Tiga Anak DAUN, Gelar Pameran Fotografi Ponsel


GRESIK,1minute.id – Dua fotografi terus berkembang. Fotografer muda bahkan anak tumbuh subur bagai jamur di musim hujan. Diantaranya, Ariel Ramadhan, 20, Raden Anggara, 11, dan Javiera Alin Yuditha, 13.

Ketiganya siswa DAUN Photografi itu memamerkan puluhan karya di salah satu mal di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Pameran fotografi menggunakan smartphone itu bertajuk Daun Photography Exbition “Art Journey into the Future” untuk merayakan HUT ke-17 DAUN Chindren Art School pimpinan Arik S. Wartono itu.

Arik S.Wartono mengatakan, Alin, Angga dan Ariel adalah siswa gelombang pertama, Daun Photography. Mereka belajar fotografi pada Agustus 2020. “Praktis baru delapan bulan belajar fotografi,”kata Arik pada Sabtu, 12 Juni 2021. Semua karya yang dipamerkan hingga 27 Juni 2021 nsnti itu tidak menggunakan kamera DLSR atau Mirroless.

“Mereka hanya menggunakan smartphone,” ujarnya. Meski memakai smartphone, imbuhnya, mereka wajib memakai mode profesional alias pakar. “Kami optimistis, ketika mereka  menguasai mode pro berpindah ke kamera DLSR hasilnya akan semakin luar biasa,”tegasnya. 
Sebagai anak yang lahir dan dibesarkan di kota pesisir, imbuhnya, secara sadar atau tidak eksplorasi karya-karya mereka tidak jauh dari imaji tentang laut.

Alin yang saat ini bersekolah Kelas VII di SMP Muhammadiyah 5 Surabaya karya-karyanya lebih fokus pada genre travel photography dan human interest. Kemudian, Ariel Ramadhan yang saat ini berkuliah di Prodes ITS Design & Digital Marketing dia lebih memilih foto-foto abstrak minimalism.

Sedangkan Raden Anggoro yang masih berstatus pelajar Kelas V SD Luqman Al – Hakim Surabaya genre foto-produk atau still life. Angga, fotografer cilik mengaku baru setahun terakhir belajar fotografi ponsel. “Kadang masih kesulitan mencari objek fotonya,”kata bocah 11 tahun bercita-cita sebagai arsitek ini. (yad)

Tiga Anak DAUN, Gelar Pameran Fotografi Ponsel Selengkapnya

Jhukong, Mahakarya Asli Bawean Didaftarkan ke Unesco


GRESIK, 1minute.id – Ratusan pasang mata tertuju pada sebuah perahu di Wisata Bahari Selayar (WBS) pada Rabu, 9 Juni 2021. Mereka adalah rombongan kunjungan kerja hari kedua Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ke Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean itu. 

Kehadiran Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani itu untuk melaunching WBS sebagai salah satu destinasi di Pulau Bawean. WBS yang baru setahun di buka untuk umum itu berlokasi di Desa Sungai Rujing, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik.

SUNSET : Jhukong, salah satu objek menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Pulau Bawean ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Namun, WBS menyita perhatian publik Kota Santri-sebutan-Kabupaten Gresik karena menyabet juara tiga Anugerah Wisata Gresik 2021 kategoti wisata alam.  Moda transportasi laut para nelayan itu ditambat di bibir pantai sekitar 50 meter dari  lokasi launching yang dilakukan oleh Gus Yani-panggilan-Bupati Fandi Akhmad Yani itu.

Perahu terlihat unik dan ramping. Warnanya juga ngejreng. Di dua sisinya di topang bambu. Perahu itu bergoyang pelan diterjang riak air pantai berpasir putih nan bening itu. Perahu itu hanya ada di Bawean. Masyarakat Pulau Bawean menyebut moda laut bagi nelayan itu dengan nama Jhukong.

MELAYANG : Jhukong, perahu khas nelayan Pulau Bawean di pantai Sangkapura (foto : Grissee Kota Bandar karya chusnul cahyadi)

Dalam buku berjudul Grissee Kota Bandar (2019) karya chusnul cahyadi, wartawan  1minute.id  memberi  sebutan Jhukong itu adalah perahu “bersayap”, karena ada dua keseimbangan yang terbuat dari bambu itu. Jhukong ini menjadi salah satu daya tarik wisatawan yang berkunjung ke pulau berjarak 80 mil laut atau 3-4 jam perjalanan dengan kapal cepat dari Pelabuhan Gresik itu. 

Menurut Ahmad Najib, inisiator Wonderful Sail to Indonesia di Bawean 3-6 Oktober 2019 lalu, Jhukong telah dibawa masyarakat Pulau Bawean, Kementerian Koordinator bidang Kemaritiman bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Gresik untuk didaftarkan ke United Nations Educational Scientific and Cultural Orrganization (UNESCO), lembaga dibawah naungan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) itu.

“Jhukong adalah mahakarya perahu tradisional asal Bawean,”ujar Najib ditemui dirumahnya di Bawean pada Selasa malam, 8 Juni 2021. Hampir dua tahun, Jhukong didafkarkan ke Unesco. “Mohon doa dan dukungan masyarakat sehingga bisa tercatat sebagai mahakarya warisan di Indonesia. Jhukong sebagai warisan budaya Bawean bertaraf Internasional,”kata lelaki peraih penghargaan Setya Lencana dari Presiden Indonesia itu. 

PARADE JHUKONG : Nelayan Pulau Bawean berangkat mencari ikan pada Rabu, 9 Juni 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Jhukong, moda laut serba bisa. Bisa untuk memancing dan mengendus bermacam ikan. Antara lain, ikan tongkol. Selain itu, Jhukong telah teruji memilliki ketahanan terhadap gelombang  sampai 2 meter. Penumpang tidak akan mabuk laut karena kapal punya dua keseimbangan dari bambu. 

Jika dilihat bentuknya butuh keterampilan khusus untuk membuat satu unit jhukong, dengan kayu binong yang terkenal tangguh dan tahan gelombang. Sayangnya, ketersedian bahan baku kayu itu mulai langka di Bawean. Harga pun terus melambung. “Jhukong juga terdapat di relief Candi Borobudur,”kata Najib. (yad)

Jhukong, Mahakarya Asli Bawean Didaftarkan ke Unesco Selengkapnya

GU Gaet Subangkit dan CEO Baru, Target Naik ke Liga 2


GRESIK, 1minute.id – Klub kebanggan masyarakat Gresik United (GU) mulai melakukan persiapan menyongsong bergulirnya Kompetisi Liga 3 Regional Jawa Timur. Klub dengan supoter berjuluk Ultrasmania itu, punya target naik ke Liga 2 dengan menggaet mantan pemain timnas dan mantan pelatih Sriwijaya FC Subangkit.

Menurut Presiden Klub GU Fandi Akhmad Yani, melihat ada titik terang dunia bola di tanah air. Baik itu akan digulirkannya Liga 1 maupun Liga 2 dan 3. Maka manajemen GU juga mempersiapkan tim dengan matang karena tahun ini punya target masuk ke Liga 2.

“Malam ini kita duduk bersama dengan pelatih kepala Subangkit yang dari awal punya komitmen bagaimana memperbaiki tim GU sekaligus sebagai juru racik dalam mengarungi kompetisi Liga 3,”kata Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 11 Juni 2021.

Sebagai bentuk keseriusannya lanjut Gus Yani, dirinya juga memperkenalkan Direktur PT GUS yang baru sekaligus CEO. Yakni, Muhammad Allan (Gus Allan) yang berprofesi sebagai pengusaha muda. “Minggu depan seleksi pemain sudah dimulai sebagai persiapan. Untuk teknisnya biar direktur yang baru dan pelatih kepala yang menentukan pemain,”katanya.

Sementara Gus Allan mengatakan, dalam waktu dekat timnya fokus ke training center (TC) dengan melakukan seleksi pemain asli Gresik. Sebagai tambahannya seleksi berikutnya, mencari pemain luar. Sebab, tahun ini manajemen menargetkan masuk ke Liga 2. “Target masuk ke Liga 2 tidak bisa ditawar. Untuk itu, kami mempersiapkan tim dengan matang termasuk mencari pemain yang berkualitas,” paparnya.

Pelatih Kepala GU Subangkit menyatakan, dirinya siap membawa tim asal Gresik masuk Liga 2 dan ini menjadi tantangan tersendiri.”Karena target harus terpenuhi maka persiapannya wajib dimatangkan, dan saya optimis GU bisa lolos Liga 2,” ungkapnya.

Manager GU Thoriqi Fajrin menambahkan, mengenai seleksi pemain semuanya diserahkan ke pelatih kepala karena masuk ke Liga 2 sangat berat. “Mulai senin depan ada seleksi pemain khusus asli Gresik dengan sistem undangan. Dimana klub internal mengirimkan tiga pemainnya yang berkualitas,”ujar Kaji Ricky-panggilan-Thoriqi Fajrin. (yad)

GU Gaet Subangkit dan CEO Baru, Target Naik ke Liga 2 Selengkapnya

Bupati Deadline Manajemen New Era Selesaikan Tunggakan kepada Buruh Seminggu

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menemui para buruh pabrik New Era di halaman kantor Bupati Gresik pada Jumat, 11 Juni 2022. Bupati mendeadline manajemen pabrik memproduksi sendal berlokasi di Jalan Mayjend Sungkono, Kecamatan Kebomas itu untuk menyelesaikan tunggakan gaji dan tunjangan hari raya (THR), memberikqn subsidi kepada buruh yang terdampak Covid-19 selama sepekan.

Sebelumnya, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani bertemu dengan perwakilan buruh di ruang Putri Cempo di Kantor Bupati Gresik. Selama 3 jam pertemuan itu menghasilkan sejumlah keputusan. Antara lain, Pemkab Gresik akan memberi subsidi terdampak pandemi Covid-19 kepada para buruh.

Usai pertemuan itu, Gus Yani berjalan kaki  menemui buruh yang menunggu di depan gerbang kantor Pemkab Gresik. Gus Yani lalu menyampaikan hasil dialog dengan perwakilan buruh menggunakan alat pengeras suara.

“Gaji dan THR yang tertunggak dalam bentuk hutang, kami punya anggaran refokusing tekait penanganan pandemi Covid-19, terkait pemulihan ekonomi nasional, subsisdi upah, ini kami tawarkan ke perusahaan,”kata Gus Yani pada Jumat, 11 Juni 2021.  

Pemerintah hadir di tengah-tengah perusahaan dan karyawan. Subsidi upah akan diberikan setelah perusahaan memberikan kewajiban hutang hak karyawan.

“Perusahaan meminta waktu satu minggu kedepan menghitung dulu kemampuan keuangan. Satu minggu karyawan jangan kerja dulu selagi ada komitmen perusahaan menyelesaikan hutangnya, ketika ada komitemen pemerintah akan berikan subsidi upah dan karyawan boleh kerja kembali,”katanya.

Gus Yani menyebut poin keputusan ini merupakan hasil kesepakatan bersama. “Kita beri waktu satu minggu, perusahaan pembayaran hutang kepada para karyawan,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Sebelumnya para pekerja menolak kebijakan perusahaan yang berencana menurunkan nilai upah. Dari semula Rp 3,8 juta turun Rp 800 ribu menjadi Rp 3 juta/bulan. Kebijakan ini dianggap bertentangan dengan SK Gubernur. Selain itu, perusahaan menunggak membayar gaji  selama empat bulan, dan THR tahun 2020 juga belum dibayar. (yad)

Bupati Deadline Manajemen New Era Selesaikan Tunggakan kepada Buruh Seminggu Selengkapnya

Si Atung Berbiak, Satwa Langka Dipenangkaran Rusa Bawean


GRESIK,1minute.id – Hallo Atung. Maskot Asian Games 2018. Satwa langka yang terancam punah. Gimana kondisi satwa mungil yang gesit itu ? Fotografer 1minute.id pada Selasa. 8 Juni 2021 disela mengikuti kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah menengok langsung tempat penangkaran Rusa Bawean bernama latin Axis Kuhli di Batu Gebang Desa Pudakit Timur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean itu.

RUSA BAWEAN : Maskot Asian Games 2018 itu di penangkaran rusa di Desa Pudakittimur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Selasa, 8 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sore itu, matahari mulai beranjak masuk peraduan. Puluhan ekor rusa mulai mendekati pagar seperti sedang menunggu makanan. “Tunggu sebentar. Saya ambil makanan sebentar. Jangan berisik nanti rusa lari,”kata Nur Samsi, Kepala Resor (area sektor) konservasi Wilayah 11 Pulau Bawean kepada 1minute.id

Nur Samsi membawa makanan untuk satwa bertubuh mungil nan lucu itu. Satwa langka yang dikenal gesit itu langsung menyerbu makanan berupa daun segar yang dibawa oleh Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) Bawean itu.Puluhan rusa makan begitu lahap.

SATWA LANGKA : Rusa Bawean di penangkaran rusa di Desa Pudakittimur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Selasa, 8 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

“Sehari minimal tiga kali kami memberi makan,”kata lelaki yang murah senyum itu. Dia terlihat begitu menyatu dengan satu dan tiga satwa maskot  Asian Games 2018. Di tempat penangkaran yang telah menjadi salah satu destinasi eduwisata di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean terlihat gemuk dan terawat.

“Sebelumnya ada 28 ekor. Sekarang 30 ekor, serta dua ekor betina sedang bunting,”cerita Nur Samsi. Untuk diketahui, sejak 1979 Pemerintah Indonesia menetapkan sebagai Satwa Dilindungi. Pada 2008 Rusa Bawean masuk dalam daftar merah  international union for conservation of nature (IUCN) Red List, dengan kategori kritis alias critically endangered. 

RUSA BAWEAN : Penangkaran rusa di Desa Pudakittimur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Selasa, 8 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Selain itu dikategorikan Appendix I Cities            (convervation on international trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora).Artinya, rusa Bawean tergolong satwa langka yang jumlah di alam sudah sangat sedikit dan terancam punah sehingga tidak boleh diperdagangkan. 

Pada 2009, hasil pengamatan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut jumlah Rusa Bawean diperkirakan berjumlah 600-an ekor. Survei lembaga konservasi pada 2017 , populasi Rusa Bawean ini berkurang ditaksir tersisa 400-an ekor. Miris, mengingat rusa Bawean adalah salah satu dari empat spesies rusa asli Indonesia. 

Di dunia ada 62 jenis rusa dan empat diantaranya endemik di Indonesia. Yakni Rusa Sumbar (cervus unicolor), rusa Timor (Cervus timorensis) , rusa Bawean (Axis Kuhli) dan Kijang (muntiacus muntjak). 

LAHAP MAKAN : RUSA BAWEAN : Maskot Asian Games 2018 itu di penangkaran rusa di Desa Pudakittimur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Selasa, 8 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Rusa Bawean memiliki tinggi rata-rata 60-70 cm, panjang tubuh 105-115 cm. Bobot betina 15-25 kg dan jantan 19-30 kg. Ciri khas lainnya,  terlihat pada ekornya yang berwarna coklat  dan keputihan pada lipatan ekor bagian dalam. Panjang ekor sekitar 20 cm.

Ciri lain rusa Bawean memiliki tanduk (rangga) panjang. Tanduk bercabang tiga. Tanduk rusa mulai tumbuh ketika berumur 30 bulan. Tanduk berproses alami patah atau tanggal dan tumbuh lagi. 

RUSA BAWEAN : Penangkaran rusa di Desa Pudakittimur, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean, Gresik pada Selasa, 8 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Ketika berumur 7 tahun , rangga tumbuh menjadi tanduk permanen. Keunikan lainnya, rusa merupakan “binatang malam”, lincah dan tajam penglihatan malam hari. Rusa bawean mulai menjelajah habibat untuk mencari makan mulai pukul 17.00 hingga tengah alam. Pada siang hari, umumnya digunakan istirahat dan tidur . 

Menurut Nur Syamsi, saat ini populasi rusa Bawean diperkirakan sekitar 300 ekor. Mereka hidup di luas  4.556,6 ha lahan konservasi (hampir separoh Bawean). Dilahan konservasi itu selain Rusa Bawean ada babi kutil, landak dan elang. (yad)

Si Atung Berbiak, Satwa Langka Dipenangkaran Rusa Bawean Selengkapnya

Bertemu Bupati dan Wabup, Kerinduan Warga Bawean Terobati

GRESIK,1minute.id – Kerinduan masyarakat Pulau Bawean bertemu Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah terobati. Selama tiga hari, Gus Yani dan Bu Min berada di pulau Putri -julukan lain-Pulau Bawean.  

Kunjungan kerja kali pertama sejak dilantik sebagai Bupati dan Wabup Gresik pada 26 Februari 2021 ini. “Mestinya saya sudah hadir beberapa saat yang lalu disini, tapi mengingat pandemi serta banyaknya kesibukan di kantor Bupati, hari ini akhirnya bisa bertemu,”kata Bupati Gus Yani dalam Rembug Akur di Pendapa Kecamatan Tambak, Pulau Bawean pada Rabu, 9 Juni 2021.

Dalam kesempatan itu, Bupati dan Wabup membagikan bantuan sosial secara simbolis kepada masyarakat. Camat Tambak Agung Hendro mengatakan ada dua program bantuan untuk masyarakat Tambak yang dibagikan bersamaan kunjungan kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik ke kecamatan Tambak, Pulau Bawean.

Bantuan bantuan program BLT DD terdapst 734 keluarga penerima manfaat (KPM). Sedangkan, program bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan 1.607 KPM. Sesuai program Nawa Karsa Bupati Gresik untuk pengembangan UMKM, Camat Tambak mengaku juga telah menyerahkan bantuan alat pembuatan gula aren dan minyak untuk warga Desa Kelopanggubug Tambak.

“Kami juga telah merealisasikan bantuan keuangan untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni untuk sembilan belas Kepala Keluarga di wilayah Kecamatan Tambak,”kata Agung Hendro. (yad) 

Bertemu Bupati dan Wabup, Kerinduan Warga Bawean Terobati Selengkapnya

Eksepsi Ditolak Majelis Hakim Perintahkan Perkara Suropadi Dilanjutkan


SIDOARJO, 1minute.id – Upaya kuasa hukum terdakwa Suropadi kandas. Sidang lanjutan dugaan tindak pidana korupsi dengan terdakwa Camat Duduksampeyan non aktif Suropadi digelar Pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Surabaya.

Sidang lanjutan dengan agenda putusan sela itu digelar pada Selasa, 8 Juni 2021. Pada amar putusan sela, majelis hakim Tipikor Surabaya yang diketuai Johanis Hehamony menolak nota keberatan atau eksepsi dari terdakwa maupun kuasa hukum terdakwa.

Menurutnya, dakwaan JPU dari Kejari Gresik telah memenuhi syarat formil dan materill dan memerintahkan agar JPU melanjutkan perkara ini untuk memeriksa ke pokok materi dengan memeriksa saksi-saksi.

“Menolak eksepsi dari kuasa hukum terdakwa, menyatakan bahwa dakwaan Jaksa telah memenuhi syarat formil dan materill sesuai dengan ketentuan dari KUHAP, “tegas Johanis saat membacakan putusan sela.

Ditolaknya eksepsi ini, praktis perkara dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran di Kecamatan Duduksampeyan dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan ke pokok materi.

Sidang yang dilakukan secara daring yang dihadiri kuasa hukum terdakwa Fajar Yulianto dan JPU dari Pidsus Kejari Gresik Indah dan Esti Harjanti Candrarini itu kemudian ditunda Minggu depan dengan agenda pemeriksaan saksi. 

Seperi diberitakan, terdakwa Camat Duduksampeyan non aktif Suropadi dijebloskan ke tahanan rutan Banjarsari atas dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran kecamatan pada 2017 – 2019. Hasil audit inspektorat akibat perbuatannya negara dirugikan sekitar Rp 1 miliar. (yad)

Eksepsi Ditolak Majelis Hakim Perintahkan Perkara Suropadi Dilanjutkan Selengkapnya

Bupati Terpukau Keindahan Selayar


GRESIK, 1minute.id – Wisata Bahari Selayar (WBS) baru setahun dibuka sebagai destinasi wisata untuk umum. Akan tetapi, destinasi berlokasi di Desa Sungai Rujing, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean itu sudah memikat perhatian masyarakat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam kunjungan kerja hari kedua di Pulau Putri-sebutan lain-Pulau Bawean menyempatkan mengunjungi destinasi peraih juara ketiga pada Anugerah Wisata Gresik (AWG) 2021 itu. 

Gus Yani-sapaan-Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat terpesona melihat keindahan alam anugerah ilahi itu. Air laut bening, sebuah bukit nan hijau menjulang, berpasir putih. “Ini sungguh luar biasa,”kata Gus Yani pada Rabu, 9 Juni 2021. 

Mantan Ketua DPRD Gresik itu optimistis mewujudkan gagasan work ftom Bawean (WfB) bagi organisasi perangkat daerah (OPD) secara bergilir akan memiliki multiplayer effect yang luar biasa untuk mengembangkan potensi pariwisata dan perekonomian di pulau berjarak 80 mil laut dari pusat Pemerintahan Gresik itu.

Setelah mengajak para OPD bisa bekerja dari Bawean, tambahnya, giliran pelajar berkunjung. “Disini potensi wisatanya tidak kalah dengan daerah lain, akan kita maksimalkan dari pengunjung lokal. Nanti Kepala OPD bisa kerja dan monitor layanan di kepulauan,”kata Gus Yani.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Gresik Agustin Halomoan Sinaga menyatakan potensi pariwisata di Pulau Bawean sangat besar. “Selain Pantai Selayar, ada Gili Noko ada juga Mangrove Hijau Daun dan banyak lagi wisatanya. Tentu akan kita dukung potensi ini,” ujarnya.

Mewujudkan kemajuan sektor wisata, tambahnya, dirinya bakal berkolaborasi dengan Dinas Perhubungan terkait transportasi perintis jalur darat maupun laut. “Intinya untuk memajukan wisata di Bawean ini harus berkolaborasi, baik pokdarwis, kepala desa serta pihak terkait, utamanya Dishub yang akan mewujudkan transportasinya,”tegasnya.(yad)

Bupati Terpukau Keindahan Selayar Selengkapnya

Pemerataan Yankes, RSUD Umar Mas’ud Kini Punya 5 Dokter Spesialis

GRESIK,1minute.id – Pemerataan layanan kesehatan di Pulau Bawean dibenahi oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Salah satunya, dokter spesialis di RSUD Umar Mas’ud Sangkapura.

Saat ini, ada lima dokter spesialis yang bertugas di rumah sakit berlokasi di kepulauan terluar Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu. Mereka telah mendapatkan kenaikan insentif 100 persen. Pemberian insentif lebih kepada dokter spesialis serta para medis yang bertugas di Pulau Bawean ini merupakan program prioritas 99 hari kerja setelah dilantik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, seluruh pelayanan baik kesehatan maupun lainnya harus merata baik di wilayah daratan maupun kepulauan. “Khusus sektor di bidang kesehatan program Bapake (bayi lahir pulang bawa akte) harus berjalan. Sekarang insentif bagi para dokter spesialis naik hingga 100 persen dan insentif paramedis juga naik,”katanya usai mengunjungi RSUD Umar Mas’ud Sangkapura pada Rabu, 9 Juni 2021. 

MENYAPA PASIEN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjenguk pasien dan menyerahkan program bayi lahir pulang bawa akta (Bapake) di RSUD Umar Mas’ud Pulau Bawean pada Rabu,9 Juni 2021 (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani ini menerangkan, kenaikan insentif bagi dokter spesialis merupakan jangka pendek meningkatkan pelayanan kesehatan di Bawean.
Untuk jangka panjang, tambahnya, ke depan pemerintah daerah juga bakal mendorong putra-putri asal Bawean untuk diberikan beasiswa kuliah kedokteran spesialis.

“Nanti ketika sudah kami beri beasiswa, mereka harus mengabdi disini menjadi dokter disini,”tambahnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Gresik, drg Saifudin Ghozali menambahkan untuk memberikan layanan kesehatan warga kepulauan, dirinya juga bakal berkolaborasi dengan membuat program Terjang Ombak.

“Nah, Terjang Ombak ini akan kita kolaborasikan bersinergi dengan baik untuk pelayanan kesehatan warga kepulauan di Bawean ini,”tambahnya. Ghozali menambahkan, kenaikan insentif bagi dokter spesialis di RS Umar Mas’ud ini membuat para dokter antre untuk bisa mengabdi disini.

Untuk saat ini, baru ada lima dokter spesialis yang merupakan program dari Kemenkes RI dan Pemprov Jatim. “Alhamdulillah, sekarang sudah antri karena insentifnya naik. Semoga dibarengi dengan layanan kesehatan yang bagus,” tambahnya. (yad)

Pemerataan Yankes, RSUD Umar Mas’ud Kini Punya 5 Dokter Spesialis Selengkapnya

Dua Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Cerme Lockdown


GRESIK,1minute.id – Puskesmas Cerme, Gresik lockdown pada Rabu, 9 Juni 2021. Penyebabnya, ada dua tenaga kesehatan (nakes) di puskesmas berlokasi di Desa Cerme Kidul, Kecamatan Cerme, Gresik. Petugas melakukan penyemprotan desinfekta tiga kali sehari.

Informasi yang dihimpun tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Cerme, Gresik itu diduga terpapar setelah menerima tamu dari kabupaten Bangkalan, Madura. Saat itu, nakes tersebut belum merasakan tanda-tanda telah terpapar. 

Sehari pascamenerima tamu, petugas nakes itu kemudian menggelar rapat internal  puskesmas. Saat itu mulai menunjukkan gejala. Hasil test swab PCR diketahui positif. Kepala Puskesmas Cerme dr Sukardi melakukan upaya testing, tracing (penelusuran kontak erat) dan treatment (perawatan).

Hasil 3T itu diketahui ada dua nakes di Puskesmas Cerme yang positif terpapar. “Hasil 3T diketahui Selasa sore,”kata sumber. Camat Cerme Suyono dikonfirmasi membenarkan adanya dua nakes di Puskesmas Cerme terpapar corona virus disease 2019. “Hari ini (Rabu), puskesmas tutup sementara. Kemungkinan, besok (Kamis) melayani masyarakat,”kata Suyono dikonfirmasi melalui selulernya pada Rabu, 9 Juni 2021. (yad)

Dua Nakes Terpapar Covid-19, Puskesmas Cerme Lockdown Selengkapnya