Satlantas Polres Gresik Gagalkan Balap Liar, Empat Motor Pembalap Disita

GRESIK,1minute.id – Arena balap liar di Jalan Raden Ajeng Kartini , Gresik dibubarkan anggota Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik pada Minggu dini hari, 14 Maret 2021. 

Dalam razia balap liar yang dilakukan korp sabuk putih itu, anak buah AKP Yanto Mulyanto, Kasatlantas Polres Gresik mengamankan empat sepeda motor. Motor yang diamankan itu karena pengendaranya tidak bisa menujukkan surat tanda nomor kendaraan (STNK), Surat izin mengemudi (SIM) dan menggunakan knalpot brong. 

Informasi yang dihimpun, Sabtu malam sejumlah anggota Satlantas Polres Gresik melakukan patroli hunting. Patroli yang dilakukan hingga Minggu dini hari bertujuan mengantisipasi remaja kebut-kebutan di jalan raya. Sejumlah ruas jalan protokol hingga jalan alternatif yang kerap dijadikan arena balapan liar di patroli.

Antara lain, Jalan RA Kartini dan Noto Prayitno. Sekitar pukul 02.00, mendapat kabar masyarakat rencana aksi balap liar di Jalan R.A. Kartini, Gresik.  Pulahan bocah cilik betah melek alias belum memiliki kartu tanda penduduk (KTP) sudah berjajar di trotoar jalan. Mereka menunggu para pembalap liar beraksi.

Balapan liar belum dimulai anggota Satlantas Polres Gresik tiba di Jalan R.A Kartini Gresik. Masa mayoritas milenial semburat melarikan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Yanto Mulyanto mengatakan hunting patroli rutin dilakukan anggota Satlantas Polres Gresik. Tujuannya, kata Yanto, mengantisipasi adanya kebut-kebutan dan penggunaan knalpot brong di jalan raya.

“Menekan angka kecelakaan dan memberikan perasaan aman dan nyaman masyarakat,”kata Yanto Mulyanto. Dalam hunting patroli itu, tambahnya, anggota melihat  ada rencana balapan liar di Jalan R.A.Kartini Gresik.

“Anggota mencegah aksi yang membahayakan keselamatan pengendara. Empat sepeda motor kami sita karena pengemudi tidak bisa menunjukkan STNK, motor tidak standar,”tegasnya. 

Yanto menegaskan hunting patroli akan semakin diintensifkan untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan memberikan rasa aman dan nyaman masyarakat. (*)