Emosional, Oknum ASN Pemkab Gresik Lempari Batu Bus TransJatim, Diamankan Satreskrim Polres Gresik 

GRESIK,1minute.id – Seorang lelaki paruh baya berinisial SD diamankan Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik. Oknum  aparatur sipil negera di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Gresik berusia 50 tahun itu diamankan karena diduga melakukan aksi pelemparan batu ke bus TransJatim.

Peristiwa perusakan tersebut terjadi di Jalan Raya Banyuwangi, Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik,  tepatnya sebelum Jembatan Gladak Manyar pada Kamis, 15 Januari 2026  sekitar pukul 06.00 WIB.

Aksi pelaku bermula saat ia berangkat kerja dari arah Sidayu menuju Kota Gresik dengan mengendarai sepeda motor Honda Stylo berwarna hijau. Sesampainya di lokasi kejadian, sebuah bus TransJatim yang melaju dari arah berlawanan menyalip kendaraan lain dan memakan jalur pelaku.

Merasa hampir tertabrak dan terbawa emosi, pelaku yang diketahui telah membawa batu dari rumah untuk berjaga-jaga, secara spontan melemparkan batu tersebut ke arah bus. Akibatnya, kaca bus pecah dan menimbulkan kepanikan di dalam bus yang saat itu membawa sejumlah penumpang.

Menerima laporan kejadian tersebut, Unit Resmob Satreskrim Polres Gresik di bawah pimpinan Kanit Resmob Ipda Andi Muh. Asyraf Gunawan, langsung melakukan penyelidikan intensif. Petugas menelusuri rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) serta kamera dashboard (CCTV internal) milik bus TransJatim.

“Berdasarkan hasil profiling kendaraan dan analisis rekaman CCTV, tim berhasil mengidentifikasi pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda Stylo dengan nomor polisi W-3662-FQ,” ungkap Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya.

Dalam waktu kurang dari 12 jam, tepatnya sekitar pukul 16.20 WIB, petugas berhasil mengamankan pelaku di tempat kerjanya. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Stylo warna hijau, satu buah helm merek SHEL, jaket warna merah, serta satu buah batu yang digunakan untuk melempar bus.

Atas perbuatannya, pelaku terancam dijerat Pasal 521 KUHP Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana perusakan barang milik orang lain yang dapat membahayakan keselamatan umum.

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution melalui Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Arya Widjaya, mengimbau masyarakat agar senantiasa mengedepankan kesabaran dan tidak bertindak anarkis di jalan raya. “Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk menjaga etika berkendara. Apabila terjadi perselisihan di jalan, serahkan penanganannya kepada pihak berwajib dan jangan main hakim sendiri karena dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.

Saat ini, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Gresik untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polres Gresik juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana, masyarakat dapat melapor ke kantor kepolisian terdekat, menghubungi Call Center 110 (24 jam), atau melalui Hotline Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006. (yad)

Editor: Chusnul Cahyadi

Emosional, Oknum ASN Pemkab Gresik Lempari Batu Bus TransJatim, Diamankan Satreskrim Polres Gresik  Selengkapnya

Apel Dulu, Lalu Sidak Gawai Anggota Polres, Antisipasi Judol

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap handphone para personilnya pada Selasa, 9 Juli 2024. Sidak gawai ini dilakukan di depan Mapolres Gresik ini dengan tujuan untuk memberantas peredaran dan mencegah penggunaan aplikasi judi online atau judol di kalangan aparat penegak hukum atau APH.

Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhita Kuncoro Putro didampingi Kasi Propam Ipda Munif, menjelaskan tujuan diadakannya sidak  dilakukan untuk menindaklanjuti perintah Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto terkait pencegahan anggota Polri dan ASN bermain judi online.

Sidak ini dilakukan setelah apel pagi, di mana puluhan handphone personil Polri maupun ASN diperiksa oleh tim Propam Polres Gresik. Petugas memeriksa satu per satu handphone untuk memastikan tidak ada aplikasi judi online yang terpasang.

Menurut Kompol Danu, sidak ini merupakan langkah preventif untuk mencegah anggota Polri dan ASN terjerumus ke dalam perjudian online.  “Judi online dapat merusak citra Polri dan ASN, serta dapat berakibat fatal bagi yang terlibat,” tegas Kompol Danu.

Lebih lanjut, Kompol Danu menghimbau kepada seluruh personil Polres Gresik untuk menjauhi segala bentuk perjudian, baik online maupun offline. “Mari kita jaga marwah dan citra Polri dengan menjauhi perjudian,” pungkasnya.

Sidak handphone ini merupakan bagian dari upaya Polres Gresik untuk menciptakan institusi Polri yang bersih dan profesional. Dengan memberantas judi online di kalangan internal, diharapkan Polri dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dalam memerangi perjudian.

Sejatinya, segala bentuk perjudian telah dilarang di Indonesia. Larangan itu termaktub dalam kitab Undang-undang Hukum Pidana atau KUHP pasal 303 dan pasal 303 bis. Pasal 303 ayat (1) para pelaku judi dapat diancam pidana penjara minimal 10 tahun atau pidana denda paling banyak Rp 25 juta. Sedangkan, dalam ketentuan pasal 303 bis ayat (1) KUHP mengatur ancaman pidana penjara maksimal 4 tahun atau denda maksimal Rp 10 juta. (yad)

Apel Dulu, Lalu Sidak Gawai Anggota Polres, Antisipasi Judol Selengkapnya

Berkah Ramadan, 295 ASN Naik Pangkat, Suprapto : Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan 

GRESIK,1minute.id – Ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat periode 1 April 2024. Berkah bulan Suci Ramadan. Mereka pun semringah karena gaji dan tunjangan terkerek naik.

Data Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik total ASN yang menerima SK kenaikan pangkat sebanyak 295 pegawai. Rinciannya 116 pegawai negeri sipil Struktural dan 179 PNS Fungsional terdifi dengan 30 pegawai  golongan II ; 185 pegawao golongan III dan 80 pegawai golongan IV.

Kenaikkan pangkat ini bertujuan untuk memberikan dorongan dan semangat kerja bagi PNS dalam melaksanakan aktivitas serta memberikan kesempatan mengembangkan karir yang lebih baik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melalui, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Gresik Suprapto, menyampaikan kenaikan pangkat bagi PNS bukan hak PNS, akan tetapi merupakan penghargaan yang diberikan pemerintah atas kinerja pegawai.

“Pangkat atau jabatan yang dimiliki saat ini merupakan penghargaan atas prestasi kerja yang telah dilakukan. Terdapat banyak tolok ukur parameter kinerja PNS yang menjadi pertimbangan dalam kenaikan pangkat, seperti kinerja PNS yang meliputi hasil kerja dan tingkat kedisiplinan,” paparnya saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan SK kenaikan pangkat PNS di Ruang Mandala Bhakti Praja lsntai IV Kantor Bupati Gresik pada Rahu, 20 Maret 2024.

Ia berpesan agar kenaikan pangkat tersebut diiringi dengan peningkatan pelayanan masyarakat, etos kerja, dan kedisiplinan PNS Kabupaten Gresik dalam bekerja. “Jadikanlah kenaikan pangkat yang telah diterima sebagai pemacu semangat dalam bekerja, saya berharap agar dapat lebih meningkatkan kualitas pelayanan yang telah dilakukan selama ini,” kata mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Gresik itu. (yad)

Berkah Ramadan, 295 ASN Naik Pangkat, Suprapto : Tingkatkan Etos Kerja dan Pelayanan  Selengkapnya

Datang Terlambat, Gerbang Kantor Bupati Ditutup, Ratusan Kendaraan Diduga ASN Mengular

GRESIK,1minute.id – Etos kerja aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik masih belum sesuai ekspektasi. Diduga puluhan bahkan ratusan abdi negara terpaksa tidak bisa mengikuti apel pagi setiap Senin karena terlambat. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik bakal memberikan sanksi pengurangan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). 

“Sudah kami ingatkan sejak awal. ASN yang terlambat masuk kerja akan mendapatkan sanksi pengurangan TPP,”kata Kepala BKD Gresik Khusaini dikonfirmasi selulernya pada Senin, 24 Januari 2022. 

TERLAMBAT: Puluhan kendaraan diduga ASN tertahan tidak bisa masuk karena terlambat masuk kantor pada Senin, 24 Januari 2022 (FOTO: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Dalam pengamatan 1minute.id puluhan bahkan ratusan kendaraan bermotor roda dua dan empat berjubel di gerbang masuk kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Senin pagi, 24 Januari 2022. Bahkan, antrean masuk meluber di jalan nasional itu. Mereka tidak bisa masuk karena gerbang kantor ditutup. Di halaman kantor Bupati itu sedang ada apel pagi.  Sejumlah kendaraan yang datang terlambat ada yang memilih untuk balik kanan. (yad)

Datang Terlambat, Gerbang Kantor Bupati Ditutup, Ratusan Kendaraan Diduga ASN Mengular Selengkapnya

Bupati Melakukan Mutasi, Rotasi, dan Promosi, Pemkab Butuh ASN Pelayanan Cepat dan Integritas

GRESIK,1minute.id –  Mutasi, rotasi dan promosi dilakukan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 30 Agustus 2021. Penyegaran kali pertama ini sebanyak 483 aparat negeri sipil (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Ratusan pejabat itu mulai eselon II, III dan IV. 

Pengukuhan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Admistrator, Pengawas dan Kepala Sekolah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik ini dihelat di Hall Parkir Selatan Kantor Bupati di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

“Pelantikan membawa berkah bagi masyarakat Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani usai pelantikan pada Senin, 30 Agustus 2021. Gus Yani-sapaan akrabnya didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir. 
Gus Yani berharap, pelantikan kali pertama ini memberikan energi positif dan semangat baru di Pemkab Gresik ditengah masa pandemi Covid-19 yang belum berujung.

Sehingga diperlukan penyegaran personel di lingkungan Pemkab Gresik. ” (Pemkab Gresik) membutuhkan para ASN yang siap berjuang, punya integritas dalam melaksanakan tugas, menjalankan birokrasi pemerintahan lebih baik. Untuk memberikan pelayanan terbaik dan cepat di Kabupaten Gresik,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Masyarakat Gresik, imbuhnya, butuh birokrasi yang ada kepedulian kepada masyarakat, birokrasi cepat, merubah mindset bahwasanya pandemi Covid-19 sangat memprihatinkan buat masyarakat. “Dibutuhkan SDM lebih cepat, lebih peka dan mudah-mudahan berkah bagi masyarakat Gresik,”harapnya. 

Dalam mutasi, rotasi dan promosi yang menjadi perhatian publik adalah di eselon II. Ada 18 posisi yang rombak oleh Bupati Fandi Akhmad Yani. Meraka adalah Andhy Hendro Wijaya menjadi staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik. Darmawan sebelumnya Sekretaris DPRD Gresik jabatan barunya staf ahli Bupati bidang ekonomi dan social.  Hermanto T.H Sianturi staf Ahli Bupati bidang Ekonomi dan Sosial sebelumnya Kepala Bappeda Gresik.

TEMPAT PELANTIKAN: (ki-ka) Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Ridwan memasuki tempat pelatikan di hall parkir Selatan Kantor Bupati pada Senin, 30 Agustus 2021 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Deretan asisten masing masing Abu Hassan (administrasi Umum) sebelumnya Kasat Pol PP ; Nadlif, semula Kepala BKD menempati pos baru Asisten dan Kesra dan Gunawan Setijadi, Kepala DPUTR menjabat Asisten bidang Perekonomian dan Pembangunan.

Syaifuddin Ghozali, Kadinkes jabatan barunya  Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan anak (KBPPA). Nuri Mardiana di definitif menjadi Kepala BPPKAD. Sedangkan Kadis Kepemudaan dan Olahraga dijabat Agustin Halomoan Sinaga sebelumnya Kepala Disbudpora.

Berikutnya, Sutaji Rudy, Kadis Pertanahan menempati jabatan yang ditinggalkan oleh Sinaga. Kursi yang ditinggalkan Sutaji ditempati oleh Nanang Setiawan sebelumnya Kadishub Gresik. Kursi Kadishub ditempati oleh Tursilowanto Harijo sebelumnya menjabat Asisten pemerintahan. 

Kemudian Siti Jaiyaroh sebelumnya Kepala Perpustakaan dan kearsipan Gresik menempati jabatan baru Kadiskominfo menggantikan posisi Budi Raharjo yang menduduki Kepala Dinas tenaga Kerja. Budi menggantikan Ninik Asrukin dengan jabatan barunya Kadis Perpustakaan dan kearsipan Gresik. 

Pejabat eselon II yang lain yaitu Achmad Washil Miftahul Rachman  menjabat Kepala Dinas PUTR, Ida Lailatussa’diyah menjabat Kadis Perumahan dan Kawasan Pemukiman menggantikan Washil. (yad)

Bupati Melakukan Mutasi, Rotasi, dan Promosi, Pemkab Butuh ASN Pelayanan Cepat dan Integritas Selengkapnya

Kali Pertama, Bupati Lantik 29 Pejabat Fungsional, Ingatkan Baju dan Jabatan yang Disandang

GRESIK,1minute.id- Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik sebanyak 29 aparatur sipil negara sebagai pejabat fungsional pada Jumat, 28 Mei 2021.

Pelantikan puluhan abdi negara empat organisasi perangkat daerah (OPD) digelar di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Pelantikan ASN ini kali pertama masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sejak dilantik sebagai Bupati-Wabup Gresik pada Jumat, 26 Februari 2021 itu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada kesempatan itu meminta kepada ASN yang akan dilantik dan diambil sumpah untuk untuk menghormati baju dan jabatan yang disandang.

Petugas satpol PP misalnya, bekerjalah yang baik. Jangan sampai memalukan korp pada baju yang disandangnya. “Juga untuk pengawas sekolah, auditur dan beberapa jabatan lain agar bekerja untuk kesejahteraan masyarakat,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.

Pelantikan dan pengambilan sumpah 29 pejabat fungsional dihadiri Wabup Gresik Aminatun Habibah, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD). Mereka yang dilantik itu adalah pejabat fungsional di Satuan Polisi Pamong Praja 15 orang ; Auditur pratama seb 9 orang; fungsional tehnik Tata Bangunan dan Perumahan 4 orang dan Pengawas Sekolah Ahli Pratama 1 orang.

Setelah dilantik, lanjut Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani, hendaknya punya semangat baru. Jangan sampai setelah dilantik anda justru hanya santai-santai aja kerjaannya.

“Saat ini masih situasi pandemi entah sampai kapan berakhir. Masyarakat sangat butuh anda untuk meningkatkan kesejahteraannya. Ucapan yang anda ikrarkan saat sumpah jabatan untuk mengabdi kepada bangsa dan negara sangat ditunggu masyarakat,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.(yad)

Kali Pertama, Bupati Lantik 29 Pejabat Fungsional, Ingatkan Baju dan Jabatan yang Disandang Selengkapnya

Tidak ada Halalbihalal, Bupati Doakan ASN dan Keluarga Sehat, Tidak ada Lonjakan Covid

GRESIK,1minute.id – Masa libur lebaran berakhir. Aparatur Sipil Negara (ASN) kembali beraktivitas untuk melayani masyarakat pada Senin,17 Mei 2021. Tadi pagi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin apel hari pertama ASN Pemkab Gresik masuk kerja di halaman Kantor Bupati Gresik.

Pada kesempatan itu, Gus Yani-panggilan akrab-Fandi Akhmad Yani mengucapkan mohon maaf lahir batin. Selain itu, mantan Ketua DPRD Gresik itu juga mendoakan seluruh ASN dan keluarganya sehat. Bupati termuda di Kota Santri-sebutan lain-kabupaten Gresik itu mewanti-wanti kepada seluruh ASN untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Semoga tidak ada lonjakan kasus baru pascalibur lebaran,”kata Gus Yani dan diamini peserta apel yang diikuti Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik Nadlif serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD).

Bapati Fandi Akhmad Yani mengungkapkan permohonan maaf lahir dan batin dilakukan dalam apel itu karena aturan tidak memperbolehkan halalbihalal. Bersalaman karena berpotensi menimbulkan persebaran virus berawal dari Wuhan, Tiongkok itu. 

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pemkab Gresik Nadlif mengatakan, pihak telah menyiapkan sanksi bagi ASN yang bolos pada hari pertama kerja. Aturan itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Bupati nomor 850/876/437.73/2021 ASN kembali masuk kerja pascalibur lebaran pada Senin, 17 Mei 2021.

Masa pandemi Covid-19, tambahnya, tidak semua ASN masuk kerja. Sebagian work from home (WFH). “Kecuali yang WFH, hari pertama masuk kerja pascalibur lebaran ini semua ASN tidak ada bolos,”kata Nadlif.  Usai apel pagi, ASN masuk ke ruang masing-masing. Tidak ada halalbihalal. Ketentuan itu merujuk SE Bupati nomor 451/161/437.13/2021 dan SE Gubernur Jatim nomor 451/1080/012-1/2021. (yad)

Tidak ada Halalbihalal, Bupati Doakan ASN dan Keluarga Sehat, Tidak ada Lonjakan Covid Selengkapnya

Bupati Ingatkan ASN Tidak Lakukan Perjalanan ke Zona Merah Saat Libur Panjang

GRESIK,1minute.id – Pemerintah memutuskan libur panjang mulai Rabu, 28 Oktober hingga 1 November 2020. Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berpesan kepada semua ASN Pemkab Gresik agar tetap melaksanakan disiplin protokol kesehatan dimanapun berada.

“Saya harap Anda tidak melakukan perjalanan ke wilayah yang berindikasi zona merah,”kata Bupati Sambari dalam apel pagi di halaman Kantor Bupati, Senin 26 Oktober 2020.

Selama ini, tambahnya, Gresik sudah menunjukkan perbaikan dalam pencegahan penyebaran Covid-19. “Mari kita jaga diri kita, keluarga kita dan masyarakat kita bersama agar terhindar dari Covid. Kalaupun kita sekadar jalan-jalan boleh lah, asal tidak keluar dari mobil. Bawalah bekal makanan dari rumah,”pesannya.

Apel Senin pagi itu terasa beda. Sebab, peserta apel ada memakai kostum ala pejuang, santri hingga petani. Kepala organisasi perangkat daerah (OPD) membawa sayur mayur dan buah-buahan. Hasil pertanian itu tentu tidak di konsumsi sendiri. 

Tapi, berikan kepada peserta apel pagi lainnya. Saking antusiasnya, para abdi negara, pelayan masyarakat itu rebutan untuk menikmati buah atau membawa sayur mayur sebagai buah tangan keluarga dirumah. 

Apel pagi ini, bertujuan untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Santri, Hari Sumpah Pemuda, Hari Pahlawan dan Hari Tani. “Sengaja kami memperingati bersamaan kali ini karena masih belum ada petunjuk tentang peringatan hari besar tersebut, baik perayaannya maupun upacaranya,”kata Bupati Sambari Halim Radianto didampingi Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkab Gresik Reza Pahlevi.

Bupati Sambari menambahkan, kegiatan ini bentuk refleksi dari hasil pertanian yang ada di Gresik. Meski sebagian besar adalah kawasan Industri. Namun pertanian di Gresik sangat menggembirakan. “Ada 35 ribu hektare luas areal merupakan bukti Gresik masih tetap potensi sebagai wilayah agraris,”tegas bupati berlatar pengusaha itu.

Bupati menyebutkan, luas tanam padi di Gresik mencapai 64 ribu hektere pertahun dengan produksi beras sebesar 264 ribu ton. “Gresik masih surplus beras pada setiap tahun,”tegasnya. (*)

Bupati Ingatkan ASN Tidak Lakukan Perjalanan ke Zona Merah Saat Libur Panjang Selengkapnya