Patroli Polisi Bersenjata Diintensifkan, Cegah Aksi Kriminalitas


GRESIK,1minute.id – Pengaman objek vital, perkantoran dan pusat perbelanjaan semakin diintensifkan. Puluhan anggota Sabhara Polres Gresik dengan senjata lengkap dikerahkan.

Patroli dilakukan bertujuan menciptakan situasi tetap aman dan kondusif di bulan Suci Ramadan. 
Sejumlah anggota personel Sabhara bersenjata ini mendatangi kantor perbankan, toko perhiasan hingga masuk ke pssar tradisional yang selalu ramai pengunjung.

Dalam giat patroli ini, anak buah AKP Yudhi P., Kasat Sabhara Polres Gresik melakukan himbauan kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.  Modus penipuan, peredaran uang palsu hingga tindak kejahatan 3C (Curat, Curas dan Curanmor). 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Sabhara  AKP Yudhi P., mengatakan Polres Gresik secara intensif melaksanakan giat patroli dalam rangka mencegah terjadinya tindak kejahatan. 

Yakni, melaksanakan kegiatan perbankan, patroli pasar, patroli ngabuburit, patroli tarawih dan patroli sahur. “Harapannya masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitas kegiatan sehari-hari,”kata AKP Yudhi. (yad)

Patroli Polisi Bersenjata Diintensifkan, Cegah Aksi Kriminalitas Selengkapnya

Dua Bandit Jalanan Diamankan, Usai Tarik Tas Korban Hingga Jatuh dari Motor


GRESIK,1minute.id – Menjelang Idul Fitri tren kejahatan cenderung meningkat. Masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Seperti yang dialami pasangan suami-istri, Iqbal Agus Wahyudi , 24, dengan Anjasari Jamil , 23.

Pasutri itu menjadi korban keganasan bandit jalanan di Jalan Raya Karanglo, Desa/Kecamatan Driyorejo. Tas warna pink milik Anjasari berisi uang dan ponsel ditarik bandit jalanan hingga korban gulung kuming dari motornya di jalan beraspal.

Informasi yang dihimpun, pasutri Iqbal dan Anjasari berboncengan naik Honda Scoopy nopol AG 3922 VAE.  Sewaktu melintas di Jalan Raya Karanglo Desa/Kecamatan Driyorejo dikuntit dua pelaku yang mengendarai Honda Mega Pro nopol W 3595 DE.

Salah satu pelaku menarik tas selempang milik korban sehingga oleng ke kiri. Tarikan bandit jalanan itu membuat tali tas Anjarsari terputus. Iqbal yang asal Taman, Sidoarjo itu kehilangan keseimbangan, kemudian terjatuh dari motornya.

Iqbal dan istrinya, mengalami luka-luka teriak minta tolong. Massa mendengar teriakan melakukan pengejaran. Bandit jalanan belakangan diketahui bernama Dimas Catur Aditya , 23, dan Govin Ganda Ganjar, 21 tertangkap massa.

Pelaku tinggal Morokrembangan, Kecamatan Krembangan, Surabaya digebuki massa. Beruntung ada polisi yang sedang patroli disekitar lokasi kejadian.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Driyorejo AKP Zunaedi membenarkan penangkapan jambret itu. “Kini pelaku beserta barang buktinya yakni tas slempang, satu unit ponsel, uang tunai Rp 60 ribu, dan satu unit motor Honda Mega Pro W 3595 DE milik pelaku kami amankan,”kata AKP Zunaedi kepada wartawan pada Senin, 19 April 2021. (yad)

Dua Bandit Jalanan Diamankan, Usai Tarik Tas Korban Hingga Jatuh dari Motor Selengkapnya

Terapkan Prokes Ketat, Bupati Gresik Optimistis PTM Aman

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 80 persen peserta didik mengingingkan pembelajaran tatap muka (PTM). Antusiasme itu terlihat di PTM hari pertama pada Senin, 19 April 2021.

Seluruh lembaga pendidikan negeri dan swasta jenjang SD dan SMP melakukan PTM. Ada 112 lembaga jenjang sekolah menegah pertama (SMP) dan 452 sekolah dasar (SD) melakukan PTM. 

Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah melakukan inspeksi mendadak di SMP Negeri 2 Gresik dan SMP Negeri 4 Gresik. Di dua sekolah negeri itu, peserta didik kelas IX sedang menjalani ujian sekolah. Ini US offline kali pertama sejak pandemi Covid-19 merebak Maret tahun lalu.

Di SMP Negeri 4 Gresik ujian sekolah menggunakan komputer. Sedangkan, di SMP Negeri 2 Gresik ujian menggunakan papertest. Di SMP Negeri 2 Gresik, misalnya. 

Rombongan belajar (Rombel) kelas IX berjumlah 254 siswa. Peserta PTM sebanyak 250 siswa. Empat siswa sisanya memilih ujian sekolah dalam jaringan. Sedangkan, di SMP Negeri 4 Gresik, siswa kelas IX memilih ujian offline “hanya” 3 siswa.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, semua itu putusan demokratis wali murid, peserta didik, komite sekolah dan satgas Covid sekolah.

“Tidak memaksakan wali murid dan memberatkan sekolah. Ini bentuk musyawarah yang baik dan mengikuti PTM atau daring,”kata Fandi Akhmad Yani yang juga Komandan Satgas Covid-19 Gresik itu. Akan tetapi, untuk siswa kelas VII dan VIII, tambah Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani, banyak wali murid yang menginginkan PTM.

Data dari kepala SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman menyebutkan siswa kelas VII SMP Negeri 4 Gresik berjumlah 287 siswa memilih PTM 264 siswa. Sedangkan, siswa kelas VIII berjumlah 280 siswa meninginkan PTM 256 siswa. “Mayoritas menghendaki PTM,”ujar Gus Yani.

Putusan PTM diambil Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani setelah rapat koordinasi bersama forkopimda terkait perkembangan virus covid-19. Pagebluk mengalami tren menurun dari zona merah menjadi kuning.

Selain itu hasil polling Dispendik mayoritas atau sekitar 80 persen wali murid menginginkan PTM. Meski begitu, Gus Yani akam melakukan evaluasi PTM. Gus Yani berharap PTM tidak menimbulkan klaster baru. 

Dalam sidak di dua sekolah negeri itu, Bupati Fandi Akhmad Yani terlihat puas tindakan sekolah yang menerapkan protokol kesehatan ketat untuk siswa dan guru. Bahkan, Gus Yani yang menjadi Komandan Satgas Covid-19 Gresik tetap menjalani prokes yakni masuk bilik sanitizer, cuci tangan dan tes suhu badan. (yad)

Terapkan Prokes Ketat, Bupati Gresik Optimistis PTM Aman Selengkapnya

Wakil Ketua DPRD Gresik Minta PU Bongkar Jembatan, Karena Rusak Parah, Mengkhawatirkan


GRESIK,1minute.id – Mujib Riduan risau. Wakil Ketua DPRD Gresik itu khawatir jembatan Desa Beton, Kecamatan Menganti tiba-tiba ambruk. Sebab, kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Beton, Kecamatan Menganti dengan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean rusak berat. 

Konstruksi rawan ambles karena tidak kuat menahan beban yang ada diatasnya. Selain pejalan kaki, pengendara sepeda motor tetap boleh lalu lalang diatas jembatan selebar 4 meter, panjang 15 meter itu.

Wakil Ketua DPRD Gresik Mujid Riduan menyebut jembatan tersebut harus dibongkar total. Politisi PDIP ini melihat pondasi jembatan yang menghubungkan dua kecamatan yakni Menganti dan Kedamean itu sudah tidak layak. Sehingga harus di revitalitasasi.

Kontruksi retak-retak dan tidak layak jika dilalui kendaraan roda empat atau lebih. Apalagi kendaraan truk bermuatan melintas jalan milik Kabupaten itu. Mujid mengaku berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (DPUTR) Gresik namun tak kunjung direspon. 

“Saya kordinasi dengan dinas PU pak Gunawan (Kepala dinas PUTR) tidak bisa dihubungi, kondisinya seperti ini kita harus koordinasi secepatnya. Terkait masalah anggaran P-APBD akan kita laksanakan secepatnya, kita angggarkan, PU butuh berapa karena ini sudah tidak bisa direhab, kemiringan seperti ini,” terang Mujib pada Minggu, 18 April 2021.

Mujib menyebut kondisi jembatan itu rusak paling parah terjadi pada tahun lalu, setiap tahunnya ada kerusakan, kerusakan tergerus air sehingga retak-retak. Ditambah lagi jalur ini juga jalan alternatif. “Dilewati truk pembawa material. Tidak ada masalah kalau jembatannya bagus. Warga Menganti, Benjeng, Balongpanggang bisa lewat sini, jalan alternatif Domas Menganti menuju Desa Gluranploso, Kecamatan Kedamean,” paparnya. 

Menurutnya, anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 2 miliar, tidak hanya pembangunan jembatannya saja, meliputi plengsengan minimal 20 meter kanan kiri untuk menjaga kekokohan jembatan.

“Ini bongkar total, ini pasti prioritas program visi misi Gus Yani , infrastruktur ini menjadi prioritas. Misalkan ini ambruk akan menyulitkan arus masyarakat di dua kecamatan ini, perekonomian warga yang bekerja di Surabaya atau ke pasar maupun Gresik kota. Tahun ini harus tuntas,”tegasnya lagi.

Pihaknya mengimbau, kendaraan besar seperti truk jangan melintasi jalan ini dahulu, karena bahaya. “Jika terus dilewati karena kontruksi ini sudah ambruk, kalau nanti ambruk membahayakan, bisa menelan korban jiwa karena tingginya dari sungai sekitar tiga meter lebih,”katanya. 

Salah seorang pengendara kendaraan roda dua bernama Andy mengaku terganggu saat melintas. Karena harus ekstra hati-hati. Apalagi kondisi jembatan itu miring. “Sangat menganggu karena sering lewat sini. Pesannya terutama truk bermuatan itu dihentikan dulu, kasihan warga.

Harapan saya karena disini juga jalan alternatif ketika jalan morowudi terendam banjir luapan Kali Lamong biar warga tidak terganggu karena ini parah sekali,”kata dia.

Seperti diberitakan, jembatan Desa Beton rusak parah.Konstruksi bagian bawah telah patah. Jembatan menghubungkan Desa Cermen, Kecamatan Menganti akhirnya ditutup untuk kendaraan roda empat. “Hanya pengendara roda dua yang boleh melintas,”kata Camat Menganti Sujarto. (yad)

Wakil Ketua DPRD Gresik Minta PU Bongkar Jembatan, Karena Rusak Parah, Mengkhawatirkan Selengkapnya

Program Bayi Lahir Pulang Langsung Bawa Akta Merambah Pulau Putri

GRESIK,1minute.id – Program Nawa Karsa “Bayi Lahir Pulang Langsung Bawa Akta” merambah Pulau Bawean. Belasan bayi yang lahir di pulau berjarak 80 mil dari pusat pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik itu langsung memiliki akta kelahiran dan masuk dalam kartu keluarga.

Direktur Rumah Sakit Umar Masud Bawean dr. Tonny S. Hartanto mengatakan ada 17 pasien yang telah melakukan persalinan setelah launching. Rinciannya, 13 bayi telah mendapatkan akta. Sedangkan empat sisanya masih belum diajukan karena kurang lengkap. 

“Seperti belum ada nama bayi. Kemudian ada yang belum lengkap KTP bapak atau ibunya,” katanya pada Minggu, 18 April 2021.

Dari 13 persalinan yang sudah lengkap, buah hati mereka sudah tercatat di akta dan kartu keluarga yang baru. “Penyerahan secara simbolis akta kelahiran program Gresik Baru. Bayi Lahir pulang Bawa akta atas nama Keysa,” kata dia. 

Imatun Najibah, salah satu ibu yang baru melahirkan terlihat semringah. Sebab, ia tidak lagi ribet mengurus akta bayinya dan meng update kartu keluarganya. “Kami sangat terbantu program ini. Terimakasih Pemkab Gresik dan RSUD Umar Masud,”katanya dengan logat Bawean. (yad)

Program Bayi Lahir Pulang Langsung Bawa Akta Merambah Pulau Putri Selengkapnya

Tekan Kriminalitas, Patroli Nyalakan Rotator Biru Masif Digeber Polres Gresik

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar patroli blue light pada Sabtu malam hingga Minggu dini hari. Patroli dengan menyalakan lampu rotator warna biru itu itu menyisir jalur rawan aksi kriminalitas, laka lantas dan balap liar. 

Patroli dalam rangkaian Operasi Keselamatan Semeru 2021 diharapkan bisa memberikan perasaan aman masyarakat Kota Santri -sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kanit Turjawali Iptu Darwoyo mengatakan kegiatan patroli ini dilaksanakan dengan sasaran tempat keramaian seperti SPBU, ATM Center, minimarket, serta perumahan atau pemukiman warga.

Selain, pelaksanaan penggal jalan di jalur protokol maupun jalur rawan laka dan balap liar dalam wilayah hukum Polres Gresik. Serta memberikan himbauan kepada kelompok warga yang masih beraktivitas pada malam hari agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap situasi yang ada di lingkungan sekitarnya. 

“Pelaku kejahatan bertindak karena ada niat dan kesempatan, jangan sampai kita lengah dan memberi kesempatan kepada pelaku untuk melakukan tindak kejahatan di wilayah kita,”kata Iptu Darwoyo. 

Selain itu, anggota juga menghimbau kepada warga masyarakat Gresik agar selalu menerapkan protokol kesehatan guna mencegah dan memutus rantai penyebaran Covid-19. “Adanya partisipasi dan peran serta dari seluruh elemen masyarakat dapat mensukseskan program pemerintah dalam menekan penyebaran Covid-19,”tambah Darwoyo.

Dengan adanya patroli dialogis ini dapat menciptakan sinergitas antara anggota kepolisian dengan warga sekitar sehingga dapat tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. 

Dalam catatan 1minute.id kurun waktu dua pekan terakhir aksi kejahatan marak di wilayah hukum Polres Gresik. Sedikitnya ada lima kejadian yang menjadi pekerjaan rumah kepolisian resor Gresik. Lima kejadian itu adalah :

3 April 2021 : Perampokan rumah Arie di Jalan Ikan Belanak, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi Kulon. Korban dikalungi golok, disekap. 

4 April 2021 : Rumah Husni di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas dibobol maling.

9 April 2021 : Nurul Askin membonceng istrinya, Sunarti dijambret di dekat kantor Dinas Informasi dan Komunikasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas. Tas korban berisi uang Rp 10 juta dan smartphone ditarik bandit jalanan. Nurul Asikin terjatuh dari motor (belakangan korban meninggal dunia)

9 April 2021 jambret beraksi di kawasan industri Gresik. Korban mengalami luka-luka

11 April 2021 : Nenek Siti Aisyah, 85, diculik pelaku membawa mobil ketika pulang dari salat duhur di Desa Banjarsari, Kecamatan Manyar. Pelaku mempreteli perhiasan korban seberat 25 gram. Korban diturunkan di Dusun Sumber, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. (yad)

Tekan Kriminalitas, Patroli Nyalakan Rotator Biru Masif Digeber Polres Gresik Selengkapnya

217 Berkas Santunan Korban Covid-19 Lengkap, Kini Tunggu Pencairan

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 217 ahli waris korban meninggal dunia akibat virus Covid-19 Gresik akan mendapatkan santunan. Santunan korban corona virus disease 2019 ini berasal dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim. Nominalnya Rp 5 juta.

Dinas Sosial (Dinsos) Gresik telah mengajukan ratusan berkas korban Covid-19 kepada Dinas Sosial Jatim. Ratusan berkas itu telah diverifikasi oleh Dinsos Jatim. “Ada 217 berkas yang sudah dinyatakan lengkap. Sehingga menunggu proses pencairan,”kata Kadinsos Gresik Sentot Supriyohadi dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Sabtu, 17 April 2021.

Dia melanjutkan 217 berkas itu adalah tahap pertama. Berdasarkan data 1minute.id dari Satgas Covid-19 Gresik pada Jumat, 16 April 2021 jumlah kasus Covid-19 terakumulasi 5.475 kasus. Kasus sembuh 5.073 kasus. Meninggal dunia 352 kasus. Perawatan atau isolasi mandiri 50 orang.

Artinya, masih tersisa 135 orang (data per 16 April 2021) korban Covid-19 yang ahli warisnya berharap mendapatkan santunan dari Pemprov Jatim itu. “Jumlah 217 orang itu tahap pertama. Dan, berkasnya sudah lengkap,”kata Sentot.

Untuk diketahui Kementerian Sosial menghentikan santunan korban meninggal karena Covid-19. Penghentian santunan Kementerian Sosial (Kemensos) tertuang dalam Surat Edaran (SE) bernomor: 150/3.2/BS.01.02/02/2021 tertanggal 18 Februari 2021 yang ditandatangani Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Sosial Kemensos Sunarti.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa memberikan santunan korban Covid-19 tertuang dalam surat nomor 460/5026/107.4.07/2021 tertanggal 12 Maret 2021. 

Bunyi surat itu, sehubungan penghentian pemberian santunan kematian korban meninggal Covid-19 yang menimbulkan perasaan kecewa ahli waris korban, maka pemerintah Provinsi Jatim akan memberikan santunan bagi masyarakat Jawa Timur yang meninggal dunia akibat Covid-19  sebesar Rp 5 juta akan diberikan kepada ahli waris korban.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menghimbau kepada Bupati/walikota untuk mengajukan permohonan pemberian santunan bagi korban meninggal dunia karena Covid-19. Permohonan tahap pertama diprioritaskan kepada ahli waris yang sudah mengusulkann ke kementerian sosial (Kemensos) melalui Dinas Sosial (Dinsos) Jatim paling lambat 31 Maret 2021.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Sentot Supriyohadi mengatakan, pihaknya telah mengajukan 217 orang untuk mendapatkan santunan korban Covid-19. “Proses tahap pertama berkas lengkap 217 orang. Sekarang nunggu pencairan,”ujar Sentot dikonfirmasi melalui WhatApps pada Sabtu,17 April 2021. (yad)

217 Berkas Santunan Korban Covid-19 Lengkap, Kini Tunggu Pencairan Selengkapnya

Anggota Hadrah Dipukul Ruyung Diduga Anggota Geng Motor


GRESIK,1minute.id – Seorang anggota grup hadrah Kolomunyeng, Kecamatan Menganti dianiayah sekelompok pemuda. Diduga pelaku pengeroyokan itu anggota Geng Motor. 

Pelaku memukul korbannya menggunakan senjata ruyung. Polisi Sektor Menganti melakukan penyelidikan dugaan aksi brutal tersebut. Penganiayaan terhadap anggota hadrah Kolomunyeng itu terekam closed circuit television (CCTV) sebuah kafe di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti.

Video berdurasi 20 menit itu lalu diunggah grup facebook Gresik Waras. Netizen mendesak aparat untuk menangkap pelako sok jagoan itu. “Uda ng tangkap biar mewek,”kata pemilik akun jarang ireng.

Berdasarkan rekaman CCTV itu penganiayaan terhadap anggota hadrah Kolomunyeng yang diasuh oleh Kepala Desa Setro, Kecamatan Menganti itu terjadi pada Selasa, 13 April 2021 sekitar pukul 02.29. 

Salah satu pelaku yang menggunakan hudy jaket berwarna abu-abu meminta korban menunjukkan kaos yang digunakan itu. Saat korban yang mengenakan kaos hitam dan sarung biru menghadap belakang, pelaku menyerang dengan senjata ruyung dan mengenai bagian belakang kepala.

Pelaku kemudian meninggalkan korban. Korban bernama Saifudin Wakit, 20. Korban dengan pelaku tidak saling kenal. Korban didampingi orang tuanya dan kelompok hadrah melaporkan kebrutalan remaja diduga anggota geng motor tersebut.

Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno dikonfirmasi membenarkan ada laporan dugaan penganiayaan itu. “Kami lakukan lidik,”kata Tatak melalui pesan WhatsApp pada Jumat, 16 April 2021. (yad)

Anggota Hadrah Dipukul Ruyung Diduga Anggota Geng Motor Selengkapnya

Jembatan Rusak, Hanya Pejalan Kaki dan Motor Boleh Melintas

GRESIK,1minute.id – Kondisi Jembatan Desa Beton, Kecamatan Menganti semakin mengkhawatirkan. Bagian pondasi jembatan yang menghubungkan dengan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean ambles.

Akibatnya, konstruksi bangunan terlihat patah. 
Masyarakat pengguna jalan itu harus ekstrawaspada bila melintasi jembatan itu. Bisa saja sewaktu-waktu bisa ambruk.

Camat Menganti Sujarto mengatakan jembatan Desa Beton itu memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 4 meter. Jembatan sudah lama rusak. “Kerusakan paling parah tahun lalu,”kata Sujarto dikonfirmasi melalui WhatsApp pada Jumat, 16 April 2021.

Kondisi kerusakan jembatan semakin parah sehingga pihak desa melarang mobil untuk melintasi jembatan itu. “Hanya kendaraan roda dua yang boleh menyeberang,”katanya. (yad)

Jembatan Rusak, Hanya Pejalan Kaki dan Motor Boleh Melintas Selengkapnya

SIG Berikan Pelatihan Menjahit dan Beternak di Gresik dan Rembang

GRESIK,1minute.id – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Mandiri menggelar pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak di Kabupaten Gresik. Dan pelatihan pertanian terpadu di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini sebagai upaya peningkatan produktivitas bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) disekitar wilayah operasional Perseroan.

Pelatihan menjahit pakaian wanita dan anak, diikuti oleh 16 ibu rumah tangga dan anggota PKK Kelurahan Singosari, Gresik. Kegiatan dilaksanakan selama selama 5 hari, mulai Senin, 29 Maret 2021 hingga Jumat, 2 April 2021.

Materi pelatihan diantarany teori, demonstrasi dan praktik menjahit. Selain itu, SIG juga memberikan 16 mesin jahit tipe 23 pola jahitan kepada para peserta.

Sedangkan di Kabupaten Rembang, SIG memberikan pelatihan pertanian terpadu bagi 40 UMKM mitra binaan sektor peternakan. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, Rabu dan Kamis, 7-8 April 2021 di Auditorium Fave Hotel. 
Program pelatihan meliputi cara budidaya sapi, domba, ayam serta pengolahan limbah ternak menjadi bio gas.

General Manager of CSR SIG Edy Saraya mengatakan, kegiatan ini merupakan wujud kontribusi nyata SIG bagi masyarakat dalam upaya peningkatan ekonomi, terutama masyarakat sekitar perusahaan. 

“Melalui pelatihan ini, SIG berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan kualitas produk, lebih kreatif serta terus berinovasi demi menjaga kelangsungan usahanya terutama dimasa Pandemi Covid-19,”kata Edy Saraya.

Pelatihan ini disambut baik oleh Syamsuddin, salah satu mitra binaan sektor peternakan SIG asal Desa Lodan Kulon, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.

Menurutnya Rembang memiliki potensi besar dalam hal peternakan, karena didukung oleh potensi alam yang baik. Melalui pelatihan ini, kian mendukung upaya peternak dalam memaksimalkan potensi tersebut.

Banyak ilmu yang kami dapat, diantaranya bagaimana membuat pakan ternak alternatif, mampu merawat hewan ternak yang baik serta bagaimana mengolah kotoran ternak menjadi kompos yang ternyata dapat menambah penghasilan para peternak.

“Semoga dengan adanya pelatihan ini kedepan pengelolaan ternak hewan lebih produktif,”harap Syamsuddin. (yad)

SIG Berikan Pelatihan Menjahit dan Beternak di Gresik dan Rembang Selengkapnya