Baznas Gresik Gelar Syiar Zakat bersama Pekerja Informan dan Perempuan 

GRESIK,1minute.id –  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik kembali menggelar kegiatan syiar zakat di Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Jumat, 14 Maret 2025. Syiar zakat menyemarakkan bulan suci Ramadan ini berfokus pada pemberdayaan pekerja informal, terutama perempuan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, serta berbagai mitra, termasuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Petrokimia Gresik. 

Kegiatan bertajuk “Syiar Zakat dan Buka Puasa Bersama Ojol, Ojek Pangkalan Perempuan, Tukang Becak, dan Loper Koran” ini bertujuan tidak hanya untuk mengedukasi masyarakat tentang zakat, tetapi juga memberikan bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan.

Sebanyak 130 pekerja informal menerima paket sembako dan uang tunai. Bantuan tersebut disalurkan kepada 50 tukang becak, 50 ojek pangkalan perempuan, dan 30 loper koran.

Ketua Baznas Kabupaten Gresik, Muhammad Mujib, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen membantu para pekerja informal, terutama perempuan yang bekerja di sektor transportasi. 

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka, terutama para pekerja perempuan yang berjuang memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Muhammad Mujib.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Baznas Gresik juga menggelar pawai kampanye zakat yang melintasi berbagai titik strategis di Kota Gresik. Pawai ini dimulai dari depan Kantor DPRD Gresik, melewati Alun-Alun Gresik, Jalan Malik Ibrahim, Bandar Grissee, dan beberapa jalan utama sebelum kembali ke Pendapa Rumah Dinas Bupati di depan Alun-Alun Gresik Kota Lama. 

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai kewajiban agama sekaligus wujud kepedulian sosial.

Bupati Gresik.Fandi Akhmad Yani mengapresiasi inisiatif Baznas dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan. “Gerakan zakat ini harus terus berkembang agar semakin banyak masyarakat yang terbantu. Saya mengajak seluruh warga Gresik untuk menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian kepada sesama,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani.

Mak Ninik, seorang ojek pangkalan perempuan, mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Baznas Gresik. “Ini tahun kedua saya mengikuti acara ini, dan saya sangat berterima kasih atas bantuannya. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Baznas Gresik tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui zakat. Gerakan zakat ini diharapkan terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat agar manfaatnya semakin luas, terutama bagi pekerja informal yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup di tengah tantangan ekonomi. (yad)

Baznas Gresik Gelar Syiar Zakat bersama Pekerja Informan dan Perempuan  Selengkapnya

Panen Raya Padi di Gresik, Mentan Amran Sulaiman Apresiasi Produktivitas Padi dan Harga Jual Gabah Rp 6.500 /Kg

GRESIK,1minute.id – Menteri Pertanian atau Mentan Andi Amran Sulaiman mengapresiasi produksi dan serapan gabah yang baik di Kabupaten Gresik. Hal itu disampaikan Mentan Amran Sulaiman saat menghadiri panen raya padi dan serap gabah di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 14 Maret 2025.

Pada kesempatan itu, Mentan Amran Sulaiman secara simbolis memanen padi menggunakan Alsintan combine harvester. Alsintan combine harvester adalah alat panen padi yang dapat memotong, mengangkut, merontokkan, membersihkan, menyeleksi, dan mengemas dalam satu proses. 

Mentan Amran juga menyaksikan transaksi penjualan gabah dari petani kepada Bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram, lebih tinggi dari harga sebelumnya yang hanya Rp 6.000 per kilogram.

“Biasanya dijual Rp 6.000, sekarang menjadi Rp 6.500 perkilogram. Hal ini merupakan arahan dari Presiden untuk meningkatkan pendapatan petani, daya beli konsumen, serta kesejahteraan para pengusaha. Tujuan negara memang seharusnya seperti ini, semua tersenyum bahagia,” ujar Mentan Amran.

Selain Mentan Amran Sulaiman, panen raya dan penyerapan hasil panen ini juga dihadiri oleh Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, serta jajaran Forkopimda Jawa Timur dan Gresik.

PANEN : (ki-ka) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Mentan Amran Sulaiman dan Wakil Mentan Sudaryono dalam Panen Raya Padi di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 14 Maret 2025 ( Foto : prokopim untuk 1minute.id)

Dalam sambutannya, Mentan Amran juga menyoroti situasi ketahanan pangan global, terutama di negara-negara seperti Malaysia, Filipina, dan Jepang, yang saat ini mengalami krisis pangan.

“Saat ini di Jepang, harga beras hampir mencapai Rp 86 ribu dan bahkan menuju Rp 100 ribu per kilogram. Oleh karena itu, Saya mengucapkan terima kasih karena Indonesia berhasil meningkatkan produktivitas. Mari kita terus bergandengan tangan,” ujarnya.

Mentan Amran juga mengapresiasi hasil panen di Kabupaten Gresik yang dinilai sangat baik, dengan produktivitas mencapai 8-9 ton gabah kering panen per hektare. “Kabupaten Gresik patut dibanggakan, hasil panennya sangat memuaskan,” tuturnya.

Dalam sesi tanya jawab, seorang warga yang mewakili petani menyampaikan apresiasi atas harga gabah yang telah ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kilogram. Namun, ia juga berharap harga tersebut dapat terus dikawal agar benar-benar diterima oleh para petani.

Selain itu, ia mengungkapkan keluhan mengenai banjir yang kerap melanda wilayah mereka akibat luapan Kali Lamong.

“Daerah kami ini berhimpitan dengan Kali Lamong. Setiap minggu, kami mengalami kebanjiran dua kali. Meskipun pemerintah daerah sudah berupaya, kondisi di Kali Lamong sebelah selatan masih sering banjir. Kami berharap ada penanggulangan serius agar air tidak terus meluber,” ujar warga tersebut.

Tak hanya saat musim hujan, permasalahan juga muncul saat musim kemarau, di mana air dari Kali Lamong sering kali mengering sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk pertanian.

“Kami berharap pemerintah dapat membangun dam karet agar saat musim kemarau, air dapat disimpan sebagai cadangan. Selain itu, kami juga mohon bantuan untuk bibit padi,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa wilayah tersebut memiliki lahan tadah hujan seluas sekitar 195 hektar. Di sisi lain, wilayah ini juga berdekatan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Lamong, yang kerap meluap saat musim hujan dan mengakibatkan banjir, sementara di musim kemarau, lahan menjadi kering.

“Kami sudah membangun kolam retensi di kecamatan lain (Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme,Red). Tujuannya adalah untuk pengendalian banjir dan menyediakan pintu air agar saat musim kemarau, air dari tadah hujan dapat dialirkan,” tutup Bupati Fandi Akhmad Yani. (yad)

Panen Raya Padi di Gresik, Mentan Amran Sulaiman Apresiasi Produktivitas Padi dan Harga Jual Gabah Rp 6.500 /Kg Selengkapnya

RS Gresik Sehati, RSUD ke-3 Milik Pemkab Gresik Resmi Beroperasi tepat di Hari Jadi ke-538 Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Gresik Sehat resmi beropeeasi pada 9 Maret 2025 bertepatan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik atau Harjagres. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan rumah sakit tipe C berlokasi di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.

Rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik pertama di Gresik selatan. Atau RSUD ketiga yang dimiliki Pemkab Gresik. Tiga RSUD itu, yaitu RSUD Ibnu Sina di Kecamatan Kebomas ; RSUD Umar Mas’ud di Pulau Bawean dan RSUD Gresik Sehati di Kecamatan Kedamean. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  menegaskan bahwa kehadiran RSGS merupakan bukti nyata implementasi Nawa Karsa, khususnya Gresik Sehat, yang bertujuan mendekatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat dan memperkuat sistem kesehatan daerah.

“RSGS hadir untuk memberikan layanan kesehatan berkualitas khususnya bagi masyarakat Gresik wilayah selatan. Ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat di Hari Jadi Kota Gresik ke-538,” kata Gus Yani-sapaan- Bupati Fandi Akhmad Yani yang didampingi Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, serta Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman pada Ahad, 9 Maret 2025.

RSGS mulai dibangun tahun 2023. Rumah sakit tipe C dengan lima lantai. Rumah sakit ini memiliki kapasitas 101 tempat tidur serta didukung oleh layanan spesialis, di antaranya, Spesialis Anak, Spesialis Bedah, Spesialis Kandungan, Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Anestesi, dan Spesialis Patologi Klinis. 

Selain itu, ada Layanan Kegawatdaruratan,  layanan rawat inap, dan layanan farmasi  guna memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat. Tampak hadir di Grand Opening itu, antara lain, Ketua PC NU Gresik KH Mulyadi ; Ketua DPRD Gresik M.Syahrur Munir ; Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan, Kepala Dinas Kesehatan Gresik.dr Mukhibatul Khusnah serta Direktur RSUD Gresik Sehati Riyan Charlie Milyantono.

Pada kesempatan ini, Gus Yani juga menyoroti pentingnya optimalisasi pelayanan kesehatan, termasuk kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Namun, ia juga mengingatkan Badan Pengelola Jaminan Sosial atau BPJS Kesehatan untuk berbenah dan tidak sulit dalam memberikan layanan kepada masyarakat.

“Kami berharap BPJS juga berbenah. Jika tidak, Pemerintah Kabupaten Gresik akan mengevaluasi ulang kerja sama. Pelayanan kesehatan harus berjalan tanpa kendala demi kepentingan masyarakat,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Sementara, Grand Opening RSGS ini mendapatkan apresiasi dari masyarakat. Sebab, beroperasinya rumah sakit ini masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Gresik. “Alhamdulillah, akhirnya ada rumah sakit di dekat sini. Kami tidak perlu jauh-jauh ke kota kalau ada keadaan darurat,” ujar Siti Aminah, warga Kecamatan Kedamean. 

Perasaan lega dan harapan besar seperti yang dirasakan Siti turut mewarnai acara Grand Opening RSGS. Sebagai informasi, kegiatan Grand Opening ini juga dirangkaikan dengan Safari Ramadan 1446 H sebagai wujud syukur, atas berdirinya fasilitas kesehatan baru di Kabupaten Gresik tersebut. Dengan kehadiran RSGS, Pemerintah Kabupaten Gresik semakin memantapkan langkah untuk membangun masa depan kesehatan yang lebih baik. Ini merupakan bagian dari semangat Hari Jadi ke-538 Kota Gresikdemi mewujudkan Gresik baru lebih maju. (yad)

RS Gresik Sehati, RSUD ke-3 Milik Pemkab Gresik Resmi Beroperasi tepat di Hari Jadi ke-538 Kota Gresik Selengkapnya

Mudik Gratis Bareng Gus Yani-dr Alif, Ini Jadwal, Tujuan dan Syaratnya

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik atau Pemkab Gresik melalui Dinas Perhubungan Gresik kembali menggelar Mudik Gratis 2025. Kegiatan ini akan dilaksanakan pada Kamis 27 Maret 2025 di Kantor Bupati Gresik.

Acara bertitel Mudik Gratis 2025 Bareng Gus Yani dan Dokter Alif ini menyediakan ribuan kursi bus di 8 jurusan. Bagi warga Gresik yang ingin memanfaatkan fasilitas mudik gratis ini bisa mendaftar ke Kantor Dishub Gresik mulai Selasa, 11 Maret 2025 di jam kerja.

Usai rapat koordinasi persiapan mudik gratis, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Khusaini,  mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyediakan berbagai rute tujuan ke berbagai wilayah di Jawa Timur, antara lain:

Gresik – Situbondo – Banyuwangi

Gresik – Pasuruan – Probolinggo – Lumajang – Jember

Gresik – Malang – Blitar

Gresik – Jombang – Kediri – Tulungagung – Trenggalek

Gresik – Nganjuk – Madiun

Gresik – Magetan

Gresik – Ponorogo

Gresik – Bojonegoro – Padangan – Ngawi

Menurut Khusaini, pendaftaran program Mudik Gratis 2025 akan dibuka mulai 11 Maret 2025 hingga kuota terpenuhi. Bagi warga yang berminat, persyaratan yang diperlukan sangat sederhana.

“Cukup membawa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK). Pendaftarannya bisa dilakukan di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Jalan Lamongan Terminal Bunder, Gresik,” jelas Khusaini.

Untuk informasi lebih lanjut, warga dapat menghubungi narahubung berikut pada jam kerja (08.00-15.00 WIB):

M. Taufiq: 0813-3164-1469 dan  Tedi: 0823-1338-8474

Dikatakan, program Mudik Gratis ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat yang ingin bersilaturahmi dengan keluarga saat Hari Raya Idulfitri. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sehingga mudik dapat berjalan dengan lancar, aman, dan nyaman. (yad)

Mudik Gratis Bareng Gus Yani-dr Alif, Ini Jadwal, Tujuan dan Syaratnya Selengkapnya

Implementasi Retret, Pemkab Gresik: Satu Langkah, Satu Ritme untuk Gresik Maju

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar kegiatan Implementasi Retret sebagai upaya menyelaraskan langkah dan memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam mendorong kemajuan Kabupaten Gresik. 

Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dilaksanakan d Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 4 Maret 2025. Pesertanya, para kepala organisasi perangkat daerah atau OPD, Camat, serta Kepala Desa/lurah se-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah menyamakan satu langkah dan ritme kebersamaan demi mewujudkan Gresik Baru Lebih Maju. Terinspirasi dari pengalaman retret di Akmil, Magelang usai pelantikannya pekan lalu akan pentingnya peran desa sebagai penggerak utama pembangunan daerah.

“Desa memiliki peran vital dalam kemajuan daerah. Maka, kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci, agar setiap kebijakan yang digulirkan, baik dari pusat maupun daerah, bisa diterjemahkan hingga tingkat desa,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Dalam pertemuan, ada sejumlah isu strategis yang dibahas, antara lain, ketahanan pangan ; efisiensi anggaran ;  stabilitas harga kebutuhan pokok ;  pengelolaan sampah berbasis desa dan kolaborasi Desa dan BAZNAS Gresik.

Terkait ketahanan pangan, ia menyebut Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram. “Dengan menetapkan harga minimal gabah sebesar Rp6.500 agar petani tetap sejahtera,” tegasnya. Selain itu, sawah tadah hujan akan didata dan diusulkan ke pemerintah pusat untuk dikembangkan menjadi lebih produktif.

Berikutnya, efisiensi anggaran. Gus Yani mengingatkan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran desa, memastikan setiap rupiah benar-benar berdampak bagi masyarakat. Selanjutnya, stabilisasi harga kebutuhan pokok, ia meminta kepada kepala desa turut aktif memantau harga kebutuhan pokok di pasar, agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.

Kemudian, Pengelolaan Sampah Berbasis Desa, mantan Ketua DPRD Gresik itu mendorong agar setiap desa memiliki TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Terakhir, Kolaborasi Desa dan BAZNAS Gresik, mengajak pemerintah desa untuk bersinergi dengan BAZNAS Gresik melalui pembentukan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di desa-desa, sebagai bentuk penguatan ekonomi umat dan dukungan bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

“Tidak mungkin kami berdua berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci. Program-program yang kita jalankan harus linier, mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga nasional,” ujar dokter Alif.

Ia juga menambahkan empat fokus utama yang menjadi perhatian. Di antaranya,  dukungan terhadap program  Makan Bergizi Gratis atau MBG dalam hubungannya dengan menggerakkan perekonomian lokal.

Berikutnya adalah penanggulangan banjir akibat luapan Kali Lamong dan Bengawan Solo baik itu berupa pembangunan kolam retensi maupun relokasi sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak.

Hal lain yang juga menjadi fokus adalah peningkatan infrastruktur, meliputi eks jalan penghubung desa, sekolah, dan puskesmas, dengan tujuan agar pelayanan publik semakin optimal. Terakhir, Wabup Alif juga menekankan penguatan kolaborasi antar wilayah aglomerasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan regional.

Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, yang juga menjadi moderator melihat nilai positif dalam ini. Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan bersama kepala desa semacam ini akan dilakukan secara berkala.

“Pertemuan ini menjadi ruang diskusi dan penyamaan visi. Ke depan, kami akan mengagendakan pertemuan serupa agar komunikasi antara pemerintah daerah dan desa semakin solid,” ungkap Sekda Washil. (yad)

Implementasi Retret, Pemkab Gresik: Satu Langkah, Satu Ritme untuk Gresik Maju Selengkapnya

Pemkab Gresik Dirikan Dapur Umum di Desa Kedungrukem untuk Siapkan Makan Sahur dan Berbuka 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif meninjau dapur umum di Balai Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Gresik, Minggu malam, 2 Maret 2025. Hujan deras yang mengguyur wilayah hulu membuat Kali Lamong kembali meluap.

Badal Tarawih, Gus Yani dan dr Alif berangkat menuju ke Desa Kedungrukem, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Desa Sedapurklagen, satu dari lima desa di Kecamatan Benjeng mengalani dampak terparah akibat banjir susulan Kali Lamong. Data BPBD Gresik terdapat 300 unit rumah yang tergenangi air dengan ketinggian 10-30 centimeter. Sejumlah, fasilitas umum atau fasum seperti SDN, TK, PAUD, Masjid dan Pustu.

Mereka meninjau rumah warga lalu mengunjungi Balai Desa Kedungrukem, tempat dapur umum Pemkab Gresik didirikan untuk menyediakan makanan sahur dan berbuka bagi warga terdampak.

“Kami sudah melakukan rapat koordinasi dengan Wabup, Sekda, Dinas PUTR, Dinsos, BPBD, serta para camat di wilayah terdampak. Ada sejumlah langkah antisipasi yang kita bahas, terutama karena curah hujan tinggi dalam dua hari terakhir menyebabkan air Kali Lamong kembali meluap,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani , baru tiba ke Gresik setelah 8 hari mengikuti retret atau Pembekalan Kepala Daerah (Gubernur, Wali Kota dan Bupati) di Akmil Magelang, Jawa Tengah. Memakai Tshirt warna hitam dan topi hitam ketika meninjau lokasi banjir. Karena ada warganya yang berada di Daerah Aliran Sungai atau DAS Kali Lamong mendapat musibah banjir, Gus Yani didampingi dr Alif tanpa istirahat meninjau ke lokasi banjir.

Ia menambahkan, karena bencana ini terjadi di bulan Ramadan, Pemkab Gresik memutuskan mendirikan dapur umum untuk membantu warga yang menjalankan ibadah puasa. “Kami ingin memastikan warga terdampak tetap bisa sahur dan berbuka dengan baik. Semoga air cepat surut dan hujan tidak turun lagi malam ini, sehingga luapan air bisa terkendali,” tambahnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika atau BMKG, Senin, 3 Maret 2025  sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik mengalami hujan inrensitas ringan. Wilayah tersebut, antara lain, Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerne, dan Menganti. 

Sedangkan, di Gresik bagian Utara atau DAS Bengawan Solo, hujan intensitas ringan terjadi di Kecamatan Dukun, Bungah, Panceng, Ujungpangkah, Sidayu dan Manyar. 

Gus Yani mengatakan, selain penanganan kegawatdaruratan, pihak telah melakukan  diskusi bersama jajaran terkait, Pemkab Gresik merancang sejumlah langkah percepatan penanganan banjir, termasuk pembangunan kolam retarding basin atau kolam retensi sebagai penampung air sementara.

“Tahun ini sudah ada pembebasan lahan untuk kolam retarding basin kedua, seperti yang sudah dilakukan di Kecamatan Cerme. Kami berharap pembebasan lahan untuk percepatan pembangunan kolam retensi di sepanjang sungai Kali Lamong dapat segera dimulai,” kata Gus Yani.

Ia optimistis, jika proyek ini terealisasi, risiko banjir di kawasan sekitar Kali Lamong bisa berkurang secara signifikan.

“Kolam retensi di Cerme memang sudah optimal, tapi kapasitas tampungannya terbatas. Oleh karena itu, tahun ini kami mulai membangun kolam retensi kedua di Balongpanggang. Kami juga berharap DPRD Gresik dapat mendukung optimalisasi anggaran untuk proyek ini,” jelasnya. (yad)

Pemkab Gresik Dirikan Dapur Umum di Desa Kedungrukem untuk Siapkan Makan Sahur dan Berbuka  Selengkapnya

Ikuti Retret di Akmil Magelang, Gus Yani Ngaku Tambah Ilmu, Jejaring Kepala Daerah untuk Nawa Karsa Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Retret kepala daerah antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Akmil Magelang, Jawa Tengah Jumat besok berakhir, 28 Februari 2025. Sehari menjelang cek out atau pada Kamis, 27 Februari 2025, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif meluncur ke Akmil Magelang untuk bergabung dengan Bupati Fandi Akhmad Yani yang telah mengikuti retret sejak 21 Februari 2025. Gus Yani – dr Alif, sama-sama baju loreng. 

Apa kesan Gus Yani, begitu biasa disapa,  selama 7 hari, mulai 21-27 Februari 2025 mengikuti retret atau pembekalan untuk kepala daerah ( Gubernur, Wali Kota dan Bupati) di Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah ?  Selain, pembekalan disiplin dan kesederhanaan sebagai bagian dari pelatihan kepemimpinan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengaku memperoleh banyak wawasan dan materi baru yang dapat diterapkan dalam membangun daerah, termasuk dalam penyusunan kebijakan saat melakukan efisiensi anggaran. “Kami sudah menerapkan efisiensi anggaran dan menyusun program prioritas. Ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto demi terealisasinya Proyek Strategis Nasional,” ujar Gus Yani pada Kamis, 27 Februari 2025.

Gus Yani menambahkan bahwa dirinya juga diajak untuk mengidentifikasi potensi wilayah guna bersama-sama memperkuat pembangunan daerah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, bersama Wabup Gresik dr. Alif, dirinya sudah menyiapkan sembilan strategi utama atau Nawa Karsa demi mewujudkan “Gresik Baru Lebih Maju.”

Mulai dari Gresik Cerdas dan Sehat dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, termasuk percepatan penanganan stunting. Selanjutnya, Gresik Religius dan Berbudaya dengan menguatkan nilai-nilai keagamaan serta melestarikan budaya lokal.

Nawa Karsa lainnya adalah Gresik Sejahtera, yang berfokus pada dukungan terhadap UMKM, industri kreatif, serta program perlindungan sosial bagi masyarakat rentan. Kemudian, Gresik Produktif, dengan mendorong industrialisasi berkelanjutan dan pengembangan kawasan ekonomi strategis.

Ada pula Gresik Mandiri, yang bertujuan memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan wirausaha berbasis inovasi. Selanjutnya, Gresik Nyaman dan Berkelanjutan, yang mengedepankan pengembangan infrastruktur ramah lingkungan serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Strategi berikutnya adalah Gresik Maju dan Modern, yang diwujudkan melalui penerapan teknologi digital dalam pemerintahan dan pengembangan Smart City. Kemudian, Gresik Terhubung, dengan meningkatkan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur transportasi dan akses digital.

Terakhir, Gresik Aman dan Harmonis, yang bertujuan menjaga ketertiban, keamanan, serta mendorong kehidupan sosial yang rukun dan toleran. “Banyak ilmu yang kami dapat. Terlebih, kami bisa mengenal para kepala daerah dari berbagai wilayah sehingga dapat saling berjejaring dan berbagi ilmu,” jelasnya.

“Koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat sangat dibutuhkan untuk membangun daerah,” tambah bupati periode kedua tersebut. Pembangunan memang membutuhkan koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/ kota, dan pusat.

Hal senada disampaikan Wabup Gresik dr. Alif, yang baru bergabung dalam retret pada Kamis (27/2). Ia menyatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam penciptaan lapangan kerja.

“Mas Yani sudah menerbitkan Perbup tentang perlindungan tenaga kerja lokal, sehingga perusahaan di Gresik diwajibkan mempekerjakan minimal 60 persen tenaga kerja dari warga Gresik,” tegasnya. Mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membangun Gresik. Apalagi, sebagian wilayah di Gresik terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Kali Lamong dan Kali Surabaya.

“Dengan kekompakan, kita bisa menyelesaikan semua persoalan. Mudah-mudahan banjir di wilayah Gresik Selatan segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas dengan lancar,” harapnya. (yad)

Ini jadwal hari kedelapan retret di Akmil Magelang. 

Jumat, 28 Februari 2025

1. 06.30 – 07.30 WIB  : Sarapan

2. 09.00 – 11.30 WIB : Pengarahan Presiden & Penutupan

3. 14.00 WIB – selesai : Check out Kepala Daerah

Ikuti Retret di Akmil Magelang, Gus Yani Ngaku Tambah Ilmu, Jejaring Kepala Daerah untuk Nawa Karsa Gresik Baru Selengkapnya

Bupati Gresik Berikan Subsidi Tiket Kapal hingga Antar Jemput Gratis bagi Santri Mudik Ramadan

GRESIK,1minute.id – Bulan suci Ramadan yang paling di tunggu segera tiba. Marhaban Ya Ramadan. Ribuan santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai pualng ke rumah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menginstruksikan jajarannya untuk memfasilitasi kepulangan santri asal Pulau Bawean dengan memberikan subsidi tiket kapal cepat.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para santri yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Ramadan bersama keluarga.  

Kebijakan antar dan jemput santri saat menjelang Ramadan dan Idul Fitri sudah dilakukan sejak awal Fandi Akhmad Yani menjabat sebagai Bupati Gresik periode pertama, 2021-2024. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Pemkab Gresik berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. “Program mudik gratis ini akan tetap berjalan, terutama bagi masyarakat Bawean yang ingin merayakan Ramadan di kampung halaman. Kami pastikan kuota mudik gratis tidak berubah, dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Dinas Perhubungan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para santri dalam menuntut ilmu di pondok pesantren serta memberikan kemudahan bagi mereka untuk mudik.  

Dalam kesempatan terpisah, sebanyak 209 santri dari berbagai pondok pesantren di Gresik dan wilayah Jawa Timur lainnya memanfaatkan layanan kapal cepat Express Bahari 3F untuk pulang ke kampung halaman. Sebagai bentuk dukungan terhadap program mudik ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik memberikan potongan harga tiket kapal cepat, yang disambut positif oleh para santri.  

Salah satu santri, Maulani, 18, asal Kecamatan Sangkapura, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kebijakan tersebut. “Ini tentu kejutan bagi kami. Ada potongan harga khusus bagi santri yang hendak mudik. Semoga ke depan ada tiket gratis,” ujarnya penuh harap.  

Senada disampaikan Mudarrisah dan Abdur Rahman Wahid, perwakilan pengurus santri Putra Ponpes Sidogiri Pasuruan. Menurutnya, subsidi tiket sangat membantu para santri untuk pulang saat liburan menjelang Ramadan. “Biasanya, menjelang Ramadan, tiket sudah habis. Tapi Alhamdulillah, kami diberikan fasilitas ini yang sangat memudahkan santri Bawean,” ungkapnya.  

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini, menjelaskan bahwa para santri dijemput menggunakan 5 hingga 6 bus dari berbagai pondok pesantren, termasuk yang berada di daerah terjauh seperti Situbondo. Penjemputan ini disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal.  

“Kami memfasilitasi penjemputan santri dari beberapa pondok pesantren di Jawa Timur ke Gresik dengan armada bus secara gratis. Kemudian, bagi santri yang pulang ke Pulau Bawean, kami sediakan angkutan kapal dari Pelabuhan Gresik dengan harga tiket yang terjangkau,” jelas Khusaini. (yad)

Bupati Gresik Berikan Subsidi Tiket Kapal hingga Antar Jemput Gratis bagi Santri Mudik Ramadan Selengkapnya

Naik Moda TransJatim, Bupati Gresik Mulai Perkenalkan Gresik Universal Sains Kepada Siswa

GRESIK,1minute.id -Bus TransJatim jurusan Bunder-Mojokerto penuh penumpang pada Jumat, 14 Februari 2025. Di antara penumpang moda transportasi umum itu adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Gus Yani, begitu biasa disapa, mengajak puluhan siswa dari UPT SMP Negeri 9 Gresik dan SMP Negeri 22 Gresik.

Mereka turun di selter dekat Kompleks Islamic Center, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Setelah itu, melanjutkan ke Gedung Gresik Universal Sains atau GUS yang berada Kompleks Islamic Center itu. Karena rombongan berangkat pagi, begitu tiba di gedung GUS berlantai 3 itu mereka langsung sarapan pagi. Sarapan Nasi Krawu.

Suasana santai dan akrab tercipta, memberikan kesempatan bagi para siswa untuk berdialog langsung dengan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Usai sarapan, Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak para siswa berkeliling untuk mengenalkan berbagai fasilitas yang tersedia di Gedung Gresik Universal Sains. Gedung ini merupakan bagian dari kompleks Islamic Center Gresik yang memiliki luas total 2,1 hektare.

Selain gedung sains, kompleks ini juga mencakup Masjid KH Robbach Ma’sum dan aula “Puncak Panorama” yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan publik. Di lantai 1, para siswa disuguhi dengan layar interaktif yang menampilkan informasi tentang sejarah Kabupaten Gresik serta berbagai perkembangan yang telah dicapai oleh daerah ini. Siswa dapat berinteraksi langsung dengan tampilan digital yang memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan dinamis.

GUS : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memperkenalkan tempat edukasi berbasis teknologi, Gresik Universal Sains di kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Tinur pada Jumat, 14 Februari 2025 ( Foto : istimewa)

Lantai 2 menghadirkan Experience Space sebuah area yang nantinya akan digunakan untuk menampilkan berbagai karya audiovisual yang menarik, hasil kolaborasi dengan studio “9 Matahari”. Ruang ini dirancang agar pengunjung dapat menikmati sajian multimedia yang mengangkat budaya, sejarah, dan inovasi dari perspektif yang lebih kreatif.

Sementara itu, di lantai 3, siswa diajak untuk mencoba instalasi multimedia interaktif yang dapat mengolah gambar mereka menjadi karya digital. Teknologi ini memungkinkan para siswa untuk melihat hasil transformasi wajah mereka menjadi bentuk visual yang unik, menjadikan kunjungan ini lebih berkesan dan edukatif.

Fandi Akhmad Yani menekankan bahwa kompleks Islamic Center ini hadir untuk mendukung pendidikan dan inovasi bagi generasi muda Gresik. Kedepan, setelah progres pembangunannya rampung, Bupati Yani ingin agar kompleks Islamic Center ini bisa makin lengkap dan dimanfaatkan komunitas-komunitas anak muda di Gresik.

“Islamic Center ini kita buat untuk masyarakat. Disini terdapat Masjid Robbach Ma’sum, dan terbaru terdapat gedung yang menjadi sebuah galeri art digital dengan 3 lantai. Dimana masing-masing lantainya terdapat fasilitas dan teknologi kekinian. Mudah-mudahan di 2025 ini bisa rampung 100% dan di buka untuk umum,” terang Gus Yani.

Pada kesempatan itu, Gus Yani bersama para siswa juga menanam pohon bersama di area Kompleks Islamic Center. Ini merupakan wujud kepedulian kolektif terkait upaya-upaya pemeliharaan lingkungan, seperti yang ada dalam Nawakarsa Gresik Lestari.

Kunjungan Bupati Yani bersama para siswa hari ini mengirim siyal dan ajakan bagi para siswa, untuk meningkatkan minatnya terhadap sains dan teknologi. Sekaligus juga mendorong kebiasaan menggunakan transportasi umum yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Sementara itu,  Jeva, salah satu siswa SMPN 9 Gresik mengungkapkan, kegembiraannya bisa mengunjungi Gresik Universal Sains bersama Bupati Fandi Akhmad Yani. Dirinya mengaku tidak menyangka ada fasilitas yang menarik di dalam area Islamic Center. “Seru banget , aku nggak expect kalau di Islamic Center ini ada fasilitas seperti ini. Mulai dari sejarah, hingga seni semuanya ada,” ungkapnya. (yad)

Naik Moda TransJatim, Bupati Gresik Mulai Perkenalkan Gresik Universal Sains Kepada Siswa Selengkapnya

Aklamasi, Anis Ambiyo Putri kembali Terpilih sebagai Ketua KONI Gresik

GRESIK,1minute.id – Anis Ambiyo Putri kembali terpilih sebagai Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia atau KONI Kabupaten Gresik. Anis terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten atau Musorkab KONI Gresik yang dilaksanakan di Ruang Putri Mijil, Kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Selasa, 11 Februari 2025.

Perempuan yang juga dokter itu melenggang sebagai Ketua KONI Gresik untuk periode kali kedua, 2025-2029, karena mendapatkan dukungan penuh dari seluruh atau 50 cabang olah (cabor) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Musorkab KONI Gresik 2025 dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan, bahwa seluruh fasilitas olahraga di Kabupaten Gresik dapat dimanfaatkan sebagai tempat latihan bagi berbagai cabang olahraga atau cabor.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh fasilitas olahraga di Kabupaten Gresik dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembinaan atlet, tentunya dengan mengikuti prosedur perizinan yang telah ditetapkan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini mengingatkan kepada pengurus KONI Gresik tentang pengelolaan anggaran yang tepat sasaran guna mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah. Ia memastikan bahwa distribusi anggaran bagi setiap cabor akan dilakukan secara proporsional berdasarkan kinerja dan capaian prestasi.  

“Cabor dengan performa baik tentu akan mendapatkan porsi anggaran lebih besar dibandingkan dengan cabor yang masih perlu meningkatkan prestasinya. Ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh cabor agar terus berkembang,” jelas suami Nurul Haromaini Ali itu.

Sebagai informasi, KONI Gresik telah mencatat berbagai capaian signifikan. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur 2023, kontingen Gresik berhasil menempati peringkat ke-7 dari total 38 kabupaten/kota peserta.  Prestasi ini menunjukkan kemajuan pembinaan atlet di Gresik, dengan raihan 28 medali emas, 46 medali perak, dan 48 medali perunggu, serta total 252 poin.  

Bupati Gresik berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara profesional dan inovatif serta memiliki strategi tepat dalam meningkatkan prestasi olahraga di daerahnya. “Kabupaten Gresik punya mimpi besar, dan kita juga gudangnya atlet. Artinya, kita terus berbenah dengan progres yang positif. Ini menjadi harapan bagi kita semua,” pungkasnya. (yad)

Aklamasi, Anis Ambiyo Putri kembali Terpilih sebagai Ketua KONI Gresik Selengkapnya