Hilang Keseimbangan, Pengguna Jasa Perahu Penyeberangan Tercebur bersama Motornya di Sungai Kalimas

GRESIK,1minute.id – Seorang calon pengguna jasa perahu penyeberangan tercebut aliran Kalimas di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik pada Minggu, 31 Januari 2021. Korban diduga bernama Hary Hermawan, 50, warga Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Tim SAR gabungan dari Polair Polres Gresik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik dan masyarakat sedang melakukan pencarian korban. Hingga pukul 15.15, korban belum ditemukan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin dikonfirmasi mengatakan, pencarian masih terus dilakukan petugas gabungan. “Sampai saat ini belum ditemukan,”kata Kompol Wavek dikonfirmasi melalui Whatsapp pada Minggu, 31 Januari 2021.

Menurut Kapolsek Wavek berdasarkan keterangan sejumlah saksi menceritakan sekitar pukul 08.00 korban Hary Hermawan mengendarai sepeda hendak menyeberang ke desa sebelah, Desa Banjarpertapan, Kecamatan Taman, Sidoarjo. 

Hary lalu menggunakan jasa perahu penyeberangan yang ada di Desa/Kecamatan Driyorejo, Gresik itu. Operator perahu tambang adalah Ari Santoso, 57, warga Desa Pertapan Maduretno, Kecamatan Taman,  Sidoarjo.

Korban Hery menaiki sepeda motor naik perahu penyebrangan. Bagi Hery naik perahu penyeberangan sudah kerap dilakukan. Sehingga, tidak rasa kekhawatiran. Akan tetapi, entah mengapa pagi itu Hery seperti grogi. Sehingga tidak bisa menguasai kendaraannya. 

Akibatnya, Hery dan motornya kecebur ke aliran sungai Kali Mas itu.  Arus sungai yang kencang karena musim hujan ditengarai korban dan motornya hanyut. “Saat ini masih proses pencarian korban,”tegas Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin. (*)

Hilang Keseimbangan, Pengguna Jasa Perahu Penyeberangan Tercebur bersama Motornya di Sungai Kalimas Selengkapnya

Reskrim Polsek Driyorejo Hentikan Pengendara, Ternyata Pengedar Sabu-sabu

GRESIK,1minute.id – Abdul Mujib, pengedar sabu-sabu disergap aparat Polsek Driyorejo, Sabtu 30 Januari 2021. Pemuda 27 tahun dibekuk di gerbang masuk Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

Anggota Polsek Driyorejo menghentikan laju pengendara motor Honda PCX warna putih itu.  Sebab,  polisi melihat gelagat pemuda  belakangan di ketahui asal Desa Banyuurip, Driyorejo mencurigakan. “Ngebut,”kata polisi. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin, Sabtu, 30 Januari 2021 sekitar pukul 19.00, sejumlah anggota melakukan penelisikan di Desa Cangkir, Kecamatan Driyorejo. “Ada informasi adanya transaksi narkoba,”kata Kompol Wavek pada Minggu, 31 Januari 2021.

Saat melakukan penyelidikan itu, melihat ada seseorang pengendara motor ngebut. Seperti sedang buru-buru.  Pengendara motor itu masuk ke arah Desa Cangkir. Polisi lalu menghentikan pengendara motor Honda PCX warna putih itu.

Polisi semakin curiga ketika pemuda belakangan diketahui bernama Abdul Mujib itu mencla-mencle. Polisi menggeladah tubuh dan bakasi motor gede itu.  “Kami menentukan satu poket sabu-sabu di dalam kotak rokok,”ujar Wavek.

Kristal bening itu berat 0,30 gram. Polisi sedang melakukan pendalaman untuk mencari bandar gedenya. “Tersangka kami tahan di Mapolsek,”kata mantan Kapolsek Menganti itu. (*)

Reskrim Polsek Driyorejo Hentikan Pengendara, Ternyata Pengedar Sabu-sabu Selengkapnya

Kapal Motor Cantika Persada Karam, 16 Awak Selamat, 1.600 Ton Pupuk Tenggelam


GRESIK,1minute.id – Kamar motor Cantika Persada mengangkut  1.600 pupuk karam di sekitar 11 mil perairan Gresik, Sabtu, 30 Januari 2021.
Beruntung, 16 anak buah kapal (ABK) selamat. Sementara, ribuan ton pupuk tidak bisa diselamatkan.

Seluruh awak kapal dinakhodai Mohammad Zamroni dievakuasi oleh kapal Patroli Polisi Air (Polair) Polres Gresik menuju kantor syahbandar di Pelabuhan Gresik.  Informasi yang dihimpun KM Cantika Persada berangkat dari Gresik dengan tujuan Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar). Kapal itu memuat 1.600 ton pupuk SP-36 dan ZA. Sekitar pukul 10.30 kondisi angin dan arus dari selatan ke utara kencang. 

Nakhoda Mohammad Zamroni berusaha mengendalikan laju kapalnya itu. Namun, kapal dengan 16 awak termasuk nakhoda Zamroni ditabrak kapal lainnya. Lambung kapal bolong. Air laut masuk ke dalam kapal. Kapal tidak bisa terselamatkan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Ksatpolair Polres Gresik AKP Masyhur Ade mengatakan KM Cantika Persada karam karena arus kencang dari arah selatan ke utara. Kemudian ditabrak kapal lainnya di bagian lambung sisi kiri depan.bLokasinya sekitar 11 mil dari pelabuhan Petrokimia. 

Kapal mengalami kebocoran, air masuk ke dalam kapal kemudian miring, ABK langsung kita evakuasi menggunakan kapal Sat Polair Polres Gresik. “Ada 16 ABK, Alhamdulilah kondisinya semua selamat,”kata Ade.

Kondisi kapal yang miring perlahan tenggelam di bagian depan itu, mengangkut pupuk dari PT. Petrokimia Gresik sebanyak 1.600 ton pupuk terdiri dari pupuk SP-36 dan ZA. 

Sebanyak 16 kru kapal bersama barang-barang yang masih bisa diselamatkan seperti surat-surat, pakaian dan barang lainnya langsung dievakuasi menuju kantor Sat Polair Polres Gresik di Jalan R.E Martadinata, Kecamatan Gresik. 

“Setelah ini, para kru langsung dibawa ke Syahbandar, untuk pupuk sudah tenggelam di air. Kerugian masih belum bisa ditafsirkan,”kata alumnus Akpol 2007 itu.

Kecelakaan ini menambah panjang jumlah kecelakaan di perairan Gresik Sebelumnya, kapal tugboat menarik kapal tongkang pengakut minyak kelapa sawit tenggelam. Tiga dari delapan awak TB selamat. (*)

Kapal Motor Cantika Persada Karam, 16 Awak Selamat, 1.600 Ton Pupuk Tenggelam Selengkapnya

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Gresik Tambah Seratus Fasyankes dan Seribu Vaksinator

 GRESIK,1minute.id – Percepatan pemberian vaksin coronavirus disease 2019 dipercepat. Caranya, menambah jumlah fasilitas kesehatan (faskes) dan vaksinator.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melihat persiapan percepatan pemberian vaksin Sinovac untuk masyarakat itu.  Ada dua fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang dikunjungi Gubernur Khofifah yakni RS Semen Gresik dan Puskesmas Alun-alun Gresik. 

Gubernur Khofifah didampingi Wabup Gresik Moh Qosim, Pj Sekda Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarnodan Kadinkes Gresik drg Syaifudin Ghozali.   Sekitar pukul 13.00 tiba di Puskesmas Alun-alun Gresik. Puskesmas berlokasi di Jalan Pahlawan, Gresik ini akan menjadi tempat penyimpanan vaksin Sinovac buatan Tiongkok itu.

Ruang penyimpanan (cold storage) atau cold room, vaccine rafrigerator luasnya 3×4 meter persegi. 
“Cold storege ukuran 3×4 meter persegi sangat besar,”ujar Gubernur Khofifah yang baru sembuh dari corona itu.  Gubernur Khofifah mengatakan, presiden Joko Widodo menghendaki percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat kelar kurun waktu 12 bulan. “Awalnya direncanakan 15 bulan,”kata gubernur perempuan pertama di Jatim ini. 

Pemprov Jatim kemudian menginiasiasi percepatan vaksinasi itu dengan cara menambah fasilitas pelayanan kesehatan (fasyanked) dan vaksinator. Untuk Gresik, katanya, jumlah faskes 56 unit akan menaikkan dua kali lipat. “Gresik akan menambah fasyankes hingga 100 tempat,”ujarnya. “Vaksinator akan diantara 500 sampai 1.000 vaksinator,”imbuhnya. 

Dengan menambah jumlah fasyankes dan vaksinator bisa menjadi role model percepatan pemberian vaksin kepada masyarakat. “Keberadaan Gresik, Surabaya dan Sidoarjo, tiga daerah mendapatkan vaksin ini menjadi penting untuk menjadi referensi kabupaten atau kota lainnya,”tegasnya. 

Sementara itu, Kepala dinas kesehatan (Kadinkes) Gresik drg Syaifudin Ghozali menyatakan, penambahan fasyankes di. mulai awal Februari 2021. SK penambahan100  fasyankes telah diteken,”ujar Ghozali.  Sedangkan, untuk penambahan vaksinator sudah ditambah 30 pada 28 Januari 2021. “Akan kita tingkatkan terus hingga 1000 vaksinator,”tegasnya. (*)

Percepatan Vaksinasi, Pemkab Gresik Tambah Seratus Fasyankes dan Seribu Vaksinator Selengkapnya

Pj Sekda dan OPD Sowan ke Rumah Bupati Baru, Gus Yani Singgung Pelayanan PDAM

GRESIK,1minute.id – Dua pekan menjelang pelantikan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno sowan ke rumah bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jumat 29 Januari 2021. 

Sekda Abimanyu mengajak semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pejabat badan usaha milik daerah (BUMD) Gresik. Mereka disambut Bupati dan Wabup terpilih Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah.

Pertemuan terasa gayeng. Pada kesempatan itu, Gus Yani dan Bu Min mengajak semua kepala OPD guyup untuk mewujudkan Gresik Baru. “Saya minta semua guyub untuk mewujudkan Gresik Baru. Membangun Gresik bersama-sama,”kata Gus Yani. 

Gus Yani meminta bantuan semua Kepala OPD, untuk wujudkan Gresik Baru sesuai dengan Nawa Karsa. Alumnus sarjana Ekonomi Airlangga Surabaya itu memastikan tak ada istilah buku inting-inting. “Saya tak ada istilah buku inting-inting,”tegasnya.

Gus Yani berharap, adanya kolaborasi dalam membangun Kabupaten Gresik. Berkolaborasi untuk mengisi pekerjaan-pekerjaan yang ada. Diantaranya, persoalanan banjir, layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), kemiskinan, pendidikan, pengangguran, kesehatan dan program lain. 

Selain persoalan banjir Kali Lamong. Gus Yani juga menegaskan komitmen untuk perbaikan pelayanan. Diantaranya, pelayanan di PDAM Giri Tirta. Sebab, Gus Yani sering menerima keluhan dari pelanggan air PDAM itu. 

Selama ini, manajemen badan usaha milik daerah dipimpin oleh Siti Aminatus Zuriyah itu berorientasi keuntungan, bukan sosial memberikan pelayanan masyarakat. “Setelah dilantik, langsung gaspol, seperti PDAM banyak masyarakat yang menjerit, minta layanan PDAM belum dapat, harus dituntaskan,”tegasnya. 

“Setelah dilantik, langsung gaspol, seperti PDAM banyak masyarakat yang menjerit, minta layanan PDAM belum dapat, harus dituntaskan”

Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik terpilih

Gus Yani menegaskan lagi masyarakat butuh pelayanan cepat. Dengan perkembangan teknologi, maka pelayanan serba digital. “Teknologi dimasukkan ke birokrasi. Pelayanan dengan masyarakat harus cepat, “katanya.

Gus Yani, saat ini yang penting dalam membangun Gresik adalah mengurai masalah. “Bukan persoalan ini (pejabat) diletakkan disini, diletakkan  disana. Tapi, menuntaskan masalah yang ada,”katanya. 

Gus Yani mengaku, DPRD Gresik menyambut baik dengan visi-misinya bersama Bu Min, di Nawa Karsa.  Mudah-mudahan bisa dituntaskan. Gus Yani juga menyinggung tentang ivaksin Covid-19. “Sudah 5000 orang divaksin berdasarkan data Dinas Kesehatan. Semoga ekonomi Gresik kembali bisa pulih, tumbuh,”pungkasnya. 

Sementara Bu Min berharap, apa saja program yang bisa dikerjakan untuk dikerjakan harus dikerjakan. “Bukan apa yang dapat,”katanya. Saat ini, kata Bu Min, angka pengangguran masih tinggi. Sehingga,  yang belum bekerja akhirnya bisa kerja. “Makanya, butuh data yang baik sesuai dengan kondisi riil. Data sesuai kondisi yang ada di desa,”katanya.

Gus Yani  dan Bu Min yakin ASN akan membantu. “Semua dengan tujuan menjadikan Gresik menjadi salah satu Kabupaten terbaik di Jatim,”katanya. 
Sebelumnya, Pj. Sekda Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno dalam sambutannnya menyatakan, tujuan kedatangannya bersama para Kepala OPD, dan pimpinan BUMN untuk silaturahim. “Kami mengucapkan selamat kepada Gus Yani dan Bu Min,” katanya.

Abimanyu juga mengucapkan, salam takdim Bupati dan Wabup Sambari Halim Radianto dan Moh. Qosim. “Pak Bupati masih sakit di RS Adi Husada Surabaya. Semoga lekas sembuh,”harapnya.

Abimanyu kemudian mengenalkan satu per satu Kepala OPD yang ikut silaturahmi, termasuk pimpinan BUMN. ” Saya minta semua taat. Semua guyub membantu Bupati dan Wabup terpilih (Gus Yani dan Bu Min) untuk membantu program-program yang tertuang dalam Nawa Karsa,”pesannya. (*)

Pj Sekda dan OPD Sowan ke Rumah Bupati Baru, Gus Yani Singgung Pelayanan PDAM Selengkapnya

Tiga Perahu Penangkap Ikan Gunakan Jaring Trawl Diamankan Polisi Air Polres Gresik

GRESIK, 1minute.id – Ratusan ekor ikan itu tertangkap jaring. Ikan besar hingga anak -anak ikan. Terumbuh karang pun “tersapu” jaring dari tiga perahu nelayan asal Desa Campurrejo, Kecamatan Panceng, Gresik. Setiap perahu memiliki tiga anak buah perahu. 

Maklum tiga perahu nelayan dikemudikan Sain, 43, Mustakim, 48, dan Enderik, 28, katerogi jaring trawl. Beruntung Polisi Air (Polair) Polres Gresik mendeteksi kegiatan nakal yang penangkap itu. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Polair Polres Gresik AKP Masyhur Ade mengatakan tiga perahu tersebut ditangkap sekitar pukul 08.00 alur pelayaran Barat Surabaya (APBS) wilayah Gresik. “Pagi itu anggota melakukan patroli di alur pelayaran barat Surabaya,”kata AKP Ade,  Sabtu 30 Januari 2021.

Anggota Polair Polres Gresik berpatroli dengan lambung kapal X-1029 itu melintas di perairan Mengare.  “Anggota melihat  tiga perahu nelayan menggunakan jaring trawl,”terangnya.

Penggunaan mata jaring trawl atawa pukat harimau, jelas Alumnus Akpol 2007 itu,  bisa menyebabkan rusaknya biota laut. “Biota laut yang masih kecil ikut tertangkap,”tegas perwira tiga balok di pundak itu. 

BARANG BUKTI : Ikan berbagai jenis dan ukuran yang ikut tertangkap jaring pukat harimau milik nelayan diamankan Satuan Polisi Air Gresik, Jumat 29 Januari 2021

Tatkala terpergok anggota, ketiga perahu nelayan menarik hasil tangkapannya. “Kapal Patroli langsung menghampiri dan mengamankan ketiga perahu itu,” tambahnya.

Ratusan ekor jenis ikan berbagai ukuran, tiga perahu dan tiga set jaring trawl (pukat harimau) juga ikut di sita sebagai barang bukti. “Barang bukti itu kami serahkan ke Dinas Perikanan Gresik,”jelasnya. 

Penyidik Sat Polair Polres Gresik menjerat mereka Pasal 86 Jo pasal 9 Jo pasal 100 huruf (b) UU No 45/2009 tentang Perikanan. (*)

Tiga Perahu Penangkap Ikan Gunakan Jaring Trawl Diamankan Polisi Air Polres Gresik Selengkapnya

Edukasi Pedagang dan Pengunjung Pasar, Jumlah Kasus Sembuh


GRESIK,1minute.id – Pasar menjadi tempat berkumpul manusia. Potensi terjadinya paparan wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19). Disiplin mematuhi protokol kesehatan adalah vaksin. Pada Jumat, 29 Januari 2021, Satgas Covid-19 Kecamatan Dukun menjadikan Pasar Kliwon di Desa Sawo, Kecamatan Dukun, Gresik menjadi target edukasi mendisplinkan masyarakat mematuhi prokes. 

Petugas gabungan dari Polsek dan Koramil setempat mendatangi pasar rakyat itu. Selain mengedukasi pedagang dan pengunjung pasar juga membagikan masker kepada masyarakat.  

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, melalui Kapolsek Dukun AKP Mutlakin mengatakan, upaya pendisiplinan dilakukan dengan menghimbau masyarakat, para pengunjung serta pedagang di pasar, agar selalu disiplin menerapkan prokes untuk memutus penyebaran clCovid-19.

“Warga kami himbau selalu mencuci tangan dengan sabun di air mengalir atau hand sanitizer,  sebelum dan sesudah beraktivitas,”ujar Mutlakin. 
Selain itu menggunakan masker dan menjaga jarak (physical distancing dan sosial distancing ). “Prokes itu tetap berlaku dan harus dipatuhi,”tegas Mutlakin.

Masa PPKM Jilid II ini  petugas gabungan semakin masif melakukan  operasi yustisi.
Sementara itu, memasuki hari keempat masa PPKM Jilid II, selama dua hari belakangan ini, jumlah kasus sembuh lebih banyak dari jumlah pasien konfirmasi Covid-19. 

Berdasarkan data Satgas Covid-19, pasien konfirmasi bertambah 19 kasus terakumulasi menjadi 4.766 kasus, pada Jumat, 29 Januari 2021. Sedangkan, sembuh 20 orang terakumulasi 4.123 kasus.

Sementara, meninggal dunia bertambah dua orang menjadi 317 kasus. Sedangkan, kasus konfirmasi menjalani isolasi mandiri dan dirawat berjumlah 326 kasus. (*)

Edukasi Pedagang dan Pengunjung Pasar, Jumlah Kasus Sembuh Selengkapnya

Optimistis Ekonomi Tumbuh, Satu lagi Hotel Berdiri di Gresik, Bidik Pasar Middle Low

GRESIK,1minute.id – Sinyal ekonomi tumbuh tahun ini mendapatkan respon positif dari pengusaha. Diantaranya, pengusaha perhotelan.  Front One Budget Gresik, telah selesai pembangunan. Hotel ke-52 di Indonesia melirik Kota Santri-sebutan-Gresik untuk pengembangan sayap bisnisnya.

Berdiri di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas, Gresik menunggu waktu secara resmi di launching.
Manajer hotel FrontOne Budget Gresik Ady Wijanarko mengatakan, pihaknya optimistis ekonomi Indonesia akan tubuh tahun ini.

“Sinyal dari pemerintah itu kami anggap sebagai peluang sehingga harus gerak cepat,”ujar adi Wijanarko dalam media gathering pada Jumat, 29 Januari 2021.

Hotel FrontOne Budget memiliki 60 kamar. Terbagi dalam tiga sekmen yakni superior, duluxe dan eksekutif. Ady mengatakan, segmen pasar yang dibidik adalah middle-low. “Pontensi masih sangat tinggi di Gresik,”tegasnya. 

Meski, middle-low dengan harga terjangkau. Hotel FrontOne Budget bukan kategori hotel murahan. “Privasi dan kenyamanan konsumen tetap menjadi prioritasnya,”katanya. 

FrontOne Budget menjamin hotel yang dikelola akan memenuhi persyaratan dari pemerintah terkait tamu yang bakal menginap. Setiap tamu yang akan menginap akan menjalani validasi indentitas.

Untuk tamu berpasangan, tambahnya, pihaknya akan validasi kesamaan identitasnya.  “Image Gresik sebagai Kota Wali, tidak sampai mencederai kota Gresik,”tegasnya. Kapan hotel secara resmi beroperasi? Ady Wijanarko mengaku belum bisa memastikannya. “Kami masih harus menunggu restu,”katanya. (*)

Optimistis Ekonomi Tumbuh, Satu lagi Hotel Berdiri di Gresik, Bidik Pasar Middle Low Selengkapnya

Diduga Terpapar Corona, Bumil dibantu Keluarga Kabur, Digagalkan Satpam Rumah Sakit

GRESIK,1minute.id – Seorang pasien ruang bersalin RSUD Ibnu Sina Gresik melarikan diri dari rumah sakit, Kamis 28 Januari 2021.   Hasil tes usap perempuan 21 tahun itu diduga terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Hasil swab itu ditengarai sebagai penyebab pasien asal Kecamatan Bungah, Gresik memilih kabur dari ruang isolasi rumah sakit milik Pemkab Gresik itu. 
Beruntung, satpam rumah sakit berlokasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik itu sigap.

“Pasien sudah di IGD, sekarang sudah masuk ruang bersalin,”ujar Humas RSUD Ibnu Sina Gresik Hariyanto dikonfirmasi 1minute.id,  pada Kamis malam, 28 Januari 2021.

Informasi yang dihimpun, perempuan berusia 21 tahun asal Kecamatan Bungah, Gresik sedang hamil. Dia menjalani perawatan di ruang bersalin RSUD Ibnu Sina Gresik. Saat menjalani pemeriksaan, tenaga kesehatan (nakes) melakukan tes usap. Hasil swab test itu terindikasi terpapar corona. 

Ibu hamil itu pun menjalani isolasi. Orang tua pasien yang tidak disebutkan identitasnya pun waswas. Kamis sore, 28 Januari 2021, ayah pasien menjemput anaknya di rumah sakit berlokasi di Jalan DR. Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. 

Pulang paksa. Jarum infus menancap di tangan dicabut secara paksa. Darah mengucur. Bapak dan anak itu bergegas turun dan naik angkutan kota. Aksi nekat itu diketahui satpam rumah sakit dan mengejarnya. 

Baru beberapa meter, tepatnya di depan gerbang kantor Pemkab Gresik angkot dihentikan. Nakes memakai hazmat dan anggota Polsek Kebomas membujuk pasien dan keluarga untuk kembali ke rumah sakit. “Pasien dan keluarganya berhasil kembali ke IGD,”tegas Hariyanto. (*)

Diduga Terpapar Corona, Bumil dibantu Keluarga Kabur, Digagalkan Satpam Rumah Sakit Selengkapnya

Segelas Kopi belum Habis, Pengedar Sabu-sabu Disergap Polisi


GRESIK,1minute.id  – Segelas kopi hitam belum habis diseruput oleh Elvin Edi Saputra. Tatkala sejumlah polisi menjemput pemuda 21 tahun, diduga pengedar sabu-sabu. Elvin ngopi di warung kopi di Desa Semambung, Kecamatan Driyorejo, Gresik.

“Saya dari Satreskoba Polres Gresik,”kata polisi yang mendatangi pemuda asal Dander, Bojonegoro itu.  Wajah Elvin mendadak pucat. Polisi kemudian meminta Elvin berdiri. Elvin yang memakai sarung warna abu-abu motif garis dan kaos warna putih biru kemudian berdiri.

Anggota Satreskoba Polres Gresik kemudian melakukan penggeledahan tubuh pemuda yang menetap di Karangpilang, Surabaya itu. Dibalik sarung itu Elvin memaka celana pendek. Nah, di celana itu, polisi menemukan sebungkus kristal bening yang diduga kuat narkoba jenis sabu-sabu. Beratnya 0,31 gram. 

Elvin sudah menjadi target operasi oleh polisi. Sebab, dia diduga salah satu pengedar barang haram untuk wilayah Gresik Selatan. Elvin yang tertangkap basah tidak bisa berkelit. Dia pun menurut ketika polisi memboyongnya ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto membenarkan penangkapan yang dilakukan anggotanya tersebut, Kamis 28 Januari 2021. “Iya memang benar Tim dari Sat Narkoba Polres Gresik telah melakukan penangkapan tersebut dan kini status EES telah menjadi tersangka,” kata Alumnus Akpol 2001 tersebut.

“Dari hasil penangkapan dan penggeledahan tersangka EES ditemukan barang bukti berupa satu paket diduga narkotika jenis sabu,”terang AKBP arief Fitrianto.  

Dalam pemeriksaan tersangka mengaku barang haram tersebut didapatkannya dari seorang pria di Balongbendo Sidoarjo. “Anggota melakukan penyelidikan. Dia kini masuk daftar pencarian orang (DPO),”imbuhnya. 

Mantan Kapolres Ponorogo itu menambahkan tersangka Elvin ke Gresik mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit nopol  L 5219 TO tanpa dilengkapi STNK.

“Tersangka hendak mengedarkannya di Gresik namun keburu ditangkap Polisi,”ujarnya. Penyidik Satreskoba Polres Gresik menjerat tersangka dengan Pasal 114 ayat (1) Sub Pasal 112 (ayat (1) UU RI 35/2009 tentang Narkotika dengan ancaman paling sedikit 4 tahun penjara. “Tersangka kami tahan,”tegasnya. (*)

Segelas Kopi belum Habis, Pengedar Sabu-sabu Disergap Polisi Selengkapnya