Taat Prokes, Haul Siti Fatimah Binti Maimun Khidmat

GRESIK, 1minute.id – Haul Siti Fatimah binti Maimun berlangsung khidmat pada Kamis, 27 Mei 2021. Pandemi Covid-19 membuat panitia membatasi jamaah. Yakni, khusus warga Desa Leran, Kecamatan Manyar, Gresik.

Haul digelar dua sesi untuk menjaga protokol kesehatan. Yakni pagi untuk kaum Adam yang dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. Dan, sesi kedua dimulai badal Duhur untuk kaum hawa dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Dua sesi acara diawasi secara ketat oleh Satgas Covid-19.  

Kehadiran aparat gabungan terdiri dari TNI, Polri, Trantib dan Tenaga kesehatan untuk memastikan jamaah yang akan mendoakan salah satu penyebar agama Islam di Pulau Jawa menjalankan  protokol kesehatan. Menjaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan. Petugas juga melakukan pemeriksaan suhu badan jamaah menggunakan thermo gun.

Siti Fatimah bintin Maimun, salah satu penyebar agama Islam di Pulau Jawa. Siti Fatimah-dikenal dengan sebutan-Putri Retno Suwari lahir di Malaka pada 1064 masehi. Ayahnya bernama Maimun bergelar Sultan Mahmud Syah Alam berasal dari Iran. Sedangkan ibunya bernama Siti Aminah berasal dari Aceh.

Siti Fatimah tiba di tanah Jawa pada 1081 masehi. Saat itu masih berusia 17 tahun. Baru setahun menyebarkan agama Islam wabah penyakit menyerang kawasan Leran dan sekitarnya. Siti Fatimah wafat pada 7 Rajab 475 hijriah atau 2 Desember 1082 masehi diusia 18 tahun.

Konon, makam Siti Fatimah binti Maimun atau dikenal kuburan panjang di Desa Leran ini baru ditemukan 4 Abad kemudian. Haul Siti Fatimah binti Maimun diambil dari ditemukannya makam tersebut pada 15 syawal atau 15 hari hari Raya Idul Fitri.

Kepala Desa Leran Abdul Mannan mengatakan pandemi corona belum berakhir. “Saya mohon maaf bilamana tahun ini diselenggarakan dengan berbagai pembatasan. “Kalau sebelum pandemi bisa dihadiri 2 ribu  jamaah, namun sekarang hanya 200  jamaah laki-laki dan 200 orang jamaah perempuan,”terang Abdul Mannan yang juga Ketua Panitia Haul Siti Fatimah binti Maimun ini.

Ia mengajak masyarakat Desa Leran mendukung ikhtiar pemerintah dalam menyudahi pandemi Covid-19 ini.

Sementara Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mewakili Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dilokasi ketika memimpin pengawasan mengatakan, disiplin prokes tidak boleh ditawar-tawar. “Pandemi Covid-19 masih menyelimuti, virus corona nyata-nyata masih ada di sekitar kita. Maka dari itu kami minta masyarakat disiplin mematuhi 5 M, sebagai upaya mencegah penularan corona,”kata Iptu Bima Sakti.

Mencuci tangan dengan sabun, memakai masker menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas diyakini ampuh menghindari paparan virus corona. Alumni Akpol 2013 tersebut mengimbau masyarakat untuk mendukung upaya pemerintah dalam memutus rantai penyebaran Covid-19. “Agar pandemi segera berlalu, kehidupan kembali normal seperti sedia kala,”katanya. (yad)

Taat Prokes, Haul Siti Fatimah Binti Maimun Khidmat Selengkapnya

Sore ini, Matahari Persis Diatas Kakbah, Saat untuk Meluruskan Kiblat

GRESIK,1minute.id – Setelah fonomena alam Gerhana Bulan Total (GBT) terjadi Rabu, 26 Mei 2021. Hari ini, Kamis dan Jumat, 27-28 Mei 2021 ada fonomena alam lain yakni matahari melintas persis di atas Kakbah pada pukul 16.18 WIB.

MENJELANG TERBENAM : Matahari menjelang terbenam pada Rabu, 26 Mei 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Fonomena ini biasanya dimanfaatkan untuk meluruskan posisi kiblat. Sebab, saat matahari berada di atas Kakbah, semua bayangan tegak lurus mengarah lurus ke Kakbah. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sore ini, Matahari Persis Diatas Kakbah, Saat untuk Meluruskan Kiblat Selengkapnya

Antusiasme Warga Kota Santri Menikmati Gerhana Bulan di Pelabuhan

GRESIK,1minute.id – Fonomena Gerhana Bulan Total menarik perhatian masyarakat Kota Santri pada Rabu, 26 Mei 2021. Puluhan warga menikmati fonomena langka itu di Pelabuhan Gresik badal Maghrib. Mereka mengamati Gerhana Bulan Total duduk di tepi pelabuhan sambil diiringi deburan ombak.

Menurut Wakil Ketua Lajnah Falakiyah PCNU Gresik Muchyiddin Hasan . Gerhana Bulan total atau disebut dengan Super Blood Moon ini terjadi selama 14 menit, 42 detik.

“Di wilayah Indonesia bagian Barat tidak bisa menyaksikan detik-detik awal terjadinya gerhana karena saat awal terjadinya gerhana Bulan masih belum terbit,”kata Muchyiddin dalam akun instagramnya @muchyiddin_hasan.

Seorang berceloteh akan lompat-lompat Bulan mulai terlihat. “Saya tak lompat-lompat biar cepat tinggi seperti ayah,”celoteh seorang bocah perempuan yang turut mengamati Gerhana Bulan di dermaga Pelabuhan Gresik. (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Antusiasme Warga Kota Santri Menikmati Gerhana Bulan di Pelabuhan Selengkapnya

Ajang Pencarian Bibit Atlet Gresik Gelar UMG e-Sport Competition

GRESIK,1minute.id – UMG e-Sport Competiton di helat salah sstu mal di Kota Santri pada Rabu, 25 Mei 2021. Kompetisi diikuti 33 tim. Setiap tim berjumlah 5 orang. Semuanya anak milenial. Mayoritas mahasiswa. 

Event UMG e-Sport Competiton bagian dari agenda Pengurus Kabupaten (Pengkab) e- Sports Indonesia (ESI) Gresik ini peserta memainkan games yang sedang  booming bagi para milenial yakni Mobile Legends. Menurut Presiden BEM UMG Moh Zakqi, permainan game yang digemari dari usia anak anak, hingga dewasa, perlu diarahkan, bahkan juga dibina untuk menjadi atlet.

“Generasi milenial yang biasa kita sebut dengan generasi gadged, dan permainan yang menarik, sekaligus melatih keterampilan dan kekompakan dalam tim, maka kita gelar turnamen ini,”terang Zakqi  yang diterima 1minute.id pada Rabu, 25 Mei 2021.

Hanya dalam waktu 2 hari begitu diumumkan di sosmed dan grup game gresik, kuota sudah tercapai dengan tercatat 32 tim yang masing masing terdiri 5 orang. Sekitar 60 persen dari pendaftar tersebut adalah mahasiswa UMG, sisanya dari masyarakat umum.

Perwakilan Telkomsel Agus Supriyono menyatakan pihak mensupport penuh langkah dari BEM UMG untuk menyelenggarakan turnamen ML. “Pihak kami sudah beberapa kali mendukung kegiatan turnamen dari UMG, dalam hal ini kami membawa tim juri, chester, dan juga dukungan sinyal, meski kami tidak jualan produk,”jelasnya.

Ketua Pengurus Kabupaten (Pengkab) e- Sports Indonesia (ESI) Gresik Ali Sugiarto menyambut gembira diadakan turnamen tersebut, selain untuk ajang sosialisasi dilingkungan perguruan tinggi, juga untuk mencari atlet. “Saat ini, kami masih getol melakukan sosialisasi di lembaga pendidikan dan juga di masyarakat, dan juga mencari bibit baru sebagai binaan dari ESI Gresik,”katanya. (yad)

Ajang Pencarian Bibit Atlet Gresik Gelar UMG e-Sport Competition Selengkapnya

Pujasera Wisma SIG Sekelas Kafe, Lebih Modern, Nyaman dan Instagramable

GRESIK, 1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) meresmikan peremajaan Pujasera Wisma A.Yani, Gresik. Kini pujasera yang bernama “Kuliner Wisma SIG” menjadi lebih modern, estetik, instagramable dan nyaman. 

Peresmian dilakukan oleh General Manager of CSR SIG Edy Saraya pada Senin, 24 Mei 2021. “Kuliner Wisma SIG” terdapat 28 UMKM yang berjualan berbagai jenis makanan dan minuman. Buka mulai pukul 08.00 hingga 21.00.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan peremajaan Pujasera Wisma A.Yani ini merupakan bentuk komitmen SIG dalam pemberdayaan dan peningkatan ekonomi bagi UMKM sektor kuliner.  “Peremajaan yang dilakukan meliputi renovasi stan makanan dan penambahan panggung untuk pertunjukan musik dengan konsep kekinian,”kata Edy Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id pada Selasa, 25 Mei 2021.

Edy Saraya menambahkan, selain peremajaan stan, SIG telah melakukan pembinaan melalui pelatihan bagi pelaku UMKM Kuliner Wisma A.Yani, sehingga dapat meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar mampu memenuhi selera konsumen.

“Kuliner Wisma SIG kini telah naik kelas, dari tempat yang sederhana menjadi lebih modern dan nyaman, pelayanannya pun lebih bagus. Semoga dengan apa yang dilakukan perseroan, dapat mendorong UMKM untuk bersaing dengan pelaku bisnis kuliner lainnya,”harapnya. Lebih dari itu, SIG turut berkontribusi terhadap program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dilakukan Pemerintah. 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik Agus Budiono mengapresiasi upaya SIG yang telah melakukan peremajaan sentra kuliner di Wisma A Yani  hingga menjadi sekelas kafe dan telah melakukan pelatihan terhadap penjualnya.

Menurutnya, ada dua hal yang perlu dilakukan agar usaha UMKM berkembang, diantaranya dengan membangun individual opinion sehingga pelanggan merasa dihargai dan diperlakukan dengan baik. “Biar masyarakat selalu ingat bahwa disini makanannya enak dan pelayanannya bagus maka para UMKM kuliner ini harus melayani dengan baik tanpa melihat latar belakang pembeli,” ujar Agus Budiono.

Lebih lanjut, Agus Budiono mengatakan, selain membangun individual opinion, pelaku UMKM juga harus membangun produk opinion. “Artinya makanan yang disajikan benar-benar berkualitas dari bumbu dan cara proses yang sesuai kesehatan,”tambahnya.(yad) 

Pujasera Wisma SIG Sekelas Kafe, Lebih Modern, Nyaman dan Instagramable Selengkapnya

Dalih Sakit, Kades Munggugebang Kembali Mangkir Hearing dengan Komisi Pemerintahan dan Hukum

GRESIK,1minute.id – Kepala Desa  Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Gresik Wariyanto kembali mangkir dari  panggilan hearing dengan komisi 1 DPRD Gresik pada Selasa, 25 Mei 2021.

Komisi hanya menerima surat pemberitahuan dari pihak rumah sakit yang menyatakan Kades berumur 46 tahun itu sedang sakit. Komisi membidangi pemerintahan dan hukum itu berencana melakukan pemanggilan Kades Wariyanto untuk kali ketiga.

Wacana pemanggilan paksa kembali mencuat dalam rapat dengar pendapat yang dipimpin oleh Ketua Komisi 1 DPRD Gresik Jumanto itu. 
“Kita tetap pertimbangkan untuk melakukan pemanggilan paksa bila tiga kali tidak hadir,”tegas politisi PDI-P Gresik itu. “Sebab, surat keterangan itu tidak ditandatangani yang bersangkutan,”imbuh Jumanto.

Hearing kali kedua terkait kontroversi penjaringan dan pelantikan Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Munggugebang ini berlangsung selama 60 menit. Hearing dihadiri oleh Kepala Inspektorat Pemkab Gresik Edy Hadisiswoyo, Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat desa (PMD) Gresik Malahatul Farda, Camat Benjeng Suryo Wibowo dan perwakilan organisasi lembaga swadaya masyarakat (LSM). 

Dalam hearing atawa dengar pendapat itu, Jumanto, pimpinan rapat mengungkapkan rencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke rumah sakit untuk memastikan keberadaan Kades Wariyanto. “Nanti akan kita lakukan sidak ke rumah sakit,”tegasnya.

Jumanto menegaskan pihaknya sangat serius untuk menyelesaikan kontroversi yang terjadi di Desa Munggugebang ini. “Sebenarnya sepele, tapi menguras pikiran dan kami serius karena persoalan ini jangan sampai terjadi kembali di kemudian hari,”katanya. 

Kepala Inspektorat Gresik Edy Hadisiswoyo menegaskan, inspektorat serius untuk melakukan investigasi kontroversi penjaringan dan pelatikan Kasi Pemerintahan Desa Munggugebang ini. Karena adanya pengaduan masyarakat dan seseorang. 

Inspektorat telah memanggil sejumlah orang untuk dimintai keterangan terkait penjaringan hingga pelantikan Kasi Pemerintahan Desa Munggugebang ini. “Saya jamin kami akan transparan dan tidak ada intervensi dari siapa pun,”tegas Edy.

Edy berharap para pihak untuk menunggu proses investigasi yang sedang dilakukan inspektorat. “Sampai saat ini, proses investigasi belum selesai. Karena sejumlah orang yang dipanggil untuk pemeriksaan tidak hadir,”kata Edy. Antara lain, kepala desa Wariyanto.

Pada Selasa, 25 Mei 2021 inspektorat melakukan pemanggilan ketua tim penjaringan dan sekretaris desa untuk di BAP (berita acara pemeriksaan).”Tapi, mereka tidak hadir,”kata Edy. 

Untuk ketahui Kades dan P3D Munggugebang mangkir panggilan hearing Komisi I DPRD Gresik pada Sabtu, 22 Mei 2021. Komisi membidangi pemerintahan dan hukum mengagendakan ulang hearing lagi pada Selasa, 25 Mei 2021.

Bila sampai tiga kali mangkir dewan mengancam menggunakan hak kedewanan untuk melakukan pemanggilan paksa. Kepala Desa Munggugebang Wariyanto melantik Kasi Pemerintahan di kawasan gudang di Romokalisari, Surabaya pada Kamis, 20 Mei 2021. Pelantikan dikabarkan dihadiri 16 orang. Mereka menumpang empat mobil bertuliskan rombongan pengantin.

Pelantikan dilakukan sehari pasca ratusan warga Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng ngeluruk balai desa setempat pada Rabu malam, 19 Mei 2021. Mereka mendesak Kepala Desa Munggugebang Wariyanto menunda pelantikan Suparno sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Desa setempat.

Penolakan massa itu membuat Wariyanto ciut nyali sehingga menunda pelantikan kasi pemerintahan desa setempat. Penolakan warga itu muncul karena  hasil penjaringan kepala seksi pemerintahan Desa Mungungebang, Kecamatan Benjeng, Gresik yang dilakukan oleh Panitia penjaringan Perangkat Desa (P3D) terdapat kejanggalan sehingga menuai kontroversi. 

Seleksi itu diikuti tiga peserta itu yakni Suparno dan istrinya, Sri Danarti. Keduanya lulusan kejar Paket C (setara SMA) serta Wildan Erhu Nugraha, alumnus Unair Surabaya.

Hasil seleksi tes tulis Suparno yang mantan Ketua BPD itu mendapatkan nilai sempurna yakni 100. Istrinya, Sri Danarti mendapatkan nilai nyaris sempurna yakni 99. Sedangkan, Wildan yang menjadi guru swasta itu mendapatkan nilai 68. Investigasi belum kelar, kepala desa  kebelet  melantik Suparno. (yad)

Dalih Sakit, Kades Munggugebang Kembali Mangkir Hearing dengan Komisi Pemerintahan dan Hukum Selengkapnya

Sambut Bonus Demografi, Gresik Jagoan Dorong Start-up untuk Milenial

GRESIK,1minute.id – Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan populasi generasi milenial di kabupaten Gresik mencapai 32,6 persen atau 432.821 orang. 

Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, jumlah generasi milenial yang besar tersebut membutuhkan pengelolaan dan pendekatan kebijakan yang tepat.

“Sehingga bisa menjadi bonus demografi dan bukan menjadi bencana demografi,”kata Wabup Aminatun Habibah ketika membuka Focus Grup Discussion Gresik Jagoan yang mengambil tema Start-up Gresik Bangkit bersama Gresik Jagoan di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro pada Selasa, 25 Mei 2022.

Selain Bu Min-sapaan-Wabup Aminatun Habibah, FGD digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Gresik Mujib Riduan. Ada empat narasumber dalam FGD yang dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani  lewat zoom video ini.

KOMITMEN : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang sedang dinas luar menyempatkan hadir melalui video zoom kepada peserta FGD di Gedung WEP pada Selasa, 25 Mei 2021

Empat pembicara dan narasumber yaitu, Founder/CEO Of Sekarves Indonesia dan Assessor for Indonesia Creative City Network Tyas Ajeng Nastiti ; Co Founder PT. Monura Putra Nelayan Gresik Alfina ; Dosen FEB Unair Surabaya Gigih Prihantono dan Owner Geprek Mang Soetta Dhimas Arya Putra. 

Bu Min melanjutkan, pengelolaan dan kebijakan yang tepat diharapkan mampu mendorong penurunan angka tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Gresik yang saat ini sebesar 8,21 persen.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap ada peningkatan investasi untuk industrialisasi serta UKM. Kebijakan yang inovatif dan strategis merupakan salah satu cara untuk mendorong minat generasi millenial untuk berwirausaha,”tegasnya.

Wabup perempuan pertama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik mengutip  pendapat salah seorang pemilik star-Up terkemuka yang menyatakan  Ekonomi akan maju bila banyak masyarakatnya yang berwirausaha.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Gresik Nuri Mardiana mensmbahkan tujuan kegiatan FGD, Start-up Gresik Bangkit bersama Gresik Jagoan merupakan program pemberdayaan dan pengembangan wirausaha pemuda. Gresik Jagoan adalah jaringan komunitas anak muda berwirausaha.

Sebelumnya, FGD dengan para wirausaha milenial, Dispora mengundang para stakeholder dan pemangku kepentingan dari unsur lembaga pendidikan, perguruan tinggi, pondok pesantren, perbankan dan perusahaan.  (yad)

Sambut Bonus Demografi, Gresik Jagoan Dorong Start-up untuk Milenial Selengkapnya

Sembunyikan Sabu-sabu dalam Pembalut, Pemuda Jambangan, Surabaya Divonis 2 Tahun

GRESIK,1minute.id – Bagi Kurdiyanto, pencandu narkoba apa pun dilakukan untuk bisa memuaskan hasrat mengonsumsi sabu-sabu. Untuk mengelabui polisi  pemuda 26 tahun itu menyimpan barang haram dalam pembalut wanita. Nahas, aksi pemuda asal Desa Kebonsari, Kelurahan Jambangan, Surabaya tetap terendus polisi.

Kurdiyanto digiring ke tahanan. Dalam sidang pembacaan putusan ketua majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Gresik Agung Ciptoadi memvonis hukuman penjara selama dua tahun.
Hakim menganggap terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 112 ayat 1 UU nomor 35/2009 tentang narkotika. Terdakwa memiliki 0,36 narkoba tanpa izin.

“Bagaimana terdakwa, apakah terima, pikir-pikir atau banding,”tanya ketua majelis hakim  Agung Ciptoadi usai membacakan amar putusan pada Senin, 24 Mei 2021.  Tanpa pikir panjang terdakwa Kurdiyanto menyatakan menerima vonis itu. Sementara jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Gresik Siluh Candrawati menyatakan pikir-pikir. Sebab, putusan majelis itu lebih rendah dari tuntutan JPU yang menuntut hukuman 6 tahun dan denda Rp 800 juta subsider 2 bulan.

Diketahui, terdakwa Kurdiyanto diringkus di sebuah minimarket usai membeli narkoba dari daerah Surabaya pada Desember 2020 lalu. Dia membeli sabu secara patungan dengan wanita berinisial S, yang kini masih DPO.

Barang haram yang dibungkus pembalut warna pink itu rencananya akan dikonsumsi di tempat kos S daerah Driyorejo. Namun, sebelum sampai lokasi, dia diringkus aparat kepolisian. (yad)

Sembunyikan Sabu-sabu dalam Pembalut, Pemuda Jambangan, Surabaya Divonis 2 Tahun Selengkapnya

Gagal Mencuri, Kelenger Dihakimi Massa

GRESIK,1minute.id – Seorang terduga penjahat spesialis kendaraan bermotor dihakimi massa di Alun-alun Gresik pada Minggu malam, 23 Mei 2021..Tertangkapnya penjahat viral di media sosial. Pelaku yang belum diketahui identitasnya kelenger.

Dalam video amatir terlihat massa mengepung pelaku yang memakai kaus bercorak garis vertikal warna kuning, putih dan hitam itu di piting dengan posisi tertelungkup. Polisi lalu melarikan terduga pelaku ini ke dalam mobil patroli 820 milik Polsek Gresik Kota.

“Niat mau maling tapi tertangkep. Kasihan babak belur gt. Tapi ada sebab pasti ada akibat smg jer,”bunyi caption di akun @infogresik. Sejak diunggah 17 jam lalu sudah mendapatkan like 100 ribu orang. 

Siapa pelaku curanmor yang apes itu? Sumber 1minute.id menyebut pelaku orang luar Gresik. Dia berinisial AA. Sumber yang meminta identitasya dirahasiakan itu pelaku yang digebuki massa itu tidak sendiri. “Ada temannya yang kabur,”kata seorang warga. Ia kabur ketika massa konsentrasi menghakimi pelaku.

Sayangnya , polisi masih enggan membuka identitas terduga pelaku curanmor itu. Kapolsek Gresik Kota AKP Inggit Prasetyanto belum bisa dikonfirmasi. (yad)

Gagal Mencuri, Kelenger Dihakimi Massa Selengkapnya

Dekan Fakultas Hukum Ungres Berpendapat Pemanggilan Paksa Kades dan P3D Tidak Memiliki Kekuatan Hukum


GRESIK,1minute.id – Dekan Fakultas Hukum Universitas Gresik Soeyanto angkat bicara terkait kontroversi penjaringan dan pelantikan Kepala Seksi Pemerintahan Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng, Gresik.

Kontroversi proses penjaringan hingga pelatikan Suparno sebagai Kasi Pemerintahan Desa Munggugebang itu kini ditangani oleh inspektorat Pemkab Gresik dan Komisi I (Bidang Pemerintahan dan Hukum) DPRD Gresik.

Komisi I DPRD Gresik berencana melakukan upaya pemanggilan paksa Kepala Desa Munggugebang Wariyanto dan P3D bila tiga kali mangkir dari panggilan hearing komisi.

Menurut Soeyanto, upaya panggilan paksa oleh DPR/DPRD dalam UU 2/ 2018 sudah tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat, pasca di batalkan MK dengan Putusan 16/PUU-XVI/2018.  “Upaya panggil paksa hanya dikenal dalam penegakan hukum (pro justicia) yang diatur dalam KUHAP,”kata Soeyanto melalui pesan WhatsApp pada 1minute.id pada Minggu, 23 Mei 2021.

Upaya pemanggilan paksa bila kepala desa maupun panitia penjaringan perangkat desa (P3D) ketika tiga kali tidak memenuhi panggilan hearing komisi. Masih menurut Soeyanto, ancaman DPRD memanggil paksa prematur, karena sesuai fungsi pengawasan DPRD upaya itu hanya diberikan kepada Panitia Angket. “Pertnyaannya apakah terkait P3D Munggugebang DPRD sudah membentuk Panitia Angket?”ujarnya.

Terkait dugaan ada pelanggaran proses pelantikan Kasi Pemerintahan yang dilakukan di kawasan gudang di Romokalisari, Surabaya pada Kamis lalu, 20 Mei 2021, Soeyanto berpendapat peraturan bupati tidak mengatur tentang sanksi.

Bunyi Perbup 19/2017 pada Pasal 30  tentang Pelantikan sebagai berikut. Pada Ayat (1) pengambilan sumpah/janji dan pelantikan perangkat desa, menyesuaikan dengan pemberhentian perangkat desa yang menjabat sebelumnya. Kemudian, Ayat (2) Pelaksanaan sumpah/janji dan pelantikan perangkat desa dilaksanakan paling lambat 7 hari setelah ditetapkan keputusan kepala desa tentang pengangkatan perangkat desa.

Sedangkan, Ayat (3) pengambilan sumpah/janji dan pelantikan yang dimaksud ayat (2) dilaksanakan di balai desa atau tempat lain di desa setempat. “Dalam perbup tidak diatur akibat hukum tentang pelantikan jika  tidak dilaksanakan sesuai pasal tersebut mas, sehingga penyimpangan dari pasal tersebut pun tidak dapat dijadikan dasar oleh DPRD,”tegasnya.

Eloknya, imbuh Soeyanto, DPRD dan Pemkab menunggu adanya gugatan PTUN atas pelantikan tersebut sama sama menghormati mekanisme hukum dan tidak diselesaikan dalam forum lain. “Sepertinya lebih suka pada mekanisme politik, padahal mekanisme itu tidak akan dapat membatalkan SK,”tegasnya.

“Sudah kedahuluan terbit KTUN (SK) mas, apapun hasil investigasi tidak berpengaruh pada SK selama tidak ada putusan PTUN yang incracht,”imbuhnya. Terkait gugatan PTUN, jelas Soeyanto, hanya bisa dilakukan oleh peserta penjaringan. “Peserta penjaring yang harus melakukan upaya gugatan hukum ke PTUN,”katanya.

Seperti diberitakan Kades dan P3D Munggugebang msngkir panggilan hearing Komisi I DPRD Gresik pada Sabtu, 22 Mei 2021. Komisi membidangi pemerintahan dan hukum mengagendakan ulang hearing lagi pada Selasa, 25 Mei 2021. Bila sampai tiga kali mangkir dewan mengancam menggunakan hak kedewanan untuk melakukan pemanggilan paksa.

Kepala Desa Munggugebang Wariyanto melantik Kasi Pemerintahan di kawasan gudang di Romokalisari, Surabaya pada Kamis, 20 Mei 2021. Pelantikan dikabarkan dihadiri 16 orang. Mereka menumpang empat mobil bertuliskan rombongan pengantin.

Pelantikan dilakukan sehari pasca ratusan warga Desa Munggugebang, Kecamatan Benjeng ngeluruk balai desa setempat pada Rabu malam, 19 Mei 2021. Mereka mendesak Kepala Desa Munggugebang Wariyanto menunda pelantikan Suparno sebagai Kepala Seksi Pemerintahan Desa setempat.

Penolakan massa itu membuat Wariyanto ciut nyali sehingga menunda pelantikan kasi pemerintahan desa setempat. Penolakan warga itu muncul karena  hasil penjaringan kepala seksi pemerintahan Desa Mungungebang, Kecamatan Benjeng, Gresik yang dilakukan oleh Panitia penjaringan Perangkat Desa (P3D) terdapat kejanggalan sehingga menuai kontroversi. 

Seleksi itu diikuti tiga peserta itu yakni Suparno dan istrinya, Sri Danarti. Keduanya lulusan kejar Paket C (setara SMA) serta Wildan Erhu Nugraha, alumnus Unair Surabaya.

Hasil seleksi tes tulis Suparno yang mantan Ketua BPD itu mendapatkan nilai sempurna yakni 100. Istrinya, Sri Danarti mendapatkan nilai nyaris sempurna yakni 99. Sedangkan, Wildan yang menjadi guru swasta itu mendapatkan nilai 68.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani setelah menerima laporan adanya dugaan kejanggalan itu meminta inspektorat untuk melakukan investigasi. Sejumlah pihak terkait pelaksanaan seleksi perangkat desa itu telah dimintai keterangan. Investigasi belum kelar, kepala desa kebelet melantik Suparno. (yad)

Dekan Fakultas Hukum Ungres Berpendapat Pemanggilan Paksa Kades dan P3D Tidak Memiliki Kekuatan Hukum Selengkapnya