Bupati Gresik Estimasikan APBD Gresik 2022 sebesar Rp 3,63 Triliun, Naik sekitar Rp 200 Miliar

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memimpin musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) Gresik 2022. Musrenbang kali pertama ini, Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani memproyeksikan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) naik Rp 200 miliar menjadi Rp 3,63 triliun pada 2022.

Musrenbang virtual pada Rabu, 17 Maret 2021 itu, belanja wajib menyedot anggaran paling besar, berkisar 60 persen atau sekitar Rp 2,1 triliun. Belanja wajib antara lain untuk gaji aparat negeri sipil (ASN) di Pemkab Gresik. 

Secara umum, kerangka pendanaan kebutuhan dasar untuk urusan pendidikan sekitar 23,53 persen, kesehatan sekitar 16,26 persen dan infrastruktur sekitar 12,75 persen.

“Kerangka pendanaan indikatif ini masih dapat berubah seiring dengan penyelarasan usulan partisipatif, politis, inisiatif strategis lainnya secara insklusuf sesuai kebutuhan masyarakat,”kata Gus Yani.

“Untuk penajaman tiap program akan dilaksanakan desk rencana kerja. Agar sesuai dan mendukung Nawakarsa,” imbuhnya. Musrenbang ini, Gus Yani, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, dan Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir.

Kemudian, Pj Sekretaris daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno   Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini,  Ketua Dharma Wanita , Ketua GOW  serta perwakilan dari stakeholder ini digelar di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Menurut Gus Yani, perencanaan pembangunan menuju Gresik Baru beranjak dari visi misi dan mempertimbangkan isu strategis pembangunan berskala global, regional dan nasional. Tema pembangunan Gresik 2022 yaitu, percepatan transformasi ekonomi insklusif dan pemulihan sosial menuju Gresik Baru, yang dijabarkan dalam 9 prioritas tematik.

Yaitu, Gresik Akas, Gresik Seger, Gresik Mapan, Gresik Agropolitan, Gresik Karya, Gresik Cerdas, Gresik Sehat, Gresik Barokah dan Gresik Lestari.
“Melalui pengarustamaan Nawakarsa, kami akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi Gresik.

“Kami sudah mempersiapkan dengan pembangunan jalan, pembebasan lahan untuk tanggul dan retarding basin (kolam retensi untuk menampung air sementara) untuk penaggulangan banjir Kali Lamong,”katanya.

Seiain itu, juga menyiapkan program Gresik membangun dusun (Gerbang Dusun), Kartu Gotani, rintisan usaha start-up, ekowisata dan berbagai program prioritas yang lain.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Reza Pahlevi menegaskan 9 prioritas tematik yaitu, Gresik Akas, Gresik Seger, Gresik Mapan, Gresik Agropolitan, Gresik Karya, Gresik Cerdas, Gresik Sehat, Gresik Barokah dan Gresik Lestari menghasilkan 63 output kunci yang sudah dialokasikan pada masing-masing OPD untuk pelaksanaannya. (*)

Bupati Gresik Estimasikan APBD Gresik 2022 sebesar Rp 3,63 Triliun, Naik sekitar Rp 200 Miliar Selengkapnya

Kapolres Pimpin Sertijab Dua Kapolsek dan Kasat


GRESIK,1minute.id – Mutasi dan rotasi pimpinan di polsek dan kepala satuan jajaran Polres Gresik kembali bergulir pada Rabu, 17 Maret 2021. 
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) tiga pejabat utama (PJU) di Aula Sarja Arya Racana Polres Gresik itu. 

Tiga PJU itu adalah Kasat Binmas yang dijabat AKP Zunaedi menempati jabatan baru sebagai Kapolsek Driyorejo menggantikan Kompol Wavek Arifin. Wavek memasuki masa purna tugas di Mapolres Gresik.

Jabatan yang ditinggalkan Zunaedi digantikan AKP M Said semula menjabat Kasubag Hukum Polres Gresik. Kemudian, Kasat Polair Polres Gresik yang sebelumnya dijabat AKP Masyhur Ade digantikan AKP Poerlaksono yang sebelumnya menjadi Kasat Polair Polres Pasuruan.

Masyhur Ade menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Tanggulangin Polresta Sidoarjo.
Sedangkan, Kapolsek Wringinanom dijabat oleh Iptu Kristisnto menggantikan AKP Cristian Bagus Yulianto akan menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Pakal Polrestabes Surabaya.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dalam sambutannya menyampaikan mutasi jabatan dalam organisasi Polri merupakan suatu hal yang biasa untuk pembinaan karir bagi anggota Polri dalam organisasi.

“Terima kasih kepada pejabat lama atas dedikasi dan kinerja semuanya dalam membantu secara pribadi maupun kedinasan khususnya di Polres Gresik. Sehingga situasi Kabupaten Gresik menjadi aman dan kondusif,” kata AKBP Arief Fitrianto.

Upacara sertijab PJU ini dihadiri Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan PJU Polres Gresik ini dilakukan dengan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai persebaran coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

Kapolres Arief Fitrianto menambahkan, untuk pejabat baru segera menyesuaikan diri agar dapat melaksanakan tugas baru sesuai SOP yang ada. “Serta cepat menguasai lingkungan sekitar agar dapat bekerja dengan baik,”harap alumnus Akpol 2001 ini. (*)

Kapolres Pimpin Sertijab Dua Kapolsek dan Kasat Selengkapnya

ASN Kemenag Teken Pakta Integritas, Sukseskan Program Kerja 99 Hari Nawa Karsa, Siapkan Seribu Vaksin untuk CJH

GRESIK,1minute.id – Aparat Sipil Negara di Kementerian Agama Gresik bergerak lebih cepat untuk menyukseskan program kerja 99 hari Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah.

Mereka menandatangi pakta integritas di ruang Putri Mijil Kompleks Rumah Dinas Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim Gresik pada Rabu, 17 Maret 2021. Penandatangan pakta integritas itu disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani usai rapat kerja (Raker) Kemenag yang dihadiri perwakilan unsur pimpinannya.

Mulai pimpinan kantor KUA, Pengawas, Pejabat Kemenag, Perwakilan dari Pondok Pesantren, Sekolah Diniyah, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA).

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Markus mengatakan, pakta integritas ini ditandatangani untuk mendukung program dan visi-misi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

“Kami di sini pihak Kementerian Agama Kabupaten Gresik dari kantor KUA, Pengawas, Pejabat Kemenag, Perwakilan dari Pondok Pesantren, Sekolah Diniyah, MI, MTs, MA siap mendukung program Bupati dalam program kehidupan keagamaan,”kata Markus yang diamini oleh peserta raker.

Markus juga berjanji, pihaknya akan semakin meningkatkan program kegiatan sesuai program kerja 99 hari yang sudah di launching oleh Bupati.

Pada kesempatan itu, Markus juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah menyiapkan vaksinasiCovid-19 untuk para calon haji (CJH). Terutama, CJH lanjut usia sesuai arahan pusat.

“Kami sudah menginventarisir calhaj (CJH) manula. Ada seribu calon haji manula dari sekitar 2.300 calhaj kuota Gresik,” katanya.

Sementara Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik dan menyampaikan terima kasih atas dukungan para insan Kementerian Agama Gresik.

“Kami mohon kepada pihak Kemenag Gresik untuk meningkatkan perannya dalam membangun kehidupan beragama di Gresik dan terus menerus melakukan sinergitas dengan Pemkab Gresik. Realisasikan Gresik kota Santri menjadi lebih baik, dan tidak saja hanya slogan,”harap Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Untuk para pendidik non formal dan pondok pesantren, imbuhnya, meminta untuk lebih meningkatkan perannya dalam membangun kehidupan beragama di Gresik. (*)

ASN Kemenag Teken Pakta Integritas, Sukseskan Program Kerja 99 Hari Nawa Karsa, Siapkan Seribu Vaksin untuk CJH Selengkapnya

Curah Hujan Menurun, Banjir Kali Lamong mulai Surut


GRESIK,1minute.id – Curah hujan sedikit mereda. Luapan Kali Lamong mulai surut. Jalan Raya Cerme sudah tidak terlihat ada genangan air. Akan tetapi, air luapan Kali Lamong masih terlihat di 16 desa di Kecamatan Cerme.

Jalan Raya Morowudi, Cerme masih dipasang papan pengalihan jalan. Akan tetapi, sejumlah kendaraan roda dua, empat maupun kendaraat berat masih terlihat berlalu lalang di jalan kabupaten itu.

Puluhan anak terlihat bermain air di jalan raya jurusan Cerme-Balongpangang itu. Ada berenang, diantaranya. Munculnya ombak dari lalu lalang kendaraan yang lewat membuat mereka tambah riang. Sementara orang tua mereka mengamati anaknya berenang bagai sebuah danau dadakan itu.

Camat Cerme Suyono mengatakan, banjir Kali Lamong masih menggenangi 16 desa di Kecamatan Cerme. Sebanyak 1.701 rumah tergenangi air banjir. Dibandingkan, sehari sebelum berkurang 288 unit. “Jumlah desa yang tergenangi berkurang satu desa. Siang ini, masih 16 desa yang terdampak Kali Lamong,”kata Suyono pada Rabu. 17 Maret 2021. 

Terparah, genangan air di rumah warga di Desa Morowudi 700 unit, Dungus 500 unit, Iker-ikergeger 350 unit, Guranganyar 310 unit dan Cermekidul 82 unit. Ketinggian airnya antara 20 cm hingga 90 cm.

Dalam pantauan 1minute.id, akses jalan yang masih terputus antara lain ke Desa Pandu. Ketinggian air di jalan poros desa masih setinggi paha orang dewasa. Puluhan sepeda motor milik warga setempat diparkir di depan gerbang masuk ke rumah penduduk.

Masyarakat yang hendak beraktivitas di luar rumah naik perahu karet sejauh 200 meteran kemudian jalan kaki sejauh 100 meter. “Kalau malam hari, kami berjaga bergantian,”kata seorang warga ditemui 1minute.id pada Rabu, 17 Maret 2021.

Sedangkan, kondis nyaris sama dialami warga Kompleks Cerme Prisma Land (CPL) di Desa Guranganyar. Pasalnya, ketinggian air nyaris mencapai 1 meteran. 
Sehingga, kendaraan milik warga dititipkan di dekat gerbang masuk kompleks perumahan itu. (*)

Curah Hujan Menurun, Banjir Kali Lamong mulai Surut Selengkapnya

Biang Macet dan Potensi Kecelakaan, Polisi Hentikan Pekerjaan Pemasangan Pipanisasi SPAM BGS


GRESIK,1minute.id – Polisi menghentikan proyek sistem penyedian air minum (SPAM) Bendung Gerak Sembayat (BGS) di Jalan Raya Manyar pada Selasa, 16 Maret 2021.

Pasalnya, proyek pipanisasi berdiameter 1.100 milimeter itu menyebabkan kemacetan lalu lintas di jalan Deandles di Pantai Utara (Pantura) itu. Selain menyebabkan kemacetan, proyek tersebut membahayakan pengguna jalan alias pengendara.

Sebab, tanah bekas galian berlumpur dan nyaris memenuhi badan jalan setelah diguyur hujan.
Sejumlah anggota Polsek Manyar dan Trantib Kecamatan Manyar mendatangi para pekerja pemasanngan pipanisasi yang sedang beraktivitas di jalan nasional itu. 

Sejumlah pekerja lain melakukan pengeboran bawah tanah yang menyeberangi ruas jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar itu. Anggota Polsek Manyar dengan didampingi petugas Trantib Kecamatan Manyar meminta para pekerja menghentika pengerjaan tersebut. 

Petugas menyarankan pekerjaan dilanjutkan malam hari untuk menghindari terjadinya kemacetan parah. 

Selain itu, petugas juga menghimbau menambah rambu-rambu agar tidak menimbulkan korban.
Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana membenarkan anggotanya telah mendatangi lokasi proyek PDAM tersebut.

“Pengerjaan proyek tersebut sudah dua sampai tiga hari dan perlu diketahui akibat proyek yang dikerjakan saat jam kerja sempat terjadi penumpukan kemacetan arus lalin di jalan raya sukomulyo hingga jalan raya manyar akibat pengerjaan proyek tersebut,”ujar Iptu Bima Sakti kepada wartawan pasa Selasa, 16 Maret 2021.

Alumni Akpol 2013 itu menghimbau, demi kepentingan masyarakat terutama pengguna jalan, proyek tersebut dikerjakannya malam hari saja. Dan lumpur yang tersisa segera dibersihkan agar tidak menjadi potensi penyebab Laka Lantas.

“Pihaknya mengupayakan dititik tersebut bisa dilalui dua arah lalu lintas agar tidak sampai terjadi kemacetan,”imbuh perwira dua balok di pundak itu. Lebih lanjut Bima Sakti mengatakan kalau bisa pekerjaan proyek dilakukan diatas jam 18.00 agar tidak terjadi kemacetan saat orang pergi dan pulang kerja. 

“Anggota kami menghimpau ke para pekerja proyek pipa PDAM tersebut untuk meminggirkan alat beratnya agar tidak terjadi kemacematan dan kalo di kerjakan malam pihak kami akan monitoring pengawasannya surat pemberitahuan pekerjaan proyek tersebut juga belum masuk di Polsek,”tandasnya.

Terpisah, Direktur Utama PDAM Giri Tirta Gresik Siti Aminatus Zahriyah dikonfirmasi 1minute.id mengatakan proyek SPAM BGS itu adalah proyek investasi. “Itu proyek milik PPKT bukan PDAM Giri Tirta,”katanya dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Selasa, 16 Maret 2021. (*)

Biang Macet dan Potensi Kecelakaan, Polisi Hentikan Pekerjaan Pemasangan Pipanisasi SPAM BGS Selengkapnya

Tanggul Tambakberas Jebol, Warga Desa Dampaan Bangun Tanggul untuk Makamkan Tasmin

Warga Desa Dampaan, Kecamatan Cerme ketika memakamkan warga pada Selasa, 16 Maret 2021 ( foto : istimewa)

GRESIK,1minute.id – Luapan Kali Lamong semakin sulit dikendalikan. Debit air yang tinggi membuat tanggul di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme jebol pada Selasa, 16  Maret 2021.

Akibatnya, banjir Kali Lamong semakin meluas di Kecamatan Cerme. Pada Senin malam, ketika Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani me datangi warga air bah masih merendam 12 desa di Kecamatan Cerme. Tadi pagi, Selasa, 16 Maret 2021, desa terdampak banjir tahunan berasal dari kabupaten tetangga itu bertambah empat desa. 

Empat desa susulan yang diduga imbas dari jebolnya tanggul di Desa Tambakberas itu adalah Dampaan ; Padeg ; Cerme Kidul dan Semampir. Ketinggian air di dalam rumah warga di empat desa antara 20 cm – 40 cm. 

Berdasarkan data yang dihimpun 1minute.id di Kecamatan Cerme, ada rumah 2.036 unit , sawah 404 hektar , dan tambak 771 hektar. Selain, ribuan infrastruktur jalan yang terendam air, bagai sebuah telaga dadakan. Belum diketahui secara pasti berapa kerugian yang harus di tanggung akibat banjir kiriman itu.

Camat Cerme Suyono dikonfirmasi membenarkan ada tanggul di Desa Tambakberas yang jebol karena tekanan volume air yang sangat kuat. “Iya benar, ada tanggul yang jebol di Desa Tambakberas,”kata Suyono yang juga Plt Camat Duduksampeyan itu. 

Tanggul yang jebol cukup panjang. Lebih dari 3 meteran. Air bah itu menerobos begitu deras. Jebolnya tanggul di Desa Tambakberas ini semakin penderitaan masyarakat. Apalagi, banjir Kali Lamong sudah bertahun-tahun dialami masyarakat di kawasan Gresik Selatan.

Sementara itu, warga Desa Dampaan harus kerja ekstra untuk memakamkan Tasmin. Kakek 82 tahun meninggal pada Senin, 15 Maret 2021 pukul 23.00. Area pemakaman terendam air bah. Masyarakat lalu membangun tanggul setinggi 50 centimeter untuk menahan air agar tidak masuk liang lahat. Tasmin di makamkan tadi siang. (*)

Tanggul Tambakberas Jebol, Warga Desa Dampaan Bangun Tanggul untuk Makamkan Tasmin Selengkapnya

Sembilan Desa di Cerme Terendam Kali Lamong

GRESIK,1minute.id – Luapan Kali Lamong semakin meluas. Kini, kecamatan Cerme sudah sembilan desa yang terendam air bah kiriman dari kabupaten tetangga itu.

DataSatgas Bencana Kecamatan Cerme sembilan desa yang tergenangi banjir tahunan itu adalah Dadapkuning ; Ngembung ; Sukoanyar dan Guranganyar. Kemudian, Desa Dungus ;  Morowudi ; Pandu ; Betiting dan Iker-ikergeger.

Di sembilan desa yang terdampak banjir Kali Lomong itu, ada 286 rumah yang tergenangi air bah dengan ketinggian antara 20 cm hingga 80 cm. Kondisi terparah dialami warga Kompleks Perumahan Cerme Prisma Land (CPL).

Ada 210 unit rumah kompleks perumahan berlokasi Desa Guranganyar, Kecamatan Cerme, Gresik.Ketinggian antara 60 cm – 80 cm. Selain, ratusan rumah penduduk, air itu menerjang ratusan hektare sawah dan tambak. Akibat ini, masyarakat mengalami kerugian puluhan hingga ratusan juta.

Camat Cerme Suyono, air bah mulai masuk Cerme pada Sabtu malam. Namun, curah hujan yang tinggi membuat air bah cepat meluas. “Tadi pagi, sudah sembilan desa yang tergenangi banjir Kali Lamong,”ujar Suyono pada Senin, 15 Maret 2021. 

Untuk kawasan perumahan, kondisi terparah di Desa Guranganyar. “Di Kompleks perumahan CPL ada 210 rumah yang tergenangi air. Ketinggian air sekitar 80 centimeter,”ujar Suyono yang juga Plt Camat Duduksampeyan itu.

Sedangkan, untuk infrastruktur jalan yang terendam banjir Kali Lamong paling parah di Desa Sukoanyar sepanjang 1,5 kilometer. (*)

Sembilan Desa di Cerme Terendam Kali Lamong Selengkapnya

Satlantas Polres Gresik Gagalkan Balap Liar, Empat Motor Pembalap Disita

GRESIK,1minute.id – Arena balap liar di Jalan Raden Ajeng Kartini , Gresik dibubarkan anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik pada Minggu dini hari, 14 Maret 2021. 

Dalam razia balap liar yang dilakukan korp sabuk putih itu, anak buah AKP Yanto Mulyanto, Kasatlantas Polres Gresik mengamankan empat sepeda motor. Motor yang diamankan itu karena pengendaranya tidak bisa menujukkan surat tanda nomor kendaraan (STNK), Surat izin mengemudi (SIM) dan menggunakan knalpot brong. 

Informasi yang dihimpun, Sabtu malam sejumlah anggota Satlantas Polres Gresik melakukan patroli hunting. Patroli yang dilakukan hingga Minggu dini hari bertujuan mengantisipasi remaja kebut-kebutan di jalan raya. Sejumlah ruas jalan protokol hingga jalan alternatif yang kerap dijadikan arena balapan liar di patroli.

Antara lain, Jalan RA Kartini dan Noto Prayitno. Sekitar pukul 02.00, mendapat kabar masyarakat rencana aksi balap liar di Jalan R.A. Kartini, Gresik.  Pulahan bocah cilik betah melek alias belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP) sudah berjajar di trotoar jalan. Mereka menunggu para pembalap liar beraksi.

Balapan liar belum dimulai anggota Satlantas Polres Gresik tiba di Jalan R.A Kartini Gresik. Masa mayoritas milenial semburat melarikan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan hunting patroli rutin dilakukan anggota Satlantas Polres Gresik. Tujuannya, kata Yanto, mengantisipasi adanya kebut-kebutan dan penggunaan knalpot brong di jalan raya.

“Menekan angka kecelakaan dan memberikan perasaan aman dan nyaman masyarakat,”kata Yanto Mulyanto. Dalam hunting patroli itu, tambahnya, anggota melihat  ada rencana balapan liar di Jalan R.A.Kartini Gresik.

“Anggota mencegah aksi yang membahayakan keselamatan pengendara. Empat sepeda motor kami sita karena pengemudi tidak bisa menunjukkan STNK, motor tidak standar,”tegasnya. 

Yanto menegaskan hunting patroli akan semakin diintensifkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat. (*)

Satlantas Polres Gresik Gagalkan Balap Liar, Empat Motor Pembalap Disita Selengkapnya

Warga ABR Portal Jalan Keluar Perumahan, Menolak Penggunaan Fasum tanpa Izin

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga Kompleks Perumaham Alam Bukit Raya (ABR) menggelar unjukrasa di dalam kompleks perumahan pada Minggu, 14 Maret 2021.

Warga di dua desa yakni Kembangan, Kecamatan Kebomas dan Desa Suci, Kecamatan Manyar, Gresik merasa resah aktivitas pembangunan yang dilakukan oleh salah satu perusahaan yang melakukan aktivitas pembangunan di dalam kompleks perumahan itu.

Aktivitas pembangunan itu tanpa kulo nuwun kepada masyarakat. Selain itu, aktivitas pembangunan itu menutup saluran air sehingga berpotensi menimbulkan banjir ketika hujan. 
Ratusan penghuni di dua rukun warga (RW) 09 Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas dan RW 20 Desa Suci, Kecamatan Manyar itu pun akhirnya kehilangan kesabaran.

Sebab, manajemen perusahaan yang mengklaim sebagai pengembang perumahan di kompleks perumahan ABR itu ditengarai tidak memiliki ikhtikad baik. “Tiga kali diundang untuk pertemuan tidak pernah datang,”ujar Ketua RW 09 Rudi Winarto pada Minggu, 14 Maret 2021.

Masyarakat di dua desa itu akhirnya menutup akses jalan keluar ABR dengan memasang portal jalan. Jalan itu hasil swadaya masyarakat. Sehingga, aktivitas keluar-masuk warga menggunakan on gate system

“Kalau mereka merusak portal atau taman yang dibangun warga sepakat akan melapor ke polisi,”tegas Rudi Winarto. Penutupan satu akses jalan keluar itu untuk mengantisipasi perusahaan melakukan aktivitas pembangunan.

“Warga tidak menolak pembangunan. Tapi, gunakan akses jalan lain. Karena mereka selama ini tidak bisa menunjukkan legalitas kepemilikan lahannya,”tegas Rudi dan diamini ratusan warga lainnya.

Dalam aksi usai kerja bakti pembersihan tamanan itu ada empat yang dituntut warga yakni menolak PT Kohir Mustika Berkah (KMB) di Perumahan ABR, menolak segela bentuk premanisme masuk wilayah ABR, Menolak semua Pekerja PT Kohir Mustika Berkah masuk wilayah ABR dan Menolak PT Kohir Mustika Berkah memakai tanah fasum/fasos tanpa seizin warga perumahan ABR. (*)

Tidak ada galeri yang dipilih atau galeri itu dihapus.

Warga ABR Portal Jalan Keluar Perumahan, Menolak Penggunaan Fasum tanpa Izin Selengkapnya

Lelang Proyek Jalan Mengare Molor, Ini Penjelasan DPUTR Gresik

GRESIK,1minute.id – Proyek perbaikan akses jalan ke Mengarai terancam molor. Pasalnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Gunawan Setiaji baru ngeh pejabat pembuat komitmen (PPK) mengalami kesulitan mengupload dokumen lelang. Dokumen lelang itu semestinya mulai di unggah melalui aplikasi layanan pengadaan secara elektronik (LPSE) akhir Februari 2021.

Akan tetapi, sampai Jumat, 12 Maret 2021 belum bisa diunggah. Akibat, PPK kesulitan mengunggah dokumen lelang proyek pavingisasi jalan menuju Pulau Eksotis di Kecamatan Bungah sepanjang 2 kilometer itu pun molor dari perencanaan.

Sebab, DPUTR Gresik rencananya akan mengupload dokumen lelang pada Senin lusa, 15 Maret 2021. Lelang pekerjaan dilakukan karena DPUTR Gresik mengalokasi anggaran perbaikan jalan kabupaten itu sebesar Rp 1 miliar.

Kepala DPUTR Gresik Gunawan Setiaji mengaku baru mendapatkan laporan dari anak buahnya terkait kerusakan sistem aplikasi itu beberapa hari lalu. Pasca Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melakukan inspeksi mendadak pada Kamis, 11 Maret 2021.

Belum diketahui secara pasti penyebab adanya kebuntuan komunikasi antara kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dengan para stafnya.

Akan tetapi, Gunawan mengaku siap disemprot Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani karena terlambat memberikan kabar molornya proses lelang perbaikan jalan Mengare itu.  “Saya salah, saya tanggungjawab karena tidak lapor ke Bupati. Masalah teknis baru saya tahu kemarin. Padahal ada paketnya,”katanya.

Gunawan mengatakan, proyek perbaikan jalan Mengare, salah satu prioritas program kerja 99 hari Nawa Karsa. “Proses lelang ada kendala akun yang dipakai PPK (pejabat pembuat komitmen) untuk mengupload dokumen. Kami menunggu dijawab pusat menunggu,”kata Gunawan dikonfirmasi pada Jumat, 12 Maret 2021. 

Proses lelang butuh waktu sebulan. Bila proses lelang lancar, perbaikan jalan menjadi akses masyarakat di tiga desa yakni Tanjung Widoro, Kramat dan Watuagung, Kecamatan Bungah itu bisa mulai dikerjakan medio April 2021. “Nanti paving dibongkar, lapisan diganti, paving yang rusak diganti dengan mutu dan kualitas sama dan yang diperlukan,”terang Gunawan. 

Seperti diberitakan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani sidak Jalan Mengare pada hari libur, Isra Mikroj pada Kamis, 11 Maret 2021. Gus Yani -sapaan-Fandi Akhmad Yani, naik sepeda angin hingga tiga kali melintas di jalan kabupaten itu mulai pukul 05.30. 

Gus Yani seakan ikut merasakan susahnya masyarakat ketika melintasi  jalan rusak itu. Ia pun merasa bersalah. Bupati yang baru dilantik pada 26 Februari 2021 itu pun meminta maaf kepada para pengguna jalan yang melintas.  

“Ngapunten pak, ngapunten nggih margine risak, segera kulo dandosi (maaf pak, maaf nggih, jalannya rusak secepatnya saya perbaiki),”kata Gus Yani kepada warga yang melintas pada Kamis, 11 Maret 2021.

Akses jalan itu satu-satu bagi masyarakat di tiga desa beraktivitas di luar desa itu  bertahun-tahun rusak. Belum tersentuh perbaikan. Kalau pun ada perbaikan tambal sulam ala kadarnya. Gus Yani tidak menemukan keberadaan alat berat untuk perbaikan jalan tersebut.

Saking kesalnya, dia menuntun sepedanya itu, kemudian menata paving yang rusak dengan kondisi bergelombang dan tidak beraturan di tengah jalan. Paving yang mengelupas hanya diuruk dengan pasir dan batu (sirtu).

Terkait tidak ada alat berat di sepanjang jalan Mengare itu, Gunawan menceritakan kronologinya. Menurutnya, dia sudah melaporkan bahwa ada alat berat untuk membenahi jalan menuju Mengare yang rusak karena paving-paving tidak beraturan.

Menurutnya, pada Jumat pekan lalu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berencana datang ke Mengare dalam waktu dekat. Dia bersama Pj Sekda Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno meninjau dan mengirim alat berat URC untuk persiapan menguruk sedikit jalan yang rusak. Seperti memberi urukan pasir kepada paving yang rusak.

Saat itu juga, ada kegiatan Bupati bersama Forkopimda untuk ziarah dalam rangkaian hari jadi Kabupaten Gresik. “Disana ternyata ada permasalahan sampah saat mau ziarah. Terpaksa mesin yang dibawa ke Mengare, kami tarik kembali untuk membersihkan sampah.

Kemudian, akan kembali ke Mengare. Bannya meletus, kemarin sudah mobilisasi kesana. Besok kembali lagi,”kata Gunawan. (*)

Lelang Proyek Jalan Mengare Molor, Ini Penjelasan DPUTR Gresik Selengkapnya