Lelang Bandeng Virtual, Pasar Bandeng Digelar Sepuluh Titik, Mulai 5-10 Mei

Tradisi Malam Likuran Ramadan di Kota Santri, Gresik pada masa Pandemi (bagian 3/habis)

Penulis : chusnul cahyadi/1minute.id
PASAR dan LELANG BANDENG
PEMERINTAH Kabupaten memutuskan menggelar pasar dan lelang bandeng pada 27 Ramadan (malam pitu likur) atau Jumat, 7 Mei 2021.Tahun lalu, tradisi ratusan tahun itu ditiadakan. Penyebabnya, corono virus disease 2019 (COVID-19) mengganas di Kota Santri, Gresik. 

Tahun ini, pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu belum ada tanda-tanda berakhir. Pemerintah memutuskan menggelar tradisi itu beda. Pasar bandeng dan pernak-perniknya, lazimnya dipusatkan di depan Pasar Kota Gresik di Jalan H.Samanhudi, HOS Cokroaminoto, Jalan Raden Santri, Basuki Rahmat. 

Kondisi saat ini, pada masa pandemi tentu riskan adanya kerumunan massa yang berpotensi persebaran COVID-19. Pemerintah memutuskan menggelar tradisi digeber di sepuluh tempat. 

Yakni, Lapangan Sitarda Ujungpangkah ;  Alun-alun Sidayu ; Lapangan Gembos Bungah dan Lapangan Suci Manyar. Kemudian, Area Pasar Baru Gresik ; Lapangan Manunggal Kedamean serta Lapangan Klampok Benjeng. Selanjutnya, halaman Kecamatan Cerme, Lapangan Menganti dan Lapangan Duduksampeyan. 

KONTES BANDENG : Lima ekor ikan bandeng hasil budidaya petambak Gresik pada Pasar dan Lelang Bandeng Gresik ( foto : chusnul cahyadi)

Selain tersebar di sepuluh titik itu. Durasi Pasar Bandeng juga diperpanjang. Sebelum pandemi hanya 2 hari. Tahun ini, mulai 5 hingga 10 Mei 2021. Pasar Bsndeng menjadi momen bagi petambak untuk langsung bertemu dengan pembeli. Harga bandeng pun sesuai mekanisme pasar. Meski kecenderungan harga lebih tinggi dari biasa. 

Akan tetapi, masyarakat Gresik selama ini tidak begitu mempersoalkan. Apalagi, ungkapan seakan menjadi kepercayaan di masyarakat. “Lebaran durung mangan bandeng tidak lengkap,”kata Arif Budiman, pemuda asal Gresik.

Semua lapisan masyarakat bisa menikmati makan ikan bandeng dengan aneka menu masakan. Kotokan, Keropok, Bali , Semur semuanya bahan utama ikan bandeng. Aneka menu itu bisa ditemui di berbagai Langgar atau Musala badal salat Id. Suasana lebaran guyup rukun bikin kangen sehingga pekerja selalu kangen mudik. 

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo saat memimpin rakor gelaran Pasar Bandeng mengatakan, untuk lelang bandeng dilakukan secara virtual yang akan dihadiri Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan bupati/wali kota se-Jatim.

BANDENG SEUKURAN BAYI : Pedagang ikan bandeng pada Pasar Bandeng Gresik pada 2018

Lelang dipusatkan di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. “Kami berharap bandeng peserta kontes ini adalah asli produksi petani Gresik. Kami minta pihak panitia terutama dinas perikanan mengecek betul hal ini. Kami bangga meskipun bandengnya tak terlalu besar tapi hasil petani Gresik asli,”ujar Pj Sekda  Abimanyu menyampaikan harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Camat Gresik Purnomo mengatakan, Pasar Bandeng tetap dibatasi jumlahnya. “Karena pasar bandeng identik di pasar Gresik. Kuota penjual lebih banyak dari 9 titik lainnya,”kata Purnomo dikonfirmasi pada Sabtu, 1 Mei 2021.

Terkait pusat Pasar Bandeng, Purnomo belum bisa memastikan lokasi. “Apakah di Jalan Gubernur Suryo, depan Pasar Gresik atau sepanjag Jalan H. Samanhudi ,”kata Purnomo.

Panitia terus mematangkan gelaran pasar dan lelang bandeng. Juga menghimbau masyarakat tetap patuhi prokes. Sehingga tujuan pemerintah mendongkrak pertumbuhan ekonomi terwujud tanpa muncul klaster baru. Corona cepat berakhir. (*)

Lelang Bandeng Virtual, Pasar Bandeng Digelar Sepuluh Titik, Mulai 5-10 Mei Selengkapnya

Kapolres Takziah, Berdoa untuk Awak dan Keluarga KRI Nanggala-402

GRESIK,1minute.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga awak kapal selam, KRI Nanggala-402 yang tenggelam di selat Bali. Dukungan moral kepada keluarga patriot penjaga kedaulatan NKRI terus mengalir.

Antara lain, dari Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan pejabat utama Polres Gresik. Alumnus Akpol 2001 ini melakukan takziah ke rumah lima awak kru KRI Nanggala-402 yang asal Gresik pada Sabtu, 1 Mei 2021. 

Mantan Kapolres Ponorogo itu didampingi Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kapolsek Duduksampeyan Iptu Sugeng Ari Putra, Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno dan Kapolsek Driyorejo AKP M Zunaedi. 

Rombongan kali pertama melakukan takziah ke rumah duka keluarga Serda Harmanto di Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan. Mereka tiba pukul 09.00 disambut istri Harmanto, Ely Lailatul Afifah.

Setelah berdoa bersama, rombongan melanjutkan takziah ke rumah duka keluarga Sertu Hendro Purwanto di Desa Pengampon, Kecamatan Menganti.

Berikutnya, ke kediaman mendiang Kapten Yohanes Heri Santoso di Kompleks Perum TNI AL Jl. Batu Pualam, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo. Kemudian, menuju rumah duka keluarga Serda  Syahwi Mapala dan Letda Adhu Laksmono. Rumah duka mereka di Kompleks Perum GMI, Desa Mojosarirejo, Kecamatan Driyorejo.

Di rumah duka kru KRI  Nanggala-402 yang tinggal di Gresik itu, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto selain berdoa untuk 53 kru kapal selam, juga, memberikan dukungan moral kepada para keluarga untuk diberikan ketabahan serta menyerahkan tali asih kepada kelima keluarga korban.  

“Kunjungan ini sebagai bentuk empati Polri atas tragedi yang menimpa KRI Nanggala-402. Sekaligus, memberikan dukungan kepada keluarga kru kapal selam yang menjalankan tugas,” kata AKBP Arief Fitrianto.

Kapolres Arief, juga meminta masyarakat untuk cerdas menggunakan media sosial dengan bahasa yang baik dan bijak menyikapi tragedi tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala-402 di Perairan Selat Bali.

“Kami minta dalam mengomentari musibah tenggelamnya kapal selam Nanggala-402 masyarakat bijak dalam bermedsos,”imbau AKBP Arief Fitrianto. (yad)

Kapolres Takziah, Berdoa untuk Awak dan Keluarga KRI Nanggala-402 Selengkapnya

Peziarah Malam Selawe Khusus Warga Gresik, Wajib Bawa Hasil Tes Antigen

Tradisi Malam Likuran Ramadan di Kota Santri, Gresik pada masa Pandemi (bagian 2)

Penulis : chusnul cahyadi/1minute.id
MALAM Selawe di Sunan Giri


MALAM  25 (selawe) Ramadan dinyakini umat muslim salah satu malam penuh berkah. Malam ganjil di sepuluh terakhir bulan suci Ramadan itu digunakan warga Kota Santri untuk bermunajat kepada sang Khaliq dengan berharap mendapatkan keistimewaan Ramadan.

Yakni malam Lailatul Qadar. Malam lebih baik dari 1.000 bulan. Makam Sunan Giri di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Gresik menjadi salah satu jujugan masyarakat untuk bermunajat. Mereka tidak hanya berasal dari Gresik. Bahkan, umat muslim berbagai penjuru di Indonesia.

Saking banyaknya orang yang hendak ke makam salah satu Wali Sanga itu, kawasan sepanjang jalan Sunan Giri hingga menuju makam Syeh Maulana Ainul Yaqin sesak manusia. Berkah bagi masyarakat setempat. Jualan mereka laris manis.

Pemandangan itu, sudah bertahun-tahun. Berlangsung ratusan tahun.  Sebuah potensi wisata. Pemuda desa membuat Festival Malam Selawe di halaman parkir Wisata Religi Sunan Giri itu. Di Festival ini, selain kerajinan khas Giri. Juga, makanan khas Giri Ketupat Keteg. 

MAKAM SUNAN GIRI : Pada malam selawe Ramadan, peziarah wajib bawa hasil tes antigen ketika bermunajat di makam wali songo (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Bahan dasar beras ketan, dibungkus dengan daun gebang sejenis janur kemudian dikukus menggunakan air lantung (air sumur minyak di Desa Sekarkurung, Kebomas) selama 4-5 jam.

Keteg kemudian ditiris. Sebelum disantap siapkan parutan kelapa. Ehmmm.Rasa Keteg ini gurih dan ada asinnya. Para wisatawan bisa menikmati kuliner khas Sunan Giri hanya area makam Sunan Giri. 

Wabah corona virus disease 2019 (Covid-19) banyak penjual keteg tutup karena pengelola makam menutup semua aktivitas. Bahkan,  tahun lalu, malam Selawe ditiadakan. Makam Sunan Giri bergelar Prabu Satmata dengan julukan Joko Samudro itu ditutup untuk semua peziarah untuk mencegah persebaran virus berasal dari Wuhan, Tiongkok itu.

Setahun COVID-19 mewabah. Belum ada tanda-tanda berakhir. Jumlah kasus konfirmasi di Kota Santri fluktuatif. Naik-turun. Ketiga Satgas kencang melakukan penindakan jumlah kasus turun. Sebaliknya, petugas lengah jumlah kasus meningkat. 

Gresik sempat masuk zona merah membaik ke zona oranye bahkan sempat zona kuning. Satu langkah lagi masuk zona hijau (aman). Sepekan belakangan ini, tren kasus naik lagi, Gresik zona oranye lagi.

Malam Selawe hitungan jari. Apakah malam Selawe Ramadan sama tahun lalu? Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan Setkab Gresik Ida Lailatussa’diyah mengatakan, hasil kajian musyawarah pimpinan kecamatan Kebomas , tradisi Malam Selawe tetap dilaksanakan. 

“Tentu saja, menggunakan protokol kesehatan ketat,”tegas Ida Lailatussa’diyah. Malam Selawe dengan protokol ketat itu, tambahnya, hasil arahan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk tetap menggerakkan perekonomian.

“Jadi hanya masyarakat sekitar selama ini berjualan boleh membuka lapaknya,”imbuh mantan Sekretaris di DPM PTSP Gresik ini. Hasil resume rapat muspika diperoleh  1minute.id  menyebutkan, makam Sunan Giri tetap dibuka untuk bermunajat masyarakat di malam Selawe Ramadan. Akan tetapi, peziarah hanya warga Gresik.

KETUPAT KETEG : Kuliner khas Giri ( foto : dokumen Buku Grissee Kota Bandar karya Chusnul Cahyadi)

“Setiap peziarah wajib membawa hasil lab antigen,”bunyi hasil resume diteken Camat Kebomas Miftachul Huda itu.

Petugas akan ditempatkan disejumlah sudut jalan yang menuju ke makam Sunan Giri dari Desa Klangonan, diantaranya. “Bila pengunjung makam membludak, waktu kunjungan akan dibatasi,”kata Huda.

Selain mendeteksi pengunjung makam Sunan Giri, petugas mendirikan posko kesehatan. Bagaimana antisipasi pengunjung luar Gresik? Petugas gabungan TNI, Polri, Pol PP, Dishub dan Dinkes akan melakukan penyekatan yakni :1. Jalan Sunan Prapen (Pertigaan Sekarkurung)2. Jalan Sunan Giri (Pertigaan Tlogo Pegat)

Sekretaris Kecamatan Kebomas Zainul Arifin mengatakan, Malam Selawe tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan. “Penerapan prokes akan diperketat. Pengunjung Sunan Giri wajib bawa hasil tes antigen,”tegas Zainul dikonfirmasi melalui WhatApps pada Sabtu, 1 Mei 2021 (*)

Peziarah Malam Selawe Khusus Warga Gresik, Wajib Bawa Hasil Tes Antigen Selengkapnya

Kolak Ayam Sanggring Gumeno, Juru Masak semua Kaum Adam

Tradisi Malam Likuran Ramadan di Kota Santri, Gresik pada Masa Pandemi (bagian 1)

Penulis : chusnul cahyadi/1minute.id

BULAN suci Ramadan memasuki hari ke-19 pada Sabtu, 1 Mei 2021. Sebentar lagi memasuki malam likuran atau 10 hari terakhir Ramadan. 
Memasuki malam likuran puasa Ramadan itu, ada tiga tradisi yang ditunggu masyarakat Kota Santri, Gresik.

Yakni, Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik diperingati setiap 23 Ramadan. Lalu, Malam Selawe atau malam 25 Ramadan di Makam Sunan Giro, Kecamatan Kebomas, serta Pasar dan Lelang Bandeng pada 27 Ramadan.

Bagaimana tiga tradisi turun temurun, konon sejak zaman Kanjeng Sunan Giri atau Maulana Ainul Yaqin bergelar Prabu Satmata dengan julukan Joko Samudro itu.

KOLAK AYAM GUMENO

DILAKSANAKAN setiap 23 Ramadan oleh masyarakat Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik. Tahun lalu, ketika pagebluk corona mengganas, tradisi sejak Sunan Dalem, putra Sunan Giri dirayakan terbatas, hanya masyarakat desa setempat. Masyarakat luar desa tidak bisa masuk ke desa tersebut, “lockdown”.

SERTIFIKAT warisan budaya takbenda dari Kemendikbud untuk tradisi Kolak Ayam Sanggaring Gumeno tahun memasuki ke-496 itu. ( foto : Didik Wahyudi for 1minute.id)

Tahun ini, wabah corona tidak seganas tahun lalu, Kolak Ayam Sanggring ke-496 digelar Selasa, 4 Mei 2021 itu digelar lebih terbatas untuk umum. 
Menurut Humas Acara Kolal Ayam Sanggring Didik Wahyudi, kegiatan dalam masjid hanya untuk undangan dan jamaah.

“Jumlah sekitar 300-an porsi untuk undangan. Termasuk sampeyan kalau datang,”kata Didik sambil tersenyum. Untuk kegiatan masyarakat, pemerintah desa memperbolehkan menerima tamu di rumahnya masing-masing. “Tahun lalu, desa ditutup untuk warga luar desa,”kata Didik melalui pesan WhatApps pada Sabtu, 1 Mei 2021.

Istimewanya, panitia Kolak Ayam ini semua dari kaum Adam itu, mulai memilih bahan rempah, belanja ayam, memasak hingga menyajikan kepada masyarakat. Kolak Ayam Sanggring yang terasa gurih ini hanya setahun sekali yakni har ke-23 (telu likur) Ramadan . Tradisi masuk Warisan Budaya Takbenda Indonesia di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sejak 8 Oktober 2019.

Tahun ini, imbuh Didik, panitia Sanggring ke-496 akan menyembelih 115 ekor ayam ; 1 kuintal bawang daun ; 480 kilogram gula merah, 20 kilogram jinten bubuk dan 460 butir kelapa.

Kolak Ayam ini  disajikan untuk berbuka bersama di masjid Jamik Sunan Dalem. Kolak ayam merupakan makanan takil atau makanan pembuka untuk berbuka puasa yang sifatnya hanya sementara.

BAGIKAN KOLAK AYAM : Panitia Kolak Ayam Sanggring semuahya kaum Adam membagikan kepada masyarakat Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Tradisi ini berasal dari  suatu riwayat, di saat pelariannya di Desa Gumeno, Sunan Dalem jatuh sakit dan  dapat disembuhkan dengan memakan Sanggring ini.

Menurut Babad Gresik, Sunan Dalem adalah putra dari Sunan Giri yang memerintah di Giri Kedaton. Sunan Giri meninggal pada 1506 M, kemudian kekuasaan Giri Kedaton digantikan oleh putranya yaitu Sunan Dalem.

Di tengah kebingungan penduduk tersebut, Sunan Dalem mendapat petunjuk dari Allah SWT lewat mimpi agar membuat suatu masakan untuk obat. Esok harinya Sunan Dalem memerintahkan semua penduduk supaya membawa seekor ayam jago berumur sekitar satu tahun atau jago lancur ke Masjid.

Maka segeralah semua penduduk membawa seekor ayam jago untuk dimasak dengan santan kelapa, jinten, gula merah dan bawang daun. Setelah masakan selesai, Sunan Dalem memerintahkan kepada penduduk Gumeno agar membawa ketan yang sudah dimasak.

Pada saat itu bertepatan dengan Bulan Ramadan sehingga ketika tiba waktu Mahrib (waktu berbuka puasa), Sunan Dalem dan semua penduduk berbuka bersama di masjid.
Akhirnya Sunan Dalem mendapat Hidayah, Ma’unah serta Inayah dari Allah sehingga beliau sembuh dari sakit yang dideritanya setelah menyantap masakan tersebut (*)

Kolak Ayam Sanggring Gumeno, Juru Masak semua Kaum Adam Selengkapnya

Joki Balap Liar Kabur, Dua Kuda Besi Disita Polisi

GRESIK,1minute.id – Arena balap liar di depan Kompleks Perumahan Griya Suci Permai dibubarkan polisi pada Sabtu dini hari, 1 Mei 2021. Polisi Sektor Manyar mengamankan dua “kuda” besi yang ditinggalkan joki motor.

Persiapan balapan liar menjelang sahur di Jalan Raya Kyai Syafi’i di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik matang. Dua joki motor menggeber mesin motor. Suara knalpot meraung-raung memekakkan telinga. Puluhan pemuda berjajar untuk memberi sorak berjajar di depan kompleks perumahan Griya Permata Suci (GPS).

Anggota buru sergap (buser) Polsek Manyar yang menyamar di lokasi muncul. Mendadak suara mesin motor kembali senyap. Yang terdengar hanya teriakan massa yang panik karena khawatir ditangkap oleh anak buah Iptu Bima Sakti Pria Laksana, Kapolsek Manyar.”Lari,”teriak mereka bersahutan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengatakan dua motor bebek modifikasi protolan knalpot brong diamankan. “Motor itu ditinggal oleh pemiliknya,”kata Iptu Bima Sakti. 

Siapa pemilik motor itu, Alumnus Akpol 2013, itu mengaku masih melakukan pendalaman. “Kedua motor balap diamankan di Mapolsek Manyar, jangan harap bisa dibawa pulang sebelum dilengkapi surat-surat yang sah dan dikembalikan ke bentuk standar,”tegas perwira dua balok di pundak itu. (yad)

Joki Balap Liar Kabur, Dua Kuda Besi Disita Polisi Selengkapnya

Bertabrakan dengan Truk Boks, Pengendara NMax Meninggal, Truk Terbakar

GRESIK,1minute.id – Elvin Magata , 23, warga Desa Madulumulyorejo, Kecamatan Dukun, Gresik meninggal dunia setelah motor NMAX yang dikendarainya bertabrakan dengan truk boks bernopol W 9052 NU hingga terbakar di Jalan Raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar pada Jumat, 30 April 2021.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan sejumlah saksi, kecelakaan diduga bermula Firman Yulistiawan, sopir truk boks nopol W 9052 NU hendak mendahukui truk gandeng tidak dikenal dari arah kanan hingga melewati marka garis tunggal putih.

Dari arah berlawanan muncul pengemudi motor NMAX nopol W 4767 DJ dikendarai Elvin Magata. Karena jarak terlalu dekat sopir truk boks berusia 24, Warga asal Perum Pondok Sidokare Asri, Kelurahan Sidokare, Sidoarjo tabrakan tidak bisa dihadiri.

Motor NMAX masuk kolong truk boks dan terseret beberapa meter. Elvin meninggal di lokasi kejadian. Sedangkan, truk boks terbakar di depan gerbang masuk kawasan industri Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Ksatlantas AKP Yanto Mulyanto mengatakan penyebab terbakarnya truk boks diduga karena terdapat gesekan antara kendaraan roda dua dengan mobil sehingga bahan bakar minyak tumpah.

“Kemungkinan, terbakar adalah sepeda motor berada di bawah mobil boks, BBM tumpah. Bergesekan sehingga terjadi kebakaran,”ujar AKP Yanto Mulyanto pada Jumat, 30 April 2021.

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yossi Eka Prasetya menanbahkan kronologis kecelakaan awalnya dari arah selatan ke utara melintas mobil boks dengan kecepatan sedang. Lalu truk itu bermaksud mendahului dari sisi sebelah kanan. “Ada truk gandeng tidak dikenal yang berjalan serah didepannya, pengemudi mobil boks saat mendahului kendaraan,”kata Yossi. 

Petugas Damkar Pemkab Gresik memadamkan truk boks yang terbakar setelah bertabrakan pengendara motor di Jalan Raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik pada Jumat , 30 April 2021 (foto : ist )

Ditambahkan Yossi truk boks mengambil haluan terlalu ke kanan melewati marka utuh tunggal, kemudian bertabrakan dengan kendaraan roda dua yang dikemudikan Elvin Magata yang berjalan dari arah berlawanan. Kendaraan korban bahkan terseret hingga beberapa meter.

Terpisah kepala UPT Damkar Gresik Eka Prapagasta mengatakan pihaknya telah berhasil memadamkan api di kendaraan pukul 13.50. “Laporan yang kami terima pukul 12.30,”kata Eka. (yad)

Bertabrakan dengan Truk Boks, Pengendara NMax Meninggal, Truk Terbakar Selengkapnya

Pantau PTM, Satgas Covid Balongpanggang Blusukan ke Sekolah

GRESIK,1minute.id – Petugas dari TNI, Polri dan Linmas blusukan ke sekolah. Satgas Covid-19 Kecamatan Balongpanggang itu mendatangi SMA Negeri 1 Balongpanggang untuk memantau protokol kesehatan Pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah itu.

Terlihat hadir diantara Camat Balongpanggang M Jusuf Ansyori, Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, bersama Personil dan Koramil Balongpanggang. Mereka ditemui Kepala SMAN 1 Balongpanggang dan Kepala UPT Puskesmas Dapet Kecamatan Balongpanggang dr Masrizal Khilda Taba. Puluhan siswa kelas XI yang masuk sekolah. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus mengatakan kehadiran Satgas Covid-19 masuk sekolah itu selain memantau prokes juga memberikan sosialisasi kepada guru dan siswa untuk disiplin mematuhi prokes Covid-19.

“Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk melakukan pencegahan Covid-19 di Kecamatan Balongpanggang khususnya di lingkungan SMA Negeri Balongpanggang. Sehingga dengan pemberlakuan pembelajaran tatap muka dapat berjalan dengan aman dan lancar dimasa Pandemi Covid- 19,”kata AKP Tulus pada Jumat, 30 April 2021.

Sementara itu, update data Covid-19 per 30 April 2021 terjadi penambahan 4 kasus konfirmasi terakumulasi menjadi 5.542 kasus. Sembuh tambah dua kasus menjadi 5.137 kasus.

Meninggal dunia 353 orang. Berdasarkan data sebaran Covid-19 di Balongpanggang terakumulasi 151 kasus. Selain itu, Balongpanggang tercatat menjadi salah satu munculnya klaster di Gresik yakni  Pasar Balongpanggang. (yad)

Pantau PTM, Satgas Covid Balongpanggang Blusukan ke Sekolah Selengkapnya

Sebelas Tenaga Migran dari Malaysia dan Singapura Masuk Ruang Isolasi di G-Jos

GRESIK,1minute.id – Sebanyak sebelas tenaga migran Indonesia (PMI) digiring masuk ruang isolasi di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik Jumat, 30 April 2021.

Mereka tiba pondok rehabilitasi corona virus disease 2021 badal Jumat menumpang dua minibus milik Pemkab Gresik. Belasan tenaga migran dari sejumlah kecamatan di Gresik langsung menjalani tes usap, Antigen sebelum ditempatkan di ruang isolasi berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Gresik itu.

Pekerja migran mayoritas dari negeri jiran, Malaysia menjalani isolasi selama tiga hari di pondok rehabilitasi milik Pemkab Gresik. Isolasi pekerja migran ini untuk kali kedua. Sebelumnya, mereka menjalani isolasi di Asrama Haji Sukolilo Surabaya setelah turun dari pesawat mendarat bandara internasional Juanda di Sidoarjo itu.

Makmun, 29, asal Sangkapura, Pulau Bawean satu diantara sebelas tenaga kerja Indonesia yang masuk ruang isolasi berkapasitas 140 tempat tidur itu. Makmun mengaku dirinya kangen kampung halaman. Selama tujuh tahun bekerja di Malsysia belum pernah mudik lebaran. “Kangen suasana lebaran di kampung,”katanya.

Dia mengaku mendukung kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Gresik ,Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah semua tenaga migran menjalani isolasi sebelum bertemu dengan keluarga. ” Ya mau bagaimana lagi, demi Indonesia,”katanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Penempatan dan Perluasan Tenaga Kerja, Disnaker Gresik Samsul Arifin, menjelaskan, hari ini ada tambahan pekerja migrain yang datang.

“Total ada11 PMI yang dijemput. Enam orang pulang dari Malaysia dan lima lainnya dari Singapura. Mereka wajib menjalani karantina selama tiga hari sebelum diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing,”kata dia.

Sebelas orang itu melakukan tes usap antigen sebelum masuk ke dalam kamar. Hasilnya semua PMI negatif Covid-19. “Termasuk ada satu balita yang ikut dikarantina. Total mulai minggu kemarin ada 16 orang PMI dikarantina,” katanya.

Disisi lain, update data Covid-19 per 30 April 2021 terjadi penambahan 4 kasus konfirmasi terakumulasi menjadi 5.542 kasus. Sembuh tambah dua kasus menjadi 5.137 kasus. Meninggal dunia 353 orang. (yad)

Sebelas Tenaga Migran dari Malaysia dan Singapura Masuk Ruang Isolasi di G-Jos Selengkapnya

Ngangsu Solar di Jalan Samirplapan

RIBUAN liter solar memenuhi jalan Raya Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik  pada Jumat pagi, 30 April 2021. Jalan raya nasional lincin. Polisi dan sebagian warga setempat menguruk solar dengan pasir.

Sebagian warga lainnya “mengangsu” sisa solar dari tangki truk nopol AE 9327 UN. Ada mendapatkan tiga drum air berkapasitas 200 liter. Ada mendapatkan 4 jerigen ukuran 20 liter. “Daripada memenuhi jalan,”ujar seorang warga.

Truk tangki muatan 5 ribu liter solar itu terguling setelah diseruduk trailer nopol L 8537 UP pada Jumat pagi tadi, 30 April 2021. Tidak ada korban jiwa meski trailer berhenti setelah menabrak pagar tembok rumah Ny Markhan, yang berjualan kelontong dan bensin ecera. ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Ngangsu Solar di Jalan Samirplapan Selengkapnya

Sopir Trailer Seruduk Truk Tangki, lalu Tabrak Pagar Rumah Warga Ngaku Tidak Ngantuk

GRESIK,1minute.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di ruas Jalan Raya Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik Jumat pagi tadi, 30 April 2021.

Kecelakaan itu melibatkan truk trailer dengan truk tangki muat solar. Trailer kemudian menabrak pagar rumah setempat. Sedangkan, truk muatan solar terguling. Solar 5 ribu liter membasahi jalan nasional dan menjadi berkah bagi masyarakat untuk menimbah solar. 

Tidak ada korban. Namun,  pukul05.30 itu membuat jalan raya nasional itu merambat karena bodi belakang menutup separoh jalan. Selain itu, jalan juga licin akibat tumpahan solar

Menurut sopir truk tangki muatan. solar Makmun, Jumat badal sahur berangkat dari Surabaya menuju Bojonegoro. Truk nopol AE 9327 UN yang disopiri lelaki 39 tahun muatan  5 ribu liter solar.

Sekitar pukul 05.00 memasuki Jalan Raya Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik. Lelaki asal Madiun itu melihat ada trailer arah berlawanan yakni dari Lamongan menuju Gresik melaju ke kanan menerabas marka.

Makmun membunyikan mengklakson dengan harapan sopir trailer nopol L 8537 UP mengembalikan posisi kemudi stir lurus. “Tapi sopir trailer terus meluncur dan menambrak lambung kiri tangki saya,””kata lelaki 39 tahun asal Madiun itu. Akibatnya, truk muatan solar 5 liter nopol AE 9327 UN itu terguling. 

TERGULING : Truk tangki muatan 5 liter solar terguling setelah diseruduk trailer di Jalan Raya Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan pada Jumat pagi, 30 April 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, sopir trailer membantah kalau dirinya mengantuk. “Stir seakan tidak bisa dikendalikan. Saya bisa ngerem saj,”kata sopir trailer enggan menyebutkan namanya itu ditemui 1minute.id di lokasi kejadian.

Ia melanjutkan, kalau mengantuk mungkin kejadian semakin parah. “Sampeyan lihat kan ada bekas remnya,”katanya dengan nada agak tinggi. Moncong trailer memuat baja itu kemudian menabrak pagar tembok rumah Ny Markhan yang berjualan kelontong dan bensin eceran.

“Saya waktu lagi di dalam mendengar benturan sangat kencang,”ujar tetangga Markhan.Hingga pukul 09.30 kedua truk yang terlibat kecelakaan itu belum dievakuasi.

Terlihat dilokasi Iptu Darwoyo, Kanit Patroli Satlantas Polres Gresik mengatur lalu lintas. “Masih dilakukan penyelidikan,”kata Darwoyo. (yad)

Sopir Trailer Seruduk Truk Tangki, lalu Tabrak Pagar Rumah Warga Ngaku Tidak Ngantuk Selengkapnya