Kasus Covid-19 Meningkat, Rencana Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Dipending


GRESIK, 1minute.id –  Perkembangan kasus corona virus disease 2019 semakin mengkhawatirkan. Jumlah pasien terpapar virus dari Wuhan, Tiongkok itu menunjukkan peningkatan.

Termasuk di Kota Santri, Gresik ini. .Kondisi itu membuat Pemkab Gresik mengkaji ulang rencana ujicoba pembelajaran tatap muka. Semula pemerintah mewacanakan ujicoba pembelajaran tatap muka mulai Senin, 4 Januari 2021.

“Sehubungan meningkatkannya kembali kasus covid nasional maupun regional termasuk dilingkungan pendidikan dihimbau sementara rencana ujicoba pembelajaran tatap muka ditunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut,”kata Wabup Qosim dalam suratnya tertanggal 30 Desember 2020.

Sementara itu, pantau 1minute.id, sejumlah sekolah jenjang SD hingga SMA sederajat di Gresik telah siap melaksanakan ujicoba tatap muka.  “Tapi, karena anjuran begitu kami hanya bisa nunggu kabar selanjutnya,”kata seorang guru enggan disebut identitasnya itu. 

Disisi lain,  Satgas Covid-19 Gresik meliris perkembangan kasus hari ini,  Rabu 30 Desember 2020. Data Satgas Covid-19, hari ini ada penambahan kasus baru berjumlah 20 orang. Sedangkan, pasien sembuh “hanya” 9 kasus. Sedangkan, meninggal dunia dua orang. 

“Dua orang yang meninggal dunia itu dari Desa Sumari, Kecamatan Duduksampeyan dan Padangbandung,  Kecamatan Dukun,”ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol Kesehatan Pemkab Gresik Reza Pahlevi, Rabu 30 Desember 2020. (*)

Kasus Covid-19 Meningkat, Rencana Ujicoba Pembelajaran Tatap Muka Dipending Selengkapnya

Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Perayaan Tahun Baru, Mending Rayakan Dirumah


GRESIK,1minute.id – Pagebluk Covid-19 belum berakhir. Bahkan, tren kasus meningkat. Jam malam kembali diberlakukan mulai pukul 20.00 – 04.00, pada Kamis, 31 Desember 2020.

Aparat akan membubarkan semua aktivitas perayaan tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan massa. “Rayakan tahun baru di rumah saja. Jaga keluarga agar terhindar dari Covid-19,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto saat rilis capaian kinerja akhir tahun di Mapolres Gresik, Rabu 30 Desember 2020.

Alumnus Akpol 2001 itu didampingi Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir,  Wakil Bupati Gresik Moh Qosim, Kasdim 0817 Gresik Mayor Sugeng Riyadi dan Kasi Pidum Kejari Gresik Firdaus, menambahkan pihaknya tidak segan-segan akan membubarkan aktivitas merayakan tahun baru yang berpotensi menimbulkan kerumunan. 

Tindakan tegas itu dilakukan karena ada dasar hukumnya. Perda 22/2020 tentang protokol kesehatan, diantaranya. Serta, maklumat Kapolri Jenderal Idham Aziz. “Lebih baik rayakan tahun baru di rumah bersama keluarga,”kata perwira dua melati di pundak itu. 

Khusus untuk mengantisipasi kerawanan sosial, jelas AKBP Arief, Polres Gresik menggelar operasi cipta kondisi (cipkon) serentak di Polres dan jajaran Polres Gresik. Sasarannya, adalah peredaran minuman berakohol (mihol) maupun penggunaan knalpot brong. 

“Kami intensifkan operasi cipkon untuk memberikan perasaan aman dan nyaman masyarakat,”tegasnya. “Tentu saja harapannya perayaan tahun baru tetap aman,”imbuhnya. 

Sementara itu, capaian kinerja Polres Gresik menunjukkan peningkatan dalam penyelesaian kasus kriminalitas di Kota Giri. “Untuk perkara pembunuhan tahun ini semuanya terungkap. Tidak ada tunggakan perkara,”tegas mantan Kapolres Ponorogo itu. 

Untuk tahun depan, tambahnya, pihaknya akan memprioritaskan penanganan curat, curas dan curanmor (3C). “Perkara 3C menjadi prioritas kami,”katanya. 

Kapolres Arief menyebutkan, kurun waktu Januari hingga Desember 2020, Polres Gresik menerima laporan 1.117 kasus kejahatan. “Sebanyak 893 kasus atau 80 persen telah diungkap,”terangnya. (*)

Polisi Akan Bubarkan Kerumunan Perayaan Tahun Baru, Mending Rayakan Dirumah Selengkapnya

Wanda, Anak Buruh Tani Jawara Tahfidz Alquran, Keterbatasan Penglihatan Bukan Penghalang Remaja Bercita-cita menjadi Dosen


GRESIK, 1minute.id – Bagi Wanda Nur Nabilah keterbatasan penglihatan bukan suatu halangan menjadi seorang tahfidz alquran. Ketekunan belajar siswa kelas X SMA Muhammadiyah 1 Gresik itu bisa menjadi jawara dalam lomba tahfidz alquran dihelat Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jatim belum lama ini. 

Wanda menyisihkan ratusan peserta lainnya se-Indonesia dalam lomba virtual tersebut.  Wanda, anak pasangan Sajib Iswandi, 42 dan Nursiyanah, 37, memiliki keterbatasan melihat. 

Sajib, buruh tani asal Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean, Gresik mengajari Wanda mengaji setelah menggarap sawah. Kecerdasan Wanda dengan mudah menghafalkannya. “Saya tidak menyangka Wanda bisa menjadi juara,”kata Sajib kepada wartawan, Selasa 29 Desember 2020.

Ibunda Wanda, Nursiyanah menambahkan hampir setiap hari mengajari Wanda mengaji. Karena keterbatasan penglihatan, ibu rumah tangga berusia 37 tahun mengajari Wanda mengaji dengan cara dibacakan. 

“Wanda kemudian menirukannya,”kata perempuan yang hanya sempat mengenyam pendidikan jenjang madrasah Tsanawiyah atau setingkat SMP itu. 

Wanda yang tergolong siswa cerdas itu akhirnya bisa menamatkan SMP di Kecamatan Kedamean. Wanda memiliki impian menjadi dosen itu kemudian melanjutkan SMA Muhammadiyah 1 Gresik. 

“Wanda ini cita-citanya menjadi dosen dan penghafal Alquran,”kata Nursiyanah. Akan tetapi, Nursiyanah sempat ragu. Sebab, ekonomi keluarga sangat sederhana. 

Jarak rumah Wanda di Desa Turirejo, Kecamatan Kedamean ke sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik cukup jauh. Sekitar 35 kilometer. Bila harus pergi-pulang akan kerepotan. Sedangkan, indekos tentu membutuhkan biaya tambahan lagi bagi keluarga Wanda membayar uang kos. 

Kepala SMA Muhammadiyah 1 Gresik  Ainul Muttaqin mendengar kabar ada calon siswa memiliki keistimewaan menghafal Alquran langsung menerimanya. 

Wanda kemudian ditempatkan di Pondok Madinatul Ilmi, pondok pesantren (Ponpes) dibawah naungan Pengurus Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik. Kemampuan Wanda dalam menghafal Alquran semakin terasa. Karena setiap hari Wanda wajib setoran hafalan ayat Alquran.

Wanda (kiri) ketika belajar mengaji bersama ustad dan temannya. (foto : istimewa)

“Padahal, peserta lomba hafidz adalah siswa-siswa yang tergolong sempurna. Wanda bisa mengalahkan peserta yang tanpa kekurangan dalam panca inderanya,”kata Ainul Muttaqin bangga.

Sejak diterima di SMA Muhammadiyah 1 Gresik, para guru di sekolah belum pernah bertemu secara langsung. Karena pembelajaran dalam jaringan (daring). Tapi, Wanda bisa mengukir prestasi.

Dia mengatakan melihat kondisi keluarga Wanda,  beberapa guru di sekolah menawarkan menjadi bapak angkat, juga menjadi pembimbing di dalam pondok. “Kami sebagai pendidik dan pengasuh layak bangga, pasalnya ada kekurangan dipenglihatan, namun bisa mengalahkan yang penglihatannya normal,”ujar Ainul Muttaqin. (*)

Wanda, Anak Buruh Tani Jawara Tahfidz Alquran, Keterbatasan Penglihatan Bukan Penghalang Remaja Bercita-cita menjadi Dosen Selengkapnya

Forkopimda Apresiasi Masyarakat Gresik Menjaga Kerukunan antarumat Beragama


GRESIK,1minute.id – Fokus Grup Diskusi (FGD) terasa gayeng di salah satu hotel di Jalan Panglima Sudirman, Gresik, Selasa 29 Desember 2020.

Sebab, FGD bertujuan menguatkan Kebhinekaan guna menangkal Radikalisme dan Intoleransi dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara digagas Polres Gresik menghadirkan narasumber Direktur Yayasan Lingkar Perdamaian Ali Fauzi Manzi. 

Ali Fauzi yang juga mantan Kepala Instruktur Perakitan Bom Jamaah Islamiyah Jawa Timur bersama Amrozi dkk. Selain Ali Fauzi ada tiga pembicara lainnya yakni KH Ahmad Imam Mawardi, Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya ; KH Chusnan Ali, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik dan Taufiqullah Ahmadi,  Ketua PD Muhammadiyah Gresik.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutannya mengatakan saat ini ancaman untuk merusak persatuan dan kesatuan sudah mulai muncul benih benih. 

Indikasinya, munculnya aksi terorisme, perlakuan mengarah SARA dan kegiatan intoleransi. “Kondisi ini harus kita hindari, kita bersama-sama harus menjaga agar negara Indonesia tetap utuh, NKRI harga mati. Mari kita bersama sama untuk menjaganya,”ujar AKBP Arief Fitrianto.

Saat ini, tambahnya, momen sangat baik karena Allah SWT menciptakan Negara Indonesia adalah negara yang majemuk berupa kebhinekaan, suku bangsa agama dan Ras harus kita syukuri dan jaga bersama. 

Kapolres Arief dan forkopimda mengapresiasi dan bangga kepada masyarakat Gresik telah menjaga kerukunan antar umat beragama dalam setiap kegiatan dan tidak berbau SARA.

“Termasuk kegiatan Pilbup berjalan dengan aman dan lancar menghasilkan keputusan yang bisa di hormati oleh semua pihak ini merupakan usaha kita bersama sebagai wujud persatuan dan kesatuan,”kata alumnus Akpol 2001.

Ali Fauzi ketika menjadi narasumber FGD digelar Polres Gresik, Selasa 29 Desember 2020 ( foto Polres Gresik for 1minute.id)

Sementara itu, Ali Fauzi menjlentrehkan awal dia sebagai kombatan. Dia mengaku kali pertama belajar menjadi kombatan untuk belajar merakit bom.

“Mulai 1 kilogram hingga 1 ton,”kenang Ali Fauzi yang masih bersaudara dengan Ali Ghufron, Amrozi dan Ali Imron membawakan tema Kembali Merajut Hidup dari Lingkaran Bom Menuju Lingkaran Perdamaian itu.

Dia menjelaskan radikalisme bukan sebuah produk dari keputusan yang singkat tetapi hasil dari proses panjang,  perlahan-lahan mendorong seseorang komitmen pada aksi kekerasan atas nama Tuhan. 

Dia mengibaratkan aksi radikalisme itu sebagai penyakit komplikasi.”Akar terorisme tidaklah tunggal bahkan saling berkaitan. Karena itu cara penanganannya juga tidak bisa dilakukan dengan metode tunggal,”tegasnya. 

“Penangannya harus banyak aspek, perspektif dan metedologi. Ibarat sebuah penyakit, terorisme ini termasuk penyakit yang sudah mengalami komplikasi, butuh dokter spesialis dan juga obat yang tepat,”katanya dalam diskusi yang di moderotori Muhammad Toha, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Gresik itu.  (*)

Forkopimda Apresiasi Masyarakat Gresik Menjaga Kerukunan antarumat Beragama Selengkapnya

Tidak ada Perkara Dihentikan, Dugaan Korupsi di Kecamatan Duduksampeyan dan Desa Dooro, Nunggu Hasil Audit Inspektorat


GRESIK,1minute.id – Tidak ada perkara  yang ditangani Kejaksaan Negeri Gresik saat ini diberhentikan, hanya saja tersendat karena beberapa hal pertimbangan, bahkan peningkatan kinerja akan dilakukan pada tahun depan, 2021.

Janji itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Heru Winoto  saat merilis capaian kinerja selama periode Januari hingga Desember 2020 di kantor Kejari Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri,  Kecamatan Kebomas, Selasa 29 Desember 2020.

“Dua perkara dugaan korupsi di Kecamatan Duduksampeyan dan Desa Dooro, Kecamatan Cerme masih menunggu hasil audit dari inspektorat,”kata Kajari Heru Winoto.  Heru didampingi semua kepala seksinya, yakni Kasi Pidsus, Intel, Pidum, Datun dan Pengelolaan Barang bukti dan Barang Rampasan. 

Pihaknya, tambahnya, telah berkoordinasi secara intens dengan inspektorat Pemkab Gresik untuk secepatnya merampungkan hasil auditnya. “Semoga di awal tahun 2021 audit inspektorat bisa selesai,”harapnya. 

Sementara itu, kinerja Kejari Gresik 2020 tergolong moncer. Sejumlah perkara yang ditangani bisa kelar. Meski sempat melambat karena beberapa faktor. Diantaranya, perhelatan Pilbup Gresik, Wabah Covid-19 dan pembangunan gedung baru, Kejari Gresik. 

“Sebenarnya tetap kita lakukan namun agak diperlambat karena adanya pilkada dan juga pandmei Covid-19. Sementara mendapatkan predikat WBK atau Wilayah Bebas Korupsi dari Kementerian PAN dan RB, Insyaallah tahun 2021 kami dapat predikat itu. Kantor yang telah memenuhi syarat juga bantuan dari teman-teman media,”terang Heru.

Diuraikan Kajari Heru capaian kinerja Seksi Intelijen, telah melakukan  Sprint Penyelidikan sebanyak enam kegiatan, kemudian Jaksa Masuk Desa dan Menyapa Desa, masing-masing empat kali.

Selanjutnya Kegiatan PAKEM sekali, dan Pelacakan Aset sebanyak satu kegiatan. 
“Untuk enam penyelidikan progresnya baru 2021, semuanya perkara baru dan bukan dari Pidsus maupun Pidum. Kalau sudah penyidikan akan kaki sampaikan,”kata Kajari Heru .

Kemudian Seksi Tindak Pidana Umum, telah melakukan kegiatan berupa berkas Tilang sebanyak 24.583 perkara, SPDP 6l perkara, Penuntutan 422 perkara, Eksekusi 592 perkara. “PNBP hasil perkara Pidana Umum sebesar Rp 2.577.433.260,”jelasnya. 

RILIS KINERJA 2020 : Kajari Gresik Heru Winoto ketika merilis capaian kinerja kejaksaan selama 2020 (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Bagaimana dengan seksi pidana khusus (Pidsus)? Masih kata Heru Winoto, Seksi  Pidana Khusus telah melakukan kegiatan berupa penyelidikan sebanyak tiga kegiatan, penyidikan tiga  kegiatan, Pra Penuntutan satu kegiatan kemudian Penuntutan sebanyak dua kegiatan.

Untuk perkara korupsi yang telah inkrah, tambahnya, tiga terpidana mengembalikan uang negara. “Jumlah uang pengebalian disetor terpidana Mukhtar (OTT BPPKAD), dr.Nurul Dholam (korupsi Dinkes Gresik)  Ely Sundary (korupsi penadaan barang dan jasa Dispendik Gresik) dan terpidana Mashuriyanto perkara korupsi lain,”terang Kasi Pidsus Kejari Gresik, Dymas Adji Wibowo. (*)

Tidak ada Perkara Dihentikan, Dugaan Korupsi di Kecamatan Duduksampeyan dan Desa Dooro, Nunggu Hasil Audit Inspektorat Selengkapnya

Bupati Gresik Terpapar Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri, Kondisi Kesehatan Membaik

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto (tengah)

GRESIK,1minute.id – Kepala daerah terpapar corona virus disease 2019 bertambah. Yakni, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Bupati terpapar Covid-19 setelah menjalani tes usap PCR karena kondisi badan kurang bugar pada Senin, 28 Desember 2020.

Bagaimana kondisi bupati asal Desa Lowayu, Kecamatan Dukun,  Gresik itu?  

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Gresik Syaifudin Ghozali, kondisi kesehatan Bupati Sambari berangsur membaik. “Saat ini sudah kembali fit,”kata drg Syaifudin Ghozali dalam keterangan pers di halaman Kantor Bupati Gresik, Selasa 29 Desember 2020.

Ghozali didampingi Sekretaris Satgas Covid-19 Gresik Tursilowanto Hariogi dan Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi menambahkan langsung menjalani isolasi mandiri di salah satu rumah sakit di Surabaya. 

“Saat ini keadaan Bupati dalam keadaan baik, dan katanya sudah Kembali bugar,”tegas Ghozali lagi. 

Masih menurut Kadinkes Ghozali, terdeteksinya Bupati Gresik terpapar Covid-19 setelah atas permintaan SWAB PCR. “Beliau meminta SWAB karena merasa badannya tidak fit. Sehingga kami dari dinas kesehatan segera melakukan pemeriksaan dan ternyata hasilnya positif,”terangnya.

Saat itu, tambahnya, menjelang Maghrib, Bupati Sambari melakukan isolasi mandiri di salah satu rumah sakit di Surabaya.

Dinkes kemudian melakukan tracing dengan melakukan tes usap ke sejumlah orang yang pernah kontak erat dengan Bupati Sambari. 

“Sebanyak 20 orang yang di tracing pasca terpaparnya Bupati Sambari. Mereka adalah para keluarga serta beberapa orang dekat yaitu ajudan dan sekretaris pribadi dan beberapa orang lainnya. Beberapa hasilnya sudah keluar dan hasilnya semuanya negatif,” tegas Ghozali.

KETERANGAN PERS : Satgas Covid-19 Gresik ketika memberikan keterangan pers terkait perkembangan kesehatan Bupati Gresik, Selasa 29 Desember 2020

Dinkes kemudian melakukan pemeriksaan swab lanjutan sekitar 40 – 50 orang yang pernah kontak erat dengan bupati yang juga dosen pascasarjana di Unair Surabaya itu. 

Sementara itu, Sekretaris Satgas Covid-19 Gresik Tursilowanto Hariogi meminta doa kepada masyarakat Gresik agar Bupati Sambari kembali sehat dan terbebas dari Covid-19.

“Kami minta doanya kepada masyarakat Gresik untuk kesehatan kita semua. Kami berharap kepada masyarakat agar tetap melaksakan protokol kesehatan yang ketat,”katanya. (*)

Bupati Gresik Terpapar Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri, Kondisi Kesehatan Membaik Selengkapnya

Akses Jalan ke KUA Banjir, Calon Mempelai Jalan Kaki Menembus Luapan Kali Lamong Setinggi Paha


GRESIK,1minute.id – Eri Afandi dan Ernawati terlihat semringah, Senin 28 Desember 2020. Meski wajah mereka tertutup masker dalam video viral di medsos itu calon pasangan suami-istri terlihat bahagia. 

Meski harus jalan kaki dan menembus genangan air setinggi paha akibat Kali Lamong kembali meluap sekitar pukul 08.30.
Dalam video yang viral di media sosial itu,  Eri dan Erna berjalan kaki menuju kantor urusan agama (KUA) di Kecamatan Benjeng karena akses jalan terendam luapan Kali Lamong.

Mengenakan baju pengantin warna putih. Mereka menyincing jarik hingga setinggi paha. Erna, calon istri Eri pun tersenyum. Usai akad nikah, melangsungkan resepsi pernikahan di rumah Eri di Dusun Balong Wangon, Desa Bulurejo, Kecamatan Benjeng.

“Hanya akses jalan menuju kantor KUA saja yang tergenang banjir,”ujar Camat Benjeng Suryo Wibowo, Senin 28 Desember 2020. Rumah mempelai laki-laki tidak banjir. 

BAHAGIA : Pasutri asal Benjeng usai akad nikah terlihat bahagia meski harus menembus luapan Kali Lamong setinggi paha, Senin 28 Desember 2020 ( foto : tangkapan layar facebook)

Seperti diberitakan, Kali Lamong kembali meluap untuk kali ketiga selama Desember 2020 ini. Akan tetapi, banjir kiriman lebih besar dibanding dua luapan sebelumnya.  
Selain melumpuhkan jalur transportasi, menggenangi ratusan rumah, ratusan hektare sawah dan tambak.

Banjir luapan Kali Lomong “tradisi” tahun ini telah memakan tiga korban jiwa selama Desember 2020.  Yakni siswi SMP di Kecamatan Benjeng ; siswa SMP di muara Kali Lamong di Desa Sukorejo, Kecamatan Kebomas dan seorang maniak memancing asal Sidoarjo tenggelam di Kecamatan Cerme.  (*)

Akses Jalan ke KUA Banjir, Calon Mempelai Jalan Kaki Menembus Luapan Kali Lamong Setinggi Paha Selengkapnya

Terendam Luapan Kali Lamong, Akses Jalan Balongpanggang – Benjeng Dialihkan , Jembatan Klampok Dijaga untuk Halau Kendaraan Berat

Camat Balongpanggang Yusuf Anshori dan anggota Polsek Balonganggang memantau banjir luapan Kali Lamong, Senin 28 Desember 2020


GRESIK,1minute.id – “Alhamdulillah berangsur surut. Mohon doanya kasihan masyarakat,”kata Camat Benjeng, Gresik Suryo Wibowo dikonfirmasi Senin, 28 Desember 2020.

Senin dini hari, sekitar pukul 00.20 air bah Kali Lamong masuk ke Desa Sedapurklagen, Benjeng. Saat itu, masyarakat sedang terlelap tidur kembali terbangun karena Kali Lamong meluap untuk kali ketiga di bulan Desember ini. 

Sekitar pukul 06.00, air bah sudah merambah ke empat desa lainnya. Rumah, sawah, jalan poros desa berubah bagai telaga dadakan. Air luapan ke Jembatan Desa Klampok, Kecamatan Benjeng itu yang rawan ambruk kembali sangat deras. 

“Belum bisa diperbaiki. Untuk antisipasi dijaga masyarakat. Kendaraan besar tidak boleh melintas,”tegas mantan Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik itu. 
Kali Lamong kembali meluap pada Minggu malam.

Kondisi jalan desa di Kecamatan Balongpanggang yang tergerus luapan Kali Lamong, Senin 28 Desember 2020

Ada lima desa di Kecamatan Balongpanggang yang terendam air bermuara dari Mojokerto dan Lamongan itu. 
Lima desa itu adalah Desa Sekarputih , Wotansari, Banjaragung , Pucung dan Karangsemanding.

“Minggu sekitar jam 10 malam air luapan Kali Lamong sudah merenda sejumlah desa di Balongpanggang,”kata Kapolsek Balongpanggang AKP Tulus, Senin 28 Desember 2020.

Mungkin banjir luapan Kali Lamong terbesar dari kejadian sebelumnya. “Tapi, alhamdulillah sekarang mulai berangsur surut karena air luapan hanya lewat,”tegas Tulus. 

Saat ini, pihaknya menutup akses jalan Balongpanggang ke arah Benjeng karena jalan kabupaten di depan kantor PLN Benjeng terendam air luapan Kali Lamong.

“Semua kendaraan dari Balongpanggang ke Benjeng dialihkan melewati Desa Metatu,”kata mantan Kapolsek Sangkapura, Pulau Bawean. (*)

Terendam Luapan Kali Lamong, Akses Jalan Balongpanggang – Benjeng Dialihkan , Jembatan Klampok Dijaga untuk Halau Kendaraan Berat Selengkapnya

Ketua PGRI Gresik Arief Susanto : Segera Audiesi Pemkab untuk Agenda Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer


GRESIK, 1minute.id – Arief Susanto terpilih kembali sebagai Ketua PGRI Gresik.  Kepala SMK PGRI 1 Gresik meraih suara mayoritas dari tiga kandidat lainnya dalam Konferensi Kabupaten (Konkab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Gresik, Sabtu , 26 Desember 2020.

Konfercab di Gedung PGRI Gresik ini rencana dibuka Bupati Gresik Sambari Halim Radianto. Akan tetapi, bupati berhalangan diwakilkan kepada Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin.

Ada empat kandidat yang maju dalam bursa calon ketua  PGRI Gresik periode 2020-2025 ini.  Mereka adalah Arief Susanto ; A. Fathoni  ; Sutrisno dan Suryanto ini. Mereka memperebutkan 771 suara.  Masa pagebluk corona virus disease 2019,  konkab dilakukan secara daring. Pemungutan suara dilakukan di dua tempat pemungutan suara (TPS) 

Dalam peoses demokrasi ini,  patahana Arief Susanto kembali terpilih dengan perolehan suara mutlak. Arief mendapatkan 765 suara. Sedangkan, tiga kandidat lainnya yakni A. Fathoni,  Sutrisno dan Suryanto, masing-masing mengantongi 2 suara. 

Konkab dihadiri Kadispendik Gresik Mahin, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Gresik  Puji Astuti dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus itu berlangsung cukup demokratis. 

Ketua PGRI Gresik terpilih Arief Susanto (kanan)

Ketua PGRI Gresik terpilih Arief Susanto mengatakan, sesuai dengan visi dan misi PGRI serta Tema konfrensi kabupaten (Konkab) kali ini, “Mewujudkan PGRI sebagai Organisasi Profesi dan Perannya dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Abad 21”. 

Maka, tambah Arief,  PGRI selalu berupaya memperjuangkan kesejahteraan guru guna meningkatkan mutu pendidikan.

“Bukan  hanya untuk anggota PGRI, namun untuk seluruh guru di semua jenjang dan lapisan, utamanya guru honorer agar benar-benar mendapat perhatian dari pemerintah dengan penghasilan yang layak,”ujar Arief, Minggu malam,  27 Desember 2020. 

Agenda utama PGRI Gresik itu segera dikomunikasikan dengan pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik setelah pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih.

“Selama ini para guru honorer sudah mendapat perhatian dari Pemkab namun masih sangat perlu ditingkatkan perhatiannya,”tegas Arief. (*)

Susunan Pengurus PGRI Gresik hasil konferensi kabupaten Gresik Periode 2020-2025

Ketua PGRI Gresik Arief Susanto : Segera Audiesi Pemkab untuk Agenda Solusi Tingkatkan Kesejahteraan Guru Honorer Selengkapnya

Razia Knalpot Brong Masif, Amankan 150 Unit Motor, Tahun Baru Aman dan Nyaman

 
GRESIK,1minute.id – Operasi Lilin Semeru (OLS) 2020 semakin intensif dilakukan Kepolisian Resor Gresik. Sasaran pengendara motor menggunakan knalpot brong dan balap liar. 

Polisi akan menindak tegas pengendara mokong yang tidak melengkapi kendaraan sesuai undang-undang lalu lintas itu. Sabtu malam hingga Minggu dini hari tadi, 27 Desember 2020, menggelar OLS dengan kekuatan besar. 

Mereka patroli sejumlah tempat ditengarai rawan laka lantas, kriminalitas dan balapan liar. Kawasan rawan laka lantas dan balapan liar diantaranya,  Jalan Dr Wahidin Sudirohuso ; Jalan Veteran dan Jalan RA Kartini Gresik.

Kemudian, Jalan Noto Prayitno, Kebomas ; Jalanbl K.H.Syafii hingga Kompleks Perumahan Pondok Permata Suci ; dan Jalan Raya Cerme. OLS dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Gresik Ipda Darwoyo. 

Menurut Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasubag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa, Patrolo OLS 2020 ini dilakukan sebagai upaya Preventif untuk menekan kejadian laka lantas baik secara kuantitas maupun Kualitas. 

“Selain itu, sebagai upaya pencegahan,  antisipasi balapan liar dan tindak pidana kriminalitas 3C (curanmor, curat dan curas),”kata Bambang Angkasa. 

Polisi memanggil orang tua salah satu yang terjaring OLS karena menggunakan knalpot brong ( foto : Humas Polres Gresik)

Patroli dan razia akan semakin diintensifkan menjelang perayaan tahu ln baru.  “Sosialisasi keselamatan dan tertib berlalu lintas tidak ada lagi konflik sosial yang dipicu oleh suara bising knalpot,”tegasnya.  

Satlantas Polres Gresik, tambahnya, telah menjaring 150 unit sepeda motor knalpot brong. “Pengendara terjaris operasi dipanggil orang tuanya,  dan mengganti knalpot yang sesuai standar di kantor Satlantas,”tegas perwira tiga balok di pundak itu. 

OLS 2020, masih kata Bambang, dilakukan untuk pencegahan penyebaran virus Covid-19. “Mensosialisasikan kepada masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan dengan pola hidup sehat dengan 3M (memakai masker, enjaga jarak dan cencuci tangan menggunakan sabun,”tegasnya. (*)

Razia Knalpot Brong Masif, Amankan 150 Unit Motor, Tahun Baru Aman dan Nyaman Selengkapnya