PPKM Level 4, Bupati Ingatkan Kades untuk Maksimal Dana Desa, Mengoptimalkan Posko Covid dan Puskesmas


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terus memacu para Kepala Desa untuk memaksimalkan Dana Desa (DD) dalam penanggulangan Covid-19 di desa masing-masing. Penggunaan dana desa diperbolehkan melebihi 8 persen. Bupati Fandi Akhmad Yani mencontohkan  membeli Oxymeter atau alat pengukur kandungan oksigen dalam darah juga diperbolehkan.

“Anda boleh menggunakan dana desa tersebut lebih dari ketentuan tersebut asal pertanggungjawabannya jelas,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani yang diamini juga oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik Heru Winoto dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam rapat analisa dan evaluasi (Anev) pelaksanaan PPKM level 4 di ruang Graita Eka Praja pada Senin, 26 Juli 2021. 

Rapat dihadiri forum koordinasi pimpinan daerah itu diikuti kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, kepala desa, kepala puskesmas, danramil dan kapolsek di wilayah hukum kabupaten Gresik secara virtual. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kebijakan yang dilakukan sejumlah pihak di Kecamatan Panceng. Menurut Gus Yani, Manajemen penanganan Covid di wilayah Panceng sangat bagus. Sehingga Panceng sudah bisa memberikan sumbangan dana bahkan oksigen kepada warga yang membutuhkan.
“Saya ingatkan kembali kepada para kepala desa yang masih dibawah delapan persen penggunaan Dana Desa untuk penanggulangan Covid-19 agar lebih ditingkatkan lagi,”kata Gus Yani.

Selain memaksimalkan penggunaan DD, Gus Yani juga menyinggung arahan Pemprov Jawa Timur agar pasien Covid sabaiknya tidak melakukan isolasi mandiri tapi isolasi terpusat. Hal ini agar ada pendampingan dari tenaga kesehatan. Bupati juga mengingatkan agar masyarakat melalui Satgas Covid Desa dan Kepala Desa untuk mengoptimalkan manfaat Posko Covid dan Puskesmas.

Para Kades, Lurah dan Camat, imbuh Gus Yani, agar tetap mendukung penanggulangan PPKM level 4 dang mengingatkan kembali tentang keberadaan dan fungsi Posko penanggulangan Covid-19.

“Tolong didata lebih valid semua warga yang saat ini terpapar Covid-19 baik yang isoman maupun yang dirawat di Rumah Sakit. Optimalkan penggunaan Posko Covid yang ada di setiap wilayah eks wilker Pembantu Bupati. Saat ini Posko sudah ada pengisian oksigen untuk masyarakat Isoman, tentunya selain obat-obatan dan sembako serta fasilitas ambulans,”tandasnya.

Dimasa PPKM level 4 Pemkab Gresik bertekad agar lebih meningkatkan vaksinasi di seluruh wilayah Gresik. Pihaknya akan terus mengupayakan pengadaan vaksin untuk masyarakat Gresik.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menambahkan tenaga nakes harus tetap fit. Dia juga mengatakan bahwa Pemkab Gresik sudah mendapat tambahan 200 tenaga kesehatan untuk membantu puskesmas. Saat ini, kata Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah, sepuluh puskesmas sudah beroperasi untuk pelayanan Covid tingkat pertama dan lima puskesmas yang lain untuk persalinan normal Covid.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto meminta agar seluruh apartur negara mendukung kebijakan PPKM level 4 ini. Termasuk satgas Covid di tingkat Desa dan RT/RW. “Kami akan terus melaksanakan aktivitas yang lebih humanis,”ujar alumnus Akpol 2001 itu.

Sementara Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail siap mendukung kebijakan isolasi terpusat. Menurutnya isolasi terpusat dapat meminimalisir dampak di masyarakat. (yad) 

PPKM Level 4, Bupati Ingatkan Kades untuk Maksimal Dana Desa, Mengoptimalkan Posko Covid dan Puskesmas Selengkapnya

Roadshow ke Posko Darurat, Gus Yani Dorong Desa Lebih Proaktif, Gelontor DD untuk Pencegahan Covid

GRESIK,1minute.id – Pandemi Covid-19 belum berujung. Butuh kerjaekstra keras dan gotong royong mencegah terjadinya persebaran dan penurunan angka kematian akibat wabah memasuki tahun kedua ini.

Kondisi darurat itu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani harus melakukan roadshow ke sejumlah kecamatan pada hari libur, Sabtu, 24 Juli 2021. Ada tempat tersebar di tiga kecamatan yang dikunjungi, yakni Posko Darurat di Kecamatan Kedamean dan Sidayu. Serta, tempat karantina bagi pekerja migran Indonesia (PMI) atau mahasiswa dari luar negeri di rumah susun sederhana sewa (rusunawa) Desa Kambingan, Kacamatan Cerme.

Di dua posko darurat di Kecamatan Kedamean dan Sidayu  berbincang langsung dengan  para desa untuk mensosialisasikan penanganan pertama terpapar Covid-19. Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak kepala desa proaktif. Melapor dan mendata warga yang terpapar covid-19. Langkah pertama adalah ke puskesmas, untuk mendapatkan diagnosa. Jika kategori ringan bisa melakukan isolasi mandiri atau dilarikan ke Stadion Gelora Joko Samudro, termasuk kategori sedang langsung dibawa ke stadion yang berada di Jalan Veteran, Kecamatan Kebomas itu. 

Jika pasien masuk dalam kategori berat, petugas akan merujuk ke rumah sakit pasien Covid-19 rujukan. “Desa harus proaktif. Kalau ada warga mau jemput bola. Bawa ke puskesmas. Nanti, puskesmas yang melakukan diagnosa dan memutuskan pasien harus di bawa kemana,”tegas Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Dalam roadshow di Kecamatan Kedamean dan Cerne di hari libur kerja ini, Gus Yani didampingi Kasdim 0817 Gresik Mayor Inf Slamet Riyadi, Kabag Ops Polres Gresik Kompol Muhammad Zainul Arifin, dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. 

Gus Yani melanjutkan penanganan medis Covid-19 di buka 10 puskesmas tersebar di utara dan selatan. Lima puskesmas khusus ibu hamil total ada15.  “Gresik memiliki 32 puskesmas kita buka 15. kenapa kok 15 ? Agar puskesmas yang lain bisa membantu puskesmas yang buka,”terang mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sepuluh puskesmas menangani Covid-19 adalah puskesmas Mentaras di Kecamatan Dukun ;  Ujungpangkah ; Sidayu ; Manyar, dan  Kebomas. Kemudian, puskesmas Benjeng, Dapet  dan Kesamben Kulon (Kedamean) serta  Driyorejo dan Menganti. 
Sedangkan lima puskesmas untuk menangani pasien ibu hamil yang terpapar Covid-19 adalah puskesmas Bungah ; Alun-alun Gresik ; Cerme ; Menganti dan Wringinanom. Puskesmas yang tidak masuk dalam penanganan Covid-19 akan diperbantukan memperkuat puskesmas yang telah ditunjuk Pemkab Gresik. 

Pemkab Gresik juga memperkuat posko darurat covid-19 bantalan sosial yang tersebar di empat titik di wilayah Gresik daratan dan satu di wilayah Pulau Bawean dengan pengisian tabung oksigen. Kemudian, disiagakan mobil dinas dari Bagian Umum yang disulap menjadi mobil ambulans jenazah Covid-19. 

POSKO SIDAYU : (ki-ka) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Camat Sidayu Nuryadi di Posko Darurat pada Sabtu, 24 Juli 2021 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Penguatan posko darurat mendapat tambahan kekuatan dari perusahaan di Gresik yang menyumbangkan mobil untuk dijadikan ambulans. Perusahaan PT Yani Putra Raya menyumbang mobil Toyota Vellfire yang sudah dimodif menjadi ambulans. Mobil mewah itu, kata Gus Yani, akan digunakan untuk membantu di empat posko. 
“Ada ambulans dari perusahaan Yani Putra kita pakai manfaat buat masyarakat. Ambulan akan kita kelilingkan dari posko 1 ke posko 4. Ambulans mobile keliling,”terangnya.

Semua bantalan sosial itu berada dibagian hulu. “Dibagian hilir (masyarakat) juga harus diperkuat. Desa harus lebih aktif . Ini namanya bergotong royong berbagi tugas,”kata Gus Yani. Gus Yani berharap desa bisa mengalokasikan anggaran dana desa lebih  maksimal untuk penanganan Covid-19. 

Sementara itu, Kepala Inspektorat Pemkab Gresik Edy Hadiswoyo menambahkan, kepala desa jangan takut mengalokasikan lebih dari 8 persen dana desa. “Selama penggunaan benar untuk penanganan Covid dan tidak di korupsi dijamin tidak akan berimbas hukum,”tegasnya. Kabag Ops Polres Gresik Kompol Zainul Arifin setali tiga uang dengan Kepala Inspektorat Edy Hadiswoyo. 

Setelah dari Posko Kedamean, Gus Yani menuju rusunawa di Cerme lalu melanjutkan ke Sidayu. Di Sidayu ini, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah turut hadir bertemu dengan kepala desa dari kecamatan Sidayu, Dukun, Panceng dan Ujungpangkah. (yad)

Roadshow ke Posko Darurat, Gus Yani Dorong Desa Lebih Proaktif, Gelontor DD untuk Pencegahan Covid Selengkapnya

MUI Imbau Salat Idul Adha Di Rumah

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menerima secara simbolis hewan kurban dari sejumlah perusahaan di Kota Santri pada Senin, 19 Juli 2021.

Hewan kurban itu diantaranya dari PT PJB Unit Pembangkitan Gresik ; PT Cargill Indonesia dan PT Indomarco Prismatama Cabang Gresik.

“Sebelumnya saya menyampaikan terima kasih atas bantuan sumbangan ternak kurban ini dari beberapa perusahaan di Gresik. Kami selaku panitia kurban Pemkab Gresik mohon maaf mengingat serah terima hewan kurban ini tidak kami selenggarakan pada sebuah acara seperti tahun sebelumnya. Kami menyadari, situasi saat ini masih dalam masa PPKM darurat,”tutur Bu Min -sapaan- Wabup Aminatun Habibah pada Senin, 19 Juli 2021.

Pemerintah menetapkan Idul Adha pada Selasa besok,  20 Juli 2021. Terpisah,  Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat melalui Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi mengatakan selain bantuan CSR Perusahaan, Panitia kurban Pemkab Gresik juga telah membeli ternak kurban berupa sapi 25 ekor dan kambing 75 ekor.

“Seperti tahun-tahun sebelumnya ternak kurban tersebut dibagikan kepada kelompok masyarakat mulai dari panitia kurban di masjid maupun Musala. Ternak kurban juga dibagikan kepada kelompok masyarakat akan disembelih dan dibagikan kepada masyarakat sekitarnya,”kata Reza.

Sesuai dengan peraturan di masa pandemi Covid-19 penyembelihan hewan kurban dilakukan di rumah potong hewan (RPH)  atau panitia dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Panitia hanya menggundang masyarakat yang berkurban untuk menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban.  Sehingga,  tidak menimbulkan kerumunan massa yang berpotensi terjadi penyebaran corona virus disease 2019.

Selain itu,  Majelis Ulama Indonesia (MUI) Gresik KH Moh Mansoer Shodiq juga menghimbau masyarakat untuk menjalankan salat Idul Adha dilakukan di rumah masing-masing karena pagebluk corona belum ada tanda-tanda berakhir. (yad) 

MUI Imbau Salat Idul Adha Di Rumah Selengkapnya

Warga Gresik Nang Omah Wae, Pelaku Usaha Membandel Sanksi Pencabutan Izin Usaha


GRESIK,1minute.id – Gresik Jaman Now resmi dilaunching oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 5 Juli 2021.

Orang Gresik Jangan Kemana-mana , Nang Omah Wae ini bertujuan untuk mencegah persebaran wabah Covid-19 yang semakin mengganas. Termasuk di Gresik. Gerakan anyar ini muncul setelah pemerintah memutuskan PPKM Darurat sejak 3 Juli hingga 20 Juli 2021 itu.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, Gresik Jangan Kemana-mana, Nang Omah Wae (Jaman Now) ini lahir diinisiasi oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mencermati perkembangan pagebluk Covid-19 yang semakin mengganas secara nasional , termasuk di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

“Saya meminta kepada ASN Pemkab Gresik sebagai teladan bagi masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan,”kata Wabup Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah dalam sambutannya. Bila tidak ada keperluan mendesak, imbuh Bu Min, tetap stay di rumah saja.

GRESIK JAMAN NOW : Forkopimda Gresik dalam launching Gresik Jaman Nowo di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin. 5 Juli 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Launching Gresik Jaman Now ditandai dengan menempelkan stiker di kaca belakang mobil dinas Wabup Aminatun Habibah ini dihadiri forkopimda plus. Yakni, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kejari Gresik Heru Winoto, Ketua Pengadilan Negeri Gresik Wiwin Arodawanti, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Pj Sekretaris Daerah Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno berlangsung tidak lebih 30 menit.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan, selama masa Perberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pihaknya bersama TNI dan Pol PP akan semakin intensif melakukan operasi yustisi. Alumnus Akpol 2001 itu, memberikan warning kepada masyarakat maupun pelaku usaha untuk mematuhi aturan masa PPKM Darurat.

“Setiap ada kerumunan akan kami bubarkan,” tegas perwira dua melati di pundak itu. Sedangkan, bagi pelaku usaha yang membandel sudah disiapkan sanksi. “Bentuk sanksi mulai peneguran hingga pencabutan izin usaha,” tegasnya. Pencabutan izin usaha akan diusulkan kepada pemerintah kabupaten. (yad)

Warga Gresik Nang Omah Wae, Pelaku Usaha Membandel Sanksi Pencabutan Izin Usaha Selengkapnya

Ayo Patuhi Prokes, Pagebluk Covid Kembali Menelan Korban Jiwa

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membagikan dan mengajak masyarakat di Kampung Kramatlamgon, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik untuk memakai masker dalam beraktivitas beberapa waktu lalu (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)


GRESIK,1minute.id – Pagebluk corona virus disease 2019 (Covid-19) semakin mengkhawatirkan. Pasien terpapar virus corona terus bertambah. Jumlah kasus baru lebih banyak dari kasus sembuh. Pada Senin, 21 Juni 2021 merujuk data Satgas Covid-19 Gresik ada penambahan kasus baru 15 orang sehingga terakumulasi menjadi 5.813 kasus.

Sedangkan, Pasien sembuh bertambah 4 orang menjadi 5.331 kasus. Meninggal dunia bertambah satu menjadi genap 360 orang dan isolasi 122 orang. Rincian tambahan kasus konfirmasi itu yakni Kecamatan Manyar  ada 6 kasus tersebar di Desa Yosowilangun dan Suci, masing-masing 3 kasus. Kemudian, Kecamatan Sidayu ada satu kasus dari Desa Wadeng dan Kecamatan Gresik ada 8 yakni dari Desa Pekauman 2 kasus ;  Kroman (1), Sukodono (1), Tlogopojok (3) dan Karangturi (1)

Sementara kasus sembuh yakni Kecamatan Driyorejo dari Desa Petiken 3 kasus ; Kecamatan Dukun dari Desa Lowayu 1 kasus. Konfirmasi meninggal di Kelurahan Indro, Kecamatan Kebomas. 

Dalam laman www.yankes.kemkes.go.id sejumlah rumah sakit di seluruh Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik prosentasi  Bed Occupancy Ratio (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur di sejumlah rumah sakit di Gresik semakin tinggi. 

Misalnya, RSUD Ibnu Sina Gresik pukul 14.00, ruang isolasi tanpa tekanan negatif ada 30 bed dan tersisa 3 bed ;  NICU khusus Covid-19, ada  8 bed, tersisa 5 bed. Hampir semua rumah sakit berdasarkan laman itu, prosentase BOR lebih dari 70 persen. Hanya RS Umar Mas’ud di Pulau Bawean yang tergolong aman karena 6 bed yang disediakan belum terisi.

Kondisi mengkhawatirkan itu, membuat Bupati Gresik mengeluarkan surat edaran tentang pembatasan kegiatan. Surat bernomor 360/81/437.34/2021 tertanggal 20 Juni 2021 itu diteken oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah.

SURAT BUPATI : Surat himbauan pembatasan kegiatan untuk menekan angka persebaran covid-19.

Isinya, diantaranya melakukan pembatasan kegiatan masyarakat yang menimbulkan keramaian dan kerumunan (hajatan, seremonial resepsi pernikahan dan kegiatan keagamaan) ; Menerapkan pengaturan jam malam terhitung mulai 20 Juni 2021. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam setiap kesempatan selain mengajak masyarakat mematuhi prokes dan berdoa untuk masyarakat Gresik untuk diberikan kesehatan dan Covid-19 cepat berakhir. “Patuhi protokol kesehatan, karena covid belum berakhir,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. (yad)

Ayo Patuhi Prokes, Pagebluk Covid Kembali Menelan Korban Jiwa Selengkapnya

Bu Min Nakhoda Baru IKA PMII Gresik, Dipilih Aklamasi di Muscab


GRESIK,1minute.id – Aminatun Habibah, nakhoda baru Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Gresik. Wakil Bupati Gresik itu terpilih secara aklamasi dalam musyawarah cabang (PMII) ke-II di salah satu hotel di Gresik pada Minggu, 20 Juni 2021.

Konfercab dibuka Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Bupati meminta para alumni bisa melahirkan sejumlah gagasan, terutama tentang konsep pemulihan ekonomi dan pembangunan daerah di masa pandemi Covid-19 yang belum bisa diprediksi kapan akan berakhir. 

Gus Yani-panggilan akrab- Bupati Fandi Akhmad Yani menilai alumni PMII memiliki integritas tinggi, sehingga melahirkan gagasan dan ide untuk kemaslahatan bersama dalam berbangsa dan bernegara. Ia berharap alumni PMII berkontribusi pada pemberian sumbangan gagasan mengenai pembangunan daerah, utamanya bersama pemerintah melakukan pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19. 

“Ayo terus bersinergi. Kita bersama-sama terus berbuat yang lebih baik ke depan untuk masyarakat Gresik. Saya yakin dengan potensi yang ada, IKA PMII Gresik ini bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat,”ujarnya.

Sementara Bu Min berharap, para alumni Kader PMII di Kabupaten Gresik bisa membantu pemerintah dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Kita bersama-sama bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Gresik dalam membangun dan mensejehterakan masyarakat. Atas kepercayaan ini semoga  amanah,”kata alumni PMII UIN Jogjakarta ini.

Mantan Ketua IKA PMII Gresik demisioner Ahmad Zainudin mengatakan, terpilihnya Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah secara aklamasi karena forum melihat beliau sebagai alumni kader PMII yang memiliki kemampuan yang baik dalam bermasyarakat dan berorganisasi. 

“Forum rapat konfercab IKA PMII menghendaki atas beliau Wakil Bupati Gresik Bu Min menjadi Ketua IKA PMII periode 2021- 2026,”kata Zainudin. (yad)

Bu Min Nakhoda Baru IKA PMII Gresik, Dipilih Aklamasi di Muscab Selengkapnya

BOR Meningkat, Wabup Minta ASN jadi Teladan Mentaati Prokes bagi Masyarakat

GRESIK, 1minute.id – Waspada ! Pagebluk corona ada kecenderungan meningkat di Gresik. Data Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik menunjukkan tren peningkatan angka penggunaan tempat tidur atau Bed Occupancy Ratio (BOR) semakin tinggi. Indikasi prosentasi BOR terjadi pada 1-16 Juni 2021.

Pekan pertama, 2 Juni BOR berkisar 8,25 persen. Pekan kedua, 8 Juni naik menjadi 18,1 persen. Kemudian, pekan ketiga, 16 Juni naik drastis menjadi 40,7 persen. Mencermati fonomena mengkhawatirkan Dinkes mengusulkan membuka kembali pondok rehabilitasi Covid-19 di Stadion Gelora Joko Samudro (G-Jos) untuk masyarakat. Saat ini, stadion G-Jos dikhususkan untuk isolasi bagi pekerja migran Indonesia (PMI).

Untuk mencegah persebaran wabah corona virus tidak bisa mengandalkan satgas Covid-19 Gresik berjuang sendiri. Peran masyarakat dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah persebaran virus sangat dibutuhkan. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengingatkan kepada aparatur sipil negara (ASN) untuk menjadi teladan bagi masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes). “Saat ini hampir di semua daerah ada peningkatan kasus covid-19, tak terkecuali di  Gresik. Bahkan beberapa daerah di sekitar kita sudah masuk zona merah,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah saat memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 17 Juni 2021. 

Bu Min, meminta kepada semua ASN agar tidak bosan dalam melaksanakan prokes agar  menjadi contoh bagi masyarakat sekitarnya. Pemerintah kembali memperpanjang  Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro, tahap ke-X berlaku 15-28 Juni 2021.

Terkait usulan reaktivasi pondok rehabilitasi G-Jos untuk masyarakat, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, akan mempersiapkan segala sesuatunya mengingat Stadion G-Jos digunakan sebagai karantina bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang pulang ke tanah air. “Kami akan mencari dan mempersiapkan tempat baru, mengingat sampai saat ini saudara kita para PMI ini masih terus berdatangan. Nanti akan kita rundingkan bersama” katanya. (yad) 

BOR Meningkat, Wabup Minta ASN jadi Teladan Mentaati Prokes bagi Masyarakat Selengkapnya

Gagas Jalan Poros Tengah Menghubungkan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id –  Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan gagasan untuk membangun jalan poros tengah di Pulau Bawean. Jalan poros tengah itu menghubungkan Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Saat ini, dua kecamatan itu terhubung dengan jalan lingkar.

Menurut Bupati Fandi Akhmad Yani, jalan poros tengah ini merupakan jalur lain sebagai pelengkap jalan yang menghubungkan dua wilayah yang sudah ada. Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani akan mematangkan gagasan itu dengan mengumpulkan semua pihak. 

“Tentunya jalur tengah ini waktu tempuhnya dari Sangkapura ke Tambak lebih cepat karena jaraknya akan lebih pendek apabila kita melewati jalan lingkar Bawean,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam rembuk akur di Pendapa Kecamatan Tambak pada Rabu, 9 Juni 2021.

Gagasan pembangunan jalan poros tengah itu, imbuhnya, atas permintaan beberapa  tokoh masyarakat setempat. Tokoh masyarakat itu bercerita, dulu ada jalur tengah yang bisa dilewati ketika dari Sangkapura menuju Tambak, dan sebaliknya.

Saat itu, jalannya memang tidak layak disebut jalan, tapi bisa. Dan alangkah baiknya, jalur itu dirintis kembali untuk menjadi jalan penghubung.  “Saya menginginkan jalur tengah ini adalah merupakan sambungan jalan poros desa yang dibangun oleh beberapa desa sehingga terhubung menjadi jalan poros tengah atau jalur tengah,”katanya.

Gagasan itu, mendapatkan dukungan dari kepala desa. Tokoh masyarakat menyatakan siap untuk mensosialisasikan kepada masyarakat.

RUNWAY : Bandara Harun Thohir di Desa Tanjungori, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Selain gagasan Jalan jalur tengah, Bupati Gus Yani, juga menyampaikan gagasan untuk memperpanjang runway sejauh 300 meter lagi dari yang sekarang. 

“Kalau runway ini bisa lebih panjang, maka akan lebih banyak jenis pesawat yang bisa mendarat disini. Tentu saja transportasi dari dan ke Pulau Bawean akan makin lancar. Selanjutnya banyak wisatawan yang akan berkunjung ke Bawean,”katanya dalam rembug akur dengan moderator Musa, dan dihadiri Edi Santoso, anggota DPRD Gresik. (yad)

Gagas Jalan Poros Tengah Menghubungkan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean Selengkapnya

Bertemu Bupati dan Wabup, Kerinduan Warga Bawean Terobati

GRESIK,1minute.id – Kerinduan masyarakat Pulau Bawean bertemu Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah terobati. Selama tiga hari, Gus Yani dan Bu Min berada di pulau Putri -julukan lain-Pulau Bawean.  

Kunjungan kerja kali pertama sejak dilantik sebagai Bupati dan Wabup Gresik pada 26 Februari 2021 ini. “Mestinya saya sudah hadir beberapa saat yang lalu disini, tapi mengingat pandemi serta banyaknya kesibukan di kantor Bupati, hari ini akhirnya bisa bertemu,”kata Bupati Gus Yani dalam Rembug Akur di Pendapa Kecamatan Tambak, Pulau Bawean pada Rabu, 9 Juni 2021.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wabup membagikan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat. Camat Tambak Agung Hendro mengatakan ada dua program bantuan untuk masyarakat Tambak yang dibagikan bersamaan kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik ke kecamatan Tambak, Pulau Bawean.

Bantuan bantuan program BLT DD terdapst 734 keluarga penerima manfaat (KPM). Sedangkan, program bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan 1.607 KPM. Sesuai program Nawa Karsa Bupati Gresik untuk pengembangan UMKM, Camat Tambak mengaku juga telah menyerahkan bantuan alat pembuatan gula aren dan minyak untuk warga Desa Kelopanggubug Tambak.

“Kami juga telah merealisasikan bantuan keuangan untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni untuk sembilan belas Kepala Keluarga di wilayah Kecamatan Tambak,”kata Agung Hendro. (yad) 

Bertemu Bupati dan Wabup, Kerinduan Warga Bawean Terobati Selengkapnya

Pemkab Gelontor Bantuan Sosial ke Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Lawatan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah berkah masyarakat Pulau Bawean. Sebab, kedatangan dua pucuk pimpinan di Kota Giri ini juga membagikan bantuan tunai non pangan (BPNT) kepada 2.850 penerima manfaat dan 1.542 bantuan bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD).

Penyerahan secara simbolis dilakukan disela acara Rembuk Akur bertajuk Silaturahmi dengan ulama, kiai dan tokoh masyarakat di Pesanggrahan Kecamatan Sangkapura pada Selasa malam. 

Dalam rembuk akur itu berbagai masukan muncul dari masyarakat Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean. Bupati Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani terlihat serius mendengarkan masukkan dan menjawab tuntas pertanyaan masyarakat.

Rosyid, antara lain. Ia menyoroti maraknya perahu trawl (pukat harimau) yang masih marak di perairan Pulau Bawean. Mereka nelayan dari luar  Bawean. Saking getolnya, nelayan Bawean untuk menjaga ekosistem biota laut sempat menimbulkan perselisihan dengan nelayan luar Bawean. 

“Kami berharap pemerintah untuk menerbitkan perda larangan pengunaan perahu trawl,”kata Rosyid. Selain perahu trawl , Rosyid menyoroti tentang sampah yang masih berserakan di pantai dan pelabuhan Bawean. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menjawab semua pertanyaan masyarakat itu dengan taktis. Bupati Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengatakan, persoalan perahu trawl akan dilakukan koordinasi dengan Pemprov Jatim.
Sedangkan, persoalan sampah, Gus Yani, berharap masyarakat ikut partisipasi dalam menjaga lingkungan. “Pemerintah segera menyiapkan tempat pengolahan sampat terpadu,”kata Gus Yani. (yad)

Pemkab Gelontor Bantuan Sosial ke Pulau Bawean Selengkapnya