Pemkab Gresik Gelar FKP Ranwal RKPD 2026, Rumuskan Perencanaan Percepatan Pembangunan Berkelanjutan

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam Rancangan Awal alias Ranwal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2026. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka kegiatan mengusung tema Percepatan Transformasi Sosial Ekonomi yang Inklusi dan Berkelanjutan Didukung Tatakelola Pemerintah yang Adapatif itu dilaksanakan di Ruang Putri Cempo lantai dasar Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 11 Februari 2025.

“Pertama saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta Forum Konsultasi Publik RKPD 2026 yang hadir. Ini merupakan cerminan rasa kebersamaan dan partisipasi kita dalam merumuskan perencanaan pembangunan untuk kemajuan Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yan dalam sambutan pembukaan FKP 2026.

Menurutnya, seluruh peserta FKP rancangan awal RKPD harus memiliki pandangan dan ide mengenai apa yang harus dikerjakan oleh Pemkab Gresik tahun depan. Berdasarkan evaluasi pembangunan selama ini dan ekspektasi ke depan.

’Saya melihat untuk tahun depan berdasar evaluasi saat ini, ada beberapa hal yang harus terus diperhatikan dan diperkuat. Khususnya, dalam perumusan kebijakan belanja. Saya berharap RKPD 2026 dapat menjadi pedoman pembangunan yang lebih terarah dan tepat sasaran,’’ tutur Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

FKP Ranwal RKPD 2026 ini, dihadiri diantaranya, Ketua DPRD Gresik M Syahrul Munir, Kepala Bappeda Jatim Mohammad Yasin, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Bappeda Gresik Edi Hadisiswoyo, para Kepala Dinas beserta tamu undangan.

Kabupaten Gresik memiliki 9 prioritas pembangunan dimana semuanya memiliki tujuan mendukung kebijakan Nasional Asta Cita dan Program Hasil Terbaik Cepat  (PHTC) atau yang disebut Quick Win Presiden RI Prabowo Subianto.

Kesembilan prioritas itu, yaitu : Pertama,  pengentasan kemiskinan inklusif, partisipatif dan bersasaran. Kedua, pengembangan ekonomi kreatif dan peningkatan fiskal daerah didukung kemudahan, kesederhanaan dan ketepatan pelayanan investasi.

Ketiga, perkembangan ekologi didukung pengembangan ekowisata, budaya dan industri ramah lingkungan. Prioritas keempat peningkatan kualitas pendidikan didukung perluasan aksebilitas layanan dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Selanjutnya, kelima adalah peningkatan kualitas pelayanan kesehatan yang inklusif, ramah anak dan respon gender. Yang keenam, pembangunan infrastruktur tangguh dan berkelanjutan. Ketujuh penguatan keluhuran budaya berbasis kearifan Gresik yang agamis.

Dan yang kedelapan peningkatan kesejahteraan sektor Agropolitan dan Minapolitan. Serta yang terakhir, kesembilan adalah penguatan reformasi birokrasi didukung pelayan publik inklusif dan responsif gender serta pengembangan smart government berbasis satu data pembangunan. (yad)

Pemkab Gresik Gelar FKP Ranwal RKPD 2026, Rumuskan Perencanaan Percepatan Pembangunan Berkelanjutan Selengkapnya

Bupati Gresik Wujudkan Mimpi Warga Duduksampeyan Nikmati Air Bersih, Merista Dedy Hartandi : Puluhan Tahun Gunakan Air Tadah Hujan

GRESIK,1minute.id – Merista Dedy Hartandi terharu. Sebab, puluhan tahun penantian warga Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur akhirnya bisa menikmati air bersih dari Perumda Giri Tirta Gresik.

Selain mendapatkan air bersih, ribuan warga juga mendapatkan sambungan rumah atau SR secara gratis. Jumlahnya, 6.169 SR. Berdasarkan data Perumda Giri Tirta Gresik biaya peyambungan sebesar Rp 1.750.000 per sambungan rumah.

Selain SR gratis, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik telah menuntaskan pembangunan dua unit reservoir air yang masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik itu. Reservoir Bunder dengan kapasitas 1000 kubik di Jalan Raya Duduksampeyan ini adalah kali pertama di kabupaten Gresik. 

Dedy mengatakan, puluhan tahun untuk mandi, cuci dan kakus alias MCK warga mengandalkan air hujan. Hampir semua rumah di Kecamatan Duduksampeyan memiliki tando air di rumahnya. Ukuran tando air bervariasi. “Ada tandon air yang sebesar kamar tamu,” kata Camat Duduksampeyan itu.

Tandon air bagi warga di Kecamatan Duduksampeyan sangat vital. Sebab, pada saat musim kemarau tiba, air bagaikan emas. “Kalau tidak ada hujan atau musim kemarau mereka harus membeli air tangkian. Satu tangki itu harganya ada Rp 180 ribu, Rp 200 ribu per tangki per minggu. Sebulan 4 kali sudah kelihatan Rp 800 ribu untuk pembelian air,” ujar Dedy. 

Karena itulah, warga sangat senang dan terharu ketika masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah bisa merealisasikan mimpi puluhan tahun warga menikmati air bersih. 

“Luar biasa apalagi sambungan rumah gratis banyak warga yang terharu sampai meneteskan air mata. Luar biasa terima kasih,” ujar Dedy ditemui di sela Istighotsa dan Doa bersama dalam rangka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan pada Senin, 10 Februari 2025. (yad)

Bupati Gresik Wujudkan Mimpi Warga Duduksampeyan Nikmati Air Bersih, Merista Dedy Hartandi : Puluhan Tahun Gunakan Air Tadah Hujan Selengkapnya

Pembangunan Reservoir Pertama Kapasitas 1000 Kubik Tuntas, Warga Duduksampeyan Gelar Istighotsa dan Doa Bersama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Kita Inginkan Setiap Kecamatan ada Reservoir

GRESIK,1minute.id – Pembangunan Reservoir Bunder berada di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang di bangun oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik tuntas.

Sejarah baru bagi warga Kota Ssntri -sebutan lain-Kabupaten Gresik yang akan memasuki usia 51 tahun pada 27 Februari 2025 nanti. Sebab, reservoir alias tandon raksasa yang memiliki kapasitas 1.000 kubik air adalah satu-satu yang ada di kecamatan. Tandon raksasa berwarna biru berjumlah dua unit, masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik itu bisa mengairi ribuan rumah di kecamatan Duduksampeyan. 

Mimpi warga Duduksampeyan yang selama puluhan tahun warga Kecamatan Duduksampeyan menikmati air bersih menjadi realita di masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini. Selama puluhan tahun warga hanya mengandalkan air tadah hujan dan air tangki kegiatan mandi, cuci dan kakus atau MCK.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Wsshil Miftachul Rachman menggelar Istighotsa dan Doa Bersama bersama ratusan warga Desa Duduksampeyan pada Senin, 11 Februari 2025. 

Istighotsah dan doa bersama dalam rangka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan sebagai wujud rasa syukur itu diawali santunan anak yatim kemudian dilanjutkan doa bersama secara lesehan. 

CEK RESERVOIR : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Dirut Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi melakukan pemantauan proses pengisian reservoir Bunder di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik pada Senin, 10 Februari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembangunan reservoir pertama di Kecamatan Duduksampeyan  dilakukan secara multiyear mulai tahun 2023 sampai 2024. Sebanyak 2 unit reservoir masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik atau 1.000 kubik

Tangki raksasa ini, kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani adalah karya anak bangsa. Produk dalam negeri.  Anggaran untuk pembuatan satu reservoir seharga lebih kurang Rp 2 miliar. Jadi, kalau dua unit tandon raksasa ini anggarannya sekitar Rp 4 miliar. 

Selain pembangunan reservoir ini, mulai 2023 hingga 9 Februari 2025, Pemerintah melakukan penambahan atau pemasangan sambungan rumah tangga sebanyak 6.169 SR. “Pemasangan 6.169 SR baru ini gratis,” kata magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya ini.

“Ini tentu nikmat rasa syukur yang luar biasa. Alhamdulillah,” kata Gus Yani. Ia berharap ketersedian air bersih yang telah nanti-nantikan warga Kecamatan Duduksampeyan selama puluhan tahun itu memiliki dampak positif meningkatnya ekonomi dan kesehatan warga.

Gus Yani menegaskan pembangunan reservoir tidak berrhenti di Kecamatan Duduksampeyan. Ia meninginkan pembangunan tandon raksasa ini bisa dilakukan di setiap kecamatan di Kabupaten Gresik pada pemerintahan selanjutnya. “Pembangunan reservoir akan kita prioritaskan di kecamatan yang kekurangan air bersih,” kata suami Nurul Haromaini Ali ini.

Ia menyebut tiga Kecamatan yang menjadi prioritas yaitu Kecamatan Balongpanggang, Menganti dan Benjeng. Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng ketika musim rendeng air berlimpah. Akan tetapi, pada musim kamarau warga kesulitan mendapatkan air bersih.

Sedangkan, di Kecamatan Menganti kearah Surabaya mulai Desa Hulaan, Setro sampai Laban tidak ada banyu saat kemarau. “Tidak ada kata terlambat. Alhamdulillah kita punya strategi yang sudah jelas. Kemampuan anggaran seharusnya cukup. Apalagi manfaatnya sangat jelas,” tegas Gus Yani.

DOOR STOP ; Bupati Gresil Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah (kiri) memberikan keterangan Pers usai Istighotsa dan Doa Bersama dalam angka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan pada Senin, 10 Februari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Manfaat ketersediaan air bersih bagi warga, antara lain, peningkatan ekonomi dan kesehatan. Dengan satu unit tandon 500 kubik dengan anggaran Rp 2 miliaran ribuan warga bisa menikmati air bersih. Ia mengilustrasikan bila satu rumah di huni 2 orang, manfaat air bersih bisa dinikmati 12 ribu jiwa. Bila satu rumah dihuni 4 orang (bapak, ibu dan dua anak) air bersih bisa dinikmati 24 ribu orang. “Manfaatnya 1 tandon bisa 6 ribu kk/rumah. 2 unit tandon manfaatnya bisa satu Kecamatan,” jelasnya.

“Stuanting pasti turun. Kecamatan Duduksampeyan mudah-mudahan lepas dari stunting,” katanya dan dijawab Amin YRA secara bersamaan.  Gus Yani menyebut, sumber air bersih untuk warga kecamatan Duduksampeyan diambil dari dua sumber air yakni Umbulan, Pasuruan dan Driyorejo. “Sumber air jelas ada dari Umbulan dan Driyorejo, sama-sama bagus airnya. Kita bsa menurunkan angka stunting, kesehatan masyarakat Duduksampeyan tambah sehat. Nek Sehat, gampang delek rezeki. Amin Ya Robbal Alamin,” ujarnya.

Istighotsa dan doa bersama ini yang digelar sebagai wujud rasa syukur karena sang Khaliq telah memberikan nikmat yang luar biasa bagi warga Kecamatan Duduksampeyan ini juga dihadiri antara lain, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Gresik Ninik Asrukin, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi, Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartandi dan Asosiasi Kepala Desa alias AKD se-Kecamatan Duduksampeyan.

Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartandi  mengatakan, puluhan tahun warga mengandalkan air hujan. “Kalau tidak ada hujan atau musim kemarau mereka harus membeli air tangkian. Satu tangki itu harganya ada Rp 180ribu, Rp 200.000 ribu per tangki per seminggu. Sebulan 4 kali sudah kelihatan Rp.800 ribu,” ujar Dedy. 

“Air dipakai untuk ibadah sebagai, untuk mandi. Luar biasa apalagi sambungan rumah gratis banyak warga yang terharu sampai meneteskan air mata luar biasa terima kasih,” katanya. (yad)

Pembangunan Reservoir Pertama Kapasitas 1000 Kubik Tuntas, Warga Duduksampeyan Gelar Istighotsa dan Doa Bersama, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Kita Inginkan Setiap Kecamatan ada Reservoir Selengkapnya

Kunjungi Freeport Indonesia, Komisi VII DPR RI Soroti Serapan Tenaga Kerja Lokal dan CSR

GRESIK,1minute.id – Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja atau kunker ke PT Freeport Indonesia atau PTFI pada Kamis, 6 Februari 2025. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ikut mendampingi kunker komisi VII di kawasan ekonomi khusus Java Integrited Industrial and Port Estate atau KEK JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.

Penyerapan tenaga lokal dan program corporate social responsibility atau CSR, dua topik yang disorot oleh komisi yang membidangi perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif, Pariwisata dan sarana publikasi itu. 

Kegiatan diawali dengan paparan dari jajaran manajemen PTFI terkait progres recovery smelter pascakebakaran, kapasitas produksi, serta kontribusi PT Freeport Indonesia dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional.

Usai paparan dilanjutkan diskusi antara anggota komisi VII DPR RI dengan manajemen PTFI. Nila Yani Hardiyanti, salah satu anggota Komisi VII menyoroti pentingnya optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal dalam operasional smelter. Legislator asal daerah pemilihan atau Dapil X Jatim (Gresik-Lamongan) itu mendorong agar PT Freeport Indonesia untuk memenuhi perekrutan pekerja lokal Gresik sebanyak 60 persen seperti yang diatur dalam Perda No 7 tahun 2022.

“Saya harap PT Freeport Indonesia bisa memberikan kesempatan bagi tenaga kerja lokal khusunya Kabupaten Gresik. Saya mohon kiranya dalam proses perekrutan selalu diumumkan secara transparan kepada masyarakat di Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Selain penyerapan tenaga kerja, legislator muda yang masih lajang asal Gresik ini menekankan juga perlunya peningkatan program CSR yang berkesinambungan agar manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat sekitar.

“Keberadaan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Gresik memiliki harapan besar bagi masyarakat Gresik yang tentunya memberikan dampak positif bagi masyarakat. Saya ingin agar program CSR PT Freeport Indonesia tidak lagi bersifat konsumtif,” tambahnya.

Seusai diskusi rombongan Komisi VII DPR RI bersama jajaran PT Freeport Indonesia melakukan peninjauan langsung ke area smelter. Mereka melihat proses pengolahan tembaga dari konsentrat hingga menjadi katoda tembaga, yang merupakan bahan baku utama untuk industri elektronik, otomotif, dan infrastruktur.

Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi PT Freeport Indonesia dalam mengoptimalkan perannya, baik dalam pengembangan industri hilir tembaga maupun dalam kontribusinya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menyampaikan harapan agar kehadiran smelter PT Freeport Indonesia memberikan manfaat maksimal bagi daerah. Utamanya dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan program CSR yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen mendukung investasi yang berdampak positif bagi masyarakat. Kami berharap, selain mendorong pertumbuhan ekonomi, PT Freeport Indonesia ini juga dapat menjadi pusat pemberdayaan tenaga kerja lokal dan program sosial yang berkelanjutan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. (yad)

Kunjungi Freeport Indonesia, Komisi VII DPR RI Soroti Serapan Tenaga Kerja Lokal dan CSR Selengkapnya

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian

GRESIK,1minute.id – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS  Bengawan Solo semakin mesra. Setelah normalisasi Kali Lamong. Kini, Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo mendatangani Nota Kesepakatan tentang sinergi perencanaan, pembangunan, operasi, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air. 

Nota Kesepahaman dua institusi itu diteken di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Jumat, 31 Januari 2025. MoU diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kesepakatan ini merupakan langkah lanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo, setelah sebelumnya kedua pihak sukses bekerja sama dalam penanganan normalisasi Kali Lamong guna mengurangi risiko banjir.

Program normalisasi tersebut terbukti efektif, dengan semakin berkurangnya frekuensi dan durasi banjir akibat luapan Kali Lamong yang sebelumnya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah terdampak.

“Setelah kerja sama dalam normalisasi Kali Lamong yang membawa dampak positif dalam pengurangan risiko banjir, kini kami kembali bersinergi untuk mendukung penyediaan air baku dan pengembangan hortikultura. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 31 Januari 2025.

Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya ; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Gresik Eddy Hadisiswoyo ; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Tata Ruang atau PUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ; 

Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra serta Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Gresik.

Ia melanjutkan, kerja sama ini memiliki arti penting di Kabupaten Gresik. Hal ini lantaran tahun 2025 merupakan tahun yang penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Sehingga dengan adanya kerja sama ini maka peningkatan ekonomi masyarakat dalam sektor pertanian dapat meningkat.

Lebih lanjut, ia menjelentrehkan ruang lingkup kerja sama ini nantinya akan mencakup perencanaan, pembangunan, operasi dan pemeliharaan serta pengelolaan. Kerja sama ini juga akan mengedepankan keterpaduan program dalam penyediaan air baku dan pengembangan jaringan irigasi hortikultura.

Sedangkan infrastruktur yang menjadi fokus utama dalam kerja sama ini meliputi intake dan pipa transmisi air baku di Sungai Bengawan Solo hingga ke lokasi lumbung air yang berada di Kecamatan Panceng dan Kecamatan Dukun.

Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan proyek yang penting dalam penyediaan sumber air yang berkualitas bagi hortikultura di Kabupaten Gresik. Dikatakan juga bahwa sinergi ini sejalan dengan komitmen BBWS Bengawan Solo, dalam pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan berkelanjutan.

“Nota kesepakatan ini kita harapkan juga bisa memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pengelolaan sumber air di Kabupaten Gresik. Kita ingin agar kerja sama ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan upaya-upaya kelestarian sumber daya air,” kata Maryadi Utama. (yad)

Pemkab Gresik & BBWS Bengawan Solo Teken MoU Pengelolaan SDA untuk Peningkatan Produktivitas Pertanian Selengkapnya

Cegah Wabah PMK, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Pantau Langsung Vaksinasi Sapi di Wringinanom

GRESIK,1minute.id – Anak sapi ras limosin itu berontak seakan takut divaksinasi PMK. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan para dokter hewan dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian Gresik untuk berhati-hati. “Hati-hati dokter. Sapi ada juga yang takut divaksin,” seloroh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 24 Januari 2025.

Sapi yang berontak itu menunjukkan sehat. Gerakannya lincah dan bertenaga. Sebab,  vaksinasi PMK ini diberikan kepada sapi-sapi yang sehat dengan minimal usia 3 bulan dan dosisnya 2 ml per ekor sapi.

Vaksinasi PMK adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan ternak dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat mengancam kesejahteraan peternak serta pasokan daging dan susu.

VAKSINASI SAPI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung vaksinasi PMK di Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 24 Januari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani memantau langsung pemberian vaksinasi dan obat-obatan untuk hewan sapi di Desa Wringinanom dan Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur bertujuan mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK merebak. 

Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pertanian atau Kadistan Gresik Eko Anindito Putro dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik Agustine Halomoan Sinaga memberikan perhatian serius pencegahan wabah PMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ada puluhan hewan sapi yang mendapatkan vaksinasi. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pihaknya telah meminta Dispertan bersama jajarannya untuk mengintensifkan vaksinasi terhadap hewan sapi yang masih sehat. “Hal ini dilakukan untuk mencegah agar sapi-sapi tersebut tidak tertular wabah PMK,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sampai saat ini jumlah sapi di Kabupaten Gresik yang terpapar wabah PMK ada sebanyak 530 ekor. Dari jumlah tersebut 140 di antaranya ada di Kecamatan Wringinanom. “Kami mengimbau kepada peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya masing-masing untuk mencegah tertular PMK,” terang Magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya itu.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh peternak dan kepala desa untuk segera berkoordinasi dengan penyuluh dan UPT Peternakan. Sehingga, sapi-sapi yang ada di wilayahnya bisa segera divaksin. “Kami pastikan vaksinnya sudah siap. Saat ini ada sekitar 3.525 vaksin yang sudah ready dan akan ditambah lagi oleh pemerintah pusat,” imbuh orang nomor satu di Kota Santri ini.

Dalam kesempatan ini, bupati juga menyerahkan bantuan berupa obat-obatan kepada para peternak. Mulai desinfeksi kandang dan peralatannya, obat luka-luka, vitamin hingga obat cacing.

Pemberian vaksinasi PMK ini dilakukan di sejumlah kandang milik warga. Di antaranya, kandang sapi milik Iswandi di Desa Wringinanom. Di lokasi ini ada 30 ekor sapi dan kondisinya dipastikan sehat.

Sedangkan, di Desa Kesamben Kulon, vaksinasi PMK dilakukan di kandang milik Ny Rupiah. Ada 6 ekor sapi. Semuanya, kini sudah mendapatkan vaksinasi PMK. “Alhamdulillah disini semua sapinya telah divaksin dan kondisinya sehat,” ungkap Bupati Fandi Akhmad Yani. 

STERILISASI KANDANG : Petugas dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian dan BPBD Gresik melakukan penyemprotan desinfektak kandang pasca vaksinasi PMK di Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 24 Januari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pasca vaksinasi PMK, petugas dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gresik melakukan penyemprotan desinfektan ke kandang sapi tersebut. Tujuannya, membersihkan dan mensterilkan kandang sapi. 

Sementara itu, salah satu peternak Haji Iswandi mengaku sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pihaknya berharap wabah PMK bisa segera teratasi dan usaha peternakannya bisa kembali normal. “Saya sangat bersyukur. Karena pak bupati telah memberikan perhatian dengan vaksinasi dan obat-obatan,” ujarnya. (yad)

Cegah Wabah PMK, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Pantau Langsung Vaksinasi Sapi di Wringinanom Selengkapnya
(ki-ka) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu usai main bola di Stadion G-JOS pada Jumat, 17 Januari 2025 ( Foto : Polres Gresik untuk 1minute.id)

Kapolres Gresik & Bupati Gresik Pererat Sinergi dan Silaturahmi melalui Main Bola Bareng

GRESIK,1minute.id – Permainansepak bola dapat menjadi sarana untuk menjaga kesehatan fisik. Selain itu, permainan sepak bola juga dapat menjadi ajang mempererat sinergi dan silaturahmi. Seperti yang tampak di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Jumat pagi, 17 Januari 2025. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terlihat riang.

Fandi Akhmad Yani dan AKBP Rovan, menjadi striker bagi timnya masing-masing. Meski mereka saling berhadapan akan tetapi jangan membayangkan kedua tim saling tackling. Yang terlihat di lapangan mereka saling senda gurau dan tertawa. Apalagi, setelah melihat para pemain ngos-ngosan sambil memegangi pinggang karena kelelahan.

AKBP Rovan, alumnus Akpol 2006 yang bermain sebagai striker beberapa kali melepaskan tendangan ke gawang tim Gresik Baru yang diperkuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.  “Bermain sepak bola bagian dari silaturahmi kita, mempererat sinergitas dan ini harus terus kita jaga,” ucap perwira dua melati kelahiran 20 Juli 1985 itu. 

Disamping itu, ia melanjutkan, bermain sepak bola juga untuk menjaga kesehatan agar tubuh selalu bugar dan sehat. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. “Tentu olahraga juga bagian penting menjaga kebugaran tubuh, terimakasih semoga silaturrahmi terus terjaga,” ujar mantan Kasubdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini. Melalui silaturahmi bisa mempererat sinergitas yang baik bersama dalam menjaga Kamtibmas. Usai pertandingan sambil istirahat di tepi lapangan, terpantau Kapolres berbincang ringan dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan jajaran Polres Gresik membuat suasana semakin akrab. 

Keakraban mereka tidak hanya di dalam lapangan. Di luar lapangan juga sama, akrab. Mereka tertawa renyah sambil duduk di tepi lapangan beralas rumput. Rovan yang memakai kaus warna putih, celana pendek warna hitam. Sedangkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga presiden klub Gresik United memakai jersey warna merah dengan logo Gresik United di dada kirinya. (yad)

Kapolres Gresik & Bupati Gresik Pererat Sinergi dan Silaturahmi melalui Main Bola Bareng Selengkapnya

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengawali tugas melakukan kunjungan kerja ke kantor Bupati Gresik pada Kamis, 16 Januari 2025. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkompinda menyambut kedatangan alumnus Akpol 1996 itu di ruang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Setelah berbincang santai, pertemuan dilanjutkan di ruang Graita Eka Praja di lantai II Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Hadir dalam pertemuan itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir.

Silaturahmi bertujuann mempererat sinergitas demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Sitkamtibmas. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Gresik atas kunjungannya. Beliau juga menegaskan bahwa Kabupaten Gresik, yang berdekatan dengan Kota Surabaya dan dikenal dengan nilai religius Islam yang kuat, sangat mendukung terciptanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, menambahkan bahwa keberadaan Kapolres Gresik yang baru menjadi bagian penting dalam mengatasi isu-isu nasional yang juga berdampak pada masyarakat lokal.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, turut menyampaikan dukungan terhadap Kapolres Gresik dalam menghadapi tantangan yang ada, seperti mengatasi potensi gangguan sosial, menangani masalah hukum di wilayah perairan, hingga memberikan solusi atas keluhan masyarakat terkait kendaraan berat dan pelanggaran hukum lainnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Forkopimda. Ia menyatakan komitmennya untuk menjalin sinergitas dengan seluruh elemen Forkopimda guna menjaga kondusifitas wilayah. 

“Kami siap berkoordinasi dan bekerja sama dengan Forkopimda untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan Forkopimda, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Gresik. Ia menegaskan bahwa sinergitas dan kerja sama yang baik adalah kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. (yad)

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas Selengkapnya

Dukung Swasembada Pangan, Kejati Jatim Gelar Jaksa Sahabat Petani, Tanam Padi Bersama di Gresik

GRESIK,1minute.id – Jaksa Sahabat Petani dipusatkan di Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 8 Januari 2025.

Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Jawa Timur Mia Amiati yang memimpin langsung para Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari se-Jatim bercocok tanam bersama puluhan petani setempat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo juga ikut nyamplung menanam padi. 

Setelah menanam padi secara konvensional, Kajati Mia Amiati dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjajal menanam padi menggunakan mesin penanam padi, tradplanter rice. Karena dua pejabat itu, kali pertama menggunakan alat tanam bibit padi itu sehingga belum bisa rapi seperti layaknya para petani.

Kajati Jawa Timur Mia Amiati mengatakan, Korp Adhyaksa tidak hanya melakukan penuntutan sesuai dengan kewenangan di Undang-Undang. Jaksa berusaha menjadi bagian dari masyarakat untuk melakukan kegiatan bersama-sama.  Menanam padi, diantaranya. Dalam program Peningkatan Ketahanan Pangan ini, Kajati Mia Amiati mengajak semua Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari se-Jatim untuk nyebur bareng, berbasah-basahan adalah aksi nyata bersama para petani di desa setempat. 

“Aksi nyata ini sebagai upaya mendukung swasembada pangan di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Gresik sebagaimana Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan,” katanya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Jaksa Sahabat Petani menjadi spirit awal tahun ini Kabupaten Gresik terus mempertahankan sebagai lumbung pangan di Jawa Timur. “Ini spirit awal tahun, Kabupaten Gresik menjadi salah satu Kabupaten atau Kota menjadu lumbung pangan di Jatim,” katanya. 

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, pihak siap mensupport penuh kegiatan untuk menjadi Indonesia swasembada pangan. Support sosialisasi pemupukan hingga uji lab tanah. “Lahan sawah di cek ph tanah dan unsur hara tanah,” katanya. Dalam kegiatan Jaksa Sahabat Petani, juga dilakukan pasar murah. (yad)

Dukung Swasembada Pangan, Kejati Jatim Gelar Jaksa Sahabat Petani, Tanam Padi Bersama di Gresik Selengkapnya

Pimpin Apel Pagi, Bupati Gresik Ingatkan Dispendik Gresik terkait Program Makan Bergizi Gratis

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin apel pagi perdana awal tahun pada Senin, 6 Januari 2025. Apel pagi kali pertama pascalibur natal dan tahun baru diikuti seluruh aparatur negeri sipil atau ASN dan non ASN di pemerintahan kabupaten atau Pemkab Gresik

Peserta mulai staf, camat hingga kepala organisasi perangkat daerah atau OPD dan sekretaris daerah. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada ASN dan non ASN untuk meningkatkan kinerja secara maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat. 

Ia juga mendorong semangat baru dalam pelayanan publik yang lebih kreatif, produktif, dan optimis. “Setiap program yang dilaksanakan perlu dievaluasi secara berkala. Untuk memastikan bahwa hasilnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya. 

Gus Yani juga mengingatkan kepada Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik segera melakukan pendataan secara tepat untuk mensukseskan program Presiden ke-8 Prabowo Subianto terkait makan bergizi gratis bagi anak anak sekolah. 

“Sasaran kita tentunya anak-anak sekolah, Pemkab Gresik siap menjadi pilot project untuk mendukung program tersebut. Mudah mudahan program ini bisa menjangkau seluruh anak sekolah yang ada di Kabupaten Gresik,” harapnya. 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gus Yani juga menekankan pentingnya kepekaan dan responsivitas terhadap masalah yang dihadapi masyarakat. Sebagai aparatur, kita harus tanggap terhadap setiap permasalahan, khususnya yang dialami oleh masyarakat. 

Apel pagi ini mari kita jadikan momentum awal bagi ASN di Pemkab Gresik, untuk meneguhkan kembali semangat kerja dan komitmen dalam pelayanan publik. Mudah-mudahan seluruh program dan kegiatan di tahun 2025 dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik S.Hariyanto mengatakan, pihak sudah melakukan pemetaan untuk program makan bergizi gratis. “Kita akan terus mematangkan,” kata S.Hariyanto dalam konferensi pera refleksi akhir tahun di ruang Ainul Yaqin Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 30 Desember 2024 lalu. (yad)

Pimpin Apel Pagi, Bupati Gresik Ingatkan Dispendik Gresik terkait Program Makan Bergizi Gratis Selengkapnya