Peringati WBDD, PMI Gresik Kolaborasi dengan Rumah Sakit Berikan Layanan Kesehatan hingga Mobil Jenazah Gratis 

GRESIK,1minute.id – Pengurus Palang Merah Indonesia atau PMI Gresik berkomitmen meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain ketersedian darah dengan meningkatkan jumlah pendonor darah. Pengurus PMI dibawah komando Achmad Nadlir itu memberikan pelayanan mobil jenazah gratis. 

Layanan baru dari PMI Gresik itu dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersamaan peringatan Hari Donor Darah Sedunia atau World Blood Donor Day/WBDD di arena Car Free Day di  Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP pada Ahad pagi, 4 Agustus 2024. WBDD diperingati setiap 14 Juni.

Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mendorong pengurus PMI Gresik untuk tidak bosan dan lelah mengajak masyarakat Gresik melakukan donor darah. Sebab, darah sangat dibutuhkan oleh masyarakat. “Karena kita tidak tahu kapan membutuhkan. Sehingga persediaan darah harus ada,” kata Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua PMI Gresik Achmad Nadlir.

Ia kembali mengingatkan memori masyarakat tentang wabah corona virus disease 2019 atau Covid-19 yang terjadi awal Maret 2021. Saat itu, ia baru menjabat sebagai Bupati Gresik. “Saat Covid-19, darah bisa menyelamatkan banyak nyawa manusia,” kenang orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Untuk mendorong masyarakat dan dunia industri aktif partisipasi donor darah, Gus Yani menggagas kompetisi di tingkat kecamatan. “Pengurus PMI harus terus aktif mengajak masyarakat donor darah. Jadi pahlawan PMI di Kecamatan masing-masing,” tegasnya. 

Peringatan Hari Donor Darah Sedunia yang diinisiasi oleh PMI Gresik sangat meriah. Ribuan warga tumplek-blek di arena Car Free Day di sepanjang Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik. Selain jalan sehat. Aktivitas pagi di area tanpa asap kendaraan bermotor itu juga di gelar pemeriksaan kesehatan gratis. Semua rumah sakit di Gresik memberikan pelayanan gratis kepada masyarakat. Diantaranya, RSUD Ibnu Sina Gresik, RS Semen Gresik, RS Petrokimia Gresik dan klinik Parahita. 

Layanan kesehatan mulai tekanan darah hingga pemeriksaan kesehatan mata. Dan, konsultasi laktasi. Semua layanan kesehatan itu gratis untuk warga Gresik. Selain layanan kesehatan itu, juga menyerahkan penghargaan kepada puluhan relawan yang sudah 50 kali lebih donor darah. 

Gus Yani berharap kedepan, PMI Gresik yang memiliki cita-cita tinggi yakni membuka layanan klinik kesehatan bisa terealisasi. “Cita-cita punya klinik PMI. Saatnya bangkit untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Saling membantu dan melayani untuk masyarakat,” harap Gus Yani. 

Sementara itu, Ketua PMI Gresik Achmad Nadlir mengatakan, pihak secara aktif menjalin kolaborasi dengan semua pihak untuk gemar donor darah. Hasilnya? “Waktu awal Saya menjabat jumlah pendonor darah sekitar 18 ribuan sekarang sudah mencapai 22 ribu,” kata Kaji Nadir, yang juga anggota DPRD Gresik terpilih ini. (yad)

Peringati WBDD, PMI Gresik Kolaborasi dengan Rumah Sakit Berikan Layanan Kesehatan hingga Mobil Jenazah Gratis  Selengkapnya

Museum Kanjeng Sepuh Sidayu Resmi Dibuka, Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani 

GRESIK,1minute.id – “Dari Sejarah kita bisa belajar kejayaan masa lampau. Dari sejarah pula kita bisa melihat sebab kehancuran Bangsa-Bangsa yang.besar“. Gus Yani, 2 Agustus 2024.

Kanjeng Sepuh bisa menjadi inspirasi masyarakat sekarang untuk menjadi manusia yang bermanfaat bagi yang lain”. Aminatun Habibah.

Terimakasih kami sebagai keturunan Kanjeng Sepuh sangat berharap semua peninggalan beliau akan membawa manfaat bagi masyarakat Sidayu & Gresik”. Agni Tripratiwi, dari Generasi ke4 Kanjeng Sepuh.

Semoga dengan disiapkan museum Eyang Buyut Badroen, RAA Soeroadiningrat dapat diteladani Jiwa Kepemimpinan bagi masyarakat Sedayu pd umumnya khususnya cucu, cicitnya beliau” Raha Willy Soedjono, Cicit Eyang Buyut Bradoen.

Masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik memiliki banyak alternatif belajar sejarah lokal. Selain museum Sunan Giri. Kini, masyarakat bisa belajar sejarah tentang keteladanan Kanjeng Sepuh. 

Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani, pembukaan museum Kanjeng Sepuh ini bukan hanya sekadar proyek pembangunan infrastruktur. Tetapi merupakan wujud nyata dari komitmen kita bersama untuk menjaga dan merawat identitas serta kebudayaan lokal.

“Nantinya, museum ini dapat menanamkan pengertian kepada generasi muda. Bahwa museum adalah tempat inspirasi dari masa lalu untuk masa depan,” ujar Gus Yani saat meresmikan Museum Kanjeng Sepuh yang berada di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik pada Jumat, 2 Agustus 2024.

Gus Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengharapkan museum Kanjeng Sepuh Sidayu menjadi salah satu jujugan wisata edukasi masyarakat. Kita tidak boleh melupakan sejarah, karya maupun tulisan para pendahulu kita. 

“Dari sejarah kita bisa belajar tentang kejayaan masa lampau. Dari sejarah pula kita bisa melihat sebab kehancuran bangsa bangsa yang besar,” ungkapnya. 

Harapan orang nomor satu di Kota Santri itu, musem Kanjeng Sepuh menjadi jujugan wisatawan bukan tanpa alasan. Pasalnya, dalam waktu dekat ini, Kawasan Sidayu akan dilalui moda transportasi massal yakni Trans Jatim. Koridor baru yang digagas oleh Pemerintah Provinsi atau Pemprov Jawa Timur yang akan beroperasi melintasi wilayah Pantura Gresik Sidayu. 

Dengan transportasi yang murah dan aman mudah-mudahan bisa menarik wisata untuk berkunjung ke museum Kanjeng Sepuh. “Artinya destinasi wisata ini akan terintegrasi dengan museum Art Digital yang ada di Kecamatan Balongpanggang,” kata Gus Yani. 

Selain itu, Gus Yani juga mengajak satuan pendidikan untuk bisa memanfaatkan museum sejarah Kanjeng Sepuh Sidayu maupun museum Art Digital yang berada di kompleks  masjid KH Robbach Ma’sum yang ada di Kecamatan Balongpanggang.

“Partisipasi sekolah yang ada di Kabupaten Gresik bisa memanfaatkan dengan mengajak anak didiknya untuk berkunjung ke museum Kanjeng Sepuh dan museum Art Digital yang ada di Balongpanggang,” ucapnya. 

Dirinya juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menjaga dan merawat museum tersebut dengan baik. Serta memanfaatkan sebagai pusat kegiatan budaya dan edukasi. “Semoga museum ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi kita semua dan menjadi kebanggaan sekaligus identitas Kabupaten Gresik,” pungkasnya. 

Pada kesempatan itu, Bupati Fandi Akhmad Yani bersama Wabup Aminatun Habibah melihat satu persatu benda pusaka peninggalan Kanjeng Sepuh Sidayu. 

Nama asli Kanjeng Sepuh adalah Raden Adipati Soeryodiningrat. Kanjeng Sepuh adalah salah satu bupati di Kabupaten Sedayu. Kanjeng Sepuh tersohor lantaran beliau adalah seorang ulama. Disamping itu beliau juga memiliki leadership yang tinggi. Ketulusannya untuk selalu memihak pada yang lemah, dan selalu dekat dengan rakyat kecil itulah yang membuat Kanjeng Sepuh sangat dicintai rakyatnya. (yad)

Museum Kanjeng Sepuh Sidayu Resmi Dibuka, Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  Selengkapnya

Keponakan Presiden Joko Widodo sebagai Plt Direktur RSUD Gresik Sehati 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah dr Riyan Charlie Milyantono, SpTHT-KL sebagai Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Gresik Sehati. 

Dokter spesialis kelahiran 1985 ini, juga mendapat tambahan amanah sebagai Pelaksana Tugas atau Plt di rumah sakit umum daerah tipe C berada di Gresik Selatan tepatnya di Desa Slempit, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik. 

Pelantikan dr Riyan Charlie sebagai Kabid Pelayanan Medik ini untuk mempersiapkan operasional rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik itu. “Saya harapkan RSUD Gresik Sehati bisa beroperasi dan melayani masyarakat tahun ini,” ujar Bupati Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani usai pelantikan di ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 1 Agustus 2024.

Gus Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan atau Kadinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah, Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni, serta Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia atau BKSDM-dulu bernama-Badan Kepegawaian Daerah Gresik Agung Endro Setyo Utomo melanjutkan penunjukkan dr Riyan Charlie Milyantono untuk mempersiapkan operasional dan sumber daya manusia.

“Saya percaya, dokter Riyan Charlie bisa melaksanakan amanah dengan baik,” tegasnya. Operasional RSUD Gresik Sehati bukan pekerjaan yang mudah. Banyak tantangan dan sangat besar. “Tapi, tugas itu sangat mulia. Mudah-mudahan RSUD Gresik Sehati bisa melayani masyarakat di Gresik Selatan tahun ini,” katanya.

SELFI : Riyan Charlie Milyantono (depan) saat swafoto bersama Ibu Negara Iriana (Foto @riyancharlie)

Operasional RSUD Gresik Sehati bisa dilakukan tahun ini karena sudah masuk rencana pembangunan jangka menengah atau RPJMD Nawa Karsa dimasa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah. 

“Saya ngawal langsung 2 tahun terakhir, progres (pembangunan) tepat waktu dan ini bentuk komitmen dan konsisten dalam pemerataan pembangunan di Kabupaten Gresik,” tegasnya. 

Terkait progres pembangunan RSUD Gresik Sehati akan diselesaikan pada tahun ini. Khususnya, ruang operasi di lantai V. ” Karena rumah sakit tipe C, izin operasional cukup izin dari Bupati,” tegas Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu. 

Siapakah dr Riyan Charlie Milyantono? Sumber 1minute.id menyebutkan Riyan adalah keponakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Riyan Charlie Milyantono menamatkan pendidikan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala dan Leher di Universitas Airlangga. Selain itu, ia juga terhimpun dalam organisasi Perhimpunan Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher Indonesia (PERHATI-KL). 

Sebelum diangkat sebagai Plt Direktur RSUD Gresik Sehati, Riyan bertugas di RSUD Ibnu Sina Gresik. Dalam unggahan di media sosial, Instagram @riyancharlie kerap mengunggah kebersamaan dengan keluarga Presiden Jokowi. “Family Selfie” yang selalu tidak pernah ketinggalan disetiap acara yang diunggah 10 Desember 2022 terlihat bersama ibu negara Iriana mendapatkan 423 like.

Kemudian, saat halalbihalal dengan Presiden Jokowi dengan narasu Lebaran Tahun ini (Sabtu 22 April 1444 hijriah/2023 M) mendapat 401 like. 

Terpisah, Kepala Dinkes Gresik dr Mukhibatul Khusnah mengatakan untuk operasional RSUD Gresik Sehati yang tipe C membutuhkan sedikitnya 120-an orang termasuk 5 orang dokter spesialis. “Itu kebutuhan minimal,” tegas dr Mukhibatul Khusnah. (yad)

Keponakan Presiden Joko Widodo sebagai Plt Direktur RSUD Gresik Sehati  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Anak Merdeka, Dimulai Memenuhi 4 Hak Dasar Anak 

GRESIK,1minute.id – Puncak peringatan Hari Anak Nasional atau HAN 2024 di gedung Wahana Ekspresi Pusponegoro atau WEP Gresik meriah pada Rabu, 31 Juli 2024. Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto, puncak HAN melibatkan 836 anak. Hari Anak Nasional diperingati setiap 23 Juli.

Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik pada peringatan HAN tahun ini adalah “Anak Merdeka dari Kekerasan, Perkawinan Anak, Pekerja Anak, dan Stunting menuju Gresik Inklusif” ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Bunda Puspa Gresik Nurul Haromaini Ali, Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S. Hariyanto serta undangan lainnya. 

Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat khususnya, orang tua memenuhi hak dasar anak. Ada empat pilar utama hak anak yang tercantum dalam Konvensi Hak Anak, yaitu hak kelangsungan hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan, dan hak partisipasi.

“Melindungi anak bisa dimulai dengan memenuhi hak-hak dasar anak,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Dikatakan, sesuai dengan tema “Anak Merdeka dari Kekerasan, Perkawinan Anak, Pekerja Anak, dan Stunting Menuju Gresik Inklusif” maka hak – hak anak harus diperjuangkan.

“Anak – anak kita harus terbebas dari kekerasan, perkawinan anak, pekerja anak, dan tidak lupa angka stunting harus kita turunkan. Maka dari itu, dibutuhkan sinergitas lintas OPD dalam memenuhi hak mereka,” terangnya sambil menyebutkan contoh kolaborasi antar organisasi perangkat daerah atau OPD. “Kalau butuh alat bantu pendengaran, ya kita kolaborasikan dengan Dinas Sosial,” ujarnya.

Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam penurunan angka stunting. Diantaranya, meluncurkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan atau Gemarikan. 

Program itu hasil kolaborasi dengan berbagai pihak ini bertujuan mengkampanyekan pentingnya manfaat makan ikan sejak dini. Hal ini dikarenakan banyaknya kandungan gizi pada ikan penting untuk pertumbuhan dan kecerdasan anak.

Di tempat yang sama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menerangkan beberapa program pendidikan yang sudah digagas Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memenuhi hak pendidikan anak. Di antaranya, program Jaketku bagi anak yang putus sekolah.

“Melalui program ini, kami berharap agar anak yang putus sekolah, anak yang belum sempat sekolah, dan masyarakat yang belum pernah sekolah bisa mendapatkan ijazah melalui pendidikan kesetaraan. Program ini gratis sudah dialokasikan oleh pemerintah daerah,” tuturnya. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Anak Merdeka, Dimulai Memenuhi 4 Hak Dasar Anak  Selengkapnya

Puncak HAN, Dua Literasi Edukasi Digital, Inovasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Jadi Magnet Siswa

GRESIK,1minute.id – Belasan siswa UPT SDN Setiabudi Gresik terlihat antusias memeloti komputer tablet. Didampingi petugas dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atau Perpusda Gresik mereka belajar tentang anotomi tubuh.

Sementara siswa lainnya, belajar tentang tata surya. Siswa yang kebanyakan anak Tionghoa  di sekolah “Bhineka Tunggal Ika” di Jalan Setibudi, Gresik itu.

Tangan-tangan lentik bocah beberapa kali terlihat menyentuh layar komputer tablet yang diletakkan di meja sambil duduk lesehan di lantai kayu di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro atau WEP itu. 

Gedung dengan  arsitektur atap berbentuk rumah Keong itu dipenuhi ratusan anak. Mereka siswa Pendidikan Anak Usia Dini dan sekolah dasar negeri dan swasta. Mereka tumplek-blek di WEP yang berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik itu untuk menghadiri pucak Peringatan Hari Anak Nasional atau HAN 2024 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan atau Dispendik Gresik pada Rabu, 31 Juli 2024.

Di Kabupaten Gresik, HAN tahun ini mengusung tema “Anak Merdeka dari Kekerasan, Perkawinan Anak, Pekerja Anak dan Stunting menuju Gresik Inklusif”. Acara yang melibatkan 836 siswa itu dihadiri antara lain Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua Bunda Puspa Gresik Nurul Haromaini Ali, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S.Hariyanto serta para kepala PAUD hingga SMP Negeri dan Swasta. 

Nah, permainan edukasi digital yang dimainkan puluhan siswa, diantaranya dari UPT SDN Setiabudi Gresik itu di sediakan oleh Dinas Perpustakaan dan Keatsiapan Gresik. 

Menurut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Raharjo ada dua jenis permainan edukasi digital hasil inovasi yang dibawah ke puncak HAN 2024. Dua inovasi itu adalah Literasi Grafis ke Digital Grafis dan Literasi Edukasi Digital. Inovasi literasi edukasi digital ini baru 4 bulan diperkenalkan kepada siswa. “Di era digital, anak-anak generasi Z dan Alpha sangat senang dengan games. Nah, kami mengenalkan permainan yang ada edukasinya,” ujar Budi Raharjo pada Rabu, 31 Juli 2024.

BELAJAR TATA SURYA: Siswa UPT SDN Setia Budi, Gresik ketika belajar Literasi Edukasi Digital, Inovasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik pada Peringatan HAN 2024 di WEP Gresik pada Rabu, 31 Juli 2024 ( FOTO : chusnul cahyadi/1minute.id)

Literasi Grafis ke Digital Grafis, kata Budi Raharjo, anak diajak mewarnai ikan dan menulis namanya diatas buku gambar. Gambar itu kemudian di scan. “Melalui aplikasi, gambar ikan yang sudah di scanner itu bisa bergerak-gerak di sebuah akuarium. Dan, ada nama mereka. Anak-anak senang,” kata mantan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kominfo Gresik ini.

Sedangkan, inovasi kedua adalah Literasi Edukasi Digital. Di literasi edukasi digital ini, jelas Budi Raharjo, anak-anak dikenalkan beberapa ilmu pengetahuan. Diantaranya, Tata Surya dan Anatomi tubuh manusia. “Di Literasi Edukasi digital ini kami masih punya 10 pengetahuan dan games edukasi,” ujar mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja atau Kadisnaker Gresik ini.

Pengenalan Literasi Edukasi Digital untuk meningkatkan minat baca anak. “Karena era digital, anak-anak bisa main games yang tetap memiliki edukasi,” katanya. (yad)

Puncak HAN, Dua Literasi Edukasi Digital, Inovasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Jadi Magnet Siswa Selengkapnya

Yayan : HIPMI Gresik Siap Kolaborasi, Beri Pelatihan Dunia Kerja, Kurangi Penganguran 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memiliki harapan besar kepada pengurus HIPMI Gresik periode 2024-2027. Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini berharap pengurus baru dibawah kepemimpinan Nur Rahmad Yani ini bisa mencetak banyak kader muda memiliki jiwa entrepreneur.

“Jangan berkompetisi namun harus ada kolaborasi. Adanya KEK kita bangun ekosistem agar belanja industri tetap mengedepankan kearifan lokal dan potensi yang ada di Kabupaten Gresik,” pesan Bupati Fandi Akhmad Yani saat menghadiri pelantikan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau BPC HIPMI Gresik di Giriloka Ballroom Hotel Aston Inn, Gresik pada Minggu, 28 Juli 2024. 

HIPMI Gresik, ia melanjutkan, mampu menangkap potensi-potensi daerah untuk dikembangkan di bidang bisnis atau usaha. Kabupaten Gresik mempunyai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), ekosistem dunia industri kedepan mempunyai tantangan berat. 

“Ada sebuah kajian yang dilakukan oleh Litbang Universitas Indonesia (UI) yang sedang berjalan. Dalam proses kajian tersebut ada temuan menarik yang menjadi tantangan bersama. Dan kita harus punya solusi tantangan tersebut yaitu berkaitan dengan penyerapan tenaga kerja,” kata sarjana ekonomi lulusan Unair Surabaya itu.

“Kita optimalkan kearifan dan potensi lokal. Untuk itu perlu adanya sinergitas antara pemerintah dan pengusaha muda terutama HIPMI di Kabupaten Gresik,” imbuhnya.

Ketua Umum BPD Hipmi Jawa Timur Rois Sunandar Maming mengatakan, Jawa Timur adalah aset HIPMI yang cukup dipandang dengan keanggotaan terbesar. Dirinya berpesan kepada BPC HIPMI se-Jawa Timur untuk mandiri dan punya nama besar di daerahnya masing masing. 

“HIPMI tidak boleh memberatkan pemerintah daerah maupun pusat. Maka perlu kolaborasi dan benar-benar bisa memberikan kontribusi dalam kemajuan dan pembangunan di Kabupaten Gresik,” tandasnya. 

Sementara itu, Ketua BPC HIPMI Gresik Nur Rahmad Yani berkomitmen akan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dan stakeholder, untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Salah satu program HIPMI yaitu mengurangi angka pengangguran, berkolaborasi bersama Disnaker, Kadin, Apindo dan stakeholder. Selain itu ada pendampingan bagi teman-teman yang pelatihan masuk dunia industri,” kata Yayan-sapaan-Nur Akhmad Yani usai acara.

Sementara itu, pelantikan Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia atau BPC HIPMI Gresik masa bakti 2024-2027 yang diketuai oleh Nur Rahmad Yani 

berlangsung khidmat. Yayan-sapaan-Nur Rahmad Yani melanjutkan kepemimpinan sebelumnya yang dipegang oleh Dimas Setyo Wicaksono yang terpilih sebagai anggota DPRD Gresik ini hasil Musyawarah Cabang V pada 05 Mei 2024. Pengurus baru ini dilantik oleh Ketua Umum BPD HIPMI Jawa Timur Rois Sunandar Maming. (yad)

Yayan : HIPMI Gresik Siap Kolaborasi, Beri Pelatihan Dunia Kerja, Kurangi Penganguran  Selengkapnya

Ribuan Jemaah Bersalawat dan Doa Bersama Habib Syech, untuk Keselamatan Warga Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah memenuhi Alun-alun Sangkapura, Kecamatan Sangkapura  Pulau Bawean, Kabupaten Gresik pada Sabtu malam, 27 Juli 2024.

Jemaah yang menyemut itu datang dari Kecamatan Sangkapura dan Tambak. Mereka datang untuk mengikutinya “Bawean Bersholawat” yang dipimpin oleh Habib Syech bin Abu Bakar Assegaf. Kehadiran ulama yang memiliki jemaah fanatik yakni syecher maniah ini kali pertama di pulau berjarak 180 mil laut dari pusat pemerintahan kabupaten Gresik itu. 

Selama lebih 2 jam, ribuan jemaah melantunkan salawat nabi dengan diiringi Grup Sholawat Hadrah Ahbabul Musthofa ini membuat suasana malam Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu terasa semakin sejuk dan damai. 

Perhelatan akbar bertemakan “Bawean Bersholawat” ini digelar dalam rangkaian peringatan HUT ke-50 Pemkab Gresi dan Hari Jad ke-537 Kota Gresik. Sejatinya rencana itu digelar pada Maret 2024. Namun, tuhan berkehendak lain. Gempa bumi berkekuatan 6,5 magnitudo menguncang Pulau terluar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. 

Dan, Bawean Bersholawat  sebagai bentuk doa bersama untuk keselamatan warga Bawean pascagempa.  

BAWEAN BERSHOLAWAT: Ribuan jemaah memadati Alun-alun Sangkapura, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik mengikuti Bawean Bersholawat bersama Habib Syech Bin Abdul Qodir Assegaf serta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Sabtu malam, 27 Juli 2024 ( FOTO: Prokopim Gresik untuk 1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, acara ini merupakan rangkaian dari peringatan Hari Jadi Kabupaten Gresik dan juga doa bersama untuk keselamatan warga Bawean dan seluruh warga di Kabupaten Gresik. Gus Yani berharap dengan salawat ini dapat membawa berkah.

“Melalui zikir dan doa bersama, kita memohon kepada Allah SWT agar masyarakat di Pulau Bawean ini selalu diberikan berkah dan rahmat. Mudah-mudahan Gresik makin berkah, dijauhkan dari bencana dan Gresik yang kondusif,” jelasnya. Selain Gus Yani, tampak hadir dalam acara religi itu, antara lain Dandim 0817/Gresik Letkol Inf  Ahmad Saleh Rahanar,  Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan, dan Danlanal Batuporon Letkol Laut (P)  Moch. Anton Maulana.

Gus Yani mengharapkan, melalui momentum zikir dan doa bersama untuk mengingat dan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT Serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjalankan syariat dan syiar Islam secara kaffah.

”Hari ini merupakan kesempatan baik untuk kita semua untuk bermunajah kepada Allah. Mudah mudahan kita selalu di berikan kesehatan, kesembuhan, rizki yang berlimpah dan terhindar dari segala bencana,” pesan Gus Yani. 

Habib Syech mengaku senang bangga alias ajib atas terselenggaranya acara ini. Dia mengapresiasi keramahan masyarakat Pulau Bawean. “Bawean sangat istimewa, masih asli dan asri alamnya. Makasih semua pihak terkait yang membantu acara ini. Saya baru kali ini, bisa ke Bawean, karena memang baru kali ini juga ada ajakan dari bupati ke Bawean,” ucapnya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Kurniawan memastikan kegiatan Bawean Bersholawat berlangsung aman dan lancar meski berada di Kepulauan Bawean, Gresik. 

“Alhamdulilah acara Gresik bersholawat berlangsung aman dan lancar, kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga sama sama-sama kamtibmas di kepulauan Bawean aman dan kondusif,” tukasnya. (yad)

Ribuan Jemaah Bersalawat dan Doa Bersama Habib Syech, untuk Keselamatan Warga Pulau Bawean  Selengkapnya

Revitalisasi Gedung Sekolah Pascagempa Bumi Bawean Rampung, Siswa Semringah 

GRESIK,1minute.id – Ratusan siswa di empat  sekolah dasar negeri atau SDN di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik bisa tersenyum. Mereka semringah karena bisa berkumpul dan belajar bersama dengan teman-temannya di sekolah.

Sebab, revitalisasi gedung sekolah pascagempa dengan kekuatan 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 lalu telah selesai. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan langsung 4 gedung SD Negeri yang sempat mengalami kerusakan parah akibat gempa bumi itu pada Sabtu, 27 Juli 2024.

Empat gedung sekolah yang kelar revitalisasi itu adalah Unit Pelaksana Teknis atau UPT SDN 332 ; 333 ; 338 serta 387. Peresmian pascarevitalisasi itu di pusatkan di halaman UPT SDN halaman UPT SDN 332 Gresik di Desa Dekatagung, Kecamatan Sangkapura.

Senyum menghiasi di wajah bocah-bocah di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean karena bahagia. Tidak terlihat lagi perasaan trauma akibat gempa bumi. Bupati Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani pun semringah. 

Gus Yani menyampaikan rasa prihatin atas kejadian gempa di Bawean. Ia menuturkan pascapemulihan gempa akan terus bergerak cepat dan bersinergi bersama dalam membangun Bawean bangkit.

“Tentu kami sangat prihatin bencana alam ini cukup membuat kami yang berada di Gresik mengalami prihatin. Tetapi pascapemulihan kami berusaha dan akan terus bergerak cepat serta bersinergi bersama dengan pemerintah pusat dan provinsi,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu  juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh stakeholder yang turut serta dalam menuntaskan pembangunan 4 gedung UPT SD Negeri ini. Sehingga terdapat peningkatan murid yang cukup signifikan dan dapat digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.

“Kami menyaksikan pembangunan gedung telah tuntas. Dan dapat digunakan proses belajar mengajar. Alhamdulillah pembangunan gedung baru ini dapat meningkatkan antusias murid untuk mendaftar hingga lebih dari 200%. Terimakasih pemerintah pusat, provinsi dan stakeholder yang terus bersinergi bersama. Mudah-mudahan tempat ini dapat digunakan kembali untuk belajar dan mengajar untuk anak-anak,” pungkas Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu. 

Di tempat yang sama, Kepala UPT SDN 322 Gresik Ahmad Yani menceritakan kejadian gempa 6,5 magnitudo itu merobohkan gedung sekolah yang dia pimpin. Akibat gempa gempa ini aktivitas belajar mengajar terganggu. Sehingga pembelajaran dilaksanakan melalui online dan jemput bola ke rumah orangtua siswa atau home schooling.

“Ketika gempa terjadi di Hari Jumat, sebelum duhur dan sekitar pukul 03.00 WIB, saya benar-benar kaget ketika melihat bangunan sekolah runtuh,” katanya. Ahmad Yani memutuskan aktivitas belajar dilakukan melalui daring. “Bagi orang tua murid yang belum bisa daring maka kami fasilitasi dengan melakukan jemput bola ke rumah siswa untuk mengajar. Dan alhamdulillah kami sangat senang sekali berkat revitalisasi bangunan gedung ini banyak siswa siswi yang mendaftar ke sekolah, anak anak dapat bersekolah kembali dan ruangan sudah bisa dimanfaatkan,” jelas Ahmad Yani.

Revitalisasi Gedung Sekolah Pascagempa Bumi Bawean Rampung, Siswa Semringah  Selengkapnya

Relawan Kecamatan Kedamean Deklarasi Dukungan ke Gus Yani. Ini Alasannya!

GRESIK,1minute.id – Dukungan kepada Fandi Akhmad Yani terus mengalir. Kali ini, dukungan kepada inkumben datang dari para relawan di Kecamatan Kedamean. Mengenakan kaos berwarna hitam dan bertuliskan bolone Gus’e, para relawan ini meminta Gus Yani menjadi Bupati dua periode.

Sebelumnya, dukungan serupa berasal dari relawan di Kecamatan Manyar, Cerme, Balongpanggang, Benjeng, Duduksampeyan serta Ujung Pangkah. Dukungan relawan Kecamatan Kedamean karena mereka menganggap kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani ateu Gus Yani dalam kurun waktu 3,5 tahun telah memberikan kemajuan di wilayah mereka.

Antara lain, pembangunan rumah sakit Gresik Sehati dan pembangunan tempat pengolahan sampah terpadu atau TPST d Desa Belahanrejo.
“Dari total 15 Desa di Kecamatan Kedamean, ini semua relawan hadir dari masing-masing Desa. Kami sepakat Gus Yani harus dua periode karena di periode yang sekarang cuma 3,5 tahun sehingga perlu diberikan kesempatan lagi,” kata Ketua Relawan Gus Yani Kecamatan Kedamean Uman pada Jumat, 26 Juli 2024.

Dijelaskan Uman, saat awal menjabat Gus Yani sudah dihadapkan dengan penanganan Covid-19 dalam kurun dua tahun. Sehingga masa jabatan Gus Yani 3,5 tahun ini dinilai Uman relatif singkat hanya 1,5 tahun. Oleh karena itu, mantan anggota DPRD Gresik ini menganggap Gus Yani bisa berbuat lebih banyak di periode kedua.

“Kita harus punya cara pandang yang fair ya, dari masa jabatan 3,5 tahun, sementara hampir dua tahun untuk penanganan Covid-19, ada refocusing anggaran juga, berarti masa efektifnya membangun ya cuma 1,5 tahun, kan begitu kalkulasinya,” jelas Uman. 

Meski menganggap masa efektifnya hanya 1,5 tahun, Uman tak menampik jika Gus Yani sudah banyak melakukan pembangunan signifikan lebih-lebih di Kecamatan Kedamean. Di antaranya di Desa Slempit, telah diresmikan Gus Yani Rumah Sakit Gresik Sehati dengan kapasitas 100 kamar. 

Rumah Sakit Gresik Sehati berdiri di lahan seluas 11.570 meter persegi dengan luas bangunan 8.500 meter persegi. Rumah Sakit Gresik Sehati ini merupakan wujud nyata Nawa Karsa Bupati Gus Yani dan Wakil Bupati Bu Min. Berdirinya rumah sakit ini merupakan bentuk komitmen Gus Yani dalam memberikan pelayanan kesehatan. 

“Selain itu, ada juga Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Desa Belahanrejo yang telah diresmikan. Apalagi menggunakan mesin Refused Derived Fuel (RDF) yang bisa menghasilkan 8 ton olahan setiap harinya. Itu kan ide cemerlang Gus Yani menyelesaikan persoalan sampah di Kabupaten Gresik,” bebernya. 

Sementara relawan lainnya, Darmaji mengungkapkan alasannya mendukung kembali ke Gus Yani karena Gresik Selatan mendapatkan perhatian lebih dari Pemkab Gresik. Darmaji menyebut, sejumlah ruas jalan di Kecamatan Kedamean banyak dilakukan pembangunan hingga bisa dinikmati masyarakat. 

Misalnya jalan Sidoraharjo-Kesamben Kulon sudah direkonstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Gresik untuk penunjang pertanian. Lalu pembangunan jembatan Sidoraharjo sebagai akses ke Rumah Sakit Gresik Sehati dan Exit Tol Kedamean, jalan ke TPST Belahanrejo dan beberapa ruas jalan lainnya. 

“Sejauh ini Gus Yani sudah membangun secara signifikan, kita akui memang belum tuntas makanya Gus Yani butuh diberikan kesempatan lagi untuk melanjutkan apa yang sudah dibangun ini. Jadi kami akan mendukung dan memangkan Gus Yani kembali, agar bisa memberikan perhatiannya lagi,”pungkas Darmaji. (yad)

Relawan Kecamatan Kedamean Deklarasi Dukungan ke Gus Yani. Ini Alasannya! Selengkapnya

Yankes di RSUD Ibnu Sina Gresik Semakin Lengkap, Bupati Gresik Fandi Akhmad Resmikan Gedung Instalasi Pelayanan Kanker Terpadu 

GRESIK,1minute.id – Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Ibnu Sina Gresik memilki gedung Instalasi Pelayanan Kanker Terpadu atau IPKT.  Layanan kesehatan atau yankes teranyar di rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik itu pun semakin lengkap. Pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin mudah dan nyaman. 

RSUD Ibnu Sina Gresik semakin memantapkan sebagai rumah sakit rujukan regional bagi masyarakat di Gresik, Lamongan, Bojonegoro dan Tuban. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan gedung IPKT RSUD Ibnu Sina Gresik ini pada Kamis, 25 Juli 2024.

“Peresmian Gedung IPKT ini adalah wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Direktur Utama RSUD Ibnu Sina Gresik dr Soni.

“Kami berharap, dengan adanya fasilitas ini, penderita kanker tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah untuk mendapatkan pelayanan yang memadai. Ini adalah langkah dalam mewujudkan Gresik sebagai kota yang sehat dan peduli terhadap kesehatan warganya,” imbuh Ketua DPRD Gresik periode 2019-2020 itu.

Gus Yani melanjutkan, pembangunan gedung IPKT merupakan hasil dari sinergi antara RSUD Ibnu Sina bersama Pemkab Gresik dengan Kementerian Kesehatan RI. Untuk diketahui, IPKT di RSUD Ibnu Sina ini merupakan satu dari dua kota di Jawa mendapatkan DAK dari Kementerian Kesehatan RI berupa alat radioterapi dengan nilai Rp 50 Miliar.

“Ini diawali dari inisiatif Dirut RSUD Ibnu Sina, yang berkeinginan agar lahan kosong di kompleks RSUD Ibnu Sina bisa dimanfaatkan. Dengan begitu, maka RSUD Ibnu Sina dapat memberikan layanan lebih banyak kepada masyarakat. Dari sini, kita tindak lanjuti dengan melakukan komunikasi dengan Pak Menteri Kesehatan RI, tentang apa saja yang kita butuhkan. Saya sampaikan urgensi dan strategisnya posisi RSUD Ibnu Sina dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat wilayah Pantura,” ungkap orang nomor satu di Kabupaten berpenduduk 1,3 juta jiwa ini.

Selain menyiapkan tenaga medis yang mumpuni, RSUD Ibnu Sina juga tengah menjalin komunikasi terkait perzinan serta dengan BPJS Kesehatan terkait MoU. Dengan begitu, nantinya fasilitas IPKT ini akan bisa melayani pasien UHC (universal Health Coverage). UHC layanan kesehatan bagi masyarakat Gresik cukup membawa identitas kartu tanda penduduk elektronik alias e-KTP yang telah dinikmati sejak 1 Oktober 2022.

Ditempat sama, Wakil Bupati Aminatun Habibah menambahkan bahwa pelayanan kesehatan merupakan hak dasar bagi masyarakat Gresik. Namun, adanya fasilitas kesehatan baru di RSUD Ibnu Sina ini diharapkan tetap diiringi dengan gaya hidup sehat oleh masyarakat.

“Kesehatan adalah hak dasar setiap warga. Oleh karenanya, kami berupaya memberikan pelayanan yang terbaik dengan menghadirkan instalasi yang terpadu dan berkualitas. Namun, kami juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat,” ujarnya.

IPKT di RSUD Ibnu Sina dirancang untuk memberikan pelayanan komprehensif mulai dari deteksi dini, diagnosis, pengobatan, hingga rehabilitasi bagi pasien kanker. Dengan dukungan peralatan medis canggih dan tenaga medis profesional, diharapkan instalasi ini dapat memberikan layanan terbaik dan meningkatkan harapan hidup pasien kanker bagi masyarakat Gresik dan sekitarnya.

Dirut RSUD Ibnu Sina dr Soni menjelaskan, penyakit kanker merupakan satu dari lima penyakit penyebab kematian tertinggi di Indonesia. Dalam sepuluh tahun terakhir telah terjadi perubahan pola penyakit penyebab kematian tertinggi, dari yang dulunya penyakit menular menjadi penyakit tidak menular.

Data BPJS mulai  2017-2022 menunjukkan, angka penyebab kematian di Indonesia sebanyak 87% diakibatkan akibat penyakit tidak menular. Seiring dengan itu, data kematian pada 2023 di RSUD Ibnu Sina sebanyak 75,81% juga diakibatkan penyakit tidak menular. Khusus untuk penyakit kanker, data 2023 menunjukkan sebanyak 1.386 kasus tercatat masuk di RSUD Ibnu Sina.

“Kasus ini rata-rata kita rujuk ke Surabaya, dan antrinya kurang lebih 6 bulan. Insya Allah tahun ini kita bisa meresmikan gedung IPKT ini, SDM kita sudah siap dan alat-alat juga sudah siap. Perizinan akan kita selesaikan sehingga gedung ini bisa segera beroperasional penuh,” tegasnya. (yad)

Yankes di RSUD Ibnu Sina Gresik Semakin Lengkap, Bupati Gresik Fandi Akhmad Resmikan Gedung Instalasi Pelayanan Kanker Terpadu  Selengkapnya