Inovasi, Ciptakan Varian Baru, Pemasaran Digital, Bandeng Mentari, UMKM Mitra Binaan SIG, Bertahan di Tengah Pandemi


GRESIK,1minute.id – Masa pandemi menuntut pelaku usaha berinovasi untuk bisa bertahan hidup. Diantaranya dilakukannya Anim Falahuddin. Pemilik bidang olahan Bandeng dengan merk Bandeng Mentari yang beralamat di Kecamatan Manyar, Gresik ini. 

Anim, satu diantara ratusan UMKM Mitra binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bisa tetap bertahan di tengah pandemi korona. Dan, berkembang pesat.

Anim Falahudin menceritakan awal pandemi Covid-19 sempat kesulitan berjualan produk bandeng olahannya. Pendapatannya menurun hingga 60 persen. Namun, pemilik UD Multi Sarana Niaga itu tak lantas membuatnya putus asa. 

Anim memutar otak untuk melakukan inovasi dengan menambah varian produk baru berbahan baku ikan bandeng. Inovasinya membuahkan hasil, hingga saat ini Anim Falahuddin memililki 33 varian produk yang telah dipasarkan. Selain itu pemasaran juga sudah memanfaatkan platform digital.

Anim Falahuddin mengungkapkan, saat ini produk Bandeng Mentari sudah tersebar di beberapa wilayah di seluruh Indonesia. “Beberapa produk olahan yang kami jual diantaranya bandeng cabut duri, otak-otak, bandeng presto, bandeng pepes, bandeng sapit, abon bandeng, nuget bandeng rolade, siomay, fillet bandeng, kerupuk dan lainnya,”katanya. 

Dalam menjalankan usahanya Anim Falahuddin dibantu 15 karyawan yang merupakan warga sekitar. Setiap harinya bisa memproduksi hingga 200 kilogram. “Saat ini penjualan Bandeng Mentari mampu meraup omzet hingga Rp 120 juta perbulan,”ujarnya. 

Anim telah memiliki 13 mitra yang tersebar di kota-kota besar di Jawa, Bali dan Kalimantan. “Kini produk kami dapat ditemui di berbagai swalayan, pusat oleh-oleh dan restoran,”ujar Anim Falahuddin bangga. 

Sementara itu, General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, UMKM Bandeng Mentari ini memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang. Ikan bandeng merupakan makanan khas Gresik yang digemari oleh masyarakat.

“Semoga kedepan kehadiran UMKM ini mampu mendorong peningkatakan ekonomi, karena dapat membuka lapangan kerja bagi warga sekitar,”harap Edy Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id, Kamis 19 November 2020.

Edy Saraya menambahkan, SIG terus mendukung upaya UMKM binaan untuk maju dan berkembang ditengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Antara lain dengan memberikan fasilitas pelatihan dan pameran guna memperkenalkan produk kepada masayarakat luas. (*)

Inovasi, Ciptakan Varian Baru, Pemasaran Digital, Bandeng Mentari, UMKM Mitra Binaan SIG, Bertahan di Tengah Pandemi Selengkapnya

Nobar Resepsi Virtual Milad ke-108 Muhammadiyah Ingatkan PHBS, Kita banyak Kehilangan Tokoh Penting di Gresik selama Covid-19


GRESIK,1minute.id – Resepsi milad ke-108 Muhammadiyah tahun ini tampil beda dengan tahun-tahun sebelumnya. Di tengah pandemi Covid-19, resepsi milad digelar secara virtual via zoom.

Milad daring itu secara nasional yang diikuti keluarga besar warga Muhammadiyah dari unsur pimpinan pusat, wilayah, daerah, cabang, ranting se-Indonesia. Plus cabang istimewa yang tersebar di berbagai belahan dunia. 

Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Gresik me-relay resepsi virtual itu dari Gedung Dakwah  Muhammadiyah (GDM) Gresik, Jl. Raya Permata di kawasan Perumahan Bunder Asri, Rabu 18 November 2020 siang. 

Acara tetap khidmat dengan menerapkan protokol kesehatan ini. Relay milad di Gedung Dakwah itu diikuti oleh seluruh jajaran pimpinan cabang dan ranting, serta pengelola amal usaha Muhammadiyah (AUM) se-Gresik.

Ketua PDM Gresik Taufiqulloh A. Ahmady menyempatkan diri menyapa –secara virtual– satu per satu peserta nonton bareng (nobar) resepsi milad ke-108 yang dihelat di masing-masing PCM, PRM, dan sejumlah AUM di berbagai daerah di Gresik. 

Dari data yang masuk ke panitia dan sempat berinteraksi langsung dengan ketua PDM, hampir seluruh cabang menggelar nobar ini, termasuk salah satu cabang di pulau Bawean, yakni cabang Sangkapura. 

Pengantar sebelum tersambung ke milad virtual yang digelar PP Muhammadiyah, Taufiq mengingatkan pentingnya prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) sebagaimana ditetapkan dalam protokol kesehatan. 

Sebagai Muslim, tandas Taufiq, sebenarnya hidup bersih itu tidak asing. Sebab, Islam memang mengajarkan hidup bersih, yang dikenal dengan ajaran thaharah.

“Apa yang dijalankan dalam protokol kesehatan di masa pandemi ini, seperti cuci tangan dengan sabun, selalu memakai masker, juga jaga jarak (physical distancing), itu baru sebagian dari ajaran thaharah dan baru bersifat hissiyah, yaitu penyucian secara fisik,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam Islam penyucian atau kebersihan secara fisik itu belumlah cukup. Masih ada lagi, yakni thaharah maknawiyah. 

Maksudnya, penyucian diri yang bersifat batiniyah, misalnya membersihkan hati dari kesyjrikan, amalan zikir dan doa untuk memohon segera dijauhkan dari pandemi, dan meninggalkan perilaku tercela baik dalam bentuk perkataan (verbal) seperti saling caci maki dengan orang lain, maupun perbuatan (nonverbal) seperti menghindari hal hal yang bukan menjadi hak miliknya lalu diambil. 

Intinya, lanjut Taufiq, thaharah maknawiyah itu menghindari perilaku yang tercela. Taufiq juga menyinggung tentang perlunya kewaspadaan di masa pandemi yang belum diketahui kapan berakhirnya. 

Sebab, kata dia, perkembangan pandemi di Gresik relatif fluktuatif. Dikatakan, saat ganas-ganasnya, Gresik sempat berstatus merah bersama Kota Surabaya dan Sidoarjo. Selanjutnya, secara berangsur membaik jadi oranye, lalu kuning dan kini kembali ke posisi oranye.

Mengutip data Tim Satgas Covid-19, Taufiq mengemukakan, selama periode Februari – pertengahan November, di Gresik tercatat 3.608 orang terindikasi positif Covid-19.

Dari jumlah itu, 3.250 pasien dinyatakan sembuh dan meninggal dunia 328 orang. 
“Kita banyak kehilangan tokoh penting di Gresik ini selama masa pandemi, termasuk dari kalangan Muhammadiyah. Karena itu, mari terus meningkatkan kewaspadaan dan hati-hati,” pesannya seraya menambahkan, protokol kesehatan perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Nobar Resepsi Virtual Milad ke-108 Muhammadiyah Ingatkan PHBS, Kita banyak Kehilangan Tokoh Penting di Gresik selama Covid-19 Selengkapnya

Dihadang Motor Polisi, Pelaku Curanmor Harakiri, Tabrakan Motor Hasil Kejahatan Dibekuk

GRESIK, 1minute.id -Sepak terjang Santoso, pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) terhenti di Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. 

Pemuda 35 tahun asal Desa Windu, Kecamatan Karangbinangun, Lamangon itu nyaris kelenger.  Beruntung anggota Opsnal Satreskrim Polres Gresik itu cepat di lokasi kejadian.

Menurut cerita polisi Minggu 15 November 2020 sekitar pukul 23.30, Santoso masuk ke kampung Singorejo Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas. 

Santoso kabarnya bersama seorang temannya -belum diketahui – identitasnya. Diteras rumah korban Muhammad Amirudin terparkir motor Hondo Scoopy nomor polisi (nopol)  W 4863 BH. 

Dalam hitungan detik motor matik kelir merah itu sudah berpindah tangan.  Nahas,  korban Amirudin mengetahuinya. Dia pun refleks teriak maling. Nah, saat ada anak buah AKP Bayu Febrianto Prayoga, Kasatreskrim Polres Gresik  berada di sekitar lokasi.  

Anggota reserse mobile (resmob) dipimpin Ipda Joko Supriyanto memblokade satu dari dua akses keluar masuk kampung itu. Santoso putar balik untuk mencari jalan alternatif lainnya. Tapi,  jalan alternatif sudah di barikade motor. Santoso harakiri. 

Pemuda 35 tahun mencoba menerobos dan menabrakkan motor hasil kejahatan dengan motor belakangan diketahui milik anggota resmob Satreskrim Polres Gresik. Santoso gulung kuming. 

Massa yang sudah igit-igatan menghajar Santoso. Polisi yang menghadang Santoso di jalan kampung lainnya bergegas menuju lokasi. Santoso sudah nyaris kelenger itu lalu bergegas diamankan. 

Kasatreskrim Polres Gresik AKP Bayu Febriyanto Prayogo melalui Kanit Pidum Ipda Joko Suprianto mengatakan, pihaknya berusaha mengembangkan mencari pelaku lainnya. 

Santoso dijerat Pasal 363 ayat 1 ke 3 dan 5 KUHPidana. Bunyinya, barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian dengan pemberatan. 

“Kami masih akan mengembangkan untuk mencari tersangka lainnya,”kata Ipda Joko, Rabu 18 November 2020. (*)

Dihadang Motor Polisi, Pelaku Curanmor Harakiri, Tabrakan Motor Hasil Kejahatan Dibekuk Selengkapnya

Polisi Gagalkan Transaksi Sabu-sabu Dekat Makam Desa

GRESIK, 1minute.id – Agung Rifai, diduga pengeda sabu-sabu dibekuk aparat Polsek Driyorejo. Pemuda 22 tahun itu ditangkap di dekat makam Desa/Kecamatan Driyorejo menjelang matahari terbenam Selasa 17 November 2020 pukul 17.30. 

Dari tangan pemuda asal Sidorejo,Krian,  Sidoarjo itu anak buah Kompol Wavek Arifin mengamankan satu poket sabu-sabu,  alat nyabu, gawai dan motor yang digunakan mobilitas bisnis haramnya itu. 

Kapolsek Driyorejo Kompol Wavek Arifin mengatakan tersangka diringkus saat berada di kampung dekat makam Desa/Kecamatan Driyorejo, Selasa malam.

Penangkapan dilakukan jajaran Unit Reskrim Polsek Driyorejo itu setelah mendapat informasi dan melakukan penyelidikan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis sabu di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 17.30.

“Sabu tersebut disimpan di dalam bekas bungkus rokok Sampoerna mild yang disimpan di saku celana kanan depan tersangka,” ujarnya, Rabu 18 November 2020.

Tersangka Rifai dijerat dengan pasal 114 ayat (1) Jo pasal 112 ayat (1) UU No. 35 tahun 2009 tentang narkotika.(*)

Polisi Gagalkan Transaksi Sabu-sabu Dekat Makam Desa Selengkapnya

Giring : Saatnya Pemimpin yang Membangun Daerah adalah Milenial, NIAT bisa Membuat Kota Gresik Lebih Baik Semua Sektor

GRESIK,1minute.id – Giring Ganesha atau dikenal Giring  Nidji menyambangi posko pemenangan pasangan calon (Paslon) Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat), Selasa 17 November 2020 malam. 

Kehadiran pelaksana tugas Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) itu membawa angin segar dan menambah “suplemen” penambah semangat  paslon nomor urut 2 untuk memenangkan konstestasi Pilbup Gresik 9 Desember 2020. 

Sebab, deklarasi dukungan vokalis lagu Laskar Pelangi itu semakin mengukuhkan Gus Yani-Bu Min, adalah paslon yang diinginkan anak-anak milenial di Kota Santri. 

Dalam bincang santuy di posko pemenangan Niat di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik itu, Giring menyakini Gus Yani – Bu Min bisa membuat Kota Gresik menjadi lebih baik semua sektor. 

“Pemimpin yang merakyat, yang peduli masyarakat kecil, yang sederhana itu semua ada di Gus Yani dan Bu Min,”kata Giring. “Saatnya pemimpin yang membangun daerah adalah pemimpin millenial dan Niat akan menjadi pemimpin yang benar-benar melayani masyarakat,”tambah Giring yang disambut riuh tepuk tangan milenial Gresik.

Giring Ganesha atau dikenal Giring Nidji ketika mendatangi Posko Niat di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Selasa 17 November 2020 malam.

Giring juga mengajak para milenial untuk memilih Niat karena slogan perubahan yang diusung identik dengan karakter anak-anak muda yang cenderung dinamis dan kerap menginginkan sesuatu yang baru. 

“Saya sudah keliling di 18 kabupaten kota mendampingi calon kepala daerah. Hari ini secara khusus saya mendampingi Gus Yani dan Bu Min, karena saya tau masyarakat Gresik, anak muda  yang ingin perubahan dan perbaikan di Gresik,”ungkap penyanyi yang sekaligus aktor film sang pencerah. 

Selama 60 menit “Bincang Seru Bareng Milenial Gresik” berlangsung gayeng. Giring sebelum mengakhiri membawakan sebuah tembang lagi membuat histeris pengemarnya. 

Cabup milenial Gus Yani mengapresiasi langkah PSI yang mencoba menumbuhkan politik partisipatif oleh anak-anak muda. Diakuinya bahwa dukungan PSI Gresik ke Niat merupakan misi awal PSI dalam menggerakan politik anak muda indonesia. 

“Saya sangat berterima kasih karena PSI sudah memberikan amanat penuh kepada Paslon Niat. Ini menjadi bukti bahwa PSI ialah partai yang memberi ruang baru bagi anak muda untuk berperan di dunia politik,”ujarnya. 

Kehadiran Giring di posko pemenangannya itu, membuat Gus Yani lebih bersemangat karena sosok Giring sendiri merupakan anak muda yang tidak apatis terhadap politik,”Bro Giring ini adalah contoh bahwa perubahan itu diawali dari anak-anak muda yang tidak alergi politik tapi justru partisipatif terhadap politik,”pungkasnya. (*)

Giring : Saatnya Pemimpin yang Membangun Daerah adalah Milenial, NIAT bisa Membuat Kota Gresik Lebih Baik Semua Sektor Selengkapnya

Tuntutan Tidak Dipenuhi Buruh Ancam Nginap di Jalan Raya depan Kantor Bupati


GRESIK,1minute.id – Ribuan buruh masih bertahan di depan kantor Bupati Gresik, Selasa 17 November 2020 pukul 16.45. Massa yang menuntut kenaikan upah minimum Kabupaten (UMK) Gresik 2021 sebesar Rp 645 ribu menjadi Rp 4,8 juta per bulan itu.

Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, depan Kantor Bupati Gresik di blokade massa sejak pukul 14.30. Saat ini masa hanya duduk-duduk di badan jalan nasional jurusan Gresik Lamongan itu. 
Belum ada satu pun pejabat Pemkab Gresik yang menemui massa. Masa berasal sekretariat bersama (Sekber) Serikat Pekerjaan-Serikat Buruh (SP/SB). Buruh pun bertekad untuk menginap bila tuntutan tidak dipenuhi. 

“Sampai tuntutan kami dipenuhi,”tegas Subari, salah satu pengurus Sekber SP/SP Gresik itu. Ribuan buruh tetap menolak kesempatan yang telah diteken asosiasi pengusaha Indonesia (Apindo) Gresik yang menurunkan UMK 2021 sebesar Rp 900 ribu. UMK Gresik 2020 Rp 4.197.300 per bulan akan menjadi Rp 3.927.300 per bulan. 

Penurun UMK 2021 dianggap buruh tidak masuk akal. Sebab, hasil survei kebutuhan hidup layak (KHL) terdapat kenaikan kebutuhan sebesar Rp 650 ribuan.  Terpisah, Ketua Apindo Gresik Tri Andi Suprihartono belum bisa dikonfirmasi. Telepon selulernya tidak aktif. (*)

Tuntutan Tidak Dipenuhi Buruh Ancam Nginap di Jalan Raya depan Kantor Bupati Selengkapnya

Buruh Gresik Desak Upah Naik Rp 645 Ribu jadi Rp 4,8 Juta

GRESIK, 1minute.id – Ribuan buruh turun jalan, Selasa 17 November 2020. Mereka menuntut kenaikkan upah minimum kabupaten (UMK) 2021 sebesar Rp 645 ribu.

Ruas jalan Raya Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas macet dua arah. Dari arah barat dan timur,  kemacetan hingga radius 1 kilometer. Sekitar pukul 14.30, ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja yang tergabung dalam sekretariat bersama (Sekber) Serikat Pekerja – Serikat Buruh (SP/SB).

Nugroho,  dalam orasinya mendesak pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menaikkan UMK 2021 sebesar Rp 646 ribu. UMK Gresik 2020 sebesar Rp 4.197.030. Sehingga, UMK Gresik 2021 sekitar Rp 4,8 juta.

Agus Salim, salah satu pengurus SP/SB menyatakan bila pemerintah tidak menaikkan upah. “Teman-teman akan nginap disini (Kantor Pemkab Gresik, Red),”tegas Agus Salim dibenarkan Subari dan Ali Muchisin. (*)

Buruh Gresik Desak Upah Naik Rp 645 Ribu jadi Rp 4,8 Juta Selengkapnya

NIAT Gandeng NU-Muhammadiyah Membangun Gresik

GRESIK,1minute.id – Jika ditakdirkan menang Pilkada Gresik, 9 Desember 2020 nanti, pasangan calon (paslon) Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) punya komitmen untuk Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Dalam setiap pembangunan bakal melibatkan kedua ormas besar itu.

Pria yang akrab disapa Gus Yani itu menjelaskan, Gresik punya potensi yang luar biasa. Yang sangat besar yang dapat di eksplore untuk memaksimalkan pembangunan.

“Dalam membangun saya tidak bisa hanya melibatkan Bu Min selaku wakil, juga dewan selaku legislatif. Tetapi harus melibatkan semua elemen masyarakat di Gresik,”kata Gus Yani dalam siaran pers diterima 1minute.id, Senin, 16 November 2020.

Apalagi, lanjutnya, sumberdaya manusia di NU maupun Muhammadiyah cukup banyak. Sangat diperlukan untuk mendukung proses pembangunan di Gresik.

“Jadi sangat tidak elok kalau saya meninggalkan NU atau Muhammadiyah. Juga dengan LDII atau elemen lainya. Apalagi di Gresik banyak komunitas yang bagus-bagus,”ungkpanya lagi.

Ketua Tim NIAT Gresik Khoirul Huda menambahkan, sampai saat ini tim makin kompak menyambut coblosan 9 Desember nanti. Isu-isu negatif yang dihembuskan makin memperkuat loyalitas tim, relawan maupun simpatisan. 

“Progres NIAT makin mendekati pemilihan 9 Desember 2020 terus melonjak naik, baik popularitas maupun elektabilitasnya,”tegas Sekretaris DPC PPP itu. (*)

NIAT Gandeng NU-Muhammadiyah Membangun Gresik Selengkapnya

KPK Kawal PSU di Gresik, hanya 10 dari 258 Pengembang yang Menyerahkan PSU

GRESIK, 1minute.id – Tiga pengembang perumahan menyerahkan akta penyerahan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) ke Pemkab Gresik, Senin 16 November 2020.

Penyerahan PSU itu disaksikan Edy Suryanto dan Irawati dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang melaksanakan kegiatan koordinasi dan supervisi pencegahan (koraupgah). Dua anggota KPK itu sedang melaksanakan kegiatan korsupgah di Gresik.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto  menerima akta PSU dari tiga pengembang Gresik itu di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik.

Akta PSU perumahan dari pengembang itu diserahkan setelah masing-masing perwakilan dari PT Swan Menganti Emas (SME)  di Menganti, PT Bunga Regency (BR) di Desa Dungus, Kecamatan Cerme dan PT The Lotus Wringinanom menandatangani dihadapan Bupati dan Korsupgah KPK serta para Kepala OPD yang hadir pada kegiatan tersebut.

Adapun luas area dari masing-masing pengembang yaitu, PT SME seluas 8 hektare,  PT BR seluas 1 hektare dan PT The Lotus dengan luas 2,3 hektare. Bupati Gresik mengapresiasi kepada para pengembang di Gresik yang telah menyerahkan PSU-nya kepada pemkab Gresik.

“Semakin cepat diserahkan semakin baik. Pengembang biasanya ingin segera menyerahkan fasum dan fasosnya. Tentu saja kami siap menerima asal ada jaminan tanggungjawab. Kami akan mengecek prosentase dan keberadaan PSU tersebut sesuai aturan yang telah ditetapkan,”kata Bupati Sambari. 

Pada kesempatan itu Bupati Sambari meminta kepada OPD yang mempunyai kewenangan tersebut untuk memeriksa jalan, gorong-gorong, saluran air dan berbagai fasilitas lain sesuai kualitas dan kuantitasnya.

“Kepada OPD yang berwenang tolong hal ini terus dipantau, jangan sampai ada pengembang yang lari sebelum membereskan PSU-nya,”tegas doktor alumnus Unair Surabaya itu. 

Sementara itu, Kosubgah KPK Edy Suryanto mengatakan pihaknya sangat konsen dengan penyerahan PSU. Edy mengingatkan kepada para pengembang perumahan yang ada di Gresik, agar segera menyerahkan PSU ke Pemkab Gresik. 

“Ada potensi tindak pidana jika PSU tidak segera diserahkan ke pemerintah daerah,”tegasnya. Dia mencontohkan pengembang yang mengalihfungsikan lahan semula dipakai sebagai taman kemudian diubah menjadi ruko. Sementara tamannya di pindah ke tempat yang tidak layak.

Untuk itu, pihaknya melalui Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK melakukan pengawasan terhadap PSU kawasan perumahan.

“Kami minta Camat dan pengembang yang hadir disini untuk merekomendsasikan penyerahan PSU ini sesegera mungkin,”imbau Edy. Dalam catatan Korsubgah KPK di Gresik ada 258 pengembang. ” Namun, sekian tahun terakhir hanya 10 pengembang yang menyerahkan PSU nya,”katanya. (*)

KPK Kawal PSU di Gresik, hanya 10 dari 258 Pengembang yang Menyerahkan PSU Selengkapnya

Roy Jeconiah, Eks Vokalis Boomerang : Wes Wayahe Sing Enom Dadi Bupati

GRESIK,1minute.id – Performa Calon Bupati (Cabup) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani membuat kepincut Roy Jeconian. Eks vocalis grup band Boomerang itu mengapresiasi  pasangan cawabup Aminatun Habibah (Bu Min) maju dalam kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 2020.

Bahkan, rocker era-90an itu mengajak anak-anak band, komunitas musisi, seniman dan pegiat musik di Gresik untuk mendukung dan memilih Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.  

Hal itu diungkapkan Roy Jeconiah saat ngopi bareng Gus Yani dengan tajuk “Berbicara dengan Nada dan Lagu Peduli Komunitas Musisi dan Pegiat Musik Gresik” di Posko Pemenangan niat di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Minggu 15 November 2020 malam.  

“Sudah saatnya generasi milenial jadi pemimpin. Wes wayahe sing enom iki dadi kepala daerah. Kalau Bupatinya masih muda, insya Allah bisa mengerti keadaan anak-anak muda karena yang paham anak-anak muda ya pemimpin muda,”ucap pelantun lagu Pelangi ini. 

Kongko bareng dengan komunitas musik dari kelompok seniman musik Rock In Gresik (RIG) semakin gayeng dengan dilanjutkan acara deklarasi dukungan kepada paslon Niat. 

Sementara itu, Ketua RIG Andi Kondel menyatakan dukungannya terhadap paslon Niat dianggap sebagai pilihan terbaik. Karena sosok Gus Yani punya perhatian lebih kepada seniman di Gresik. 

“Kami merasakan perhatian nyata Gus Yani kepada seniman sewaktu menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik. Kami tahu sendiri upaya beliau waktu itu gigih sekali memperjuangkan musisi Gresik yang gelisah karena tidak adanya kepastian izin keramaian akibat pandemi Covid-19,”ujar Andi Kondel. 

Dukungan RIG kepada paslon Niat ini merupakan harapan baru bagi musisi dan seniman di Gresik untuk bisa terus eksis di kota sendiri. Selain itu, tidak sedikit anak-anak muda di kota Santri ini yang memiliki bakat musik namun tidak pernah teraktualisasi karena minimnya perhatian pemerintah daerah.

Karena itu, RIG menaruh harapan besar kepada paslon nomor urut 2 ini untuk ikut andil memfasilitasi eksistensi para musisi di Gresik jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2025.
“Tujuan kita ingin mengangkat seni di kabupaten Gresik. Tapi kita dulu pernah pinjam WEP saja harus bayar. Padahal biaya kita itu patungan,”jelasnya.

Pria berambut gondrong ini mengaku jika sosok Gus Yani sebagai anak muda merupakan figur pemimpin yang tepat. Senada dengan Roy, Andi Kondel juga menilai hanya anak muda yang mampu memahami anak muda. 

“Sebagai komunitas rocker Gresik, saya sangat berharap jika Gus Yani jadi, nantinya bisa memberi kita kemudahan untuk menggelar event. Dan sebagai pemimpin muda juga turut mensupport,”harapnya.

Komunitas musik rock, RIG dalam ngopi bareng di Posko Pemenangan Niat di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Minggu 15 November 2020 malam

Menyikapi dukungan dari Komunitas RIG, Gus Yani sangat mengapresiasi. Pihaknya juga mengingatkan anak-anak muda yang punya kebiasaan bermusik tidak boleh apatis dengan politik. Karena melalui politik, anak-anak muda bisa memperjuangkan habit (kebiasaan) dan passion bermusiknya selama itu positif dan berkontribusi untuk kota Gresik.

“Jangan alergi dengan politik, justru lewat politik lah kita bisa memperjuangkan hobi kita, kreatifitas kita, eksistensi kita selama itu baik dan bermanfaat untuk masyarakat dan kota Gresik,”ujar Cabup milenial ini.

Gus Yani menjamin jika nanti ia dan Bu Min terpilih, dirinya akan memberikan ruang ekspresi kepada pekerja seni dan musisi untuk berkreasi. Sebab dengan adanya kegiatan musik, lanjut Gus Yani, bisa memberikan dampak perputaran ekonomi terhadap pelaku UMKM.

“Wahana Ekspresi Poesponegoro itu didanai APBD. Tentunya saya ingin WEP itu gratis untuk teman-teman musisi, anak band dan seniman Gresik,”tambahnya.
Gus Yani juga mengakui jika talenta anak muda Gresik sesungguhnya sangat luar biasa. Salah satunya Efret, putra daerah yang pernah meraih the best vokal di Indonesia. 

“Gresik ini gudangnya potensi terutama pekerja seni. Sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir memberikan fasilitas untuk ajang ekspresi dan kreatifitas mereka karena tugas pemimpin harus memberi kelonggaran pada anak muda untuk mengekspresikan karyanya,”pungkasnya. (*)

Roy Jeconiah, Eks Vokalis Boomerang : Wes Wayahe Sing Enom Dadi Bupati Selengkapnya