Transformasi Pelayanan,  Dinkes Gresik Integrasikan Layanan Kesehatan di 32 Puskesmas 

GRESIK,1minute.id – Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik dan Persatuan Wartawan Indonesia atau PWI Gresik menggelar workshop di Gedung Nasional Indonesia atau GNI Gresik pada Rabu, 11 September 2024.

Workshop ini menghadirkan narasumber Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua sementara DPRD Gresik Abdullah Hamdi, Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna dan Ketua PWI Gresik Deny Ali Setyono. Worshop mengusung tema “Integrasi Layanan Primer di Kabupaten Gresik Mengedepankan Pelayanan sesuai Siklus Hidup” gayeng

Integrasi layanan primer bertujuan untuk menyediakan layanan kesehatan yang terintegrasi dari tahap bayi dalam kandungan, anak, remaja, dewasa hingga usia lanjut.  

Dengan transformasi pelayanan anyar ini,  warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dapat mengakses pelayanan kesehatan atau yankes yang sesuai dengan kebutuhan spesifik pada setiap tahap kehidupan. Yankes lebih efisien dan efektif. 

“Saat ini layanan kesehatan yang telah terintegrasi atau diujcobakan di 32 puskesmas di Kabupaten Gresik,” kata Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusna pada Rabu, 11 September 2024. “Kedepannya, harapan semua yankes seperti pustu, ponkesdes hingga posyandu bisa teritegrasi,” imbuh dr Khusna. 

Ia megatakan, integrasi pelayanan primer merupakan trasformasi baru pelayanan kesehatan di Indonesia. Dengan integrasi layanan primer ini, para pasien akan mendapatkan kualitas layanan yang semakin baik. 

“Integrasi Layanan Kesehatan Primer adalah upaya untuk mengoordinasikan dan menyelaraskan berbagai layanan kesehatan primer. ILP merupakan salah satu pilar transformasi bidang kesehatan di Indonesia yang melayani mulai dari ibu hamil, bayinya, remaja, dewasa hingga lansia,” ungkapnya.

Layanan primer ini, transformasi pelayanan kesehatan di masyarakat paling bawah, yakni di desa atau kelurahan seperti posyandu,  puskesmas pembantu atau pustu,  pondok kesehatan desa atau ponkesdes hingga puskesmas.

“Ketika pelayanan kesehatan sudah terlayani di desa,  kunjungan ke puskesmas akan berkurang,” ujarnya. Pelayanan teritegrasi ini tidak semudah membalik telapak tangan. Sebab, banyak tantangannya,  mulai sumber daya manusia hingga anggaran. 

“Dengan adanya UHC tentu layanan ini akan sangat terintegrasi. Sehingga harapannya bisa bersinergi dengan legislatif, terutama soal pengawalan anggaran,” tuturnya.

Integrasi layanan ini memiliki beberapa fokus, yaitu menyelaraskan pelayanan kesehatan berdasarkan siklus hidup, Memperluas layanan kesehatan hingga ke tingkat kalurahan dan padukuhan, serta memperkuat pemantauan wilayah setempat.

“Semoga bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” harap dokter Khusna. 

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan masih banyak problem pelayanan kesehatan yang saat ini menjadi tantangan Pemerintah Kabupaten. Ia bersama jajaran sedang fokus menyelesaikan hal tersebut.

Seperti keadaan pustu yang memprihatinkan tapi tak bisa direhabilitasi sebab berada diatas lahan aset desa, gaji kader kesehatan yang masih kecil, dan lainnya.

Gus Yani-begitu biasa disapa-Fandi Akhmad Yani mencontohkan layanan kesehatan di Singapura yang dianggap baik. “Kehebatan negara maju dalam pelayanan kesehatan adalah dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi, layanan yang ramah dan cepat, peningkatan kapasitas SDM perawat. Ini yang perlu kita contoh dan benahi,” kata Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu. 

Ia pun meminta kepada Dinkes dan Kepala Puskesmas agar memikirkan layanan konsultasi kesehatan dengan jarak jauh berbasis teknologi. Hal ini dianggap sangat inovatif untuk mengurangi antrean di Puskesmas saat berobat.

“Mungkin bisa kita coba, nanti honor pelayanannya diambilkan dari dana kapitasi di BPJS. Mungkin bisa dicoba di kota dulu,” kata Gus Yani, orang nomor satu di Kota Santri ini. 

Ketua sementara, DPRD Gresik Abdullah Hamdi mengatakan, legislatif akan mendukung upaya perbaikan pelayanan kesehatan untuk semakin lebih baik. “Bahkan, mungkin nanti dana pokir dewan bisa dialokasikan untuk perbaikan infrastruktur pelayanan kesehatan,” tegasnya. (yad) 

Transformasi Pelayanan,  Dinkes Gresik Integrasikan Layanan Kesehatan di 32 Puskesmas  Selengkapnya

Sah! Ketua Pengadilan Negeri Gresik Lantik 50 Anggota DPRD Gresik Hasil Pileg 2024

GRESIK,1minute.id – Sebanyak anggota DPRD Gresik terpilih hasil pemilihan legislatif atau Pileg 2024 secara resmi dilantik sebagai anggota DPRD Gresik periode 2024-2029.

Ketua Pengadilan Negeri Gresik I Gusti Ayu Susilawati yang memimpin Pengucapan Sumpah atau Janji sebagai wakil rakyat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik dalam rapat paripurna di ruang rapat paripurna DPRD Gresik pada Jumat, 23 Agustus 2024.

Rapat paripurna yang dipimpin oleh ketua DPRD sementara Abdullah Hamdi dengan Wakil Ketua DPRD sementara Nur Saidah. Abdullah Hamdi, patahana dari Partai Kebangkitan Bangsa.  Sedangkan, Nur Saidah (patahana) dari Partai Gerindra.

Rapat paripurna ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah serta undangan lainnya. Sebanyak 50 anggota DPRD Gresik anyar itu terlihat semringah. Mereka datang ke gedung parlemen berada di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik dengan didmpingi oleh keluarga masing-masing. 

Anggota dewan yang bakal dilantik  berada di ruang paripurna untuk mengikuti prosesi pengambilan sumpah atau janji anggota DPRD Gresik yang berlangsung khidmat itu. Sedangkan, keluarga pengiring berada di halaman gedung dewan menyaksikan melalui videotron yang dipasang di sisi sebelah timur dan barat. Pelantikan berlangsung khidmat. 

Menteri Dalam Negeri atau Mendagri dalam sambutan yang dibacakan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan, ucapan selamat kepada 50 anggota DPRD Kabupaten Gresik yang baru dilantik.

Dikatakan, rapat paripurna DPRD dengan agenda khusus pengucapan sumpah atau janji anggota DPRD kabupaten/kota hasil Pemilu Tahun 2024, merupakan puncak dari seluruh rangkaian proses pelaksanaan pemilihan umum anggota DPRD. 

“Secara filosofis berkedudukan sebagai sarana demokrasi yang dimaksudkan untuk melaksanakan kedaulatan rakyat dalam tatanan pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan ucapan terima kasih terhadap penyelenggara pemilu yang terlibat. Komisi Pemilihan Umum atau KPU ; Badan Pengawas Pemilu alias Bawaslu ; Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu atau DKPP ;  pemerintah daerah, pihak keamanan, media/pers, serta seluruh masyarakat yang telah berkolaborasi dan bekerja sama dengan segenap komponen bangsa. Guna turut mensukseskan pelaksanaan pemilu dalam nuansa yang demokratis, lancar, dan damai.

Ia mengingatkan kepada anggota DPRD yang baru dilantik, dalam menjalankan tugas diawasi oleh penegak hukum serta lembaga pengawas, seperti KPK, BPK, BPKP dan sebagainya. Untuk itu, pihaknya mengajak anggota DPRD untuk menekankan kembali sebagaimana amanat Pasal 96 UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, telah menyebutkan tiga fungsi DPRD, yaitu fungsi pembentukan peraturan Daerah (Perda), fungsi penyusunan anggaran, dan fungsi pengawasan.

Untuk itu, lanjut Gus Yani, sinergitas dan kolaborasi kerja kolektif antara DPRD dan kepala daerah harus diarahkan secara positif untuk memberikan respon cepat dalam pemecahan persoalan-persoalan kerakyatan di tingkat lokal. Membangun kerjasama yang efektif di tingkat regional, serta mendukung suksesnya agenda prioritas nasional. Terutama pada pelaksanaan Pilkada serentak 2024 yang merupakan waktu tepat sebagai momentum menyinkronkan rencana kerja pemerintah pusat dan daerah. 

“Dalam rangka menyambut Pilkada Serentak Tahun 2024, saya berharap anggota DPRD senantiasa memaksimalkan peran dalam mengawal pelaksanaan Pilkada Serentak 2024, baik dalam hal pengawasan masa persiapan tahapan, hingga pelantikan kepala daerah terpilih sesuai peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Ia pun mengajak kepada anggota DPRD Gresik untuk membangun komunikasi dan koordinasi yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik. Termasuk dengan eksekutif seluruh jajaran organisasi perangkat daerah (OPD). 

“Kami mengajak seluruh anggota legislatif yang telah dilantik untuk terus meningkatkan kerjasama dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik,” tandasnya. 

Sebelumnya, pimpinan DPRD Gresik  menyampaikan laporan kinerjanya selama 5 tahun, 2019-2024. Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir didampingi Wakil Ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, Mujid Riduan dan Nur Saidah mengatakan pihaknya merasa bersyukur telah melaksanakan tugas dan fungsi DPRD Gresik dengan baik selama lima tahun ini.

Ada tiga tugas dan fungsi DPRD Gresik yakni, Pembentukan Perda, Penganggaran dan Pengawasan. Alhamdulillah semuanya berjalan dengan baik,” ujar Abdul Qodir yang juga Ketua DPC PKB Gresik itu.

Untuk pembentukan Perda, selama lima tahun terakhir telah menyelesaikan 40 Perda inisiatif, 26 Perda Usulan Pemerintah dan 15 Perda Komulatif. “Kami juga telah membuat 91 Keputusan DPRD Gresik,” kata anggota DPRD Jatim terpilih itu. 

Berdasarkan hasil penetapan Komisi Pemilihan Umum Gresik sebanyak 50 Anggota DPRD Gresik. Rinciannya, PKB 14 kursi ; Partai Gerindra 10 kursi ; PDI Perjuangan 9 kursi ; dan Golkar 6 kursi. Kemudian, Partai Demokrat 3 kursi,  PPP 3 kursi dan NasDem 2 Kursi. “Dengan demikian total 50 kursi anggota DPRD Kabupaten Gresik,” kata Ketua DPRD Gresik sementara Abdullah Hamdi. (yad)

Sah! Ketua Pengadilan Negeri Gresik Lantik 50 Anggota DPRD Gresik Hasil Pileg 2024 Selengkapnya

Gresik Kini Memiliki Spot Sport Center, Fasilitas apa yang Bisa Dinikmati Warga

GRESIK,1minute.id – Gresik kini memilikk sport center. Pusat olahraga itu  berada di kompleks Stadion Gelora Joko Samudro alias Gejos. Bupati Gresik Fandi Akhmad yang melakukan soft opening sport center berada di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Ahad malam, 18 Agustus 2024.

Soft launching bertajuk Gejos 17-an itu dibarengkan dengan pengenalan line up pemain dan jersey terbaru klub sepakbola kebanggaan masyarakat Gresik, Gresik United. Ke depan setelah proses revitalisasi selesai, Gelora Joko Samudro akan dijadikan home base Gresik United. Acara itu dimeriahkan oleh Padi Reborn ini dipusatkan di lapangan latihan bola di  dalam kompleks stadion itu meriah.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  mengucapkan apresiasi kepada berbagai pihak yang sudah bersama-sama dalam proses revitalisasi tersebut. Apresiasi ini ditujukan baik kepada pemerintah pusat, maupun dinas terkait di Kabupaten Gresik yang sudah bersinergi dalam proses revitalisasi.

“Apresiasi kepada Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman (CKPKP) Kabupaten Gresik sudah bersama-sama pemerintah pusat sudah dengan luar biasa melakukan revitalisasi yang luar biasa,” puji Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani.

Ia hadir bersama Wakil Bupati  Gresik Aminatun Habibah, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar, Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan dan manajemen Gresik United lainnya. 

Gus Yani melanjutkan harapan ke depan  bahwa Gelora Joko Samudro tidak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga menjadi pusat aktivitas sosial yang dapat menghubungkan berbagai kalangan masyarakat. Ia pun mengajak seluruh masyarakat Gresik untuk memanfaatkan fasilitas yang ada di Gelora Joko Samudro Sport Center ini dengan sebaik-baiknya, baik untuk kegiatan olahraga keluarga, kegiatan sekolah, maupun aktivitas sosial lainnya. 

SOFT LAUNCHING: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa warga dalam soft launching Sport Center Gelora Joko Samudro pada Ahad malam, 18 Agustus 2024 ( Foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Sudah jalan-jalan disini? besok pagi mau olahraga bareng? Silahkan joging bareng-bareng disini,” ajaknya kepada ribuan pasang mata yang memenuhi lapangan bola itu.

Gelora Joko Samudro Sport Center di revitalisasi sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo dengan menggunakan dana dari Kementerian PUPR RI. Di Indonesia ada tujuh stadion yang dilakukan revitalisasi. Salah satunya adalah stadion Gejos. Revitalisasi ini, diharapkan bisa mendukung percepatan perkembangan sepak bola di Indonesia pun juga menjamin keamanan pengunjung Gelora Joko Samudro Sport Center.

Pasca di revitalisasi dengan apik, Gelora Joko Samudro Sport Center dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern yang memenuhi standar FIFA, seperti rumput stadion berkualitas tinggi, pemasangan kursi single seat sebanyak 22.272 unit, serta lampu FOP berteknologi LED.

Selain itu, fasilitas lainnya seperti layar skor raksasa, bench pemain, dan sistem mekanikal, elektrikal, serta plumbing juga telah ditingkatkan guna memastikan kenyamanan dan keamanan bagi seluruh pengunjung. Rencananya, pembukaan secara penuh dijadwalkan pada Bulan Oktober 2024 bertepatan dengan selesainya keseluruhan proses revitalisasi.

Disamping itu, dalam disampaikan Bupati Yani bahwa dalam pengerjaannya revitalisasi Gelora Joko Samudro Sport Center ini juga tetap mengikutsertakan masukan dari berbagai pihak, salah satunya dari anak-anak muda.

“Salah satunya adalah proses mural tembok di Gelora Joko Samudro yang akan melibatkan seniman-seniman dan anak-anak sekolah di Kabupaten Gresik. Semuanya kita libatkan dalam proses revitalisasi Gelora Joko Samudro ini,” pungkasnya. (yad)

Gresik Kini Memiliki Spot Sport Center, Fasilitas apa yang Bisa Dinikmati Warga Selengkapnya

Bupati Fandi Akhmad Yani Bacakan Puisi Pada Mu Nur”, Ratusan Pasang Mata Seakan Terhipnotis

GRESIK,1minute.id – ….//Maafkan aku yang belum bisa menjadi perangkatmu//Yang pandai menyeru nama nama kegemaranmu// Kau saja rajin memanggilku berulang-ulang// Mengingatku untuk bersiap pulang//Semoga kau sudi merawat rindu ini dalam diriku// Dan selamatkan aku dari rasa rindu// Yang tak bermuara padamu//.

Itu beberapa bait puisi berjudul “Pada Mu Nur” karya Panji Sakti yang dibacakan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad di Gedung Nasional Indonesia pada Kamis malam, 15 Agustus 2024. Dengan diiringi gitar, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani yang memakai sarung, dan kopyah itu terlihat menghayati tatkala membacakan puisi itu saat menghadiri Festival Musikalisasi Puisi Gresik 2024. 

Kegiatan berkesenian merayakan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia itu dihelat oleh Dewan Kebudayaan Gresik atau Gresik berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga alias Disparekrabudpora Gresik. 

Gus Yani menyampaikan pesan pentingnya budaya membaca dan menulis bagi generasi muda. “Membaca adalah fondasi utama dalam menciptakan karya tulis yang berkualitas. Saya berharap, semangat membaca dan menulis ini dapat menjadi bagian dari keseharian anak-anak kita,” ujar Gus Yani.

Sementara itu, Penyair Panji Sakti mengaku, baru kali ini lagu “Pada Mu Nur” berkolaborasi dengan orang lain dan langsung berduet dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

“Terima kasih sudah membacakan puisi ini. Puisi ini bikinnya tadi siang mendadak. Gresik ini bikin ide-ide saya tokcer, apa mungkin karena makanannya yang enak ya,” ujar Panji Sakti saat menyampaikan rasa kagumnya terhadap kota ini, terutama pada kulinernya.

Festival Musikalisasi Puisi Gresik 2024 bukan hanya sekadar ajang kompetisi, melainkan juga momen untuk merayakan kreativitas dan semangat literasi serta keindahan karya sastra di tengah masyarakat Gresik. Kompetisi musikalisasi puisi tersebut diikuti oleh 30 kelompok pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kabupaten Gresik. 

Mereka berlomba memperebutkan Piala Bupati Gresik. Setelah melalui proses seleksi ketat di tiga wilayah utara, tengah, dan selatan, maka sembilan finalis terbaik tampil di babak final pada 13-14 Agustus 2024. Juara pertama kategori SMP berhasil direbut oleh UPT SMP Negeri 26 Gresik ; kategori SMA diraih SMA Muhammadiyah 1 Gresik. (yad)

Bupati Fandi Akhmad Yani Bacakan Puisi Pada Mu Nur”, Ratusan Pasang Mata Seakan Terhipnotis Selengkapnya

Angka Kemiskinan di Gresik Turun 17 Ribu, Standar Garis Kemiskinan Tertinggi di Jawa Timur 

ANGKA Kemiskinan di Kabupaten Gresik 2024 kini “hanya” 149.390 jiwa atau 10,32 persen. Jumlah dan prosentase garis kemiskinan itu terendah dalam kurun waktu 10 tahun terakhir berdasarkan hasil Sensus Sosial Ekonomi Nasional atau Susenas dari Badan Pusat Statistik atau BPS Jawa Timur. 

Chusnul Cahyadi1minute.id

MASA kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah atau NIAT memasuki tahun ke-4. Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang terpilih dalam pemilihan bupati atau Pilbup serentak kali pertama pada September 2020 itu dilantik pada Jumat, 26 Februari 2021. 

Sejumlah capaian positif telah raih oleh Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah memasuki 4 tahun kepemimpinan sebagai  Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Capaian positif itu, antara lain, penurunan angka kemiskinan di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Merujuk data yang dirilis oleh BPS Jawa Timur melalui Bappeda Gresik selama 4 tahun terakhir, 2021 hingga 2024, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah berhasil menurunkan angka kemiskinan sebanyak 17 ribu tepatnya 16.950 jiwa. Data Sensusnas 2021 jumlah dan prosentase angka kemiskinan 166.340  jiwa atau 12,42 %. Kemudian, Maret 2024 menjadi 149.390  jiwa          10,32 %.

Jika dibandingkan dengan angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur selama empat tahun terakhir Kabupaten Gresik berhasil menunjukkan penurunan kemiskinan yang lebih signifikan sebesar 2,10% peride 2021 hingga 2024. Sementara itu, Provinsi Jawa Timur berhasil menurunkan angka kemiskinan sebesar 1,61% dalam periode tahun yang sama.

“Alhamdulillah, selama tiga tahun terakhir terhitung dari 2021, Gresik berhasil menurunkan kemiskinan sebesar 2,1% pada 2024,” kata Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kominfo Gresik Ninik Asrukin dan Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak atau KBPPPA Gresik Ninik Ernawati pada Rabu, 7 Agustus 2024.

Upaya pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik untuk menurunkan angka kemiskinan ini tidak semudah membalikkan tangan. Apalagi saat awal mendapatkan amanah sedang ada wabah Covid-19.  Wabah virus berawal dari Tiongkok berlangsung selama 2 tahun. 

Pemerintah Kabupaten Gresik secara terintegrasi melakukan kolaborasi dengan lembaga non-pemerintah, serta sektor kesehatan, pendidikan dan ekonomi. Hasilnya Gresik tidak hanya berhasil mengurangi angka kemiskinan dengan lebih besar daripada provinsi, tetapi juga membangun fondasi yang kokoh untuk keberlanjutan dan kesejahteraan masyarakat.  

“Selama tiga tahun terakhir tren kemiskinan di wilayahnya terus mengalami penurunan,” kata Wabup yang juga Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan atau TKPK Kabupaten Gresik.

Capaian tersebut menjadi satu tren positif dan menambah motivasi Pemerintah Kabupaten Gresik. Terlebih standar garis kemiskinan Gresik (berdasarkan pengeluaran perbulan) pada Maret 2024 sebesar Rp 608.828/bulan. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan garis kemiskinan Provinsi Jawa Timur yang di angka Rp 536.122/bulan.

Hal ini berarti, walaupun dengan standar garis kemiskinan lebih tinggi dibandingkan Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Gresik berhasil menjaga tren penurunan angka kemiskinannya tetap dibawah angka kemiskinan Provinsi Jawa Timur.

Capaian ini, ia melanjutkan, bukan merupakan garis finish bagi dirinya dan Bupati Fandi Akhmad Yani. Karenanya, hingga saat ini upaya pengentasan kemiskinan tanpa henti dilakukan dengan sinergi baik antar OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik maupun dengan instansi/pihak lain.

Program bantuan langsung tunai secara rutin disalurkan kepada keluarga yang sangat membutuhkan, dengan tujuan memenuhi kebutuhan dasar mereka dan meningkatkan daya beli. Selain itu, pelatihan keterampilan kerja diberikan kepada masyarakat kurang mampu, membantu mereka memperoleh pekerjaan yang lebih baik dan berkelanjutan.

Pembangunan infrastruktur dasar di desa juga menjadi perhatian, dengan proyek-proyek seperti jalan, jembatan, dan fasilitas umum yang dirancang untuk memudahkan akses dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program pemberdayaan ekonomi lokal juga didorong, termasuk dukungan untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta bantuan modal bagi wirausaha lokal.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) berkolaborasi dengan pemerintah desa untuk pengembangan ekonomi lokal, dan lembaga pendidikan serta pelatihan memberikan kursus yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.

Pemkab Gresik juga aktif bekerja sama dengan lembaga non-pemerintah dan akademisi untuk merumuskan strategi pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan berkelanjutan. Seperti halnya lewat Baznas yang memberikan bantuan produktif bagi masyarakat, dan beasiswa pendidikan untuk mengangkat kualitas hidup masyarakat. (yad)

Grafis : 

Jumlah, dan Persentase Penduduk Miskin di Kabupaten Gresik 2021-2024

             Jumlah Penduduk  Persentase 

2021    166.340                    12,42 

2022    149.640                    11,06 

2023    149.750                     10,96 

2024    149.390                     10,32

(Data diolah 1minute.id dari Bappeda Gresik serta BPS JawaTimur)

Angka Kemiskinan di Gresik Turun 17 Ribu, Standar Garis Kemiskinan Tertinggi di Jawa Timur  Selengkapnya

23 Tim Ramaikan Lomba Perahu Dayung Piala Bupati Gresik 2024 di Desa Gredek

GRESIK,1minute.id – Lomba perahu dayung kembali digelar oleh pemerintahan desa atau Pemdes Gredek, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik. Lomba dayung kali ketiga untuk memeriahkan HUT ke-79 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti 32 peserta. 

Peserta lomba dayung memperebutkan Piala Bupati Gresik ini tidak hanya dari Gresik. Tapi, ada yang berasal dari Lamongan dan Sidoarjo ini dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Hari pertama perlombaan ini, Fandi Akhmad Yani menyaksikan semua pertandingan perahu dayung. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga memberikan apresiasi kepada peserta yang sudah menyelesaikan perlombaan dengan mengajak ngopi bareng. 

Antusiasme masyarakat untuk menyaksikan lomba tahunan ini menjadi berkah bagi UMKM desa setempat. Desa memberikan fasilitas tempat dan tenda bagi masyarakat yang berjualan.

Gus Yani dalam sambutannya berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan sukses serta menjadi kompetisi yang menyenangkan bagi peserta dan masyarakat yang melihatnya. Ia juga berpesan kepada peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas.

Selain itu, ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu berharap dari lomba Agustusan ini bisa menjadi ajang prestasi bagi anak-anak muda di Kabupaten Gresik. “Mudah-mudahan setelah lomba desa, nanti bisa meningkat ke ajang Porkab, Porprov dan PON.Semoga lahir atlet-atlet dari desa yang nantinya bisa mewakili Indonesia ke ajang Olimpiade,” kata Gus Yani.

Sementara itu, Kepala Desa Gredek M.Bahrul Ghofar mengatakan penyelenggaraan lomba perahu dayung di desanya sudah  diselenggarakan untuk yang ketiga kalinya. Tahun ini lomba diikuti oleh 32 tim dayung dari Gresik, Lamongan dan Sidoarjo.

Tujuan menyelenggarakan lomba ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan desa-desa di Kecamatan Duduksampeyan pada khususnya dan Kabupaten Gresik pada umumnya. “Dan tahun ini terasa istimewa dengan kehadiran peserta dari luar Gresik, yakni dari Lamongan dan Sidoarjo,” jelas Ghofar.

Selain silaturahmi, lomba perahu dayung ini sebagai upaya untuk menanamkan rasa nasionalisme bagi generasi penerus. Salah satu cara tersebut melalui momentum dengan memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia dengan sangat meriah. Tak lupa ia juga mengucapkan terima kasih kepada pihak yang telah memberikan dukungan bagi kegiatan ini diantaranya Pemkab Gresik, Nila Yani anggota DPR RI terpilih dari PDI Perjuangan.

Kemudian, Petrokimia Gresik, PT Sumber Payung Mas, Perumda Giri Tirta, Kadin, Apindo dan PT Asuka. “Dukungan tersebut sebagai apresiasi kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam lomba perahu dayung di Desa Gredek,” kata Ghofar

Camat Duduksampeyan Dedy Hartadi, mengapresiasi terselenggaranya lomba perahu dayung Piala Bupati Gresik 2024. Menurutnya sukses penyelenggaraan lomba perahu dayung berkat kekompakan antara pemerintahan desa dengan karang taruna dan tokoh masyarakat Desa Gredek. 

 “Selain sebagai ajang silaturahmi antar peserta dan untuk mencari bibit atlet dayung potensial, kegiatan ini juga sangat bagus untuk membangkitkan UMKM serta mempromosikan wisata petik melon green house di Desa Gredek,” ujar Dedy Hartadi.

Lomba perahu dayung Piala Bupati Gresik 2024 ini memperebutkan hadiah uang total Rp 30 juta. Rinciannya juara pertama Rp 15 juta ; juara kedua sebesar Rp 10 juta dan juara ketiga sebesar Rp 5 juta. (yad)

23 Tim Ramaikan Lomba Perahu Dayung Piala Bupati Gresik 2024 di Desa Gredek Selengkapnya

Porkab Gresik 2024 Resmi Dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ajang Pencarian Talenta Olahraga menuju Porprov 2025

GRESIK,1minute.id – Event olah raga terbesar di Kabupaten Gresik kembali bergulir. Namanya Pekan Olahraga Kabupaten atau Porkab Gresik 2024. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membuka ajang pencarian bakat di bidang olahraga itu di gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro atau WEP pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Porkab Gresik diikuti 3.599 atlet dan ofisial dari seluruh kecamatan, 18 kecamatan termasuk dua kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean yang berjarak 180 mil laut dari Kabupaten Gresik. Kompetisi ini memperebut 756 medali pada 16 cabang olahraga atau cabor dengan 221 nomor yang dipertandingkan. 

Cabor yang dipertandingkan antara lain Atletik, Taekwondo, Pencak Silat, dan Karate. Kemudian, Futsal, Sepak Bola, Bola Voli Indoor, Tenis Meja, dan Bola Basket. Selanjutnya, e-Sport, Catur, Panjat Tebing, Renang, Panahan, Bulutangkis, dan Dancesport. Porkab digelar selama 10 hari, mulai 21 hingga 30 Agustus 2024 ini mengusung tema “Menggali Potensi Daerah Untuk Meraih Prestasi”.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan Porkab 2024. Ia juga menekankan bahwa Porkab menjadi suatu pintu awal bagi para atlet untuk meraih kesuksesan.

“Mudah-mudahan lewat Porkab 2024 ini akan muncul insan-insan atlet berprestasi yang bisa berlaga di ajang provinsi maupun nasional atau bahkan internasional. Selain itu apresiasi khusus kepada para camat yang telah mendukung dalam proses tersebut di masing-masing wilayahnya,” tegas Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

Fandi Akhmad Yani  juga mengingatkan pentingnya jiwa sportivitas dan fair play dalam setiap cabang olahraga yang diperlombakan. Hal ini karena pada prinsipnya Porkab Gresik dihelat bukan hanya sebagai ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga untuk mempererat persaudaraan dan persatuan sesama.

Ketua Komite Olah Nasional Indonesia atau KONI Gresik Anis Ambiyo Putri setali tiga uang dengan harapan orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Anis mengharapkan gelaran Porkab Gresik 2024 ini akan memunculkan bibit-bibit atlet yang nantinya bisa mengharumkan nama Gresik di Porprov ke-9 Provinsi Jawa Timur 2025.

“Porkab Gresik 2024 ini juga sebagai bentuk persiapan Tim Kabupaten Gresik dalam berlaga di berbagai kompetisi, seperti Porprov Jatim tahun 2025 yang nanti akan di gelar di Malang Raya,” jelasnya. Anis menegaskan semua atlet yang berlaga di Porkab Gresik 2024 ini juga akan dilindungi BPJS Ketenagakerjaan. Dengan begitu, para atlet bisa berlaga dan mempertunjukkan prestasi terbaiknya tanpa ada rasa khawatir.  (yad)

Porkab Gresik 2024 Resmi Dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ajang Pencarian Talenta Olahraga menuju Porprov 2025 Selengkapnya

Di Gresik Layanan Kesehatan Cukup Gunakan KTP,   Wapres Ma’ruf Amin Anugerahi Bupati Gresik UHC Award 2024 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi, Wakil Bupati Aminatun Habibah mendapat penghargaan Universal Health Coverage atau UHC Awards 2024 tingkat utama dari Wakil Presiden Indonesia KH Ma’ruf Amin. Penghargaan diberikan atas prestasi dan komitmen dalam mendaftarkan penduduknya pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Penghargaan secara simbolis diserahkan oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Krakatau Grand Ballroom Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Per 1 Agustus 2024, capaian kepesertaan JKN  Gresik yakni 101.9% atau 1.325.036 jiwa. Rinciannya 264.893 jiwa segmen APBD ;  534.981 jiwa segmen APBN ; 22.348 segmen bukan pekerja atau BP ;  146.718 jiwa segmen Pekerja Bukan Penerima Upah/PBPU atau Mandiri ; 302.979 segmen Pekerja Penerima Upah selain Penyelenggara Negara atau PPU BU dan 57.328 jiwa segmen Pekerja Penerima Upah Penyelenggara Negara atau PPU PN.

“Alhamdulillah hari ini kita hadir di TMII dalam rangka menerima penghargaan UHC Award. Pelayanan UHC ini mudah karena hanya menggunakan KTP atau NIK Kabupaten Gresik,” ucap Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Penghargaan ini, lanjut Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, diberikan kepada kabupaten/kota sebagai apresiasi terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program Jaminan Kesehatan Nasional bagi masyarakat. Sedangkan Kabupaten Gresik per Agustus 2024 capaian UHC sudah 100 persen dan melampaui target dari pemerintah yaitu minimal 95 persen dari jumlah total penduduk. 

“Pelayanan dan kualitas kesehatan ini harus terus ditingkatkan. Mulai dari tersedianya fasilitas kesehatan yang berkualitas maupun kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat. Baik yang ada di daratan maupun di kepulauan,” tandasnya didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Dinas Kesehatan Gresik dr Mukhibatul Khusnah dan Kepala Cabang BPJS Kesehatan Gresik Janoe Tegoeh Prasetijo.

Sementara, Wapres Ma’ruf Amin dalam arahannya, meminta kepada seluruh kepala daerah untuk memastikan tersedianya fasilitas kesehatan yang berkualitas. Berikut, kemudahan akses layanan kesehatan bagi masyarakat di wilayahnya. 

Menurut Wapres, UHC merupakan konsep pembangunan kesehatan global yang memastikan setiap individu memiliki akses pelayanan kesehatan yang adil, komprehensif dan optimal. 

“Saya mengapresiasi atas dedikasi dan komitmen tinggi kepala daerah dalam mewujudkan UHC, dengan cakupan perlindungan kepesertaan JKN, minimal 95 persen dari total penduduk. Saya harap, penghargaan ini menjadi motivasi bagi semua pemangku kepentingan dalam mengoptimalkan pelayanan kesehatan yang terjangkau, berkualitas dan merata bagi seluruh masyarakat,” tegasnya.

Wapres Ma’ruf Amin juga berpesan kepada seluruh kepala daerah agar terus memperluas jangkauan kepesertaan UHC hingga 100 persen. Selain itu dirinya juga meminta kepala daerah untuk memastikan adanya monitoring dan melibatkan tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam melakukan sosialisasi pentingnya kepesertaan JKN.

“Terima kasih kepada seluruh kementrian dan lembaga serta seluruh pemerintah daerah yang telah bekerja keras dalam rangka mewujudkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia,” pungkasnya. (yad)

Di Gresik Layanan Kesehatan Cukup Gunakan KTP,   Wapres Ma’ruf Amin Anugerahi Bupati Gresik UHC Award 2024  Selengkapnya

Pertama di Indonesia, 50 Perusahaan di Gresik Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian 

GRESIK,1minute.id – Tekad Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menjadikan Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak mendapatkan sokongan dari dunia usaha.

Sebanyak 50 perusahaan yang diinisiasi oleh Pengadilan Agama Gresik dan Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Gresik menggelar Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian. 

Puluhan perusahaan yang berkomitmen untuk melindungi hak perempuan dan anak pascaperceraian itu berasal  Badan Usaha Milik Negara, Badan Usaha Milik Daerah dan perusahaan-perusahaan swasta lainnya yang berada di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan deklarasi ini, sangat berarti bagi masyarakat Gresik. “Kabupaten Gresik adalah Kabupaten yang ramah untuk anak. Dan pertama di Indonesia Keputusan Pengadilan Agama tersebut  untuk menjamin kesejahteraan korban perceraian, perempuan dan anak. Agar ekonomi mereka terjamin,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Ketua Pengadilan Agama Gresik Ahmad Zaenal Fanani usai acara di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Data yang dihimpun menyebutkan sepanjang Januari hingga Desember 2023, Pengadilan Agama atau PA Gresik memutus perkara perceraian sebanyak 1.927 perkara. Jumlah tersebut di dominasi perkara istri menggugat cerai sebanyak 1.465 perkara. Sedangkan, 462 perkara lainnya cerai talak. 

Ketua Pengadilan Agama Gresik Ahmad Zaenal Fanani, menyatakan bahwa deklarasi dan penandatanganan ini merupakan yang pertama kali dilakukan di Indonesia. Upaya ini menjadi komitmen sekaligus bentuk tanggung jawab bersama dalam melindungi dan mendukung kesejahteraan anak dan perempuan yang terdampak perceraian.

“Deklarasi ini adalah yang pertama dilakukan di Indonesia. Dimana ada 50 perusahaan yang berkolaborasi bersama Pengadilan Agama dan Pemerintah Kabupaten Gresik. Ini merupakan langkah konkret kami dalam memastikan hak-hak anak dan perempuan terlindungi, terutama pasca perceraian. Kami bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk perusahaan, untuk memastikan bahwa hak-hak mereka dipenuhi dengan baik,” ujarnya.

Komitmen 50 perusahaan sangat fonomenal dan pertama di Indonesia. Perusahaan swasta, BUMD dan BUMN yang komitmen menjadi bagian pemenuhan hak perempuan dan anak pascaperceraian “Bila ada karyawan perusahaan yang bercerai , PA akan menyampaikan salinan putusan Sehingga perusahaan melakukan pengawasan terkait pemenuhan dalam amar putusan oleh PA secara bertanggung jawab dalam pemenuhan hak perempuan dan anak,” katanya.

Komitmen bersama perusahaan untuk  melindungi hak perempuan dan anak pascaperceraian bisa menjadi role model di Indonesia.  Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Rokhanah mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Pengadilan Agama Gresik dengan Kadin Gresik ini. 

“Ibu-ibu jangan khawatir, tapi kami tidak mengimbau untuk bercerai. Apalagi yang tadi baru di istbatkan nikahnya mudah-mudahan sampai akhir hayat sakina mawadah warohmah. Komitmen ketua PA Gresik ini memberikan perlindungan apabila terjadi perceraian,” kata Rokhanah dalam sambutannya. Perlindungan itu, imbuhnya, agar mantan istri dan anak-anak tidak terlantar. “Jadi bukan mengimbau untuk bercerai. Akan memberikan perlindungan kepada mantan istri dan anak-anak,” ujarnya. 

Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian ini digelar bersamaan dengan kegiatan Bupati Ngunduh Mantu Sidang Itsbat Nikah Terpadu 2024. SidangItsbat Nikah Terpadu diikuti 77 pasangan suami-istri. (yad)

Pertama di Indonesia, 50 Perusahaan di Gresik Deklarasi dan Penandatanganan Komitmen Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak Pasca Perceraian  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Ngunduh Mantu, Pasutri Semringah, Usai Sidang Itsbat Nikah Bawa Pulang Akta Nikah hingga Akta Anak

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ngunduh mantu massal di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Kegiatan “Ngunduh Mantu Sidang Itsbat Nikah Terpadu 2024” diikuti 77 pasangan suami-istri ini hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Gresik dengan Pengadilan Agama Gresik dan Kementerian Agama atau Kemenag Gresik.

Kegiatan bertujuan untuk memberikan pengesahan pernikahan bagi pasangan yang sebelumnya menikah secara siri dan belum memiliki dokumen resmi akibat berbagai keterbatasan. Selain memberikan pengesahan secara hukum bagi pasangan yang menikah siri, tetapi juga memberikan mereka dokumen pernikahan lengkap seperti surat nikah ; kartu keluarga atau KK ; Kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP dan akta kelahiran bagi pasutri yang telah memiliki anak. Semua jenis layanan itu diberikan secara gratis.

Puluhan pasutri berasal dari berbagai Kecamatan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik terlihat semringah karena pernikahan mereka telah tercatat dan diakui secara hukum oleh negara. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, sidang itsbat ini dibutuhkan bukan hanya oleh pasangan suami-istri atau pasutri melainkan juga bagi anak cucu di kemudian hari. Dengan begitu, pasutri dan anak cucu akan mendapatkan perlindungan hukum serta akses yang lebih baik terhadap layanan publik yang ada di Kabupaten Gresik.

“Kami memahami bahwa banyak pasangan suami-istri di Gresik yang mengalami keterbatasan dalam mengesahkan pernikahan mereka secara hukum. Melalui acara ini, kami berharap dapat membantu panjenengan  mendapatkan hak-hak yang sudah seharusnya dimiliki. Selain itu, kegiatan ini juga merupakan upaya kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Sidang itsbat nikah, imbuhnya, untuk menyelamatkan masa depan anak-anak mereka. “Dengan adanya itsbat pernikahan secara sah diakui negara,” tegasnya usai acara  didampingi Ketua Pengadilan Agama Gresik Ahmad Zaenal Fanani kepada wartawan usai acara.

NUNGGU SIDANG ITSBAT NIKAH: Sebanyak 77 pasutri mengikuti Sidang Itsbat Nikah Terpadu 2024 yang digelar oleh Pemerintah kabupaten Gresik berkolaborasi dengan Pengadilan Agama Gresik dan Kementerian Agama Gresik di WEP Gresik pada Kamis, 8 Agustus 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Selain pengakuan sah dari negara, imbuhnya, pernikahan yang sudah tercatat di kantor urusan agama atau KAU itu merupakan upaya pemerintah kabupaten untuk menertibkan administrasi agar kebutuhan kebijakan bisa dirasakan oleh anak-anak mereka setelah itsbat. “Kami bersama dengan Pengadilan Agama Gresik komitmen setelah itsbat ini demi kemaslahstan masyarakat Gresik,” katanya. 

Ketua Pengadilan Tinggi Agama Surabaya Rokhanah mengapresiasi kegiatan kolaborasi Pengadilan Agama Gresik, Pemkab Gresik dan Kemenag Gresik itu. “Semoga dengan diselenggarakan kegiatan ini, keluarga di Kabupaten Gresik habis yang tidak memiliki identitas hukum,” kata Rokhanah. 

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Gresik Ahmad Zaenal Fanani mengatakan, setelah sidang itsbat pasangan suami-istri akan mendapatkan lima produk hukum. Lima dokumen negara itu, yakni penetapan sah perkawinan dari Pengadilan Agama, kutipan akta nikah dari KUA. Kemudian, kartu keluarga atau KK ; kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP dan akta kelahiran jika punya anak dari Dinas Kependudukan dan Cacatan Sipil atau Disdukcapil Gresik. 

Bagaimana tanggapan pasutri yang mengikuti Sidang Itsbat Nikah Terpadu 2024? Pasangan suami-istri Karji, 64, dan Atin, 59, asal Kecamatan Cerme yang menjadi pasangan tertua dalam acara nikah itsbat terpadu 2024, mengungkapkan sangat terbantu dengan adanya nikah itsbat ini. “Alhamdulillah sangat terbantu atas adanya acara ini, apalagi semuanya gratis. Terima kasih pak bupati, saya sangat senang,” ungkap. 

Karji dan Atin sudah dikaruniai 4 anak ini mengungkapkan, sebelumnya dirinya kesulitan dalam mengurus dokumen kependudukan lantaran pernikahannya belum dicatatkan pada negara. Kemudian, dirinya mendapatkan informasi diadakan nikah itsbat dari anak-anaknya. “Saya langsung buru-buru mendaftar mas, waktu itu waktu pendaftarannya sudah sangat mepet. Alhamdulillah lolos verifikasi,” pungkasnya. 

Pasutri lainnya, Taftah Nurdika dan Eka Aprilia mengaku senang bisa mengikuti sidang itsbat nikah ini. “Terimakasih pak bupati,” pasutri yang baru setahun menikah siri itu. 

Selain sidang isbat nikah, acara ini juga diisi dengan deklarasi dan penandatanganan komitmen pemenuhan hak anak dan perempuan pasca perceraian. Deklarasi ini dilakukan oleh Pengadilan Agama Gresik bersama 50 perusahaan di wilayah Gresik. Perusahan-perusahaan tersebut berasal dari BUMD, BUMN, dan perusahaan-perusahaan swasta yang di koordinir oleh Kamar Dagang dan Industri atau Kadin Gresik. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Ngunduh Mantu, Pasutri Semringah, Usai Sidang Itsbat Nikah Bawa Pulang Akta Nikah hingga Akta Anak Selengkapnya