Bupati Lantik Manajemen Perumda Giri Tirta Gresik, Target Air Lancar, dan Mandiri

GRESIK,1minute.id –  Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Giri Tirta Gresik memiliki nakhoda baru. Nakhoda anyar hasil seleksi terbuka itu digawangi Kurnia Suryandi.  Ia mantan staf PT Meta Adhy Karya Umbulan, perusahaan yang mampu merealisasikan proyek Umbulan yang telah mangkrak sejak 1973 tersebut.

Ada dua tugas pokok bagi manajemen baru yang dilantik dan diambil sumpah oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 5 April 2022. Dua hal pokok tersebut adalah perbaikan pelayanan kepada masyarakat dan membantu keuangan pemerintah.  “Tapi, yang lebih utama adalah perbaikan pelayanan kepada masyarakat,”tegas Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Bulan suci Ramadan telah memasuki hari ketiga. Masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, sebut Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani, membantuhkan air untuk beribadah. Salat rawatib, terawih dan kebutuhan lainnya. Karena air adalah kebutuhan pokok. 

“Wis minyak goreng larang, air (PDAM,red) mampet lagi,”tegas Bupati berumur 36 tahun itu. Fandi Akhmad Yani kembali menegaskan apakah manajemen baru, Perumda Giri Tirta bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Gresik. “Yak opo Wong Gresik tidak susah air. Sanggup,”kata Fandi Akhmad Yani dijawab manajemen Perumda Giri Tirta “Sanggup”.

Manajemen baru, Perumda Giri Tirta yakni : Dewan Pengawas (Dewas)  Gunawan Setijadi, (mantan Plt Direktur Utama Perumda Giri Tirta) , Zakki dan Elvi Wahyudi. Sedangkan, Direktur Utama (Dirut) Kurnia Suryandi , Direktur Umum (Dirum) Ahmad Rusdi fahmi dan Direktur Teknik (Dirtek) Hartadi Agung Sutono. 

Selain air lancar, manajemen baru juga diharapkan bisa mandiri. Tidak nyusu ke induk semang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Sebab, Perumda Giri Tirta telah mendapatkan bantuan tambahan modal yang telah disetujui oleh DPRD Gresik. “Perumda Giri Tirta harus mandiri. Kalau bisa membantu keuangan pemerintah (menyetorkan pendapatan asli daerah/PAD,Red),”kata Bupati. (yad)

Bupati Lantik Manajemen Perumda Giri Tirta Gresik, Target Air Lancar, dan Mandiri Selengkapnya

Bupati Gresik : Memberi Sumber Kebahagian. Pengurus PMI Gresik Dipimpin Ahmad Nadlir Dikukuhkan 

GRESIK,1minute.id – Pengurus dan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik resmi dikukuhkan. Pengukuhan pengurus masa khidmat 2021-2026 yang di nakhodai oleh Ahmad Nadlir itu dilakukan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 1 April 2022.

Prosesi pelantikan dan pengukuhan dipimpin oleh Ketua Umum PMI Jawa Timur Imam Utomo yang mantan Gubernur Jawa Timur itu dihadiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya PMI merupakan organisasi yang berorientasi sosial dengan dasar kepedulian terhadap kesehatan masyarakat. Oleh karenanya, besar harapannya dibawah nahkoda baru bisa mendorong kemajuan PMI untuk menebar dan memberi kebahagiaan kepada masyarakat.

“Saya selalu menyampaikan bahwa dalam memberi sejatinya adalah sumber kebahagiaan, apapun itu bentuknya, dan rasa kebahagiaan tersebut tidak ternilai harganya,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. 
PMI adalah organisasi kemanusiaan ini selalu menolong mereka yang kesusahan. “Kita masih ingat waktu pandemi Covid-19  dimana PMI tampil untuk memfasilitasi masyarakat yang memerlukan donor plasma,”imbuh Bupati termuda di Pemkab Gresik ini. 

“Mudah-mudahan kedepan PMI semakin banyak inovasi karena saat ini eranya transformasi digital, dan pastinya akan bersama-sama kita dorong untuk menuju kearah sana. Sehingga PMI bisa memberikan manfaat yang lebih progresif kepada masyarakat dan serta bisa menjawab tantangan zaman,”sambungnya.

Senada dengan Bupati Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah menaruh harapan PMI Gresik semakin bisa memberikan yang terbaik untuk masyarakat Gresik. PMI Gresik dalam periode kepengurusan ini berasal dari bermacam institusi, dari OPD, dari rumah sakit, ada juga dari industri yang nantinya bersama-sama kita berkolaborasi dan bersinergi untuk memberikan yang terbaik. 

“Kita sudah memiliki bekal pengalaman dalam menghadapi pandemi kemarin, yaitu saat semua bersatu padu untuk bersama-sama membantu mereka yang membutuhkan. Oleh karenanya bersama  panjenengan  semua dan bimbingan dari mentor kita Bapak Imam Utomo yang sudah mengabdikan diri untuk PMI, kita bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat,”tambah Bu Min-sapaan akrab-Aminatun Habibah yang juga Ketua Dewan Kehormatan PMI Gresik itu. (yad)

Bupati Gresik : Memberi Sumber Kebahagian. Pengurus PMI Gresik Dipimpin Ahmad Nadlir Dikukuhkan  Selengkapnya

Hilal Awal Ramadan Tak Terlihat di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik, Puasa Mulai Minggu 

GRESIK, 1minute.id – Tim Rukyaktul Hilal Lembaga Falakiyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (LF PCNU) Gresik tidak berhasil melihat Hilal. Rukyaktul hilal awal Ramadan 1443 H/4022 dilakukan di Balai Rukyat Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Jumat,1 April 2022.

Rukyaktul hilal ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Sahid , Ketua Pengadilan Agama (PA) Gresik dan beberapa orang perukyat. 

Pengamatan dilakukan  dengan berbagai alat manual maupun canggih seperti teodolit, teleskop binokular dan monokular. “Tetapi hilal tidak terlihat,”kata Sekretaris Sekretaris LFNU Gresik Angga Purwancara.

TEROPONG BINTANG: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan pengamatan Hilal melalui teropong bintang di Balai Rukyat LFNU di Bukit Condrodipo Gresik pada Jumat, 1 April 2022 (Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pengamatan dilakukan mulai matahari terbenam berdasarkan metode hisab tadqiqi dengan tinggi hilal antara 1 derajat 22 menit 35 detik hingga 2 derajat 15 menit 56 detik.”Berdasarkan Inkamnur Rukyah Nahdlatul Ulama tinggi hilal minimal 3 derajat dan  elongasi hilal minimal 6,4 derajat,”ujarnya. 

Hasil rukyaktul hilal LF PCNU Gresik itu kemudian diserahkan kepada Kemenag Gresik Sahid. “Semua perukyat tidak melihat Hilal. Hasil ini akan kami laporkan kepada Menteri Agama,”katanya. Penentuan awal bulan suci, Ramadan 1443 Hijriah nanti akan diumumkan oleh Menteri Agama. 

PENGAMATAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memantau hilal awal Bulan Ramadan 1443 H di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik pada Jumat, 1 April 2022 (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Pantauan 1minute.id di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah mencoba untuk melihat Hilal melalui alat teropong bintang itu. Akan tetapi, kedua pemimpin di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu mengaku tidak melihat Hilal. “Warna ne putih kabeh,”seloroh Wabup Aminatun Habibah. (yad)

Hilal Awal Ramadan Tak Terlihat di Balai Rukyat Bukit Condrodipo Gresik, Puasa Mulai Minggu  Selengkapnya

Buang Pulang, Nenek Menangis Haru, Kejari Gresik Terapkan Restorative Justice, Tersangka Curi Handphone Bebas


GRESIK,1minute.id – “Iki sopo. Buang ta!”seru Munarsih, 72 tahun. Mendengar suara Buang, nenek yang duduk di kursi roda itu langsung menangis. Haru. Senang karena sudah bertemu anak semata wayangnya. “Ayo mule,”imbuhnya. Buang langsung memeluk neneknya itu. Pemuda 34 tahun itu bersimpuh di kaki neneknya itu. 

Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Muhamad Hamda S., Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Gresik Maria Grace seakan menahan air mata. Mereka seakan ikut haru. Selama 3 menit,

Buang bersimpuh. Memohon maaf kepada neneknya itu. Buang pun memeluk erat perempuan rentah itu. “Iya Buang pulang,”katanya dengan nada lirik. Buang lalu mendorong kursi roda nenek Munarsih keluar kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik pada Jumat, 1 April 2022. Buang dan neneknya di antar pulang menggunakan mobil milik jaksa ke rumah di Desa Suci, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.  

HARU : Umar Buang memeluk neneknya, Munarsih setelah mendapatkan program Restorative Justice dari Kejari Gresik pada Jumat, 1 April 2022 (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Munarsih adalah ibu angkat Umar Buang. Sejak kecil Buang dirawat karena ibu kandungnya meninggal dunia. Buang memanggil Munarsih dengan sapaan nenek. Namun, ekonomi Munarsih pas-pasan. Buang belum memiliki pekerjaan tetap. Ditambah kondisi kesehatan nenek Munarsih sakit-sakitan. Buang pun gelap mata.

Lajang 34 tahun itu mencuri sebuah smartphone Realme C.11 dan uang Rp 92 ribu milik Tuah Kurniawan, 32, warga Jalan Bali, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada 13 Januari 2022.
Smartphone milik Kurniawan itu ditaruh di warung kopi (Warkop) Barokah di Jl.Poros Banjarsari Desa Banjarsari, Kecamatam Manyar Kab.Gresik.

Aksi yang dilakukan Buang terekam CCTV. Buang akhirnya dibekuk anggota Polsek Manyar. Buang dijebloskan ke penjara. Sejak 13 Januari 2022 Buang tidak bisa merawat neneknya itu. Nenek Munarsih terus berdoa Buang bisa pulang. Nah, setelah melalui proses panjang di Kejaksaan Negeri (Kejari) Gresik perkara Buang dihentikan. Buang mendapatkan restorative justice (RJ) pada Jumat, 1 April 2022.

Kajari Gresik Muhamad Hamda pun membebaskan Buang. “Ini berkah menjelang bulan Suci Ramadan,”kata Hamda. Namun, Handa mewanti-wanti kepada Buang untuk tidak melakukan perbuatan melawan hukum lagi. “Kalau melakukan lagi, tidak bisa mendapatkan program RJ,”kata Kajari Hamda. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Gresik itu. “Memberi sumber kebahagian,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani. (yad)

Buang Pulang, Nenek Menangis Haru, Kejari Gresik Terapkan Restorative Justice, Tersangka Curi Handphone Bebas Selengkapnya

Kinerja DPM PTSP Gresik Kinclong, Realisasi Pendapatan  Triwulan Pertama Melebihi Target

GRESIK,1minute.id – Kinerja Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP) Gresik kinclong. Pada triwulan pertama membukukan pendapatan dari sektor retribusi lebih dari Rp 5 miliar. Raihan pendapatan itu melebihi target APBD sebesar Rp 2 miliar. 

Meski begitu, Kepala DPM-PTSP Gresik A.M. Reza Pahlevi belum puas dengan raihan itu. “Saya setiap hari terus mencari potensi meningkatkan pendapatan,”kata Reza Pahlevi dikonfirmasi pada Rabu, 30 Maret 2022. Sehari sebelumnya, kinerja positif itu mendapatkan apreasiasi dari Komisi II DPR RI. Komisi dengan lingkup tugas di bidang dalam negeri, sekretariat negara, dan pemilu melakukan kunjungan kerja ke Mal Pelayanan Publik (MPP) di DPM-PTSP Gresik.

Rombongan dipimpin Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Hakim disambut oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala DPM-PTSP Gresik A.M Reza Pahlevi.  Mereka melihat secara langsung 21 jenis pelayanan yang ada di MPP itu. 

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Hakim menyatakan bahwa, pihaknya ingin memastikan peningkatan pelayanan publik di Gresik sudah diselenggarakan dengan baik. Ia juga memastikan tingkat kepuasan masyarakat terhadap playanan yang diberikan. 
Lukman Hakim menilai MPP Gresik layak di apresiasi.

Sebab menurutnya, hampir seluruh kebutuhan perizinan masyarakat tersedia di MPP Gresik. Masyarakat dapat menerima layanan secara langsung dengan mendatangi MPP atau bisa juga dengan sistem online. “Pelayanan di sini (MPP Gresik) sudah cukup memadai dan memudahkan masyarakat mengurus segala kebutuhan perijinan,” ungkapnya. 

Lukman Hakim yang juga ketua Fraksi PKB tersebut, dirinya mengatakan bahwa MPP ini ramah disabilitas. “Saya lihat Pemkab Gresik memiliki paradigma pembangunan yang mengarusutamakan pelayanan bagi kaum disabilitas,”ujarnya. Kendati demikian, masih ada sejumlah catatan sebagai bahan perbaikan untuk lebih maju kedepannya.

“Misalnya bagaimana layanan difabel yang lebih detail, seperti alat baca atau alat dengar kedepan bisa disediakan di MPP ini. Dan catatan ini sebagai hal yang wajar demi kemajuan bersama dan peningkatan layanan bagi masyarakat,”imbuhnya. “MPP Gresik layak menjadi percontohan di level nasional. Apalagi ditambah dengan inovasi Pak Bupati terkait rencana perizinan yang dapat diselesaikan di tingkat kecamatan. Bupati milenial, inovasinya juga gemilang,”pujinya. 

Sementara itu,  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan pihaknya telah berkomitmen memberikan pelayanan prima. “Mal Pelayanan Publik ini merupakan komitmen pemerintah terhadap pelayanan dasar seluruh aspek yang menjadi kebutuhan masyarakat. Kami terus berusaha hadir di tengah masyarakat yang dibarengi dengan inovasi yang terus kita kembangkan. Misalnya jemput bola kick off di desa terkait pelayanan administrasi kependudukan,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemkab Gresik juga berkomitmen mengangkat UMKM di Gresik untuk terus maju. Bahkan ia berharap UMKM di Gresik mampu berdaya saing hingga berani ekspor. Ia menjelaskan, NIB (Nomor Induk Berusaha) bagi UMKM atau perizinan produk UMKM kedepan dapat diurus di tingkat kecamatan.

“Saat ini masih Kecamatan Kebomas dan Kecamatan Gresik Kota yang kita jadikan pilot project. Dan secepatnya akan diterapkan di kecamatan lainnya. Upaya ini akan terus kita dorong agar NIB bisa di selesaikan di tingkat kecamatan,”tegasnya. Dengan adanya MPP berharap agar masyarakat tidak bingung. Di era transformasi digital seperti saat ini, pihaknya juga akan mengenalkan kepada masyarakat terkait banyaknya platform yang dapat diakses dari gadget dan bisa dilakukan dimanapun berada. 

“Di era transformasi digital ini, kami terus mempersiapkan berbagai platform untuk lebih memudahkan masyarakat dalam memperoleh pelayanan yang efektif efisien, cukup memanfaatkan gadget yang dimiliki oleh setiap masyarakat. Saya yakin mayoritas masyarakat Gresik sekarang ini sudah banyak mengikuti perkembangan teknologi,” katanya. (yad)

Kinerja DPM PTSP Gresik Kinclong, Realisasi Pendapatan  Triwulan Pertama Melebihi Target Selengkapnya

Rumput Laut Bawean DI Ekspor ke Tiongkok Untuk Bahan Pupuk Organik Tanaman Buah

GRESIK,1minute.id – Rumput laut Gresik merambah pasar ekspor. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melepas ekspor perdana rumput laut kering ke Tiongkok pada Selasa, 29 Maret 2022.

Ekspor rumput laut kering sebanyak 1 kontainer ukuran 20 feet atau 23,34 ton setara Rp 75,15 juta itu hasil olahan UMKM, CV Sawindo Subur Abadi. Pelepasan ekspor dilakukan di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, ekspor rumput laut kering ini perdana. “Kami terus mendorong UMKM Gresik untuk berani melakukan ekspor,”kata Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. Keberhasilan ekspor ini, karena sinergi diantaranya Pemkab Gresik dengan Kantor Bea Cukai Gresik.  “Ini ekspor ke-21 UMKM Gresik ke mancanegara negara,”imbuh alumnus Sarjana Ekonomi Unair Surabaya itu.

Istimewanya, ekspor rumput laut kering ini disaksikan oleh rombongan Komisi II DPR RI. Wakil rakyat yang membidangi perekonomian itu sedang melakukan kunjungan kerja ke Pemkab Gresik. “Kita ajak bersama komisi II DPR RI ini agar ikut mendoakan UMKM Gresik semakin berani ekspor,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Sebelumnya, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismulyanto mengatakan, selama ini produk UMKM Gresik sudah banyak yang di ekspor. UMKM hanya sebagai suplayer. Akan tetapi, ekspor komoditas itu dilakukan oleh pihak ketiga, trader. Keuntungan hanya dinikmati oleh pihak ketiga. “UMKM hanya beraktivitas biasa,”katanya. Pemkab Gresik dan Bea Cukai Gresik kemudian melakukan pendampingan dan mendorong UMKM untuk berani ekspor. 

“Dan, ekspor rumput laut ini, adalah ekspor ke-21 UMKM Gresik,”ujarnya. Selain mengekspor rumput laut ke Tiongkok.  Bea Cukai juga berkoordinasi dengan Atase KBRI di Negeri Sakura, Jepang untuk tujuan ekspor rumput laut kering ini. “Pihak atase KBRI Jepang minta contoh barang. Contoh rumput laut kering sudah kami kirimkan ke Jepang,”tegasnya. 

Untuk diketahui  Indonesia kaya akan rumput laut. Diantaranya, di Pulau Bawean. Nah, rumput laut kering yang di ekspor ke Tiongkok ini diantaranya berasal dari  Pulau Bawean, Kabupaten Gresik.  Rumput laut kering ini rencananya akan digunakan sebagai bahan baku pembuatan pupuk organik. Tanaman buah yang menggunakan pupuk organik berbahan rumput laut ini memiliki kualitas tinggi dan cepat berbuah. (yad)

Rumput Laut Bawean DI Ekspor ke Tiongkok Untuk Bahan Pupuk Organik Tanaman Buah Selengkapnya

Dispendik Gresik Siapkan Kurikulum Mulok Sejarah Lokal Gresik  

GRESIK,1minute.id – Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menyiapkan empat program pada tahun ajaran baru 2022/2023 nanti. Empat program adalah kurikulum bermuatan lokal (mulok) tentang Sejarah Lokal Gresik, Edukasi Wisata, Tahfidz Pelajar. Satu program lainnya adalah CSR Bidang Pendidikan. 

Keempat program anyar resmi dilaunching oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 28 Maret 2022. Empat program tersebut gagasan dan inovasi Dispendik Gresik bertujuan membuat generasi muda menjaga kearifan lokal dan budaya islami di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Selain itu, menyiapkan generasi muda khususnya di Kabupaten Gresik  di era digitalisasi.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya dari sejarah kita bisa belajar tentang kejayaan masa lampau dari sejarah pula kita bisa melihat kehancuran dimasa lampau. Kabupaten Gresik, katanya, merupakan Kota tua dengan budaya dan toleransi beragama yang sudah ditunjukkan beberapa abad lalu.

“Adanya kurikulum sejarah lokal Gresik sangat penting untuk menjaga budaya dan melestarikan kearifan lokal sejarah yang ada di Kabupaten Gresik yang belum tentu dimiliki kabupaten atau Kota lain yang ada di Indonesia,”kata Bupati berusia 36 tahun itu. 

Ada tiga unsur untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) diantaranya, Pemerintah, Pendidikan, dan Perusahaan. “Tiga unsur kita ajak mereka untuk berkolaborasi dan berkontribusi dalam membangun sumber daya manusia dalam bentuk tanggung jawab sosial,”terangnya.

Ia berharap kurikulum yang baru diharapakan anak didik lebih progresif, yang siap menghadapi tantangan dimasa kini dengan melihat situasi dimasa datang, mengikuti perkembangan zaman dimana transformasi digital yang akselerasinya luar biasa. “Mari kita siapkan generasi kita dengan didorong kurikulum digitalisasi pendidikan,”jelasnya.

Gresik Kota Santri, kegiatan tahfidz, Pondok Ramadan dan kegiatan yang bersifat keagamaan lainnya harus terus dibangun dan digaungkan hal ini untuk tetap menjaga kearifan lokal dan melestarikan budaya kota santri. “Mudah-mudahan dengan adanya kurikulum baru generasi muda kabupaten Gresik siap menghadapi tantangan dimasa depan,”harap Gus Yani. 

Launching empat kurikulum itu dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Asisten III Administrasi Umum Abu Hassan, Perwakilan HIPMI, Ketua Gapensi, Perwakilan APINDO, Perwakilan PHRI, Ketum Gresik Heritage dan Kepala Sekolah se Kabupaten Gresik.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto mengatakan, peluncuran empat kurikulum baru muatan lokal karena ikut bertanggung jawab turut menentukan masa depan generasi muda di Kabupaten Gresik. “Kami ingin menjadi motor untuk menggerakkan ini. Karena ini amanat Undang-Undang Republik Indonesia,”katanya. 

Terkait dengan percepatan perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) , Hariyanto mengatakan, pihak akan berkolaborasi dengan perusahaan melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Pasalnya, perbaikan sarpras dengan mengandalkan anggaran dari APBD atau APBN yang nilainya hanya Rp 30 miliar sampai Rp 35 miliar per tahun membutuhkan waktu sampai 12 tahun untuk mengatasi masalah tersebut.

“Dinas Pendidikan berkolaborasi dan menggandeng Corporate Social Responsibility (CSR) dengan dukungan penuh Bupati Gresik Dinas Pendidikan harus menyiapkan generasi yang mampu menjawab tantangan kedepan,”tegas Hariyanto. (yad)

Dispendik Gresik Siapkan Kurikulum Mulok Sejarah Lokal Gresik   Selengkapnya

KKP Canangkan Kampung Budidaya Ikan Bandeng, Target Produksi 2024 sekitar Rp 4 Triliun 

GRESIK,1minute.id – Kampung Budidaya Ikan Bandeng resmi dilaunching oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Budidaya TB Haeru Rahayu bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Kampung Budidaya Ikan Bandeng itu berada di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. 

Dalam sambutannya, Dirjen Perikanan Budidaya TB Haeru Rahayu mengatakan pencanangan kampung perikanan budidaya merupakan kebijakan yang telah dituangkan dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 64 Tahun 2021 tentang Kampung Perikanan Budidaya.

Hal tersebut merupakan implementasi dari program terobosan Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono pada 2021-2024. Tujuannya, memajukan sektor kelautan dan perikanan Indonesia. Dua dari tiga program terobosan yang dicanangkan tersebut menjadi tanggung jawab Dirjen Perikanan Budidaya (DJPB). Salah satunya adalah subsektor perikanan budidaya yaitu pengembangan budidaya berbasis pada ekspor dengan empat komoditas yang akan dikembangkan. “Antara lain, Ikan Bandeng,”kata Haeru Rahayu pada Minggu, 27 Maret 2022.

PANEN IKAN BANDENG: (ki-ka) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Dirjen Perikanan Budidaya TB Haeru panen ikan bandeng dalam pencanangan kampung perikanan budidaya ikan bandeng di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik pada Minggu, 27 Maret 2022 ( Foto : Prokopim Gresik for 1minute.id)

Pencanangan kampung perikanan budidaya Ikan bandeng dihadiri Analis Ekekutif Senior Grup Riset Sektor OJK, Edi Setijawan, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Anggota DPRD dari Partai Nasdem, Musa, Perwakilan Bea Cukai, Perwakilan Bank BNI, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Gresik Khoirul Anam, Kepala Desa Pangkah WetannSyaifullah Mahdi, dan Kelompok Pembudidaya ikan kampung perikanan budidaya bandeng.

Menurut data, lanjut Haeru Rahayu, pada 2020 Kabupaten Gresik memproduksi ikan bandeng sebanyak 87,12 ribu ton dengan total nilai produksi sebesar Rp 1,4 triliun. Pada 2021, produksi ikan bandeng meningkat hingga 90,38 ribu ton dengan total nilai produksi mencapai Rp 1,43 triliun. “Kita targetkan pada 2024 harus bisa mencapai Rp 4 triliun,”kata Haeru.
Ia berharap bagaimana peningkatan produksi harus terjadi serta pemasaran yang efektif dan efisien.

“Margingya tidak lari kemana namun berpihak ke pembudidaya ekspornya harus dari sini dengan demikian salah satu indikator suksesnya kampung perikanan budidaya yang dicanangkan oleh KKP sudah terbukti dan terlihat dari hulu hingga hilir,”ujarnya. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menambahkan sektor perikanan bisa beradaptasi dengan kondisi Pandemi. Indikatornya, produktivitas masih sekitar 80 ribu ton per tahun masih bisa dihasilkan dari sektor perikanan.

“Setelah dicanangkannya kampung perikanan budidaya ini tentunya Pemerintah Daerah tidak hanya diam di sini. Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat akan terus berkolaborasi untuk lahan 28 ribu hektar yang tersebar di Kabupaten Gresik sudah dicanangkan oleh KKP sebagai kampung Bandeng,”ujar Bupati berusia 36 tahun itu.

Untuk itu, pihaknya akan fokus dalam ekosistem perikanan yang tentunya tujuannya untuk kesejahteraan khususnya pembudidaya ikan bandeng yang nantinya manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. “Tidak hanya itu pemkab juga bekerjasama dengan Bea Cukai, Diskoperindag yang mendorong hasil olahan ikan bandeng,”kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad sambil mencontohkan Bandeng Mentari (Bandeng Tanpa Duri) sudah di ekspor ke Jepang. 

“Ekspor Bandeng Mentari itu sudah menunjukkan kualitas produk olahan Ikan Bandeng di Gresik sangat luar biasa,”puji Bupati Fandi Akhmad Yani. Usai pencanangan  dilanjutkan dengan pemberian bantuan dari  Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP)  berupa 1 unit ekskavator, 10 unit pompa air, 1 paket sarana pengolahan kesehatan ikan, 4 paket pengelolaan irigasi tambak partisipatif, kepada kelompok pembudidaya ikan kampung perikanan budidaya ikan bandeng. (yad)

KKP Canangkan Kampung Budidaya Ikan Bandeng, Target Produksi 2024 sekitar Rp 4 Triliun  Selengkapnya

Resmi Di Launching Bupati Gresik, Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Pakai Sampah

GRESIK,1minute.id –  Semakin banyak pilihan bagi masyarakat yang mau peduli dengan sampah. Di Kampung Kreasi, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik warga bisa ngopi bayar sampah (Kosam). Kini, Dusun Sidorukun, Desa Kertosono, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik warga dusun setempat bisa bayar listrik pakai sampah.

Nah, inovasi baru warga Dusun Sidorukun itu diberi label “Bank Sampah Cinta Bumi” itu diresmikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 17 Maret 2022. Temuan baru warga Dusun Sidokumpul ini mengganden PT Pertamina Lubricant. Fandi Akhmad Yani menyebut solusi terbaru penanganan sampah diubah menjadi berkah, ini merupakan sesuatu yang harus didukung secara maksimal. “Ayo bayar listrik dengan sampah,”kata Fandi Akhmad Yani. 

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan banyak hal yang harus  dilakukan ditengah kemajuan zaman ini. “Kita dituntut dengan banyak kreatifitas, seperti pada hari ini yang sudah dilakukan oleh Bank Sampah Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Dengan Sampah* yang bisa dilakukan di Toko Tengah Sawah (TTS) merupakan sebuah inovasi yang sangat luar biasa,”ujar Gus Yani.

Peresmian Bank Sampah Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Dengan Sampah dihadiri diantaranya oleh anggota DPRD Jawa Timur Ahmad Iwan Zunaih, Manager Pertamina Lubricant Gresik Setyo Nugroho, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Moh. Najikh, dan Kasun Sidorukun Tristianto. (yad,)

Resmi Di Launching Bupati Gresik, Cinta Bumi, Ayo Bayar Listrik Pakai Sampah Selengkapnya

Bupati Gresik dan Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Jalin Bussiness Matching, Ekspor Produk UMKM Semakin Gampang


GRESIK, 1minute.id  –  Produk UMKM asal Kabupaten Gresik bakal semakin mudah masuk pasar negeri jiran, Malaysia. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menjalin koneksi ekspor “Bussiness Matching Lime & Sweet Potato” bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.

Acara yang digelar secara daring ini diikuti langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kepala Bea Cukai Gresik Bier Budy Kismulyanto, Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Deden Muhammad, Director The Seeds and Shores Sdn Bhd Miller Ong, Kepala Diskoperindag  Gresik Agus Budiono. Serta, Kepala Desa Kebonagung, Ketua Koperasi Super Lime Kebonagung, dan pengurus Asosiasi UMKM Gading Emas Gresik.

Fandi Akhmad Yani, mengaku gembira dan bahagia serta apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan Bussiness Matching. Dimana kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas kegiatan pelepasan ekspor yang dilaksanakan 2 Februari 2022 lalu.

“Kegiatan Bussiness Matching ini merupakan wujud kesungguhan dan keseriusan dalam memberikan fasilitasi akses pasar di Malaysia, utamanya kepada UMKM dan Koperasi Kabupaten Gresik,”kata Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya pada Rabu, 16 Maret 2022. Ia melanjutkan, kegiatan ini juga tidak lepas dari kontribusi dari berbagai stakeholder yang terus bersinergi dalam upaya percepatan pemulihan perekonomian pasca pandemi.

“Menggelorakan semangat dan terus mendorong UMKM Gresik untuk naik kelas serta memiliki daya saing dan kemampuan berkompetisi di pasar global,”ujar Bupati berusia 36 tahun ini. Terkait produk Jeruk Nipis, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani,  kapasitas hasil panen tidak kurang dari 30 ton per hari. Luas luas  lahan 450 hektar. Setiap hektar bisa panen antara 2 ton sampai 3 ton per hektare per bulan. ” Bisa dikatakan bahwa potensi yang dimiliki sangat besar,”tegas Gus Yani.

“Dari potensi yang ada inilah, pemerintah bersama dengan Bea Cukai untuk terus berkolaborasi secara maksimal untuk terus mendengungkan dan ditingkatkan dari hulu sampai hilir dengan skema baik melalui ekspor, investasi, maupun skema kreatif lainnya,” ungkapnya

Kepala Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Deden Muhammad mengungkapkan kesiapannya untuk terus membangun sinergi yang berkelanjutan, termasuk diantaranya melaksanakan kegiatan promosi produk baik secara offline maupun online melalui berbagai event atau program yang ada di KBRI Kuala Lumpur, Malaysia. (yad)

Bupati Gresik dan Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur Jalin Bussiness Matching, Ekspor Produk UMKM Semakin Gampang Selengkapnya