Bupati Gresik Minta Manajemen PDAM Gandeng Pihak Ketiga untuk Perbaikan Pipa Uzur

GRESIK,1minute.id – Hari Air Sedunia berlalu. Masyarakat Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik masih sambat air bersih. Air mampet,  kalau mengalir pun keruh. Kondisi ini tentu membuat Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani prihatin. Ngelus dada.

Sebab, kabupaten berpenduduk 1,3 jiwa ini sejatinya mendapatkan alokasi dari SPAM Umbulan 1.000 liter per detik (lpd). PDAM Giri Tirta baru memgambil 300 ldp dari kuota 1.000 ldp itu. Celakanya lagi pasokan 300 ldp itu tidak bisa dimanfaatkan maksimal untuk memenuhi kebutuhan hajat hidup masyarakat. Dalih manajemen bermacam-macam. Pipa bocor, pipa usang dan seterusnya.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, yang belum genap sebulan menjabat orang nomor satu itu kebanjiran laporan dari masyarakat. Semuanya mengeluh tentang pelayanan PDAM Giri Tirta.

Usai menghadiri peresmian SPAM Umbulan di Desa Umbulan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo pada Senin, 22 Maret 2021, Bupati Gresik termuda itu meminta manajemen PDAM Giri Tirta untuk menggandeng pihak ketiga mengatasi problem pipanisasi uzur itu.

Gus Yani-sapaan akrab-Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, hingga saat ini dari total 1.000 liter per detik air yang disiapkan oleh SPAM Umbulan, PDAM Giri Tirta baru mampu menerima suplai air 300 liter per detik untuk kebutuhan 30 ribu pelanggan di wilayah perkotaan. Kecamatan Gresik, Kebomas dan sekitarnya.

“Jaringan pipa di wilayah perkotaan tak siap karena usia rata-rata di atas 30 tahun, sehingga banyak sudah keropos dan bocor. Kalau dipaksakan dihantam dengan tekanan air 1.000 liter per detik dari SPAM Umbulan, maka dipastikan pipa rusak dan pecah, sehingga air akan terbuang cuma-cuma,”terang Gus Yani kepada wartawan pada Senin, 22 Maret 2021.

Jaringan pipa yang sudah uzur karena usia pipa sudah puluhan tahun, sehingga mudah bocor dan mengganggu distribusi air di wilayah perkotaan selama ini. Apalagi jika dipaksakan 1.000 liter per detik.

Proyek peremajaan pipa dan infrastruktur PDAM di wilayah perkotaan, seperti Kecamatan Kebomas, Gresik dan sekitarnya harus segera dibenahi. Manajemen PDAM Giri Tirta mengajukan usulan peremajaan pipa yang sudah berkarat dan berusia di atas 30 tahun  itu menyentuh angka Rp 400 miliar.

Anggaran ratusan miliar itu, akan membebani APBD Gresik. “Saya minta PDAM bisa kerja sama dengan pihak ketiga, agar tidak membebani APBD Gresik,”kata Gus Yani.

Kerjasamanya, berbentuk kerjasama pemerintah dengan badan usaha (KBPU) bisa dengan model BOT (Build Operate Transfer). Dan, model kerjasama BOT itu pernah dilakukan oleh manajemem PDAM Giri Tirta sebelumnya selama puluhan tahun. 

“Saya kira banyak perusahaan pihak ketiga yang mau diajak kerja sama seperti itu,”katanya.
Bupati milenial ini berharap peremajaan pipanisasi di wilayah perkotaan cepat tuntas, sehingga distribusi air dari SPAM Umbulan Pasuruan sebanyak 1.000 liter per detik cepat terealisasi seperti harapan Presiden Joko Widodo.

“Untuk itu, saya minta PDAM inovatif, cari terobosan gandeng pihak ketiga untuk kerja sama dalam peremajaan pipa dan infrastruktur pendukung di wilayah perkotaan agar tak membebani APBD,”tegasnya lagi.

Perbaikan layanan dan penyediaan air bersih PDAM juga merupakan salah satu program prioritas di Nawa Karsa Pemerintahan Gresik Baru. “Tidak ada lagi keluhan masalah air di masyarakat,” tutupnya.

Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo meresmikan SPAM Umbulan di Desa Umbulan, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan pada Senin, 22 Maret 2021.

SPAM Umbulan ini bisa mendistribusikan air sebesar 4.000 liter per detik untuk sejumlah wilayah kabupaten/kota di Jatim. Salah satunya, adalah Kabupaten Gresik yang mendapat jatah sebanyak 1.000 liter per detik. Hanya saja, Gresik masih belum bisa memaksimalkan 300 liter per detik. (*)

Bupati Gresik Minta Manajemen PDAM Gandeng Pihak Ketiga untuk Perbaikan Pipa Uzur Selengkapnya

Diduga Cemburu, Mantan Disekap dan Dianiaya

GRESIK,1minute.id – Sebuah pesan WhatsApps masuk ke gawai milik Nikmatul Tahqiro pada Kamis, 18 Maret 2021 sekitar pukul 13.00. Isi pesan disertai sejumlah foto berasal Miftakhul Khoir. Isi pesan apalagi disertai foto itu menyentakkan Nikmatul Tahqiro. 

Isi pesan itu tentang kondisi Yanda Elvariani Suyanto Putri. Berdarah-darah di bagian pelipis. Baju dan celana juga terdapat bercak darah. Yanda, 21, asal Desa Kalipadang, Kecamatan Benjeng, Gresik berada dalam sebuah kamar. Yanda adalah diduga kekasih Miftkhul Khoir. 

Dua orang sahabat itu kemudian bergegas melapor ke Polsek Benjeng. Sebab, mereka khawatir keselamatan Yanda. Laporan masyarakat itu membuat sejumlah polisi menelisiknya.  Dalam laporan itu, disebutkan korban Yanda  dirumah Azrul Ahmaludin.

Hasil penyelidikan polisi menemukan lokasi korban Yanda. Lokasi kejadian ada di rumah Azrul di Desa Puduttrate, Kecamatan Benjeng. 
Sejumlah polisi kemudian menggerebek rumah Azrul itu. Saat digerebek, korban disekap dalam sebuah kamar. Sedangkan, Azrul sedang tertidur dalam kamar lainnya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Benjeng AKP Lukman Sholeh Hadi dikonfirmasi membenarkan kejadian dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap korban Yanda diduga dilakukan oleh Azrul. 20, warga Desa Puduttrate, Kecamatan Benjeng itu.

“Dugaan awal, diduga persoalan asmara. Cemburu,”kata Lukman dikonfirmasi gawainya pada Selasa, 23 Maret 2021. (*)

Diduga Cemburu, Mantan Disekap dan Dianiaya Selengkapnya

Kini, Wisata Setigi Memiliki Pemandian Khusus Perempuan Hijab

GRESIK,1minute.id – Destinasi Selo Tirta Giri (Setigi) berusaha memanjakan para wisatawan. Teranyar, wisata bekas tambang kapur di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik itu menyediakan tempat pemandian khusus kaum emak-emak.

Pemandian itu bernama Kolam Banyu Gentong. Pemandian bernuansa Islami itu diklaim kali pertama di Indonesia. Pemandian yang diperuntukkan khusus kaum hawa ini dibangun di dalam Goa Angin-angin dikelilingi bebatuan alami dengan kerlip lampu warna warni.

Pengunjung bakal merasakan kesegaran yang luar biasa seperti mandinya putri raja. Pengunjung bisa leluasa berendam dengan nyaman bak pemandian bidadari. 

Kepala Desa Sekapuk Abdul Halim mengatakan, wisata Setigi terus berusaha memberikan pelayanan terbaik bagi pengunjung. Kali ini, pengelola menghadirkan kolam pemandian khusus perempuan berhijab.

“Hari ini, kami luncurkan wahana wisata halal menyambut bulan suci, Ramadan, yakni Pemandian Hijaber,”kata Abdul Halim pada Senin, 22 Maret 2021.

“Kami ingin, wisata Setigi juga menjadi wisata dakwah dengan menghadirkan pemandian Syariah. Hanya perempuan berhijab yang bisa menikmati Pemandian hijaber. Dengan begitu, bagi perempuan yang belum berhijab bisa tergerak hatinya untuk berhijab,”imbuh Abdul Halim.

Kades Abdul Halim menambahkan untuk bisa menikmati wahana wisata halal yang eksotis dan eksklusif ini, pengunjung hanya membayar Rp 10 ribu dan selanjutnya mereka bisa berendam dan berenang dengan nyaman dan santai. “Karena masih masa pandemi, jumlah pengunjung dibatasi beberapa orang saja,”tegasnya. (*)

Kini, Wisata Setigi Memiliki Pemandian Khusus Perempuan Hijab Selengkapnya

Bagikan Ribuan Paket Sembako, Berikutnya Normalisasi Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Banjir luapan Kali Lamong berangsur surut. Masyarakat terdampak banjir hanya berdoa Kali Lamong tidak meluap lagi untuk kali kelima di awal tahun ini.

Kondisi yang dialami masyarakat desa terdampak banjir tahunan menjadi perhatian pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik. Kini, giliran Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah turun mendatangi masyarakat.

Ada dua desa yang disambangi Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah bersama Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik Tarso Sagito pada Senin, 22 Maret 202q.
Dua desa itu, adalah Bulurejo, Kecamatan Benjeng dan Iker-ikergeger, Kecamatan Cerme. Di dua desa itu, Bu Min membagikan sembako secara simbolis. 

“Paket bantuan kepada korban banjir ini kami bagikan simbolis agar tidak terjadi kerumunan,”ujar Bu Min. Untuk warga Desa Iker-ikergeger , pemkab mengalokasikan 350 paket sembako. Sedangkan, warga Desa Bulurejo mendapatkan 1.052 paket sembako.

Paket sembako itu, diharapkan bisa meringankan warga terdampak banjir Kali Lamong. Bu Min mengatakan, dirinya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sedanv berupaya melakukan penanganan banjir tahunan itu.

“Saat ini kami tengah berupaya untuk membebaskan lahan di sekitar Kali Lamong. Upaya itu demi melakukan normalisasi sehingga warga Gresik bisa terbebas dari banjir tahunan akibat meluapnya Kali Lamong,”kata Bu Min. 

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berencana melakukan normalisasi Kali Lamong pada musim kemarau tahun ini.

Diperkirakan mulai April 2021. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengalokasikan anggaran sekitar Rp 100 miliar. Sedangkan, pemkab Gresik menyediakan anggaran untuk pembebasan lahan. (*)

Bagikan Ribuan Paket Sembako, Berikutnya Normalisasi Kali Lamong Selengkapnya

Bayi Lahir, Pulang Bawa Akta Kelahiran, BPS Mencatat ada 20.946 Bayi Lahir

GRESIK,1minute.id – Satu lagi terobosan anyar pelayanan publik, program 99 hari kerja pasangan Bupati-Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah terealisasi pada Senin, 22 Maret 2021.

Program pelayanan publik di bidang administrasi kependudukan itu bertajuk “Lahir Pulang Bawa Akte”.

Pemkab Gresik memberikan pelayanan dan kemudahan kepada masyarakat untuk memperoleh akta kelahiran bagi orang tua yang baru melahirkan di 32 puskesmas atau 21 rumah sakit di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Sebelum resmi dilaksanakan, 21 rumah sakit dan 32 puskesmas tersebut melakukan penandatanganan MoU dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) serta Dinas Kesehatan Gresik di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik.

Penandatanganan MoU tersebut disaksikan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Wabup Gresik Aminatun Habibah mengatakan pemerintah fokus memperbaiki dan menpercepatan pelayanan kepada masyarakat. Pemerintah berusaha terus hadir dan dekat kepada masyarakat dalam memberikan pelayanan publik.

“Program ini memberikan kemudahan dalam mengurus akta kelahiran. Masyarakat tak perlu lagi khawatir dan repot dalam mengurus akta anaknya. Ibu baru melahirkan, ketika pulang sudah bisa bawa pulang akta kelahiran buah hatinya,”kata Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah.

Bu Min berharap kepada orang tua yang akan melahirkan sudah mempersiapkan nama calon bayinya. Sehingga dalam prosesnya tidak terlalu memakan waktu lama untuk mencetak akta kelahiran buah hatinya. 

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik pada 2019 tercatat 20.946 bayi lahir. Bila di rata-rata ada 1.746 bayi lahir per bulan. (*)

Bayi Lahir, Pulang Bawa Akta Kelahiran, BPS Mencatat ada 20.946 Bayi Lahir Selengkapnya

Wabup Gresik Serahkan SK P3K kepada 227 Tenaga Honorer K-2

GRESIK,1minute.id – Penantian panjang ratusan tenaga honorer berbuah manis. Mereka akhirnya diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K) Pemkab Gresik pada Senin, 22 Maret 2021.

Pengangkatan 227 pegawai itu langsung disambut salat Dhuha dan sujud syukur berjamaah di halaman Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Gresik. Ratusan pegawai baru itu, hasil seleksi pada 2019. Mereka adalah hononer yang ketegori K-2. 

Rinciannya, tenaga pendidik 167 orang , tenaga kesehatan 26 orang dan penyuluh pertanian 34 orang. Berdasarkan data Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Gresik, ratusan orang itu tercatat sebagai tenaga honorer sejak 1 Januari 2005. 

Artinya, minimal masa kerja per 1 Januari 2021 lalu, adalah 16 tahun. Bila di rata-rata terutama tenaga pendidik bergelar sarjana strata-1 usia mereka kini berkepala tiga. 

Penyerahan surat keputusan (SK) P3K diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah disaksikan para kepala organisasi peringkat daerah. Sebelum, penyerahan SK P3K itu, Bu Min-sapaan-Aminatun Habibah menyerahkan secara simbolis santunan kepada anak yatim.

Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah yang membacakan sambutan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan selamat kepada para P3K tersebut. “Tentunya Anda sudah sangat menunggu momen seperti ini selama bertahun-tahun. Alhamdulillah kali ini sudah tiba saatnya anda menerima SK P3K. Saya mengajak anda untuk selalu bersyukur kepada Allah,  semuanya dari Allah SWT,”ujar Bu Min mengingatkan.

SUJUD SYUKUR : Ratusan tenaga hononer K-2 melakukan sujud syukur ketika menerima SK P3K di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 22 Maret 2021 ( foto : humas Pemkab Gresik for 1minute.id)

Bu Min mengajak kepada para P3K ini untuk bekerja melayani masyarakat lebih baik dan profesional. Mereka diminta untuk kreatif dan selalu berinovasi untuk kesejahteraan masyarakat.

“Yang dari Pendidik, jadilah guru dan pendidik yang baik. Untuk yang tenaga kesehatan, saya ingatkan bahwa di masa pandemi ini anda merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan. Dan, untuk Penyuluh pertanian, anda bertanggung jawa terhadap kesejahteraan para petani dan swasembada pangan masyarakat,”ujar Bu Min mantap.

Kepala BKD Gresik Nadlif kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi menambahkan SK P3K kali ini merupakan formasi tahap I pada 2019. Jumlahnya 227 orang dengan formasi yakni Guru 167 orang, Tenaga Kesehatan 26 orang dan penyuluh pertanian 34 orang.

“Mereka semuanya sudah mengabdi sejak lama dan puluhan tahun, bahkan yang tertua yaitu Ir. Suwiji berumur 56 tahun. Dia adalah penyuluh pertanian. Jadi kotrak kerjanya hanya 2 tahun,”kata Reza Pahlevi. (*)

Wabup Gresik Serahkan SK P3K kepada 227 Tenaga Honorer K-2 Selengkapnya

Khawatir Bangunan Ambruk, Pemilik Luminous Pilih Bongkar Kafe di Pucem

GRESIK,1minute.id – Kawasan Bukit Putri Cempo (Pucem) semakin mengkhawatirkan. Bukit kapur itu terus tergerus. Para pemilik kafe di kawasan Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Gresik bakal tidak bisa tidur nyenyak.

Pengunjung kafe juga harus waspada.Pasalnya, ancaman bencana tanah longsor bisa sewaktu-waktu terjadi. Meski, curah hujan mulai mereda. 

General manager Liminous Cafe Edi Purwanto mengatakan, kondisi longsor Kawasan Bukit Putri Cempo semakin mengkhawatirkan. “Untuk menghindari ada korban, pihaknya memutuskan untuk membongkar bangunan kafe itu,”ujar Edi Purwanto pada Minggu, 21 Maret 2021.

Pihaknya, tidak menginginkan adanya suatu kejadian yang bisa membahayakan pengunjung kafe. Meski, pihak kecamatan maupun pemerintah desa Ngargosari hanya menyarankan untuk membatasi para pengunjung kafe. “Membatasi pengunjung bisa saja dilakukan, tapi khawatir ketika mereka sedang menikmati ngopi tiba-tiba ada bencana longsor,”ujarnya.

Karena itu, pemilik Luminous Cafe, tambah Edi, memutuskan untuk membongkar bangunan tiga lantai di sisi timur tersebut. “Sedangkan bangunan di sisi barat tetap dipertahankan. “Untuk saat ini, bangunan di sisi barat masih tetap aman. Sambil melihat perkembangannya,”katanya.

Dalam pantauan 1minute.id longsor bukit kapur di Kawasan Putri Cempo semakin parah. Akses jalan alternatif dari Kelurahan Gending-Desa Ngargosari terputus. Sejumlah bangunan terancam longsor. Antara lain, bagian dapur rumah juri kunci Makam Putri Cempo. Tugu gerbang masuk makam Sayyid Abdurrahman, Paman Sunan Giri dan sebagian bangunan Liminous Cafe rontok karena tanah longsor.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ketika berkunjung ke rumah Musa’adah pada Rabu, 3 Maret 2021 merasa khawatir terkait kondisi rumah Musa’adah itu. Bupati Gresik milinial itu telah meminta keluarga Musa’adah untuk mau pindah rumah. Pasalnya, kondisi rumah mengkhawatirkan. Pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik telah menyediakan rumah sebagai tempat pengungsian sementara.

Siapa yang harus bertanggungjawab longsornya kawasan Bukit Putri Cempo ini? (*)

Khawatir Bangunan Ambruk, Pemilik Luminous Pilih Bongkar Kafe di Pucem Selengkapnya

Polisi Tangkap Pecandu Narkoba, Rencana Nyabu pun Ambyar


GRESIK,1minute.id – Kebiasaan Dwi Dery Sigit tidak boleh di tiru siapa pun. Sebab, kelakuan pemuda 25 tahun itu bertentangan dengan kaidah hukum yang ada di Indonesia. Yakni, mengonsumsi sabu-sabu. 

Hampir tiga bulan terakhir, pemuda asal Kecamatan Kedamean, Gresik ini kecanduan narkoba jenis sabu-sabu. Bahkan, Dwi sampai menyimpan barang haram itu dalam grenjeng atau alumuniam foil dalam bungkus rokok untuk menyamarkan endusan polisi.

Namun, sepandai-pandai Dwi Dery Sigit menyembunyikan, polisi tetap bisa mengendusnya.  Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasat Narkoba Polres Gresik AKP Hery Kusnanto mengatakan pelaku ditangkap dikampung halamannya Jalan Balongjerambah, Desa/Kedamaean,”kata Akp Hery pada Minggu, 21 Maret 2021.

Barang bukti sabu-sabu, tambahnya, disimpan dalam bungkus rokok kemudian dimasukkan dalam saku celana tersangka. “Barang itu hendak dikonsumsi. Tapi, anggota menangkapnya lebih dulu,”kata perwira tiga balok di pundak itu. 

Selain mengamankan satu poket SS, juga mengamankan satu unit seluler warna hitam sebagai barang bukti. Penyidik Satreskoba Polres Gresik menjerat tersangka Dwi dengan Pasal 114 ayat (1) Subs Pasal 112 ayat (1)  UU  35/ 2009 tentang Narkotika diancam paling sedikit empat tahun penjara. (*)

Polisi Tangkap Pecandu Narkoba, Rencana Nyabu pun Ambyar Selengkapnya

Menuju One Data, One Portal, Bupati Gresik Rangkul Pegiat Media Sosial


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani merangkul para pegiat media sosial untuk meningkatkan pelayanan masyarakat dalam penyajian data dan informasi pembangunan. Masyarakat juga bisa lebih mudah menyampaikan keluhan melalui media sosial (medsos)

Pertemuan dengan pegiat medsos itu dihelat di ruang Putri Mijil Kompleks Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Sabtu, 20 Maret 2021. Menurut Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, peran influencer atau semacam seseorang yang memberi pengaruh di masyarakat memiliki peran tak kalah penting. 

Bahkan, sangat signifikan dalam membantu mempublikasikan  pembangunan baik dalam menyajikan data akurat, serta mendongkrak pamor daerah melalui promosi potensi lokal seperti budaya, produk UMKM dan dinamisasi politik.

“Saya sangat mengapresiasi upaya teman-teman semua dalam menyajikan informasi kepada masyarakat, sehingga potensi pembangunan di Gresik bisa diketahui. Pemerintah perlu masukan dari para pegiat sosial untuk bisa membangun big data sehingga bisa dinikmati masyarakat,”ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Sabtu, 20 Maret 2021.

Gus Yani mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya akan melaunching aplikasi Gresikpedia yang memungkinkan masyarakat bisa mengakses layanan pemerintah, baik layanan kependudukan, perbaikan infrastruktur, kependidikan dan lain sebagainya. 

Tak hanya masyarakat, aplikasi Gresikpedia yang akan dilaunching akhir Maret ini juga bisa diakses Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyampaikan data pembangunan kepada masyarakat.

“Untuk itu, kami butuh masukan dari para pegiat medsos yang sudah sekian tahun berpengalaman mengelola medsos, apa yang harus kami lakukan serta bagaimana cara mengelolanya,”katanya.

Lebih lanjut Gus Yani menolak kesan ingin mengebiri kreatifitas pegiat medsos dalam silaturahmi ini. Bahkan, ia menginginkan kontrol media agar terus dipertajam sepanjang kritikannya merupakan kritikan yang membangun. 

Pegiat medsos pertemuan tersebut admin berbagai media sosial seperti Info Gresik, Gresik News, Ini Gresik, Gresik Media, Gresik Sumpek, Info Seputar Gresiki, Gresspedia, Berita Gresik, Media Politik Gresik, Beritae Wong Gresik, Gresik Waras, Gresik Movie dan lain-lainnya.

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi  (Diskominfo) Gresik Budi Raharjo, silaturahmi ini  memperluas informasi program-program Pemkab Gresik kepada masyarakat. ” Kehadiran penggiat media sosial ini dapat sebagai jembatan penyampaian aspirasi dari masyarakat kepada pemerintah melalui konten-konten menarik,”katanya.

Gresikpedia, merupakan salah satu program kerja 99 hari Nawa Karsa Gresik Baru. Pemerintah Kabupaten Gresik berkolaborasi dengan berbagai komunitas untuk mengembangkan Gresikpedia sebagai media sinkronisasi data dan integrasi sistem informasi menuju sistem satu data rujukan terpadu yang dapat diakses oleh semua. (*)

Menuju One Data, One Portal, Bupati Gresik Rangkul Pegiat Media Sosial Selengkapnya

Gresik Menuju Mentor PUG, Kementerian PPPA Verifikasi APE Virtual

GRESIK,1minute.id – Pandemi corona membuat verifikasi lapangan penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada Jumat,19 Maret 2021.

Verifikasi dihadiri Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini dan Kepala KBPP Gresik dr Adi Yumanto.

Verifikasi ini untuk melihat lebih dalam tentang data dan informasi terkait gender berdasarkan pengisian formulir evaluasi. Sehingga tim memperoleh data lebih lengkap, komprehensif dan objektif sebagai bahan penyusunan Index Persamaan Gender 2021. Selain itu, sebagai dasar pertimbangan dalam menominasikan calon penerima Anugerah Parahita Ekapraya (APE).

Menurut Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, dirinya menyambut baik pelaksanaan verifikasi  perkembangan kemajuan pelaksanaan pengarustamaan gender (PUG) di Gresik. Mulai bidang pembangunan terkait dengan pemberdayaan perempuan dan juga perlindungan anak.

Ia mengatakan, bersama dengan jajaran Pemkab Gresik, berkomitmen melakukan berbagai perbaikan khususnya berbasis PUG. “Salah satu yang menjadi perhatian kami adalah terkait dengan program Sekoper (Sekolah Perempuan, Red). Program tersebut akan terus kami laksanakan demi terciptanya pengarusutamaan gender dan kesetaraan hak perempuan dalam berbagai sektor,”ujarnya.

Bu Min-begitu sapaan akrab-Aminatun Habibah, Sekolah Perempuan adalah salah satu upaya untuk meningkatkan wawasan pendidikan bagi kaum perempuan. Dengan mengimplementasikan berbagai pelatihan untuk kaum perempuan. 

Sekoper ini mampu menjadikan spirit tersendiri bagi kaum perempuan untuk memperoleh kesetaraan hak di mata masyarakat. selain itu, kita mencoba untuk melibatkan kaum perempuan dalam proses pembangunan bersama pemerintah Kabupaten Gresik.

“Alhamdulillah dengan hadirnya inovasi sekolah perempuan ini tentu kita selangkah lebih maju dalam menjamin kesetaraan hak kaum perempuan. Melalui sekolah perempuan ini pula, diharapkan taraf hidup dan perekonomian khususnya kaum perempuan dapat meningkat,” imbuh Bu Min.

Gresik menyabet APE sejak 2016. Predikatnya terus meningkat berawal dari Madya. Pada 2018, Gresik meraih gelar Utama. Untuk 2020 ini, Pemkab Gresik menargetkan gelar Mentor. “Bila gelar APE Mentor bisa diraih, Gresik kian responsif terhadap gender,”katanya. 

Ketua TP-PKK Gresik Nurul Haromaini setali tiga uang, bahwa pihaknya berusaha dalam membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga. Salah satu inovasi yang menjadi perhatian khusus bagi Ketua TP-PK Gresik adalah hadirnya Rumah Curhat. 

“Melalui rumah curhat, pihaknya terus berkomitmen dalam memberikan dorongan dan motivasi bagi kaum perempuan sehingga memiliki motivasi yang kuat dalam berdaya saing,”kata istri Fandi Akhmad Yani ini. 

Sementara, Kepala Dinas KBPPA dr. Adi Yumanto menjelaskan, APE merupakan pernghargaan yang diberikan Kementerian kepada pemerintah daerah yang dinilai telah berkomitmen dalam pencapaian dan perwujudan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

 “APE ini juga merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Pemkab Gresik bersama jajaran terkait dalam upaya mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam strategi pengarusutamaan gender,”katanya. (*)

Gresik Menuju Mentor PUG, Kementerian PPPA Verifikasi APE Virtual Selengkapnya