Misa Malam Natal Aman dan Khidmat, Fandi Akhmad Yani : Gresik Rumah yang Aman bagi Umat

GRESIK,1minute.id – Ribuan umat kristiani mengikuti Misa Natal di Gresik dengan damai dan aman. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan dan Pgs Kasdim 0817/Gresik Kapt Inf Siari memantau langsung Misa Natal di sejumlah gereja pada Selasa malam, 24 Desember 2024.

Kali pertama forkopimda mengunjungi Gereja Kristen Indonesia atau GKI di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Kunjungan kedua ke Gereja St Maria Perawan. Sekitar pukul 20.10 WIB, mereka tiba di gereja katolik berada Jalan Aried Rahman Hakim, Kecamatan/ Kabupaten Gresik. Misa memasuki gelombang kedua. Gelombang pertama diikuti seribuan jemaat. Gelombang kedua sekitar 500-an jemaat. 

Kedatangan Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yank, AKBP Arief Kurniawan dan Mayor Inf Siari disambut langsung oleh Pastor Kepala Paroki Santa Perawan Maria, Gresik Romo Gregorius Sasar Harapan, SVD. Mereka kemudian berjalan menuju altar.

Ratusan jemaat sudah duduk di bangku tempat ibadat. Begitu Gus Yani, Arief Kurniawan dan Siara masuk umat kristiani menyambut dengan hangat. Oang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik menyapa dengan ramah dan menyalami satu per satu.

Fandi Akhmad Yani menyatakan  kedatangannya untuk memantau Misa Natal 2024 berjalan aman, nyaman , khidmat di malam Natal ini. Ia mengatakan, umat beragama di Gresik beragam, yakni ada Islam, Kristen, Hindu, Buddha. “Gresik bisa menjadi rumah yang aman bagi semua umat dalam menjalankan ibadah,” katanya.

Karena toleransi antarumat beragama sangat baik. Mereka saling menghormati, saling menjaga sehingga Gresik aman, rukun dan nyaman. “Selamat Natal,” ujarnya. 

Sementara itu, Romo Gregorius Sasar Harapan, SVD menyatakan umat katolik senantiasi mendukung program pemerintah kabupaten Gresik. “Semoga Gresik kedepan lebih maju dan makmur,” kata Romo Gregorius. (yad)

Misa Malam Natal Aman dan Khidmat, Fandi Akhmad Yani : Gresik Rumah yang Aman bagi Umat Selengkapnya

Kualitas Kesehatan Baik, Usia Harapan Hidup di Gresik Meningkat jadi 73,5 Tahun

GRESIK,1minute.id – Kualitas kesehatan dan kondisi sosial masyarakat Gresik semakin baik. Indikatornya, usia harapan hidup atau UHH di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin panjang.

Data Dinas Kesehatan Gresik menyebutkan usia harapan hidup 73,5 tahun dari yang ditargetkan 72,9 tahun 2024. Untuk kematian ibu atau AKI menurun menjadu 16 kasus dari tahun sebelumnya yakni 20 kasus. Angka kematian bayi atau AKB menjadi 74 kasus menurun dari tahun sebelumnya yang mencapai 97 kasus. Sedangkan angka prevalensi stunting 8,14%, dan pelayanan UHC sudah mencapai 100%. 

Capaian positif bidang kesehatan itu  menjadi kado istimewa bagi Pemkab Gresik ketika menggelar peringatan Hari Kesehatan Nasional di gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Senin, 23 Desember 2024.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kembali mengingatkan kepada insan kesehatan untuk semakin masif melakukan sosialisasi Universal Health Coverage atau UHC hingga pelosok desa. 

“UHC adalah bentuk komitmen pemerintah untuk menjamin akses layanan kesehatan berkualitas bagi masyarakat tanpa kendala finansial. Namun, saya masih menemukan masyarakat yang belum mengetahui program ini. Saya minta tenaga kesehatan untuk terus bergerak aktif mensosialisasikan UHC agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh semua kalangan,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Tampak hadir dalam kegiatan yang mengusung tema “Bergerak Bersama, Sehat Bersama” ini antara lain,  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta Ketua Tim Penggerak atau TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali. 

Gus Yani melanjutkan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. Hal ini lantaran kesehatan merupakan kebutuhan primer bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kesehatan juga menjadi tolok ukur kualitas sumber daya manusia pada suatu daerah.

“Biaya layanan kesehatan memang sudah ditanggung pemerintah, tetapi tugas kita belum selesai. Petugas kesehatan harus terus meningkatkan mutu pelayanan, memastikan masyarakat mendapatkan pengalaman terbaik saat mengakses layanan kesehatan,” tambahnya.

Disampaikan juga bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik memberikan perhatian khusus pada pelayanan kesehatan di Pulau Bawean berupa program beasiswa dokter spesialis, yang kini dimanfaatkan oleh tujuh dokter di pulau tersebut, sebagai upaya untuk mengurangi ketimpangan layanan kesehatan antara wilayah daratan dan pulau.

Dengan berbagai langkah strategis ini, Gresik berupaya memastikan bahwa layanan kesehatan yang berkualitas dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat, baik yang berada di kota maupun yang berada di wilayah pelosok. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan kesehatan yang merata dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Gresik secara keseluruhan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali, menegaskan peran penting PKK dalam mendukung penurunan angka stunting, Angka Kematian Ibu, dan Angka Kematian Bayi.

“PKK sebagai mitra pemerintah, melalui 10 program pokok PKK terus berperan aktif dalam memberikan edukasi kesehatan, mendorong peningkatan gizi keluarga, serta mendukung pelayanan kesehatan ibu dan anak. Semua ini dilakukan untuk memastikan keluarga di Kabupaten Gresik dapat hidup lebih sehat,” ujar Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromaini Ali itu.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pencapaian target kesehatan nasional. PKK, kata dia, akan terus berkontribusi maksimal di tingkat desa dan kelurahan dengan pendekatan berbasis komunitas. (yad)

Kualitas Kesehatan Baik, Usia Harapan Hidup di Gresik Meningkat jadi 73,5 Tahun Selengkapnya

Bupati Gresik :  CSR 2025 Fokus Percepatan, Pengentasan Kemiskinan Manfaatkan Potensi SDA 

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 55 perusahaan mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Mereka dapat penghargaan karena Corporate Social Responsibility atau CSR dianggap berdampak baik bagi percepatan pembangunan di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik tahun ini.

Apresiasi yang diberikan oleh Pemkab Gresik kepada puluhan perusahaan itu, diantaranya, mendapatkan insentif dan kemudahan dalam penanaman modal bagi perusahaan. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas partisipasi perusahaan yang telah memberikan kontribusi terbaik untuk percepatan pembangunan di Kabupaten Gresik.

“Tumbuhnya banyak CSR di Kabupaten Gresik menjadi keunggulan dan kekuatan untuk memajukan berbagai aspek pembangunan. Namun, perlu upaya percepatan dan penyelarasan program CSR perusahaan dengan tujuan yang ingin dicapai,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 Desember 2024.

Ratusan perwakilan perusahaan yang b9eroperasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Ada industri smelter, pengolahan kelapa sawit, makanan hingga bidang kesehatan. Kehadiran perwakilan perusahaan itu, selain untuk ajang CSR Award 2024, juga mengikuti Musyawarah Perencanaan Pembangunan atau Musrenbang CSR 2025.

Dua hajatan itu dihelat oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Gresik ini mengusung tema “CSR Innovation Program for Sustainable Development Growth”.

Gus Yani melanjutkan setiap perusahaan dapat memfokuskan CSR-nya pada satu atau dua bidang. Sehingga penyusunan strategi pembangunan menjadi lebih cepat dan efisien.

“Fokus utama Musrenbang CSR 2025 adalah percepatan dan pengentasan kemiskinan daerah melalui tanggung jawab sosial perusahaan, dengan memanfaatkan potensi sumber daya alam (SDA) yang dimiliki Kabupaten Gresik, seperti potensi perikanan dan pertanian,” jelasnya. (yad)

Bupati Gresik :  CSR 2025 Fokus Percepatan, Pengentasan Kemiskinan Manfaatkan Potensi SDA  Selengkapnya

Bank Jatim Peduli Anak Disabilitas, Bupati Gresik : 3 Mobil CSR untuk Antar Jemput ABK ke UPT Resource Center

GRESIK,1minute.id – Ratusan anak berkebutuhan khusus atau ABK riang. Mereka bernyanyi, menari bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 Desember 2024.

Wajah mereka terlihat semringah. Usai flas mob anak-anak istimewa itu kemudian naik mobil keliling kantor Bupati Gresik berada di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu. Mobil kelir hitam dengan setrip warna merah itu bertuliskan BankJatim Peduli. 

Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid yang menyerahkan tiga unit mobil kinyis-kinyis itu secara simbolis kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gebyar Hari Disabilitas Internasional yang mengusung tema “Aku dan Keistimewaanku” itu.

Tiga unit mobil tanggung jawab sosial masyarakat atau Corporate Social Responsibility atau CSR Bank Jatim itu nantinya digunakan untuk antar jemput terapi anak ABK ke UPT Resource Center atau RC Dinas Pendidikan Gresik. “Mulai tahun depan, 3 unit mobil untuk antar jemput anak ABK. Nanti RC Dinas Pendidikan Gresik yang akan membuat jadwal,” kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Ia juga meminta kepada orang tua yang memiliki anak istimewa yang membutuhkan antar jemput untuk melapor call center Gresik, 112. “Mudah-mudahan program ini bisa berjalan dengan baik dan tentunya Resource Center ini menjadi sebuah unggulan agar Kabupaten Gresik semakin inklusif tidak meninggalkan atau mengecualikan sekelompok orang khususnya ABK. Semuanya punya hak yang sama mendapatkan kebermanfaatan di Kabupaten Gresik,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

FLAS MOB : (ki-ka) Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Pimpinan Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menari bersama di Gebyar Hari Disabilitas Internasional 2024 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 18 Desember 2024 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara itu, Pemimpin Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basid mengatakan, Bank Jatim sebagai banknya masyarakat Jawa Timur tidak hanya fokus mengelola bisnis, tetapi juga selalu berkomitmen memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat Jawa Timur melalui Corporate Social Responsibility (CSR) bankjatim peduli.

Bank Jatim, katanya, turut andil dan mendukung komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam menciptakan Gresik yang Inklusif dan ramah disabilitas. “Tiga unit mobil bantuan Corporate Social Responsibility Bank Jatim ini adalah sebagai alat transportasi untuk memfasilitasi antar jemput bagi anak-anak disabilitas dalam memperoleh kesempatan yang lebih luas mengakses Pendidikan, perawatan dan pendampingan yang mereka butuhkan,” ujarnya.

Dinas Pendidikan Gresik memiliki tiga UPT Resource Center yakni UPT RC di Jalan Proklamasi, Kecamatan Gresik, Wringinanom dan Pulau Bawean. Menurut Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto mengatakan anak berkebutuhan khusus di Gresik lebih dari 1.000 anak. Akan tetapi, baru 200 ABK yang intens melakukan terapi di dua UPT Resource Center. “Mobil CSR bantuan Bank Jatim ini nanti yang digunakan untuk antarjemput anak-anak kebutuhan khusus ini,” kata S.Hariyanto. 

Ditempat sama, Wulan, salah orang tua anak ABK tuna netra mengaku senang, Pemkab Gresik menyediakan mobil antar jemput. “Selama ini, Saya nge-grab untuk antar terapi ke UPT RC. Sekali terapi ongkos tranportasi Rp 60 ribu,” kata perempuan yang tinggal di Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru itu. (yad)

Bank Jatim Peduli Anak Disabilitas, Bupati Gresik : 3 Mobil CSR untuk Antar Jemput ABK ke UPT Resource Center Selengkapnya

66 Rumah di Ujungpangkah Diterjang Angin Lesus, Bupati Gresik Tinjau Lokasi dan Serahkan Bantuan

GRESIK,1minute.id – Angin lesus menerjang Desa Kepatang Lor dan Desa Glatik di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sebanyak 66 rumah rusak akibat bencana angin puting beliung itu.

Kabar bencana itu pun sampai ketelingah Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani mendatangi lokasi korban bencana angin itu pada Sabtu, 14 Desember 2024.

Kholidin, salah satu korban bencana angin ribut mengaku terharu disambangi Gus Yani sambil membawa bantuan kepada warga terdampak bencana angin itu.

Warga Desa Glatik berusia 38 tahun itu pun menyatakan terima kasih. 

“Terima kasih pak bupati. Dan mudah-mudahan bagi semua pihak yang membantu, diberikan rezeki yang lebih barokah oleh Allah SWT,” tutur Kholidin.

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani datang dengan didampingi Kepala Satuan Pelaksana atau Satlak Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Gresik Sukardi, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Ida Lailatussa’diyah dan Camat Ujungpangkah Shofwan Hadi. Mereka disambut hangat masyarakat. 

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik kemudian meninjau langsung sejumlah rumah warga korban angin lesus. Gus Yani juga berdialog dengan para korban dan memberikan bantuan berupa uang tunai, paket sembako, kasur lipat matras, terpal, lauk pauk dan biskuit. Hal ini untuk membantu pemulihan masyarakat yang terdampak. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa prihatin dengan musibah yang menimpa warga Desa Glatik dan Desa Ketapang Lor Kecamatan Ujungpangkah Gresik. Ia menyampaikan, bantuan ini sebagai bentuk komitmen untuk memberikan semangat dan dukungan langsung kepada masyarakat.

“Kami hadir langsung bersama dinas terkait, Muspika dan perangkat desa untuk memastikan penanganan pasca bencana berjalan baik. Mudah-mudahan bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujarnya.

Pihaknya juga mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat, termasuk keterlibatan Muspika Ujungpangkah dan perangkat desa dalam membantu perbaikan. “Setelah kejadian, masyarakat bersama-sama langsung memperbaiki atap rumah yang rusak. Ini menunjukkan kekompakan yang luar biasa,” katanya.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan. Menurutnya, intensitas curah hujan dan potensi bencana seperti puting beliung bisa saja masih terjadi di wilayah Gresik. 

“Kami berharap masyarakat Gresik, khususnya yang berada di daerah rawan, tetap siaga. Bila ada pepohonan besar di sekitar rumah, jangan ditebang namun dipangkas untuk mengurangi risiko,” pesan Gus Yani. (yad)

66 Rumah di Ujungpangkah Diterjang Angin Lesus, Bupati Gresik Tinjau Lokasi dan Serahkan Bantuan Selengkapnya

KH Ainur Rofiq Thoyyib, Aklamasi Nakhoda baru, MUI Gresik

GRESIK,1minute.id – KH Ainur Rofiq Thoyyib menjadi nakhoda baru, Majelis Ulama Indonesia atau MUI Gresik. Wakil Ketua Mustasyar Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Gresik ini terpilih sebagai ketua MUI secara aklamasi melalui Musyawarah Daerah atau Musda ke-5 MUI Gresik di Masjid Agung Maulana Malik Ibrahim Gresik pada Sabtu, 14 Desember 2024.

Musda yang dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ini mengusung tema “Merawat Tradisi dan Prestasi”.  Musda ini menjadi tonggak penting bagi MUI Gresik untuk menguatkan perannya dalam menjaga tradisi keislaman sekaligus berinovasi demi melayani umat secara lebih optimal.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak MUI untuk terus berkiprah dan menjadi pioner di Jawa Timur. Ditambahkan, MUI Gresik juga diharapkan untuk mengambil langkah strategis melalui transformasi digital.

“Tantangan kita adalah transformasi digital. Era digital telah menjadi elemen penting dalam kehidupan umat. MUI sebagai lembaga yang berperan besar dalam pembinaan umat, perlu memanfaatkan teknologi digital untuk mempermudah dakwah dan komunikasi dengan masyarakat,” ungkap Gus Yani- sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Pada kesempatan itu, Gus Yani mengharapkan kepemimpinan baru, MUI  Gresik mampu mengemban amanah dengan lebih progresif, menjawab tantangan zaman, dan tetap konsisten menjaga nilai-nilai tradisi yang menjadi warisan para ulama.

Kepemimpinan baru ini dapat membawa MUI semakin solid dan inovatif. “Kita semua berharap, di bawah kepemimpinan KH Ainur Rofiq Thoyyib, MUI Kabupaten Gresik dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan umat yang harmonis, religius, dan modern,” katanya.

Di Musda tersebut, Bupati Yani menerima buku “Senarai Ulama Mengabdi” yang diberikan oleh KH Mansoer Shodiq. Buku ini menceritakan sejarah perjalanan MUI dan kiprah ulama-ulama besar di Gresik, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi mendatang.

Pada kesempatan tersebut, Gus Yani juga memberikan apresiasi berupa cinderamata kepada KH Mansoer Shodiq atas dedikasi dan teladan beliau dalam pengabdian kepada umat. Selain itu, cinderamata juga diserahkan kepada keluarga almarhum KH Abdul Munif sebagai penghormatan atas jasa dan keteladanan yang telah ditorehkan semasa hidupnya.

“Kedua ulama ini merupakan figur panutan yang inspirasinya akan terus mengiringi langkah kita dalam membangun Gresik yang berdaya dan religius,” ujarnya. (yad)

KH Ainur Rofiq Thoyyib, Aklamasi Nakhoda baru, MUI Gresik Selengkapnya

Kado Akhir Tahun, Kabupaten Gresik Raih Predikat Kualitas Tertinggi pada Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik

GRESIK,1minute.id – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia atau ORI Jawa Timur memberikan apresiasi terkait Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik kepada Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik.

Penghargaan untuk kategori A, Zona Hijau dengan predikat kualitas tertinggi itu diberikan Kepala Kantor Perwakilan Ombudsman Jawa Timur Agus Muttaqien kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di JW Marriot Hotel, Surabaya pada Jumat, 14 Desember 2024. Pemkab Gresik mengantongi nilai 95,88. 

Prestasi ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Pada 2023 Kabupaten Gresik memperoleh nilai 87,64 atau kualitas tinggi, pada 2022 meraih nilai 57,65 atau kualitas sedang.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Capaian ini, merupakan hasil kerja kolektif semua pihak dan dukungan masyarakat Gresik.

PENGHARGAAN OMBUDSMAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam acara Penganugerahan Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang diselenggarakan Ombudsman RI di Surabaya pada Jumat, 13 Desember 2024 ( Foto : Kominfo Gresik)

“Alhamdulillah, Kabupaten Gresik mendapatkan penghargaan dari Ombudsman RI. Ombudsman RI menilai bahwa pelayanan publik dan penanganan pengaduan di Kabupaten Gresik sudah luar biasa,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Asisten Administrasi Umum Sekda Gresik Nuri Mardiana, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Ia menegaskan bahwa capaian ini harus menjadi motivasi bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD untuk terus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Proses penilaian yang dilakukan oleh Ombudsman melibatkan beberapa indikator pada sejumlah OPD sebagai lokus penilaian, termasuk DPMPTSP, Dinsos, Dinkes, Dispendukcapil, dan Puskesmas. 

Beberapa indikator tersebut meliputi, Dimensi Input (Kompetensi pelaksana dan ketersediaan sarana prasarana), Dimensi Proses (Standar pelayanan yang diterapkan), Dimensi Output (Persepsi terhadap maladministrasi dan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM), dan Dimensi Pengaduan (Penanganan dan pengelolaan pengaduan masyarakat).

Peningkatan nilai yang diraih Kabupaten Gresik merupakan hasil dari upaya bersama seluruh elemen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik yang responsif, akuntabel, dan berkualitas. Ia mencontohkan Command Center di Kantor Bupati Gresik. 

PENGHARGAAN OMBUDSMAN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (tengah) didampingi Sekda Gresik Washil Miftachul Rachman serta para kepala OPD usai acara Penganugerahan Hasil Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik yang diselenggarakan Ombudsman RI di Surabaya pada Jumat, 13 Desember 2024 ( Foto : Kominfo Gresik)

Command Center tersebut menjadi pusat kendali layanan berbasis digital untuk memantau kinerja pelayanan publik dan pengaduan masyarakat serta layanan kedaruratan secara real-time.

Fasilitas pengaduan masyarakat atau Dumas ini merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik.

Dengan pencapaian ini, Kabupaten Gresik optimis untuk terus melangkah maju, menghadirkan pelayanan yang semakin prima dan memenuhi harapan masyarakat. “Capaian ini adalah bukti kerja keras bersama. Kami berkomitmen untuk terus melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkas Gus Yani. (yad/adv)

Kado Akhir Tahun, Kabupaten Gresik Raih Predikat Kualitas Tertinggi pada Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik Selengkapnya

JAF 2024, Bupati Fandi Akhmad Yani : Gresik adalah Simbol Harmoni dan Keseimbangan

GRESIK,1minute.id – Jatim Art Forum atau JAF 2024 resmi di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Gedung Nasional Indonesia pada Rabu malam, 4 Desember 2024. Untuk kali pertama event yang diprakarsai Dewan Kesenian Jawa Timur ini digelar di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik JAF 2024 mengusung tema “Damar Kurung Explore” itu.

Event seni dan kebudayaan terbesar di penghujung tahun digelar sampai 7 Desember 2024. Gresik menjadi pusat perhatian pencinta seni dan kebudayaan di Jatim maupun nasional. Ada dua venue untuk gelaran hasil kolaborasi Dewan Kebudayaan Gresik dengan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga atau Disparekrafbudpora Gresik itu. Tiga tempat itu adalah Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP ; dan Gedung Nasional Indonesia atau GNI. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan bahwa JAF 2024 adalah momentum penting untuk memperkuat identitas budaya Gresik sebagai kota dengan sejarah dan peradaban yang kaya.

“Kabupaten Gresik memiliki warisan sejarah panjang yang menjadi kebanggaan kita bersama. Melalui acara ini, kita tidak hanya merayakan seni dan budaya tetapi juga menunjukkan komitmen menjaga identitas lokal yang menjadi jati diri bangsa. Mudah-mudahan ini juga membawa kesejahteraan bagi seniman dan budayawan Gresik,” ujar Gus Yani – sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani.

Gresik adalah simbol harmoni dan keseimbangan. Membaca Gresik bukan hanya soal data sejarah, tetapi soal memahami wacana intelektual yang menjembatani budaya Cina dan Arab. “Kota ini mengajarkan kita untuk melihat keragaman sebagai kekuatan,” ujarnya sambil mencontohkan akulturasi budaya yang heterogen di Gresik Kota Lama atau GKL hingga saat ini.

BUKAN LAMPION : Damarkurung menghiasi Kampung di Jalan H.Samanhudi, Kecamatan / Kabupaten Gresik pada Desember 2023 . ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Pada kesempatan itu, Gus Yani mewacanakan untuk memberikan apresiasi kepada Maeatro Damarkurung Mbah Masmundari. Nama pelukis Damarkurung yang ikonik akan dijadikan nama museum art digital yang ada dalam kompleks Masjid KH Robbach Ma’sum di Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang.

Pembangunan museum art digital itu diperkirakan rampung akhir tahun depan. “Mungkin museum itu bisa diberinama pelukis damarkurung,” katanya. Damarkurung menjadi tema di JAF 2024.

Damarkurung memiliki karakteristik yang unik di antara lentera yang ada di belahan di dunia. Keunikan Damarkurung itu, di antaranya, berbentuk kubus memiliki epmat sisi ;  memiliki hiasan pada atas berbentuk segitiga siku-siku kembar atau segitiga sama sisi kembar yang membentuk huruf “M” pada atas lentera ;  memiliki penyangga pada bawah lenteradi lapisi kertas dengan gambar dua dimensi.

“Lukisan damarkurung ini menceritakan sosial budaya masyarakat Kabupaten Gresik, beliau menceritakan isi hati dari pikirannya di entera tersebut yang namanya Damarkurung,” kata Gus Yani.

Sementara itu, Ketua Dewan Kesenian Jawa Timur Taufik Hidayat, menyatakan bahwa Gresik merupakan suatu simbol harmoni dan keseimbangan.

“Gresik adalah simbol harmoni dan keseimbangan. Membaca Gresik bukan hanya soal data sejarah, tetapi soal memahami wacana intelektual yang menjembatani budaya Cina dan Arab. Kota ini mengajarkan kita untuk melihat keragaman sebagai kekuatan,” ujarnya. (yad)

JAF 2024, Bupati Fandi Akhmad Yani : Gresik adalah Simbol Harmoni dan Keseimbangan Selengkapnya
Hari Disabilitas Internasional : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memberikan sambutan peringatan Hari Disabilitas Internasional di halaman Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 3 Desember 2024 ( foto : prokopim untuk 1minute.id)

Hari Difabel Internasional, Bupati Gresik Dorong Kolaborasi antar Instansi Beri Pendampingan kepada Difabel

GRESIK,1minute.id – Puluhan penyandang disabilitas melalukan jalan sehat pada Selasa, 3 Desember 2024. Jalan sehat untuk merayakan Hari Disabilitas Internasional dengan start di halaman Kantor Bupati Gresik dan finish di kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik. Jaraknya sekitar 2 kilometer. 

Jalan sehat mengusung tema “Bergerak Bersama Menuju Kemandirian dan Kesetaraan” ini di buka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Tampak hadir di antaranya, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Gresik Kiswanto serta Kepala Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basit. 

Kemudian, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto, Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati, dan Kepala Dinas Sosial Gresik Ummi Khoiroh.

Terlihat wajah semringah anak-anak difabel dari 8 sekolah luar biasa atau SLB se-Kabupaten Gresuk itu ketika mengikuti jalan sehat. Bupati Fandi Akhmad Yani pun mengajak mereka bercengkramah. 

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menekankan komitmennya mendorong Gresik yang makin inklusif. Dirinya juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi untuk mendukung pendampingan disabilitas di Kabupaten Gresik.

“Pendampingan disabilitas tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara lembaga dan instansi, untuk memastikan penyandang disabilitas mendapatkan hak yang layak. Dalam hal pendidikan, walaupun lembaga SLB menjadi tanggung jawab Pemprov Jatim kami berusaha tidak membedakan,” kata Gus Yani -begitu sapaan – Fandi Akhmad Yani.

Ia melanjutkan, bahwa perhatian Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik terhadap penyandang disabilitas terus diwujudkan melalui berbagai program dan inisiatif. Salah satunya adalah pendirian tiga UPT Resource Center yang berlokasi di Pulau Bawean, Kecamatan Wringinanom, dan Kecamatan Gresik.

“Ketiga UPT ini menjadi pusat layanan yang dirancang khusus untuk meningkatkan akses pendidikan dan pendampingan bagi siswa disabilitas. Kedepan, kita akan dirikan satu lagi UPT Resource Center di wilayah utara,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Kepala Bank Jatim Cabang Gresik Abdullah Basit bakal penyediaan mobil operasional bagi UPT Resource Center melalui skema CSR Bank Jatim. Mobil-mobil tersebut nantinya akan digunakan untuk layanan antar-jemput siswa disabilitas, sehingga mempermudah akses mereka menuju UPT Resource Center. (yad)

Hari Difabel Internasional, Bupati Gresik Dorong Kolaborasi antar Instansi Beri Pendampingan kepada Difabel Selengkapnya

Pilkada Aman dan Lancar, Bupati Gresik & BAZNAS Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim dan Duafa

GRESIK,1minute.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Gresik menggelar kegiatan doa bersama dan santunan kepada anak yatim dan duafa pada Jumat, 28 November 2024. 

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik itu sebagai wujud rasa syukur pemilihan kepala daerah atau Pilkada Serentak (Pemilihan Gubernur Jatim dan Pemilihan Bupati Gresik) berjalan aman dan lancar.

Berdasarkan hasil perhitungan cepat, Paslon Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-dr Asluchul Alif unggul dengan memperoleh 365.714 suara 59,73 persen. Sedangkan, kolom kosong mendapatkan 246.530 suara atau 40,27 persen. Angka itu berasal dari 1.867 dari 1.868 tempat pemungutan suara atau TPS atau 99,95 persen.

Ratusan anak yatim dan duafa menghadiri doa bersama dan santunan yang dibuka langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani itu. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Gresik memberikan santunan kepada 500 anak yatim sebesar Rp 100 juta dan bantuan sosial untuk duafa sebanyak 2,5 ton beras.

Dana tersebut berasal dari Bupati Fandi Akhmad Yani, yang disalurkan melalui BAZNAS Gresik untuk kemudian diberikan kepada kelompok yang membutuhkan. Disamping itu, acara ini juga dirangkaikan dengan pendistribusian 14 rombong usaha kepada masyarakat kurang mampu, dengan total nilai bantuan sebesar Rp 49 juta.

Dalam sambutannya, Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur atas dukungan masyarakat serta menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Santunan ini merupakan wujud rasa syukur sekaligus bentuk kepedulian kepada anak-anak yatim. Sedangkan bantuan rombong dan modal usaha menjadi langkah nyata kita untuk memberdayakan ekonomi masyarakat. Saya berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga benar-benar memberikan dampak positif bagi _panjenengan_ semua,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Ali.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Gresik Muhammad Mujib, dalam laporannya, menjelaskan bahwa santunan dan bantuan rombong usaha tersebut telah melalui proses pendataan dan seleksi yang ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. Ia juga mengapresiasi kontribusi dari Bupati Gresik yang senantiasa memberikan dukungan penuh terhadap program-program BAZNAS.

Santunan kepada 500 anak yatim ini diberikan dalam bentuk uang tunai dan beras. Masing-masing anak menerima Rp 200 ribu dan 5 kilogram beras bagi kaum dhuafa. Sementara itu, 14 rombong dan modal usaha produktif diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan untuk mendukung kemandirian ekonomi keluarga. (yad)

Pilkada Aman dan Lancar, Bupati Gresik & BAZNAS Gelar Doa Bersama dan Santuni Anak Yatim dan Duafa Selengkapnya