Freeport Indonesia Sumbang 100 Unit Motor Listrik di Program Konversi Kendaraan Listrik Kementerian ESDM

GRESIK,1minute.id –  PT Freeport Indonesia atau PTFI ambil bagian dalam program Konversi 1.000 Sepeda Motor Listrik yang dicanangkan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral guna mendorong transisi menuju energi bersih dan ramah lingkungan. 

“Freeport Indonesia berkomitmen penuh dalam mewujudkan mengurangi emisi gas rumah kaca, mendukung terwujudnya energi bersih dan ramah lingkungan. Salah satunya melalui dukungan terhadap program Kementerian ESDM ini,” kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas di acara EV Conversion Forum oleh Kementerian ESDM di Jakarta pada Kamis, 22 Agustus 2024.

Kementerian ESDM menyelenggarakan acara EV Conversion Forum sebagai apresiasi kepada stakeholder dalam Penguatan Kerjasama dan Sosialisasi EV Motor Conversion Race 2024.

Acara ini dibuka oleh Sekjen Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mewakili Menteri ESDM Bahili Lahadalia. Hadir dalam kegiatan ini berbagai kementerian dan lembaga pemerintah, perusahaan swasta, bengkel Konversi Mitra Kementerian ESDM dan SMK Teknik otomotif. 

Untuk mengakselerasi Program Konversi 1.000 Sepeda Motor Listrik, Kementerian ESDM melibatkan BUMN, badan usaha swasta, termasuk di dalamnya badan usaha di bidang mineral dan batubara. Dalam acara ini PTFI menyumbangkan 100 motor listrik yang terbagi sebanyak 30 unit di Jakarta dan 70 motor di Gresik.

Freeport Indonesia berkomitmen dalam penggunaan energi bersih dan operasi yang lebih ramah  lingkungan dalam industri pertambangan. Kontribusi dalam pengurangan emisi yang dicanangkan Kementerian ESDM ini semakin menambah upaya yang telah dilakukan PTFI selama ini. 

Antara lain dengan menggunakan kereta listrik pengangkut bijih di tambang bawah tanah, menggantikan truk diesel yang sudah berhenti digunakan di tambang terbuka serta rencana penggantian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) batubara menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) di wilayah operasional PTFI.

Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana mengapresiasi keterlibatan  Kementerian, Lembaga terkait, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan badan usaha swasta yang telah berkontribusi demi menyukseskan program konversi sepeda motor Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Saya mengapresiasi kepada stakeholders program konversi gratis 1000 unit ini untuk masyarakat Jabodetabek. Kami dari Kementerian ESDM mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungannya dalam program ini,” kata Dadan. (yad)

Freeport Indonesia Sumbang 100 Unit Motor Listrik di Program Konversi Kendaraan Listrik Kementerian ESDM Selengkapnya

Smelter Freeport Beroperasi, Agustus Mulai Produksi 

GRESIK,1minute.id – Smelter Freeport Indonesia resmi beroperasi pada Kamis. 27 Juni 2024. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang meresmikan smelter terbesar di dunia itu. Airlangga didampingi Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia, Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dan Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Suswantono.

Seremonial peresmian dipusatkan di depan area tangki asam sulfat yang berada dalam kawasan smelter di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate atau KEK JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik.

“Pabrik yang saya sebut extraordinary. Luar biasa dalam waktu 30 bulan sejak kita groundbreaking oleh Pak Presiden bisa (selesai pembangunan) on time. Ini luar biasa,” kata  Airlangga dalam sambutannya. 

Ia mengatakan pembangunan smelter Freeport adalah bagian dari perjanjian Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Proses pembangunan berlangsung tepat waktu dimana saat ini telah mulai beroperasi dan berproduksi pada Agustus hingga mencapai kapasitas penuh pada Desember 2024. 

“Jadi ini (smelter) sangat tepat waktu karena sekarang renewable energy menjadi tren dan butuh critical mineral salah satunya copper,” kata Menko. Ia mengatakan dengan adanya smelter PTFI ini, maka aktivitas penambangan sampai proses pemurnian berlangsung di dalam negeri. Diharapkan hal ini berdampak positif bagi perekonomian di tanah air, dimana nilai tambah hasil tambang akan dinikmati di dalam negeri. 

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan bahagia dengan smelter Freeport yang mulai beroperasi sebab proses pembangunannya menghadapi sejumlah tantangan. 

“Hari ini saya berbahagia dan bersyukur karena ini perjalanan panjang. Saya tahu betul membangun smelter ini tidak gampang, sempat mau digeser, dinamikanya minta ampun. Pada 2021, saat kita putuskan segera membangun, ada pandemi COVID-19. Namun hari ini kita bisa sama-sama menyaksikan smelter ini (mulai beroperasi). Ini pembuktian manajemen Freeportmewujudkan komitmen implementasi syarat IUPK,” kata Bahlil.

Plt. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM Bambang Suswantono mengatakan Kementerian ESDM memonitor dan memantau pembangunan smelter Freeport. “Dengan adanya peresmian operasi smelter Freeport di Gresik ini maka menandai dimulainya hilirisasi mineral yang merupakan arahan Bapak Presiden (Joko Widodo). Alhamdulillah Freeport, Kabupaten Gresik, Pemprov Jatim ikut mendukung sehingga pembangunan smelter Freeport selesai tepat waktu dan ini menandai dimulainya hilirisasi mineral di negara kita,” kata Bambang.

Presiden Direktur PTFI Tony Wenas mengatakan pembangunan smelter baru ini merupakan komitmen PT Freeport Indonesia mendukung kebijakan hilirisasi mineral tembaga yang dicanangkan pemerintah.

Ia mengatakan tembaga kedepannya akan sangat dibutuhkan oleh dunia. Negara lain sedang berlomba dalam transisi energi, akan membutuhkan tembaga yang sangat banyak. 

“Apa yang dicanangkan Pak Presiden dalam IUPK untuk membangun satu smelter baru lagi adalah intuisi yang tepat. Permintaan tembaga dunia akan meningkat terus, mempercepat pembentukan ekosistem electric vehicle, mempercepat Indonesia emas,” katanya.

Setelah prosesi seremonial yang juga dihadiri Pj. Sekdaprov Jawa Timur Bobby Soemiarsono, serta Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dilanjutkan peninjauan pabrik.

Untuk diketahui, smelter baru PTFI mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton per tahun. Selain menghasilkan katoda tembaga, smelter juga menghasilkan lumpur anoda yang selanjutnya dimurnikan di Precious Metal Refinery (PMR) menjadi emas dan perak batangan, serta Platinum Group Metals (PGM).

Hingga akhir Mei 2024, investasi PTFI untuk pembangunan smelter tembaga dengan desainsingle line terbesar di dunia ini telah mencapai USD 3,67 miliar atau sekitar Rp 58 triliun. (yad)

Smelter Freeport Beroperasi, Agustus Mulai Produksi  Selengkapnya

Konsentrat Tembaga Tiba, Smelter PTFI Terbesar Di Dunia Segera Beroperasi 

GRESIK,1minute.id – Kapal Mother Vessel atau MV Unitama Lily mengangkut konsentrat tembaga bersandar di pelabuhan Smelter PT Freeport Indonesia atau PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus, Java Integrated Industrial and Port Estate atau KEK-JIIPE, Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 21 Juni 2024.

Kapal yang mengangkut 22 ribu ton konsentrat tembaga itu berangkat dari Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada Kamis, 13 Juni 2024. Artinya, puluhan ribu ton konsentrat tembaga tiba setelah mengarungi lautan selama 9 hari. 

Puluhan ribu konsentrat tembaga itu akan distribusikan kedua pabrik smelter masing-masing PT Smelting Gresik sebanyak 12 ribu ton yang berada di Desa Roomo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dan smelter PTFI sebanyak 10 ribu ton konsentrat tembaga untuk smelter PTFI. Konsentrat tembaga ini pasokan utama smelter baru PTFI yang beroperasi bulan ini, Juni 2024.

Tidak dijelaskan secara pasti kapan pemurnian perdana smelter terbesar di dunia dengan nilai investasi lebih dari USD 3,29 miliar per Februari 2024 atau setara Rp 49,5 triliun itu.

Selanjutnya konsentrat dipindahkan dan ditempatkan dalam Concentrate Barn sebelum diproses lebih lanjut nantinya di Flash Smelting Furnace (FSF). Secara garis besar terdapat tiga proses yang harus dilalui konsentrat sebelum menjadi lembaran katoda tembaga, yakni proses material handling konsentrat, proses peleburan di furnace dan pemurnian di electrorefiner. 

Smelter PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Manyar, Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021 dan telah selesai pembangunan sesuai jangka waktu yang ditetapkan pemerintah.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. 

PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan 

Ekonomi Khusus atau KEK JIIPE, Kecamatan Manyar, Kabupatem Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021. Selama proses pembangunan sampai Juni 2024, PT Freeport Indonesia atau PTFI.mengklaim mencapai lebih dari 54 juta jam kerja selamat dalam proyek pembangunan smelter di KEK JIIPE, Gresik.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. (yad) 

Konsentrat Tembaga Tiba, Smelter PTFI Terbesar Di Dunia Segera Beroperasi  Selengkapnya

Freeport Kirim Perdana 20 Ribu Ton Konsentrat Tembaga, Smelter baru PTFI Gresik Segera Beroperasi 

GRESIK,1minute.id – Kapal Mother Vessel atau MV Unitama Lily yang mengangkut 22 ribu ton konsentrat tembaga PT Freeport Indonesia  berlayar dari Pelabuhan Amamapare, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah pada Kamis, 13 Juni 2024.

Kapal yang memuat ribuan ton konsentrat tembaga itu diperkirakan akan sandar di Pelabuhan internasional Java Integrated Industrial and Port Estate atau JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Sabtu depan, 22 Juni 2024.

Pengiriman perdana konsentrat tembaga itu, menandai akan dimulai beroperasi smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK JIIPE pada Juni 2024 ini.

“Smelter PTFI di Gresik sudah siap beroperasi sehingga kami memulai pengiriman perdana konsentrat tembaga. Ini adalah momen penting bagi PTFI dan Indonesia,” kata Presiden Direktur PTFI Tony Wenas pada Jumat, 14 Juni 2024.

Adapun Kapal Mother Vessel (MV) Unitama Lily mengangkut total 22.000 ton konsentrat tembaga, dengan rincian sekitar 12.000 ton akan dimurnikan di Smelter PTFI dan 10.000 ton akan dikirim ke PT Smelting Gresik.

“Pengiriman perdana konsentrat ini merupakan momen penting bagi PTFI dan juga bagi Indonesia dimana seluruh konsentrat tembaga ini akan dimurnikan di dalam negeri, mewujudkan hilirisasi sebagai pijakan menuju Indonesia maju,” kata Tony. 

Tony menjelaskan konsentrat tembaga tersebut sebagai pasokan smelter yang akan segera beroperasi. Diperkirakan tiba di Pelabuhan Smelter PTFI di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE, Gresik pada 22 Juni mendatang.

Setelah tiba di pelabuhan, konsentrat akan ditempatkan dalam Concentrate Barn sebelum diproses lebih lanjut nantinya pada saat masuk tahapan produksi di Flash Smelting Furnace atau FSF.

Secara garis besar terdapat tiga proses yang harus dilalui konsentrat sebelum menjadi lembaran katoda tembaga, yakni proses material handling konsentrat, proses peleburan di Furnace dan pemurnian di Electrorefinery. 

“Kami menjalankan smelter dengan standar operasional yang tinggi dan memenuhi semua regulasi pemerintah. Ini adalah komitmen kami dalam mendukung program hilirisasi  pertambangan yang ditetapkan pemerintah,” tegas Tony.

Smelter PTFI merupakan fasilitas pemurnian konsentrat tembaga yang terletak di Kawasan  Ekonomi Khusus (KEK) JIIPE, Manyar, Gresik, Jawa Timur. Pembangunannya dimulai Oktober 2021 dan telah selesai pembangunan sesuai jangka waktu yang ditetapkan pemerintah.

Smelter kedua PTFI ini merupakan smelter tembaga dengan desain single line terbesar di dunia dan akan mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi hingga 1,7 juta ton setelah beroperasi penuh. 

Smelter dilengkapi Unit Refinery, Unit Pemurnian Logam Mulia, Unit Oksigen, Unit Asam Sulfat dan Unit Desalinasi serta Unit Effluent and Wastewater Treatment Plant untuk mendukung pemanfaatan maksimal bahan baku, produk samping maupun limbah agar dapat mencapai high efficiency smelting and refining process. (yad)

Freeport Kirim Perdana 20 Ribu Ton Konsentrat Tembaga, Smelter baru PTFI Gresik Segera Beroperasi  Selengkapnya

Freeport Indonesia-PLN Teken Perjanjian Sertifikat Energi Terbarukan

SURABAYA,1minute.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menandatangani perjanjian Renewable Energy Certificates (REC) di Surabaya pada Jumat, 8 Maret 2024.

“Keseriusan Pemerintah Indonesia mendorong percepatan pencapaian target penurunan emisi karbon menjadi fokus PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk mengeksplorasi peluang-peluang inisiatif dekarbonisasi dan energi terbarukan di Indonesia melalui kerjasama jual beli Renewable Energy Certificates dengan PLN,” kata Executive Vice President Corporate Planning and Business Strategy PT Freeport Indonesia Horst-Dieter Garz.

Penandatanganan Perjanjian REC antara PTFI dengan PLN dilakukan oleh Manager PLN UP3 Gresik Andi Seno Hendriatmoko dan Executive Vice President Corporate Planning & Business Strategy PT Freeport Indonesia Horst-Dieter Garz dengan disaksikan oleh GM PLN UID Jawa Timur Agus Kuswardoyo dan Vice President of Sales and Enterprise Service PLN Fauzi Aburusman.

“Penandatanganan perjanjian ini menandai komitmen kuat PTFI untuk mengurangi emisi karbon sebesar 30% pada tahun 2030. Pembelian REC dari PLN untuk pasokan energi listrik operasional Smelter PTFI akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk memenuhi target tersebut,” kata Garz.

“Kami bangga menjadi bagian dari inisiatif dekarbonisasi dan energi terbarukan di Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan PLN. Ini adalah langkah penting dalam memperkuat keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kontribusi kami terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” imbuh Garz.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Gresik Andi Seno Hendriatmoko mengatakan kolaborasi PLN dan PTFI merupakan langkah penting dalam mencapai tujuan bersama untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi bersih di Indonesia. “Terima kasih atas komitmen PT Freeport Indonesia dalam mendukung penggunaan energi 

terbarukan di Indonesia. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk ikut berkontribusi dalam upaya penurunan emisi karbon,” kata Andi.

PTFI melakukan pembelian REC setiap tahun dalam periode 2023-2025 yang akan digunakan sebagai pasokan energi listrik dalam operasional Smelter PTFI yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (KEK-JIIPE), Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Untuk diketahui, PTFI sedang melakukan pembangunan smelter yang kedua. PTFI telah menanamkan investasi hingga USD 3,1 miliar atau setara Rp 48 triliun per akhir Desember 2023. Setelah beroperasi penuh, smelter ini akan mampu mengolah konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600 ribu ton per tahun. (yad)

Freeport Indonesia-PLN Teken Perjanjian Sertifikat Energi Terbarukan Selengkapnya

Kementerian BUMN Optimis Smelter kedua Freeport Beroperasi Penuh Akhir 2024

GRESIK,1minute.id – Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Kartika Wirjoatmodjo melakukan kunjungan kerja ke proyek pembangunan smelter milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE),  Gresik, Jawa Timur pada Kamis, 9 November 2023.

Kartika Wirjoatmodjo mengapresiasi PTFI yang telah menyelesaikan lebih dari 80 persen pembangunan smelter per akhir Oktober, sesuai target linimasa kurva-S dari pemerintah.

Dalam peninjauannya, Kartika Wirjoatmodjo sebagai perwakilan dari pemerintah menyampaikan proyek smelter PTFI sangat fundamental untuk meningkatkan daya saing Indonesia, dan mengurangi ketergantungan terhadap impor beberapa material utama untuk ekonomi Indonesia.

“PTFI salah satu perusahaan yang memberikan kontribusi terbesar ke negara, dalam bentuk  pajak, royalti. Kita ingin produksi Freeport baik di hulunya, maupun nanti di smelternya benar-benar bisa sesuai harapan, termasuk juga emas dan logam mulia lainnya,” kata Kartika Wirjoatmodjo.

PTFI terus menyelesaikan beberapa pekerjaan guna penyelesaian konstruksi fisik pada akhir Desember 2023. Selanjutnya, akan melalui tahap pre-commissioning dan commissioning untuk memastikan seluruh fasilitas berfungsi tanpa kendala dan memulai kegiatan operasionalnya pada akhir Mei 2024 mendatang. Setelah beroperasi, smelter kedua ini akan mencapai kapasitas produksi penuh pada Desember 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direkur PTFI Tony Wenas menyampaikan tantangan utama dalam penyelesaian smelter yaitu proyek manajemen yang tidak mudah. “Menyangkut begitu banyak sub-kontraktor, melibatkan tenaga kerja yang banyak, bagaimana memadukannya  sehingga inline,” ujar Tony.

Tony menambahkan bahwa keberadaan smelter PTFI hingga kuartal III/2023 telah berkontribusi terhadap nilai realisasi investasi untuk hilirisasi. Berdasarkan data yang dirilis oleh Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) realisasi investasi untuk hilirisasi di sektor mineral senilai Rp 151,7 triliun dimana tembaga memberikan kontribusi sebesar Rp 47,6 triliun. 

Dengan sumber daya yang ada di Indonesia serta dengan program percepatan investasi, Indonesia akan menjadi pemain yang diperhitungkan dalam pertambangan dan hilirisasi. “Sudah banyak investasi yang mau masuk di Indonesia untuk membuat value added yang akan lebih banyak lagi. Demand produk tambang akan semakin tinggi dan ini merupakan peluang dan Indonesia akan menjadi pemain yang diperhitungkan di dunia,” kata Tony Wenas.

Dalam pembangunan smelter kedua ini, PTFI telah menanamkan investasi hingga USD 2,9 miliar atau setara Rp 43 triliun per akhir Oktober 2023, dari total anggaran USD 3 miliar. Setelah beroperasi penuh, smelter ini akan mampu mengolah konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta dry metric ton (dmt) dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600.000 ton per tahun. (yad)

Kementerian BUMN Optimis Smelter kedua Freeport Beroperasi Penuh Akhir 2024 Selengkapnya

PTFI Best Investment Award 2023 Gresik, 2 Tahun Realisasi Investasi Rp 24 Triliun 

GRESIK,1minute.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) berhasil meraih Investment Award Kabupaten Gresik 2023. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah kepada Marketing Manager PTFI Erika Silva dalam ajang Pemberian Penghargaan Penanaman Modal Bagi Pelaku Usaha di Kabupaten Gresik di Hotel Horison, Gresik pada Jumat, 24 Agustus 2023. 

Acara tersebut diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik. Peluang terbesar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi salah satunya adalah melalui investasi.

Investment Award bertujuan untuk mengakselerasi investasi untuk mendorong perusahaan melakukan inovasi dan investasi, guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang  berkelanjutan. Keberhasilan memperoleh penghargaan  ini tidak lepas dari upaya PTFI dalam melakukan kegiatan investasi dengan  dukungan kemudahan perizinan dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik untuk membantu meningkatkan pertumbuhan sosial dan ekonomi di Kabupaten Gresik.

Pembangunan yang berkelanjutan menjadi tujuan jangka panjang PT Freeport Indonesia (PTFI). Investasi PTFI dalam pembangunan smelter yang berlokasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kompleks Java Integrited Industrial and Port Estate (JIIPE) di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik mengantarkan PTFI sebagai perusahaan dengan capaian realisasi investasi tertinggi di Kabupaten Gresik.

Pada 2021 investasi yang ditanamkan oleh PTFI sebesar Rp 6,87 triliun tepatnya Rp 6.879.098.241.893. Pada 2022, investasi meningkat menjadi sebesar Rp 18,02 triliun tepatnya Rp 18.020.237.945.284. DPMPTSP Gresik mencatat realisasi investasi PTFI itu terbesar kurun waktu dua tahun berturut-turut dengan lebih dari Rp 24 triliun. 

Marketing Manager PTFI Erika Silva mengatakan bahwa peluang terbesar untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi salah satunya adalah melalui investasi. “Terima kasih atas apresiasi Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik terhadap PTFI. Kami sebagai bagian dari pelaku usaha di Kabupaten Gresik akan terus berupaya untuk meningkatkan nilai tambah dari kehadiran  investasinya, dan melakukan atau mengelola kegiatan operasinya sesuai dengan prinsip-prinsip keberlanjutan (sustainability) sehingga dapat berkontribusi memberikan dampak positif untuk membangkitkan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan untuk kesejahteraan masyarakat,” tutup Erika Silva. (yad)

PTFI Best Investment Award 2023 Gresik, 2 Tahun Realisasi Investasi Rp 24 Triliun  Selengkapnya

PT Freeport Indonesia Segera Rekrutmen 55 Canaker Lokal, Kini Masih 203 Karyawan 

GRESIK,1minute.id – Ratusan tenaga kerja lokal di proyek smelter, PT Freeport Indonesia (PTFI) bertemu dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Selasa, 15 Agustus 2023. Mereka terlihat semringah. 

Wajah bahagia itu, karena mereka bisa bertemu langsung dengan orang nomor satu di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik itu. Juga, senang karena mereka ambil bagian dari proyek dengan nilai investasi triliunan tersebut. 

“Tentunya ini patut kita syukuri, karena telah menjadi bagian untuk mensukseskan pembangunan Smelter dengan baik. Maka hal ini jangan disia-siakan,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam pertemuan bertajuk “Silaturahmi Karyawan Lokal PT Freeport Indonesia Smelter bersama Bupati dan Jajaran Pemerintah Kabupaten Gresik” itu.

Ia berpesan kepada ratusan tenaga kerja (naker) lokal itu berkomitmen membangun, serta berkontribusi untuk industri kebanggaan bangsa Indonesia di Gresik itu. Sedangkan, pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik akan memberikan dukungan terciptanya sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani berharap kedepan para karyawan tersebut bisa mendapatkan posisi tinggi di perusahaan smelter dengan investasi Rp 33 triliun yang 

akan mampu menghasilkan 600.000 ton tembaga, 50 ton emas, dan 210 ton perak per tahun. Diantaranya, jabatan sekelas Vice President di PTFI.

“Pemkab Gresik melihat pembangunan Smelter ini sebagai smart industry dalam 5-10 tahun lagi. Maka bapak ibu saudara yang diterima oleh PTFI Smelter, harus terus belajar. Jangan merasa cukup ilmunya, karena kita tidak tahu bagaimana perkembangan teknologi 10 tahun kedepan,” ucapnya.

Gus Yani menyarankan agar para karyawan lokal saat ini terus mengasah dan menambah skill yang mereka miliki. Minimal para karyawan tersebut dapat secara bertahap belajar bahasa Inggris atau bahasa asing pendukung lainnya. Selain itu, bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi di masa depan. 

:Jangan lengah, terus upgrade ilmu kalian. Karena siapa yang tidak bisa beradaptasi, akan hilang ditelan kemajuan teknologi. Karena jika hari ini kita menanam, maka besok pasti kita akan menuai,” pungkasnya.

Vice President (VP) Hubungan Pemerintahan PTFI Harry Pancasakti mengatakan, saat ini Smelter sedang dalam puncak konstruksinya. Sampai akhir Juli 2023, progres pembangunan telah mencapai 76%. Diperkirakan pembangunan ini akan tuntas akhir Desember 2023 nanti. 

“Nanti kita akan memastikan semua sistem pendukung berjalan di bulan Juli tahun depan. Sehingga diharapkan Agustus 2024, Smelter dengan single line design terbesar di dunia ini dapat beroperasi,” tuturnya.

Selain memaparkan progres pembangunan, Hari juga menjlentrehkan jumlah pekerja lokal di proyek smelter itu. Saat ini, katanya, jumlah naker lokal sebanyak 203 orang. Rencananya akan merekrut 55 karyawan lokal. Sehingga total berjumlah 258 karyawan lokal. Jumlah tersebut setara dengan 55% dari keseluruhan karyawan PTFI Smelter Gresik. (yad)

PT Freeport Indonesia Segera Rekrutmen 55 Canaker Lokal, Kini Masih 203 Karyawan  Selengkapnya

PTFI Apresiasi Kontraktor Atas Raihan 25 Juta Jam Kerja Selamat 

GRESIK,1minute.id – Capaian positif diraih PT Freeport Indonesia (PTFI). Perusahaan smelter tersebut lebih dari 25 juta jam kerja selamat pada proyek pembangunan smelter PTFI. Raihan itu wujud komitmen dalam menjalankan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai prioritas utama dalam seluruh aktivitasnya. 

Venta Agustri, Deputy Site Manager proyek pembangunan smelter PTFI menyampaikan selamat dan terima kasih kepada para kontraktor atas upaya dan komitmen yang terus diberikan kepada PTFI. “Hal ini merupakan kebanggaan yang patut kita syukuri, mengingat 25 juta jam kerja selamat bukanlah hal yang mudah. Penghargaan ini merupakan apresiasi atas kerja keras seluruh tim di lapangan yang terus konsisten menjadikan K3 sebagai prioritas utama baik di dalam pekerjaan maupun kehidupan sehari-hari,” ungkap Venta dalam siaran pers yang diterima redaksi 1minute.id pada Senin, 14 Agustus 2023.

Menurut Venta, kunci dari keselamatan kerja adalah kepedulian terhadap diri sendiri dan rekan kerja di sekitarnya. Di PTFI, kepedulian tersebut diwujudkan melalui beragam tindakan antara lain dengan melakukan identifikasi bahaya di sekitar sebelum melakukan pekerjaan, saling mengingatkan jika ada tindakan tidak aman maupun kondisi tidak aman yang terjadi. Selain itu, PTFI juga menerapkan sistem pelaporan dan beragam program untuk meningkatkan kepedulian karyawan maupun kontraktor akan pentingnya keselamatan kerja.

“Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin mengajak seluruh komponen yang ada di PTFI, untuk bersama-sama memperkuat komitmen melakukan upaya-upaya konkret terhadap pelaksanaan K3. Sehingga, budaya K3 benar-benar terwujud di setiap area kerja dalam lingkup PTFI smelter khususnya,” pungkas Venta.

Sementara itu, Saragih, karyawan PT SMCC Utama Indonesia sebagai salah satu penerima penghargaan The Best Company Performance in Safety menyampaikan terima kasih kepada PTFI dan akan terus berupaya mempertahankan penghargaan yang diterima dengan terus melakukan sosialisasi kepada pekerja, inspeksi, dan sertifikasi K3. “Harapan kami, budaya K3 melekat kepada seluruh pekerja karena K3 merupakan kebutuhan bukan kewajiban,” ungkap Saragih. (yad)

PTFI Apresiasi Kontraktor Atas Raihan 25 Juta Jam Kerja Selamat  Selengkapnya

Proyek Smelter PTFI Libatkan Ratusan Perempuan Tangguh, Wabup Gresik : Apresiasi Kesetaraan Gender

GRESIK,1minute.id – Tenaga kerja proyek smelter, PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Java Integrited Industrial and Port Estate (JIIPE) Manyar tidak hanya kaum adam. Kaum hawa pun ikut terlibat dalam proyek pemurnian dan emas. Jumlah naker perempuan berkisar 500-an orang.

PTFI merayakan para perempuan tangguh yang turut berperan dalam industri konstruksi megaproyek itu pada Kamis, Agustus 2023.  Acara tersebut tindak lanjut dari Woman Focus Grup yang sebelummya digelar manajemen PTFI itu dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. 

Kegiatan bertajuk “Membangun Pemimpin Perempuan Masa Depan Yang Hebat”, bagian dari memitigasi pekerja wanita untuk lebih percaya diri dan menginformasikan kepada pekerja wanita bahwa manajemen PTFI mendukung kesetaraan gender.

Aminatun Habibah mengucapkan terima kasih kepada PT Freeport Indonesia sudah menerima pekerja perempuan. Terhitung hingga Juli 2023 ada sebanyak 500 pekerja perempuan yang di proyek smelter PTFI itu. “Saya rasa jumlah ini masih kurang, kalau bisa menambah kembali pekerja perempuan. Karena perempuan bisa bekerja sama bagusnya dengan pekerja laki laki,” kata Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah dalam sambutannya. 

Wabup perempuan pertama di Kota Industri-sebutan Lain-Kabupaten Gresik ini juga memberikan motivasi kepada para kaumnya untuk menunjukkan etos kerja baik. Pekerja perempuan, katanya, bisa menunjukkan kinerja yang terbaik untuk pekerjaannya. Dalam kesetaraan gender, lanjutnya tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki. 

“Yang membedakan hanya perempuan bisa hamil, melahirkan lalu menyusui yang tidak bisa digantikan oleh laki laki. Setiap tenaga kerja memiliki hak dan perlakuan sama tanpa diskriminasi,” tutur wabup berlatar pendidik itu.

Bu Min optimis dalam hal pekerjaan perempuan mampu mengimbangi dari pekerja laki laki. Ia pun berharap PTFI juga harus menyediakan ruang laktasi untuk ibu yang sedang menyusui. Karena ini juga penunjang bagi perempuan, untuk dapat bekerja secara maksimal dan nyaman bagi ibu-ibu pekerja.

“Sebagai kota industri, Pemkab Gresik mendukung pekerja perempuan. Untuk dapat memiliki kesempatan yang sama dalam berkarir dan berkarya. Baik di bidang industri konstruksi. Tanpa meninggalkan perannya di keluarga,” tandasnya.

Sementara itu, Project Director PT. Freeport Indonesia Chris McCoy mengatakan, dirinya sangat bangga sejauh ini mempunyai karyawan-karyawan perempuan berbakat. 

“Sejak beberapa bulan terakhir kita menerima beberapa feedback terkait pekerja perempuan. Di antaranya penambahan training untuk karyawan wanita, penambahan 10 kamar mandi, serta 2 musala di lapangan,” terangnya.

Ia menyebutkan, Freeport Indonesia mempunyai pekerja perempuan yang baik. Salah satunya yaitu ibu Yoga, berkarir sejak 2019. Karirnya bagus dan sekarang menduduki sebagai konstruktor manager.

“Semuanya harus mengikuti jejak Ibu Yoga agar bisa sukses di bidang masing-masing,” katanya. Dikatakan, sebagai Project Director pihaknya mendukung sekali kesetaraan gender. Ini merupakan momen bagus antara perusahaan dengan pemerintah yang tidak boleh kalian sia siakan. 

“Tanpa kerja keras, proyek ini tidak dapat mencapai kesuksesan. Karena kesuksesan ini berkat kalian semua,” pungkasnya. Dalam kegiatan yang dihadiri oleh Executive Vice President Corporate Planning & Business Strategi Horst Garz, As Vice President Health & Safety Stacey Koon, Deputy Site Manager Bentar Agustri serta ratusan pekerja perempuan konstruksi, PT. Freeport Indonesia membagikan hijab untuk pekerja perempuan dengan kreasi baru jilbab yang mampu menyerap keringat. (yad)

Proyek Smelter PTFI Libatkan Ratusan Perempuan Tangguh, Wabup Gresik : Apresiasi Kesetaraan Gender Selengkapnya