JIIPE Peduli Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Delapan Desa

GRESIK,1minute.id – Manajemen PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) selaku Pengembang dan Pengelola Java Integratied Industrial Port and Estate (JIIPE) membagikan ratusan paket sembako pada Kamis, 6 Mei 2021.

Paket sembako itu dibagikan untuk anak yatim dan duafa yang tersebar di delapan desa sekitar perusahaan. Delapan desa itu, yaituDesa Manyarejo, Desa Manyarsidomukti, Desa Manyasidorukun dan Desa Banyuwangi.

Kemudian, Desa Karang Rejo, Desa Kramat, Desa Tanjung Widoro, dan Desa Mengare Watu Agung. Ketiganya masuk Kawasan Mengare di Kecematan Bungah. Bantuan sembako itu bagian dari kegiatan CSR JIIPE Peduli. 

Humas PT BMS Muchammad Usama Martak mengatakan pemberian paket lebaran ini dilakukan JIIPE agar dapat menggembirakan anak yatim dan meringankan beban kaum duafa di wilayah sekitar JIIPE. “Di hari Raya Idul Fitri bisa merayakan lebaran dengan suka cita,”kata Usama. PT Berlian Manyar Sejahtera (BMS) adalah Pengelola Pelabuhan JIIPE. 

Paket lebaran berisikan berupa beras, gula, minyak dan mi instan. “Bantuan yang kami salurkan ini, merupakan bagian dari kegiatan CSR JIIPE Peduli,”imbuhnya.

Henri Handoko, Direktur PT. BKMS menambahkan jika JIIPE bisa terus berkembang dengan baik. Maka, masyarakat akan bisa merasakan manfaatnya salah satunya dengan terbukanya lapangan kerja.

“Dukungan masyarakat terhadap perkembangan JIIPE, tentunya sangat kami harapkan. Karena jika JIIPE berkembang, maka lapangan kerja akan terbuka secara luas bagi masyarakat serta akan mendorong tingkat perekonomian masyarakat,”tandasnya.

Manager ComDev Mifti menambahkan bantuan paket lebaran ini, diharapkan mampu menjadikan suasana Idul Fitri 1442 H menjadi tetap khidmat dan bermakna. “Meski saat ini pandemi covid-19, masih menghantui kita semua,”ucapnya.

Kepala Desa Manyarsidorukun, Kecamatan Manyar Su’udin mengatakan bantuan akan distribusikan kepax anak yatim dan duafa. (yad)

JIIPE Peduli Bagikan Ratusan Paket Sembako ke Warga di Delapan Desa Selengkapnya

MA Tolak Kasasi JPU, Andhy H Wijaya, Sekda non Aktif Gresik Bebas

GRESIK,1minute.id – Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi dari kejaksanaan negeri (Kejari) Gresik. Putusan MA itu menguatkan putusan dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya. Andhy H. Wijaya, mantan Sekretaris Daerah Gresik dinyatakan bebas. 

Atas putusan bebas itu, kejari Gresik  segera melakukan berita acara eksekusi atas Andhy Hendro Wijaya. “Kami telah terima petikan putusan perkara tindak pidana korupsi dugaan pemotongan jasa insentif di BPPKAD dari MA. Dalam petikan itu disebutkan bahwa mantan Sekda Gresik, Andhy Hendro Wijaya dinyatakan bebas,”ujar Kasi Pidsus Kejari Gresik Dymas Adji Wibowo pada Kamis, 6 Mei 2021.

Masih menurutnya, sesuai dengan SOP dikejaksaan, petikan putusan kasasi itu sudah beritahukan kepada pimpinan yakni Kajari Gresik Heru Winoto. Selanjutnya, Pidsus masih menunggu langkah yang harus dilakukan yakni menunggu petunjuk dari pimpinan.

“Petikan putusan telah kami terima pertengahan April 2021 lalu. Dalam putusan dijelaskan bahwa Kasasi Jaksa ditolak dan menguatkan putusan dari Pengadilan Tipikor Surabaya,”ujar Dimas.

Dalam sekuel salinan petikan di halaman catatat yang tersebar di jejaring WhatsApp berbunyi bahwa foto copy salinan resmi petikan putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia nomor 2685 K/Pid.Sus/2020 diputus pada tanggal 9 Nopember 2020 diberikan kepada dan atas permintaan dari penasehat hukum terdakwa pada tanggal 29 April 2021 ditanda tangani panitera R.Joko Purnomo.

Di petikan putusan MA dengan nomor 2685 K/Pid.Sus/2020, berbunyi, memutuskan menolak permohonan kasasi dari penuntut umum Kejaksaan Negeri Gresik. (yad)

MA Tolak Kasasi JPU, Andhy H Wijaya, Sekda non Aktif Gresik Bebas Selengkapnya

Hasil Anev, Pakar Puji Penanganan Covid-19 Gresik

GRESIK,1minute.id – Dua anggota tim pakar Satgas Covid-19 Jakarta mengunjungi Pemkab Gresik. Mereka adalah AKBP Irianto dan Diana. Mereka tertarik cara pemkab Gresik mengerem lonjakan persebaran pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Diana, anggota tim Pakar Satgas Covid-19 Jakarta mengungkapkan tujuan kunjungannya ke Gresik dalam rangka melakukan analisa dan evaluasi (anev) pelaksanaan protokol kesehatan di Kabupaten Gresik.

“Kabupaten Gresik merupakan bagian dari wilayah di tujuh provinsi Jawa dan Bali, bisa mencegah lonjakan dengan lebih mengamankan daerah pemukiman, pasar, terminal, mal dan beberapa tempat keramaian yang lain,”puji Diana. 

Selain itu, tambahnya, pencegahan keluar masuk orang menjadi perhatian dianggap baik. Diana hanya mengusulkan pengetatan daerah perbatasan. “Daerah perbatasan juga harus diperketat,”pinta Diana.

Dua tim pakar Covid-19 ini diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Ketua DPRD Gresik M Abdul Qodir di ruang Graita Eka Praja (GEP) Kantor Bupati Gresik pada 6 Mei 2021.

Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi anggota Satgas Covid-19 Gresik mengatakan Gresik saat ini kembali masuk pada zona oranye. “Kami sempat masuk zona kuning, saat itu kami sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM),”cerita Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Selama dua pekan PTM  telah melaksanakan random test PCR untuk murid dan guru. “Hasilnya semuanya negatif, dan Alhamdulillah tidak terjadi kluster baru,”ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu bangga.

Gus Yani menyinggung tentang penanganan dan potensi kerawanan kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Gresik. Bupati mengatakan bahwa pihaknya lebih dulu mempersiapkan segala sesuatunya.

“Kami menyiapkan Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk tempat karantina para PMI. Setelah dikarantina di Surabaya oleh Pemprov Jawa Timur. Para PMI tersebut juga langsung masuk karantina di GJos selama tiga hari sebelum dipulangkan ke desa asalnya,”ujar bupati termuda Gresik itu. 

Perkembangan vaksinasi juga dipaparkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani. Ia mengatakan vaksinasi masih terus dilakukan di Gresik. Vaksin untuk tenaga kesehatan (nakes) terlaksana sebanyak 100 persen, Pelayanan publik 41,88 persen dan lansia 4,95 persen. Bupati menyatakan bahwa pihaknya tetap menunggu kekurangan vaksin yang akan dialokasikan ke Kabupaten Gresik.

“Belajar dari kasus pemulihan ekonomi ditengah pandemik. Kami sudah melakukan antisipasi dengan penguatan satgas covid yang ada di pasar dan tempat keramaian lainnya. Prokes tetap kami utamakan,”kata alumnus Fakultas Ekomomi Unair Surabaya ini. (yad)

Hasil Anev, Pakar Puji Penanganan Covid-19 Gresik Selengkapnya

Malam Selawe Ditiadakan, Khusus Warga Kota Santri Boleh Ziarah ke Sunan Giri

GRESIK,1minute.id – Suasana Jalan Sunan Giri dan makan religi Sunan Giri lengang. Padahal, tahun-tahun sebelumnya, menjelang malam selawe Ramadan, sepanjang Jalan Sunan Giri mulai dari monumen Tugu Lontar hingga Sekarkurung meriung.

Penjual berjajar. Wisatawan makam religi Sunan Giri mulai ramai peziarah. Tapi, beberapa jam menjelang malam selawe tahun kondisi masih sepi.  “Apa peziarah tidak boleh ke makam Sunan Giri,”tanya Ny Endang, penjual kembang dan ketupat keteg di bawah tangga masuk ke Masjid Sunan Giri ditemui 1minute.id pada Kamis, 6 Mei 2021.

Endang risau, sebab dagangan khawatir tidak laku. Sekitar pukul 13.00 tadi siang, kembang untuk nyekar mengering. Sedangkan, ketupat keteg belum laku sama sekali. “Kalau belum COVID-19 jam segini sudah bolak balik ambil stok,”kata perempuan asli Giri itu.

Camat Kebomas Miftachul Huda mengatakan, kondisi pandemi malam selawe Ramadan ditiadakan. “Tapi, masyarakat masih bisa ziarah ke Makam Sunan Giri,”kata Huda dikonfirmasi pada Kamis, 6 Mei 2021. Ia melanjutkan peziarah yang diperbolehkan ke makam salah satu wali Sanga itu hanya warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. “Untuk peziarah luar Gresik tidak diperbolehkan,”tegas mantan sekretaris KBPP Gresik itu.

SEPI: Ny Endang, penjual kuliner khas Giri, Ketupat Keteg di tangga masuk masjid Sunan Giri pada Kamis, 6 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Untuk memastikan, tidak ada peziarah luar Gresik, mulai badal Mahrib kendaraan roda empat menuju Makam Sunan Giri tidak boleh melintas. Jalan ditutup. Antara lain, Desa Sekarkurung dan simpang tiga Telaga Paget didirikan pas penyekatan. “Di pos keamanan itu, dilakukan pemeriksaan,”tegas Huda.

Sikap tegas itu dilakukan, imbuhnya, sesuai dengan arahan Bupati Gresik juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik Fandi Akhmad Yani untuk memperketat protokol kesehatan. “Ritual malam selawe boleh tapi harus mematuhi prokes,”kata Huda. (yad)

Malam Selawe Ditiadakan, Khusus Warga Kota Santri Boleh Ziarah ke Sunan Giri Selengkapnya

Kapolres Gresik: Sukseskan Operasi Ketupat dan Jaga Kamtibmas

GRESIK,1minute.id – Sehari menjelang Operasi Ketupat Semeru 2021. Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) delapan perwira di Polres dan Jajaran Polres Gresik.

Mutasi, rotasi dan promosi empat pejabat utama (PJU) dan empat Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) itu dilakukan di Aula Sarja Arya Racana Mapolres.
Sertijab tersebut sesuai Surat Telegram Kapolda Jatim Nomor: ST/(270, 271, 272)/IV/KEP./2021.

Empat PJU yang dirotasi adalah Kepala Bagian Perencanaan (Kabagren) Polres Gresik Kompol Sukri diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbagsipol Bagpsi Ro SDM Polda Jatim. Posisi digantikan oleh Kompol Yulianto yang sebelumnya menjabat Kapolsek Kebomas.

Jabatan yang ditinggalkan Yulianto diisi AKP I Made Jati Negara sebelumnya Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gresik. Kursi ditinggalkan Made Jati Negara ditempati AKP Nur Sugeng Ari Putra sebelumnya menjabat Kapolsek Duduksampeyan. 

Kini, posisi Kapolsek Duduksampeyan ditempati oleh AKP bambang Angkasa sebelumnya Kasubbag Humas Polres Gresik. Berikutnya,  Kapolsek Sidayu AKP Hari Siswo Suwarno mendapatkan job baru sebagai Kapolsek Candi, Sidoarjo posisinya digantikan KBO Satlantas Polres Gresik Iptu Khoirul Alam.  

Selanjutnya, Kasat Intelkam Polres Gresik AKP M Syuhada dimutasi menjadi Kasat Intelkam Polresta Malang Kota. Jabatannya diisi Panit I Subdit I Ditintelkam Polda Jatim AKP Nurdianto Eko Wartono.

Lebih lanjut, Kasat Res Narkoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto menempati job baru sebagai Kabag Ops Polres Blitar dan jabatan diisi AKP Iwan Tjatur Prambudi yang sebelumnya berdinas sebagai Kapolsek Tumpang, Polres Malang.

Kapolres AKBP Arief Fitrianto mengatakan, rotasi dalam tubuh organisasi Polri sesuatu yang biasa. “Rotasi jabatan merupakan hal wajar dalam institusi Polri sebagai langkah pembinaan diri dan karir bagi anggota,” tegas alumnus Akpol 2001 itu.

Mantan Kapolres Ponorogo itu,  mengingatkan kepada pejabat baru untuk segera beradaptasi. Tugas-tugas sudah menanti di depan mata untuk diselesaikan. Baik itu memastikan kondusifitas kamtibmas hingga pelaksanaan operasi ketupat semeru 2021.

“Saya harap setelah ini bisa segera beradaptasi dengan baik di tempat masing-masing. Khususnya Kapolsek jajaran dalam rangka menyukseskan operasi ketupat semeru 2021 dan penyekatan larangan mudik. Dan tidak lupa memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,”tegasnya. (yad) 

Kapolres Gresik: Sukseskan Operasi Ketupat dan Jaga Kamtibmas Selengkapnya

Wabup Pantau Hari Pertama Pasar Bandeng di Lapangan Gambus

GRESIK,1minute.id – Tradisi Pasar Bandeng menjelang Idul Fitri  kembali digelar Pemkab Gresik, setelah sempat terhenti tahun lalu karena wabah corona. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memantau langsung hari pertama  gelaran Pasar Bandeng di lapangan Gembus di Kecamatan Bungah, Gresik pada Rabu, 5 Mei 2021.

Belum banyak bandeng yang dijual oleh petani tambak asal Kota Santri, Gresik dalam tradisi tahun itu.

Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, belum banyak ikan bandeng yang dijual karena belum waktu panen. “Dikarenakan petani tambak mulai panen setelah 7 Mei,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Pasar Bandeng digelar beda. Kondisi pandemi memaksa Pemkab tidak memusatkan gelaran tahunan itu di sepanjang Pasar Kota Gresik. Tapi, digeber di sepuluh titik untuk mengantisipasi kerumunan massa. 

Sepuluh titik Pasar Bandeng tersebut yaitu di Lapangan Sitarda Ujungpangkah ; Alun-alun Sidayu ;  Lapangan Gembus Bungah dan Lapangan Suci Manyar. Kemudian di Jalan Gubernur Suryo, Gresik ; Lapangan Manunggal Kedamean ; Lapangan Klampok Benjeng dan Halaman Kecamatan Cerme. Berikutnya, Lapangan Menganti dan Lapangan Duduksampeyan.

Durasi pasar bandeng yang biasa digelar dua hari mulai 27 Ramadan. Tahun ini, durasi lebih lama yakni mulai 23 hingga 28 Ramadan 1442 hijriah atau 5 – 10 Mei 2021.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Raza Pahlevi mengatakan meski dalam suasana Pandemi Covid-19 namun pasar, lelang dan kontes bandeng digelar untuk  menjaga tradisi tahunan masyarakat Gresik setiap menjelang Idul Fitri.

“Pasar bandeng, kontes bandeng dan lelang bandeng yang merupakan ikon budaya dan kebanggaan masyarakat Gresik,”kata Reza. Pada suasana pandemi Covid-19 kali ini, kegiatan ini dilaksanakan dengan suasana dan situasi yang berbeda. “Selain berlangsung di sepuluh titik, pelaksanaan Pasar Bandeng kali ini ditekankan untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan ketat,”tegas Reza.

Pemkab Gresik melaksanakan Pasar bandeng ini lebih kearah untuk pemulihan ekonomi dengam memberikan akses kepada masyarakat lokal, mulai dari nelayan dan petani, petambak, pedagang bandeng. 

Selain bandeng, tentunya pelaku UMKM kuliner, dan non kuliner, kelompok kesenian, pedagang mainan, pemilik sound system dan pemilik terop juga ikut merasakan manfaatnya. 

“Pelaksanaan Pasar bandeng ini, kami memprioritaskan bandeng asli produksi petani Gresik. Kami minta pihak panitia terutama dinas perikanan mengecek betul hal ini. Kami bangga meskipun bandengnya tak terlalu besar tapi hasil petani Gresik asli,”ujar Reza mengutip pesan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Sesuai yang diharapkan oleh Bupati Fandi Akhmad Yani, agar tradisi pasar dan lelang bandeng jangan sampai punah dari Kota Santri ini, meskipun pandemi. Jangan sampai juga pemulihan perekonomian masyarakat yang salah satunya memanfaatkan even tahunan ini juga runtuh akibat pandemi.

Penyelenggaraan Pasar Bandeng ini akan berlangsung mulai 5 sampai 10 Mei 2021. Sedangkan pada Jumat, 7 Mei 2021 akan dilaksanakan festival dan lelang bandeng asli Gresik yang akan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gresik. (yad)

Wabup Pantau Hari Pertama Pasar Bandeng di Lapangan Gambus Selengkapnya

Jalan Raya Manyar mulai Exit Tol hingga Jembatan Manyar akan Dilebarkan

GRESIK,1minute.id – Problem perkotaan berupa kemacetan lalu lintas di Jalan Raya Manyar, Gresik menjadi perhatian pemerintah kabupaten Gresik. Rencananya, jalan nasional di pantai utara Gresik itu akan dilakukan pelebaran sepanjang 3,1 kilometer.

Mulai exit Tol Manyar hingga Jembatan Manyar. Rencana pelebaran jalan Deandles itu  terungkap rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) di Ruang Graita Eka Praja (GEP) di Kantor Bupati pada Rabu, 5 Mei 2021.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan jangka pendek Pemkab sudah berinisiatif memasang water barrier mulai depan gerbang masuk Kawasab Industri Maspion (KIM) hingga tugu Manyar. Sedangkan, dalam jangka panjang, akan membuat kajian pelebaran jalan sepanjang 3,1 kilometer.

“Sudah punya satu konsep kedepan, hari ini mulai hasil rapat tersebut mengerucut kita siapkan perencanaan kajian karena semua dilandasi kajian tersebut,”terang Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 5 Mei 2021. 

Saat ini, pemkab memiliki ruang milik jalan (rumija) sepanjang 3,1 kilometer dari kebutuhan 3,5 kilometer untuk pelebaran jalan nasional di Gresik bagian Utara (Pantura) itu. Untuk kebutuhan secara pastinya dilakukan studi kelayakan (feasibility study) diestimasikan selesai sebelum Agustus 2021.

“Kembali lagi kita harus dasari dengan perencanaan sebelum Agustus sudah selesai, bulan Agustus sudah masuk Musrenbangnas,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sedangkan untuk jangka pendek rapat koordinasi akan berkelanjutan mencari solusi bagaimana mengurangi kemacetan tersebut. Karena Jalan Raya Pantura Manyar itu melintasi kawasan industri Maspion dan lainnya. “Kita harus rekyaasa lalu lintas jalan raya manyar tidak sampai macet begitu parah,” terangnya. 

Sementara, Kepala Bidang Keterpaduan Infrastruktur Jalan pada BBPJN Oktaviano Dewo Satriyo Purbo pada pembahasan usulan 2022 pelebaran jalan satu kilo dulu.  “Mungkin kita pembahasan pelebaran satu kilo dahulu mulai dari Exit Tol Manyar sampai Jembatan Manyar,”kata dia. 

Pihaknya meminta untuk mengurangi kemacetan di Manyar. Maka kendaraan besar yang akan masuk keluar Kawasan Industri Maspion akan diatur kembali. Jika kendaraan masuk di pintu timur maspion, maka pintu keluar sisi barat, taman di bahu jalan dijadikan jalur lambat. 

Sementara itu, Dinas Perhubungan dan Muspika Manyar akan segera bertemu dengan seluruh perusahaan yang akan dilintasi pelebaran jalan. (yad)

Jalan Raya Manyar mulai Exit Tol hingga Jembatan Manyar akan Dilebarkan Selengkapnya

Ratusan Aparat Siap Amankan Idul Fitri Tanpa Mudik

GRESIK,1minute.id– Operasi Ketupat Semeru (OKS) dimula Kamis besok, 6 Mei 2021. OKS digelar selama 12 hari hinvga 17 Mei 2021. Untuk memastikan kesiapan OKS itu, Polres Gresik menggelar Apel Gelar Pasukan di halaman Mapolres Gresik pada Rabu, 5 Mei 2021.

Apel dipimpin Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi. Wakil Bupati Aminatun Habibah mengatakan, gelar pasukan ini dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk pengecekan akhir dalam rangka pengamanan perayaan hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Menjelang lebaran pemerintah mengambil kebijakan larangan mudik terkait kenaikan COVID-19 sebesar 20.03 persen. Kegiatan Ops Ketupat Semeru 2021 harus dilakukan dengan sungguh-sungguh dengan menyiapkan mental dan fisik, lakukan deteksi dini, antisipasi sedini mungkin, terutama kewaspadaan terhadap gangguan kamtibmas dengan kerja sama sinergi. “Ops Ketupat Semeru laksanakan tugas sebagai ibadah,”ujar Bu Min-panggilan-Wabup Aminatun Habibah.

Dalam Ops Ketupat Semeru ini, melibatkan TNI. Polri dan Pol PP. Juga melibatkan Dishub,Banser, Senkom, Pemuda Muhammadiyah, Saka Bhayangkara, Kokam dan Rapi Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief fitrianto mengatakan, kita pastikan hari ini, semua pasukan telah siap dalam melaksanakan Operasi Ketupat Semeru 2021 dan dukungan masyarakat sangat kami butuhkan, untuk mewujudkan kabupaten Gresik aman dan kondusif menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

“Sebenarnya tujuan utama dalam gelaran pasukan ini juga untuk melakukan penyekatan terkait himbauan larangan Pemerintah pusat bahwa Mudik Lebaran ini dilarang. Berikutnya guna mengantisipasi pendisiplinan protokoler kesehatan kepada masyarakat,”kata alumnus Akpol 2001 ini. (yad)

Ratusan Aparat Siap Amankan Idul Fitri Tanpa Mudik Selengkapnya

Sanggring Kolak Ayam, Warisan Budaya Takbenda Indonesia

GRESIK,1minute.id – Suhariyanto beberapa kali terlihat menuangkan piring berisi suwiran ayam bercampur rempah ke dalam wadah ember pada Senin, 4 Mei 2021. Bersama sejumlah panitia lainnya, ia menunggu masyarakat Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik di teras masjid Sunan Dalem untuk mengambil jatah Sanggring Kolak Ayam sebelum salat Asar.

“Tahun ini lebih santai karena tadi hanya memasak sekitar 250-300-an porsi,”ujarnya ditemui 1minute.id pada Senin, 4 Mei 2021. 

Untuk keperluan itu, panitia Sanggring Kolak Ayam memotong  115 ekor ayam dan memasak 1 kuintal bawang daun ; 480 kilogram gula merah, 20 kilogram jinten bubuk dan 460 butir kelapa.

Pandemi COVID-19 yang belum ada tanda-tanda berakhir, membuat tradisi Kolak Ayam setiap 23 Ramadan dan telah memasuki tahun ke-496 itu dilakukan secara sederhana karena dikhususkan untuk masyarakat desa setempat. “Kalau sebelum pandemi, panitia menyediakan 3 ribuan porsi untuk warga dan masyarakat umum,”katanya. 

Takmir masjid Sunan Dalem H. Moh Ali Hasan dalam sambutannya menjelang buka puasa, mengakui pihaknya terpaksa menolak permohonan beberapa warga untuk bisa mengikuti acara inti di masjid.

Hal ini terpaksa dilakukannya demi mendukung ikhtiar pemerintah menekan penyebaran virus corona. 

Sanggring Kolak Ayam, tradisi masuk Warisan Budaya Takbenda Indonesia di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak 8 Oktober 2019.

Seperti diberitakan 1minute.id , Kolak Ayam ini  disajikan untuk berbuka bersama di masjid Jamik Sunan Dalem. Kolak ayam merupakan makanan takjil atau makanan pembuka untuk berbuka puasa yang sifatnya hanya sementara.

Tradisi ini berasal dari  suatu riwayat, di saat pelariannya di Desa Gumeno, Sunan Dalem jatuh sakit dan  dapat disembuhkan dengan memakan Sanggring ini. 

Menurut Babad Gresik, Sunan Dalem adalah putra dari Sunan Giri yang memerintah di Giri Kedaton. Sunan Giri meninggal pada 1506 M, kemudian kekuasaan Giri Kedaton digantikan oleh putranya yaitu Sunan Dalem. 

Di tengah kebingungan penduduk tersebut, Sunan Dalem mendapat petunjuk dari Allah SWT lewat mimpi agar membuat suatu masakan untuk obat. Esok harinya Sunan Dalem memerintahkan semua penduduk supaya membawa seekor ayam jago berumur sekitar satu tahun atau jago lancur ke Masjid.

Maka segeralah semua penduduk membawa seekor ayam jago untuk dimasak dengan santan kelapa, jinten, gula merah dan bawang daun.

Setelah masakan selesai, Sunan Dalem memerintahkan kepada penduduk Gumeno agar membawa ketan yang sudah dimasak. Pada saat itu bertepatan dengan Bulan Ramadan sehingga ketika tiba waktu Maghrib (waktu berbuka puasa), Sunan Dalem dan semua penduduk berbuka bersama di masjid.

Akhirnya Sunan Dalem mendapat Hidayah, Ma’unah serta Inayah dari Allah sehingga beliau sembuh dari sakit yang dideritanya setelah menyantap masakan tersebut. (yad)

Search

No Images found.

Sanggring Kolak Ayam, Warisan Budaya Takbenda Indonesia Selengkapnya

SIG Bukukan Laba Kuartal I-2021 sebesar Rp 450,36 Miliar

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) membukukan laba Rp 450,36 miliar atau 0 87 persen pada kuartal I- 2021.
Kinerja keuangan konsolidasian kuartal I-2021 sebagai berikut:

Pendapatan tercatat sebesar Rp 8,08 triliun, turun 5,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp8,58 triliun. Beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp 5,77 triliun turun 1,80 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp 5,88 triliun.

Laba tahun berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 450,36 miliar naik 0,87 persen dibandingkan pada 2020 sebesar Rp446,46 miliar. 

Direktur Utama SIG Hendi Prio Santoso mengatakan, pada kuartal I tahun 2021 pendapatan SIG mengalami penurunan sebesar 5,87 persen. Penurunan pendapatan ini disebabkan oleh penurunan volume penjualan domestik terutama penjualan semen curah.

Realisasi anggaran infrastruktur pemerintah pada kuartal I-2021 belum berdampak pada permintaan semen curah.  Meskipun volume penjualan domestik lebih rendah, Perseroan mampu meningkatkan penjualan regional sebesar 58,1 persen menjadi 2,37 juta ton pada kuartal I-2021. Peningkatan volume penjualan regional ini menghasilkan peningkatan total volume penjualan sebesar 2,1 persen YoY.

“Peningkatan penjualan regional merupakan upaya Perseroan untuk memastikan utilisasi fasilitas produksi tetap terjaga serta memperkuat posisi SIG sebagai industri bahan bangunan terbesar di Asia Tenggara,”kata Hendi Prio Santoso.

Beban Pokok Pendapatan pada kuartal I-2021 tercatat Rp 5,77 triliun atau turun 1,80 persen YoY. Perseroan secara konsisten terus menjalankan inisiatif efisiensi, seperti menjaga konsumsi bahan bakar, energi, bahan baku, serta meningkatkan penggunaan bahan daur ulang dan limbah dari industri lain. (yad)

SIG Bukukan Laba Kuartal I-2021 sebesar Rp 450,36 Miliar Selengkapnya