Terbukti Melanggar Netralitas, KASN Rekomendasi kepada Bupati untuk Memberikan Sanksi Dua ASN Pemkab Gresik

GRESIK,1minute.id – Dua aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Gresik terkena semprit Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). 

Dalam surat rekomendasi yang dikeluarkan KASN tertanggal 18 November 2020 yang ditandatangani Wakil Ketua KASN Tasdik Kinanto itu adalah Camat Duduksampeyan Suropadi dan Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Umum dan Perlindungan Masyarakat Dinas Polisi Pamong Praja (Dispol PP) Gresik, Muhammad Amien.

Terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Gresik Nadlif mengatakan pihaknya akan memberikan sanksi sesuai rekomendasi KASN. “Sanksi belum kami lakukan karena surat KASN itu baru kami terima hari ini,”kata Nadlif dikonfirmasi 1minute.id melalui Whatsapp, Jumat 20 November 2020.

Melansir surat berkop KASN yang diperoleh 1minute.id, sanksi pelanggaran kedua ASN itu berbeda. Untuk Camat Duduksampeyan Suropadi, berdasarkan surat No: R-3619/KASN/ 11/2020, KASN merekomendasikan kepada Bupati Sambari Halim Radianto sebagai pembina kepegawaian, agar menjatuhkan hukuman berupa disiplin sedang yang pelaksanaannya mengacu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

Sedangkan, Muhammad Amien, berdasarkan surat No: R-3609/KASN/ 11/2020, KASN merekomendasikan kepada Bupati Sambari untuk menjatuhkan sanksi moral berupa pernyataan terbuka. Rekomendasi tersebut harus ditindaklanjuti selama 14 hari kerja.

Kepala BKD Pemkab Gresik Nadlif menegaskan pihak akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. “Mengikuti rekom dari KASN sesuai ketentuan,”tegas Nadlif dikonfirmasi melalui whatsapp, 1minute.id, Jumat 20 November 2020.

Akan tetapi, tambahnya, pihak belum memberikan sanksi sesuai rekomendasi KASN itu karena surat tersebut baru saja diterimanya. 

Terpisah, terlapor Suropadi dikonfirmasi mengatakan pihaknya waktu itu sudah melakukan klasifikasi kepada bawaslu (Badan Pengaawas Pemilihan Umum) Gresik. “Waktu itu katanya sudah klir,”ujar Suropadi dikonfirmasi seluler, Jumat 20 November 2020.

Terkait memakai atribut salah satu pasangan calon, Suropadi mengaku waktu itu disuruh oleh relawan. “Kaus itu saya pakai diruangan lalu saya lepas lagi,”tegasnya. 

Sementara itu, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Gresik Abu Hasan ketika dikonfirmasi membenarkan bila Muhammad Amien adalah salah satu kepala bidang di Pol PP. “Kami sudah memberikan teguran kepada yang bersangkutan,”kata Abu Hasan dikonfirmasi seluler, Jumat 20 November 2020. 

Dalam surat KSAN itu disebutkan kronologis dugaan pelanggaran yang dilakukan Camat Duduksampeyan Suropadi dilakukan pada 17 Juni 2020 pukul 15.00 di rumah makan Aqila, Lamongan. 

Pertemuan yang dikemas dalam sosialisasi peningkatan kesejahteraan kepala desa dengan Alokasi Dana Desa (ADD) itu dihadiri oleh salah satu pasangan bakal calon. Terlapor Suropadi memberikan sambutan mengenakan kaus bakal calon bertuliskan QA di dada kanan dan tulisan Relawan Sakti di bagian punggung.

Karena perbuatan tersebut dilakukan sebelum penetapan calon, maka perbuatan tersebut termasuk dalam pelanggaran disiplin ASN dan dikenakan sanksi mengacu pada peraturan pemerintah (PP) nomor 53 /2010 tentang Disiplin PNS. 

Lalu pelanggaran Muhammad Amien, yakni memposting pada akun media sosial facebook dengan nama “muhammad Ameinamd” mendukung salah satu paslon pada 2 dan 4 Juli 2020. Atas tindakan Amien, KASN merekomendasikan kepada bupati untuk memberiksan sanksi displin secara moral. 

Yakni, memberikan pernyataan secara terbuka di website pemerintah daerah/media massa/media elektronik yang dapat diakses publik atau  dibacakan saat upacara yang dihadiri pegawai. 

Bukti penjatuhan sanksi moral melalui pernyataan terbuka disampaikan kepada KASN dalam bentuk tangkapan layar/website/kliping koran/foto/video.

Pelanggaran netralitas dua ASN tersebut mengacu ketentuan pasal 32 ayat ayat (2) UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN. (*)

Terbukti Melanggar Netralitas, KASN Rekomendasi kepada Bupati untuk Memberikan Sanksi Dua ASN Pemkab Gresik Selengkapnya

Inovasi, Ciptakan Varian Baru, Pemasaran Digital, Bandeng Mentari, UMKM Mitra Binaan SIG, Bertahan di Tengah Pandemi


GRESIK,1minute.id – Masa pandemi menuntut pelaku usaha berinovasi untuk bisa bertahan hidup. Diantaranya dilakukannya Anim Falahuddin. Pemilik bidang olahan Bandeng dengan merk Bandeng Mentari yang beralamat di Kecamatan Manyar, Gresik ini. 

Anim, satu diantara ratusan UMKM Mitra binaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bisa tetap bertahan di tengah pandemi korona. Dan, berkembang pesat.

Anim Falahudin menceritakan awal pandemi Covid-19 sempat kesulitan berjualan produk bandeng olahannya. Pendapatannya menurun hingga 60 persen. Namun, pemilik UD Multi Sarana Niaga itu tak lantas membuatnya putus asa. 

Anim memutar otak untuk melakukan inovasi dengan menambah varian produk baru berbahan baku ikan bandeng. Inovasinya membuahkan hasil, hingga saat ini Anim Falahuddin memililki 33 varian produk yang telah dipasarkan. Selain itu pemasaran juga sudah memanfaatkan platform digital.

Anim Falahuddin mengungkapkan, saat ini produk Bandeng Mentari sudah tersebar di beberapa wilayah di seluruh Indonesia. “Beberapa produk olahan yang kami jual diantaranya bandeng cabut duri, otak-otak, bandeng presto, bandeng pepes, bandeng sapit, abon bandeng, nuget bandeng rolade, siomay, fillet bandeng, kerupuk dan lainnya,”katanya. 

Dalam menjalankan usahanya Anim Falahuddin dibantu 15 karyawan yang merupakan warga sekitar. Setiap harinya bisa memproduksi hingga 200 kilogram. “Saat ini penjualan Bandeng Mentari mampu meraup omzet hingga Rp 120 juta perbulan,”ujarnya. 

Anim telah memiliki 13 mitra yang tersebar di kota-kota besar di Jawa, Bali dan Kalimantan. “Kini produk kami dapat ditemui di berbagai swalayan, pusat oleh-oleh dan restoran,”ujar Anim Falahuddin bangga. 

Sementara itu, General Manager of CSR SIG, Edy Saraya mengatakan, UMKM Bandeng Mentari ini memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang. Ikan bandeng merupakan makanan khas Gresik yang digemari oleh masyarakat.

“Semoga kedepan kehadiran UMKM ini mampu mendorong peningkatakan ekonomi, karena dapat membuka lapangan kerja bagi warga sekitar,”harap Edy Saraya dalam siaran pers diterima 1minute.id, Kamis 19 November 2020.

Edy Saraya menambahkan, SIG terus mendukung upaya UMKM binaan untuk maju dan berkembang ditengah kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Antara lain dengan memberikan fasilitas pelatihan dan pameran guna memperkenalkan produk kepada masayarakat luas. (*)

Inovasi, Ciptakan Varian Baru, Pemasaran Digital, Bandeng Mentari, UMKM Mitra Binaan SIG, Bertahan di Tengah Pandemi Selengkapnya

Giring : Saatnya Pemimpin yang Membangun Daerah adalah Milenial, NIAT bisa Membuat Kota Gresik Lebih Baik Semua Sektor

GRESIK,1minute.id – Giring Ganesha atau dikenal Giring  Nidji menyambangi posko pemenangan pasangan calon (Paslon) Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat), Selasa 17 November 2020 malam. 

Kehadiran pelaksana tugas Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia ( PSI) itu membawa angin segar dan menambah “suplemen” penambah semangat  paslon nomor urut 2 untuk memenangkan konstestasi Pilbup Gresik 9 Desember 2020. 

Sebab, deklarasi dukungan vokalis lagu Laskar Pelangi itu semakin mengukuhkan Gus Yani-Bu Min, adalah paslon yang diinginkan anak-anak milenial di Kota Santri. 

Dalam bincang santuy di posko pemenangan Niat di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik itu, Giring menyakini Gus Yani – Bu Min bisa membuat Kota Gresik menjadi lebih baik semua sektor. 

“Pemimpin yang merakyat, yang peduli masyarakat kecil, yang sederhana itu semua ada di Gus Yani dan Bu Min,”kata Giring. “Saatnya pemimpin yang membangun daerah adalah pemimpin millenial dan Niat akan menjadi pemimpin yang benar-benar melayani masyarakat,”tambah Giring yang disambut riuh tepuk tangan milenial Gresik.

Giring Ganesha atau dikenal Giring Nidji ketika mendatangi Posko Niat di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Selasa 17 November 2020 malam.

Giring juga mengajak para milenial untuk memilih Niat karena slogan perubahan yang diusung identik dengan karakter anak-anak muda yang cenderung dinamis dan kerap menginginkan sesuatu yang baru. 

“Saya sudah keliling di 18 kabupaten kota mendampingi calon kepala daerah. Hari ini secara khusus saya mendampingi Gus Yani dan Bu Min, karena saya tau masyarakat Gresik, anak muda  yang ingin perubahan dan perbaikan di Gresik,”ungkap penyanyi yang sekaligus aktor film sang pencerah. 

Selama 60 menit “Bincang Seru Bareng Milenial Gresik” berlangsung gayeng. Giring sebelum mengakhiri membawakan sebuah tembang lagi membuat histeris pengemarnya. 

Cabup milenial Gus Yani mengapresiasi langkah PSI yang mencoba menumbuhkan politik partisipatif oleh anak-anak muda. Diakuinya bahwa dukungan PSI Gresik ke Niat merupakan misi awal PSI dalam menggerakan politik anak muda indonesia. 

“Saya sangat berterima kasih karena PSI sudah memberikan amanat penuh kepada Paslon Niat. Ini menjadi bukti bahwa PSI ialah partai yang memberi ruang baru bagi anak muda untuk berperan di dunia politik,”ujarnya. 

Kehadiran Giring di posko pemenangannya itu, membuat Gus Yani lebih bersemangat karena sosok Giring sendiri merupakan anak muda yang tidak apatis terhadap politik,”Bro Giring ini adalah contoh bahwa perubahan itu diawali dari anak-anak muda yang tidak alergi politik tapi justru partisipatif terhadap politik,”pungkasnya. (*)

Giring : Saatnya Pemimpin yang Membangun Daerah adalah Milenial, NIAT bisa Membuat Kota Gresik Lebih Baik Semua Sektor Selengkapnya

NIAT Gandeng NU-Muhammadiyah Membangun Gresik

GRESIK,1minute.id – Jika ditakdirkan menang Pilkada Gresik, 9 Desember 2020 nanti, pasangan calon (paslon) Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) punya komitmen untuk Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah. Dalam setiap pembangunan bakal melibatkan kedua ormas besar itu.

Pria yang akrab disapa Gus Yani itu menjelaskan, Gresik punya potensi yang luar biasa. Yang sangat besar yang dapat di eksplore untuk memaksimalkan pembangunan.

“Dalam membangun saya tidak bisa hanya melibatkan Bu Min selaku wakil, juga dewan selaku legislatif. Tetapi harus melibatkan semua elemen masyarakat di Gresik,”kata Gus Yani dalam siaran pers diterima 1minute.id, Senin, 16 November 2020.

Apalagi, lanjutnya, sumberdaya manusia di NU maupun Muhammadiyah cukup banyak. Sangat diperlukan untuk mendukung proses pembangunan di Gresik.

“Jadi sangat tidak elok kalau saya meninggalkan NU atau Muhammadiyah. Juga dengan LDII atau elemen lainya. Apalagi di Gresik banyak komunitas yang bagus-bagus,”ungkpanya lagi.

Ketua Tim NIAT Gresik Khoirul Huda menambahkan, sampai saat ini tim makin kompak menyambut coblosan 9 Desember nanti. Isu-isu negatif yang dihembuskan makin memperkuat loyalitas tim, relawan maupun simpatisan. 

“Progres NIAT makin mendekati pemilihan 9 Desember 2020 terus melonjak naik, baik popularitas maupun elektabilitasnya,”tegas Sekretaris DPC PPP itu. (*)

NIAT Gandeng NU-Muhammadiyah Membangun Gresik Selengkapnya

KPK Kawal PSU di Gresik, hanya 10 dari 258 Pengembang yang Menyerahkan PSU

GRESIK, 1minute.id – Tiga pengembang perumahan menyerahkan akta penyerahan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) ke Pemkab Gresik, Senin 16 November 2020.

Penyerahan PSU itu disaksikan Edy Suryanto dan Irawati dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang melaksanakan kegiatan koordinasi dan supervisi pencegahan (koraupgah). Dua anggota KPK itu sedang melaksanakan kegiatan korsupgah di Gresik.

Bupati Gresik Sambari Halim Radianto  menerima akta PSU dari tiga pengembang Gresik itu di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik.

Akta PSU perumahan dari pengembang itu diserahkan setelah masing-masing perwakilan dari PT Swan Menganti Emas (SME)  di Menganti, PT Bunga Regency (BR) di Desa Dungus, Kecamatan Cerme dan PT The Lotus Wringinanom menandatangani dihadapan Bupati dan Korsupgah KPK serta para Kepala OPD yang hadir pada kegiatan tersebut.

Adapun luas area dari masing-masing pengembang yaitu, PT SME seluas 8 hektare,  PT BR seluas 1 hektare dan PT The Lotus dengan luas 2,3 hektare. Bupati Gresik mengapresiasi kepada para pengembang di Gresik yang telah menyerahkan PSU-nya kepada pemkab Gresik.

“Semakin cepat diserahkan semakin baik. Pengembang biasanya ingin segera menyerahkan fasum dan fasosnya. Tentu saja kami siap menerima asal ada jaminan tanggungjawab. Kami akan mengecek prosentase dan keberadaan PSU tersebut sesuai aturan yang telah ditetapkan,”kata Bupati Sambari. 

Pada kesempatan itu Bupati Sambari meminta kepada OPD yang mempunyai kewenangan tersebut untuk memeriksa jalan, gorong-gorong, saluran air dan berbagai fasilitas lain sesuai kualitas dan kuantitasnya.

“Kepada OPD yang berwenang tolong hal ini terus dipantau, jangan sampai ada pengembang yang lari sebelum membereskan PSU-nya,”tegas doktor alumnus Unair Surabaya itu. 

Sementara itu, Kosubgah KPK Edy Suryanto mengatakan pihaknya sangat konsen dengan penyerahan PSU. Edy mengingatkan kepada para pengembang perumahan yang ada di Gresik, agar segera menyerahkan PSU ke Pemkab Gresik. 

“Ada potensi tindak pidana jika PSU tidak segera diserahkan ke pemerintah daerah,”tegasnya. Dia mencontohkan pengembang yang mengalihfungsikan lahan semula dipakai sebagai taman kemudian diubah menjadi ruko. Sementara tamannya di pindah ke tempat yang tidak layak.

Untuk itu, pihaknya melalui Satuan Tugas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) KPK melakukan pengawasan terhadap PSU kawasan perumahan.

“Kami minta Camat dan pengembang yang hadir disini untuk merekomendsasikan penyerahan PSU ini sesegera mungkin,”imbau Edy. Dalam catatan Korsubgah KPK di Gresik ada 258 pengembang. ” Namun, sekian tahun terakhir hanya 10 pengembang yang menyerahkan PSU nya,”katanya. (*)

KPK Kawal PSU di Gresik, hanya 10 dari 258 Pengembang yang Menyerahkan PSU Selengkapnya

Roy Jeconiah, Eks Vokalis Boomerang : Wes Wayahe Sing Enom Dadi Bupati

GRESIK,1minute.id – Performa Calon Bupati (Cabup) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani membuat kepincut Roy Jeconian. Eks vocalis grup band Boomerang itu mengapresiasi  pasangan cawabup Aminatun Habibah (Bu Min) maju dalam kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 2020.

Bahkan, rocker era-90an itu mengajak anak-anak band, komunitas musisi, seniman dan pegiat musik di Gresik untuk mendukung dan memilih Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.  

Hal itu diungkapkan Roy Jeconiah saat ngopi bareng Gus Yani dengan tajuk “Berbicara dengan Nada dan Lagu Peduli Komunitas Musisi dan Pegiat Musik Gresik” di Posko Pemenangan niat di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Minggu 15 November 2020 malam.  

“Sudah saatnya generasi milenial jadi pemimpin. Wes wayahe sing enom iki dadi kepala daerah. Kalau Bupatinya masih muda, insya Allah bisa mengerti keadaan anak-anak muda karena yang paham anak-anak muda ya pemimpin muda,”ucap pelantun lagu Pelangi ini. 

Kongko bareng dengan komunitas musik dari kelompok seniman musik Rock In Gresik (RIG) semakin gayeng dengan dilanjutkan acara deklarasi dukungan kepada paslon Niat. 

Sementara itu, Ketua RIG Andi Kondel menyatakan dukungannya terhadap paslon Niat dianggap sebagai pilihan terbaik. Karena sosok Gus Yani punya perhatian lebih kepada seniman di Gresik. 

“Kami merasakan perhatian nyata Gus Yani kepada seniman sewaktu menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik. Kami tahu sendiri upaya beliau waktu itu gigih sekali memperjuangkan musisi Gresik yang gelisah karena tidak adanya kepastian izin keramaian akibat pandemi Covid-19,”ujar Andi Kondel. 

Dukungan RIG kepada paslon Niat ini merupakan harapan baru bagi musisi dan seniman di Gresik untuk bisa terus eksis di kota sendiri. Selain itu, tidak sedikit anak-anak muda di kota Santri ini yang memiliki bakat musik namun tidak pernah teraktualisasi karena minimnya perhatian pemerintah daerah.

Karena itu, RIG menaruh harapan besar kepada paslon nomor urut 2 ini untuk ikut andil memfasilitasi eksistensi para musisi di Gresik jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2025.
“Tujuan kita ingin mengangkat seni di kabupaten Gresik. Tapi kita dulu pernah pinjam WEP saja harus bayar. Padahal biaya kita itu patungan,”jelasnya.

Pria berambut gondrong ini mengaku jika sosok Gus Yani sebagai anak muda merupakan figur pemimpin yang tepat. Senada dengan Roy, Andi Kondel juga menilai hanya anak muda yang mampu memahami anak muda. 

“Sebagai komunitas rocker Gresik, saya sangat berharap jika Gus Yani jadi, nantinya bisa memberi kita kemudahan untuk menggelar event. Dan sebagai pemimpin muda juga turut mensupport,”harapnya.

Komunitas musik rock, RIG dalam ngopi bareng di Posko Pemenangan Niat di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Minggu 15 November 2020 malam

Menyikapi dukungan dari Komunitas RIG, Gus Yani sangat mengapresiasi. Pihaknya juga mengingatkan anak-anak muda yang punya kebiasaan bermusik tidak boleh apatis dengan politik. Karena melalui politik, anak-anak muda bisa memperjuangkan habit (kebiasaan) dan passion bermusiknya selama itu positif dan berkontribusi untuk kota Gresik.

“Jangan alergi dengan politik, justru lewat politik lah kita bisa memperjuangkan hobi kita, kreatifitas kita, eksistensi kita selama itu baik dan bermanfaat untuk masyarakat dan kota Gresik,”ujar Cabup milenial ini.

Gus Yani menjamin jika nanti ia dan Bu Min terpilih, dirinya akan memberikan ruang ekspresi kepada pekerja seni dan musisi untuk berkreasi. Sebab dengan adanya kegiatan musik, lanjut Gus Yani, bisa memberikan dampak perputaran ekonomi terhadap pelaku UMKM.

“Wahana Ekspresi Poesponegoro itu didanai APBD. Tentunya saya ingin WEP itu gratis untuk teman-teman musisi, anak band dan seniman Gresik,”tambahnya.
Gus Yani juga mengakui jika talenta anak muda Gresik sesungguhnya sangat luar biasa. Salah satunya Efret, putra daerah yang pernah meraih the best vokal di Indonesia. 

“Gresik ini gudangnya potensi terutama pekerja seni. Sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir memberikan fasilitas untuk ajang ekspresi dan kreatifitas mereka karena tugas pemimpin harus memberi kelonggaran pada anak muda untuk mengekspresikan karyanya,”pungkasnya. (*)

Roy Jeconiah, Eks Vokalis Boomerang : Wes Wayahe Sing Enom Dadi Bupati Selengkapnya

PPP Gelar Pendidikan Politik Secara Maraton, Target Menangkan Paslon Niat

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Gresik terus menggelar pendidikan politik secara maraton bagi pengurus dan kader partai  se-Kabupaten Gresik. 

Ikhtiar yang dilakukan partai berlambang Kakbah itu sebagai komitmennya dalam memenangkan pasangan calon (paslon) Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) di pilkada Gresik 2020.

Kali pertama roadshow pendidikan politik itu digelar di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik, Ketua Tim Pemenangan PPP Gresik untuk paslon Niat, Mokhamad Yunus menginstruksikan kepada jajaran PAC dan pengurus ranting PPP se-Gresik agar all out mengawal dan memenangkan paslon yang direstui para kiai kharismatik di Gresik.

“Saya instruksikan PPP harus kompak dan bersatu untuk memenangkan paslon Niat dalam pilkada Gresik 2020. Karena ini keputusan DPP untuk mengusung Niat, jadi wajib hukumnya PPP memenangkan Niat,”tegas Yunus dihadapan para kader PPP, Minggu, 15 November 2020.  

Pendidikan politik tersebut digelar lintas dapil. Kali ini Mokhamad Yunus membekali kader PPP di PAC Dukun, Ujung Pangkah dan Panceng. Yunus menargetkan dalam minggu ini pendidikan politiknya untuk pengurus dan kader PPP bisa rampung karena pilkada Gresik tinggal menghitung hari. 

Selain itu, ia juga menginstruksikan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) untuk bergerak aktif mengawal Niat sampai menang. ” Harapan kami yang dibawah DPC, PAC dan Ranting harus benar-benar mengawal niat dengan cara mengawal calon-calon pemilih yang ada di masing-masing desa sampai ke TPS,”pinta anggota dewan dapil 3 ini.  

Ditambahkan Yunus, pendidikan politik PPP ini membekali para pengurus dan kader dengan menggunakan sistem per-dapil untuk dikumpulkan kemudian digalakkan agar paslon Niat menang. Sebab, kemenangan paslon Niat nantinya merupakan momentum bagi PPP Gresik untuk bangkit dan menang. 

“Kalau PPP ingin bangkit di 2024 maka Niat harus menang. Karena kemenangan Gus Yani dan Bu Min adalah modal awal bangkitnya PPP untuk menang di 2024,”pungkasnya. (*)

PPP Gelar Pendidikan Politik Secara Maraton, Target Menangkan Paslon Niat Selengkapnya

Giliran Relawan Pro Joko Widodo Mendeklarasikan Dukungan kepada Niat

GRESIK,1minute.id – Pemilihan bupati (Pilbup) Gresik semakin dekat. Kurang 26 hari lagi. Dukungan untuk pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah untuk memenangi kontestasi coblosan 9 Desember 2020 terus mengalir. Setelah ketua dan sekretaris PW GP Ansor Jatim.  

Kini, relawan Pro Joko Widodo (Projo) merapat ke Niat. Ada 14 pimpinan anak cabang (PAC) menyatakan dukungan untuk paslon yang diusung enam partai politik di DPRD Gresik itu. 

Deklarasi dukungan dilakukan di posko pemenangan Niat di Srebi,  Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. “85 persen Relawan Pro Jokowi di Kabupaten Gresik siap mendukung, mengawal sampai hari pencoblosan supaya Gus Yani dan Bu Min menang,”ungkap penasehat DPC Projo Gresik Darmawan usai deklarasi dalam siaran Pers Tim Media Niat yang diterima 1minute.id, Sabtu 14 November 2020.

Ditambahkan Darmawan, ke-14 PAC Projo tersebut merapat ke Gus Yani – Bu Min dengan penuh kesadaran dan tidak ada paksaan. Apalagi visi-misi dari paslon Niat dinilai bisa merubah Gresik ke arah yang lebih baik dan maju dari sekarang.

“Semuanya murni sadar kalau Gresik benar-benar butuh perubahan. Kemudian melihat visi misinya juga luar biasa terutama masalah sosial, pendidikan, tenaga kerja dan masih banyak lainnya,”tegasnya. 

Selain itu, keputusan 14 PAC Projo Gresik merapat dan menyatakan dukungan ke Gus Yani – Bu Min lantaran Projo selama ini mengikuti konstelasi politik nasional. Secara politis, parpol yang mengusung Jokowi sebagai Presiden selama dua periode akan diikuti oleh Projo sebagai dukungan politik. 

“Saya melihat Gus Yani dan Bu Min banyak diusung partai politik yang juga mengusung pak Jokowi sebagai calon Presiden selama dua periode. Sehingga kami Projo mantap 100 persen mendukung paslon Niat,”tandasnya. (*)

Giliran Relawan Pro Joko Widodo Mendeklarasikan Dukungan kepada Niat Selengkapnya

Ketua PW GP Ansor Jatim Gus Syafiq : Langkah Gus Yani Sudah Tepat Menuju Kemenangan

GRESIK,1minute.id – Posko Pemenangan paslon Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) di Serembi,  Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik kedatangan tamu istimewa, Jumat 13 November 2020.

Tamu istimewa itu Ketua dan Sekretaris Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur M Syafiq Sauqi dan M Gufron Sirojd. Dua pimpinan tinggi organisasi kemasyarakatan terbesar di Jawa Timur itu menghadiri dalam acara Maulid Rasul dan Tabarukan Doa Dzurriyah KH Wahab Hasbullah.

Kegiatan tersebut digelar Ikatan Alumni Bahrul Ulum (Ikabu) Tambakberas,  Jombang asal Kabupaten Gresik. Turut hadir dalam kegiatan itu Gus Aam Notobuwono, Wakil Sekjen DPP Partai Golkar. Juga puluhan alumni santri Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Ketua PW GP Ansor Jatim Gus Syafiq Sauqi mengaku bangga dengan langkah Gus Yani yang maju dalam kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) Gresik. Apalagi saat paparan visi dan misi, pihaknya menangkap ada keberpihakan kepada masyarakat bawah. Gus Yani banyak diharapkan masyarakat menjadi Bupati Gresik lima tahun kedepan.

Ketua PW GP Ansor Jatim M Syafiq Sauqi didampingi Cabup Fandi Akhmad Yani usai menghadiri acara Maulid Maulid Rasul dan Tabarukan Doa Dzurriyah KH Wahab Hasbullah di Posko Pemenangan Paslon nomor urut 2, Niat, Jumat 13 November 2020.

“Langkah Gus Yani ini sudah sangat tepat menuju kemenangan,”ungkap Gus Syafiq dalam siaran pers Tim Media Niat diterima 1minute.id, Jumat 13 November 2020. Gus Syafiq menyebut bila Gus Yani adalah saudara. Bersama-sama Gufron Sirojd menjadi pengurus PW Ansor Jatim. Gus Yani Bendahara dan Ra Gopong-panggilan-Gufron Sirojd adalah Sekretaris.

“Saya punya alumni dan saya ada Ansor, mari berjuang untuk Gus Yani,”tegasnya.
Bahkan, lanjut Gus Syafiq, menjelang titik akhir nanti melalui Ra Gopong, Ansor akan membombardir untuk kemenangan Gus Yani dan Bu Min.

Sementara Gus Aam lebih mendorong alumni Bahrul Ulum untuk bergerak memenangkan Gus Yani – Bu Min. Dirinya tidak ingin alumni hanya diam. “(Alumni)  Harus bergerak mencari pemilih. Ke warkop-warkop sosialisasi program Gus Yani,”tegasnya. (*)

Ketua PW GP Ansor Jatim Gus Syafiq : Langkah Gus Yani Sudah Tepat Menuju Kemenangan Selengkapnya

Menko PMK Pantau Perkembangan Penanganan Covid-19 di RSMG dan RSUD Ibnu Sina Gresik

GRESIK,1minute.id – Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja di Gresik, Jumat 13 November 2020.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengunjungi Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik (RSMG) dan RSUD Ibnu Sina Gresik.

Kunjungan itu untuk melihat perkembangan rumah sakit dalam penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19). Menko PMK Muhadjir tiba RSMG pukul 13.30. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malam (UMM) itu disambut Ketua Pengurus Daerah  Muhammadiyah (PDM) Gresik Taufiqullah dan  Direktur RS Muhammadiyah Gresik dr. Imam Suyuthi, Sp.An. 

Menko PKM Muhadjir melongok instalasi gawat darurat (IGD), Klinik Paru kemudian menuju ruang perawatan pasien di lantai dua rumah sakit berlokasi di Jalan KH Kholil Gresik itu. Selama 30 menit Menko PMK Muhadjir berada di RSMG kemudian melanjutkan kunjungan ke RSUD ibnu Sina Gresik. Rumah sakit milik Pemkab Gresik itu berlokasi di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kebomas.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan kunjungan ini untuk memastikan perkembangan program-program kementerian maupun lembaga yang dibawah koordinasinya bidang pembangunan manusia dan kebudayaan. 

Kementerian dibawah koordinasi Menko PMK adalah Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kemeterian Sosial, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Serta, Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak. 

Sedangkan lembaga diantaranya, BPNB,  BPJS, BKKBN dan BPOM. “Kalau saya ke daerah ini untuk memantau perkembangan program-program dari kementerian dan lembaga yang saya koordinasikan,”kata Muhadjir Effendy usai kunjungan di RSMG, Jumat 13 November 2020. Diantaranya, ke RSMG ini untuk melihat perkembangan kesiapan rumah sakit dalam menangani pasien Covid-19. (*) 

Menko PMK Pantau Perkembangan Penanganan Covid-19 di RSMG dan RSUD Ibnu Sina Gresik Selengkapnya