BMKG Paparkan Potensi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Turunkan 19 Ekskavator di Kali Lamong


GRESIK,1minute.id – Musim hujan sudah tiba. Meski, intensitas masih rendah. Namun, sejumlah Kabupaten/kota lainnya curah hujan cukup tinggi. Akibatnya, bencana banjir , tanah longsor terjadi. 
Sebagian masyarakat  di bantaran aliran Kali Lamong mulai merasakan dampak banjir kiriman dari bagian hulu tersebut.

Banjir kiriman itu tentu menjadi evaluasi bagi Pemkab Gresik. Sebab, berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) puncak curah hujan diperkirakan terjadi antara Januari sampai Februari 2022. Ada waktu dua bulan bagi pemerintah dan masyarakat untuk melakukan mitigasi bencana.

Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Gresik menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama BMKG di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 15 November 2021. Rakor itu membahas mitigasi bencana. Mengantisipasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak La Nina dan potensi bencana hidrometeorologi di Gresik.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, curah hujan beberapa hari terakhir luar biasa. Dan, kondisi itu ancaman bencana banjir. Terutama Kali Lamon. “Kita ketahui curah hujan luar biasa, tetapi upaya kita sebagai Pemerintah Daerah berikhtiar untuk terus melakukan mitigasi bencana,”ujar Bupati Yani saat membuka acara tersebut. 

Bupati Fandi Akhmad Yani menambahkan jika tidak hanya pencegahan banjir yang harus diperhatikan, tetapi perlu diperhatikan juga mengenai penanganan banjir. Penanganan banjir ini menurut Bupati Yani meliputi diantaranya berapa lama durasi banjir yang terjadi, dan ketersediaan sarana penampungan sementara yang layak bagi korban terdampak banjir. 

Kali Lamong menjadi salah satu prioritas presiden melalui Perpres 80 tahun 2019 bahwasanya didalamnya tercantum mengenai pengendalian banjir Kali Lamong. Pemerintah Kabupaten Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Aminatun Habibah melakukan upaya percepatan penanggulangan banjir Kali Lamong. Diantaranya adalah dengan melakukan komunikasi intens dengan BBWS untuk bisa mendapatkan izin kewenangan terkait normalisasi. 

“Alhamdulillah ini sudah berjalan, di Cerme sudah berjalan. Di Balongpanggang dan Benjeng ini jangan sampai berminggu-minggu tapi tidak surut. Kalau memang bisa dalam 1×24 jam bisa surut, itu yang akan kita lakukan,” ungkap Bupati Yani  Hingga Senin hari ini, total 19 alat berat dari berbagai pihak dikerahkan untuk normalisasi Kali Lamong. Bupati Yani juga menginstruksikan kepada Dinas PUPR agar segera menginformasikan apabila jumlah tersebut masih dirasa kurang. 

Selain Kali Lamong, Pemkab Gresik juga sudah melakukan ikhtiar di wilayah Desa Sumput, Kecamatan Driyorejo, lewat normalisasi Kali Avour. Sebelumnya ketika hujan turun, seketika itu juga wilayah tersebut banjir. Tetapi setelah dilakukan normalisasi Kali Avour, dalam waktu 1×24 jam air yang menggenang tersebut sudah habis. 

Sementara itu. Koordinator BMKG Jawa Timur Taufiq Hermawan, menyampaikan ancaman La Nina yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, dan sebagainya.  Taufiq menegaskan perlunya kesepahaman mengenai apa itu La Nina, hal ini karena masih banyak anggapan yang beredar bahwa La Nina diartikan sebagai badai. Taufiq meluruskan bahwa La Nina merupakan suatu fenomena cuaca global yang menyebabkan curah hujan menjadi lebih tinggi termasuk di wilayah Kabupaten Gresik. 

“Karena La Nina ini, curah hujan meningkat 2-70 persen ini yang perlu diwaspadai. Karena banjir ini utamanya terjadi karena tingginya curah hujan,”ujar Taufiq. 
Kepala Stasiun Klimatologi Malang Anung Suprayitno menambahkan, La Nina berefek paling tinggi di periode September-November, tetapi ini tidak lantas membuat bulan Desember 2021 hingga Februari 2022 curah hujan menjadi rendah. Hal ini lantaran pada bulan Desember-Februari merupakan periode yang menjadi puncak musim hujan. 

Selain dihadiri Forkopimda, Rakor ini juga dihadiri oleh pejabat dari OPD dan jajaran camat di lingkungan Kabupaten Gresik. Dalam kesempatan ini, diberikan juga dokumen peta rawan bencana dari BMKG Jatim kepada Pemerintah Kabupaten Gresik. (yad)

BMKG Paparkan Potensi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Turunkan 19 Ekskavator di Kali Lamong Selengkapnya

Operasi Zebra Digelar, Ini Target Sasarannya

GRESIK,1minute.id – Polres Gresikmulai melakukanOperasi ZebraSemeru2021 pada Senin, 15 November 2021. Operasi Zebra Semeru berlangsung hingga 28 November 2021. Sasaran Operasi itu pencegahan Covid-19 dan Kamseltibcarlantas.

“Operasi Zebra akan dilaksanakan selama 14 hari. Kegiatannya ditargetkan dan diprioritaskan pada pencegahan Covid-19. Selain itu menciptakan kamseltibcarlantas,” kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis saat memimpin Gelar Pasukan Operasi Zebra Semeru 2021 di halaman Mapolres Gresik pada Senin, 15 November 2021.

Operasi ini bertujuan mewujudkan keamanan,  keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) dan menjaga keselamatan nyawa masyarakat. Ia mengingatkan kecelakaan terjadi salah satunya karena adanya pelanggaran. “Adanya operasi ini kami melihat kesiapan seluruh stakeholder dan harapannya operasi berjalan dengan sukses,”harap mantan Kapolres Ponorogo itu.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi mengatakan sudah siap melaksanakan operasi zebra. Sebanyak 71 personel dikerahkan bersama sejumlah pihak terkait. “Sasarannya, mencegah penyebaran Covid-19 dan kamseltibcarlantas,”tegasnya. (yad)

Operasi Zebra Digelar, Ini Target Sasarannya Selengkapnya

Satreskrim Polres Gresik Ringkus Pembobol Konter Handphone di Manyar

GRESIK,1minute.id – Masih ingat kasus pembobolan konter handphone di Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar pada 24 September 2021. Satuan Reserse Kriminal Polres Gresik menangkap dua pelakunya. 
Dua penjahat spesialis pembobol konter itu, adalah Hariyanto, 40, warga Desa Ciderum, Kecamatan Caringin, Kab. Bogor, Jawa Barat dan Randi Bahtiar, 36, warga Desa Kertaharja, Kecamatan Pagerbarang, Tegal, Jawa Tengah.

Kedua tersangka dibekuk di tempat berbeda. “Kedua tersangka kami jerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis dalam konferensi pers di Mapolres Gresik pada Senin, 15 November 2021. 
Barang bukti hasil kejahatan sebagian besar telah di lego oleh tersangka. Polisi mengamankan lima smartphone, mobil Toyota Avanza warna hitam nopol F 1211 PZ.

Mobil rakitan 2018 itu diduga digunakan tersangka saat membobol konter handphone di simpang tiga Tenger, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik itu. Selain mobil juga diamankan dua buah linggis, obeng, gunting serta glangsing atau karung plastik.  Dua glangsing itu, diduga digunakan untuk mengangkut ratusan unit smartphone. Versi manajemen toko mereka kehilangan 199 unit handphone dengan kerugian senilai Rp 600 juta.

Seperti diberitakan  konter handphone Hacom dibobol penjahat. Dalam rekaman closed circuit television (CCTV) pelaku berjumlah empat orang. Tiga orang masuk dalam konter setelah merusak gembok dan kunci pagar harmonika. Sedangkan, satu pelaku lainnya memantau situasi keamanan di luar konter yang berada di simpang 3 Tenger, Desa Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Gresik itu. 

Dalam konferensi pers di Mapolres Gresik itu, ada tujuh perkara dengan sepuluh tersangka yang dibekuk oleh Satreskrim Polres Gresik kurun waktu dua bulan yakni September dan Oktober 2021. Rinciannya, satu perkara pembunuhan ; empat perkara pencurian dengan pemberatan; satu perkara pencurian disertai kekerasan dan satu perkara penipuan dan Penggelapan. (yad)

Satreskrim Polres Gresik Ringkus Pembobol Konter Handphone di Manyar Selengkapnya

Rutan Gresik Berbenah, Kini Hunian Anak Binaan Sesuai HAM

GRESIK ,1minute.id – Rutan Kelas IIB Gresik terus berbenah. Teranyar, rutan berupaya mengurai dampak dari masalah klasik yaitu overkapasitas. Salah satunya dengan mengembalikan fungsi rutan sebagai tempat penahanan. Pembagian blok hunian pun dilakukan secara merata. Kebersihan pun terjaga.

Data rutan pada Minggu, 14 November 2021jumlah penghuni Rutan Gresik telah mencapai 746 warga binaan. Kapasitas ideal berdaya tampung hanya 208 orang. Kondisi inilah yang membuat pihak rutan harus mengatur jumlah hunian. Salah satunya dengan melakukan distribusi warga binaan ke lapas untuk pembinaan lebih lanjut. “Selama 2021, sudah ratusan warga binaan yang kami pindahkan ke lapas,” ujar Kepala Rutan Gresik Aris Sakuriyadi.

Selain itu, Aris menyebutkan bahwa pihaknya juga melakukan distribusi internal. Pembagian kamar dilakukan secara merata. Setiap kamar besar rata-rata berisi 20 orang warga binaan. Tidak ada kamar yang diisi lebih dari 50 warga binaan. “Kami selalu mengupayakan dan memberikan pelayanan prima agar blok hunian ini sesuai dengan HAM dan layak huni,” tegas Aris.

Rutan Gresik, lanjut Aris, juga menyediakan enam kamar blok karantina Covid-19. Blok tersebut diperuntukkan untuk tahanan baru. “Saat pandemi sedang tinggi pada Juni-Agustus lalu, WBP yang positif kami masukkan blok karantina, sehingga melokalisir penyebaran Covid-19,” tuturnya.

Kondisi ini, lanjut Aris, juga ditunjang dengan kerjasama yang baik dengan seluruh warga binaan. Salah satunya untuk menjaga ketertiban dan kebersihan blok hunian. Pihaknya membentuk tim tahanan pendamping (tamping) khusus kebersihan dari masing-masing blok.

Untuk penunjukkan tamping ini, Aris menjelaskan bahwa pihaknya menerapkan standar ketat. Tidak hanya asal tunjuk saja, tetapi harus melewati sidang TPP (Tim Pengamat Pemasyarakatan) Rutan Gresik. “Selain itu, syarat mutlaknya adalah tamping terpilih sudah menjalani separuh masa tahanan dan berperilaku baik,”jelasnya.

Penataan dan peningkatan pelayanan kondisi lingkungan Rutan Gresik sekarang sudah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.  “Semua fasilitas pelayanan yang kurang segera diperbaiki, hal ini sebagai bentuk komitmen jajaran Rutan Gresik untuk Bersinar (Bersih dari Handphone, Pungutan Liar dan Narkoba),” pungkasnya. (yad)

Rutan Gresik Berbenah, Kini Hunian Anak Binaan Sesuai HAM Selengkapnya

Islamic Cultural Karya Riyanto Jadi Magnet Pencinta Seni Lukis di Malaysia

GRESIK,1minute.id – Lima karya lukis Muhammad Riyanto terpajang di Fahrenheit 88, Kuala Lumpur, Malaysia. Lima karya pelukis yang tinggal di Grand Sutomo, Jalan DR Soetomo, Gresik itu berjudul Allah Greatness ; Islamic Cultural ” Walisongo Religius Transportation ” ; Dream ” Noah Ship Future ” ; Kolaborasi dan Leader Ship In Politik ” Win or Lose “. Semua lukisan menggunakan cat akrilik.

“Semuanya beraliran Surialis,”kata Ryanto dikonfirmasi selulernya pada Sabtu, 13 November 2021. Riyanto tidak menyangka semua karyanya lolos kurasi. Sebab, ia baru kali pertama mengikuti ekshibisi bertaraf internasional bertajuk Art is Fair in /KL/ Fahrenheit 88 ini. Sebanyak 500 karya seniman dunia dipamerkan mulai 11-28 November 2021. 

Sejumlah seniman Indonesia seperti Eriantoartme ; Hanisantana ; Suwandi Waeng ;  Nurali dan lainnya. Tapi, Riyanto, salah satunya seniman lukis asal Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang bisa masuk even global tersebut. Ia mengirimkan lima karya dalam pameran tersebut. “Alhamdulillah semua lolos kurasi. Bahkan, karya Saya masuk opening call,”kata pelukis kelahiran 47 tahun itu. 

Setelah dari Malaysia, lukisan Riyanto akan dipamerkan ke Philipina, Thailand dan Singapura. “Seneng,” ungkapnya. Riyanto ada seniman lukis unik. Sebab, setiap lukisan Riyanto selalu diselipkan tulisan kaligrafi. Ini yang membedakan Riyanto dengan pelukis lainnya. Dalam ekshibisi di Malaysia, hasil goresan tangan lelaki yang selalu memakai kopyah itu menjadi salah magnet bagi penggemar seni lukis di negeri Mahatir Mohamad itu. 

Lukisan itu berjudul Islamic Cultural “Walisongo Religius Transportation”. Dalam lukisan media kanvas ukuran 120 X 155 cm itu, Pelukis anggota Komunitas Galeri Seni Rupa Gresik (Gasrug) ini menggambarkan semua tempat ziarah makam Wali Songo itu telah dilengkapi dengan sistem moda transportasi modern yang  terintegrasi menjadi satu kesatuan.

Selain moda transportasi bus, kapal juga moda transportasi massal berupa kereta bawah tanah yang menghubungkan sembilan penyebar agama Islam di Indonesia itu. 

JUSTICE : Riyanto dengan karyanya berjudul Leader Ship In Politik ” Win or Lose ” yang sedang dipajang di ekshibisi di Malaysia mulai 11-28 November 2021 (Foto: Riyanto for 1minute.id)

Siapa Riyanto? Riyanto, tumbuh di keluarga pelukis. Ayahnya seorang pelukis kaligrafi kaca. Pamannya juga berkecimpung di bidang melukis. Ia mengikuti jejak ayah dan pamannya menjadi seorang pelukis kaligrafi. Ia memulai pameran sejak 1991. Karya-karya kaligrafi yang mengkritisi kondisi sosial masyarakat. 

Diantaranya, berjudul Dream Noah Ship Future juga sedang dipajang di Malaysia. Lukisan itu menggambarkan sebuah kapal pesiar yang mengangkut banyak penumpang. Beragam agama mereka. Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Di atas kapal pesiar itu, semuanya rukun.  “Andai dunia bisa damai. Akan sangat menyenangkan,” kata Riyanto suatu hari. 

Lewat lukisan itu, dia ingin bercerita kehidupan di darat yang menggambarkan kesibukan manusia yang sebenarnya. Sementara itu, di bagian bawah menceritakan bagaimana sebuah fondasi kehidupan. Kemudian, di fase langit adalah kehidupan setelah meninggal.

Di dalam lukisan yang bercerita tentang kehidupan tersebut, Riyanto tetap menyisipkan ayat-ayat Alquran di dalamnya. “Bagi saya sebenarnya setiap seniman punya cara penyampaiannya sendiri-sendiri. Dan menyampaikan secara visual itu paling mudah. Hal itu nantinya juga bisa membuat orang-orang bertanya,”jelas Riyanto. Lukisan kali terakhir berjudul Ikan Bandeng menjadi koleksi Presiden Joko Widodo. Riyanto mengaku belajar kaligrafi dari Ustadz Faiz Abdur Rozzaq di Bangil, Pasuruan tersebut. (yad)

Islamic Cultural Karya Riyanto Jadi Magnet Pencinta Seni Lukis di Malaysia Selengkapnya

TUKS Petrokimia Gresik, Terapkan Konsep Pelabuhan Ramah Lingkungan dengan Memanfaatkan PLTS

GRESIK,1minute.id – Konsep Green Port  (Pelabuhan Hijau) di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) diterapkan PT Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia.Konsep Pelabuhan ramah lingkungan untuk meningkatkan daya saing perusahaan melalui penghematan dan peningkatan produktivitas.

Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo menjelaskan bahwa konsep Green Port menjadikan proses kepelabuhanan Petrokimia Gresik lebih efektif, efisien dan ramah lingkungan. Sehingga semakin mengoptimalkan Cost Reduction Program yang telah dijalankan perusahaan.

Hal ini sejalan dengan kebijakan International Maritime Organization (IMO) atau organisasi kemaritiman di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), yang mengharuskan pelabuhan di dunia harus lebih efektif, efisien serta ramah lingkungan melalui penerapan Green Port.

Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa aktivitas di Pelabuhan Petrokimia Gresik tidak hanya sebatas antarpulau, tapi juga antarnegara. Mengingat sebagian besar bahan baku masih diperoleh dari impor dan beberapa produk non subsidi Petrokimia Gresik juga di eskpor ke mancanegara, dimana beberapa negara mengharuskan penerapan Green Port pada pelabuhan asal maupun tujuan.

Oleh karena itu kami mengakselerasi penerapan Green Port di Pelabuhan Petrokimia Gresik agar kelancaran operasional bisnis semakin terjamin, dan sekarang Petrokimia Gresik memiliki pelabuhan bertaraf internasional,”ujar Dwi Satriyo.

Konsep Green Port salah satunya mengatur upaya peningkatan pengelolaan energi yang efisien di pelabuhan. Beberapa implementasi yang telah dilakukan diantaranya pemanfaatan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk gedung dan perkantoran, penggunaan sepeda motor listrik, mengganti lampu penerangan konvensional dengan LED, penerapan green building, penyediaan shore connection untuk supply energi kapal, serta pemanfaatan CCTV pada Digital Port Supervising (Aplikasi Petroport) untuk mengurangi penggunaan energi pada kendaraan serta meningkatkan layanan distribusi pupuk. 

“Penghematan biaya operasional pada akhirnya akan berpengaruh pada harga produk, sehingga langkah ini juga menjadi upaya Petrokimia Gresik dalam memberikan perlindungan bagi konsumen melalui produk berkualitas dengan harga yang lebih kompetitif,”katanya.

Selain efisiensi sumber energi, konsep Green Port juga diimplementasikan melalui peningkatan kualitas kebersihan daratan dan perairan kolam daerah lingkungan kerja dengan cara menurunkan pencemaran limbah cair, sampah domestik dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Sedangkan, kualitas udara dijaga dengan mengurangi kebisingan, emisi gas karbon dan emisi gas rumah kaca.

“Dengan demikian Penerapan Green Port juga mampu melindungi lingkungan sekitar perusahaan agar tidak tercemar oleh proses kepelabuhanan, sehingga dapat meningkatkan pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan melalui pemanfaatan sumber daya alam,” imbuh Dwi Satriyo.

Terakhir, Dwi Satriyo mengungkapkan bahwa penerapan pelabuhan ramah lingkungan juga menjadi salah satu upaya nyata Petrokimia Gresik dalam mencapai target perusahaan untuk memperoleh proper emas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada 2021 ini.

“Kami percaya Green Port berdampak baik bagi kinerja perusahaan secara global. Hal ini dikarenakan adanya aspek pengelolaan energi, pengelolaan limbah, pengelolaan lingkungan yang tentunya dapat meningkatkan kinerja dan citra perusahaan,” tandas Dwi Satriyo. (yad)

TUKS Petrokimia Gresik, Terapkan Konsep Pelabuhan Ramah Lingkungan dengan Memanfaatkan PLTS Selengkapnya

Subangkit: GU Wajib Menang Lawan FC Maestro

GRESIK, 1minute.id – Tim besutan Subangkit, Gresik United akan melakoni laga ketiga Grup C Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021 pada Sabtu sore, 13 November 2021. 

Laskar Joko Samudro akan menghadapi FC Maestro di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). Kepercayaan diri Dwi Agung dkk sedang meningkat setelah sebelumnya mengalahkan Malang United. Sementara, FC Maestro berada di klasemen juri kunci.

Diatas kertas, Gresik United tidak akan kesulitan meraih poin penuh, tiga angka. Sebab, kualitas pemain GU lebih unggul dari tim tamu, FC Maestro. Namun, pelatih Subangkit tetap mengingatkan anak asuhnya itu tidak memandang sebelah mata tim lawan. Tidak bermain serius. ”Itu yang saya tidak mau terjadi. Anak-anak wajib bermain serius, lawan siapapun, termasuk FC Maestro,” kata Pelatih Gresik United Subangkit.

Ia melanjutkan target meraih tiga poin wajib direbut. Subangkit menuturkan tidak mau kehilangan poin lagi di Grup C Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021. ”Kami tidak ingin bergantung pada tim lain untuk bisa lolos ke babak selanjutnya,”tegasnya.

Hal lain yang harus dilakukan skuadnya adalah bermain tenang. Hasil evaluasi dua pertandingan sebelumnya, pemain Gresik United kerap kali terbawa emosi ketika bermain. ”Jangan melakukan pelanggaran tidak perlu. Jangan sampai terkena kartu,” katanya.

Hasil evaluasi lain adalah soal memanfaatkan tiap peluang yang ada. Subangkit tidak ingin melawan FC Maestro, anak asuhnya terlalu banyak buang peluang lagi. ”Tiap peluang wajib jadi gol,”katanya. (yad)

Subangkit: GU Wajib Menang Lawan FC Maestro Selengkapnya

Wabup Inginkan Camat Asistensi Dana Desa untuk Perbaikan Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat

GRESIK,1minute.id –  Dana Desatopik hangat dalam Diskusi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Kadis Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Gresik Malahatul Fardah dengan para Camat se-Gresik.
Wabup Aminatun Habibah mengawali dengan mengingat tugas dan fungsi (tusi) Camat. Antara lain, membantu Bupati Gresik.

Memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Camat juga menjadi pengawas dan membina Kepala Desa (Kades) dalam mengelola anggaran desa, bisa mendorong desa meningkatkan fasilitas seperti akses internet untuk memperlancar pelayanan dan  memotivasi desa untuk mengembangkan potensi desa masing masing. 

“Tidak hanya berlomba lomba menjadi desa wisata, tetapi juga bisa dengan membuat sentra industri khas daerah masing masing sehingga bisa meningkatkan ekonomi dan menghasilkan PAD,”kata Wabup Aminatun Habibah. 

Sebelumnya, Kepala Dinas PMD Malahatul Fardah menjeltrehkan tentang prioritas penggunaan Dana Desa (DD). Antara lain, untuk pemulihan ekonomi nasional sesuai kewenangan desa seperti pembentukan, pengembangan dan revitalisasi BUMDes, penyediaan listrik desa, dan pengembangan usaha ekonomi produktif. 

Selanjutnya, pendataan desa, pemetaan potensi dan sumber daya, pengembangan desa wisata, penguatan ketahanan pangan dan pencegahan stunting, serta desa inklusif untuk meningkatkan keterlibatan perempuan desa. Prioritas yang terakhir adalah mitigasi dan penanganan bencana alam dan non alam sesuai kewenangan desa. (yad)

Wabup Inginkan Camat Asistensi Dana Desa untuk Perbaikan Pelayanan dan Pemberdayaan Masyarakat Selengkapnya

GU Bangkit Sikat Malang United Dua Gol

GRESIK,1minute.id – Janji Pelatih Subangkit,  Gresik United akan bangkit mulai dibuktikan. GU menggalahkan Malang United dengan skor 2 : 0 dalam Liga 3 MS Glow for Men Jawa Timur 2021 di Gelora Joko Samudro (G-JOS) pada Rabu, 10 November 2021.

Dua striker andalan Laskar Joko Samudro M. Irvan dan Alfin Hariyanto membobol gawang Malang United masing-masing di menit ke-37 dan ke-71. Mereka mencetak gol bertepatan di Hari Pahlawan. 

Subangkit menuturkan kemenangan kemarin tidak lepas dari hasil evaluasi yang sudah dilakukan. Terutama di sisi pertahanan. ”Alhamdulillah berjalan dengan baik,”imbuhnya. 

Namun, dia berharap anak asuhnya tidak cepat puas. Sebab, masih ada dua laga sisa di Grup C Liga 3 Jawa Timur 2021 yang wajib disapu bersih dengan kemenangan. ”Rayakan secukupnya, langsung fokus ke laga selanjutnya,”tegasnya. 

SELEBRASI : Striker GU ketika merayakan gol ke gawang Malang United di Liga 3 Jawa Timur di Stadion Gelora Joko Samudro pada Rabu,10 November 2021 (Foto : Istimewa)

Subangkit mendedikasikan kemenangan tadi kepada Ultras Gresik. Kepada suporter yang selama ini tidak pernah lelah memberikan dukungan kepada Gresik United. ”Terima kasih atas semua doa dan dukungannya,”ucapnya. (yad)

GU Bangkit Sikat Malang United Dua Gol Selengkapnya

Tim Kumdam V/Brawijaya Pertebal Kesiplinan, Ketaatan Hukum Anggota Kodim 0817/Gresik

GRESIK,1minute.id – Kedisiplinan anggota TNI, Persatuan Istri Tentara (Persit) serta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kodim 0817/Gresik semakin dimantapkan. Bagaimana caranya? Kegiatan Penyuluhan Hukum dilakukan di Aula Kodim 0817/Gresik pada Selasa, 9 November 2021.

Penyuluhan bertemakan “Melalui Penyuluhan Hukum Kita Tingkatkan Disiplin dan Taat untuk Mengurangi Pelanggaran Hukum Di Satuan” ini menghadirkan Tim Penyuluhan Hukum dari Kumdam V/Brawijaya Mayor Chk Andik Asfar ini dibuka oleh Kasdim 0817/Gresik Mayor Inf Sugeng Riyadi yang mewakili Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. 

Mayor Inf Sugeng Riyadi dalam sambutan meminta kepada seluruh anggota untuk menyimak setiap materi yang akan disampaikan oleh tim penyuluh. Apabila nantinya ada yang kurang jelas agar di tanyakan berkenaan dengan masalah hukum militer.

Sebab, sebagai anggota TNI dan Persit, dituntut untuk mampu menjadi teladan bagi masyarakat dengan cara mengimpelemntasikan kedisiplinan dalam mentaati hukum dengan baik, serta bisa melakukan kontrol diri untuk menghindari terjadinya pelanggaran-pelanggaran di ruang lingkup militer. Apalagi tindak kejahatan yang berkaitan atau bersinggungan dengan hukum. “Saya berpesan tetap jadilah pribadi yang baik dan professional dalam setiap kondisi,”harap Kasdim.

Kegiatan penyuluhan dihadiri Perwira Staf, para Danramil, Prajurit Jajaran Kodim 0817/Gresik, Perwakilan Persit KCK Cabang XLlV, serta PNS Kodim 0817/Gresik.

Mayor Chk Andik Asfar menyatakan kegiatan penyuluhan ini agar tingkat pelanggaran dan permasalahan hukum militer agar lebih dipahami sesuai dengan aturan yang berlaku oleh anggota militer maupun Persit dan PNS dapat meminimalisir angka pelanggaran satuan di Jajaran Kodim 0817/Gresik.

“Hukum merupakan seperangkat aturan norma yang mengatur manusia yang harus ditaati dan dipedomani. Hukum dibuat memiliki dasar sesuai kebutuhan dan kondisi yang terjadi, apabila terjadi pelanggaran akan lakukan tindakan tegas dengan sesuai aturan dan tindak disiplin yang berlaku,”tuturnya.

Saat ini, imbuh Andik Asfar, kasus yang banyak terjadi di wilayah militer adalah tindak pidana tidak hadir tanpa izin (THTI) ; Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Perceraian. Selain itu, Narkoba dan Asusila. Maka dengan adanya penyuluhan hukum, Tim Kumdam V/Brawijayaberharap kepada personel Militer dan PNS serta Ibu Persit Kodim 0817/Gresik bisa mawas diri dan lebih memperbaiki diri lagi.

“Supaya memiliki kehidupan yang cerah dan sehat dalam berkeluarga sehingga dapat mendukung untuk menjalankan tugas sehari-hari,”katanya. (yad)

Tim Kumdam V/Brawijaya Pertebal Kesiplinan, Ketaatan Hukum Anggota Kodim 0817/Gresik Selengkapnya