Uangel… Tuturane, 72 Milenial Terjaring Operasi Yustisi PPKM, Jalani Rapid Test, Begini Hasilnya


GRESIK,1minute.id – Wis angel dikandani alias dinasehati. Kerumunan di warung kopi atau kafe masih tetap terjadi di masa pemberlakuan pembatasan sosial masyarakat (PPKM).

Sanksi diberikan kepada pelanggar protokol kesehatan (prokes). Seperti yang dilakukan oleh satuan tugas Covid-19 Kecamatan Menganti. Tiga pilar di kecamatan itu menggelar operasi yustisi prokes. 

Sasaran operasi yang dipimpin Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno, Danramil Menganti Mayor Mawardi dan Camat Menganti Sujarto itu adalah warkop dan kafe. Operasi Yustisi minggu terakhir masa PPKM jilid II ini melibatkan tenaga kesehatan dari puskesmas Menganti dan Polisi Pamong Praja menjaring 72 pelanggar prokes. 

Mereka melanggar jam malam dan mengabaikan anjuran memakai masker, dan menjaga jarak, diantaranya. Petugas nakes langsung melakukan rapid test antigen. Bagaimana hasil rapidnya ? 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno  mengatakan operasi yustisi prokes dilakukan dengan cara hunting. Tim gabungan melakukan patroli ke tempat-tempat kongkow para milenial menghabiskan malam Mingguan.

Ada sejumlah kafe yang dijujug. Sebanyak 72 milenial yang terjaring operasi yustisi PPKM ini. “Patroli gabungan dan pemeriksaan pendisiplinan protokol kesehatan secara lebih ketat dan rapid test di tempat bagi pelanggar prokes,”ujar Tatak Sutrisno pada Minggu, 7 Februari 2021.

Hasil pemeriksaan kesehatan itu, 72 pelanggar prokes dinyatakan non reaktif atawa negatif. “Peningkatan Ops Yustisi protokol kesehatan di masa PPKM ini, semakin tinggi pula tingkat kesadaran masyarakat mematuhi protokol kesehatan,”harap mantan Kapolsek Cerme itu. 

Nakes UPT Puskesmas Menganti ketika mengambil sampel rapid test kepada milenial yang terjaring ops yustisi masa PPKM pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Sementara itu, update kasus berdasarkan data Satgas Covid-19 jumlah kasus terus bertambah. Setelah beberapa hari jumlah kasus sembuh lebih banyak daripada kasus positif Covid-19. 

Berdasarkan data Sabtu, 6 Februari 2021 kasus konfirmasi bertambah 15 kasus terakumulasi menjadi 4.886 kasus. Sedangkan kasus sembuh “hanya” 12 kasus menjadi 4.248 kasus. Kasus meninggal bertambah 2 kasus menjadi 326 kasus. 

Dua orang meninggal dunia itu berasal dari Kecamatan Manyar dan Wringinanom. Kecamatan Manyar masih bertengger di posisi teratas penyumbang virus corona di Kota Santri dengan 902 konfirmasi. Runner up diduduki kecamatan Kebomas dengan 566 kasus. Kemudian Kecamatan Gresik dengan 522 kasus konfirmasi. (*)

Uangel… Tuturane, 72 Milenial Terjaring Operasi Yustisi PPKM, Jalani Rapid Test, Begini Hasilnya Selengkapnya

Reaktivasi Stasiun Indro, PT KAI Ujicoba KA Komuter, Begini Respons Emak-emak


GRESIK,1minute.id – PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi ( KAI-Daop) 8 Surabaya melakukan ujicoba lintasan kereta api jurusan Stasiun Indro-Pasar Turi-Stasiun Sidoarjo pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Ujicoba reaktivasi jalur kereta api untuk penumpang itu dilakukan dua kali. Yakni,  pukul 08.40 dan 12.00. Kali pertama kereta komuter terdiri dari 4 gerbong itu melaju dengan kecepatan 30 km/jam. 

Ujicoba perlintasan kali kedua,  kereta penumpang itu meluncur lebih cepat yakni 40 km/jam. Ujicoba itu dilakukan karena PT KAI Daops 8 merencanakan mereaktivasi Stasiun Indro pada 10 Februari 2021.

Rencana reaktivasi Stasiun Indro ini mendapatkan respon positif dari masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Sebab, sudah puluhan tahun jalur kereta terbentang jauh. Dari Gresik menuju Surabaya. Ada dua stasiun yakni Kebungson dan Indro. 

Jalur KA Stasiun Indro mengalami pasang surut. Pada 2018, jalur KA Stasiun Indro itu untuk distribusi logistik Gresik-Jakarta. Tapi, hanya berumur jagung. 

Pada 10 Februari 2021, BUMN Perkeretaapian itu akan meraktivasi jalur KA di Stasiun Indro untuk transportasi penumpang. Sejumlah warga masyarakat berbondong-bondong ingin menyaksikan ujicoba itu. 

Ny Dewi, misalnya. Ia bersama sembilan temannya menyempatkan berswafoto maupun foto bersama masinis KA komuter itu.  “Kami sangat senang ada kereta penumpang dari sini,”ujar Dewi pada Sabtu, 6 Februari 2021. “Semoga tiket penumpang terjangkau masyarakat menengah ke bawah,”harapnya.  

Sementara itu,  Kepala Stasiun Indro Mawan Novianto mengatakan, ujicoba dilakukan untuk memastikan jalur KA siap untuk dioperasikan. “Nanti, tiap hari ada keberangkatan penumpang dari sini (Stasiun Indro),”kata Mawan didampingi Kantono, staf Humas PT KAI Daops 8.

Mawan mengaku masyarakat sangat antusias kehadiran kereta komuter ini. “Tapi, mohon maaf saya tidak menjawab tentang harga tiket. Karena diluar kewenangan saya,”ujar Mawan.

Seperti diberitakan 1minute.id sebelumnya, PT KAI Daops 8 mereaktivasi Stasiun Indro. Stasiun berlokasi di Desa Sidorukun, Kecamatan Kebomas, Gresik ini. Stasiun ini mengalami pasang surut. Kali terakhir beroperasi untuk kereta logistik. Hanya seumur jagung. 

Stasiun Indro pun mangkrak.  Kini, PT KAI menghidupkan kembali jalur kereta itu. Tapi,  khusus kereta penumpang. Kereta komuter 4 gerbong. Jurusan Stasiun Indro – Pasar Turi, Surabaya -Stasiun Sidoarjo. Tiket KA ini kabarnya berkisar Rp 5 ribu per penumpang.  Rencananya peresmian dilakukan 10 Februari 2021. (*)

Reaktivasi Stasiun Indro, PT KAI Ujicoba KA Komuter, Begini Respons Emak-emak Selengkapnya

Sambut Imlek, Umat Tridharma Sucikan Dewa


GRESIK,1minute.id – Umat Tridharma di Klenteng Kim Hin Kiong mulai sibuk menyambut tahun baru Imlek 2571 Kongzil atawa 2021 Masehi. Para pengurus tempat ibadat Tridharma (TITD) berlokasi di Jalan Setiabudi, Gresik, itu membersihkan klenteng dan menyucikan rupang para dewa pada Sabtu, 6 Februari 2021.

Ratusan dewa yang berada di tujuh altar kelenteng yang berlokasi di Jalan Setiabudi, Gresik itu. Pengurus memulai membersihkan dan mensucikan dewa di altar utama. Di altar utama ini ada Dewi Samudra atau Y.M. Mazhu Thian Shang Sing Boo.Dengan begitu hati-hati, pengurus mensucikan dewa yang paling  dipuja dan dihormati oleh umat tiga agama yakni Budha, Tao dan Konghucu di Gresik itu.

Baju rupang Dewi Samudera yang sudah setahun dipakai digantikan dengan pakaian yang baru. Rupang YM Mazhu Thian Shang Sing Boo itu disucikan dengan air kembang. Tidak semua pengurus atau umat bisa mensucikan rupang Dewi Samudera itu.  Hanya orang yang mendapatkan restu dari Mazhu dan pengurus klenteng yang berdiri 1 Agustus 1511 masehi itu. Setelah rupang Dewi Samudera disucikan berikutnya rupang Kwan Im dan lainnya. Imlek 2021 pada 12 Februari 2021.

Dua umat Tridharma di Kelenten Kim Hin Kiong mengganti baju dewa untuk menyambut tahun baru Imlek 2021 ( foto : Chusnul cahyadi /1minitee.id)

Menurut Ketua TITD Kim Hin Kiong Budi Prasetyo Tejo, ritual sembayang menyambut Imlek tetap dilakukan. Karena ritual itu sebagai pembuka awal tahun sekaligus sebagai doa umat Tridharma. Berdoa untuk kelancaran rezeki, kesehatan , dan lainnya untuk umat Tridharma. 

Tentu juga berdoa Indonesia khususnya Gresik terhindar dari bala bencana dan pandemi Covid-19 segera sirna. Akan tetapi, ritual sembayang itu dilakukan secara terbatas. “Hanya lima orang pengurus yang akan ikut ritual sembayang malam Imlek,”kata lelaki bernama Tionghoa The Ing Tiong ini.

Pengurus tidak mengundang umat untuk bersembayang Imlek. Namun, bila ada umat yang sembayang dan berdoa pada malam Imlek tetap diperbolehkan. “Tapi, sembayangnya setelah pengurus. Sembayang sendiri-sendiri,”tegas Tejo yang sudah delapan tahun memimpin Klenteng Kin Hin Kiong ini. (*)

Sambut Imlek, Umat Tridharma Sucikan Dewa Selengkapnya

Perketat Jalur Laut, Polisi Tangkap Pengedar SS Antarpulau

GRESIK,1minute.id – Polisi melakukan memperketat pengawasan peredaran narkoba jalur laut. Tujuannya mengantisipasi peredaran narkoba antarpulau dalam dan luar provinsi yang masuk ke Kota Santri.
Hasil dari pengawasan itu, satuan reserse narkoba (Reskoba) Polres Gresik menangkap pemuda berinisial Dedi Susanto, 33 tahun. Dia asal Tanjungan, Bangkalan, Madura. 

Pemuda berkulit sawo matang itu dibekuk di terminal religi Malik Ibrahim di Jalan R.E.Martadinata, Gresik. Dia beberapa menit turun dari perahu yang ditumpanginya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengapresiasi masyarakat yang telah peduli dengan memberikan informasi untuk pemberantasan narkoba di Gresik. Informasi orang yang mencurigakan.
Tidak peduli bandar, pengedar atau pemakai yang “bermain” di wilayah hukum Polres Gresik akan diproses sesuai hukum. 

“Polres Gresik tidak akan memberi toleransi akan kami libas,”tegas AKBP Arief Fitrianto pada Jumat, 5 Februari 2021. Dedi Susanto, pengedar asal Madura itu tiba di Gresik dengan naik perahu. Dedi menganggap jalur laut itu aman. Namun, dugaan pemuda 33 tahun meleset. Satreskoba Polres Gresik menengendus. Dedi yang turun dari perahu kemudian berjalan kaki menuju terminal penumpang bus wisata religi Malik Ibrahim kemudian disergapnya. 

Narkoba yang dibawa Dedi dari Madura itu dimasukkan dalam kotak rokok. Dedi yang diduga sudah lama menekuni bisnis haram itu terhenti sementara waktu. “Tersangka kami tahan di Rutan Polres,”ujar Kasubag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa didampingi Kasat Reskoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto. (*)

Perketat Jalur Laut, Polisi Tangkap Pengedar SS Antarpulau Selengkapnya

Ciptakan Peci dengan Lampu LED, UMKM Mitra Binaan SIG Sukses Ditengah Pandemi


GRESIK,1minute.id – Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) berkepanjangan berdampak di semua sektor usaha.  Diantaranya, usaha mikro kecil menengah (UMKM). Kondisi ini mengharuskan UMKM untuk melakukan inovasi agar bisa bertahan bahkan berkembang. Salah satunya UMKM mitra binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Ramli Collection yang memproduksi baju koko dan peci yang berada di Jalan Sindujoyo Gresik. Dengan melakukan inovasi, usahanya bisa bertahan.

Muhammad Jefri, pemilik Ramli Collection mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi sangat memukul usahanya. Permintaan baju koko dan peci menurun. Hal itu tidak menjadi penghalang untuk terus meningkatkan usahanya. Bahkan Jefri semakin terpacu untuk melakukan inovasi dengan menghadirkan produk baru. Yaitu, peci dengan lampu LED untuk anak-anak. Hadirnya produk baru ini disambut baik oleh pasar karena produk ini baru pertama di Indonesia.

“Selain peci dengan lampu LED, baju koko yang kami produksi juga menyesuaikan model kekinian yang digemari oleh milenial,”kata Jefry. Jefry mengeber promosi dan mempermudah sistem traksaksi. Konsumen tidak perlu lagi keluar rumah karena transaksi dilakukan secara online. 

“Konsumen cukup mendownload aplikasi store kami melalui handphone atau melalui platform e-commers kami yang lain,”kata  Muhammad Jefri. Muhammad Jefri mengharapkan adanya dukungan pemerintah dan instansi lain agar para pelaku UMKM tetap bisa bertahan seperti usahanya. Ramli Collection menjadi mitra binaan SIG sejak  2018. 
Selama menjadi mitra, Ramli Collection sudah diajak mengikuti pameran sebanyak tiga kali. “Saya sangat terbantu sekali dalam pemasaran produk,  kini usaha kami sudah dikenal oleh masyarakat luas,”ujarnya bangga.  

Ramli Collection merupakan usaha keluarga yang dirintis sejak 1975. Ramli Collection  memproduksi baju koko dan peci. Bermula dari industri rumahan, kini berkembang dan memiliki workshop untuk produksi. Ramli Collection juga memiliki beberapa toko di Jakarta, Surabaya, Malang, Madura, Sidoarjo, Jember dan beberapa kota di Sumatera. 

Sementara itu, General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, UMKM merupakan usaha berbasis ekonomi masyarakat yang memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian nasional.
SIG, tambahnya, terus berupaya untuk mendorong UMKM mitra binaan, untuk bertahan bahkan berkembang di masa pandemi Covid-19 saat ini. Salah satunya dengan melakukan inovasi  produk serta memberikan kemudahan bertransaksi bagi konsumennya. (*)

Ciptakan Peci dengan Lampu LED, UMKM Mitra Binaan SIG Sukses Ditengah Pandemi Selengkapnya

Polres dan PWI Gresik Akselerator Perubahan Bagikan Masker untuk Pemulihan Ekonomi


GRESIK,1minute.id – Hari Pers Nasional (HPN) sebentar lagi. HPN diperingati setiap 9 Februari. Memeriahkan event tahunan itu Polres Gresik bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik membagikan ribuan masker dan handsanitizer kepada masyarakat yang hendak salat Jumat di sejumlah masjid.

Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim, diantaranya. Pembagian masker dan handsanitizer dipimpin langsung Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Ketua PWI Gresik M.Sholahuddin. Kapolres Gresik, AKBP Arief Fitrianto ditemui usai acara pembagian masker  mengatakan, pembagian masker dilakukan juga sebagai upaya mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Apalagi di Gresik saat ini masih diberlakukan PPKM, sehingga pembagian masker ini termasuk dalam agenda tersebut,” kata alumnus Akpol 2001 itu. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid II akan berakhir 8 Februari 2021. Mantan Kapolres Ponorogo itu menambahkan, kegiatan pembagian masker akan terus dilakukan dengan menggandeng sejumlah pihak, yang bertujuan untuk menekan penyebaran Covid-19 di Gresik.

“Kami dari Polres berterimakasih kepada PWI, masyarakat serta para jamaah masjid, sebab saat ini di Gresik masih PPKM, sehingga imbauan melakukan protokol kesehatan sangat penting,”katanya.

Sementara Ketua PWI Gresik M Sholahudin mengapresiasi upaya Polres Gresik yang menggandeng organisasinya, sebab secara umum HPN 2021 bertema “Bangkit dari Pandemi, Pemulihan Ekonomi, Pers sebagai Akselerator Perubahan”.

“Kami memang mendukung pemulihan ekonomi dan pers sebagai akselerator perubahan. Dan pada hari ini kami menyasar ke tempat ibadah, pasar dan tempat lainnya. Diharapkan masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan,”katanya.

Rencananya puncak acara HPN, 9 Februari 2021 akan dihadiri Presiden Joko Widodo secara virtual dari Istana Merdeka, Jakarta. Sementara itu, berdasarkan data Polres Gresik pelanggar PPKM di wilayah itu mencapai 6.938 orang. Selain itu, Polres Gresik melakukan teguran lisan sebanyak 58.404 kali, teguran tertulis 14.985 kali, sanksi sosial 6.853 kali, dan Tindak Pidana Ringan (tipiring) sebanyak 85 kali. (*)

Polres dan PWI Gresik Akselerator Perubahan Bagikan Masker untuk Pemulihan Ekonomi Selengkapnya

Diduga Mengantuk, Tronton Muat 26 Ton Tepung Nabrak Pohon, Satu Meninggal


GRESIK,1minute.id – Kecelakaan tunggal terjadi di ruas jaalan Raya Tebaloan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik pada Jumat pagi, 5 Februari 2021. Sebuah truk tronton menabrak pohon peneduh. Ngadiyo, 56, sopir tronton nomor polisi K 1412 HS diduga mengantuk. Kecelakaan pukul 06.00 itu mengakibatkan Fathur Rozi, 19, warga Jl. Pala LK.III Bandar Utama Tebingtinggi Sumatra Utara diduga kernet tronton meninggal dunia. 

Informasi dihimpun 1minute.id matahari belum beranjak dari ufuk. Kondisi Jalan Raya Duduksampeyan masih lengang.  Satu unit truk tronton nomor polisi K 1412 HS melaju dari arah Lamongan menuju Surabaya. 
Sekitar pukul 05.00 tronton sarat muatan itu memasuki Jalan Raya Duduksampeyan, Gresik. Perjalanan jauh Jakarta menuju Surabaya diduga membuat sopir tronton kecapekan. Sopir mengantuk. 

Ketika memasuki Jalan Raya Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan laju tronton mulai oleng. Rasa kantuk semakin menyergap. Memasuki tingkungan Jalan Raya Tebaloan tidak bisa menguasai kemudinya. Tronton menabrak pohon peneduh pinggir jalan. Benturan bodi tronton sangat kuat.

Membuat bodi tronton bagian depan rusak berat. Ngadiyo tergencet di belakang kemudi tronton yang dikendarai. Sedangkan, Fatkhur Rozi, kernet meninggal di lokasi kejadian. 

Satlantas Polres Gresik membutuhkan dua truk untuk proses evakuasi tronton bermuatan 26 ton tepung. “Tadi mau dipanggilkan tukang las untuk evakuasi sopir,”kata Amin, pengguna jalan.

Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto melalui Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Yosi Eka Prasetya mengatakan penyebab kecelakaan tunggal terjadi diduga human error. “Sopir mengantuk,”kata Yosi.  (*)

Diduga Mengantuk, Tronton Muat 26 Ton Tepung Nabrak Pohon, Satu Meninggal Selengkapnya

Tumbuhkan Kecintaan pada Polisi, Bhabinkamtimas Bagikan Buku kepada Anak

GRESIK,1minute.id – Suasana Markas Polisi Sektor (Mapolsek) Ujungpangkah berbeda. Sejumlah anak pelajar sekolah dasar terlihat keluar masuk markas polisi berlokasi di Jalan Pendidikan, Banyulegi, Desa Banyuurip, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik itu. 

Mereka terlihat semringah ketika keluar mapolsek sambil menenteng dua buku. Buku itu berjudul “Mengenal Polri” dan “Polisi Sahabat Dan Pelindung Kita”. Buku itu dibagikan oleh bhabinkamtimas Polsek setempat. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, melalui Kapolsek Ujungpangkah AKP Sujito menjelaskan, buku-buku tersebut menjadi sarana mengenalkan tugas Polisi kepada para anak, serta untuk menumbuhkan kecintaan pada Polisi.
“Jadi polisi itu bukan untuk ditakuti, namun polisi pun bisa jadi sahabat anak, yang mengayomi dan melindungi,” ujarnya. 
Masa pandemi Covid-19, kegiatan belajar dilakukan secara daring atawa dalam jaringan. “Meski di masa pandemi seperti ini, Saya harap semangat untuk belajar tidak turun,”katanya.

Buku-buku itu juga dibagikan dibagikan kepada anak yang dijumpai oleh anggota bhabinkamtibmas di kampung-kampung. Pasalnya,  sampai saat ini kegiatan belajar mengajar di sekolah belum aktif seperti biasanya dikarenakan Covid-19. (*)

Tumbuhkan Kecintaan pada Polisi, Bhabinkamtimas Bagikan Buku kepada Anak Selengkapnya

Jelang Imlek hanya Pengurus yang Sembayang Mengantarkan Para Dewa ke Langit


GRESIK,1minute.id – Perayaan tahun baru Imlek 2571 Kongzil atau 2021 Masehi sebentar lagi. Tahun baru warga Tionghoa itu jatuh pada Jumat, 12 Februari 2021. Gong Xi Fa Cai yang artinya semoga mendapat kekayaan yang lebih melimpah. 

Sebuah pengharapan baik di awal tahun yang baru. Perayaan Imlek 2571 Kongzil, tahun ini bakal terasa berbeda bagi umat Tridharma di Kota Gresik ini. Wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) berkepanjangan membuat ritual sembayang tidak bisa dilakukan secara berjemaah. Tidak mengumpulkan banyak umat. 
Ketua TITD Kim Hin Kiong Edy Prasetya Tejo mengatakan, tidak kegiatan mengumpulkan banyak umat dalam merayakan Tahun Baru Imlek nanti.

“Sembayang mengantarkan para dewa menuju Kaisar Langit nanti malam  hanya beberapa orang pengurus saja,”ujar Edy Prasetyo Tejo dihubungi tadi sore, Kamis 4 Februari 2021.
Dalam pengamatan 1minute.id siang tadi suasana klenteng berlokasi di Jalan Setiabudi, Gresik itu lengang. Pagar klenteng yang berdasarkan prasasti berdiri 1 Agustus 1153 itu terbuka. Hanya tiga orang pengurus yang terlihat di dalam salah satu klenteng tertua di Jawa Timur itu.  

Lampu lampion juga masih padam. Di bagian pintu bagian timur terpasang sebuah thermo gun untuk mengukur suhu tubuh jemaah yang akan melakukan ritual sembayang. 
Pengurus TITD Kim Hin Kiong melakukan pengawasan ketat prokes untuk mendukung upaya pemerintah menekan persebaran virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. (*)

Jelang Imlek hanya Pengurus yang Sembayang Mengantarkan Para Dewa ke Langit Selengkapnya

Buru Pelaku Pembobol Alfamart hingga Jawa Tengah

GRESIK,1minute.id – Tim Reskrim Polsek Duduksampeyanterus memburu komplotan Sukriyanto. Penjahat spesialis menggangsir tembok minimarket, alfamart di Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik.  
Memasuki hari kedua, tim gabungan masih mengubek-ubek sejumlah tempat untuk menangkap kolega Sukriyanto berinisial A itu. 

“Ini masih di luar kota,”kata sumber dikepolisian pada Kamis, 4 Februari 2021. Saat ini, penyidik Polsek Duduksampeyan masih terus mengorek keterangan dari tersangka berusia 38 tahun itu. Sebab, lelaki asal Desa/Kecamatan Sumberwringin, Bondowoso itu bukan sekali melubangi tembok minimarket. 

Sedikitnya ada enam minimarket yang telah disatroni. Pelaku kemudian menguras isi minimarket.  Enam minimarket yang disatroni penjahat antarkota itu tersebar di Lamongan ada tiga tempat kejadian perkara (TKP),  Madiun ada dua TKP. Dan, Duduksampeyan, Gresik akhir perjalanan kejahatan yang dilakukan Sukriyanto. 

Pada 23 Januari 2021, Sukriyanto membobol minimarket di Madiun dua kali. Kali pertama pukul 01.00, Sukriyanto mendapatkan bagian Rp 5 juta. Selang sejam kemudian atawa pukul 02.00 satu minimarket lagi. “Tersangka mendapat bagian Rp 3,5 juta,”jelasnya. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kepala sub Bagian Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa mengatakan, tim Reserse Kriminal (Reskrim) masih melakukan pengembangan. “Nanti, kalau perkembangan pasti akan dikabari,”ujar Bambang Angkasa. 

Seperti diberitakan, Alfamart digangsir penjahat. Pelaku melubangi tembok minimarket di Desa Samirplapan, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik itu pada Rabu, 3 Februari 2021. Dua pelaku masuk minimarket pukul 01.00. Tapi, aksi mereka terpegok penjaga minimarket. Sukriyanto dan temannya berisial A kabur. Mobil Daihatsu Xenia nomor polisi (nopol) N 9115 EW (diduga palsu)  ditinggalkan oleh pelaku disita polisi. (*)

Buru Pelaku Pembobol Alfamart hingga Jawa Tengah Selengkapnya