Roy Jeconiah, Eks Vokalis Boomerang : Wes Wayahe Sing Enom Dadi Bupati

GRESIK,1minute.id – Performa Calon Bupati (Cabup) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani membuat kepincut Roy Jeconian. Eks vocalis grup band Boomerang itu mengapresiasi  pasangan cawabup Aminatun Habibah (Bu Min) maju dalam kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 2020.

Bahkan, rocker era-90an itu mengajak anak-anak band, komunitas musisi, seniman dan pegiat musik di Gresik untuk mendukung dan memilih Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani.  

Hal itu diungkapkan Roy Jeconiah saat ngopi bareng Gus Yani dengan tajuk “Berbicara dengan Nada dan Lagu Peduli Komunitas Musisi dan Pegiat Musik Gresik” di Posko Pemenangan niat di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Minggu 15 November 2020 malam.  

“Sudah saatnya generasi milenial jadi pemimpin. Wes wayahe sing enom iki dadi kepala daerah. Kalau Bupatinya masih muda, insya Allah bisa mengerti keadaan anak-anak muda karena yang paham anak-anak muda ya pemimpin muda,”ucap pelantun lagu Pelangi ini. 

Kongko bareng dengan komunitas musik dari kelompok seniman musik Rock In Gresik (RIG) semakin gayeng dengan dilanjutkan acara deklarasi dukungan kepada paslon Niat. 

Sementara itu, Ketua RIG Andi Kondel menyatakan dukungannya terhadap paslon Niat dianggap sebagai pilihan terbaik. Karena sosok Gus Yani punya perhatian lebih kepada seniman di Gresik. 

“Kami merasakan perhatian nyata Gus Yani kepada seniman sewaktu menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik. Kami tahu sendiri upaya beliau waktu itu gigih sekali memperjuangkan musisi Gresik yang gelisah karena tidak adanya kepastian izin keramaian akibat pandemi Covid-19,”ujar Andi Kondel. 

Dukungan RIG kepada paslon Niat ini merupakan harapan baru bagi musisi dan seniman di Gresik untuk bisa terus eksis di kota sendiri. Selain itu, tidak sedikit anak-anak muda di kota Santri ini yang memiliki bakat musik namun tidak pernah teraktualisasi karena minimnya perhatian pemerintah daerah.

Karena itu, RIG menaruh harapan besar kepada paslon nomor urut 2 ini untuk ikut andil memfasilitasi eksistensi para musisi di Gresik jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2021-2025.
“Tujuan kita ingin mengangkat seni di kabupaten Gresik. Tapi kita dulu pernah pinjam WEP saja harus bayar. Padahal biaya kita itu patungan,”jelasnya.

Pria berambut gondrong ini mengaku jika sosok Gus Yani sebagai anak muda merupakan figur pemimpin yang tepat. Senada dengan Roy, Andi Kondel juga menilai hanya anak muda yang mampu memahami anak muda. 

“Sebagai komunitas rocker Gresik, saya sangat berharap jika Gus Yani jadi, nantinya bisa memberi kita kemudahan untuk menggelar event. Dan sebagai pemimpin muda juga turut mensupport,”harapnya.

Komunitas musik rock, RIG dalam ngopi bareng di Posko Pemenangan Niat di Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Minggu 15 November 2020 malam

Menyikapi dukungan dari Komunitas RIG, Gus Yani sangat mengapresiasi. Pihaknya juga mengingatkan anak-anak muda yang punya kebiasaan bermusik tidak boleh apatis dengan politik. Karena melalui politik, anak-anak muda bisa memperjuangkan habit (kebiasaan) dan passion bermusiknya selama itu positif dan berkontribusi untuk kota Gresik.

“Jangan alergi dengan politik, justru lewat politik lah kita bisa memperjuangkan hobi kita, kreatifitas kita, eksistensi kita selama itu baik dan bermanfaat untuk masyarakat dan kota Gresik,”ujar Cabup milenial ini.

Gus Yani menjamin jika nanti ia dan Bu Min terpilih, dirinya akan memberikan ruang ekspresi kepada pekerja seni dan musisi untuk berkreasi. Sebab dengan adanya kegiatan musik, lanjut Gus Yani, bisa memberikan dampak perputaran ekonomi terhadap pelaku UMKM.

“Wahana Ekspresi Poesponegoro itu didanai APBD. Tentunya saya ingin WEP itu gratis untuk teman-teman musisi, anak band dan seniman Gresik,”tambahnya.
Gus Yani juga mengakui jika talenta anak muda Gresik sesungguhnya sangat luar biasa. Salah satunya Efret, putra daerah yang pernah meraih the best vokal di Indonesia. 

“Gresik ini gudangnya potensi terutama pekerja seni. Sudah sepatutnya pemerintah daerah hadir memberikan fasilitas untuk ajang ekspresi dan kreatifitas mereka karena tugas pemimpin harus memberi kelonggaran pada anak muda untuk mengekspresikan karyanya,”pungkasnya. (*)

Roy Jeconiah, Eks Vokalis Boomerang : Wes Wayahe Sing Enom Dadi Bupati Selengkapnya

PPP Gelar Pendidikan Politik Secara Maraton, Target Menangkan Paslon Niat

GRESIK,1minute.id – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PPP Gresik terus menggelar pendidikan politik secara maraton bagi pengurus dan kader partai  se-Kabupaten Gresik. 

Ikhtiar yang dilakukan partai berlambang Kakbah itu sebagai komitmennya dalam memenangkan pasangan calon (paslon) Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (Niat) di pilkada Gresik 2020.

Kali pertama roadshow pendidikan politik itu digelar di Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujung Pangkah, Gresik, Ketua Tim Pemenangan PPP Gresik untuk paslon Niat, Mokhamad Yunus menginstruksikan kepada jajaran PAC dan pengurus ranting PPP se-Gresik agar all out mengawal dan memenangkan paslon yang direstui para kiai kharismatik di Gresik.

“Saya instruksikan PPP harus kompak dan bersatu untuk memenangkan paslon Niat dalam pilkada Gresik 2020. Karena ini keputusan DPP untuk mengusung Niat, jadi wajib hukumnya PPP memenangkan Niat,”tegas Yunus dihadapan para kader PPP, Minggu, 15 November 2020.  

Pendidikan politik tersebut digelar lintas dapil. Kali ini Mokhamad Yunus membekali kader PPP di PAC Dukun, Ujung Pangkah dan Panceng. Yunus menargetkan dalam minggu ini pendidikan politiknya untuk pengurus dan kader PPP bisa rampung karena pilkada Gresik tinggal menghitung hari. 

Selain itu, ia juga menginstruksikan Wanita Persatuan Pembangunan (WPP) untuk bergerak aktif mengawal Niat sampai menang. ” Harapan kami yang dibawah DPC, PAC dan Ranting harus benar-benar mengawal niat dengan cara mengawal calon-calon pemilih yang ada di masing-masing desa sampai ke TPS,”pinta anggota dewan dapil 3 ini.  

Ditambahkan Yunus, pendidikan politik PPP ini membekali para pengurus dan kader dengan menggunakan sistem per-dapil untuk dikumpulkan kemudian digalakkan agar paslon Niat menang. Sebab, kemenangan paslon Niat nantinya merupakan momentum bagi PPP Gresik untuk bangkit dan menang. 

“Kalau PPP ingin bangkit di 2024 maka Niat harus menang. Karena kemenangan Gus Yani dan Bu Min adalah modal awal bangkitnya PPP untuk menang di 2024,”pungkasnya. (*)

PPP Gelar Pendidikan Politik Secara Maraton, Target Menangkan Paslon Niat Selengkapnya

Giliran Relawan Pro Joko Widodo Mendeklarasikan Dukungan kepada Niat

GRESIK,1minute.id – Pemilihan bupati (Pilbup) Gresik semakin dekat. Kurang 26 hari lagi. Dukungan untuk pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah untuk memenangi kontestasi coblosan 9 Desember 2020 terus mengalir. Setelah ketua dan sekretaris PW GP Ansor Jatim.  

Kini, relawan Pro Joko Widodo (Projo) merapat ke Niat. Ada 14 pimpinan anak cabang (PAC) menyatakan dukungan untuk paslon yang diusung enam partai politik di DPRD Gresik itu. 

Deklarasi dukungan dilakukan di posko pemenangan Niat di Srebi,  Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik. “85 persen Relawan Pro Jokowi di Kabupaten Gresik siap mendukung, mengawal sampai hari pencoblosan supaya Gus Yani dan Bu Min menang,”ungkap penasehat DPC Projo Gresik Darmawan usai deklarasi dalam siaran Pers Tim Media Niat yang diterima 1minute.id, Sabtu 14 November 2020.

Ditambahkan Darmawan, ke-14 PAC Projo tersebut merapat ke Gus Yani – Bu Min dengan penuh kesadaran dan tidak ada paksaan. Apalagi visi-misi dari paslon Niat dinilai bisa merubah Gresik ke arah yang lebih baik dan maju dari sekarang.

“Semuanya murni sadar kalau Gresik benar-benar butuh perubahan. Kemudian melihat visi misinya juga luar biasa terutama masalah sosial, pendidikan, tenaga kerja dan masih banyak lainnya,”tegasnya. 

Selain itu, keputusan 14 PAC Projo Gresik merapat dan menyatakan dukungan ke Gus Yani – Bu Min lantaran Projo selama ini mengikuti konstelasi politik nasional. Secara politis, parpol yang mengusung Jokowi sebagai Presiden selama dua periode akan diikuti oleh Projo sebagai dukungan politik. 

“Saya melihat Gus Yani dan Bu Min banyak diusung partai politik yang juga mengusung pak Jokowi sebagai calon Presiden selama dua periode. Sehingga kami Projo mantap 100 persen mendukung paslon Niat,”tandasnya. (*)

Giliran Relawan Pro Joko Widodo Mendeklarasikan Dukungan kepada Niat Selengkapnya

Ketua PW GP Ansor Jatim Gus Syafiq : Langkah Gus Yani Sudah Tepat Menuju Kemenangan

GRESIK,1minute.id – Posko Pemenangan paslon Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT) di Serembi,  Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik kedatangan tamu istimewa, Jumat 13 November 2020.

Tamu istimewa itu Ketua dan Sekretaris Pengurus Wilayah Gerakan Pemuda (PW GP) Ansor Jawa Timur M Syafiq Sauqi dan M Gufron Sirojd. Dua pimpinan tinggi organisasi kemasyarakatan terbesar di Jawa Timur itu menghadiri dalam acara Maulid Rasul dan Tabarukan Doa Dzurriyah KH Wahab Hasbullah.

Kegiatan tersebut digelar Ikatan Alumni Bahrul Ulum (Ikabu) Tambakberas,  Jombang asal Kabupaten Gresik. Turut hadir dalam kegiatan itu Gus Aam Notobuwono, Wakil Sekjen DPP Partai Golkar. Juga puluhan alumni santri Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Jombang.

Ketua PW GP Ansor Jatim Gus Syafiq Sauqi mengaku bangga dengan langkah Gus Yani yang maju dalam kontestasi pemilihan bupati (Pilbup) Gresik. Apalagi saat paparan visi dan misi, pihaknya menangkap ada keberpihakan kepada masyarakat bawah. Gus Yani banyak diharapkan masyarakat menjadi Bupati Gresik lima tahun kedepan.

Ketua PW GP Ansor Jatim M Syafiq Sauqi didampingi Cabup Fandi Akhmad Yani usai menghadiri acara Maulid Maulid Rasul dan Tabarukan Doa Dzurriyah KH Wahab Hasbullah di Posko Pemenangan Paslon nomor urut 2, Niat, Jumat 13 November 2020.

“Langkah Gus Yani ini sudah sangat tepat menuju kemenangan,”ungkap Gus Syafiq dalam siaran pers Tim Media Niat diterima 1minute.id, Jumat 13 November 2020. Gus Syafiq menyebut bila Gus Yani adalah saudara. Bersama-sama Gufron Sirojd menjadi pengurus PW Ansor Jatim. Gus Yani Bendahara dan Ra Gopong-panggilan-Gufron Sirojd adalah Sekretaris.

“Saya punya alumni dan saya ada Ansor, mari berjuang untuk Gus Yani,”tegasnya.
Bahkan, lanjut Gus Syafiq, menjelang titik akhir nanti melalui Ra Gopong, Ansor akan membombardir untuk kemenangan Gus Yani dan Bu Min.

Sementara Gus Aam lebih mendorong alumni Bahrul Ulum untuk bergerak memenangkan Gus Yani – Bu Min. Dirinya tidak ingin alumni hanya diam. “(Alumni)  Harus bergerak mencari pemilih. Ke warkop-warkop sosialisasi program Gus Yani,”tegasnya. (*)

Ketua PW GP Ansor Jatim Gus Syafiq : Langkah Gus Yani Sudah Tepat Menuju Kemenangan Selengkapnya

Menko PMK Pantau Perkembangan Penanganan Covid-19 di RSMG dan RSUD Ibnu Sina Gresik

GRESIK,1minute.id – Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy melakukan kunjungan kerja di Gresik, Jumat 13 November 2020.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu mengunjungi Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik (RSMG) dan RSUD Ibnu Sina Gresik.

Kunjungan itu untuk melihat perkembangan rumah sakit dalam penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19). Menko PMK Muhadjir tiba RSMG pukul 13.30. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malam (UMM) itu disambut Ketua Pengurus Daerah  Muhammadiyah (PDM) Gresik Taufiqullah dan  Direktur RS Muhammadiyah Gresik dr. Imam Suyuthi, Sp.An. 

Menko PKM Muhadjir melongok instalasi gawat darurat (IGD), Klinik Paru kemudian menuju ruang perawatan pasien di lantai dua rumah sakit berlokasi di Jalan KH Kholil Gresik itu. Selama 30 menit Menko PMK Muhadjir berada di RSMG kemudian melanjutkan kunjungan ke RSUD ibnu Sina Gresik. Rumah sakit milik Pemkab Gresik itu berlokasi di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Kebomas.

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan kunjungan ini untuk memastikan perkembangan program-program kementerian maupun lembaga yang dibawah koordinasinya bidang pembangunan manusia dan kebudayaan. 

Kementerian dibawah koordinasi Menko PMK adalah Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Kemeterian Sosial, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Serta, Kementerian Perempuan dan Perlindungan Anak. 

Sedangkan lembaga diantaranya, BPNB,  BPJS, BKKBN dan BPOM. “Kalau saya ke daerah ini untuk memantau perkembangan program-program dari kementerian dan lembaga yang saya koordinasikan,”kata Muhadjir Effendy usai kunjungan di RSMG, Jumat 13 November 2020. Diantaranya, ke RSMG ini untuk melihat perkembangan kesiapan rumah sakit dalam menangani pasien Covid-19. (*) 

Menko PMK Pantau Perkembangan Penanganan Covid-19 di RSMG dan RSUD Ibnu Sina Gresik Selengkapnya

Kabar Baik dari Paslon Niat untuk Masyarakat Bawean, Program Gresik Cerdas akan Beri Subsidi Penumpang Kapal

GRESIK, 1minute.id – Program Gresik Cerdas yang diluncurkan pasangan calon (Paslon) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah tidak hanya untuk pelajar di Gresik daratan.

Program mencerdaskan anak Kota Santri itu diperuntukkan bagi pelajar, mahasiswa dan santri asal Pulau Bawean.  Bahkan, paslon diusung enam partai di DPRD Gresik itu, pulau berjarak 80 mil dari Kota Gresik sebagai Pulau Rintisan Pendidikan sehingga sarana dan prasarana pendukung untuk menjadikan Bawean sebagai pulau pendidikan, menjadi perhatian serius bagi Niat.

Diantaranya, kemudahan transportasi bagi pelajar, mahasiswa dan santri asal Pulau Putri – sebutan lain – Pulau Bawean. 
“Awal pemerintahan diawali dengan kemudahan transportasi penyeberangan,”ujar Cabup Fandi Akhmad Yani dalam siaran pers diterima 1minute.id, Jumat 13 April 2020.

Pulau Bawean adalah pulau yang terletak di Laut Jawa, sekitar 120 kilometer sebelah utara Gresik dengan luas 197,4 kilometer persegi.  Terbagi menjadi dua kecamatan, yakni Sangkapura dan Tambak. Pulau bawean memiliki wilayah administratif sebanyak 30 desa dengan populasi penduduk 100 ribu lebih. 

Selama ini banyak warga asli Pulau Putri itu yang menuntut ilmu di luar Bawean. Sehingga transportasi dari Bawean ke Gresik atau sebaliknya menjadi cukup vital.  Sebab, tidak sedikit warga Bawean yang bekerja, menuntut ilmu di pondok pesantren maupun menempuh pendidikan formal di daratan pulau Jawa. 

Salah satu transportasi publik yang kerap digunakan warga Bawean ialah kapal cepat seperti Express Bahari dan Natuna Express dengan jarak tempuh antara 3-4 jam. Namun, saat cuaca buruk terpaksa warga Bawean bergantung menggunakan KMP Gili Iyang dengan jarak tempuh cukup lama 8 – 10 jam.

Hadirnya bandara Harun Tohir dengan pesawat perintis nampaknya juga belum efektif untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi publik warga Bawean. Sebab, transportasi udara tersebut hanya berkapasitas 10-12 penumpang. 

Selain itu harga tiket pesawat juga tidak ekonomis untuk penumpang kelas ekonomi menengah ke bawah, maupun penumpang berlatarbelakang santri, mahasiswa dan pelajar. 

Untuk mengurangi beban biaya para penumpang kapal Bawean – Gresik, paslon nomor urut 2 Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) akan memudahkan kebutuhan transportasi laut tersebut.
Melalui programnya Gresik Cerdas, jika terpilih menjadi Cabup – cawabup Gresik periode 2021-2025. 

Gus Yani – sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani menjelaskan program Gresik Cerdas tersebut memberikan subsidi sebesar 20-30 persen untuk penumpang kapal cepat baik Express Bahari maupun Natuna Express. Subsidi tersebut berlaku bagi warga asli ber KTP Bawean dengan syarat mahasiswa, pelajar, santri dan masyarakat tidak mampu. 

“Usai dilantik kami akan bekerja sama langsung dengan pihak kapal selama satu periode untuk memberikan diskon tiket ekonomi kapal cepat Bawean Gresik Pulang Pergi (PP). Syaratnya hanya menunjukkan KTP asli warga bawean dan kartu tanda pelajar, mahasiswa, santri di loket serta untuk warga tidak mampu,”jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pengadaan kapal besar. Yakni menjalin  kerjasama dengan Komando Armada  (Koarmada) Surabaya selama satu periode untuk mengakomodasi para penumpang warga Bawean agar tetap bisa menjalankan rutinitasnya meski dalam kondisi cuaca buruk. Tak hanya itu, paslon Niat juga memberikan subsidi sesuai syarat yang berlaku. 

“Karena selama ini, kalau ke Bawean itu seringkali tidak bisa terlaksana sebab kapal cepat dilarang berlayar sesuai imbauan BMKG karena gelombang besar (tinggi). Dan itu tidak memungkinkan kapal berlayar. Maka solusi dari kami ya menyebrang dengan kapal perang Komando Utama TNI Angkatan Laut,”bebernya. 

Program Gresik Cerdas ini merupakan komitmen paslon Niat untuk meningkatkan pelayanan publik di Pulau Bawean sebagai rintisan Pulau Pendidikan. Salah satunya dengan memudahkan transportasi penyebrangan sebagai upaya menunjang infrastruktur ke Pulau Bawean yang selama ini dirasakan warga belum berfungsi secara maksimal. (*)

Kabar Baik dari Paslon Niat untuk Masyarakat Bawean, Program Gresik Cerdas akan Beri Subsidi Penumpang Kapal Selengkapnya

Gus Yani Instruksikan Tim, Relawan Semakin Kompak, Silaturahim dari Rumah ke Rumah

GRESIK,1minute.id – Pemungutan suara Pemiihan Bupati (Pilbup) Gresik 2020 kurang dari 28 hari lagi. Calon Bupati (Cabup) nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani menyerukan kepada tim, relawan untuk terus merapatkan barisan. Mengembangkan politik silaturahi dari rumah ke rumah. Seperti yang telah dilakukan paslon Niat sejak awal kampanye.

“Kami mohon seluruh tim pemenangan, relawan dan masyarakat pendukung Perubahan Gresik agar semakin solid dan kompak,”ujar Gus Yani sapaan akrabnya, Kamis 12 November 2020.

Gus Yani yang berpasangan dengan Aminatun Habibah (Bu Min) berharap kepada seluruh tim agar tidak terpancing oleh oknum yang mulai melakukan cara-cara tidak sportif.

“Terus rapatkan barisan, untuk memenangkan Niat pada Pilkada Gresik 2020,”ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Menurut Gus Yani, gerakan perubahan ini adalah amanah para kiai dan rakyat Gresik, sehingga harus kita jaga dan kita menangkan dengan cara yang sportif, dan santun. “Masyarakat Gresik banyak yang menginginkan perubahan. Menginginkan pemerintahan yang transparan dan tanggap terhadap persoalan di masyarakat,” pungkasnya. (*)

Gus Yani Instruksikan Tim, Relawan Semakin Kompak, Silaturahim dari Rumah ke Rumah Selengkapnya

BPOM Jemput Bola untuk Sosialisasi Keamanan Pangan dan Layanan Konsultasi Pendaftaran Produk Pangan

GRESIK,1minute.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mendatangi kantor Pemkab Gresik, Kamis, 12 November 2020. Kedatangan lembaga yang mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan di Indonesia ini untuk memberikan sosialisasi keamanan pangan dan layanan konsultasi pendaftaran produk pangan bagi pelaku usaha di Kota Santri ini. 

Beragam usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) menyabut antusias kehadiran BPOM itu.  Bupati Gresik Sambari Halim Radianto menyatakan terima kasih atas layanan BPOM kepada 50 orang pelaku usaha UMKM di Gresik.

Menurut Bupati Sambari,  sudah tepat upaya BPOM memberikan layanan sosialisasi dan konsultasi pada UMKM pangan di Gresik, mengingat jumlah UMKM di Gresik mencapai 17 ribu lebih. Dari jumlah itu 75 persen perlu pembinaan dan perizinan dari BPOM.

“Tolong, kalau sudah diberikan pembinaan dan di seleksi harus tetap diberi pembinaan terutama dalam penentuan expired produk. Cek dan teliti lah sesuai laboratorium yang dimiliki oleh BPOM,”harap Bupati Sambari  dalam sambutan pembukaan sosialisasi tersebut.

Doktor alumnus Unair Surabaya itu  meminta kepada seluruh pelaku usaha UMKM di Gresik untuk berlomba-lomba meningkatkan kualitas dan menjaga mutu produksinya. 

“Kepada BPOM kami meminta agar selalu memberikan pembinaan kepada pelaku usaha pangan di Gresik, terutama bagaimana para pelaku usaha pangan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraannya,”tegasnya. 

Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Sosialisasi Keamanan Pangan BPOM Dewi Prawitasari mengatakan, tujuan sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang keamanan pangan, menerapkan cara olahan yang baik untuk peningkatan daya saing.

“Keamanan pangan merupakan tanggungjawab kita bersama dan memberikan dampak besar terhadap Kesehatan masyarakat,”kata Dewi.

Selain itu, Dewi menambahkan, kedatangan untuk meningkatkan daya saing produk lokal, BPOM juga memberikan kemudahan dalam mendapatkan nomor izin edar BPOM RI MD.  

BPOM RI MD adalah perizinan berupa izin edar untuk produk pangan yang di produksi oleh dalam negeri yang lebih besar dari skala rumah tangga atau industri yang menghasilkan produk pangan yang wajib memiliki izin edar BPOM MD.

Beberapa kemudahan BPOM yaitu, Pembinaan UMKM via daring, pemdampingan, coaching clinic, simplikasi persyaratan izin cukup Izin usaha mikro kecil (IUMK) dan surat keterangan domisili usaha (SKDU), sesuai PP 32/2017 ada potongan biaya 50 persen,  registrasi pangan resiko rendah hanya melalui notifikasi tidak dipersyaratkan hasil uji atau analisa, pemeriksaan hanya fokus pada pelaksanaan higieni sanitasi, sampling dan uji produk UMKM gratis. (yad) 

BPOM Jemput Bola untuk Sosialisasi Keamanan Pangan dan Layanan Konsultasi Pendaftaran Produk Pangan Selengkapnya

Ini Harapan Milenial kepada Paslon Niat, Bila Terpilih sebagai Bupati-Wabup Gresik

GRESIK,1minute.id – Generasi muda di  Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Gresik, berharap kepada calon bupati milenial Fandi Akhmad Yani agar nanti kalau jadi bupati lebih memprioritaskan lagi sektor kepemudaan yang terintegrasi dengan industri. 

Mereka optimistis Cabup berpasangan dengan Cawabup Aminatun Habibah (Bu Min)  memiliki potensi besar mewujudkan mimpi generasi muda itu.  Sebab, pria yang akrab disapa Gus Yani ini masih muda, tegas dan enerjik.

Mereka menganggap selama ini pemerintah belum memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia (SDM) para pemuda di Gresik menjadi lebih berdaya dan produktif. Padahal, tidak sedikit pemuda yang dapat memberikan kontribusinya dalam pembangunan daerah.

“Selama sepuluh tahun ini belum pernah ada pemberdayaan bagi pemuda, padahal banyak problem yang dihadapi misalnya potensi SDM pemuda yang tidak diimbangi dengan sarana dan prasarana termasuk tenaga kerja yang belum terserap,”kata Ulil Absor, Selasa 10 November 2020 sore. 

Ulil berharap besar kepada Gus Yani agar bisa memberikan solusi bagi pemuda desa. Misalnya, saat ini di tengah pandemi pemuda kesulitan mendapatkan pekerjaan. Selain itu, banyak lulusan yang harus menganggur bertahun-tahun karena peluang mendapat kerja yang kecil.

“Banyak pemuda disini yang nganggur. Mereka sudah ngelamar ke perusahaan tapi tidak diterima. Jadi sulitnya minta ampun kerja di kota sendiri. Kita berharap Gus Yani bisa memberi solusi untuk pemuda,”harapnya.

Pemuda lain, Nadlir juga mempunyai harapan yang sama. Ia mengaku, pemuda di desa Siwalan banyak yang nekat menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia), karena tidak ada lapangan pekerjaan di desa. Bahkan, sulit mencari pekerjaan di Gresik.

Untuk itu, dia berharap kepada Gus Yani jika terpilih jadi bupati Gresik periode 2021-2025 memberikan perhatian kepada para pemuda. Diantaranya, memberikan di training agar memiliki soft skill sesuai kebutuhan tenaga kerja industri di Gresik. 
Misalnya, dengan memfungsikan secara maksimal Balai Latihan Kerja (BLK) atau pelatihan ketenagakerjaan yang menyasar pemuda desa untuk home industri di desa.

“Jadi pemuda disini banyak yang nekat jadi TKI, padahal di Gresik banyak ribuan pabrik yang bergerak di berbagai bidang dan produksi macam-macam. Kami harap ada pelatihan untuk peningkatan skill pemuda sesuai kebutuhan pabrik atau industri rumahan di desa,”ujarnya. 

Sementara cabup milenial, Gus Yani yang mendapat berbagai keluhan para pemuda saat kampanye blusukan itu menawarkan solusi. Melalui program yang tertuang di visi misinya Gresik Berkarya dan Mandiri, Gus Yani memberikan kepastian terhadap para pemuda yang baru lulus bisa segera mendapat pekerjaan. 

“Saya dan Bu Min menjamin setiap pemuda yang lulus akan mendapat pekerjaan. Jadi tidak ada lagi pemuda bunuh diri karena sulit dapat kerja. Ini komitmen kami untuk mengurangi angka pengangguran yang saat ini cukup tinggi,”kata Gus Yani. “Di Gresik, tambahnya, sekitar  36.390 pengangguran produktif awal 2020,”imbuh mantan Ketua DPRD Gresik ini. 

Cabup Gus Yani di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng, Selasa 10 November 2020 ( foto : tim Media Center Niat)

Gus Yani lebih jauh menjelaskan jumlah pengangguran produktif sebesar itu belum termasuk tenaga kerja yang kena PHK akibat lumpuhnya ekonomi sepanjang pandemi Covid 19. Oleh karena itu pihaknya menyiapkan program pelatihan keterampilan kerja intensif 3 in 1 untuk angkatan kerja baru. Yakni Pelatihan, Sertifikasi Kompetensi dan Penempatan Kerja secara berkala. 

“Sebagai wujud nyata paslon Niat untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kompetensi SDM agar siap bersaing. Pelatihan keterampilan kerja intensif 3 in 1 ini kami siapkan dengan berbagai program pendidikan dan pelatihan vokasi untuk penyerapan tenaga kerja industri secara lebih masif,”terang menantu KH. Agoes Ali Masyhuri ini. 

Ditambahkan Gus Yani, program tersebut ada dua opsi. Pertama masuk di dalam kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sehingga saat lulus bisa langsung bekerja karena memiliki skill. Kedua memaksimalkan fungsi BLK yang bersinergi Dinas Tenaga Kerja (Dinas Tenaga Kerja) sebagai tahapan peningkatan keterampilan (up-skilling) dan pembaruan keterampilan (reskilling).

“Sekarang era revolusi industri 4.0 yang bersamaan dengan bonus demografi. Maka pemerintah kabupaten yang akan datang nanti harus membuka kesempatan bagi SDM di berbagai sektor industri untuk memiliki keahlian yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan industri,”jelasnya. (*)

Ini Harapan Milenial kepada Paslon Niat, Bila Terpilih sebagai Bupati-Wabup Gresik Selengkapnya

Bupati Nge-prank “Brigjend Mallaby” dengan Hukuman Jemur untuk Tingkatkan Imun di Hari Pahlawan

GRESIK,1minute.id – Upacara Hari Pahlawan diperingati setiap 10 November di halaman Kantor Bupati Gresik terasa beda. Kondisi pandemi korona membuat barisan peserta upacara memakai kostum pejuang berjarak. Hebohnya, barisan dari tenaga kesehatan (nakes) memakai hazmat warna pink.

Terik matahari tidak menyurutkan peserta dari seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) kehilangan semangat. Pekik Merdekaaaa terus menggema. 

Usai upacara dilanjutkan dengan drama kolosal pertempuran arek-arek Suroboyo melawan tentara Inggris dipimpin Brigadir Jenderal Mallaby. Untuk drama kolosal tahun ini skenario diubah. Mallaby tidak mati dalam pertempuran . Tapi, Brigjend Mallaby- diperankan-Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)  Gresik Agustin H. Sinaga disetrap. 

Berdiri dilapangan dengan tangan kiri terborgor dikaitkan tiang bendera. “Mallaby berjemur untuk meningkatkan imun tubuh,”kata Bupati Gresik Sambari  Halim Radianto yang membacakan plot naskah drama kolosal itu. 

Forkopimda,  diantaranya Ketua Pengadilan Gresik Fransiskus Arkadeus Ruwe,  Waka Polres Gresik Kompol Dhyno Indra Setyadi, perwakilan Kodim dan Kejaksaan Negeri serta veteran pejuang kemerdekaan terlihat menikmati gelaran parodi itu. 

Bupati Sambari kemudian meminta seluruh OPD untuk baris berbaris.  Sesekali Bupati nge-prank anak buahnya. Selain Brigjend Mallaby Sinaga, juga Kepala Diskoperindag Agus Budiono harus ndlosoran di lantai paving sambil seolah-olah membidik musuh dengan pistol mainan jenis FN.

“Panas bapak,”kata Agus Budiono membuat peserta lainnya ger-geran. Parodi drama Hari Pahlawan dilakukan sebagai wujud keberhasilan dalam penanangan Covid-19 di lingkungan ASN Pemkab Gresik. “Hari ini, seluruh ASN yang terkonfirmasi atau reaktif telah sembuh. Hampir seratus persen mengikuti upacara Hari Pahlawan ini,”tegas Bupati berlatar pengusaha ini. 

Sementara itu,  Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Gresik Tursilowanto Herijogi menambahkan secara keseluruhan pasien positif covid-19 berjumlah 3.678 kasus; selesai 3.345 kasus; meninggal dunia 233 kasus dan isolasi 101 kasus. 

“Selama pandemik, bulan Maret hingga 10 November 2020 “hanya” tiga pegawai yang meninggal dunia karena korona,”ujar Tursilowanto usai acara. (*)

Bupati Nge-prank “Brigjend Mallaby” dengan Hukuman Jemur untuk Tingkatkan Imun di Hari Pahlawan Selengkapnya