Bupati Gresik dan Baznas Gresik Sinergi Perkuat Jaring Sosial Warga Prasejahtera 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menggelar Halalbihal di Aula Putri Mijil, kompleks Pendepa Bupati Gresik pada Kamis,17 April 2025.

Halalbihalal dilanjutkan penyerahan bantuan sosial ini bersama para pengayuh becak, dan duafa ini merupakan bagian dari sinergi antara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Gresik untuk memperkuat jaring pengaman sosial bagi masyarakat prasejahtera.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan bahwa bantuan ini bukan sekadar formalitas, tetapi merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah dalam kehidupan masyarakat yang membutuhkan. “Pemerintah hadir memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kepedulian. Salah satunya melalui bantuan sosial yang hari ini kami salurkan,” ujar Gus Yani-sapaan akrab- Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 17 April 2025.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib, Asisten I Sekretariat Daerah Suprapto, Kabag Kesra M. Yusuf Ansyori, serta perwakilan Dinas Sosial Gresik.

Ia menekankan bahwa strategi penanggulangan kemiskinan yang sedang dijalankan oleh Pemkab Gresik tidak hanya terbatas pada pemberian bantuan langsung, tetapi juga menyasar aspek-aspek fundamental seperti validasi data kemiskinan, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pembentukan kelembagaan ekonomi desa seperti Koperasi Merah Putih.

“Jadi ini bagian dari strategi besar. Kita tidak ingin masyarakat kita hanya menerima bantuan, tetapi juga kita dorong agar memiliki daya saing ekonomi. Bansos penting, tapi pemberdayaan ekonomi jauh lebih penting,” tegasnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut dan mampu memberikan dampak positif bagi kehidupan sosial masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Gresik yang lebih sejahtera dan berkeadilan.

Sementara itu, Asrori, seorang tukang becak asal Kebungson, yang mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah daerah. “Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga saya. Saya merasa senang dan bersyukur atas perhatian dari pemerintah,” ungkapnya. (yad)

Bupati Gresik dan Baznas Gresik Sinergi Perkuat Jaring Sosial Warga Prasejahtera  Selengkapnya

Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Awal Kerja Usai Libur Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Mengawali hari kerja usai libur Idul fitri 1446 H, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dan jajaran Forkopimda, menggelar halal bihalal di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa, 8 April 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap momentum ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kolaborasi antarunsur pemerintahan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H. Semoga kita semua kembali suci dan diberikan kekuatan untuk terus bersinergi dalam membangun daerah tercinta ini,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kebersamaan dan komunikasi antarperangkat daerah demi kelancaran program-program pembangunan ke depan dengan pelayanan yang maksimal.

“Melalui halal bihalal ini, kita tingkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Setelah libur panjang ini, maksimalkan semangat spirit kita menjadi pelayan publik, melayani masyarakat Kabupaten Gresik,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan kebersamaan dan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi wujud nyata silaturahmi dan penguatan sinergi antara Polri, TNI, dan seluruh elemen pemerintahan. Ini penting demi menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Gresik,” tegasnya. (yad) 

Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Awal Kerja Usai Libur Lebaran  Selengkapnya

Bupati Gresik Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melarang aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Pemkab Gresik menggunakan mobil dinas atau mobdin untuk mudik lebaran. 

Surat Edaran atau SE larangan menggunakan mobdin untuk keperluan pribadi bernomor 043/44/437.34/2025 tentang Penggunaan kendaraan Dinas Operasional pada Masa Mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Bunyi SE tertanggal 25 Maret 2025 itu, begini :

Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Gresik Nomor 850/1970/437.73/2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, dengan ini disampaikan sebagai berikut:

1. Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah adalah 28 Maret s.d 08 April Tahun 2025.

2. Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai BUMD dan Pegawai BLUD yang akan bepergian keluar wilayah Kabupaten Gresik (Mudik Lebaran) pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah tidak diperkenankan menggunakan Kendaraan Dinas Operasional, baik Roda Empat (R4) maupun Roda Dua (R2).

3. Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai BUMD/BLUD dapat menggunakan Kendaraan Dinas Operasional sepanjang untuk urusan kedinasan dan/atau sudah mendapatkan ijin dari Bupati Gresik melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik.

4. Untuk Kendaraan Dinas Operasional dimaksud, agar di parkir pada tempat sebagaimana mestinya di Instansi/Kantor masing-masing

Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Gresik, 25 Maret 2025.

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh ASN dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang menggunakan kendaraan dinas operasional dalam aktivitas sehari-hari.

“Kendaraan dinas adalah aset negara yang harus digunakan secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk mudik Lebaran. Kami berharap seluruh ASN dan pejabat di lingkungan Pemkab Gresik dapat mematuhi aturan ini demi tertibnya administrasi serta efisiensi dalam penggunaan aset daerah,” tegas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, juga mengimbau seluruh ASN untuk tidak menggunakan kendaraan operasional untuk kepentingan pribadi.

“Kami mengajak seluruh pejabat dan ASN di Gresik untuk bersama-sama menaati aturan yang telah ditetapkan. Kendaraan dinas harus tetap berada di kantor selama libur Lebaran agar dapat digunakan sesuai kebutuhan operasional pemerintahan setelah liburan. Kami juga akan memastikan adanya pengawasan ketat terhadap kebijakan ini,” pungkasnya.

Untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani telah menginstruksikan Inspektorat dan dinas terkait untuk melakukan pengawasan ketat. Jika ditemukan pelanggaran, maka sanksi administratif akan diberlakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (yad)

Bupati Gresik Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran  Selengkapnya

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram Dibeli Manajemen PT Petrokimia Gresik Rp 50 Juta

GRESIK,1minute.id – Puncak Pasar dan Kontes Bandeng Kawak dipusatkan di Kawasan Bandar Grissee dilaksanakan pada maleman 27 Ramadan atau Rabu, 27 Maret 2025.

Ribuan pasang mata memadati kawasan heritage, bangunan kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu sejak badal Maghrib. Kontes Bandeng dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Ada tiga Bandeng Kawak kontestan yang meramaikan ikut tradisi Pasar Bandeng yang temurun konon sejak Sunan Giri, Wali Sanga yang juga dinobatkan sebagai Kepala Pemerintahan di Bukit Giri pada 1478 Masehi itu.

ikan bandeng dengan bobot 14,6 kilogram dengan panjang 109 sentimeter milik petambak Saifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik keluar sebagai jawara. 

Juara kedua bandeng dengan berat 11,6 kilogram, panjang 106 sentimeter milik Askin, petambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Dan, juara ketiga bandeng seberat 8 kilogram dengan panjang 90 sentimeter milik Zainul Abidin, petambak Pulau Mengare di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah.

Bandeng kawak peraih jawara kontes di event tahunan yang dihelat Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Pasar & Kontes Bandeng Kawak 2025 terjual seharga Rp 50 juta. Pembelinya adalah manajemen PT Petrokimia Gresik, salah satu perusahaan plat merah yang memiliki tagline “Solusi Agro Industri ” itu. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa Kontes Bandeng Kawak bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap petambak yang telah berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

“Tradisi ini telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Gresik. Kami berharap kontes ini dapat semakin memotivasi para petambak untuk terus meningkatkan kualitas budidaya bandeng serta memperkuat daya saing sektor perikanan kita,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Rabu malam, 27 Maret 2025.

Kontes Bandeng Kawak ini, salah satu event tahunan di maleman Ramadan yang tunggu oleh masyarakat. Di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, pada 10 hari terakhir Ramadan atau maleman Ramadan ada tiga event sangat dinantikan oleh masyarakat Gresik dan warga seluruh pelosok negeri. Tiga event itu, yakni, maleman 23 Ramadan, Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar. Tahun tradisi itu genap 500 tahun. Pada 2019, Sanggring Kolak Ayam tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. 

Tradisi berikutnya, maleman Selawa Ramadan di Bukit Giri, Desa Giri, Kecamatan Kebomas. Dan, tradisi ketiga adalah maleman 27 Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, tradisi Pasar dan Kontes Bandeng Kawak. 

“Saya mengundang seluruh masyarakat Gresik untuk datang dan menyaksikan kemeriahan Kontes Bandeng Kawak 2025. Mari bersama-sama melestarikan tradisi ini, mendukung para petambak lokal, serta menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan. Acara ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga kebersamaan dan kebanggaan akan budaya kita,” ajaknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menambahkan bahwa Kontes Bandeng Kawak juga memiliki dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Gresik. “Selain menjadi kebanggaan masyarakat, acara ini juga mendukung geliat ekonomi lokal, mulai dari pelaku UMKM, pedagang pasar bandeng, hingga industri kuliner berbasis olahan bandeng. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan acara ini,” tutur dokter Alif,panggilan akrab, Asluchul Alif. 

Selain kontes Bandeng yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta perwakilan kepala daerah se-Jatim ini, juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, termasuk arak-arakan bandeng dan live cooking bersama King Abdi (Finalis Masterchef Indonesia). Yang tak kalah menarik, panitia telah menyiapkan 3.000 porsi bandeng gratis bagi para pengunjung yang hadir di sepanjang Jalan Basuki Rahmat. (yad)

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram Dibeli Manajemen PT Petrokimia Gresik Rp 50 Juta Selengkapnya

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram, Seusia Siswa SMA, Jawara Kontes Bandeng Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik kembali menggelar tradisi Pasar dana Kontes Bandeng 2025. Tradisi terun temurun konon sejak Sunan Giri, Wali Sanga yang juga Kepala Pemerintahan di Bukit Giri pada 1478 Masehi. 

Bandeng yang konon digunakan oleh para santri Sunan Giri sebagai oleh-oleh ketika merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman mereka masing-masing. Tahun ini, tradisi Pasar Bandeng 2025 digelar selama tiga hari, 26 Maret sampai 28 Maret 2025 di Kawasan perdagangan di Gresik Kota Lama atau GKL, mulai Jalan Gubernur Suryo, H. Samanhudi, Cokroaminoto, Raden Santri dan Basuki Rahmat.

Sedangkan untuk kontes Bandeng Kawak dihelat pada Malem 27 Ramadan yang dipusatkan di kawasan Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Ada tiga ikan bandeng kontestan yang meramaikan tradisi tahunan yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta para perwakilan kepala daerah se-Jawa Timur itu.

ikan bandeng dengan bobot 14,6 kilogram dengan panjang 109 sentimeter milik petambak Saifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik keluar sebagai jawara. 

Juara kedua bandeng dengan berat 11,6 kilogram, panjang 106 sentimeter milik Askin, petambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Dan, juara ketiga bandeng seberat 8 kilogram dengan panjang 90 sentimeter milik Zainul Abidin,  petambak Pulau Mengare di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah.

Mereka ini, adalah langganan jawara kontes di event tahunan di Kontes Bandeng Kawak. Sebab, tidak mudah bagi petambak untuk melakukan budidaya bandeng kawak yang biaa seusai anak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau SMA itu. Ikan bandeng milik Syaifullah Mahdi, biasa disapa, Sandi yang beratnya 14,6 kilometer itu dipanen setelah berusia 16 tahun atau seusia siswa SMA.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kontes Bandeng Kawak merupakan salah satu tradisi kebanggaan masyarakat Gresik yang sudah berusia ratusan tahun sejak era Sunan Giri. Tradisi yang digelar mulai malam 26 Ramadan hingga akhir Ramadan ini juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi khususnya sektor perikanan.

“Kecerdasan Mbah Sunan Giri di era itu, ingin meningkatkan ekonomi sektor ikan bandeng di wilayah Leran, Manyar sampai Ujungpangkah,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Rabu malam, 26 Maret 2025. Dia mengungkapkan bahwa Kabupaten Gresik memiliki potensi budidaya ikan bandeng yang luar biasa. Di Gresik luas tambak 17 ribu hektar atau sekitar 36 persen luas tambak di Jawa Timur. Total produksi ikan bandeng sebanyak 49 ribu ton per tahun.

“Tiap tahun bandeng kita 49 ribu ton, semoga sektor perikanan tidak tergerus oleh regulasi-regulasi yang ruwet, seperti regulasi pupuk. Pupuk ini sangat krusial untuk pakan ikan bagi petambak,” terangnya.

Dalam hitungan wartawan 1minute.id bila hasil panen ikan bandeng 49 ribu ton per tahun alias 49 juta kilogram dengan harga bandeng seharga Rp 25 ribu per kilogram sama dengan Rp 1,22 triliun per tahun. 

Sementara pemenang Kontes Bandeng Kawak 2025, Saifullah Mahdi mengaku ikan bandeng miliknya sudah berusia 16 tahun, dengan perawatan ekstra dan dibudidayakan di lahan tambak khusus.

“Bandeng ini sudah kami rawat selama 16 tahun, di tambak seluas 4 hektar, jadi tambak tersebut memang kami siapkan khusus untuk bandeng-bandeng yang akan mengikuti kontes setiap tahun,” terang Sandi yang juga Kepala Desa Pangkah Kulon ini.

Mahdi menyebut, dirinya sudah sejak puluhan tahun mengikuti Kontes Bandeng Kawak. Hal ini sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Kabupaten Gresik, serta kebanggaan dan penyemangat para petani tambak. “Kami berharap petani atau pembudidaya bisa terus melestarikan tradisi Kontes Bandeng Kawak ini, karena Bandeng adalah salah satu ikon kebanggaan masyarakat Gresik,” katanya. 

Dalam puncak Kontes Bandeng Kawak ini, ikan bandeng pemenang kontes milik Syaifullah Mahdi juga dilelang dengan harga awal Rp. 20 juta, dan terjual Rp 50 juta dengan penawaran terakhir pihak managemen Petrokimia Gresik. (yad)

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram, Seusia Siswa SMA, Jawara Kontes Bandeng Gresik Selengkapnya

Cek Kesiapan Layanan Mudik Lebaran, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Semoga Mudik Lancar, Aman dan Nyaman

GRESIK,1minute.id – Puncak mudik lebaran diperkirakan mulai 28 Maret sampai 30 Maret 2025. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik berupaya mendukung kelancaran mudik dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran.

“Kami ingin memastikan masyarakat Gresik dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar. Infrastruktur jalan terus kami perbaiki, layanan transportasi dan kesehatan juga disiapkan dengan matang. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan dan saling menjaga keamanan serta ketertiban,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di rapat one week di kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Senin, 24 Maret 2025.

Kegiatan rutin mingguan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan diikuti semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau OPD di Kabupaten Gresik itu membahas terkait kesiapan berbagai sektor untuk mendukung kelancaran mudik dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran.

Layanan Kedadarutan Call Center 112 Gratis

“Apabila masyarakat menghadapi kondisi darurat seperti kecelakaan, kebakaran, gangguan ketertiban, atau situasi mendesak lainnya, segera hubungi layanan darurat 112. Tim kami siap merespons dengan cepat demi keselamatan dan kenyamanan seluruh warga Gresik,” ujar  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Siaga Kegawatdaruratan 24 Jam

Dalam rangka mengantisipasi situasi darurat selama Hari Raya Idul Fitri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) akan siaga penuh selama 24 jam. Tim gabungan ini siap bertindak cepat dalam menghadapi potensi bencana, gangguan ketertiban, serta keadaan darurat lainnya.

Layanan Kesehatan Tetap Buka

Untuk memastikan akses kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat, layanan Unit Gawat Darurat (UGD) di RS Ibnu Sina, RS Gresik Sehati, dan RS Umar Mas’oed serta Puskesmas di berbagai wilayah Kabupaten Gresik akan tetap beroperasi selama libur Lebaran. Selain itu, layanan medis akan makin tanggap dengan dokter spesialis yang bersiaga secara on-call selama 24 jam.

Perbaikan Infrastruktur untuk Kelancaran Mudik

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Gresik telah melakukan peningkatan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2025. Beberapa ruas jalan yang telah dikerjakan sejak awal tahun antara lain : Ruas Panceng – Lowayu, Dukun sepanjang 300 meter ; Ruas Wotan – Petung, Panceng sepanjang 200 meter ; Ruas Kapten Darmo Sugondo, Kebomas sepanjang 600 meter ; Ruas Balongpanggang – Metatu, Benjeng sepanjang 150 meter dan Ruas Balongpanggang – Mojopuro (akses utama ke Lamongan sisi selatan) sepanjang 700 meter.

Selain itu, Tim Satuan Tugas Unit Reaksi Cepat (SATGAS URC) Dinas PUPR telah menindaklanjuti 152 laporan perbaikan jalan sepanjang tahun 2025. “Tim ini juga akan tetap siaga selama libur Lebaran untuk menangani kondisi darurat terkait jalan dan jembatan,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Mudik Gratis dan Keamanan Transportasi

Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat. Sebanyak 1.072 peserta telah terdaftar dalam program ini. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menyiapkan 24 unit armada bus dengan 8 jurusan kabupaten/ kota di JawaTimur. 

Dishub Gresik juga tengah mengupayakan normalisasi Penerangan Jalan Umum  alias PJU dan penerangan di sepanjang jalur pantai utara atau Pantura Gresik. Sedangkan, untuk memastikan keamanan dan kesehatan perjalanan, Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi dan peserta mudik. Selain itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) turut melakukan tes urine bagi pengemudi dan kru bus guna memastikan keselamatan selama perjalanan.

Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan ini, Pemkab Gresik berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H. (yad)

Cek Kesiapan Layanan Mudik Lebaran, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Semoga Mudik Lancar, Aman dan Nyaman Selengkapnya

Maleman Selawe Ramadan Masjid Sunan Giri, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sediakan  3.000 Porsi Nasi Kebuli

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah menyemut di Bukit Giri pada Senin malam, 24 Maret 2025. Mereka datang dari berbagai daerah untuk mengikuti tradisi Maleman Selawe alias Malam 25 Ramadan, salah satu malam ganjil di 10 terakhir bulan suci Ramadan. 

Maleman Salawe Ramadan dipusatkan di Masjid Sunan Giri,  Mochamad Ainul Yaqin di Bukit Giri, Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Jemaah memenuhi masjid untuk mengikuti sholat Isya dan tarawih, yang kemudian dilanjutkan dengan munajat pembacaan 1000 surat Al-Ikhlas.

Tampak hadir di tradisi turun temurun itu,  antara lain,  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Ketua MUI Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyip dan Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi. Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini dengan penuh khidmat.

“Malam hari ini kita dapat berkumpul di tempat yang mulia, di Masjid Ainul Yaqin yang penuh berkah. Pada malam hari ini kita semua meneladani apa yang dikerjakan oleh para pendahulu kita. Warisan budaya Malam Selawe kita laksanakan di Masjid Jami Ainul Yaqin. Mudah-mudahan ke depan, Malam Selawe tetap istiqomah seperti ini,” kata Bupati Fandi Akhmad Yani.  

“Dengan niat baik kita semua, doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah. Saya juga berterima kasih kepada seluruh panitia Malam Selawe, mudah-mudahan semua panitia, Yayasan Makam Sunan Giri, serta pemerintahan desa doanya dikabulkan. Gresik semakin sukses, masyarakat semakin sejahtera,” imbuh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Pada bagian lain malam selawe yang telah menjadi tradisi keagamaan di Gresik, tidak hanya menjadi momentum untuk bermunajat dan beribadah, tetapi juga sarana untuk mempererat kebersamaan umat. Sebagai bentuk kepedulian sosial, Pemerintah Kabupaten Gresik membagikan 3000 porsi nasi kebuli kepada masyarakat yang hadir. 

Selain itu, suasana di sepanjang Jalan Sunan Giri semakin semarak dengan kehadiran para pedagang yang menjajakan berbagai kuliner khas dan produk UMKM.  Dari makanan tradisional hingga pernak-pernik khas Gresik

Salah satu warga yang hadir Lilis (25th), yang merupakan warga lokal Sidokmukti Sunan Giri,mengungkapkan rasa syukurnya atas tradisi ini. 

“Saya datang bersama suami untuk mengenalkan tradisi Malam Selawe kepadanya, karena ini pertama kalinya ia mengikuti acara ini. Alhamdulillah, kami mendapat nasi kebuli. Semoga tahun depan semakin banyak porsinya. Jika memungkinkan, ada juga nasi krawu agar makanan khas daerah ini lebih dikenal masyarakat luas,” pungkasnya

Acara yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Suara Gresik, Dinas Informasi dan Komunikasi atau Infokom Gresik ini turut menjadi ajang refleksi spiritual bagi masyarakat. Selain ibadah, momen berbagi 3000 porsi nasi kebuli menjadi bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan warganya. 

Kegiatan ini pun disambut antusias oleh masyarakat yang berharap tradisi Malam Selawe terus dipertahankan dan semakin berkembang di tahun-tahun mendatang. Dengan adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk jajaran Forkopimda, PCNU Gresik, MUI Kabupaten Gresik, Ansor Kabupaten Gresik, serta Takmir Masjid Jamik Sunan Giri, Malam Selawe diharapkan semakin memperkuat ikatan keagamaan dan sosial masyarakat Gresik. 

Tradisi yang tidak hanya memperkaya spiritualitas, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dalam kehidupan bermasyarakat.(yad) 

Maleman Selawe Ramadan Masjid Sunan Giri, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sediakan  3.000 Porsi Nasi Kebuli Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : RPJMD  Harus selaras dengan Asta Cita 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa RPJMD Kabupaten Gresik harus selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo serta mendukung visi nasional dan provinsi untuk mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan di Gresik sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo,” tegas Fandi Akhmad Yani ketika membuka Forum Umum Konsultasi Publik dalam rangka perumusan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Gresik 2025-2030 dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 di Kantor Pemkab Gresik.pada akhir pekan lalu.

Fokus utama, ia melanjutkan, adalah menurunkan angka kemiskinan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, serta memperkuat infrastruktur, pendidikan, dan layanan kesehatan. “Kami telah menyusun sembilan cita-cita pembangunan yang akan tercatat dalam dokumen perencanaan Kabupaten Gresik,” ujar Gus Yani, sapaan akrabnya.

Ia menyampaikan rencana strategis untuk lima tahun ke depan, termasuk pembangunan Kali Lamong sepanjang 44,8 kilometer, pengembangan transportasi terpadu dengan Lintas Rel Terpadu (LRT) yang menghubungkan Gresik dengan wilayah sekitar, serta optimalisasi teknologi RDF (Refuse Derived Fuel) dalam pengelolaan sampah.

“Efisiensi anggaran menjadi prioritas, terutama untuk memperbaiki fasilitas kesehatan di RS Gresik dan memastikan pembangunan sekolah sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Semua ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup warga Gresik,” tambah magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Sementara itu, Kepala Bappeda Gresik Eddy Hadisiswoyo, menyatakan bahwa perencanaan pembangunan ini disusun dengan mempertimbangkan kondisi keuangan daerah serta partisipasi dari berbagai pihak.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi seluruh elemen masyarakat untuk memberikan masukan terhadap arah pembangunan Gresik. Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa mencapai target pertumbuhan ekonomi 4,79 persen dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) hingga 78,93 persen pada periode 2025-2030,” jelas Eddy.

Forum dihadiri antara lain, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Ketua DPRD Gresik Syahrul Munir bersama jajaran pimpinan DPRD, perwakilan Bappeda kota/kabupaten aglomerasi Surabaya  serta stakeholder lainnya, Pemkab Gresik berharap dapat menyusun kebijakan pembangunan yang lebih inklusif, partisipatif, dan selaras dengan visi nasional. “Kami berkomitmen menjadikan Gresik sebagai kabupaten yang lebih maju, transparan, dan berkelanjutan,” pungkas Gus Yani. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : RPJMD  Harus selaras dengan Asta Cita  Selengkapnya

Sinergi Baznas Jatim dan Gresik Santuni 1000 Anak Yatim Duafa

GRESIK,1minute.id – Sebanyak seribu anak yatim dan duafa berkumpul di Aula Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim. Mereka terlihat semringah. Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif terlihat ada bersama anak-anak tersebut.

Kehadiran ribuan anak yatim dan duafa se-Kabupaten Gresik itu menerima santunan dari Badan Amil Zakat Nasional atau Baznas Gresik bersinergi dengan Baznas Jawa Timur. Kegiatan tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas program yang terus dijalankan oleh Baznas, baik di tingkat Provinsi maupun Kabupaten.

“Alhamdulillah, Gresik selalu dipilih oleh Baznas Jatim dalam melaksanakan berbagai programnya, termasuk santunan 1.000 yatim dan dhuafa ini. Kegiatan ini sangat berarti bagi masyarakat yang membutuhkan, dan semoga dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berbagi dengan sesama,” ujar Gus Yani, sapaan, Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Sebagai lembaga yang berperan dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, Baznas Kabupaten Gresik terus aktif dalam berbagai program sosial guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Beberapa program yang telah dilaksanakan antara lain:

OASE (Orang Tua Asuh Sehari)
Program kolaborasi antara Baznas Jatim, Baznas Gresik, dan PT Petrokimia Gresik ini bertujuan memberikan bantuan kepada anak yatim dan dhuafa melalui sistem orang tua asuh yang memberikan santunan secara langsung.

Syiar Zakat
Kegiatan ini dilaksanakan pada minggu kedua bulan ini dengan tujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat serta membangun kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

Santunan untuk Pengemudi Ojek Online (Ojol) dan Ojek Pangkalan (Opang)
sebagai bentuk apresiasi terhadap para pekerja sektor transportasi yang sering kali memiliki penghasilan tidak menentu, Baznas Gresik memberikan santunan guna meringankan beban mereka.

Santunan bagi Petugas Keamanan dan Kebersihan
Para pekerja di sektor keamanan dan kebersihan, yang memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan serta kebersihan lingkungan, juga mendapat perhatian khusus dari Baznas Gresik.

Kedepan, Baznas Gresik juga berencana memberikan santunan kepada para guru Madrasah Diniyah (Madin) dan guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan generasi muda di Kabupaten Gresik.

Pada kesempatan ini, sebanyak 1.000 anak yatim dan dhuafa dari seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik menerima berbagai bantuan, berupa paket sembako dari Bupati Gresik ; Perlengkapan sekolah dari Baznas Jawa Timur dan Uang tunai senilai Rp200.000 dari Baznas Kabupaten Gresik.

Selain itu, Baznas Gresik juga memberikan insentif bagi 200 marbot masjid sebesar Rp200.000 per orang sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam menjaga dan merawat masjid. 

Baznas juga menyalurkan bantuan pembangunan MCK senilai Rp5 juta, yang diharapkan dapat meningkatkan fasilitas sanitasi bagi masyarakat. Kegiatan santunan ini menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah daerah dan Baznas dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. 

Baznas Gresik terus berupaya menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh penerima.

Acara ini ditutup dengan doa bersama dan penyerahan bantuan secara simbolis kepada anak yatim, kaum dhuafa, marbot, serta perwakilan penerima bantuan MCK. Diharapkan, kegiatan ini semakin mendorong kesadaran masyarakat untuk berbagi dan berkontribusi dalam aksi sosial guna menciptakan kesejahteraan bersama. (yad)

Sinergi Baznas Jatim dan Gresik Santuni 1000 Anak Yatim Duafa Selengkapnya

Presiden Prabowo Resmikan 17 Stadion Standar FIFA, Salah satunya Stadion G-JOS Gresik

GRESIK,1minute.id –  Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto meresmikan 17 stadion standar FIFA di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada Senin, 17 Maret 2025. 

Di anatara 17 stadion yang diresmikan itu adalah Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS. Stadion yang berada di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini menjadi home base tim sepakbola kebanggaan warga Gresik dan Ultras Gresik, kelompok suporter pendukung Gresik United. Sayangnya, pada kompetesi 2025/2026, Gresik United turun kasta ke liga III Indonesia. 

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perbaikan dan pembangunan stadion ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan fasilitas olahraga di Indonesia.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, hari ini, Senin, 17 Maret 2025, saya resmikan renovasi dan pembangunan 17 stadion di Indonesia. Semoga stadion-stadion ini dapat menjadi pusat pembinaan atlet, tempat lahirnya talenta olahraga, serta ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas dan berkumpul,” ujar Presiden Prabowo.

Seremonial peresmian ini juga diikuti secara daring. Di stadion G-JOS dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, didampingi Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (CKPKP), Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, dan Kepemudaan Olahraga (Parekrafbudpora) Gresik, Saifudin Ghozali, serta Ketua KONI Gresik, Anis Ambiyo Putri. Serta, manajemen Gresik United.

Sebagai salah satu stadion yang mengalami renovasi dalam proyek nasional ini, Stadion G-JOS kini dilengkapi dengan berbagai peningkatan fasilitas. Lingkup pekerjaan renovasi mencakup perbaikan lantai, pengecatan rangka atap tribun, serta pembangunan ruang siaran (broadcast) dan fasilitas Video Assistant Referee (VAR).

Usai direnovasi, Stadion Gelora Joko Samudro memiliki kapasitas 22.272 kursi dan semakin siap menjadi tuan rumah berbagai pertandingan olahraga, baik di tingkat regional maupun nasional. Fasilitas ini didukung dengan kapasitas area parkir yang mampu menampung 322 mobil, 432 motor, dan 43 bus.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Stadion Gelora Joko Samudro tidak hanya akan difungsikan sebagai venue pertandingan, tetapi juga sebagai sport center yang terbuka untuk umum. Hal ini sejalan dengan Peraturan Daerah Kabupaten Gresik No. 8 Tahun 2023, yang mengatur penggunaan Stadion Gelora Joko Samudro sebagai fasilitas publik.

Ke depan, stadion ini akan dilengkapi dengan jogging track, hutan kota, wall climbing, dan arena skateboard, menjadikannya sebagai pusat olahraga dan rekreasi yang dapat dinikmati seluruh masyarakat Gresik.

“Stadion Gelora Joko Samudro bukan hanya milik atlet atau klub sepak bola, tetapi juga menjadi ruang publik bagi masyarakat yang ingin berolahraga atau sekadar menikmati suasana hijau di kawasan ini,” ungkap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, menyampaikan bahwa dengan selesainya revitalisasi G-JOS, masyarakat kini dapat menikmati berbagai fasilitas modern untuk kegiatan olahraga, rekreasi, dan berbagai acara lainnya.

“Renovasi ini bukan hanya tentang memperbaiki fasilitas, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat Gresik untuk aktif bergerak, berolahraga, dan membangun kebersamaan. Kami berharap stadion ini bisa menjadi wadah bagi lahirnya atlet-atlet berbakat dari Gresik, sekaligus menjadi ruang terbuka yang nyaman bagi semua warga,” ujar Wabup Alif. (yad)

Berikut daftar 17 stadion berstandar FIFA yang diresmikan oleh Presiden Prabowo : 

1. Stadion Bumi Sriwijaya, Kota Palembang

2. Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang

3. Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor

4. Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi

5. Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi

6. Stadion Gelora bandung Lautan Api, Kabupaten Bandung

7. Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman

8. Stadion Jatidiri, Kota Semarang

9. Stadion Gelora Joko Samudro, Kabupaten Gresik

10. Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang

11. Stadion Surajaya, Kabupaten Lamongan

12. Stadion Gelora Delta, Kabupaten Sidoarjo

13. Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan

14. Gelora Bumi Kartini, Kabupaten Jepara

15. Stadion Demang Lehman, Kabupaten Banjar

16. Stadion Segiri, Samarinda

17. Stadion B.J. Habibie, Kota Parepare. 

Presiden Prabowo Resmikan 17 Stadion Standar FIFA, Salah satunya Stadion G-JOS Gresik Selengkapnya