2020 : Investasi Masuk Gresik Mencapai Rp 67,21 Triliun

Kawasan Industri : Salah satu kawasan industri di Kabupaten Gresik ( foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik masih sangat seksi di mata investor. Pemodal dalam negeri maupun luar negeri.

Data dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPM-PTSP) Gresik kurun waktu 2016 “hanya” Rp 25,73 triliun. Pada 2020, investasi masuk mencapai Rp 67,21 triliun. 

Menunjukkan tren meningkat.  Meski, 2020 lalu kondisi perekonomian global terpuruk akibat pagebluk coronavirus disease 2019 atawa Covid-19. Akan tetapi, investasi yang masuk di Kota Santri masih tumbuh. 

Menurut Kepala DPM-PTSP Gresik Mulyanto, pada 2020 ada pergeseran sektor investasi di Gresik. Terutama di kuartal III (Juli, Agustus, September)  2020. Saat itu, kondisi pandemi Covid-19 mengkhawatirkan.

Investasi penanaman modal dalam negeri (PMDM) tetap tumbuh, didominasi industri makanan. “Ada 58 unit investasi PMDM dengan nilai investasi mencapai Rp 535,13 miliar,”ujar Mulyanto melalui pesan Whatsapp, Senin 4 Januari 2021.

Sedangkan, investasi penanaman modal asing (PMA) industri mineral non logam mendominasi investasi selama kuartal III itu. “Ada 8 unit investasi PMA di kuartal III/2020 dengan nilai investasi USD 4.743.500,”jelas mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Gresik itu. 

TUMBUH : investasi yang masuk di Kabupaten Gresik periode 2016-2020 dalam triliun berdasarkan data DPM-PTSP Gresik

Selain, investasi PMDN dan PMA skala besar dan menengah. Ada investasi  lainnya ikut menyumbang kenaikkan investasi di Kota Santri ini. Investasi lainnya adalah usaha kecil.

Pada 2020 investasi usaha kecil mencapai Rp 124,34 miliar. “Serapan tenaga kerja sebanyak 8.365 orang,”terang Mulyanto. 

Bagaimana investasi di kuartal ke-IV, edisi Oktober, November dan Desember 2020. Mulyanto mengatakan DPM-PTSP memiliki target. Akan tetapi, realisasi belum bisa diketahui. Sebab, rilis dari badan koordinasi penanaman modal (BKPM) biasanya baru bisa ketahui pada Februari 2021.

Meskipun begitu, DPM-PTSP optimistis realisasi investasi 2020 melebihi target. Target investasi 2020 sebesar Rp 43,45 triliun. Realisasi mencapai Rp 67,21 triliun. (*)

2020 : Investasi Masuk Gresik Mencapai Rp 67,21 Triliun Selengkapnya

Sediakan Mihol, Warung Digerebek Polisi, Sita 245 Botol


GRESIK,1minute.id – Salah satu warung di Kecamatan Duduksampeyan digerebek polisi. Pasalnya, warung milik Malik, 51, warga Desa Ambeng-ambengwatangrejo itu menjual minuman berakohol (mihol). 

Dalam penggrebekan dipimpin Kapolsek Duduksampeyan AKP Sugeng Ari Putra itu,  diamankan ratusan mihol berbagai merek. Malik, penjual mihol harus menjalani pemeriksaan di Mapolsek Duduksampeyan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Duduksampeyan AKP Sugeng Ari Putra mengatakan sebelum malam tahun baru hingga awal pergantian tahun, petugas melalukan operasi cipta kondisi (cipkon). 

Dari patroli yang dilakukan petugas, ada satu warung di Desa Ambeng-ambengwatang Rejo, Kecamatan Duduk yang kedapatan menjual mihol. Ratusan botol mihol itu disimpan di rak dan kardus. 

“Total ada 245 botol miras (minuman keras) disita petugas,”kata Sugeng, Sabtu 2 Januari 2021. Dari 245 botol yang disita itu, ada 57 mihol jenis arak dan oplosan. 

Penjual dijerat Perda no 15/2002 jo nomor 19 / 2004 Pasal 9 dan 10 tentang larangan peredaran minuman keras. “Penjual mihol akan di sidang tipiring pada hari Kamis besok,”tambah mantan Kanitreskrim Polsek Driyorejo itu. (*)

Sediakan Mihol, Warung Digerebek Polisi, Sita 245 Botol Selengkapnya

Waspada, Jembatan Klampok, Benjeng Rusak, Tergerus Banjir Kali Lamong

Jembatan Klampok, Kecamatan Benjeng, Gresik (foto : istimewa)

GRESIK, 1minute.id – Jembatan Desa Klampok, Kecamatan Benjeng nyaris runtuh. Gerusan air bah Kali Lamong membuat badan jalan hingga plensengan ambrol. 

Masyarakat hanya menaruh bebatuan dan batang kayu sebagai tanda badan jembatan rusak. Badan jalan di atas jembatan Klampok itu rusak diketahui Kamis malam, 24 Desember 2020. Kondisi ini tentu berbahaya bagi pengendara. 

Camat Benjeng Suryo Wibowo belum bisa di konfirmasi karena gawainya tidak aktif. Sedangkan, Kapolsek Benjeng AKP Lukman Sholeh Hadi mengatakan,  kendaraan roda empat dan dua tetap bisa melewati jembatan itu. “Tapi, tetap hati-hati,”kata Lukman. 

Jembatan Klampok yang miring dan sebagian plengsengan ambrol karena gerusan air bah luapan Kali Lamong. Selama Desember 2020, Kali Lamong meluap dua kali. Masyarakat tetap harus waspada karena curah hujan masih cukup tinggi. (*)

Waspada, Jembatan Klampok, Benjeng Rusak, Tergerus Banjir Kali Lamong Selengkapnya

Deadline Sanggahan Hasil Rekapitulasi Habis, KPU Kini Nunggu BRPK untuk Tetapkan Paslon Niat, Bupati dan Wakil Bupati Gresik

Bupati dan Wakil Bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah

GRESIK,1minute.id – Batas akhir sanggahan hasil rekapitulasi sudah berakhir. Sekitar pukul 03.25 tadi pagi, Selasa 22 Desember 2020. Batas waktu sanggahan itu berdasarkan waktu KPU Gresik merampungkan penghitungan suara Pilbup tingkat Kabupaten di salah satu hotel di Gresik, Kamis 17 Desember 2020. 

Dalam rapat pleno rekapitulasi dan penetapan hasil penghitungan suara Pilbup Gresik itu,  pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) unggul dibanding pasangan calon, Moh Qosim – Asluchul Alif. 
Pasangan Niat memperoleh 369.844 ribu suara. Sedangkan QA mendapat 355.611 suara.Niat unggul dari incumbent dengan selisih 14.233 suara. 

Namun penyelenggara pemilu belum menetapkan Niat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. KPU memberikan batas waktu paslon untuk melakukan sanggahan paling lama 3×24 jam berdasarkan jam kerja. 

Nah,  tadi pagi sekitar pukul 03.25 adalah deadline akhir sanggahan hasil rekapitulasi itu.   Bila ada sanggahan akan berlanjut ke Mahkamah Konstitusi (MK). Sebaliknya, paslon legawa KPU akan menetapkan Gus Yani dan Bu Min sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. 

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni ketika dikonfirmasi mengaku belum mendapatkan laporan dari Mahkamah Konstitusi (MK) melalui KPU Pusat. “Sampai pagi ini belum ada pemberitahuan dari KPU Pusat,”ujar Akhmad Roni dikonfirmasi melalui Whatsapp, Selasa 22 Desember 2020.

Roni kini menunggu Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) MK melalui KPU Pusat. “Masih nunggu konfirmasinya dari MK melalui KPU RI,”imbuh Roni. 

Seperti diberitakan, Dekan Fakultas Hukum Universitas Gresik Soeyanto mengatakan, jika berpedoman pada Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK) nomor 6 Tahun 2020 tentang Beracara Perselisihan Hasil Pilbup (PHP) , selisih hasil suara yang bisa dibawah ke MK adalah 0,5 persen dari suara sah. 

Hal itu selaras dengan Pasal 158 ayat 2 UU Pilkada. Bunyinya, Kabupaten/Kota dengan jumlah penduduk lebih dari satu juta jiwa , pengajuan perselisihan perolehan suara dilakukan jika terdapat perbedaan paling banyak 0,5 persen dari total suara sah hasil penghitungan suara tahap akhir yang ditetapkan oleh KPU Kabupaten/Kota.

Jumlah penduduk Kota Santri sekitar 1,2 juta jiwa. “Jadi, dengan selisih satu persen berdasarkan real count KPU akan sia-sia bila dibawah ke MK,”tegas Soeyanto kepada 1minute.id, Selasa 15 Desember 2020.

Ketua tim kuasa hukum QA Hariyadi pernah menyatakan, paslon QA telah legawa terhadap hasil Pilbup. Sehingga, paslon tidak melakukan upaya gugatan di MK.

Terpisah, Ketua tim Pemenangan Niat Khoirul Huda tetap meminta pendukung dan simpatisan Niat untuk menunggu penetapan hasil KPU Gresik.

“Jawaban KPUmasih menunggu surat dr MK melalui KPU RI terkait BRPK,”kata Huda yang juga Sekretaris DPC PPP Gresik itu. (*)

Deadline Sanggahan Hasil Rekapitulasi Habis, KPU Kini Nunggu BRPK untuk Tetapkan Paslon Niat, Bupati dan Wakil Bupati Gresik Selengkapnya

Komunitas Kurma, Sebarkan Cinta, Berbagi Kebahagiaan bersama Anak Yatim


GRESIK, 1minute.id – Puluhan anak panti di Yayasan Ar- Rohmah itu tampak riang. Bersenda gurau, berlari-lari kecil. Kemudian, tersenyum riang bermain bersama anggota komunitas Kurma. 

Tidak hanya bermain, anak-anak yatim itu juga mendapatkan edukasi cara mencuci tangan yang benar dan pembiasaan hidup bersih dan sehat (PHBS). 

Sejumlah anggota komunitas Kukuhkan Silahturahmi Mari Berbagi Bersama (Kurma) Gresik begitu telaten memberikan edukasi kepada anak-anak yayasan berlokasi di Desa Pongangan, Kecamatan Manyar itu. 

Kecerian semakin terasa ketika seorang badut ikut menghiburnya. Ketua Pelaksana Acara  Riezky Ardyansah mengatakan, masa pandemi Covid-19 mungkin membuat mereka terasa jenuh.

FOTO BARENG : Anggota Komunitas Kurma bersama anak Yayasan Ar Rohman

“Kami ingin memberikan hiburan dan suasana baru, edukasi dan motivasi dengan harapan adik-adik di yayasan tidak jenuh selama pandemi ini, “ujar Riezky dalam siaran pers diterima 1minute.id, Senin 21 Desember 2020.

Selain permainan dan edukasi, tambahnya, anak-anak juga mendapatkan motivasi untuk tetap semangat belajar.  “Kegiatan ini agenda tahunan komunitas,”katanya. Riezky melanjutkan kegiatan sosial ini bertujuan memperkukuh tali silahturahmi kami dengan anak yatim.

Diakhir kegiatan bertajuk “Spread Love and Share Happiness” ini dilakukan pembagian sembako, bingkisan dan uang saku untuk anak yatim. “Kemudian kami makan bersama mereka. Melihat mereka senang, kami merasa ikut bahagia,”katanya.  (*)

Komunitas Kurma, Sebarkan Cinta, Berbagi Kebahagiaan bersama Anak Yatim Selengkapnya

Seorang Pemancing Tenggelam di Waduk Gajah di Desa Ngabetan


GRESIK, 1minute.id – Luapan Kali Lamong kembali memakan korban jiwa. Kurun waktu dua pekan ini, sudah tiga orang meninggal karena terseret arus dan tenggelam. 

Teranyar, korban bernama Hafidl Zarkoni, 32, asal Desa Cangkring Turi, Kecamatan Prambon, Mojokerto. Jasad penggemar mancing itu ditemukan di Waduk Gajah Desa Ngabetan, Kecamatan Cerme, Gresik, Minggu 20 Desember 2020.

Untuk diketahui sejak dua pekan terakhir, Kali Lamong meluap. Air bah menerjang puluhan desa di tiga kecamatan yakni Balongpanggang, Benjeng dan Cerme. Ratusan rumah terendam air. Banjir juga menenggelamkan ratusan hektare sawah dan tambak.

Sejak itu muncul pemancing dadakan. Mereka beradu nasib maupun melampiaskan hobi mencari ikan di aliran Kali Lamong itu. 

Diantaranya, Hafidl Zarkoni,  32, asal Prambon, Sidoarjo ; Hamzah Rangkuti, 36, warga Pakis Gunung, Sawahan, Surabaya; dan Verdi Karmirangga,  21, asal Krian, Sidoarjo. Mereka memancing di Waduk Gajah di Desa Ngabetan, Kacamatan,  Cerme, Gresik. 

Hafidl berangkat dari rumahnya di Desa Cangkringturi, Kecamatan Prambon, Sidoarjo mengendarai Honda Scoopy nopol W 4751 US. Berangkat dari rumah pukul 05.30. Hafidl langsung menuju waduk Gajah di Desa Ngabetan, Cerme.

Di lokasi sudah ada sejumlah pemancing lainnya. Diantaranya, Hamzah Rangkuti dan Verdi Karmirangga.  Beberapa kali, kail dilemparkan. Akan tetapi, Hafidl belum mendapatkan ikan. 

Pemuda 32 tahun seakan melihat banyak ikan di bagian tengah waduk itu. Hafidl pamit nyemplung. “Saat itu mungkin korban mengira waduk tidak dalam,”duga pemancing lainnya. 

Dugaan Hafidl keliru. Kondisi air waduk cukup dalam. Korban Hafidl lalu teriak minta tolong. Mendengar teriakan itu, saksi Nova Faltomi langsung nyemplung untuk menolong Hafidl. 

Saat akan ditolong Hafidl panik membuat Nova nyaris ikut tenggelam. Nova akhirnya melepaskan tubuh Hafidl tersebut. “Saya nyaris tenggelam karena terus berontak. saya akhirnya pegangan pohon eceng gondok untuk menyelamatkan diri,”kata Nova kepada polisi. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Cerme AKP Moh Nuramin mengatakan, korban berhasil dievakuasi pukul 07.30. “Korban dalam kondisi meninggal dunia,”kata Nuramin. 

Korban lalu dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani visum. “Tapi, keluarga korban menolak jenazah di otopsi. Keluarga mengikhlaskan kepergian korban,”kata Nuramin (*)

Seorang Pemancing Tenggelam di Waduk Gajah di Desa Ngabetan Selengkapnya

Positif Corona Bertambah 10 Kasus, Jelang Nataru, Ops Yustisi Masker Semakin Intensif


GRESIK,1minute.id– Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) operasi yustisi penegakan protokol kesehatan (Prokes) semakin intensif dilakukan aparat gabungan. 

Minggu, 20 Desember 2020 operasi yustisi dilakukan di Alun-Alun Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. Sasarannya masyarakat beraktivitas pagi fasilitasnya umun di perkotaan itu. 

Seakan sudah menjadi tradisi masyarakat Gresik Minggu pagi beraktivitas melepas penat di Alun-alun Gresik. Ada sekadar jalan-jalan pagi. Sebagain lainnya nongkrong. Sedangkan anak-anak bermain di fasilitas umum berlokasi di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik itu. 

Masa pandemi masyarakat yang beraktivitas tetap harus mematuhi prokes. Memakai masker, diantaranya.  Operasi yustisi dipimpin Kasat Binmas Polres Gresik AKP Junaedi, perwakilan TNI dan Pol PP itu menjaring sepuluh pemuda yang tanpa masker. 

“Kami masih melakukan himbauan simpatik. Kepada para pelanggar prokes kami berikan masker,”ujar Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kasubbag Humas Polres Gresik AKP Bambang Angkasa, Minggu, 20 Desember 2020.

Sementara itu,  Satgas Covid-19 mencatat ada sepuluh orang terkonfirmasi Covid-19. Mereka berasal dari Desa Jatirembe, Benjeng ; Desa Sumput, Driyorejo, masing-masing satu orang terkonfirmasi. 

Kemudian, di Kecamatan Kedamean ada dua kasus yaitu dari Desa Manunggal dan Katimoho.  Lalu, Kecamatan Cerme ada tiga kasus yakni di Desa Dadapkuning , Dungus dab Ngembung. 

Sedangkan di Kecamatan Kebomas ditemukan tiga kasus yakni Desa Randuagung, Klangonan dan Kedanyang. 
“Sedangkan yang terkonfirmasi sembuh ada 7 kasus dan satu kasus meninggal dunia,”kata Kabag Humas Pemkab Gresik Reza Pahlevi, Sabtu 19 Desember 2020. (*)

Positif Corona Bertambah 10 Kasus, Jelang Nataru, Ops Yustisi Masker Semakin Intensif Selengkapnya

Tanggul di Dua Titik Desa Jono Jebol, SMK Karya Bhakti Gelontor Bantuan


GRESIK,1minute.id – Dua tanggul di Desa Jono, Kecamatan Cerme, Gresik jebol. Puluhan rumah di desa itu tergenangi air bah luapan Kali Lamong. 

Kondisi itu, membuat sejumlah organisasi kemasyarakatan dan lembaga pendidikan di Kota Santri, Gresik turun tangan untuk membantu korban terdampak. 

Diantaranya, SMK Karya Bhakti Gresik dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Gresik. 
SMK Karya Bhakti membawa puluhan dus mi instan. Sedangkan, Tagana mendistribusikan nasi bungkus.

Sekitar pukul 09.30, bantuan SMK Karya Bhakti tiba di Balai Desa Jono.  Bantuan dibawa mobil pikap dipimpin langsung Kepala SMK Karya Bhakti Gresik Lina Surjawati. 

Sebagian bantuan diturunkan di balai desa dan diterima Kepala Desa Jono Asrun. Sebagian lainnya secara simbolis diserahkan langsung kepada masyarakat terdampak. 
Pagi itu, jalan kampung desa setempat genangan air setinggi 20 sentimeter. Air juga masih terlihat mengenangi bagian ruang tamu masyarakat.

Tanggul Desa Jono, Kecamatan Cerme yang jebol akibat terjangan arus luapan Kali Lamong

Camat Cerme Suyono mengatakan, kondisi terkini genangan air masih terlihat di sebelas desa. “Tapi, ketinggian air sudah berkurang,”ujar Suyono ditemui  di Desa Jono, Jumat 18 Desember 2020.

Sementara itu, Kades Jono Nasrun mengatakan, sejak Rabu 16 Desember 2020 dua tanggul di dua titik jebol. “Ada puluhan rumah yang tergenangi,”kata Nasrun, Jumat 18 Desember 2020.

Saat ini, masyarakat hanya berharap hujan tidak turun lagi. “Sebab, perbaikan tanggul akan dilakukan setelah air surut,”kata Nasrun. Pihak desa melalui Kecaamat Cerme telah melaporkan tanggul yang jebol itu kepada Pemkab Gresik. 

Terpisah, Kepala SMK Karya Bhakti Gresik Lina Surjawati mengatakan bantuan ini diharapkan bisa sedikit meringankan beban masyarakat terdampak banjir. “Semoga masyarakat terdampak diberikan kesehatan dan kesabaran,”harap Lina didampingi pengurus Yayasan Karya Bhakti Andhyk Mardi Utomo (*)

Tanggul di Dua Titik Desa Jono Jebol, SMK Karya Bhakti Gelontor Bantuan Selengkapnya

Tagana dan Cabup Niat Buka Dapur Umum di Cerme

GRESIK, 1minute.id – Kesibukan masih terasa di dapur umum Selter Cerme, Gresik, Kamis 17 Desember 2020. Sejumlah relawan Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) dan anggota taruna siaga bencana (Tagana) Gresik masih terus menyiapkan bekal makanan kepada masyarakat terdampak luapan Kali Lamong di Kecamatan Cerme. 

Data didapat 1minute.id hingga pukul 12.00 ada dua belas desa yang masih terendam air Kali Lamong itu. Desa yang masih tergenangi air luapan Kali Lamong itu adalah Desa Lengkong, Sukoanyar, Dungus,  Dampaan,  dan Guranganyar. 

Kemudian, Desa Morowudi, Iker-ikergeger,  Betiting, Pandu,  Cerme Kidul,  Jono dan Tambakberas. Desa Iker-ikergeger terparah. Data di Kecamatan Cerme, ada 350 rumah yang tergenangi air dengan ketinggian antara 20 – 50 sentimeter. 

Penasehat Tagana Gresik Abdul Mukhid membagikan nasi bungkus kepada masyarakat terdampak luapan Kali Lamong di Desa Iker-ikergeger, Kecamatan Cerme, Gresik

Menurut Camat Cerme Suyono, dibandingkan, sehari sebelumnya, Rabu 16 Desember 2020 ketinggian air cenderung surut. “Semoga air terus surut,”ujarnya, Kamis 17 Desember 2020.

Kini, masyarakat di wilayah aliran Kali Lamong mulai Balongpanggang, Benjeng, Cerme,  Kedamean dan Menganti hanya bisa berdoa hujan tidak terjadi di wilayah  hulu Kali Lamong yakni Mojokerto dan Lamongan. Bila kedua kabupaten dilanda hujan lebat air akan kembali tinggi. 

Sementara itu, belum surutnya genangan air di sejumlah desa di Kecamatan Cerme membuat organisasi sosial seperti Tagana Gresik masih terlihat sibuk. Sebab, mereka  harus menyiapkan makanan untuk masyarakat terdampak banjir Kali Lamong itu. 

Penasehat Tagana Gresik Abdul Mukhid mengatakan, pihaknya setiap hari harus menyiapkan sekitar 9 ribu  nasi  bungkus. “Nasi  bungkus untuk masyarakat terdampak yang kami bagikan tiga kali sehari,”kata Mukhid,  Kamis 17 Desember 2020.

Selain menyiapkan nasi bungkus, tambahnya, pihaknya juga membagikan kepada masyarakat terdampak. “Distribusi makanan kami angkut dengan perahu karet milik BPBD Gresik,”katanya.

Disisi lain, calon bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan istrinya, Ning Nurul membuka dapur umum di Desa Iker-ikergeger, Kecamatan Cerme. 

Cabup terpilih itu memberikan bantuan perahu karet untuk moda transportasi warga yang terdampak banjir. “Selain dapur umum dan perahu karet, Gus Yani dan istrinya, Ning Nurul juga memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir,” kata Ketua Tim Pemenangan Niat Khoirul Huda. (*)

Tagana dan Cabup Niat Buka Dapur Umum di Cerme Selengkapnya

QA Legawa, Selangkah Lagi Paslon Niat Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik

Gresik,1minute.id –  Komisi pemilihan umum (KPU) Gresik akan menggelar rekapitulasi dan penetapan hasil perhitungan suara tingkat kabupaten, malam ini,  Rabu 16 Desember 2020.

Rekapitulasi perhitungan suara di mulai pukul 19.00 di hotel AstonInn Gresik Kota Baru (GKB) itu tetap menggunakan  protokol kesehatan.

Berdasarkan hasil perhitungan kecamatan pasangan calon (paslon) Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah (Niat) memperoleh 369.584 suara atau  51 persen. 

Sementara paslon Moh Qosim- Asluchul Alif (QA) mengantongi 355.438 suara atau 49 persen.  Berdasarkan perhitungan suara tingkat kecamatan itu, Niat unggul 14.147 suara atau sekitar 2 persen dari QA.  

Bila tidak aral melintang rekapitulasi tingkat kabupaten nanti malam akan berlangsung lancar. Dan, penyelenggara pemilu akan menetapkan Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. 

Apalagi kabar yang berkembang paslon QA sudah legawa menerima proses perhitungan suara berjenjang yang telah dilakukan KPU Gresik itu. Benarkah? 

Ketua Tim Hukum dan Advokasi Paslon QA, Hariyadi ketika dikonfirmasi telepon genggam mengatakan, tim kuasa hukum dan paslon QA telah bertemu sebelumnya. 

Berdasarkan sejumlah pertimbangan dan kajian hukum sepakat untuk tidak akan mengajukan gugatan sengketa pemilihan kepada Mahkamah Konstitusi (MK). 
Hariyadi mengatakan ada beberapa pertimbangan yang mendasari sikap tersebut.

Yakni, dasar hukum Undang- Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada dan beberapa Peraturan KPU (PKPU) yang memuat penjelasan detail terkait proses pemungutan, penghitungan, serta rekapitulasi hasil penghitungan suara dan penetapan hasil pemilihan serentak tahun 2020.

“Hasil rekapitulasi suara dan syarat formil untuk mengajukan gugatan ke MK sudah tidak memenuhi syarat. Sesuai aturan tersebut selisihnya harus dibawah 0,5 persen atau sekitar 3.000 suara,”terang Hariyadi dikonfirmasi, Rabu 16 Desember 2020

“Berdasarkan hasil rapat evaluasi kami bersama paslon 1 dan tim pemenangannya. Kami menerima hasil tersebut dan tidak akan mengajukan sengketa Pilkada ke MK,”imbuhnya.

Menurut dia, pihaknya juga tidak menemukan bukti pendukung tentang dugaan pelanggaran secara terstruktur,  sistemik, dan masif (TSM). Baik oleh pihak penyelenggara maupun tim dari paslon 2. 

“Sesuai komitmen QA sejak awal pendaftaran calon yakni Gresik Ayem Tentrem. Kami pun legawa dan mengucapkan selamat,”tegasnya.

Namun, pihaknya mengaku akan menggunakan momentum Pilkada 2020 ini sebagai evaluasi dalam pelaksanaan pemilihan kedepan.

“Kami sudah menginventarisir semua laporan dan temuan dugaan pelanggaran. Akan kami sampaikan kepada pihak penyelenggara sebagai bahan evaluasi agar bisa melaksanakan pemilihan lebih baik,”jelasnya.

Bahkan, pasca penetapan hasil rekapitulasi oleh KPU selesai. Paslon QA berencana mengucapkan selamat kepada Niat.

“Teknisnya akan dibahas lebih lanjut. Semoga bisa membawa Gresik lebih baik dan melaksanakan semua program dan janjinya saat masa kampanye lalu,”harapnya. 

Terpisah,  Ketua Tim Pemenangan Niat  Khoirul Huda mengatakan pihaknya akan tetap menunggu hasil resmi dari KPU Gresik. Dia juga berharap para pendukung, relawan dan simpatisan tidak terlalu euforia berlebih dengan menjaga kondusifitas di Gresik. 

“Kami akan kawal terus sampai penetapan resmi dari KPU Gresik. Lagipula pandemi Covid-19 juga masih terjadi, wajib untuk patuhi protokol kesehatan,”ungkapnya. (*)

QA Legawa, Selangkah Lagi Paslon Niat Ditetapkan sebagai Bupati dan Wabup Gresik Selengkapnya