Ikuti Retret di Akmil Magelang, Gus Yani Ngaku Tambah Ilmu, Jejaring Kepala Daerah untuk Nawa Karsa Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Retret kepala daerah antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Akmil Magelang, Jawa Tengah Jumat besok berakhir, 28 Februari 2025. Sehari menjelang cek out atau pada Kamis, 27 Februari 2025, Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif meluncur ke Akmil Magelang untuk bergabung dengan Bupati Fandi Akhmad Yani yang telah mengikuti retret sejak 21 Februari 2025. Gus Yani – dr Alif, sama-sama baju loreng. 

Apa kesan Gus Yani, begitu biasa disapa,  selama 7 hari, mulai 21-27 Februari 2025 mengikuti retret atau pembekalan untuk kepala daerah ( Gubernur, Wali Kota dan Bupati) di Akademi Militer atau Akmil Magelang, Jawa Tengah ?  Selain, pembekalan disiplin dan kesederhanaan sebagai bagian dari pelatihan kepemimpinan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengaku memperoleh banyak wawasan dan materi baru yang dapat diterapkan dalam membangun daerah, termasuk dalam penyusunan kebijakan saat melakukan efisiensi anggaran. “Kami sudah menerapkan efisiensi anggaran dan menyusun program prioritas. Ini merupakan bagian dari dukungan kami terhadap kebijakan Presiden Prabowo Subianto demi terealisasinya Proyek Strategis Nasional,” ujar Gus Yani pada Kamis, 27 Februari 2025.

Gus Yani menambahkan bahwa dirinya juga diajak untuk mengidentifikasi potensi wilayah guna bersama-sama memperkuat pembangunan daerah serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Untuk itu, bersama Wabup Gresik dr. Alif, dirinya sudah menyiapkan sembilan strategi utama atau Nawa Karsa demi mewujudkan “Gresik Baru Lebih Maju.”

Mulai dari Gresik Cerdas dan Sehat dengan cara meningkatkan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, termasuk percepatan penanganan stunting. Selanjutnya, Gresik Religius dan Berbudaya dengan menguatkan nilai-nilai keagamaan serta melestarikan budaya lokal.

Nawa Karsa lainnya adalah Gresik Sejahtera, yang berfokus pada dukungan terhadap UMKM, industri kreatif, serta program perlindungan sosial bagi masyarakat rentan. Kemudian, Gresik Produktif, dengan mendorong industrialisasi berkelanjutan dan pengembangan kawasan ekonomi strategis.

Ada pula Gresik Mandiri, yang bertujuan memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan wirausaha berbasis inovasi. Selanjutnya, Gresik Nyaman dan Berkelanjutan, yang mengedepankan pengembangan infrastruktur ramah lingkungan serta pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan.

Strategi berikutnya adalah Gresik Maju dan Modern, yang diwujudkan melalui penerapan teknologi digital dalam pemerintahan dan pengembangan Smart City. Kemudian, Gresik Terhubung, dengan meningkatkan konektivitas melalui pembangunan infrastruktur transportasi dan akses digital.

Terakhir, Gresik Aman dan Harmonis, yang bertujuan menjaga ketertiban, keamanan, serta mendorong kehidupan sosial yang rukun dan toleran. “Banyak ilmu yang kami dapat. Terlebih, kami bisa mengenal para kepala daerah dari berbagai wilayah sehingga dapat saling berjejaring dan berbagi ilmu,” jelasnya.

“Koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat sangat dibutuhkan untuk membangun daerah,” tambah bupati periode kedua tersebut. Pembangunan memang membutuhkan koordinasi dan sinkronisasi antara pemerintah provinsi, kabupaten/ kota, dan pusat.

Hal senada disampaikan Wabup Gresik dr. Alif, yang baru bergabung dalam retret pada Kamis (27/2). Ia menyatakan bahwa pihaknya terus berkomitmen mendukung Asta Cita Presiden Prabowo, terutama dalam penciptaan lapangan kerja.

“Mas Yani sudah menerbitkan Perbup tentang perlindungan tenaga kerja lokal, sehingga perusahaan di Gresik diwajibkan mempekerjakan minimal 60 persen tenaga kerja dari warga Gresik,” tegasnya. Mantan Wakil Ketua DPRD Gresik ini juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama membangun Gresik. Apalagi, sebagian wilayah di Gresik terdampak bencana banjir akibat luapan Sungai Kali Lamong dan Kali Surabaya.

“Dengan kekompakan, kita bisa menyelesaikan semua persoalan. Mudah-mudahan banjir di wilayah Gresik Selatan segera surut dan warga dapat kembali beraktivitas dengan lancar,” harapnya. (yad)

Ini jadwal hari kedelapan retret di Akmil Magelang. 

Jumat, 28 Februari 2025

1. 06.30 – 07.30 WIB  : Sarapan

2. 09.00 – 11.30 WIB : Pengarahan Presiden & Penutupan

3. 14.00 WIB – selesai : Check out Kepala Daerah

Ikuti Retret di Akmil Magelang, Gus Yani Ngaku Tambah Ilmu, Jejaring Kepala Daerah untuk Nawa Karsa Gresik Baru Selengkapnya

Bupati Gresik Berikan Subsidi Tiket Kapal hingga Antar Jemput Gratis bagi Santri Mudik Ramadan

GRESIK,1minute.id – Bulan suci Ramadan yang paling di tunggu segera tiba. Marhaban Ya Ramadan. Ribuan santri asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mulai pualng ke rumah. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menginstruksikan jajarannya untuk memfasilitasi kepulangan santri asal Pulau Bawean dengan memberikan subsidi tiket kapal cepat.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya para santri yang ingin kembali ke kampung halaman untuk merayakan Ramadan bersama keluarga.  

Kebijakan antar dan jemput santri saat menjelang Ramadan dan Idul Fitri sudah dilakukan sejak awal Fandi Akhmad Yani menjabat sebagai Bupati Gresik periode pertama, 2021-2024. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa Pemkab Gresik berkomitmen untuk terus menjalankan program-program yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat. “Program mudik gratis ini akan tetap berjalan, terutama bagi masyarakat Bawean yang ingin merayakan Ramadan di kampung halaman. Kami pastikan kuota mudik gratis tidak berubah, dan informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Dinas Perhubungan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan semangat para santri dalam menuntut ilmu di pondok pesantren serta memberikan kemudahan bagi mereka untuk mudik.  

Dalam kesempatan terpisah, sebanyak 209 santri dari berbagai pondok pesantren di Gresik dan wilayah Jawa Timur lainnya memanfaatkan layanan kapal cepat Express Bahari 3F untuk pulang ke kampung halaman. Sebagai bentuk dukungan terhadap program mudik ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Gresik memberikan potongan harga tiket kapal cepat, yang disambut positif oleh para santri.  

Salah satu santri, Maulani, 18, asal Kecamatan Sangkapura, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kebijakan tersebut. “Ini tentu kejutan bagi kami. Ada potongan harga khusus bagi santri yang hendak mudik. Semoga ke depan ada tiket gratis,” ujarnya penuh harap.  

Senada disampaikan Mudarrisah dan Abdur Rahman Wahid, perwakilan pengurus santri Putra Ponpes Sidogiri Pasuruan. Menurutnya, subsidi tiket sangat membantu para santri untuk pulang saat liburan menjelang Ramadan. “Biasanya, menjelang Ramadan, tiket sudah habis. Tapi Alhamdulillah, kami diberikan fasilitas ini yang sangat memudahkan santri Bawean,” ungkapnya.  

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Gresik Khusaini, menjelaskan bahwa para santri dijemput menggunakan 5 hingga 6 bus dari berbagai pondok pesantren, termasuk yang berada di daerah terjauh seperti Situbondo. Penjemputan ini disesuaikan dengan jadwal keberangkatan kapal.  

“Kami memfasilitasi penjemputan santri dari beberapa pondok pesantren di Jawa Timur ke Gresik dengan armada bus secara gratis. Kemudian, bagi santri yang pulang ke Pulau Bawean, kami sediakan angkutan kapal dari Pelabuhan Gresik dengan harga tiket yang terjangkau,” jelas Khusaini. (yad)

Bupati Gresik Berikan Subsidi Tiket Kapal hingga Antar Jemput Gratis bagi Santri Mudik Ramadan Selengkapnya

Naik Moda TransJatim, Bupati Gresik Mulai Perkenalkan Gresik Universal Sains Kepada Siswa

GRESIK,1minute.id -Bus TransJatim jurusan Bunder-Mojokerto penuh penumpang pada Jumat, 14 Februari 2025. Di antara penumpang moda transportasi umum itu adalah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Gus Yani, begitu biasa disapa, mengajak puluhan siswa dari UPT SMP Negeri 9 Gresik dan SMP Negeri 22 Gresik.

Mereka turun di selter dekat Kompleks Islamic Center, Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Setelah itu, melanjutkan ke Gedung Gresik Universal Sains atau GUS yang berada Kompleks Islamic Center itu. Karena rombongan berangkat pagi, begitu tiba di gedung GUS berlantai 3 itu mereka langsung sarapan pagi. Sarapan Nasi Krawu.

Suasana santai dan akrab tercipta, memberikan kesempatan bagi para siswa untuk berdialog langsung dengan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.  Usai sarapan, Bupati Fandi Akhmad Yani mengajak para siswa berkeliling untuk mengenalkan berbagai fasilitas yang tersedia di Gedung Gresik Universal Sains. Gedung ini merupakan bagian dari kompleks Islamic Center Gresik yang memiliki luas total 2,1 hektare.

Selain gedung sains, kompleks ini juga mencakup Masjid KH Robbach Ma’sum dan aula “Puncak Panorama” yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan publik. Di lantai 1, para siswa disuguhi dengan layar interaktif yang menampilkan informasi tentang sejarah Kabupaten Gresik serta berbagai perkembangan yang telah dicapai oleh daerah ini. Siswa dapat berinteraksi langsung dengan tampilan digital yang memberikan pengalaman belajar yang lebih menarik dan dinamis.

GUS : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memperkenalkan tempat edukasi berbasis teknologi, Gresik Universal Sains di kompleks Islamic Center di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Tinur pada Jumat, 14 Februari 2025 ( Foto : istimewa)

Lantai 2 menghadirkan Experience Space sebuah area yang nantinya akan digunakan untuk menampilkan berbagai karya audiovisual yang menarik, hasil kolaborasi dengan studio “9 Matahari”. Ruang ini dirancang agar pengunjung dapat menikmati sajian multimedia yang mengangkat budaya, sejarah, dan inovasi dari perspektif yang lebih kreatif.

Sementara itu, di lantai 3, siswa diajak untuk mencoba instalasi multimedia interaktif yang dapat mengolah gambar mereka menjadi karya digital. Teknologi ini memungkinkan para siswa untuk melihat hasil transformasi wajah mereka menjadi bentuk visual yang unik, menjadikan kunjungan ini lebih berkesan dan edukatif.

Fandi Akhmad Yani menekankan bahwa kompleks Islamic Center ini hadir untuk mendukung pendidikan dan inovasi bagi generasi muda Gresik. Kedepan, setelah progres pembangunannya rampung, Bupati Yani ingin agar kompleks Islamic Center ini bisa makin lengkap dan dimanfaatkan komunitas-komunitas anak muda di Gresik.

“Islamic Center ini kita buat untuk masyarakat. Disini terdapat Masjid Robbach Ma’sum, dan terbaru terdapat gedung yang menjadi sebuah galeri art digital dengan 3 lantai. Dimana masing-masing lantainya terdapat fasilitas dan teknologi kekinian. Mudah-mudahan di 2025 ini bisa rampung 100% dan di buka untuk umum,” terang Gus Yani.

Pada kesempatan itu, Gus Yani bersama para siswa juga menanam pohon bersama di area Kompleks Islamic Center. Ini merupakan wujud kepedulian kolektif terkait upaya-upaya pemeliharaan lingkungan, seperti yang ada dalam Nawakarsa Gresik Lestari.

Kunjungan Bupati Yani bersama para siswa hari ini mengirim siyal dan ajakan bagi para siswa, untuk meningkatkan minatnya terhadap sains dan teknologi. Sekaligus juga mendorong kebiasaan menggunakan transportasi umum yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Sementara itu,  Jeva, salah satu siswa SMPN 9 Gresik mengungkapkan, kegembiraannya bisa mengunjungi Gresik Universal Sains bersama Bupati Fandi Akhmad Yani. Dirinya mengaku tidak menyangka ada fasilitas yang menarik di dalam area Islamic Center. “Seru banget , aku nggak expect kalau di Islamic Center ini ada fasilitas seperti ini. Mulai dari sejarah, hingga seni semuanya ada,” ungkapnya. (yad)

Naik Moda TransJatim, Bupati Gresik Mulai Perkenalkan Gresik Universal Sains Kepada Siswa Selengkapnya

Aklamasi, Anis Ambiyo Putri kembali Terpilih sebagai Ketua KONI Gresik

GRESIK,1minute.id – Anis Ambiyo Putri kembali terpilih sebagai Ketua Komite Olah Raga Nasional Indonesia atau KONI Kabupaten Gresik. Anis terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Kabupaten atau Musorkab KONI Gresik yang dilaksanakan di Ruang Putri Mijil, Kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Selasa, 11 Februari 2025.

Perempuan yang juga dokter itu melenggang sebagai Ketua KONI Gresik untuk periode kali kedua, 2025-2029, karena mendapatkan dukungan penuh dari seluruh atau 50 cabang olah (cabor) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Musorkab KONI Gresik 2025 dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani menegaskan, bahwa seluruh fasilitas olahraga di Kabupaten Gresik dapat dimanfaatkan sebagai tempat latihan bagi berbagai cabang olahraga atau cabor.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh fasilitas olahraga di Kabupaten Gresik dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pembinaan atlet, tentunya dengan mengikuti prosedur perizinan yang telah ditetapkan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini mengingatkan kepada pengurus KONI Gresik tentang pengelolaan anggaran yang tepat sasaran guna mendukung peningkatan prestasi olahraga daerah. Ia memastikan bahwa distribusi anggaran bagi setiap cabor akan dilakukan secara proporsional berdasarkan kinerja dan capaian prestasi.  

“Cabor dengan performa baik tentu akan mendapatkan porsi anggaran lebih besar dibandingkan dengan cabor yang masih perlu meningkatkan prestasinya. Ini sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi seluruh cabor agar terus berkembang,” jelas suami Nurul Haromaini Ali itu.

Sebagai informasi, KONI Gresik telah mencatat berbagai capaian signifikan. Pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur 2023, kontingen Gresik berhasil menempati peringkat ke-7 dari total 38 kabupaten/kota peserta.  Prestasi ini menunjukkan kemajuan pembinaan atlet di Gresik, dengan raihan 28 medali emas, 46 medali perak, dan 48 medali perunggu, serta total 252 poin.  

Bupati Gresik berharap kepengurusan baru dapat bekerja secara profesional dan inovatif serta memiliki strategi tepat dalam meningkatkan prestasi olahraga di daerahnya. “Kabupaten Gresik punya mimpi besar, dan kita juga gudangnya atlet. Artinya, kita terus berbenah dengan progres yang positif. Ini menjadi harapan bagi kita semua,” pungkasnya. (yad)

Aklamasi, Anis Ambiyo Putri kembali Terpilih sebagai Ketua KONI Gresik Selengkapnya

Pemkab Gresik Gelar FKP Ranwal RKPD 2026, Rumuskan Perencanaan Percepatan Pembangunan Berkelanjutan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam Rancangan Awal alias Ranwal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka kegiatan mengusung tema Percepatan Transformasi Sosial Ekonomi yang Inklusi dan Berkelanjutan Didukung Tatakelola Pemerintah yang Adapatif itu dilaksanakan di Ruang Putri Cempo lantai dasar Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Februari 2025.

“Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Forum Konsultasi Publik RKPD 2026 yang hadir. Ini merupakan cerminan rasa kebersamaan dan partisipasi kita dalam merumuskan perencanaan pembangunan untuk kemajuan Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yan dalam sambutan pembukaan FKP 2026.

Menurutnya, seluruh peserta FKP rancangan awal RKPD harus memiliki pandangan dan ide mengenai apa yang harus dikerjakan oleh Pemkab Gresik tahun depan. Berdasarkan evaluasi pembangunan selama ini dan ekspektasi ke depan.

’Saya melihat untuk tahun depan berdasar evaluasi saat ini, ada beberapa hal yang harus terus diperhatikan dan diperkuat. Khususnya, dalam perumusan kebijakan belanja. Saya berharap RKPD 2026 dapat menjadi pedoman pembangunan yang lebih terarah dan tepat sasaran,’’ tutur Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

FKP Ranwal RKPD 2026 ini, dihadiri diantaranya, Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, Kepala Bappeda Jatim Mohammad Yasin, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Bappeda Gresik Edi Hadisiswoyo, para Kepala Dinas beserta tamu undangan.

Kabupaten Gresik memiliki 9 prioritas pembangunan dimana semuanya memiliki tujuan mendukung kebijakan Nasional Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat  (PHTC) atau yang disebut Quick Win Presiden RI Prabowo Subianto.

Kesembilan prioritas itu, yaitu : Pertama,  pengentasan kemiskinan inklusif, partisipatif dan bersasaran. Kedua, pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan fiskal daerah didukung kemudahan, kesederhanaan dan ketepatan pelayanan investasi.

Ketiga, perkembangan ekologi didukung pengembangan ekowisata, budaya dan industri ramah lingkungan. Prioritas keempat peningkatan kualitas pendidikan didukung perluasan aksebilitas layanan dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Selanjutnya, kelima adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif, ramah anak dan respon gender. Yang keenam, pembangunan infrastruktur tangguh dan berkelanjutan. Ketujuh penguatan keluhuran budaya berbasis kearifan Gresik yang agamis.

Dan yang kedelapan peningkatan kesejahteraan sektor Agropolitan dan Minapolitan. Serta yang terakhir, kesembilan adalah penguatan reformasi birokrasi didukung pelayan publik inklusif dan responsif gender serta pengembangan smart government berbasis satu data pembangunan. (yad)

Pemkab Gresik Gelar FKP Ranwal RKPD 2026, Rumuskan Perencanaan Percepatan Pembangunan Berkelanjutan Selengkapnya

Bupati Gresik Wujudkan Mimpi Warga Duduksampeyan Nikmati Air Bersih, Merista Dedy Hartandi : Puluhan Tahun Gunakan Air Tadah Hujan

GRESIK,1minute.id – Merista Dedy Hartandi terharu. Sebab, puluhan tahun penantian warga Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur akhirnya bisa menikmati air bersih dari Perumda Giri Tirta Gresik.

Selain mendapatkan air bersih, ribuan warga juga mendapatkan sambungan rumah atau SR secara gratis. Jumlahnya, 6.169 SR. Berdasarkan data Perumda Giri Tirta Gresik biaya peyambungan sebesar Rp 1.750.000 per sambungan rumah.

Selain SR gratis, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik telah menuntaskan pembangunan dua unit reservoir air yang masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik itu. Reservoir Bunder dengan kapasitas 1000 kubik di Jalan Raya Duduksampeyan ini adalah kali pertama di kabupaten Gresik. 

Dedy mengatakan, puluhan tahun untuk mandi, cuci dan kakus alias MCK warga mengandalkan air hujan. Hampir semua rumah di Kecamatan Duduksampeyan memiliki tando air di rumahnya. Ukuran tando air bervariasi. “Ada tandon air yang sebesar kamar tamu,” kata Camat Duduksampeyan itu.

Tandon air bagi warga di Kecamatan Duduksampeyan sangat vital. Sebab, pada saat musim kemarau tiba, air bagaikan emas. “Kalau tidak ada hujan atau musim kemarau mereka harus membeli air tangkian. Satu tangki itu harganya ada Rp 180 ribu, Rp 200 ribu per tangki per minggu. Sebulan 4 kali sudah kelihatan Rp 800 ribu untuk pembelian air,” ujar Dedy. 

Karena itulah, warga sangat senang dan terharu ketika masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah bisa merealisasikan mimpi puluhan tahun warga menikmati air bersih. 

“Luar biasa apalagi sambungan rumah gratis banyak warga yang terharu sampai meneteskan air mata. Luar biasa terima kasih,” ujar Dedy ditemui di sela Istighotsa dan Doa bersama dalam rangka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan pada Senin, 10 Februari 2025. (yad)

Bupati Gresik Wujudkan Mimpi Warga Duduksampeyan Nikmati Air Bersih, Merista Dedy Hartandi : Puluhan Tahun Gunakan Air Tadah Hujan Selengkapnya

Pembangunan Reservoir Pertama Kapasitas 1000 Kubik Tuntas, Warga Duduksampeyan Gelar Istighotsa dan Doa Bersama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Kita Inginkan Setiap Kecamatan ada Reservoir

GRESIK,1minute.id – Pembangunan Reservoir Bunder berada di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang di bangun oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik tuntas.

Sejarah baru bagi warga Kota Ssntri -sebutan lain-Kabupaten Gresik yang akan memasuki usia 51 tahun pada 27 Februari 2025 nanti. Sebab, reservoir alias tandon raksasa yang memiliki kapasitas 1.000 kubik air adalah satu-satu yang ada di kecamatan. Tandon raksasa berwarna biru berjumlah dua unit, masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik itu bisa mengairi ribuan rumah di kecamatan Duduksampeyan. 

Mimpi warga Duduksampeyan yang selama puluhan tahun warga Kecamatan Duduksampeyan menikmati air bersih menjadi realita di masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini. Selama puluhan tahun warga hanya mengandalkan air tadah hujan dan air tangki kegiatan mandi, cuci dan kakus atau MCK.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Wsshil Miftachul Rachman menggelar Istighotsa dan Doa Bersama bersama ratusan warga Desa Duduksampeyan pada Senin, 11 Februari 2025. 

Istighotsah dan doa bersama dalam rangka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan sebagai wujud rasa syukur itu diawali santunan anak yatim kemudian dilanjutkan doa bersama secara lesehan. 

CEK RESERVOIR : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Dirut Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi melakukan pemantauan proses pengisian reservoir Bunder di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik pada Senin, 10 Februari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembangunan reservoir pertama di Kecamatan Duduksampeyan  dilakukan secara multiyear mulai tahun 2023 sampai 2024. Sebanyak 2 unit reservoir masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik atau 1.000 kubik

Tangki raksasa ini, kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani adalah karya anak bangsa. Produk dalam negeri.  Anggaran untuk pembuatan satu reservoir seharga lebih kurang Rp 2 miliar. Jadi, kalau dua unit tandon raksasa ini anggarannya sekitar Rp 4 miliar. 

Selain pembangunan reservoir ini, mulai 2023 hingga 9 Februari 2025, Pemerintah melakukan penambahan atau pemasangan sambungan rumah tangga sebanyak 6.169 SR. “Pemasangan 6.169 SR baru ini gratis,” kata magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya ini.

“Ini tentu nikmat rasa syukur yang luar biasa. Alhamdulillah,” kata Gus Yani. Ia berharap ketersedian air bersih yang telah nanti-nantikan warga Kecamatan Duduksampeyan selama puluhan tahun itu memiliki dampak positif meningkatnya ekonomi dan kesehatan warga.

Gus Yani menegaskan pembangunan reservoir tidak berrhenti di Kecamatan Duduksampeyan. Ia meninginkan pembangunan tandon raksasa ini bisa dilakukan di setiap kecamatan di Kabupaten Gresik pada pemerintahan selanjutnya. “Pembangunan reservoir akan kita prioritaskan di kecamatan yang kekurangan air bersih,” kata suami Nurul Haromaini Ali ini.

Ia menyebut tiga Kecamatan yang menjadi prioritas yaitu Kecamatan Balongpanggang, Menganti dan Benjeng. Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng ketika musim rendeng air berlimpah. Akan tetapi, pada musim kamarau warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Sedangkan, di Kecamatan Menganti kearah Surabaya mulai Desa Hulaan, Setro sampai Laban tidak ada banyu saat kemarau. “Tidak ada kata terlambat. Alhamdulillah kita punya strategi yang sudah jelas. Kemampuan anggaran seharusnya cukup. Apalagi manfaatnya sangat jelas,” tegas Gus Yani.

DOOR STOP ; Bupati Gresil Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah (kiri) memberikan keterangan Pers usai Istighotsa dan Doa Bersama dalam angka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan pada Senin, 10 Februari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Manfaat ketersediaan air bersih bagi warga, antara lain, peningkatan ekonomi dan kesehatan. Dengan satu unit tandon 500 kubik dengan anggaran Rp 2 miliaran ribuan warga bisa menikmati air bersih. Ia mengilustrasikan bila satu rumah di huni 2 orang, manfaat air bersih bisa dinikmati 12 ribu jiwa. Bila satu rumah dihuni 4 orang (bapak, ibu dan dua anak) air bersih bisa dinikmati 24 ribu orang. “Manfaatnya 1 tandon bisa 6 ribu kk/rumah. 2 unit tandon manfaatnya bisa satu Kecamatan,” jelasnya.

“Stuanting pasti turun. Kecamatan Duduksampeyan mudah-mudahan lepas dari stunting,” katanya dan dijawab Amin YRA secara bersamaan.  Gus Yani menyebut, sumber air bersih untuk warga kecamatan Duduksampeyan diambil dari dua sumber air yakni Umbulan, Pasuruan dan Driyorejo. “Sumber air jelas ada dari Umbulan dan Driyorejo, sama-sama bagus airnya. Kita bsa menurunkan angka stunting, kesehatan masyarakat Duduksampeyan tambah sehat. Nek Sehat, gampang delek rezeki. Amin Ya Robbal Alamin,” ujarnya.

Istighotsa dan doa bersama ini yang digelar sebagai wujud rasa syukur karena sang Khaliq telah memberikan nikmat yang luar biasa bagi warga Kecamatan Duduksampeyan ini juga dihadiri antara lain, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Gresik Ninik Asrukin, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi, Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartandi dan Asosiasi Kepala Desa alias AKD se-Kecamatan Duduksampeyan.

Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartandi  mengatakan, puluhan tahun warga mengandalkan air hujan. “Kalau tidak ada hujan atau musim kemarau mereka harus membeli air tangkian. Satu tangki itu harganya ada Rp 180ribu, Rp 200.000 ribu per tangki per seminggu. Sebulan 4 kali sudah kelihatan Rp.800 ribu,” ujar Dedy. 

“Air dipakai untuk ibadah sebagai, untuk mandi. Luar biasa apalagi sambungan rumah gratis banyak warga yang terharu sampai meneteskan air mata luar biasa terima kasih,” katanya. (yad)

Pembangunan Reservoir Pertama Kapasitas 1000 Kubik Tuntas, Warga Duduksampeyan Gelar Istighotsa dan Doa Bersama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Kita Inginkan Setiap Kecamatan ada Reservoir Selengkapnya

Kunjungi Freeport Indonesia, Komisi VII DPR RI Soroti Serapan Tenaga Kerja Lokal dan CSR

GRESIK,1minute.id – Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja atau kunker ke PT Freeport Indonesia atau PTFI pada Kamis, 6 Februari 2025. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ikut mendampingi kunker komisi VII di kawasan ekonomi khusus Java Integrited Industrial and Port Estate atau KEK JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.

Penyerapan tenaga lokal dan program corporate social responsibility atau CSR, dua topik yang disorot oleh komisi yang membidangi perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif, Pariwisata dan sarana publikasi itu. 

Kegiatan diawali dengan paparan dari jajaran manajemen PTFI terkait progres recovery smelter pascakebakaran, kapasitas produksi, serta kontribusi PT Freeport Indonesia dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional.

Usai paparan dilanjutkan diskusi antara anggota komisi VII DPR RI dengan manajemen PTFI. Nila Yani Hardiyanti, salah satu anggota Komisi VII menyoroti pentingnya optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal dalam operasional smelter. Legislator asal daerah pemilihan atau Dapil X Jatim (Gresik-Lamongan) itu mendorong agar PT Freeport Indonesia untuk memenuhi perekrutan pekerja lokal Gresik sebanyak 60 persen seperti yang diatur dalam Perda No 7 tahun 2022.

“Saya harap PT Freeport Indonesia bisa memberikan kesempatan bagi tenaga kerja lokal khusunya Kabupaten Gresik. Saya mohon kiranya dalam proses perekrutan selalu diumumkan secara transparan kepada masyarakat di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Selain penyerapan tenaga kerja, legislator muda yang masih lajang asal Gresik ini menekankan juga perlunya peningkatan program CSR yang berkesinambungan agar manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Keberadaan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Gresik memiliki harapan besar bagi masyarakat Gresik yang tentunya memberikan dampak positif bagi masyarakat. Saya ingin agar program CSR PT Freeport Indonesia tidak lagi bersifat konsumtif,” tambahnya.

Seusai diskusi rombongan Komisi VII DPR RI bersama jajaran PT Freeport Indonesia melakukan peninjauan langsung ke area smelter. Mereka melihat proses pengolahan tembaga dari konsentrat hingga menjadi katoda tembaga, yang merupakan bahan baku utama untuk industri elektronik, otomotif, dan infrastruktur.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi PT Freeport Indonesia dalam mengoptimalkan perannya, baik dalam pengembangan industri hilir tembaga maupun dalam kontribusinya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menyampaikan harapan agar kehadiran smelter PT Freeport Indonesia memberikan manfaat maksimal bagi daerah. Utamanya dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan program CSR yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen mendukung investasi yang berdampak positif bagi masyarakat. Kami berharap, selain mendorong pertumbuhan ekonomi, PT Freeport Indonesia ini juga dapat menjadi pusat pemberdayaan tenaga kerja lokal dan program sosial yang berkelanjutan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. (yad)

Kunjungi Freeport Indonesia, Komisi VII DPR RI Soroti Serapan Tenaga Kerja Lokal dan CSR Selengkapnya

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian

GRESIK,1minute.id – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS  Bengawan Solo semakin mesra. Setelah normalisasi Kali Lamong. Kini, Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo mendatangani Nota Kesepakatan tentang sinergi perencanaan, pembangunan, operasi, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air. 

Nota Kesepahaman dua institusi itu diteken di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Jumat, 31 Januari 2025. MoU diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kesepakatan ini merupakan langkah lanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo, setelah sebelumnya kedua pihak sukses bekerja sama dalam penanganan normalisasi Kali Lamong guna mengurangi risiko banjir.

Program normalisasi tersebut terbukti efektif, dengan semakin berkurangnya frekuensi dan durasi banjir akibat luapan Kali Lamong yang sebelumnya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah terdampak.

“Setelah kerja sama dalam normalisasi Kali Lamong yang membawa dampak positif dalam pengurangan risiko banjir, kini kami kembali bersinergi untuk mendukung penyediaan air baku dan pengembangan hortikultura. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 31 Januari 2025.

Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya ; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Gresik Eddy Hadisiswoyo ; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Tata Ruang atau PUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ; 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra serta Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Gresik.

Ia melanjutkan, kerja sama ini memiliki arti penting di Kabupaten Gresik. Hal ini lantaran tahun 2025 merupakan tahun yang penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Sehingga dengan adanya kerja sama ini maka peningkatan ekonomi masyarakat dalam sektor pertanian dapat meningkat.

Lebih lanjut, ia menjelentrehkan ruang lingkup kerja sama ini nantinya akan mencakup perencanaan, pembangunan, operasi dan pemeliharaan serta pengelolaan. Kerja sama ini juga akan mengedepankan keterpaduan program dalam penyediaan air baku dan pengembangan jaringan irigasi hortikultura.

Sedangkan infrastruktur yang menjadi fokus utama dalam kerja sama ini meliputi intake dan pipa transmisi air baku di Sungai Bengawan Solo hingga ke lokasi lumbung air yang berada di Kecamatan Panceng dan Kecamatan Dukun.

Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan proyek yang penting dalam penyediaan sumber air yang berkualitas bagi hortikultura di Kabupaten Gresik. Dikatakan juga bahwa sinergi ini sejalan dengan komitmen BBWS Bengawan Solo, dalam pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan berkelanjutan.

“Nota kesepakatan ini kita harapkan juga bisa memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pengelolaan sumber air di Kabupaten Gresik. Kita ingin agar kerja sama ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan upaya-upaya kelestarian sumber daya air,” kata Maryadi Utama. (yad)

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian Selengkapnya

Cegah Wabah PMK, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Pantau Langsung Vaksinasi Sapi di Wringinanom

GRESIK,1minute.id – Anak sapi ras limosin itu berontak seakan takut divaksinasi PMK. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan para dokter hewan dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian Gresik untuk berhati-hati. “Hati-hati dokter. Sapi ada juga yang takut divaksin,” seloroh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 24 Januari 2025.

Sapi yang berontak itu menunjukkan sehat. Gerakannya lincah dan bertenaga. Sebab,  vaksinasi PMK ini diberikan kepada sapi-sapi yang sehat dengan minimal usia 3 bulan dan dosisnya 2 ml per ekor sapi.

Vaksinasi PMK adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan ternak dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat mengancam kesejahteraan peternak serta pasokan daging dan susu.

VAKSINASI SAPI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung vaksinasi PMK di Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 24 Januari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani memantau langsung pemberian vaksinasi dan obat-obatan untuk hewan sapi di Desa Wringinanom dan Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur bertujuan mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK merebak. 

Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pertanian atau Kadistan Gresik Eko Anindito Putro dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik Agustine Halomoan Sinaga memberikan perhatian serius pencegahan wabah PMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ada puluhan hewan sapi yang mendapatkan vaksinasi. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pihaknya telah meminta Dispertan bersama jajarannya untuk mengintensifkan vaksinasi terhadap hewan sapi yang masih sehat. “Hal ini dilakukan untuk mencegah agar sapi-sapi tersebut tidak tertular wabah PMK,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sampai saat ini jumlah sapi di Kabupaten Gresik yang terpapar wabah PMK ada sebanyak 530 ekor. Dari jumlah tersebut 140 di antaranya ada di Kecamatan Wringinanom. “Kami mengimbau kepada peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya masing-masing untuk mencegah tertular PMK,” terang Magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya itu.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh peternak dan kepala desa untuk segera berkoordinasi dengan penyuluh dan UPT Peternakan. Sehingga, sapi-sapi yang ada di wilayahnya bisa segera divaksin. “Kami pastikan vaksinnya sudah siap. Saat ini ada sekitar 3.525 vaksin yang sudah ready dan akan ditambah lagi oleh pemerintah pusat,” imbuh orang nomor satu di Kota Santri ini.

Dalam kesempatan ini, bupati juga menyerahkan bantuan berupa obat-obatan kepada para peternak. Mulai desinfeksi kandang dan peralatannya, obat luka-luka, vitamin hingga obat cacing.

Pemberian vaksinasi PMK ini dilakukan di sejumlah kandang milik warga. Di antaranya, kandang sapi milik Iswandi di Desa Wringinanom. Di lokasi ini ada 30 ekor sapi dan kondisinya dipastikan sehat.

Sedangkan, di Desa Kesamben Kulon, vaksinasi PMK dilakukan di kandang milik Ny Rupiah. Ada 6 ekor sapi. Semuanya, kini sudah mendapatkan vaksinasi PMK. “Alhamdulillah disini semua sapinya telah divaksin dan kondisinya sehat,” ungkap Bupati Fandi Akhmad Yani. 

STERILISASI KANDANG : Petugas dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian dan BPBD Gresik melakukan penyemprotan desinfektak kandang pasca vaksinasi PMK di Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 24 Januari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pasca vaksinasi PMK, petugas dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gresik melakukan penyemprotan desinfektan ke kandang sapi tersebut. Tujuannya, membersihkan dan mensterilkan kandang sapi. 

Sementara itu, salah satu peternak Haji Iswandi mengaku sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pihaknya berharap wabah PMK bisa segera teratasi dan usaha peternakannya bisa kembali normal. “Saya sangat bersyukur. Karena pak bupati telah memberikan perhatian dengan vaksinasi dan obat-obatan,” ujarnya. (yad)

Cegah Wabah PMK, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Pantau Langsung Vaksinasi Sapi di Wringinanom Selengkapnya