu nelayan itu terasa gayeng dan penuh kekeluargaan.
“Suasana keakraban dan guyup ini tentu sangat dirindukan,”kata anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Jatim itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pengamanan perbatasan semakin diperketat. Petugas gabungan memelototi kendaraan luar Kota yang masuk ke Kota Santri-sebutan-Kabupaten Gresik. Antara lain, exit Tol Manyar.
Perwira pengendali Pos Pengamanan (Pospam) Exit Tol Manyar Ipda Ekwan Hudin, terlihat memimpin penyekatan di Exit Tol Manyar pada Jumat, 7 Mei 2021. Petugas gabungan dari TNI-POLRI, Dinkes, Sat Pol PP dan Dishub memeriksa pengemudi kendaraan ber plat di luar W (Gresik) diminta menunjukkan surat keterangan kerja.
Apabila tidak dapat menunjukkan keterangan tujuan yang urgent akan diputarbalikkan ke arah keberangkatan. Pembatasan mobilitas masyarakat ini tertuang dalam Addendum Suart Edaran Satuan Tugas (SE Satgas) Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021.
“Sayangi orang tua dan keluarga di kampung halaman dengan tidak mudik lebaran tahun ini. Tahan rindu demi kesehatan orang tua,” ungkap Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mewakili Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Jumat, 7 Mei 2021.
Sebelumnya pihaknya telah wanti-wanti akan lonjakan kasus Covid di masa liburan lebaran 2021. Jangan sampai terjadi ledakan tsunami kesehatan megancam jiwa.
Masyarakat pun diminta tidak jenuh menerapkan protokol kesehatan. Jangan lali, karena pagebluk corona masih ada disekitar kita. “Tahan rindu tidak mudik demi kebaikan bersama,”pungkas alumnus Akpol 2013 ini. (yad)
GRESIK,1mimute.id – Pembangunan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS) dengan kapasitas 1.000 liter per detik (lpd) ke Perusda Giri Tirta Gresik terus dikebut.
Proyek air bersih untuk masyarakat dan industri dengan investasi Rp 618 miliar itu mulai dikerjakan pada 2019.
Dalam pengamatan 1minute.idsejumlah pekerja pemasangan pipa berdiameter 1.100 milimeter atau 1,1 meter di sekitar Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik. Proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) semula ditargetkan kelar 2021.
PIPANISASI SPAM : Sejumlah pekerja melakukan pemasangan pipa di Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik pada Selasa, 4 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
Mengutip laman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pu.go.id, proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS) untuk memenuhi target Commisioning Test awal 2021. Sehingga cakupan layanan air bersih yang didistribusikan oleh PDAM Gresik bisa semakin luas dinikmati masyarakat.
Sementara itu, keluhan terkait air mampet masih menghiasi media sosial. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)
GRESIK,1minute.id – Tradisi Pasar bandeng sudah dimulai sejak Rabu, 5 Mei 2021. Pasar bandeng digelar serentak di sepuluh titik. Jumat sore, 7 Mei 2021, Pemkab Gresik menggelar kontes dan lelang Bandeng Kawak di halaman Kantor Bupati Gresik.
Ada tiga ekor ikan bandeng seukuran bayi yang diperkirakan bakal mengikuti kontes Bandeng di masa pandemi COVID-19. Bandeng itu milik petani di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah dan Mengare, Kecamatan Bungah. Tim juri kontes bandeng telah melakukan penjurian.
“Tim juri ikut ngentas bandeng di lokasi. Tapi, hasilnya masih di tim juri dinas perikanan,”ujar Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Gresik Witjajani Lestari dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Jumat, 7 Mei 2021.
Kepala Dinas Perikanan Choirul Anam mengatakan,kegiatan ini dalam rangka mengapresiasi para petani bandeng. Selama ini, mereka memelihara dan membudidaya bandeng. “Kedatangan kami di sini semata mata hanya untuk menyaksikan jangan sampai bandeng yang diikutkan lomba atau kontes bandeng beli dari luar pulau,”kata Anam.
Sementara itu, Syaifullah Mahdi, petambak Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah ditambaknya ada sekitar 20 puluh ekor bandeng kawak. Usianya hampir 10 tahun.
Kades Pangkah Wetan menambahkan, kami ingin mengembalikan kejayaan khususnya dulu Ujungpangkah sebagai penghasil bandeng paling besar di Kota Santri-sebutan lain-Gresik.
“Ini mau dibuat kontes bandeng raksasa, kita mendukung penuh pemerintah kabupaten Gresik, sekaligus mengembalikan Gresik sebagai agropolitan, yang terkenal dengan hasil bandengnya, sebelum pandemi saya pernah juara, ini tadi yang ditangkap beratnya lima kilo lebih,”kata Sandy-panggilan-Syaifullah Mahdi pada Jumat, 7 Mei 2021. Ia pun mengaku siap mendukung penuh Nawa Karsa Gresik Baru. (yad)