GRESIK,1minute.id – Merista Dedy Hartandi terharu. Sebab, puluhan tahun penantian warga Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur akhirnya bisa menikmati air bersih dari Perumda Giri Tirta Gresik.
Selain mendapatkan air bersih, ribuan warga juga mendapatkan sambungan rumah atau SR secara gratis. Jumlahnya, 6.169 SR. Berdasarkan data Perumda Giri Tirta Gresik biaya peyambungan sebesar Rp 1.750.000 per sambungan rumah.
Selain SR gratis, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik telah menuntaskan pembangunan dua unit reservoir air yang masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik itu. Reservoir Bunder dengan kapasitas 1000 kubik di Jalan Raya Duduksampeyan ini adalah kali pertama di kabupaten Gresik.
Dedy mengatakan, puluhan tahun untuk mandi, cuci dan kakus alias MCK warga mengandalkan air hujan. Hampir semua rumah di Kecamatan Duduksampeyan memiliki tando air di rumahnya. Ukuran tando air bervariasi. “Ada tandon air yang sebesar kamar tamu,” kata Camat Duduksampeyan itu.
Tandon air bagi warga di Kecamatan Duduksampeyan sangat vital. Sebab, pada saat musim kemarau tiba, air bagaikan emas. “Kalau tidak ada hujan atau musim kemarau mereka harus membeli air tangkian. Satu tangki itu harganya ada Rp 180 ribu, Rp 200 ribu per tangki per minggu. Sebulan 4 kali sudah kelihatan Rp 800 ribu untuk pembelian air,” ujar Dedy.
Karena itulah, warga sangat senang dan terharu ketika masa pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah bisa merealisasikan mimpi puluhan tahun warga menikmati air bersih.
“Luar biasa apalagi sambungan rumah gratis banyak warga yang terharu sampai meneteskan air mata. Luar biasa terima kasih,” ujar Dedy ditemui di sela Istighotsa dan Doa bersama dalam rangka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan pada Senin, 10 Februari 2025. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 175 paket makan gizi gratis atau MBG dibagikan ke siswa Sekolah Dasar Negeri atau SDN 71 Gresik di Dusun Mando, Desa Pandu, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Senin, 10 Februari 2025.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang membagikan langsung ratusan paket MBG itu. Pembagian paket MBG yang diinisiasi oleh Polres Gresik ini berisi nasi putih, ayam bumbu kecap, gurami crispy, sambal goreng tempe, sayur capcay, dan buah jeruk. “Heeemmmm uenak seru,” seru salah satu siswa sambil melahap menu itu.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan Polri, sebagai bentuk kepedulian terhadap anak-anak sekolah. Selain itu, program ini juga mendukung inisiatif pemerintah dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa melalui asupan makanan bergizi.
“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak kita mendapatkan asupan makanan yang sehat dan bergizi. Ini adalah wujud kepedulian kami dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan generasi muda,” ujar alumnus Akpol 2006 itu.
Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengapresiasi kegiatan ini dan berharap program serupa dapat terus dilaksanakan demi meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan anak-anak di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik.
Dengan adanya program MBG ini, diharapkan dapat menumbuhkan semangat belajar siswa serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi makanan bergizi dalam mendukung tumbuh kembang anak-anak di Kabupaten Gresik.
Selain Kapolres Rovan dan Gus Yani, pembagian MBG ini dihadiri antara lain jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Gresik, Muspika Cerme, pengurus AKD, pengurus MWCNU Cerme, serta Paguyuban Pengusaha Cerme Barat.
Terpancar di wajah bocah-bocah belasan tahun itu semringah. Sebab, selain mendapatkan MBG, juga bisa foto bareng dengan orang nomor satu di Kota Santri -sebutah lain-Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Giri 1 sebutan lain Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pembangunan Reservoir Bunder berada di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur yang di bangun oleh Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik tuntas.
Sejarah baru bagi warga Kota Ssntri -sebutan lain-Kabupaten Gresik yang akan memasuki usia 51 tahun pada 27 Februari 2025 nanti. Sebab, reservoir alias tandon raksasa yang memiliki kapasitas 1.000 kubik air adalah satu-satu yang ada di kecamatan. Tandon raksasa berwarna biru berjumlah dua unit, masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik itu bisa mengairi ribuan rumah di kecamatan Duduksampeyan.
Mimpi warga Duduksampeyan yang selama puluhan tahun warga Kecamatan Duduksampeyan menikmati air bersih menjadi realita di masa kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah ini. Selama puluhan tahun warga hanya mengandalkan air tadah hujan dan air tangki kegiatan mandi, cuci dan kakus atau MCK.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Wsshil Miftachul Rachman menggelar Istighotsa dan Doa Bersama bersama ratusan warga Desa Duduksampeyan pada Senin, 11 Februari 2025.
Istighotsah dan doa bersama dalam rangka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan sebagai wujud rasa syukur itu diawali santunan anak yatim kemudian dilanjutkan doa bersama secara lesehan.
CEK RESERVOIR : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Dirut Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi melakukan pemantauan proses pengisian reservoir Bunder di Jalan Raya Duduksampeyan, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik pada Senin, 10 Februari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pembangunan reservoir pertama di Kecamatan Duduksampeyan dilakukan secara multiyear mulai tahun 2023 sampai 2024. Sebanyak 2 unit reservoir masing-masing memiliki kapasitas 500 kubik atau 1.000 kubik
Tangki raksasa ini, kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani adalah karya anak bangsa. Produk dalam negeri. Anggaran untuk pembuatan satu reservoir seharga lebih kurang Rp 2 miliar. Jadi, kalau dua unit tandon raksasa ini anggarannya sekitar Rp 4 miliar.
Selain pembangunan reservoir ini, mulai 2023 hingga 9 Februari 2025, Pemerintah melakukan penambahan atau pemasangan sambungan rumah tangga sebanyak 6.169 SR. “Pemasangan 6.169 SR baru ini gratis,” kata magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya ini.
“Ini tentu nikmat rasa syukur yang luar biasa. Alhamdulillah,” kata Gus Yani. Ia berharap ketersedian air bersih yang telah nanti-nantikan warga Kecamatan Duduksampeyan selama puluhan tahun itu memiliki dampak positif meningkatnya ekonomi dan kesehatan warga.
Gus Yani menegaskan pembangunan reservoir tidak berrhenti di Kecamatan Duduksampeyan. Ia meninginkan pembangunan tandon raksasa ini bisa dilakukan di setiap kecamatan di Kabupaten Gresik pada pemerintahan selanjutnya. “Pembangunan reservoir akan kita prioritaskan di kecamatan yang kekurangan air bersih,” kata suami Nurul Haromaini Ali ini.
Ia menyebut tiga Kecamatan yang menjadi prioritas yaitu Kecamatan Balongpanggang, Menganti dan Benjeng. Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng ketika musim rendeng air berlimpah. Akan tetapi, pada musim kamarau warga kesulitan mendapatkan air bersih.
Sedangkan, di Kecamatan Menganti kearah Surabaya mulai Desa Hulaan, Setro sampai Laban tidak ada banyu saat kemarau. “Tidak ada kata terlambat. Alhamdulillah kita punya strategi yang sudah jelas. Kemampuan anggaran seharusnya cukup. Apalagi manfaatnya sangat jelas,” tegas Gus Yani.
DOOR STOP ; Bupati Gresil Fandi Akhmad Yani didampingi Wabup Gresik Aminatun Habibah (kiri) memberikan keterangan Pers usai Istighotsa dan Doa Bersama dalam angka Pelayanan Sistem Pengadaan Air Minum atau SPAM Reservoir Duduksampeyan pada Senin, 10 Februari 2025 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Manfaat ketersediaan air bersih bagi warga, antara lain, peningkatan ekonomi dan kesehatan. Dengan satu unit tandon 500 kubik dengan anggaran Rp 2 miliaran ribuan warga bisa menikmati air bersih. Ia mengilustrasikan bila satu rumah di huni 2 orang, manfaat air bersih bisa dinikmati 12 ribu jiwa. Bila satu rumah dihuni 4 orang (bapak, ibu dan dua anak) air bersih bisa dinikmati 24 ribu orang. “Manfaatnya 1 tandon bisa 6 ribu kk/rumah. 2 unit tandon manfaatnya bisa satu Kecamatan,” jelasnya.
“Stuanting pasti turun. Kecamatan Duduksampeyan mudah-mudahan lepas dari stunting,” katanya dan dijawab Amin YRA secara bersamaan. Gus Yani menyebut, sumber air bersih untuk warga kecamatan Duduksampeyan diambil dari dua sumber air yakni Umbulan, Pasuruan dan Driyorejo. “Sumber air jelas ada dari Umbulan dan Driyorejo, sama-sama bagus airnya. Kita bsa menurunkan angka stunting, kesehatan masyarakat Duduksampeyan tambah sehat. Nek Sehat, gampang delek rezeki. Amin Ya Robbal Alamin,” ujarnya.
Istighotsa dan doa bersama ini yang digelar sebagai wujud rasa syukur karena sang Khaliq telah memberikan nikmat yang luar biasa bagi warga Kecamatan Duduksampeyan ini juga dihadiri antara lain, Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika atau Diskominfo Gresik Ninik Asrukin, Direktur Utama Perumda Giri Tirta Gresik Kurnia Suryandi, Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartandi dan Asosiasi Kepala Desa alias AKD se-Kecamatan Duduksampeyan.
Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartandi mengatakan, puluhan tahun warga mengandalkan air hujan. “Kalau tidak ada hujan atau musim kemarau mereka harus membeli air tangkian. Satu tangki itu harganya ada Rp 180ribu, Rp 200.000 ribu per tangki per seminggu. Sebulan 4 kali sudah kelihatan Rp.800 ribu,” ujar Dedy.
“Air dipakai untuk ibadah sebagai, untuk mandi. Luar biasa apalagi sambungan rumah gratis banyak warga yang terharu sampai meneteskan air mata luar biasa terima kasih,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Gresik United akan menjamu Persekat, Tegal di Stadion Gelora Joko Samudro atau G-JOS pada Ahad, 9 Februari 2025. Arsitek Gresik United Djajang Nurdjaman mengatakan situasi tiada pilihan, yakni harus menang.
Sementara itu, pelatih Persekat Tegal Putu Gede menyatakan, berharap bisa membayar hutang kekalahan pada pertandingan sebelumnya. Lanjutan babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia antara Gresik United versus Persekat Tegal di Stadion G-JOS diprediksi akan berlangsung ketat.
Pelatih Gresik United Djajang Nurdjaman mengatakan, laga lanjutan babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia semua penting. “Situasi tiada pilihan, yakni harus menang,” tegas Coach Djanur sapaan akrab-Djajang Nurdjaman dalam Pre Match di Stadion G-JOS pada Sabtu, 8 Februari 2025.
Saat ini, para pemain tim berjuluk Laskar Joko Samudro masih menjalani tahap recovery dari lawatan ke kandang Persiwar Waropen, Papua yang berkesudahan berbagi kacamata, 0-0 itu. “Tim baru pulang dari Papua, masih tahap recovery, semoga besok semua sudah bugar kembali,” ujarnya didampingi salah satu pemain Gresik United Pradananta.
Djanur mengungkapkan, pihaknya telah mempersiapkan strategi khusus dalam menghadapi Persekat Tegal, Ahad besok, 9 Februari 2025. Strategi yang disiapkan itu, untuk mewaspada kebangkitan Persikat, Tegal. “Persikat Tegal, 4 kali laga, hanya sekali kalah dan 3 kali menang sehingga di puncak klasemen sementara. Karena itulah kami betul-betul aware, sangat mewaspadai,” tegasnya.
Karena itu, Djanur terus memompa semangat Dicky Kurniawan dkk. “Tidak kata lain anak-anak harus kerja ekstra keras, fighting spirit tinggi, motivasi,” tegasnya.
Ditempat sama, Pelatih Persekat Tegal I Putu Gede mengatakan, pihaknya tidak memiliki persiapan khusus dalam menghadapi Gresik United. Sebab, jadwal pertandingan di babak Play Off Degradasi Liga 2 Indonesia sangat padat.
“Tidak ada persiapan khusus . Karena jarak permainan sangat dekat. Sehingga hanya menginventarisasi pemain yang fit,” katanya. Meskipun tanpa persiapan khusus, Putu Gede memiliki misi khusus yakni memenangi pertandingan di kandang Gresik United. “Mudah-mudahan besok bisa membayar hutang atas kekalahan di pertandingan pertama,” katanya.
Untuk diketahui, pada laga perdana babak Play Off Degradasi, Perseket Tegal keok di kandang saat menjamu Gresik United dengan skor 1-2. Pascakelalahan dari Gresik United itu, Persekat bangkit dan memenangi 3 laga lainnya di grup J sehingga meraih 9 poin. Sementara, Gresik United nangkring di posisi kedua dengan 7 poin dari dua kali menang, sekali seri dan sekali kalah. (yad)
GRESIK,1minute.id – Dua peristiwa kebakaran terjadi di Gresik, Jawa Timur dalam dua hari terakhir, Jumat dan Sabtu, 7-8 Februari 2025. Kebakaran kali pertama
terjadi di Jalan Kyai H.Syafii, Desa Pongangan, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Satu unit rumah dan toko atau ruko milik Moh. Zunaedy. Selain ruko, api juga melahap satu unit sepeda motor MegaPro milik lelaki asal Sumenep, Madura itu.
Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik Suyono, kebakaran yang terjadi pada Jumat, 7 Februari 2025 sekitar pukul 17.35 WIB itu, diduga dipicu korsleting listrik pada sepeda motor MegaPro.
Sore itu, korban sedang ngetap bahan bakar sepeda motor dengan mesin motor hidup. Saat itu, terjadi korsleting di mesin motor dan menimbulkan percikan api. Percikan api menyambar bahan bakar motor sehingga menimbulkan bara api kemudian membakar rumah dan toko tersebut.
“Ada satu korban luka karena pecahan kaca bernama Galih Adi Candra, 33 tahun. Toko sebelah yg jadi korban terdampak, terkena pecahan kaca faktor Hawa panas dari rumah dan toko yg terbakar telah ditangani oleh Tim medis,” kata Suyono.
Sedangkan kebakaran kali kedua terjadi Jalan Satelit I, Desa Manyarrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Sabtu, 8 Februari 2025 sekitar pukul 11.35 WIB. Sebanyak tiga warung (warung kopi, warung makan dan warung sembako) yang terbakar.
Menurut Kadis Damkarmat Gresik Suyono, penyebab kebakaran itu disinyalir dari korsleting listrik. “Belum diketahui, dari warung mana kali pertama yang terbakar kemudian merembet ke warung lainnya,” terang mantan Asisten Bidang Pemerintahan Setkab Gresik itu. Ia pun berpesan kepada semua warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk mematikan peralatan yang menggunakan setrum ketika meninggalkan rumah. (yad)
GRESIK,1minute.id – Komisi VII DPR RI melakukan kunjungan kerja atau kunker ke PT Freeport Indonesia atau PTFI pada Kamis, 6 Februari 2025. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ikut mendampingi kunker komisi VII di kawasan ekonomi khusus Java Integrited Industrial and Port Estate atau KEK JIIPE di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu.
Penyerapan tenaga lokal dan program corporate social responsibility atau CSR, dua topik yang disorot oleh komisi yang membidangi perindustrian, UMKM, Ekonomi Kreatif, Pariwisata dan sarana publikasi itu.
Kegiatan diawali dengan paparan dari jajaran manajemen PTFI terkait progres recovery smelter pascakebakaran, kapasitas produksi, serta kontribusi PT Freeport Indonesia dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional.
Usai paparan dilanjutkan diskusi antara anggota komisi VII DPR RI dengan manajemen PTFI. Nila Yani Hardiyanti, salah satu anggota Komisi VII menyoroti pentingnya optimalisasi penyerapan tenaga kerja lokal dalam operasional smelter. Legislator asal daerah pemilihan atau Dapil X Jatim (Gresik-Lamongan) itu mendorong agar PT Freeport Indonesia untuk memenuhi perekrutan pekerja lokal Gresik sebanyak 60 persen seperti yang diatur dalam Perda No 7 tahun 2022.
“Saya harap PT Freeport Indonesia bisa memberikan kesempatan bagi tenaga kerja lokal khusunya Kabupaten Gresik. Saya mohon kiranya dalam proses perekrutan selalu diumumkan secara transparan kepada masyarakat di Kabupaten Gresik,” ujarnya.
Selain penyerapan tenaga kerja, legislator muda yang masih lajang asal Gresik ini menekankan juga perlunya peningkatan program CSR yang berkesinambungan agar manfaatnya lebih luas dirasakan oleh masyarakat sekitar.
“Keberadaan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Gresik memiliki harapan besar bagi masyarakat Gresik yang tentunya memberikan dampak positif bagi masyarakat. Saya ingin agar program CSR PT Freeport Indonesia tidak lagi bersifat konsumtif,” tambahnya.
Seusai diskusi rombongan Komisi VII DPR RI bersama jajaran PT Freeport Indonesia melakukan peninjauan langsung ke area smelter. Mereka melihat proses pengolahan tembaga dari konsentrat hingga menjadi katoda tembaga, yang merupakan bahan baku utama untuk industri elektronik, otomotif, dan infrastruktur.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi PT Freeport Indonesia dalam mengoptimalkan perannya, baik dalam pengembangan industri hilir tembaga maupun dalam kontribusinya terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, dalam keterangannya menyampaikan harapan agar kehadiran smelter PT Freeport Indonesia memberikan manfaat maksimal bagi daerah. Utamanya dalam penyerapan tenaga kerja lokal dan program CSR yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Gresik terus berkomitmen mendukung investasi yang berdampak positif bagi masyarakat. Kami berharap, selain mendorong pertumbuhan ekonomi, PT Freeport Indonesia ini juga dapat menjadi pusat pemberdayaan tenaga kerja lokal dan program sosial yang berkelanjutan,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. (yad)
GRESIK,1minute.id – Lembaga Pendamping Proses Produk Halal atau LP3H Sekolah Tinggi Agama Islam atau STAI Ihyaul Ulum, Gresik mengadakan Pelatihan Pendamping Halal pada 1 hingga 4 Februari 2025.
Pelatihan inin sebagai bagian dari rekrutmen pendamping halal ini diikuti oleh 100 peserta, terdiri dari mahasiswa, dosen, alumni, dan masyarakat umum.
Pelatihan hari pertama berlangsung secara luar jaringan atau luring di Aula Pondok Pesantren Ihyaul Ulum, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik, Jawa Timur dengan menghadirkan narasumber ahli di bidang halal, yakni Ketua Pusat Halal Unair Surabayq Dr. Abdul Rahem ; Direktur Lembaga Pemeriksa Halal/MUI Jawa Timur Ainul Yaqin serta LP3H Unair Surabaya Adistiar Prayoga.
Dalam sesi tersebut, para narasumber memberikan materi mengenai Ketentuan Syariat Islam terkait Jaminan Produk Halal, Kebijakan dan Regulasi Jaminan Produk Halal atau JPH, serta Proses Produk Halal pada Usaha Mikro dan Kecil atau UMK.
Hari kedua hingga keempat pelatihan akan dilaksanakan secara dalam jaringan atau daring, dengan materi pendalaman dan studi kasus. Pada hari ketiga, peserta akan mengikuti post-test, sementara hari terakhir, keempat akan menjadi sesi pengumuman kelulusan serta pemberian treatment bagi peserta yang belum lulus.
Selain materi utama, pelatihan ini juga menghadirkan Dinas Penanaman Modal dan PTSP Gresik, yang memberikan pembekalan mengenai prosedur penerbitan Nomor Induk Berusaha atau NIB dan Pangan Industri Rumah Tangga atau PIRT.
Sementara itu, Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan atau Diskoperindag Gresik turut serta memberikan wawasan mengenai perkembangan industri halal di Kabupaten Gresik.
Ketua LP3H STAI Ihyaul Ulum Gresik Fathul Qorib, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mencetak pendamping halal yang kompeten guna mempercepat proses sertifikasi halal bagi pelaku usaha, khususnya di Kabupaten Gresik.
“Dengan adanya pendamping halal yang tersertifikasi, diharapkan semakin banyak UMKM yang mendapatkan sertifikasi halal. Ini tidak hanya meningkatkan daya saing produk halal, tetapi juga mendukung penguatan industri halal di Indonesia,” ujarnya.
Sementara, Ketua STAI Ihyaul Ulum Ubaidillah, menyatakan bahwa kehadiran LP3H ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam meningkatkan kesadaran dan implementasi sertifikasi halal di tengah masyarakat.
“Sebagai lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Ihyaul Ulum Dukun Gresik, kami merasa terpanggil untuk memberikan peran yang lebih besar dalam memastikan produk-produk yang dikonsumsi masyarakat, khususnya umat Islam, memiliki jaminan halal yang terstandar,” kata Ubaidillah
“LP3H ini adalah wujud dari kepedulian kami terhadap kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi akan produk halal,” imbuh Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama atau ISNU Kabupaten Gresik ini.
Pelatihan ini mendapat respons positif dari para peserta yang antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka berharap program ini, diharapkan semakin banyak pelaku usaha kecil yang memperoleh kemudahan dalam mengurus sertifikasi halal, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen dan memperluas jangkauan pasar. (yad)
GRESIK,1minute.id – Antusiasme warga Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur untuk memiliki legalitas administrasi surat izin mengemudi patut mendapatkan apresiasi. Buktinya, puluhan warga menyerbu bus layanan perpanjangan SIM Keliling atau SIMLing yang ada halaman pendapa Alun-alun Kecamatan Sangkapura.
Untuk kali pertama, warga berada di jarak 180 mil laut atau 3 jam perjalanan menggunakan kapal cepat dan 9 jam KMP Gili Iyang dari pusat pemerintahan Gresik bisa menikmati pelayanan perpanjangan surat izin mengemudi atau SIM tanpa harus ke kantor Satlantas Polres Gresik.
Warga di pulau putri-sebutan lain-Pulau Bawean cukup datang Pendapa Kecamatan Sangkapura. Pelayanan prima alias jemput bola kali pertama di era kepemimpinan AKBP Rovan Richard Mahenu, Kapolres Gresik. Untuk pelayanan ini, Satlantas Polres Gresik memboyong bus layanan SIM keliling alias SIMling.
Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu menyampaikan bahwa layanan ini bertujuan untuk mempermudah masyarakat Bawean dalam mengurus perpanjangan SIM tanpa harus menyeberang ke daratan Gresik, yang tentunya memerlukan waktu dan biaya yang tidak sedikit.
“Kami hadir di sini untuk memberikan kemudahan bagi mereka,” ujar alumnus Akpol 2006 ini. Layanan SIMling dilaksanakan selama dua hari, Kamis dan Jumat, 30-31 Januari 2025. Kurun waktu itu, produksi SIM Keliling mencapai 55 SIM, dengan rincian SIM A sebanyak 22 lembar dan SIM C sebanyak 33 lembar. Sementara itu, penerbitan SIM baru tetap dilakukan di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM atau Satpas Satlantas Polres Gresik.
Dalam pelaksanaan layanan ini, Polres Gresik mengirimkan tim yang terdiri dari personel Regident SIM, petugas psikologi, serta petugas dari Dokes Polri. Selain melayani perpanjangan SIM, tim juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai tata cara perpanjangan SIM melalui layanan SIMling dan aplikasi digital Korlantas, SINAR. Selain itu, warga juga diberikan pemahaman mengenai mekanisme dan alur penerbitan SIM baru.
Mantan Kasubdit 4/Jatanras Polda Metro Jaya ini juga mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas serta memiliki SIM sebagai bentuk legalitas dan bukti kompetensi dalam berkendara di jalan raya. Langkah inovatif ini mendapat apresiasi dari masyarakat Bawean, yang merasa terbantu dengan kemudahan layanan perpanjangan SIM tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke Gresik.
Kasatlantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna menambahkan, langkah ini merupakan jemput bola lebih dekat membantu masyarakat. “Langkah Bus SIM keliling di Pulau Bawean untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat di Pulau Bawean, memberikan kemudahan dalam pengurusan SIM,” kata Rizki. (yad)
GRESIK, 1minute.id – Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Gresik bersama Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik menggelar operasi gabungan untuk menertibkan jam operasional kendaraan angkutan barang dan truk galian C.
Operasi ini dilaksanakan di tiga titik, yakni Jalan R.A. Kartini, Gresik ; Desa Ngawen, Kecamatan Sidayu, dan Exit Tol Cerme, Gresik pada Jumat, 31 Januari 2025.
Dalam ops gab yang pimpin oleh Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna ini petugas melakukan pemeriksaan kelengkapan surat-surat kendaraan serta penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas. Hasilnya, puluhaan sopir yang melakukan pelanggaran dilakukan penindakan dengan rincian, 25 tilang STNK, 15 tilang SIM, serta 84 teguran kepada pengemudi.
“Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengemudi truk agar selalu mematuhi aturan lalu lintas, termasuk larangan melintas di sepanjang Jalan Raya Deandles (Pantura) pada jam operasional tertentu,” tegas Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu melalui Kasat Lantas Polres Gresik AKP Rizki Julianda Putera Buna.
Dalam ops gabungan ini, semua perwira korp sabuk putih itu diterjunkan ke lapangan. Ada Kanit Turjawali , Kanit Gakum dan Kanit Kamsel. Selain sopir truk, polisi juga mengingatkan kepada para pengguna jalan lainnya untuk selalu menaati peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
AKP Rizki Julianda Putera menegaskan bahwa operasi gabungan ini merupakan bagian dari upaya Satlantas Polres Gresik dan Dishub untuk menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan lancar, terutama terkait dengan regulasi jam operasional kendaraan angkutan barang di wilayah hukum Polres Gresik.
“Diharapkan melalui operasi ini, kesadaran para pengemudi semakin meningkat dalam mematuhi peraturan yang berlaku,” kata AKP Rizki. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sinergi antara Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Bengawan Solo semakin mesra. Setelah normalisasi Kali Lamong. Kini, Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo mendatangani Nota Kesepakatan tentang sinergi perencanaan, pembangunan, operasi, pemeliharaan, dan pengelolaan infrastruktur sumber daya air.
Nota Kesepahaman dua institusi itu diteken di Kantor BBWS Bengawan Solo, Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah pada Jumat, 31 Januari 2025. MoU diteken oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dengan Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, kesepakatan ini merupakan langkah lanjutan dari kerja sama yang telah terjalin antara Pemkab Gresik dan BBWS Bengawan Solo, setelah sebelumnya kedua pihak sukses bekerja sama dalam penanganan normalisasi Kali Lamong guna mengurangi risiko banjir.
Program normalisasi tersebut terbukti efektif, dengan semakin berkurangnya frekuensi dan durasi banjir akibat luapan Kali Lamong yang sebelumnya sangat mengganggu aktivitas masyarakat dan perekonomian di wilayah terdampak.
“Setelah kerja sama dalam normalisasi Kali Lamong yang membawa dampak positif dalam pengurangan risiko banjir, kini kami kembali bersinergi untuk mendukung penyediaan air baku dan pengembangan hortikultura. Langkah ini penting untuk memastikan ketersediaan air yang berkelanjutan bagi pertanian dan kebutuhan masyarakat,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 31 Januari 2025.
Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah atau BPPKAD Gresik Andhy Hendro Wijaya ; Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah atau Bappeda Gresik Eddy Hadisiswoyo ; Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Tata Ruang atau PUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti dan Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan dan Kawasan Permukiman atau CKPKP Gresik Ida Lailatussa’diyah ;
Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindito Putra serta Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Gresik.
Ia melanjutkan, kerja sama ini memiliki arti penting di Kabupaten Gresik. Hal ini lantaran tahun 2025 merupakan tahun yang penting dalam pengembangan ekonomi masyarakat. Sehingga dengan adanya kerja sama ini maka peningkatan ekonomi masyarakat dalam sektor pertanian dapat meningkat.
Lebih lanjut, ia menjelentrehkan ruang lingkup kerja sama ini nantinya akan mencakup perencanaan, pembangunan, operasi dan pemeliharaan serta pengelolaan. Kerja sama ini juga akan mengedepankan keterpaduan program dalam penyediaan air baku dan pengembangan jaringan irigasi hortikultura.
Sedangkan infrastruktur yang menjadi fokus utama dalam kerja sama ini meliputi intake dan pipa transmisi air baku di Sungai Bengawan Solo hingga ke lokasi lumbung air yang berada di Kecamatan Panceng dan Kecamatan Dukun.
Kepala BBWS Bengawan Solo Maryadi Utama dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan proyek yang penting dalam penyediaan sumber air yang berkualitas bagi hortikultura di Kabupaten Gresik. Dikatakan juga bahwa sinergi ini sejalan dengan komitmen BBWS Bengawan Solo, dalam pengelolaan sumber daya air secara terpadu dan berkelanjutan.
“Nota kesepakatan ini kita harapkan juga bisa memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam pengelolaan sumber air di Kabupaten Gresik. Kita ingin agar kerja sama ini bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat dan upaya-upaya kelestarian sumber daya air,” kata Maryadi Utama. (yad)