Ditinggal Ngantar Tamu, Rumah Warga Panglima Sudirman Gresik Terbakar, 2 Motor dan 1 Onthel Hangus 

GRESIK,1minute.id – Musibah rumah terbakar kembali terjadi Kabupaten Gresik. Tadi siang, Senin, 15 April 2024, rumah milik Solon Harsono di Jalan Panglima Sudirman, Gresik ludes menjadi arang. Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang terjadi pukul 14.10 WIB itu. Namun, kebakaran itu menghanguskan dua unit sepeda motor dan satu sepeda onthel.

Sehari sebelumnya, kebakaran terjadi di rumah produksi roti, Papa Cookies Bakery di Jalan Ikan Gurami, Kompleks Perumahan Bhakti Pertiwi Kulon (BPK) yang mengakibatkan sepuluh pekerja dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka bakar.

Informasi yang dihimpun Senin, 15 April 2024 sekitar pukul 13.30 WIB Solon Harsono kedatangan tamu. Unjung-ujung di hari lebaran Idul Fitri. Setelah berbincang santai Harsono bersama tamunya tersebut keluar rumah. Rumah semipermanen alias berdinding kayu itu kosong. Selang 30 menit kemudian muncul asap dan berubah menjadi bara api dari dalam rumah milik kakek 70 tahun berada di Jalan Panglima Sudirman III, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik itu. Diduga korsleting.

Rumah dengan tembok terbuat dari kayu alias gebyok itu membuat si jago merah cepat membesar. Warga pun panik. Mereka berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air dengan wadah ember, bak mandi dan lainnya. Akan tetapi api tidak bisa padam dan semakin membesar. Ny. Erma, salah satu tetangga Solon Harsono meminta bantuan pemadaman kebakaran Pemkab Gresik. 

Kebakaran di kawasan padat penduduk itu membuat Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik mengerahkan dua tim untuk menjinakkan api. Petugas damkar membutuhkan waktu tidak lebih 60 menit untuk memadamkan api. “Kami kerahkan dua grup untuk mencegah api merambat. Dan, Alhamdulillah api cepat kami padamkan,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono. (yad)

Ditinggal Ngantar Tamu, Rumah Warga Panglima Sudirman Gresik Terbakar, 2 Motor dan 1 Onthel Hangus  Selengkapnya

Gempa Bawean Susulan Tembus 550 Kali, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Warga Butuh Material Perbaikan Rumah Bisa Langsung ke Posko Bangunan

GRESIK,1minute.id–  Gerakan peduli korban gempa bumi di Pulau Bawean terus mengalir. Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp 414 juta kepada Satuan Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik pada Jumat lalu, 5 April 2024.

Sehari sebelumnya, sejumlah organisasi profesi dibawah koordinasi Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Gresik menyerahkan bantuan 13 unit hunian sementara (hutara). Sementara itu, mengutip stageof Sleman melalui X (dulu Twitter) menyebutkan hasil monitoring BMKG terhadap gempa Bawean hingga 12 April 2024 pukul 06.00 WIB tercatat sebanyak 550 kali gempa. Magnitudo gempa masih fluktuatif dengan magnitudo terbesar 6,5 dan terkecil 2,5. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas kepedulian semua stakeholder untuk korban lindu berkekuatan magnitudo 6,5 di Pulau Bawean pada Jumat, 22 Maret 2024 lalu.

“Rencana tahap rehabilitasi dan rekonstruksi dilakukan setelah lebaran,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani saat konferensi pers Kegiatan Idul Fitri 1445 hijriah di Ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 5 April 2024. Kegiatan yang diprakarsai oleh Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik selain dihadiri oleh Gus Yani juga hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman ini. 

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik mencatat gempa bumi di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean ini terdasyat kurun waktu 50 tahun terakhir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Lindu mengakibatkan ribuan rumah mengalami kerusakan ringan sampai berat. Kerusakan itu terjadi karena Pulau Bawean yang berada di titik terdekat gempa. Di Pulau Bawean yakni Kecamatan Sangkapura dan Tambak tercatat sebanyak 2.972 rumah mengalami rusak ringan yang tersebar di 35 desa ; 1.286 rumah kerusakan sedang serta 820 rumah mengalami rusak berat.

Selain itu, ada 143 tempat ibadah rusak ringan, 10 tempat ibadah rusak sedang dan 11 tempat ibadah mengalami kerusakan berat. Kemudian, 59 sekolah rusak ringan, 11 sekolah rusak sedang, 5 sekolah rusak berat, 1 ponpes rusak sedang, 13 kantor rusak ringan, 1 kantor rusak berat serta 1 Rumah Sakit rusak ringan. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menjanjikan memberikan bantuan bagi warga terdampak. Untuk kerusakan ringan akan mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 15 juta, rusak sedang dapat ganti kerugian Rp 30 juta dan rusak berat mendapatkan ganti rugi sebesar Rp 60 juta. Proses ganti rugi warga terdampak masih sangat panjang. Sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi warga yang rumahnya terdampak gempa.Untuk kategori kerusakan ringan ada persyaratan 30 persen. Penentuan kerusakan 30 persen berdasarkan kajian dari tim gabungan.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak desa untuk tidak terlalu berharap mendapatkan ganti rugi atas kerusakan ringan itu. Persyaratan sangat berat. 

“Kami sudah menyampaikan kepada kepala desa ojo arep-arep bantuan sing 15 juta.  Sampeyan butuh semen, sampeyan butuh wesi, butuh opo wae, sampeyan minta aja langsung material di posko bangun aja langsung nggak apa-apa. Karena takutnya nanti udah menunggu tidak bisa mendapatkan ganti rugi. Padahal syaratnya ini juga ada syarat yang mungkin tidak mudah untuk masuk ke 30 persen rusak ringan dan lain sebagainya,” katanya. 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, imbuhnya, sedang mencari sumber dana yang lain agar proses rekonstruksi pascagempa bisa lebih fleksibel. “Kita cari sumber dana yang lain agar mudah lebih fleksibel untuk membantu meringankan korban bencana,” ujarnya. (yad)

Gempa Bawean Susulan Tembus 550 Kali, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Warga Butuh Material Perbaikan Rumah Bisa Langsung ke Posko Bangunan Selengkapnya

Melongok Dusun Ujung Timur, Randuboto, Gresik; Kawasan Integrasi Dilengkapi Mini Ferry, Rumah Menghadap Muara Bengawan Solo 

GRESIK,1minute.id – Puluhan rumah sudah berdiri rapi di pingir sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Puluhan rumah berdinding tembok batu bata putih itu semuanya menghadap ke arah sungai terpanjang di Pulau Jawa itu.

Rumah dengan dua kamar tidur, ruang tamu, satu kamar mandi ini adalah rumah relokasi bagi warga yang berada di bantaran DAS Bengawan Solo di Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu. “Sebelum lebaran Idul Fitri diusahakan sudah dilakukan pemasangan atap rumah,” kata Kepala Desa (Kades) Randuboto Andi Sulandra ditemui 1minute.id di Balai Desa pada Kamis lalu, 4 April 2024.

Pada 2023, sebanyak 34 unit rumah yang di bangun dengan anggaran pemugaran dan relokasi sebesar Rp 56,8 juta per unit di tanggung oleh pemerintah itu. Sedangkan, pemerintah desa memberikan subsidi senilai Rp 2 jutaan kepada setiap warga. “Ngomong pindah rumah itu berat. Mereka sudah bertahun-tahun tinggal di rumahnya tentu ada sejarah panjangnya,” terangnya. 

Meski belum kelar seratus persen, program pemugaran dan relokasi di pedukuhan Ujung Timur itu, telah mengubah wajah kampung tersebut. Wajah dusun semakin elok dan tertata rapi. Depan rumah relokasi terdapat jalan lebarnya bisa dua mobil dengan konstruksi batu paving. Mobil dan motor berseliweran masuk ke dusun tersebut menjadi pemandangan lumrah warga setempat. 

Sebab, sejak 20 September 2023, moda transportasi menuju dusun yang berada di seberang DAS Bengawan Solo semakin mudah, aman dan nyaman. Sebelumnya, transportasi menuju dusun menggunakan perahu penyeberangan dari kayu. Sekarang, moda transportasi menggunakan mini ferry yang diberi nama The Minion Ferry Boat Amazon Van Java. Mini ferryyang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)bisa mengakut penumpang dan barang. Bahkan truk engkel pengangkut material bisa lalu lalang ke dusun Ujung Timur itu. 

DIATAS PERAHU : Seorang nelayan Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik mengawasi pembangunan rumah hasil relokasi yang menghadap ke muara Sungai Bengawan Solo pada Kamis lalu, 4 April 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Truk engkel pengangkut material bisa masuk pedukuhan itu nyaris tidak pernah terbanyangkan sebelumnya oleh ratusan jiwa warga di Dusun Ujung Timur. Andi Sulandra menceritakan, ketika kali pertama desa ditetapkan sebagai pilot project kawasan Integrasi Minapolitan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik dengan 

program Dana Alokasi Khusus tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak bisa tidur nyenyak. Sebab, akses transportasi menuju pedukuhan hanya menggunakan perahu penyeberangan dari kayu.

Biaya transportasi material menuju pedukuhan di seberang sungai Bengawan Solo bisa menguras biaya pembangunan. Sangat mahal. Padahal anggaran yang dialokasikan untuk pemugaran dan relokasi sebesar Rp 56,8 juta per unit. “Sempat berfikir sewa ponton. Tapi, biaya sewa sangat mahal,” ujarnya.  Ponton adalah kapal tongkang atau bisa disebut dengan ponton merupakan jenis kapal pengangkut barang yang bentuknya kotak besar terapung. 

Suatu malam, Andi Sulandra bertemu dengan seorang koleganya menyarankan membuat mini ferry. Anggaran besar tapi mini ferry ini memiliki banyak fungsi dan menjadi aset desa. “Saya dan pengurus BUMDes sebagai jaminan untuk melakukan pinjaman,” katanya sambil tertawa. Sempat ketar-ketir tidak bisa melunasi pinjaman investasi mencapai miliaran rupiah. “Alhamdulillah, ada bonus tambahan 2 tahun (dari 6 tahun menjadi 8 tahun) sebagai Kepala Desa. Saya optimis bisa melunasi hutang investasi itu,” ujarnya dengan penuh optimistis sambil membetulkan sarungnya.

The Minion Ferry Boat Amazon Van Java resmi beroperasi sejak 20 September 2023. Pemdes melalui BUMDes menggratiskan semua biaya transportasi truk material barang menuju Dusun Ujung Timur itu. Biaya operasional bisa lebih efisien sehingga kualitas pembangunan rumah relokasi itu maksimal. “Desa berikan subsidi Rp 2 juta untuk relokasi,” tegasnya. (yad)

Melongok Dusun Ujung Timur, Randuboto, Gresik; Kawasan Integrasi Dilengkapi Mini Ferry, Rumah Menghadap Muara Bengawan Solo  Selengkapnya

Lebaran Mini Ferry Randuboto, Gresik, Kapal Penyeberangan Sungai Terbesar di DAS Bengawan Solo Ramai 

GRESIK,1minute.id – Kapal penyeberangan jenis roll on-roll of (Ro-Ro) seakan enggan beristirahat. Pada Kamis, 11 April 2024 atau  memasuki H+2 lebaran Idul Fitri 1445 hijriah, moda transportasi penyeberangan antara Dusun Randuboto-Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu semakin ramai.

The Minion Ferry Boat Amazon Van Java, nama kapal penyeberangan yang menghubungkan dua dua dusun yang dipisahkan sungai terpanjang di Pulau Jawa, Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo itu berbeda dengan kapal penyeberangan sungai lainnya. Bila penyeberangan sungai di sepanjang DAS Bengawan Solo menggunakan perahu kayu yang bisa mengangkut penumpang dan sepeda motor alias kendaraan roda dua. 

Nah, kapal penyeberangan antardusun di Desa Randuboto yang dipimpin oleh Andi Sulandra ini berbahan baja. Panjang kapal itu, separuh lebar sungai. Kapal itu bisa memuat ratusan motor dan lebih dari 10 unit mobil. Kapal penyeberangan sungai terbesar di sepanjang DAS Bengawan Solo di Jawa Timur. “Kapal ini, memiliki izin resmi penyeberangan sungai dari Kementerian Perhubungan,” tegas Andi Sulandra ditemui di balai desa (Baldes) Randuboto pada Kamis pekan lalu, 4 April 2024.

Investasi membuat kapal penyeberangan sungai jenis Ro-Ro terbesar itu lumayan besar. Pemerintah Desa (Pemdes) Randuboto melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menggunakan dana pinjaman dengan jaminan kepala dan perangkat desa setempat. Investasinya miliaran rupiah “Untungnya masa kepemimpinan mendapatkan bonus tambahan dua tahun,” selorohnya sambil ngakak.

DULU : Sebelum mini ferry beroperasi, penyeberangan antardusun di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik menggunakan perahu. Arus sungai Bengawan Solo yang kuat membutuhkan nyali besar ketika menyeberangi sungai itu (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mengapa Pemerintah Desa (Pemdes) membuat kapal penyeberangan begitu besar? Andi Sulandra mengatakan, pemerintah desa melakukan investasi yang cukup besar untuk mendukung program pemerintah pusat. Desa Randuboto yang ditetapkan sebagai Kawasan integrasi Minapolitan di pantai utara Kabupaten Gresik. 

Amazon van Java adalah kapal Penyeberangan berbahan baja dengan berat kotor 50 grosstonase (GT). Desa Randuboto sendiri memiliki 4 dusun yaitu: Dusun Randuboto, Tanjungsari, Ujungsari, dan Ujung Timur yang letaknya di seberang sungai Bengawan Solo. Selama ini, transportasi menuju Dusun Ujung Timur yang berada seberang hanya menggunakan perahu tambang. 

Untuk angkutan barang sangat sulit sehingga proses pembangunan di dusun tersebut membutuhkan biaya lebih mahal. Setelah kapal Amazon Van Java resmi beroperasi pembangunan di dusun tersebut akan semakin cepat. Kemudahan transportasi akan berdampak besar untuk percepatan pertumbuhan ekonomi di sana. 

“Kapal ini untuk menunjang program DAK PPKT 2023 kementrian PUPR,” ujar Andhi Sulandra. Wartawan 1minute.id sempat menjajal mini ferry itu. Nyaman dan tidak khawatir kecemplung sungai meskipun saat itu arus DAS Bengawan Solo begitu kuat. Penyeberangan hanya butuh sekedipan mata. Harga tiket untuk penumpang Rp 1 000 ; sepeda motor Rp 2 ribu ; Gerobak Rp 3 ribu, minibus atau pikap Rp 5 ribu dan truk engkel Rp 10 ribu sekali jalan. “Tapi untuk kendaraan truk yang memuat material program DAK PPKT gratis,” tegasnya. 

Desa Randuboto menjadi perhatian publik bahkan pemerintah pusat setelah ditetapkan sebagai pilot project Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Desa Randuboto sebagai Kawasan integrasi di bantaran atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo semakin terlihat elok. 

Keberhasilan inilah yang membuat perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian PUPR, dan penerima DAK dari 47 Kabupaten/kota di 27 provinsi hadir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka pun mengunjungi Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu pada Kamis, 11 Mei 2023 lalu. Kunjungan peserta kegiatan peningkatan kapasitas pemerintah daerah melalui Horizontal Learning DAK tematik pengentasan permukiman kumuh terpadu ini juga diikuti lebih kurang 1.400 peserta secara online. (yad)

Lebaran Mini Ferry Randuboto, Gresik, Kapal Penyeberangan Sungai Terbesar di DAS Bengawan Solo Ramai  Selengkapnya

Kolaborasi Siswa, Guru sampai Alumni Spenda Santuni Anak Yatim

GRESIK,1minute.id– Dinas Pendidikan Gresik menetapkan masa libur sekolah selama lebaran Idul Fitri 1445 hijiriah mulai 5 Aprill sampai 17 April 2024. Sebelum liburan tiba, UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik menggelar santunan anak yatim pada Jumat, 5 April 2024.
Sebanyak 52 anak yatim yang mendapatkan santunan dari siswa, guru dan alumni sekolah angkatan 1995 keatas serta sumbangan infaq dari Badan Amill Zakat Nasional (Baznas) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu. 

“Senang bisa berbagi untuk adik adik ini kita lakukan setiap tahun nantinya, semoga bisa bermanfaat buat mereka,” kata Vera, alumni 1998 ini.  Santunan kepada anak yatim ini, sebagai agenda penutupan kegiatan selsma bulan suci Ramadan. 

Sebelumnya, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu, menggelar berbagai kegiatan sosial, seperti berbagi takjil dan zakat dari anak OSIS, Pramuka Garuda, Suporter Spenda kepada abang becak, petugas kebersihan, masyarakat sekitar sekolah ; Pesantren Ramadan dengan tema “Love Ramadhan” selama 9 hari dimulai  27 Maret sampai 5 April 2024 dan ditutup Peringatan Nuzulul Quran dan santunan anak yatim dari alumni dan Baznas serta UPZ sekolah. Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim memberikan apresiasi kegiatan yang dilakukan oleh siswa, guru dan para alumni. “P

anitia, OSIS dan guru yang luar biasa semangat kegiatan Ramadan,” kata Mohammad Salim pada Sabtu, 6 April 2024. Ia juga tidak lupa mengingatkan kepada para siswa selama dua pekan libur untuk melakukan kegiatan yang positif. “Saya mengingatkan anak-anak untuk berlebaran dengan bahagia, aman dan tetap menjaga nama baik sekolah dan keluarga,” pesan Salim. (yad)

Kolaborasi Siswa, Guru sampai Alumni Spenda Santuni Anak Yatim Selengkapnya

SMANSI Gresik Gelar Semarak Si Pena Gandeng Perpusnas

GRESIK,1minute.id – SMA Negeri 1 Sidayu (Smansi) Gresik menggelar Semarak Si Pena pada Jumat, 5 April 2024. Pembukaan gerakan Semangat Menulis Sekolah Penggerak dalam puiSI, cerPen, Essay, Novel dan Artikel di Aula sekolah yang dipimpin Syafaul Anam itu dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Gresik Kiswanto.

Ratusan siswa kelas X terlihat antusias untuk mengikuti kegiatan budaya literasi kali pertama tersebut. Sebelum memulai gerakan literasi, dilakukan Deklarasi Kesepakatan dan Pembekalan Semarak Si Pena antara guru dan siswa. Sekolah menghadirkan beberapa pemateri untuk memberikan pembekalan penulisan dan bimbingan kepada siswa kelas X yang berjumlah 11 rombongan belajar (rombel) atau kelas itu. 

Untuk pemateri penulisan esai diberikan oleh Chusnul Cahyadi, wartawan media online, 1minute.id, kemudian penulisan artikel diisi oleh Galih Wicaksono, wartawan Jawa Pos. Sedangkan, beberapa pemateri lainnya untuk penulisan cerpen, puisi serta novel. 

SEMARAK SI PENA : Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik Kiswanto memberikan sambutan Gerakan Semarak Si Pena SMA Negeri 1 Sidayu Gresik didampingi Kepala Smansi Gresik Syafaul Anam (kanan) pada Jumat, 5 April 2024 ( Foto : Smansi untuk 1minute.id)

“Kami kembangkan budaya literasi karena SDM disini sudah siap. Bahkan, banyak guru yang sudah menulis buku,” kata Syafaul Anam di temui di sekolah pada Jumat, 5 April 2024. 

Program literasi penulisan buku yang digagas oleh Smansi  Gresik ini cukup komplit. Di sejumlah sekolah gerakan dalam penulisan buku antologi menulis puisi, sajak, artikel dan esai. “Di Smansi ada satu jenis penulisan yakni novel,” kata mantan Kepala SMA Negeri 1 (Smansa) Gresik ini.  

Syafaul Anam yang baru sebulan di Smansi Gresik ini mengatakan, Semarak Si Pena akan diupayakan bisa masuk dalam perpustakaan nasional (Perpusnas). Dalam perilisan hasil tulisan dari Semarak Si Pena pihaknya akan bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional. Tidak semua buku bisa menjadi koleksi bacaan di perpustakaan nasional itu. 

“Insya Allah di Gresik ini baru pertama yang kerja sama dengan Perpusnas,” ungkap Syafa-sapaan akrab-Syafaul Anam itu. Ia berharap semua siswa kelas X bisa.secara sungguh-sungguh belajar menulis. “Kalau karya bisa tercetak dalam buku akan legasi bagi siswa dan sekolah,” ujarnya. 

Sehingga dirinya berharap buku karya pelajar dari Gresik tersebut bisa beredar di kancah nasional. Syafaul Anam melanjutkan bahwa gerakan tersebut merupakan salah satu tanggung jawab sebagai sekolah penggerak. “Merilis buku ini termasuk program utama pada sekolah penggerak,” bebernya. SMAN 1 Sidayu sendiri sudah menjadi sekolah penggerak sejak 2021.

Tidak hanya menyasar para pelajar, Syafa juga mendorong para dewan guru untuk turut menyumbangkan pemikiran mereka ke dalam buku antologi. “Tidak harus melulu sastra puisi, cerpen, tapi guru-guru juga bisa menelurkan konsep inovasi pada buku,” paparnya.

SI PENA : Kepala SMA Negeri 1 Sidayu Syafaul Anam (tengah) bersama guru dan siswa kelas X dalam gerakan Semarak Si Pena di aula sekolah (Foto : Smansi Gresik untuk 1minute.id)

Sebelumnya Smansigres, telah berhasil merilis 4 buku hasil karya dari para pelajar. Buku-buku bergenre novel remaja tersebut berjudul The Exterminator, Jalan Hidup, Satria Bajigur, dan Devra. Karya terakhir merupakan hasil tulisan dari Annabah Najla Rofifah. 

Najla mengungkapkan bahwa bukunya sedikit banyak berangkat dari kisah asrama. Mengenai dua orang remaja yang saling menaruh rasa namun harus berpisah pada akhirna. “Saya ingin menyampaikan bahwa cinta itu tidak harus memiliki,” tutur Najla.

Penulis buku lain, Evlyna Ega Daniswar menuangkan ceritanya ke dalam buku yang berjudul The Exterminator. Bukunya berkisah tentang perlawanan seorang petarung melawan kekuatan jahat yang tak kasat mata. “Kekuatan jahat representasi dari hal buruk di dunia perlu dilawan untuk jadi lebih baik,” sambungnya.

Dalam perilisan gerakan literasi tersebut hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik Kiswanto. Dirinya menyampaikan bahwa menulis adalah salah satu kemampuan yang tidak akan lekang oleh zaman. “Karena kemampuan menulislah yang mengantarkan saya bisa kuliah S-2,” tuturnya. (yad)

SMANSI Gresik Gelar Semarak Si Pena Gandeng Perpusnas Selengkapnya

Malam Seribu Bulan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Inginkan Malem Selawe Juga Ada Khotmil Quran, Doa Bersama

GRESIK,1minute.id – Berziarah ke makam Sunan Giri di malam Selawe Ramadan menjadi salah satu kearifan lokal yang terpelihara di warga Kabupaten Gresik. Ribuan warga menyemut untuk melakukan berzikir dan berdoa di makam Waliyullah berada di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas. Mereka berdoa dan berzikir untuk mendapatkan berkah untuk mendapatkan pahala seribu bulan.

Malam selawe, salah satu dari tiga tradisi yang paling di tunggu-tunggu warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Dua tradisi lainnya, adalam malam telulikur atau 23 Ramadan, tradisi Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar. Kemudian, malam 27_28 Ramadan ada tradisi Pasar dan Lelang Bandeng Kawak.

Semua tradisi itu memiliki cerita sendiri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan tradisi malam selawe atau malam 25 bulan suci Ramadan merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Gresik.

“Malem selawe merupakan tradisi peninggalan Sunan Giri salah satu wali songo yang terus dilestarikan turun temurun oleh masyarakat Gresik. Tradisi tersebut merupakan perintah Sunan Giri kepada santri dan rakyatnya saat masih menjadi raja di Giri Kedaton Gresik,” tutur Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai usai berziarah ke makam Sunan Giri bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik pada Kamis malam, 4 April 2024.

Ia mengimbau kepada generasi muda untuk wajib dan menjaga tradisi peninggalan salah satu Wali Songa tersebut. Menurut dirinya, selain sisi spiritualis dan sarana dakwah, tradisi ini juga berdampak pada kebangkitan UMKM warga sekitar.

“Tradisi ini merupakan kearifan lokal yang harus dipertahankan dan dilestarikan, mengingat Gresik adalah kota wali dan kota santri,” kata mantan Ketua DPRD Gresik tersebut. Ia pun berharap, kegiatan tradisi malem selawe tidak hanya di isi dengan seremonial. Selain ziarah juga diisi dengan Khotmil Quran, istighatsa, pengajian, dan doa

“Ini yang harus kita sempurnakan, agar substansi dari tradisi malem selawe tidak hilang di era modernisasi saat ini. Mudah-mudahan mulai tahun depan kegiatan tambahan spiritual tersebut bisa kita laksanakan. Mengingat Gresik adalah kota wali dan kota santri,” tandasnya. (yad)

Malam Seribu Bulan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Inginkan Malem Selawe Juga Ada Khotmil Quran, Doa Bersama Selengkapnya

Polres Gresik Sediakan Tempat Penitipan Kendaraan Bermotor, Dijamin Aman, Mudik Pun Nyaman

GRESIK,1minute.id – Warga Gresik tidak perlu pusing tujuh keliling mencari tempat penitipan kendaraan bermotor bila sedang mudik. Sebab, Polres Gresik menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor bagi warga Gresik yang akan mudik. Bawa saja kendaraannya ke Markas Polisi Resor (Mapolres) Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Di jamin aman dan gratis. Mudik pun bisa tenang. 

“Polres Gresik akan menyediakan kantor Polres ini untuk penitipan kendaraan bermotor bagi warga yang akan melaksanakan mudik lebaran. Masyarakat tidak was-was menitipkan kendaraan bermotor di lingkungan kepolisian,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom kepada wartawan usai Konfirmasi Pers Operasi Pekat Semeru 2024 pada Rabu, 3 April 2024.

Tempat parkir kendaraan roda dua alias sepeda motor sangat representatif. Terlindung dari terik sinar matahari maupun hujan. 

Apa syaratnya ? Menurut Kasi Humas Polres Gresik Iptu Wiwit, warga cukup membawa identitas diri dan surat kendaraan. “Syaratnya bawa KTP dan STNK,” ujar Wiwit. Sangat mudah kan! Selain menitipkan kendaraan bermotor, Polres Gresik juga menyarankan kepada semua warga yang hendak meninggalkan rumah untuk mudik untuk lapor ke RT/RW. Bila ada tamu yang tidak dikenal segera lapor ke polisi.

“Polres Gresik akan melakukan pemantauan di pemukiman warga selama lebaran 2024,” katanya. (yad)

Polres Gresik Sediakan Tempat Penitipan Kendaraan Bermotor, Dijamin Aman, Mudik Pun Nyaman Selengkapnya

Percepat Pemulihan Pascagempa, Petrokimia Gresik Bersama Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim Kirimkan 41 Relawan ke Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur kembali memberangkatkan relawan untuk membantu pemulihan masyarakat pascabencana gempa bumi di Pulau Bawean. Sebanyak sepuluh relawan diberangkatkan dari Petrokimia Gresik, di Gresik, yang merupakan Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur pada Selasa, 2 April 2024.  

Sejak lindu terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024, total relawan yang telah dikirimkan Satgas ke Bawean dan bertugas selama 15 hari sebanyak 41 orang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, sekaligus sebagai Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik bersama dengan anggota Satgas lainnya terus memantau perkembangan masyarakat Bawean pascabencana. “Kami akan terus berkontribusi mendukung Pemerintah agar proses pemulihan berjalan cepat dan lancar,” harap Dwi Satriyo Annurogo. 

Relawan ini menjadi kontribusi nyata Petrokimia Gresik bersama anggota Satgas lainnya melengkapi bantuan-bantuan yang telah dikirimkan sebelumnya untuk membantu kebutuhan masyarakat Bawean pascagempa yang beberapa kali terjadi di laut Jawa dan berada di sekitar pulau Bawean beberapa saat yang lalu.

Bantuan yang telah dikirimkan pada tahap pertama tanggal 23 Maret 2024 antara lain mi instan 50 dus, sarden 250 kaleng, selimut 100 pcs, air mineral 50 dus (kemasan 600 ml), pampers 300 pcs dengan berbagai ukuran bayi atau balita, obat-obatan. Selain itu, juga mengirimkan terpal untuk kebutuhan pengungsi sebanyak 30 pcs.

Gelombang kedua, pada 28 Maret 2024, Petrokimia Gresik dan anak usaha bersama anggota Satgas lainnya mengirimkan beras 800 kilogram (kg), minyak goreng 200 liter, mi instan 50 karton, mi cup 25 karton, sarden 100 pcs, kornet 100 pcs, susu UHT 20 karton, dan air mineral cup 50 karton. Selain bahan pangan, Petrokimia Gresik dalam bantuan kali ini juga mengirimkan 100 selimut dan 500 pcs pampers.

Sementara anggota Satgas lainnya yang juga mengirimkan bantuan ke Pulau Bawean yaitu PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III), Perum Pegadaian, PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Telkom (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Cabang Gresik, dan PT WIKA (Persero). Bantuan yang diberikan berupa sembako dan bahan pangan lainnya, obat-obatan, tikar, selimut, terpal, pampers, pembalut dan lainnya.

“Tidak hanya bantuan, kami dari Petrokimia Gresik bersama dengan teman-teman Satgas lain di Jawa Timur juga mengirimkan relawan. Mulai dari relawan untuk operasional bantuan di lokasi, tim medis hingga psikolog. Ini kami sesuaikan dengan kebutuhan di Bawean hasil koordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Jawa Timur maupun Kabupaten Gresik,” ujar Dwi Satriyo.

Adapun sepuluh relawan yang diberangkatkan gelombang empat ini berasal dari PT Pelindo Husada Citra dan PT Nusantara Sebelas Medika. Masing-masing mengirimkan lima relawan. Dari sepuluh relawan tersebut empat orang dokter, dua perawat, dua apoteker dan dua psikolog. Mereka bertugas di Bawean hingga 6 April 2024.

“Para relawan yang berangkat hari ini menggantikan tugas teman-teman relawan yang sebelumnya diberangkatkan pada tanggal 31 Maret kemarin atau gelombang tiga. Delapan relawan yang akan pulang ini berasal dari PT Cipta Nirmala dan PT Nusantara Medika Utama,” kata Dwi Satriyo.

Dengan demikian, tambahnya, sudah ada 41 relawan dari Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur yang menjalankan tugas sejak sehari setelah terjadi bencana. Pada gelombang pertama dan kedua ada sebanyak 23 relawan dari PT Petro Graha Medika menjadi tim awal yang ada di lokasi bencana.

“Para relawan ini menjalankan tugas untuk berkontribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga dapat membantu kebutuhan kesehatan masyarakat Bawean, khususnya pascabencana,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Percepat Pemulihan Pascagempa, Petrokimia Gresik Bersama Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim Kirimkan 41 Relawan ke Pulau Bawean Selengkapnya

Lagi, Gempa Magnitodo 5,6 Guncang Bawean, Gresik 

GRESIK,1minute.id – Gempa magnitudo 5,6 kembali mengguncang wilayah Tuban hingga Pulau Bawean sekitar pukul 16.00 WIB pada Rabu, 3 April 2024.

Dilansir akun X Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa berada di 134 kilometer timur laut Tuban, Jawa Timur, kedalaman 10 kilometer.

“Gempa Mag:5.6, 03-Apr-2024 16:02:16 WIB, Lokasi: 5.73LS, 112.37BT (134 km Timur Laut TUBAN-JATIM), Kedalaman: 10 Km. Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dikutip 1minute.id

Wahyu, warga Gresik Kota Baru mengaku merasa getaran itu lumayan kuat. “Kebetulan tadi saya di lantai dua, tiba-tiba bergoyang-goyang,” katanya. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa kali kesekian itu. Sejak Jumat, 22 Maret 2024, kali pertama gempa terdasyat berkekuatan magnitodo 6,5, BMKG mencatat ada ratusan kali gempa susulan. Bahkan, sampai ini, masyarakat berada di kepulauan berjarak 180 mil laut dari Pusat Kabupaten Gresik itu masih hidup di tenda-tenda pengungsian. (yad)

Lagi, Gempa Magnitodo 5,6 Guncang Bawean, Gresik  Selengkapnya