Cegah Wabah PMK, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Pantau Langsung Vaksinasi Sapi di Wringinanom

GRESIK,1minute.id – Anak sapi ras limosin itu berontak seakan takut divaksinasi PMK. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengingatkan para dokter hewan dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian Gresik untuk berhati-hati. “Hati-hati dokter. Sapi ada juga yang takut divaksin,” seloroh Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 24 Januari 2025.

Sapi yang berontak itu menunjukkan sehat. Gerakannya lincah dan bertenaga. Sebab,  vaksinasi PMK ini diberikan kepada sapi-sapi yang sehat dengan minimal usia 3 bulan dan dosisnya 2 ml per ekor sapi.

Vaksinasi PMK adalah langkah penting dalam menjaga kesehatan ternak dan mencegah penyebaran penyakit yang dapat mengancam kesejahteraan peternak serta pasokan daging dan susu.

VAKSINASI SAPI : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau langsung vaksinasi PMK di Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 24 Januari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Gus Yani memantau langsung pemberian vaksinasi dan obat-obatan untuk hewan sapi di Desa Wringinanom dan Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur bertujuan mencegah wabah penyakit mulut dan kuku atau PMK merebak. 

Gus Yani didampingi Kepala Dinas Pertanian atau Kadistan Gresik Eko Anindito Putro dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja atau Pol PP Gresik Agustine Halomoan Sinaga memberikan perhatian serius pencegahan wabah PMK di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ada puluhan hewan sapi yang mendapatkan vaksinasi. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pihaknya telah meminta Dispertan bersama jajarannya untuk mengintensifkan vaksinasi terhadap hewan sapi yang masih sehat. “Hal ini dilakukan untuk mencegah agar sapi-sapi tersebut tidak tertular wabah PMK,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sampai saat ini jumlah sapi di Kabupaten Gresik yang terpapar wabah PMK ada sebanyak 530 ekor. Dari jumlah tersebut 140 di antaranya ada di Kecamatan Wringinanom. “Kami mengimbau kepada peternak untuk selalu menjaga kebersihan kandangnya masing-masing untuk mencegah tertular PMK,” terang Magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya itu.

Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh peternak dan kepala desa untuk segera berkoordinasi dengan penyuluh dan UPT Peternakan. Sehingga, sapi-sapi yang ada di wilayahnya bisa segera divaksin. “Kami pastikan vaksinnya sudah siap. Saat ini ada sekitar 3.525 vaksin yang sudah ready dan akan ditambah lagi oleh pemerintah pusat,” imbuh orang nomor satu di Kota Santri ini.

Dalam kesempatan ini, bupati juga menyerahkan bantuan berupa obat-obatan kepada para peternak. Mulai desinfeksi kandang dan peralatannya, obat luka-luka, vitamin hingga obat cacing.

Pemberian vaksinasi PMK ini dilakukan di sejumlah kandang milik warga. Di antaranya, kandang sapi milik Iswandi di Desa Wringinanom. Di lokasi ini ada 30 ekor sapi dan kondisinya dipastikan sehat.

Sedangkan, di Desa Kesamben Kulon, vaksinasi PMK dilakukan di kandang milik Ny Rupiah. Ada 6 ekor sapi. Semuanya, kini sudah mendapatkan vaksinasi PMK. “Alhamdulillah disini semua sapinya telah divaksin dan kondisinya sehat,” ungkap Bupati Fandi Akhmad Yani. 

STERILISASI KANDANG : Petugas dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian dan BPBD Gresik melakukan penyemprotan desinfektak kandang pasca vaksinasi PMK di Desa Kesamben Kulon, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 24 Januari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pasca vaksinasi PMK, petugas dari UPT Peternakan, Dinas Pertanian Gresik dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gresik melakukan penyemprotan desinfektan ke kandang sapi tersebut. Tujuannya, membersihkan dan mensterilkan kandang sapi. 

Sementara itu, salah satu peternak Haji Iswandi mengaku sangat berterima kasih atas perhatian yang diberikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Pihaknya berharap wabah PMK bisa segera teratasi dan usaha peternakannya bisa kembali normal. “Saya sangat bersyukur. Karena pak bupati telah memberikan perhatian dengan vaksinasi dan obat-obatan,” ujarnya. (yad)

Cegah Wabah PMK, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Pantau Langsung Vaksinasi Sapi di Wringinanom Selengkapnya
(ki-ka) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu usai main bola di Stadion G-JOS pada Jumat, 17 Januari 2025 ( Foto : Polres Gresik untuk 1minute.id)

Kapolres Gresik & Bupati Gresik Pererat Sinergi dan Silaturahmi melalui Main Bola Bareng

GRESIK,1minute.id – Permainansepak bola dapat menjadi sarana untuk menjaga kesehatan fisik. Selain itu, permainan sepak bola juga dapat menjadi ajang mempererat sinergi dan silaturahmi. Seperti yang tampak di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Jumat pagi, 17 Januari 2025. Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani terlihat riang.

Fandi Akhmad Yani dan AKBP Rovan, menjadi striker bagi timnya masing-masing. Meski mereka saling berhadapan akan tetapi jangan membayangkan kedua tim saling tackling. Yang terlihat di lapangan mereka saling senda gurau dan tertawa. Apalagi, setelah melihat para pemain ngos-ngosan sambil memegangi pinggang karena kelelahan.

AKBP Rovan, alumnus Akpol 2006 yang bermain sebagai striker beberapa kali melepaskan tendangan ke gawang tim Gresik Baru yang diperkuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani.  “Bermain sepak bola bagian dari silaturahmi kita, mempererat sinergitas dan ini harus terus kita jaga,” ucap perwira dua melati kelahiran 20 Juli 1985 itu. 

Disamping itu, ia melanjutkan, bermain sepak bola juga untuk menjaga kesehatan agar tubuh selalu bugar dan sehat. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. “Tentu olahraga juga bagian penting menjaga kebugaran tubuh, terimakasih semoga silaturrahmi terus terjaga,” ujar mantan Kasubdit 4/Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya ini. Melalui silaturahmi bisa mempererat sinergitas yang baik bersama dalam menjaga Kamtibmas. Usai pertandingan sambil istirahat di tepi lapangan, terpantau Kapolres berbincang ringan dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan jajaran Polres Gresik membuat suasana semakin akrab. 

Keakraban mereka tidak hanya di dalam lapangan. Di luar lapangan juga sama, akrab. Mereka tertawa renyah sambil duduk di tepi lapangan beralas rumput. Rovan yang memakai kaus warna putih, celana pendek warna hitam. Sedangkan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga presiden klub Gresik United memakai jersey warna merah dengan logo Gresik United di dada kirinya. (yad)

Kapolres Gresik & Bupati Gresik Pererat Sinergi dan Silaturahmi melalui Main Bola Bareng Selengkapnya

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu mengawali tugas melakukan kunjungan kerja ke kantor Bupati Gresik pada Kamis, 16 Januari 2025. Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Forkompinda menyambut kedatangan alumnus Akpol 1996 itu di ruang Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Setelah berbincang santai, pertemuan dilanjutkan di ruang Graita Eka Praja di lantai II Kantor Bupati Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Hadir dalam pertemuan itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar dan Ketua DPRD Gresik M. Syahrur Munir.

Silaturahmi bertujuann mempererat sinergitas demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Sitkamtibmas. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Gresik atas kunjungannya. Beliau juga menegaskan bahwa Kabupaten Gresik, yang berdekatan dengan Kota Surabaya dan dikenal dengan nilai religius Islam yang kuat, sangat mendukung terciptanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian untuk menjaga keamanan wilayah.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, menambahkan bahwa keberadaan Kapolres Gresik yang baru menjadi bagian penting dalam mengatasi isu-isu nasional yang juga berdampak pada masyarakat lokal.

Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, turut menyampaikan dukungan terhadap Kapolres Gresik dalam menghadapi tantangan yang ada, seperti mengatasi potensi gangguan sosial, menangani masalah hukum di wilayah perairan, hingga memberikan solusi atas keluhan masyarakat terkait kendaraan berat dan pelanggaran hukum lainnya.

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari Forkopimda. Ia menyatakan komitmennya untuk menjalin sinergitas dengan seluruh elemen Forkopimda guna menjaga kondusifitas wilayah. 

“Kami siap berkoordinasi dan bekerja sama dengan Forkopimda untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Gresik,” ujarnya.

Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal yang baik untuk memperkuat hubungan antara aparat kepolisian dan Forkopimda, sehingga tercipta situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Gresik. Ia menegaskan bahwa sinergitas dan kerja sama yang baik adalah kunci utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang optimal bagi masyarakat. (yad)

Silaturahmi, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Siap Sinergi Jaga Kondusifitas Selengkapnya

Dukung Swasembada Pangan, Kejati Jatim Gelar Jaksa Sahabat Petani, Tanam Padi Bersama di Gresik

GRESIK,1minute.id – Jaksa Sahabat Petani dipusatkan di Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Rabu, 8 Januari 2025.

Kepala Kejaksaan Tinggi atau Kajati Jawa Timur Mia Amiati yang memimpin langsung para Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari se-Jatim bercocok tanam bersama puluhan petani setempat. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo juga ikut nyamplung menanam padi. 

Setelah menanam padi secara konvensional, Kajati Mia Amiati dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjajal menanam padi menggunakan mesin penanam padi, tradplanter rice. Karena dua pejabat itu, kali pertama menggunakan alat tanam bibit padi itu sehingga belum bisa rapi seperti layaknya para petani.

Kajati Jawa Timur Mia Amiati mengatakan, Korp Adhyaksa tidak hanya melakukan penuntutan sesuai dengan kewenangan di Undang-Undang. Jaksa berusaha menjadi bagian dari masyarakat untuk melakukan kegiatan bersama-sama.  Menanam padi, diantaranya. Dalam program Peningkatan Ketahanan Pangan ini, Kajati Mia Amiati mengajak semua Kepala Kejaksaan Negeri atau Kajari se-Jatim untuk nyebur bareng, berbasah-basahan adalah aksi nyata bersama para petani di desa setempat. 

“Aksi nyata ini sebagai upaya mendukung swasembada pangan di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, khususnya di Kabupaten Gresik sebagaimana Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait ketahanan pangan,” katanya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Jaksa Sahabat Petani menjadi spirit awal tahun ini Kabupaten Gresik terus mempertahankan sebagai lumbung pangan di Jawa Timur. “Ini spirit awal tahun, Kabupaten Gresik menjadi salah satu Kabupaten atau Kota menjadu lumbung pangan di Jatim,” katanya. 

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengatakan, pihak siap mensupport penuh kegiatan untuk menjadi Indonesia swasembada pangan. Support sosialisasi pemupukan hingga uji lab tanah. “Lahan sawah di cek ph tanah dan unsur hara tanah,” katanya. Dalam kegiatan Jaksa Sahabat Petani, juga dilakukan pasar murah. (yad)

Dukung Swasembada Pangan, Kejati Jatim Gelar Jaksa Sahabat Petani, Tanam Padi Bersama di Gresik Selengkapnya

Pimpin Apel Pagi, Bupati Gresik Ingatkan Dispendik Gresik terkait Program Makan Bergizi Gratis

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin apel pagi perdana awal tahun pada Senin, 6 Januari 2025. Apel pagi kali pertama pascalibur natal dan tahun baru diikuti seluruh aparatur negeri sipil atau ASN dan non ASN di pemerintahan kabupaten atau Pemkab Gresik

Peserta mulai staf, camat hingga kepala organisasi perangkat daerah atau OPD dan sekretaris daerah. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mengingatkan kepada ASN dan non ASN untuk meningkatkan kinerja secara maksimal dalam memberikan layanan kepada masyarakat. 

Ia juga mendorong semangat baru dalam pelayanan publik yang lebih kreatif, produktif, dan optimis. “Setiap program yang dilaksanakan perlu dievaluasi secara berkala. Untuk memastikan bahwa hasilnya benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat,” tegasnya. 

Gus Yani juga mengingatkan kepada Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik segera melakukan pendataan secara tepat untuk mensukseskan program Presiden ke-8 Prabowo Subianto terkait makan bergizi gratis bagi anak anak sekolah. 

“Sasaran kita tentunya anak-anak sekolah, Pemkab Gresik siap menjadi pilot project untuk mendukung program tersebut. Mudah mudahan program ini bisa menjangkau seluruh anak sekolah yang ada di Kabupaten Gresik,” harapnya. 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Gus Yani juga menekankan pentingnya kepekaan dan responsivitas terhadap masalah yang dihadapi masyarakat. Sebagai aparatur, kita harus tanggap terhadap setiap permasalahan, khususnya yang dialami oleh masyarakat. 

Apel pagi ini mari kita jadikan momentum awal bagi ASN di Pemkab Gresik, untuk meneguhkan kembali semangat kerja dan komitmen dalam pelayanan publik. Mudah-mudahan seluruh program dan kegiatan di tahun 2025 dapat berjalan lebih optimal demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. 

Ditempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik S.Hariyanto mengatakan, pihak sudah melakukan pemetaan untuk program makan bergizi gratis. “Kita akan terus mematangkan,” kata S.Hariyanto dalam konferensi pera refleksi akhir tahun di ruang Ainul Yaqin Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 30 Desember 2024 lalu. (yad)

Pimpin Apel Pagi, Bupati Gresik Ingatkan Dispendik Gresik terkait Program Makan Bergizi Gratis Selengkapnya

Misa Malam Natal Aman dan Khidmat, Fandi Akhmad Yani : Gresik Rumah yang Aman bagi Umat

GRESIK,1minute.id – Ribuan umat kristiani mengikuti Misa Natal di Gresik dengan damai dan aman. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan dan Pgs Kasdim 0817/Gresik Kapt Inf Siari memantau langsung Misa Natal di sejumlah gereja pada Selasa malam, 24 Desember 2024.

Kali pertama forkopimda mengunjungi Gereja Kristen Indonesia atau GKI di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Kunjungan kedua ke Gereja St Maria Perawan. Sekitar pukul 20.10 WIB, mereka tiba di gereja katolik berada Jalan Aried Rahman Hakim, Kecamatan/ Kabupaten Gresik. Misa memasuki gelombang kedua. Gelombang pertama diikuti seribuan jemaat. Gelombang kedua sekitar 500-an jemaat. 

Kedatangan Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yank, AKBP Arief Kurniawan dan Mayor Inf Siari disambut langsung oleh Pastor Kepala Paroki Santa Perawan Maria, Gresik Romo Gregorius Sasar Harapan, SVD. Mereka kemudian berjalan menuju altar.

Ratusan jemaat sudah duduk di bangku tempat ibadat. Begitu Gus Yani, Arief Kurniawan dan Siara masuk umat kristiani menyambut dengan hangat. Oang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik menyapa dengan ramah dan menyalami satu per satu.

Fandi Akhmad Yani menyatakan  kedatangannya untuk memantau Misa Natal 2024 berjalan aman, nyaman , khidmat di malam Natal ini. Ia mengatakan, umat beragama di Gresik beragam, yakni ada Islam, Kristen, Hindu, Buddha. “Gresik bisa menjadi rumah yang aman bagi semua umat dalam menjalankan ibadah,” katanya.

Karena toleransi antarumat beragama sangat baik. Mereka saling menghormati, saling menjaga sehingga Gresik aman, rukun dan nyaman. “Selamat Natal,” ujarnya. 

Sementara itu, Romo Gregorius Sasar Harapan, SVD menyatakan umat katolik senantiasi mendukung program pemerintah kabupaten Gresik. “Semoga Gresik kedepan lebih maju dan makmur,” kata Romo Gregorius. (yad)

Misa Malam Natal Aman dan Khidmat, Fandi Akhmad Yani : Gresik Rumah yang Aman bagi Umat Selengkapnya

Kualitas Kesehatan Baik, Usia Harapan Hidup di Gresik Meningkat jadi 73,5 Tahun

GRESIK,1minute.id – Kualitas kesehatan dan kondisi sosial masyarakat Gresik semakin baik. Indikatornya, usia harapan hidup atau UHH di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin panjang.

Data Dinas Kesehatan Gresik menyebutkan usia harapan hidup 73,5 tahun dari yang ditargetkan 72,9 tahun 2024. Untuk kematian ibu atau AKI menurun menjadu 16 kasus dari tahun sebelumnya yakni 20 kasus. Angka kematian bayi atau AKB menjadi 74 kasus menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 97 kasus. Sedangkan angka prevalensi stunting 8,14%, dan pelayanan UHC sudah mencapai 100%. 

Capaian positif bidang kesehatan itu  menjadi kado istimewa bagi Pemkab Gresik ketika menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Senin, 23 Desember 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali mengingatkan kepada insan kesehatan untuk semakin masif melakukan sosialisasi Universal Health Coverage atau UHC hingga pelosok desa. 

“UHC adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menjamin akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat tanpa kendala finansial. Namun, saya masih menemukan masyarakat yang belum mengetahui program ini. Saya minta tenaga kesehatan untuk terus bergerak aktif mensosialisasikan UHC agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh semua kalangan,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Tampak hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Bergerak Bersama, Sehat Bersama” ini antara lain,  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta Ketua Tim Penggerak atau TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali. 

Gus Yani melanjutkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Hal ini lantaran kesehatan merupakan kebutuhan primer bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kesehatan juga menjadi tolok ukur kualitas sumber daya manusia pada suatu daerah.

“Biaya layanan kesehatan memang sudah ditanggung pemerintah, tetapi tugas kita belum selesai. Petugas kesehatan harus terus meningkatkan mutu pelayanan, memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman terbaik saat mengakses layanan kesehatan,” tambahnya.

Disampaikan juga bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan perhatian khusus pada pelayanan kesehatan di Pulau Bawean berupa program beasiswa dokter spesialis, yang kini dimanfaatkan oleh tujuh dokter di pulau tersebut, sebagai upaya untuk mengurangi ketimpangan layanan kesehatan antara wilayah daratan dan pulau.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Gresik berupaya memastikan bahwa layanan kesehatan yang berkualitas dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, baik yang berada di kota maupun yang berada di wilayah pelosok. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan kesehatan yang merata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gresik secara keseluruhan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, menegaskan peran penting PKK dalam mendukung penurunan angka stunting, Angka Kematian Ibu, dan Angka Kematian Bayi.

“PKK sebagai mitra pemerintah, melalui 10 program pokok PKK terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan, mendorong peningkatan gizi keluarga, serta mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak. Semua ini dilakukan untuk memastikan keluarga di Kabupaten Gresik dapat hidup lebih sehat,” ujar Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali itu.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian target kesehatan nasional. PKK, kata dia, akan terus berkontribusi maksimal di tingkat desa dan kelurahan dengan pendekatan berbasis komunitas. (yad)

Kualitas Kesehatan Baik, Usia Harapan Hidup di Gresik Meningkat jadi 73,5 Tahun Selengkapnya

Bupati Gresik :  CSR 2025 Fokus Percepatan, Pengentasan Kemiskinan Manfaatkan Potensi SDA 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 55 perusahaan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Mereka dapat penghargaan karena Corporate Social Responsibility atau CSR dianggap berdampak baik bagi percepatan pembangunan di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik tahun ini.

Apresiasi yang diberikan oleh Pemkab Gresik kepada puluhan perusahaan itu, diantaranya, mendapatkan insentif dan kemudahan dalam penanaman modal bagi perusahaan. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas partisipasi perusahaan yang telah memberikan kontribusi terbaik untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Tumbuhnya banyak CSR di Kabupaten Gresik menjadi keunggulan dan kekuatan untuk memajukan berbagai aspek pembangunan. Namun, perlu upaya percepatan dan penyelarasan program CSR perusahaan dengan tujuan yang ingin dicapai,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 Desember 2024.

Ratusan perwakilan perusahaan yang b9eroperasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ada industri smelter, pengolahan kelapa sawit, makanan hingga bidang kesehatan. Kehadiran perwakilan perusahaan itu, selain untuk ajang CSR Award 2024, juga mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang CSR 2025.

Dua hajatan itu dihelat oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Gresik ini mengusung tema “CSR Innovation Program for Sustainable Development Growth”.

Gus Yani melanjutkan setiap perusahaan dapat memfokuskan CSR-nya pada satu atau dua bidang. Sehingga penyusunan strategi pembangunan menjadi lebih cepat dan efisien.

“Fokus utama Musrenbang CSR 2025 adalah percepatan dan pengentasan kemiskinan daerah melalui tanggung jawab sosial perusahaan, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Gresik, seperti potensi perikanan dan pertanian,” jelasnya. (yad)

Bupati Gresik :  CSR 2025 Fokus Percepatan, Pengentasan Kemiskinan Manfaatkan Potensi SDA  Selengkapnya

Bank Jatim Peduli Anak Disabilitas, Bupati Gresik : 3 Mobil CSR untuk Antar Jemput ABK ke UPT Resource Center

GRESIK,1minute.id – Ratusan anak berkebutuhan khusus atau ABK riang. Mereka bernyanyi, menari bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 Desember 2024.

Wajah mereka terlihat semringah. Usai flas mob anak-anak istimewa itu kemudian naik mobil keliling kantor Bupati Gresik berada di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu. Mobil kelir hitam dengan setrip warna merah itu bertuliskan BankJatim Peduli. 

Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid yang menyerahkan tiga unit mobil kinyis-kinyis itu secara simbolis kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gebyar Hari Disabilitas Internasional yang mengusung tema “Aku dan Keistimewaanku” itu.

Tiga unit mobil tanggung jawab sosial masyarakat atau Corporate Social Responsibility atau CSR Bank Jatim itu nantinya digunakan untuk antar jemput terapi anak ABK ke UPT Resource Center atau RC Dinas Pendidikan Gresik. “Mulai tahun depan, 3 unit mobil untuk antar jemput anak ABK. Nanti RC Dinas Pendidikan Gresik yang akan membuat jadwal,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia juga meminta kepada orang tua yang memiliki anak istimewa yang membutuhkan antar jemput untuk melapor call center Gresik, 112. “Mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan baik dan tentunya Resource Center ini menjadi sebuah unggulan agar Kabupaten Gresik semakin inklusif tidak meninggalkan atau mengecualikan sekelompok orang khususnya ABK. Semuanya punya hak yang sama mendapatkan kebermanfaatan di Kabupaten Gresik,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

FLAS MOB : (ki-ka) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menari bersama di Gebyar Hari Disabilitas Internasional 2024 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 Desember 2024 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid mengatakan, Bank Jatim sebagai banknya masyarakat Jawa Timur tidak hanya fokus mengelola bisnis, tetapi juga selalu berkomitmen memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Jawa Timur melalui Corporate Social Responsibility (CSR) bankjatim peduli.

Bank Jatim, katanya, turut andil dan mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menciptakan Gresik yang Inklusif dan ramah disabilitas. “Tiga unit mobil bantuan Corporate Social Responsibility Bank Jatim ini adalah sebagai alat transportasi untuk memfasilitasi antar jemput bagi anak-anak disabilitas dalam memperoleh kesempatan yang lebih luas mengakses Pendidikan, perawatan dan pendampingan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Gresik memiliki tiga UPT Resource Center yakni UPT RC di Jalan Proklamasi, Kecamatan Gresik, Wringinanom dan Pulau Bawean. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto mengatakan anak berkebutuhan khusus di Gresik lebih dari 1.000 anak. Akan tetapi, baru 200 ABK yang intens melakukan terapi di dua UPT Resource Center. “Mobil CSR bantuan Bank Jatim ini nanti yang digunakan untuk antarjemput anak-anak kebutuhan khusus ini,” kata S.Hariyanto. 

Ditempat sama, Wulan, salah orang tua anak ABK tuna netra mengaku senang, Pemkab Gresik menyediakan mobil antar jemput. “Selama ini, Saya nge-grab untuk antar terapi ke UPT RC. Sekali terapi ongkos tranportasi Rp 60 ribu,” kata perempuan yang tinggal di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru itu. (yad)

Bank Jatim Peduli Anak Disabilitas, Bupati Gresik : 3 Mobil CSR untuk Antar Jemput ABK ke UPT Resource Center Selengkapnya

66 Rumah di Ujungpangkah Diterjang Angin Lesus, Bupati Gresik Tinjau Lokasi dan Serahkan Bantuan

GRESIK,1minute.id – Angin lesus menerjang Desa Kepatang Lor dan Desa Glatik di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sebanyak 66 rumah rusak akibat bencana angin puting beliung itu.

Kabar bencana itu pun sampai ketelingah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mendatangi lokasi korban bencana angin itu pada Sabtu, 14 Desember 2024.

Kholidin, salah satu korban bencana angin ribut mengaku terharu disambangi Gus Yani sambil membawa bantuan kepada warga terdampak bencana angin itu.

Warga Desa Glatik berusia 38 tahun itu pun menyatakan terima kasih. 

“Terima kasih pak bupati. Dan mudah-mudahan bagi semua pihak yang membantu, diberikan rezeki yang lebih barokah oleh Allah SWT,” tutur Kholidin.

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani datang dengan didampingi Kepala Satuan Pelaksana atau Satlak Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gresik Sukardi, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Ida Lailatussa’diyah dan Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi. Mereka disambut hangat masyarakat. 

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik kemudian meninjau langsung sejumlah rumah warga korban angin lesus. Gus Yani juga berdialog dengan para korban dan memberikan bantuan berupa uang tunai, paket sembako, kasur lipat matras, terpal, lauk pauk dan biskuit. Hal ini untuk membantu pemulihan masyarakat yang terdampak. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa prihatin dengan musibah yang menimpa warga Desa Glatik dan Desa Ketapang Lor Kecamatan Ujungpangkah Gresik. Ia menyampaikan, bantuan ini sebagai bentuk komitmen untuk memberikan semangat dan dukungan langsung kepada masyarakat.

“Kami hadir langsung bersama dinas terkait, Muspika dan perangkat desa untuk memastikan penanganan pasca bencana berjalan baik. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat, termasuk keterlibatan Muspika Ujungpangkah dan perangkat desa dalam membantu perbaikan. “Setelah kejadian, masyarakat bersama-sama langsung memperbaiki atap rumah yang rusak. Ini menunjukkan kekompakan yang luar biasa,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan. Menurutnya, intensitas curah hujan dan potensi bencana seperti puting beliung bisa saja masih terjadi di wilayah Gresik. 

“Kami berharap masyarakat Gresik, khususnya yang berada di daerah rawan, tetap siaga. Bila ada pepohonan besar di sekitar rumah, jangan ditebang namun dipangkas untuk mengurangi risiko,” pesan Gus Yani. (yad)

66 Rumah di Ujungpangkah Diterjang Angin Lesus, Bupati Gresik Tinjau Lokasi dan Serahkan Bantuan Selengkapnya