PTM Jenjang SMA Mulai Senin Besok, Jenjang SMP Kapan ? Ini Penjelasan Kadispendik Gresik

PANTAU PTM: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika memantau PTM siswa SMP N 2 Gresik pada April 2021 ( Foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Tren kasus Covid-19 menurun. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengisyaratkan segera pembelajaran tatap muka (PTM). Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menyatakan PTM sudah siap untuk dilaksanakan. PTM direncanakan dimulai akhir Agustus 2021.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Hariyanto menyatakan, pihaknya telah menerima masukan dari sejumlah organisasi profesi. Organisasi profesi tersebut diantaranya, Persatuan Guru Taman Kanak Kanak (PGTKI) dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS/K3S).

“Mereka menginginkan PTM segera dilaksanakan. Mereka sudah kagen kegiatan belajar mengajar,”kata Hariyanto dikonfirmasi melalui selulernya Kamis lalu, 26 Agustus 2021.  Sekolah saat ini sedang melakukan polling untuk meminta persetujuan dari wali murid untuk PTM ini. Form Persiapan PTM, Pendataan kondisi medis dan lainnya itu paling lambat dikirim pada Minggu, 29 Agustus 2021.

“Secara prinsip, Dispendik Gresik siap melakukan PTM,”tegas Hariyanto. Sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri ( Immedagri) Nomor 35/2021 daerah yang berada dalam zona aglomerasi, yakni Surabaya Raya (Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan, Kabupaten Mojokerto, dan Kota Mojokerto) yang saat ini sudah berada di level 3 dapat menyelenggarakan pembelajaran tatap muka terbatas bertahap.

Gubernur Jatim Khofifah mengatakan,  untuk satuan pendidikan yang berada di daerah dengan level 3 dan 2 sudah dapat melakukan PTM mulai hari Senin, 30 Agustus 2021 dengan terlebih dahulu memastikan semua checklist kesiapan sekolah sudah dipenuhi, guru dan tenaga kependidikannya sudah divaksin, unit pendidikan sudah mendapatkan izin dari Satgas Covid-19 kabupaten/kota setempat dan izin orang tua/wali siswa. (yad)

PTM Jenjang SMA Mulai Senin Besok, Jenjang SMP Kapan ? Ini Penjelasan Kadispendik Gresik Selengkapnya

Dispendik Alokasi 2.500 Beasiswa Nawa Karsa untuk Anak Yatim, Keluarga Miskin dan Disabilitas yang Orang Tua Meninggal karena Covid


GRESIK,1minute.id – Program beasiswa yang diberikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani kepada anak yatim yang orang tua meninggal karena terpapar Covid-19 bersambut. Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Hariyanto mengaku trenyuh tatkala mendapatkan kabar orang tua Achmad Fakhrur Rozi, 10, warga Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan meninggal secara beruntun.

Fakhrur, siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah dalam dua hari kehilangan tiga orang yang paling di cintai. Mereka adalah Fakhrudin, 39 dan Mazrotul Afiro, 31, dan adiknya dalam kandungan ibunya berumur 7 bulan meninggal karena terpapar Covid-19. 

Pagebluk corona virus disesase 2019 begitu cepat merengut kebahagian Fakhrur, bocah yang bercita-cita menjadi Polisi itu. Fakhrur, fonomena gunung es. Diperkirakan masih banyak anak-anak Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengalami nasib sama dengan Fakhrur. Harus berpisah dengan orang tua akibat ganasnya wabah yang berawal dari Wuhan, Tiongkok memasuki tahun kedua ini.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Hariyanto mengatakan, untuk menyelamatkan masa depan Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik memutuskan untuk memberikan beasiswa bagi anak yang orang tuanya meninggal karena Covid-19.

“Senin (lusa), Dispendik akan bersurat kepada lembaga negeri dan swasta untuk mendata siswa yang orang tuanya meninggal karena Covid-19,”kata Hariyanto di Kantor Pemkab Gresik pada Jumat, 16 Juli 2021. Pendataan dilakukan sebagai upaya dari pemerintah untuk mendapatkan program beasiswa sarjana strata 1.

Program beasiswa ini, lanjut mantan pengawas Pendidikan itu, tercover dari Program Nawa Karsa Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah dengan alokasi 2.500 beawiswa. “Kita mengimbau kepada keluarga yang orang tua meninggal karena Covid-19 dapat diusulkan mendapatkan beasiswa,”kata Hariyanto.

Beasiswa diberikan hingga sarjana itu diperuntukkan untuk anak yatim, keluarga miskin dan penyandang disabilitas yang orang tuanya meninggal karena terpapar Covid-19. Program beasiswa ini, imnuhnya, akan diupayakan oleh diknas dan langsung menginstruksikan kepada lembaga negeri dan swasta untuk memberikan beasiswa yang orang tua meninggal karena Covid-19. 

“Saya akan support kebijakan yang peduli pada anak yatim. Karena itu bisa masuk surga,”kata Hariyanto dengan nada lirih menahan air mata. Hariyanto mengaku dirinya merasa trenyuh ketika mendapatkan kabar ada anak yang kehilangan orang tua dalam hitungan hari akibat keganasan wabah Covid-19.

“Karena itu, Saya trenyuh ketika mendapatkan informasi anak Fakhrur,”katanya. Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan beasiswa hingga sarjana kepada Achmad Fakhrur Rozi. Siswa kelas V Madrasah Ibtidaiyah di Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan itu telah kehilangan tiga orang yang paling dicintainya dalam dua hari akibat terpapar Covid-19.

Tiga orang adalah ayah dan ibunya, Fakhrudin, 39 dan Mazrotul Afiro, 31, serta adiknya dalam kandungan ibunya berumur 7 bulan meninggal karena terpapar Covid-19. Masa bahagia Fatkhur bersama orang yang dicintainya terjadi begitu cepat. Ibu dan adik yang di dalam kandungan 7 bulan meninggal pada Selasa dan Rabu, 13-14 Juli 2021.

Belum sempat air mata Fathrur menggering  Fakhrudin, ayahnya sedang menjalani isolasi mandiri menyusul ibu dan adiknya pada Kamis, 15 Juli 2021. Fatkhur kini diasuh kakek dan neneknya yang lanjut usia. Kepala Desa Gredek Muhammad Bahrul Ghofar mengapresiasi kebijakan Gus Yani – panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani itu. (yad)

Dispendik Alokasi 2.500 Beasiswa Nawa Karsa untuk Anak Yatim, Keluarga Miskin dan Disabilitas yang Orang Tua Meninggal karena Covid Selengkapnya

Bupati, Wabup dan Pj Sekda Pantau Langsung PPDB, Minta Warga Lapor bila Ada Pungutan


GRESIK, 1minute.id – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP running. Ada empat sistem yang bisa ditempuh calon peserta didik baru. Yakni, jalur zonasi , prestasi, perpindahan tugas orang tua/ wali dan afirmasi. 

Proses PPBD ini menjadi perhatian serius pucuk pimpinan di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik. Bupati – Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah dan Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno memantau langsung ke kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik pada Rabu, 2 Juni 2021.

Gus Yani-panggilan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani meminta kepada warga melapor jika ada pungutan dalam proses PPDB 2021. “PPDB sedang berlangsung, berharap tidak ada pungutan terhadap penerimaan murid. Kita lebih terbuka, regulasi jelas,”kata Gus Yani.

Gus Yani berharap dalam pelaksanaan PPDB berjalan lancar dan terbuka tidak ada pungutan di seluruh SD dan SMP. Tidak ada lagi suara-suara dari para wali murid terkait adanya punguntan dalam penerimaan. “Kalau ada laporkan ke saya, bisa ke bu Wabup. Sanksi tegas akan kita berikan,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik ini.

Pada PPDB ini pihaknya lebih terbuka, regulasi jelas, seluruh prestasi pelajar diberikan poin. Mulai jalur akademik dan dan non akademik, seperti prestasi di bidang musik, olahraga, tahfidz diberikan poin. 

“Bagi staf di lapangan, baik itu dinas atau lembaga, jika benar-benar ada laporan dari masyarakat menggunakan kewenangan tidak seusai aturan, akan diberikan sanksi baik sanksi ringan berupa peringatan maupun sanksi berat tentunya penundaan kenaikan pangkat,”tegasnya.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin mengatakan PPDB sistem zonasi, mengacu prosedur dan aturan yg ada. Pihaknya tidak akan memberikan kelonggaran kepada hal-hal tidak baik. 

“Apabila para pendaftar sampai melakukan hal yang tidak punya integritas. Kalau ada temuan atau laporan, yang bersangkutan baik itu pendaftar masyarakat melakukan kecurangan manipulasi akan diberikan sanksi bahkan bisa digugurkan,”tegas Mahin.

Sementara itu, tahun ini jumlah sekolah jenjang SMP Negeri bertambah satu lembaga yakni SMP Negeri 33 Gresik. Sekolah anyar ini membuka empat rombongan belajar (rombel). Setiap rombel maksimal 32 siswa. Selain sekolah baru, untuk jalur zonasi tidak diperbolehkan menggunakan surat keterangan domisili. 
Sedangkan, jalur prestasi Dispendik tetap mempertahan bagi calon peserta hafidz alquran minimal 3 juz. (yad)

Jadwal PPDB Jenjang SMP di Gresik

1. Zonasi 31 Mei – 17 Juni 2021

2. Prestasi 31 Mei – 9 Juni 2021

3. Perpindahan tugas orang tua/wali 31 Mei – 9      Juni 2021

4. Afirmasi 31 Mei – 9 Juni 2021

(Data Website www.gresik.siapppdb.com)

Bupati, Wabup dan Pj Sekda Pantau Langsung PPDB, Minta Warga Lapor bila Ada Pungutan Selengkapnya

Pemkab Isyaratkan Buka Tempat Ngaji Bahasa Isyarat di Seluruh Kecamatan


GRESIK, 1minute.id –  Ngaji Isyarat metode Amakasa 2021 mulai dikembangkan UPT Reseurce Centre Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik. Ngaji Alquran bagi penyandang disabilitas tuna rungu ini kali pertama di Jatim.

Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik pun ditetapkan sebagai kabupaten percontohan ngaji alquran metode Amakasa di Jawa Timur. Dari Gresik untuk Jatim, dari Jatim untuk Indonesia.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan ngaji Alquran ini saat ini dikembangkan di UPT Resource Centre Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik di Jalan Proklamasi, Gresik. Tahap awal ada 21 anak disabilitas penyandan tuna rungu yang bisa mengaji dengan metode Amakasa ini.

Puluhan anak-anak luar biasa dan hebat belajar tiga kali ngaji bahasa isyarat itu. Mereka mulai belajar ngaji di bulan suci Ramadan. “Tadi kita saksikan mereka telah hafal ngaji bahasa isyarat,”katanya. Pemkab Gresik, tambah Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah akan mengusahakan membuka pembelajaran ngaji metode Amakasa ini di seluruh kecamatan di Kabupaten Gresik. 

“Sehingga, anak-anak penyandang disabilitas ini tidak perlu jauh-jauh ke Gresik untuk belajar ngaji isyarat ini,”kata Bu Min usai acara di  Pelatihan Membaca Alquran Isyarat dengan Metode Amakasa 2021 di Aula Ainul Yaqin Kantor Dinas Pendidikan Gresik pada Senin, 31 Mei 2021.

Untuk guru ngajinya, kata Bu Min, akan memberdayakan guru pendamping yang ada di naungan UPT Resource Centre (RC) Dispendik Gresik. “Saya akan komunikasikan kepada pak Bupati (Fandi Akhmad Yani,Red). Insya Allah beliau setuju,”ujar perempuan berlatar pendidik itu. 

Data UPT RC Dispendik Gresik, penyandan tuna rungu di Kota Santri berjumlah 140-an. Saat ini, baru 21 anak yang bisa mengaji metode Amakasa ini. Dia berharap ke depan anak-anak luar biasa ini bisa mengaji dan Salat dengan baik. “Karena apa yang di baca mengetahui dan mengerti,”tegas Wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

BAHASA ISYARAT : The Arabic Alphabet ini penyandang disabilitas belajar mengaji bahasa isyarat metode Amakasa di UPT RC Dispendik Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Seperti diketahui lantunan ayat suci Alquran  berkumandang di Aula Ainul Yaqin kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) pada Senin, 31 Mei 2021. Ayat suci itu dibacakan oleh Almaira Raisa Ayu Renaeswari dengan begitu merdu. Joevanka Putra Widyatrianto yang berdiri di sebelah kiri Almaira memberikan bahasa isyarat. Mereka sedang ngaji isyarat. 

Kedua anak luar biasa itu adalah penyandang tuna rungu wicara. Membaca ayat suci alquran metode Amakasa ini kali pertama di Jatim dan kelima di Indonesia. Ngaji isyarat ini menjadi bahan penelitian Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia tentang media literasi alquran isyarat bagi penyandang disabilitas sensori rungu wicara.

Ngaji isyarat ini sebagai kado istimewa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang dilaunching  bertepatan Sewindu berdirinya UPT Resource Centre (RC) Dinas Pendidikan Gresik. “Ikhtiar kecil pemenuhan hak keagamaan bagi penyandang disabilitas tuna rungu wicara,”kata Kepala Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia Muchlis M Hanafi dalam sambutannya. (yad)

Pemkab Isyaratkan Buka Tempat Ngaji Bahasa Isyarat di Seluruh Kecamatan Selengkapnya

Pertama di Jatim, Ngaji Isyarat Metode Amakasa Dikumandangkan Aula Ainul Yaqin


GRESIK, 1minute.id – Lantunan ayat suci Alquran itu berkumandang di Aula Maulana Ainul Yaqin kantor Dinas Pendidikan (Dispendik) pada Senin, 31 Mei 2021. Surat Al Fatikha dan Al Asr itu dibacakan begitu sempurna. 

Ayat suci itu dibacakan oleh Almaira Raisa Ayu Renaeswari dengan begitu merdu. Joevanka Putra Widyatrianto yang berdiri di sebelah kiri Almaira memberikan bahasa isyarat. Mereka sedang ngaji isyarat. 

Kedua anak luar biasa itu adalah penyandang tuna rungu wicara. Mereka adalah peserta pelatihan Membaca Alquran Isyarat dengan Metode Amakasa 2021. Mereka membaca Surat Al Fatikha dan Al Asr begitu sempurna. 

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia Muchlis M Hanafi, Kepada Dinas Pendidikan Gresik Mahin dan Ketua Pokja Pendidikan Insklusi Dinas Pendidikan Jatim Muh Ilyas terlihat begitu khusyuk mendengarkan ngaji isyarat dilakukan kedua siswa SD IT Melati Nusantara itu.

Membaca ayat suci alquran metode Amakasa ini kali pertama di Jatim dan kelima di Indonesia. Ngaji isyarat ini menjadi bahan penelitian Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia tentang media literasi alquran isyarat bagi penyandang disabilitas sensori rungu wicara.

Ngaji isyarat ini sebagai kado istimewa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang dilaunching  bertepatan Sewindu berdirinya UPT Recource Centre Dinas Pendidikan Gresik.
“Ikhtiar kecil pemenuhan hak keagamaan bagi penyandang disabilitas tuna rungu wicara,”kata Kepala Lajnah Pentashihan Alquran Kementerian Agama Republik Indonesia Muchlis M Hanafi.

Muchlis mengatakan saat ini Kementerian Agama RI sedang merintis membuat pedoman membaca, menulis bahasa isyarat. Nantinya, akan membuat terjemahan dan tafsir alquran. “Saat ini baru 3 ribu kosakata isyarat keislaman,”ujar Muchlis.

NGAJI ISYARAT : Almaira Raisa Ayu Naeswari dan Joevanka Putra W., ketika membaca alquran dengan metode Amakasa atau ngaji isyarat di Aula Ainul Yaqin Kantor Dispendik Gresik pada Senin, 31 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, pihaknya akan berkomunikasi dengan bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk mendirikan Recource Centre untuk anak-anak disabilitas di setiap kecamatan. ” Sehingga anak-anak hebat tidak perlu ke Gresik untuk belajar. Terutama belajar ngaji isyarat,”kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah.

Sementara itu, Ketua Pokja pendidikan Insklusi Dinas pendidikan Jatim Muh Ilyas menambahkan, Kabupaten Gresik telah menjadi kabupaten percontohan pendidikan di Jatim. “Saya mengapresiasi gerak cepat Pemkab Gresik dengan mengembangkan metode amakasa ini,”katanya.

Pemprov Jatim tambahnya sangat konsern untuk berusaha memenuhi hak-hak disiabilitas. Karena itulah, pemprov Jatim telah membuat Peraturan Gubernur nomor 20/2018 tentang pendidikan insklusi. “Dari Gresik untuk Jatim, dari Jatim untuk Indonesia,”kata Ilyas yang asli kelahiran Ujungpangkah, Gresik itu.

Sedangkan, Kadispendik Mahin mengatakan, sekolah inklusi telah berdiri di Gresik sejak 2009. “Tapi, pencangannya dilakukan mulai 2013,”kata Mahin. (yad)

Pertama di Jatim, Ngaji Isyarat Metode Amakasa Dikumandangkan Aula Ainul Yaqin Selengkapnya

PPDB SMP Negeri Segera Dibuka, Sistem Online, yang Baru Kartu Domisili Dihapus, SMP Negeri 33 Gresik Terima 4 Rombel

GRESIK,1minute.id – Penerimaan peserta didik baru (PPDB) jenjang SMP di Gresik segera dimulai. Orang tua memiliki anak masuk jenjang SMP harus mulai bersiap mulai sekarang. Sebab, PPPD akan dimulai 31 Mei 2021.

Ada empat jalur PPDB yakni Zonasi mulai 31 Mei hingga 17 Juni. Sedangkan jalur  Prestas ; Perpindahan tugas orang tua/wali dan afirmasi mulai 31 Mei hingga 9 Juni 2021. 

Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik Mahin mengatakan,  PPDB tahun ini tetap ada jalur zonasi. Akan tetapi, jalur zonasi penerimaan calon siswa baru tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. “Untuk jalur zonasi tahun ini tidak diperbolehkan menggunakan surat keterangan domisi,”kata Mahin.

Artinya, data terkait calon peserta harus sesuai dengan nomor induk kependudukan (NIK). “Identitas sesuai NIK yang tercantum dalam kartu keluarga,”imbuhnya. Dihapusnya surat keterangan domisili berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya menimbulkan banyak protes dari wali calon peserta didik baru.

Selain itu, PPDB tahun ini juga terdapat kabar menyenangkan bagi orang tua peserta didik di kawasan kompleks Perumahan Pondok Permata Suci (PPS) di Desa Suci, Kecamatan Manyar. Sebab, tahun ini Pemkab Gresik melalui Dispendik membuka pendaftaran siswa baru. 

Masih menurut Mahin, PPDB tahun ini UPT SMP Negeri 33 Gresik membuka pendaftaran siswa baru. “Ada empat rombel (rombongan belajar) di UPT SMP Negeri 33 Gresik,”katanya. Berdasarkan data website PPDB Gresik di www.gresik.siapppdb.com setiap rombel berjumlah 32 siswa. Tahun pertama ini, UPT SMP Negeri 1 Gresik menerim 128 siswa. (yad)

Jadwal PPDB Jenjang SMP di Gresik

1. Zonasi 31 Mei – 17 Juni 2021

2. Prestasi 31 Mei – 9 Juni 2021

3. Perpindahan tugas orang tua/wali 31 Mei – 9      Juni 2021

4. Afirmasi 31 Mei – 9 Juni 2021

(Data Website www.gresik.siapppdb.com)

PPDB SMP Negeri Segera Dibuka, Sistem Online, yang Baru Kartu Domisili Dihapus, SMP Negeri 33 Gresik Terima 4 Rombel Selengkapnya

Hore…Pemkab Izinkan PTM Dimulai 19 April

GRESIK,1minute.id – Hore…! Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akhirnya memberikan izin pembelajaran tatap muka (PTM) di gelar di Gresik. Izin PTM diberikan setelah melakukan pengkajian perkembangan wabah coronavirus disease 2019 (Covid-19) menunjukkan tren mereda.

Status Kota Santri yang semula masuk zona merah berubah menjadi zona kuning. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengatakan, hasil rapat koordinasi dengan Satgas Covid-19, Dinas Pendidikan, Kementerian Agama (Kemenag) Gresik , Komisi IV DPRD Gresik di Ruang Graita Eka Praja lantai II Kantor Bupati semua sepakat dan menyetujui PTM bisa dilakukan di Gresik.

“Alhamdulillah semua menyetujui PTM diberlakukan,”kata Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah usai rakor pada Senin, 5 April 2021.

Bu Min menambahkan, berdasarkan hasil rapat, PTM disetujui digelar pada Senin, 19 April 2021 mendatang. “Secara prinsip, 98 sekolah di Gresik sudah siap,”kata Wabup perempuan pertama di Gresik itu.

Meski demikian, Bu Min mengingatkan PTM nanti lembaga pendidikan harus memenuhi syarat dan ketentuan sesuai Perbup 50/2020.
“Secara teknis, Dispendik dan Kemenag serta Satgas Covid-19 kecamatan yang mempersiapkan semuanya,”katanya.

“Terutama berapa sekolah yang siap melaksanakan PTM di masing-masing kecamatan,”sambungnya. Demi kelancaran PTM, kata Bu Min, nantinya akan melibatkan Dinas Kesehatan dan Polres Gresik untuk mengawasi protokol kesehatan (prokes). “Supaya PTM berjalan sesuai yang diharapkan,”pungkas Wabup perempuan pertama di Gresik tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dispendik Gresik Nur Maslichah mengatakan, sinyal lampu hijau tentu menggembirakan. “PTM akan dimulai 19 April 2021. Untuk detailnya kami masih harus berkoordinasi dengan sekolah,”ujarnya. (yad)

Hore…Pemkab Izinkan PTM Dimulai 19 April Selengkapnya