Warga Ngalab Berkah, Puskesmas Kebomas dan BIN Layani Vaksinasi di Malam Selawe

GRESIK,1minute.id – Tradisi malam selawe ( 25 Ramadan) menjadi momen ditunggu masyarakat untuk ngalab berkah di Makam Sunan Giri.  Jalan Raya Sunan Giri ditutup mulai pukul 16.00 pada Selasa, 26 April 2022. Sebab, antusiasme warga sangat tinggi pasca tradisi itu vakum 2 tahun karena wabah Coronavirus disease 2019. 
Momentum malam Selawe itu, dimanfaatkan oleh Badan Intelejen Negara (BIN) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik untuk menggelar vaksinasi massal.

“Mendekatkan layanan vaksinasi pada masyarakat, terutama saat ada perayaan di lingkungan masyarakat, kami hadir disana,”kata Kordinator Imunisasi Puskesmas Kebomas Erma Azizah pada Selasa malam, 26 April 2022.
“Setiap hari, kami selalu membuka gerai untuk layanan vaksin, dan angka kehadiran masyarakat berkisar 100-an, kalau hari Sabtu dan Minggu atau libur bahkan bisa mencapai 300,”jelas Erma Azizah. 

Pada malem selawe Ramadan, dimana masyarakat berbondong untuk berburu Lailatul Qodar dengan iktikaf di Masjid Sunan Giri,  ziarah ke makam Sunan Giri, termasuk pernik pernik pasar malam, maka petugas menggelar gerai vaksin di halaman Puskesmas. “Kami jajaran nakes Puskesmas Kebomas menggelar vaksin, dan  dalam waktu kurang dari 3 jam sudah berhasil melayani 160 orang,”terangnya. 

Untuk vaksinasi malem selawe, disiapkan  jenis vaksin Sinovac dan AstraZeneca sebanyak 250 dosis. Wartini warga Jl Veteran mengaku mengetahui ada vaksinasi malem selawe dari medsos dan atau group WA, sehingga hadir di Puskesmas. “Saya hanya pengin ikut vaksin ke 3 ( boster) , pasalnya kalau siang bekerja, dan lebaran ini mau mudik, kalau vaksin 1 dan 2 difasilitasi oleh pabrik,”jelasnya.(yad)

Warga Ngalab Berkah, Puskesmas Kebomas dan BIN Layani Vaksinasi di Malam Selawe Selengkapnya

Jelang Mudik, BIN Dan Dinkes Surabaya Fasilitasi Vaksin Masal Di Mal


SURABAYA,1minute.id – Lebaran Idul Fitri semakin dekat. Kurang hitungan jari. Permintaan masyarakat untuk memperoleh vaksin untuk keperluan mudik cukup tinggi. Terbukti hanya dalam waktu singkat jumlah vaksin yang disediakan habis diserbu oleh warga. Hal itu dikatakan koordinator tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Ngagelrejo, Helga seusai pelaksanaan vaksin di Royal Plaza pada Senin, 25 April 2022.

Vaksinasi massal di mal dihelat Badan Intelejen Negara (BIN) dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya. “Hari ini, kami menyiapkan 400 dosis vaksin, untuk vaksin ke-2 dan vaksin ke-3,  dan hari ini tadi ada 15 lansia yang sudah berhasil ikut vaksin,”tutur Helga. Sebanyak 250 dosis vaksin Sinovac dan 150 dosis AstraZeneca yang disiapkan untuk pelaksanaan vaksinasi di salah satu mal di kawasan Kecamatan Wonokromo itu. 

“Dosis ke-3,  kami siapkan 150 dosis, dan terpakai 135 orang, sementara yang 15 orang masuk kategori lansia,” jelas Helga. Salah satu warga yang berhasil di vaksin adalah Ny Rina, warga Sidoarjo yang kebetulan berbelanja, dan juga membawa ibunya yang semula niat belanja akhirnya juga bisa ikut vaksin. 

“Ditempat kerja kami memang dihimbau untuk ikut vaksin, dan kebetulan bulan April ini waktunya vaksin ke-3 atau vaksin booster, dan lebaran ini kami sekeluarga juga berniat untuk mudik keluar propinsi, sehingga ada kesempatan ikut vaksin di mal, ya dipergunakan untuk vaksin,”ujarnya. (yad)

Jelang Mudik, BIN Dan Dinkes Surabaya Fasilitasi Vaksin Masal Di Mal Selengkapnya

Dinkes dan BIN Lakukan Vaksin di Royal Plaza untuk Umum dan Lansia 

SURABAYA,1minute.id – Masih banyak warga masyarakat yang belum vaksin ke-2 atau ke-3, sementara mereka butuh untuk keperluan pekerjaan atau mudik. Hal itu dikatakan koordinator tenaga kesehatan (Nakes) Puskesmas Ngagel Rejo Helga usai vaksin di Royal Plaza pada Kamis, 21 April 2022.

“Bagi kami, bisa memberikan layanan vaksin kepada masyarakat untuk kekebalan pribadi, keluarga, masyarakat, sehingga lingkungan semakin sehat,”tutur Helga. Serbuan vaksinasi di Mal Royal Plaza digelar kerja bareng Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya bersama Badan Intelejen Negara (BIN).

Lebih lanjut dikatakan, untuk kali ini menyiapkan 400 dosis yang terdiri 250 untuk vaksin ke-2 dan 150 dosis untuk vaksin ke-3 atau booster.  “Kita tadi menyiapkan 250 dosis jenis Sinovac dan 150 jenis AstraZeneca, dan hingga acara berakhir vaksin yang kami sediakan habis terpakai, termasuk ada 25 orang yang tergolong lansia,”pungkas Helga. 

Ny Ida yang kebetulan berbelanja bersama anaknya di Royal Plaza, begitu mengetahui ada lapak yang melayani vaksin, dan memang sudah waktunya vaksin lagi, bahkan sudah lewat 2 bulan. “Ketika di cek kondisi tubuh, dan dinyatakan boleh divaksin, maka kami dengan senang hati ikut vaksin, meski saya tidak ikut berlebaran, tapi tetap pingin mudik untuk berkumpul bersama keluarga,”jelas Ida. (yad)

Dinkes dan BIN Lakukan Vaksin di Royal Plaza untuk Umum dan Lansia  Selengkapnya

Pengunjung Mal Royal Plaza Mendapat Layanan Vaksinasi Puskesmss Ngagel dan BIN

SURABAYA,1minute.id – Mendekatkan layanan vaksin dengan kegiatan warga masyarakat yang cenderung sibuk, dengan membuka layanan vaksin di mal. Pengunjung mal antusias gelaran vaksin massal itu. Hal itu diungkap Koordinator nakes Puskesmas Ngagel Rejo, Surabaya Helga seusai vaksinasi di Royal Plaza di Jalan A Yani, Kel/ Kec Wonokromo pada Rabu, 9 Maret 2022.

“Bagi kami, tetap membuka layanan di Puskesmas, namun untuk lebih menyadarkan warga masyarakat terkait pentingnya kekebalan,  kami melakukan sosialisasi dan sekaligus membuka layanan di Royal Plaza bersama dengan teman BIN,”terang Helga. 

Dalam kesempatan tersebut, dipersiapkan jenis vaksin Sinovac sebanyak 150 dosis, dan jenis Pfizer sebanyak 50 dosis. Hadi salah seorang pengunjung Royal Plaza, begitu melihat ada layanan vaksin, bergegas ingin mendapat layanan. 

“Saya dari luar Surabaya, beberapa bulan kemarin agak susah dalam mendapatkan layanan vaksin, karenan tuntutan lingkungan pekerjaan, dan selalu mobilitas tinggi, sehingga sangat perlu mendapat suntikan vaksin,”terang Hadi. (yad)

Pengunjung Mal Royal Plaza Mendapat Layanan Vaksinasi Puskesmss Ngagel dan BIN Selengkapnya

Giliran, Siswa SDN Ngagel Rejo I Mendapat Vaksin dari Puskesmas dan BIN


SURABAYA,1minute.id – Upaya untuk menciptakan kekebalan/ imunitas pribadi dan kelompok serta dorongan dari anak anak yang rindu belajar di kelas serta bermain di sekolahnya, membuat kita setuju untuk dilakukan vaksinasi, demikian dikatakan Plt Kepala SDN  Ngagel Rejo I Surabaya Gatot usai pelaksanaan vaksin pada Sabtu, 12 Februari 2022. 

“Saat masih dilakukan pembelajaran jarak jauh (daring), kadang ada beberapa siswa kami yang datang ke sekolah, kangen dengan suasana belajar didalam kelas bersama teman yang lain,”ujar Gatot. Tak jarang ditemui beberapa siswanya yang waktunya belajar daring, malah pergi bermain diluar, hal ini lantaran pengawasan orang tua yang kendor, dan juga kebosanan mendengarkan suara guru lewat HP. 

Koordinator nakes dari Puskesmas Ngagel Rejo, Surabaya Helga mengapresiasi langkah dari kepala sekolah yang berlokasi di Jl Ngagel Mulyo no 35 Surabaya untuk dilakukan vaksinsii serta keberanian siswa dalam mengikuti vaksinasi. “Kami beserta tim dan dari BIN, setelah menjelaskan kepada siswa siswi manfaat dari diadakan vaksinasi, serentak semua menyatakan ikut, dan hingga usai, tercatat ada 350 siswa- siswi yang berhasil di vaksin, “jelasnya. (yad)

Giliran, Siswa SDN Ngagel Rejo I Mendapat Vaksin dari Puskesmas dan BIN Selengkapnya

Jelang PTM, BIN dan Dinkes Surabaya Gelar Vaksinasi Siswa SD Katolik Santo Vincentius

SURABAYA,1minute.id – Dorongan dari wali murid yang berharap siswa masuk sekolah untuk belajar tatap muka (PTM) berlangsung didalam kelas seperti sedia kala, demikian diungkap Kepala SDK  Santo Vincentius, Kukuh seusai siswanya mendapat vaksin pada Rabu, 2 Februari 2022

“Selama ini para orang tua merasa agak kesulitan dalam mengawasi  belajar anak anaknya dengan sistim daring, pasalnya anak anak cenderung kurang semangat dalam mengerjakan tugas, bahkan sering para orang tua yang dipaksa untuk mengerjakan tugas yang diberikan para guru lewat belajar jarak jauh,”terang Kukuh. 

Gayung bersambut, ketika anak anak bisa di vaksin sebagai salah satu syarat untuk pembelajaran tatap muka 100 persen, maka sekolah yang berada di Jl Tidar  no 113, Kelurahan Petemon, Kecamatan Sawahan, Surabaya langsung mengajukan diri. 

Kepala Puskesmas Sawahan Grace  yang ikut terjun ke lokasi merasa senang, dan dalam kesempatan tersebut berhasil memvaksin 180 siswa-siswi. “Kami beserta tim termasuk dari BIN yang turun di SDK Santo Vincentius ikut bangga, ternyata anak anak begitu dijelaskan betapa pentingnya vaksinasi untuk kekebalan masing masing individu dan juga kelompok masyarakat, serentak anak anak bersedia ikut, ini perlu diapresiasi,”ujar Grece. (yad)

Jelang PTM, BIN dan Dinkes Surabaya Gelar Vaksinasi Siswa SD Katolik Santo Vincentius Selengkapnya

Dinkes Surabaya dan BIN Jemput Bola Vaksinasi Warga Kelurahan Petemon Kuburan 

SURABAYA,1minute.id- Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan BIN blusukan ke Petemon Kuburan, Surabaya pada Senin, 17 Januari 2022. Tujuan blusukan jemput bola untuk melakukan vaksinasi kepada masyarakat setempat. 

Untuk mendekatkan pelayanan vaksin kepada masyarakat, maka petugas mesti mau turun ke wilayah terkecil dalam masyarakat, yaitu RT atau RW, demikian disampaikan Koordinator Tenaga Kesehatan (Nakes) Puskesmas Sawahan Denik usai melakukan vaksin tahap 1 di Balai RW 02 

“Selama ini, kami masih sibuk melakukan vaksin di masing masing puskesmas, seiring masyarakat yang karena kesibukan dan juga informasi yang kurang lengkap, sehingga kami harus jemput bola dengan mendatangi mereka,” jelas Denik. 

Puskesmas Sawahan bekerja sama dengan BIN melakukan vaksinasi  di Balai RW 2  Petemon Kuburan dan berhasil mem vaksin 198 orang dosis 1. Ketua RW 2 Petemon Kuburan Wawan merasa senang  karena warganya mendapatkan suntikan vaksin, dan masyarakat tidak perlu jauh jauh pergi ke puskesmas. “Ketika petugas Puskesmas Sawahan dan dari BIN menawarkan untuk dilakukan vaksinasi, maka kami langsung setuju, dengan harapan warga kami semakin sehat,”ujar Wawan. (yad)

Dinkes Surabaya dan BIN Jemput Bola Vaksinasi Warga Kelurahan Petemon Kuburan  Selengkapnya

BIN Gelar Vaksinasi di Gresik Sasar Pelajar dan Masyarakat secara Door to door

GRESIK,1minute.id – Presiden Jokowi memantau vaksinasi digelar Badan Intelijen Negara (BIN) di Kota Santri secara video conference pada Senin, 13 September 2021. Telekonfrensi dilakukan Presiden Jokowi di SMA Negeri 1 Cerme dan sembilan lembaga pendidikan lainnya di Indonesia. Di lembaga pendidikan itu mendapatkan kuota sebanyak 1.250 dari 5 ribu  vaksin dosis pertama untuk pelajar dan masyarakat Gresik.  

Selain di SMA Negeri 1 Cerme, vaksinasi yang diinisiasi lembaga telik sandi itu dilakukan di Perguruan YPI Darussalam Cerme, MAN 1 Gresik, serta masyarakat Desa Prambangan, Kecamatan Kebomas. Dalam sambutannya Presiden Joko Widodo mengatakan tujuan vaksinasi kepada pelajar agar mereka sehat dan terlindungi dari bahaya Covid-19. “Supaya para pelajar kita, semua tetap sehat dan terlindungi dari bahaya Covid-19 dan bisa segera menggelar pembelajaran tatap muka,”ujarnya.

Ditambahkan Presiden Jokowi, pihak sekolah, supaya aktif berperan serta dan menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, dalam rangka percepatan pelaksanaan vaksinasi bagi para pelajar di tempatnya masing-masing.

“Yang juga penting, sudah berada di level 3 atau level 2 kepada seluruh bapak dan ibu kepala sekolah, kejar Bapak maupun Ibu Bupati dan Walikota untuk segera vaksinasi kepada pelajar-pelajar kita ini agar bisa segera diselesaikan, bisa dirampungkan. Bisa dibantu dari Pak Kabinda, dari Polri, dari TNI, semuanya, yang penting kecepatan harus bisa segera diselesaikan untuk vaksinasi para pelajar, agar bisa segera pembelajaran tatap muka terbatas,” ucapnya.

Kepala BIN (Kabinda) Jawa Timur Marsma TNI Rudy Iskandar mengatakan, agenda vaksinasi dengan 5.500 dosis vaksin yang dipersiapkan tersebar di empat titik. 
Rinciannya, SMA Negeri 1 Cerme sebanyak 1.250 dosis ; pelajar SMP, SMA dan SMK di YPI Darussalam Cerme sebanyak 1 250 dosis ; Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Gresik di Kecamatan Bungah dan masyarakat di alokasi 2.500 dosis .

“Kami juga melaksanakan vaksinasi door to door masyarakat di Kecamatan Kebomas, kita menyasar warga dan para petambak,” kata Rudy. Rudy mengatakan agenda vaksinasi tidak hanya berlangsung di Gresik. Vaksinasi juga akan digelar di Kabupaten/ Kota lain yang ada di Jawa Timur. “Seminggu ada tiga kali, kami akan bekerja sama dengan Dinas kesehatan setempat, TNI dan Polri,”tegasnya.

Untuk diketahui, masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali berakhir 13 September 2021. Persebaran Covid-19 di Gresik semakin melandai. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memasukkan Surabaya Raya (Surabaya, Sidoarjo dan Gresik) dari level 2 turun level 1. Dari zona kuning ke zona hijau.

Bupati Gresik juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik Fandi Akhmad Yani telah mulai pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas mulai PAUD hingga SMA sederajat sejak 31 Agustus 2021. Untuk memastikan proses PTM berjalan lancar, Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada guru untuk menjalani swap antigen secara berkala.

Sementara itu, Plt kepala SMA Negeri 1 Cerme Ainur Rofiq tidak bisa menutupi rasa bahagianya. Dia mengaku bangga, sekolah yang dipimpinnya bisa termasuk dalam agenda sepuluh sekolah terpilih dalam video conference bersama Presiden Jokowi, dan sekaligus dihadiri secara langsung oleh Kabinda Jawa Timur Marsma TNI Rudy Iskandar beserta jajaran.

“Ini merupakan sebuah kehormatan bagi sekolah kami. Dari sepuluh sekolah di Indonesia, kami termasuk di dalamnya. Semua anak-anak, semua guru, menyambut dengan gembira. Apalagi vaksin yang telah kami tunggu-tunggu, akhirnya bisa dilaksanakan pada hari ini,” kata dia.

Di tempat lain, di Desa Prambangan , Kecamatan Kebomas, selain menggelar vaksinasi di balai desa, juga menyasar petani tambak yang sedang bekerja di tambak, dan juga melakukan vaksinasi dari rumah ke rumah. (yad)

BIN Gelar Vaksinasi di Gresik Sasar Pelajar dan Masyarakat secara Door to door Selengkapnya