GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024 di halaman Mapolres Gresik pada Rabu, 3 April 2024. Apel pengecekan akhir kesiapan dalam rangka Pengamanan Mudik dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan, operasi Ketupat Semeru 2024 ini akan berlangsung selama 13 hari, dari tanggal 4 sampai 16 April 2024. “Kami telah menyiapkan satu Posyan dan empat pos pengamanan utama di jalur-jalur rawan kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian,” ujarnya.
Satu pos pelayanan (posyan) di Bunder dan empat pos pengamanan (pospam) berada di Alun-alun, Gresik ; exit Tol Manyar ; Simpang tiga Legundi, Driyorejo dan Rest area 726 B Tol Wringinanom. Sebanyak 195 personel disiapkan dalam Ops Ketupat Semeru 2024.
Kapolres Adhitya melanjutkan, ada beberapa fokus utama dalam operasi ini adalah pengaturan lalu lintas untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, dan kenyamanan arus lalu lintas, Juga Patroli bersama pada jam-jam rawan.
Juga layanan pelaporan rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan dan Pengamanan Salat Idul Fitri bersama kelompok-kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan. Tak kalah penting menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). “Dengan berbagai upaya dan strategi tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan mudik aman, ceria, penuh makna,” tambahnya.
Pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, BNPB, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam operasi ketupat Semeru 2024. “Mari kita bersama-sama ciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif selama mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah,” imbuh alumnus Akpol 2002 itu. (yad)
GRESIK,1minute.id – Bulan suci Ramadan telah memasuki sepuluh hari ketiga atau malam likuran. Malam selikur ( malam 21 Ramadan), lorekur (22 Ramadan), telulikur (23 Ramadan) sampai sangolikur (29 Ramadan). Di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di malam likuran Ramadan banyak event budaya yang paling di tunggu-tunggu oleh masyarakat Gresik dan se-Jawa Timur. Bahkan, di Indonesia.
Penasaran apa saja event malam likuran Ramadan itu? Kita mulai dari malam 23 Ramadan ada tradisi Kolak Ayam, Sanggring di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar; malam 25 Ramadan, tradisi ngalap berkah ke makam Waliyullah, Sunan Giri di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas dan malam 27 Ramadan adalah Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng Kawak di sepanjang Jalan H. Samanhudi sampai Jalan KH Wachid Hasyim, Kecamatan Gresik. Seperti apa tradisi itu ?
KOLAK AYAM : Daging ayam yang telah siap untuk disantap berbuka puasa bersama di Masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dalam tradisi Sanggring Kolak Ayam digelar setiap 23 Ramadan ( Foto Dokumen: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
1. SANGGRING KOLAK AYAM
Juru Masak Semua Lelaki, Dinyakini Bisa Menjadi Obat Segera Penyakit
BILA Anda belum pernah merasakan Kolak Ayam datang dan buka bersama di Masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada malam 23 Ramadan atau Selasa besok, 2 April 2024. Tahun ini, panitia tradisi turun temurun itu memasuki ke-499 tahun, mulai 946 hijriah sampai 1445 hijriah itu memotong lebih dari 250 ekor ayam.
Ratusan ekor ayam kampung pilihan yang di masak oleh “koki-koki” hebat dan semuanya berjenis kelamin laki-laki nantinya distribusi kepada masyarakat desa setempat juga sebagaian untuk berbuka puasa bersama bagi warga luar desa. “Sanggring Kolak Ayam tahun ini akan lebih meriah karena menyongsong 5 abad,” ujar Ketua Panitia Semarak Menyongsong 5 Abad Sanggring Gumeno, Didik Wahyudi melalui pesat Whatsapp pada Senin, 1 April 2024 malam.
Sejumlah kegiatan telah dilakukan, antara lain, Festival Banjari Semarak Sanggring ke-499 tahun. Dan, Semarak Menyongsong 5 Abad Sanggring Gumeno “Bersama Kita Lestarikan” Sanggring Kolak Ayam ke-499 tahun. Sanggring Kolak Ayam Gumeno ini, pada 2019 tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia ini.
Sanggring Kolak Ayam? Sanggring adalah masakan berkuah yang berbahan utama daging ayam yang dimasak dengan cara khusus. Cara khusus yakni kolak dengan campuran rempah-rempah disuguhkan untuk menu berbuka puasa. Semua jamaah. Dan, masyarakat setempat. Bagi masyarakat setempat menyakini mengonsumsi kolak ayam yang dimasak oleh juru masak semuannya laki-laki bisa mengobati segala jenis penyakit. Uniknya lagi, wadah kolak ini bukan baskom. Tapi, masyarakat desa setempat membawa wadah ember. Untuk kuah dan ramuan rempah atau Sanggring.
EMBER WADAH KUAH : Daging ayam dimasukkan dalam wadah ember kemudian ditambahu kuah yang juru masak semuannya lelaki pada tradisi Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ( Foto dokumen: Chusnul Cahyadi/1minute.id)
Mengutip dari buku “Grissee Kota Bandar” Kolak ayam atau Sanggring, tradisi ratusan tahun ini telah tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada 2019. Kolak ayam Desa Gumeno rasanya gurih legit dengan isian ayam kampung di dalamnya. Makanan inilah yang menjadi ikon tradisi ini. Awalnya, kolak ayam berfungsi sebagai obat.
Menurut kisahnya, tradisi ini bermula ketika Sunan Dalem bernama lengkap Syekh Maulana Zaenal Abidin, berdakwah di Desa Gumeno pada 1540 Masehi. Putra pertama dari Sunan Giri (Sunan Maulana Ainul Yaqin) ini mendirikan sebuah masjid di desa tersebut. Tak lama usai membangun masjid, Sunan Dalem jatuh sakit.
Kabar sakitnya Sang Wali ini cukup membuat para santri dan penduduk terkejut sehingga mereka menandai peristiwa ini dengan sebutan Sanggring, berasal dari kata ‘Sang’ (raja, pemimpin) dan ‘Gering’ (sakit). Sakitnya Sang Wali selama beberapa waktu membuat para santri dan penduduk bingung mencari obat penyembuhnya. Hingga pada 22 Ramadan 946 Hijriah, sebuah mimpi menghampiri Sunan Dalem.
Dalam mimpi itu beliau mendapatkan petunjuk tentang obat penyakitnya, yakni harus memakan sebuah makanan dengan ayam jago berusia muda sebagai salah satu syarat utama bahan masakan. Sunan Dalem lantas mengutus para lelaki untuk mempersiapkan bumbu-bumbu masakannya, yakni daun bawang merah, gula jawa, jintan, dan santan. Sementara itu para santri mencarikan ayam jago muda.
Gelaran masak besar kolak ayam ini kemudian menjadi tradisi bagi warga Desa Gumeno sampai sekarang. Tradisi Kolak Ayam selalu dilaksanakan di Masjid Jami’ Sunan Dalem Desa Gumeno yang dimulai pukul 16.00 WIB. Berkat tradisi ini pula warga Desa Gumeno dan warga dari kampung lainnya menjadi semakin erat silaturahminya. (yad/bersambung)
GRESIK,1minute.id – Praktik dugaan prostitusi liar masih marak di Betiring, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Di bulan suci Ramadan. Pada Jumat malam, 29 Maret 2024 aparat kepolisian dari Polsek Cerme melakukan razia di kawasan tersebut setelah pagi sebelumnya, dalam Program Jumat Curhat banyak menerima keluhan dari masyarakat tentang maraknya praktik prostitusi liar di Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu.
Razia berlabel Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) 2024 dilakukan oleh Polsek Cerme ini menyasar kejahatan konvensional, narkoba, prostitusi, judi, sajam, dan miras dipimpin oleh Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo.
Sebelum razia dilakukan personil dari Polsek Cerme dan Polsek Rayon Barat, meliputi Polsek Benjeng, Duduksampeyan dan Balongpanggang apel di halaman Mapolsek Cerme. Dalam apel itu, mereka melakukan pembagian tugas. Sasaran pertama, warung milik R dan beberapa kamar kontrakan tidak ditemukan hasil sesuai dengan sasaran operasi.
Pada sasaran kedua, di lokasi tempat kontrakan W, telah ditemukan beberapa wanita yang diduga sebagai PSK yang sedang menunggu tamu pria hidung belang untuk melampiaskan syahwatnya. Mereka kemudian dibawa ke Polsek Cerme untuk dilakukan pendataan dan upaya pengungkapan praktik prostitusi maupun Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
“Dari hasil interogasi dan penemuan di lokasi, diamankan keempat wanita yang diduga sebagai PSK. Namun, setelah pemeriksaan, mereka tidak terbukti melakukan kegiatan prostitusi. Sehingga, dalam penanganan selanjutnya, mereka akan dilimpahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Gresik untuk dilakukan pembinaan dan pemeriksaan kesehatan,” tegas Kapolsek Iptu Andik Asworo. (yad)
GRESIK,1minute.id – Anak-anak korban gempa bumi di Pulau Bawean mulai ceria. Mereka bisa kembali tersenyum saat tim trauma healing Polres Gresik mengunjungi tempat mereka mengungsi di SDN 380 Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik pada Selasa, 26 Maret 2024.
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom bersama boneka Zebra datang menghibur para anak-anak. Adhitya menjelaskan bahwa kegiatan trauma healing ini bertujuan untuk membantu meringankan beban korban bencana alam gempa bumi dan memberikan dukungan kepada anak-anak yang mengalami trauma.
“Trauma healing penting untuk membantu anak-anak mengatasi rasa cemas dan ketakutan akibat bencana,” ujar Adhitya. Tim Trauma Healing Polres Gresik menghadirkan berbagai permainan dan aktivitas kreatif untuk menghibur anak-anak. Mengenakan kostum bonek zebra, tawa dan keceriaan kembali menghiasi wajah mereka.
Kegiatan bakti sosial dan kesehatan serta trauma healing yang dilakukan Polres Gresik di SDN 380 Gresik ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang tertimpa bencana.
“Semoga masyarakat korban gempa bumi di kecamatan Tambak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan normal,” pungkas Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom. Sebelumnya rombongan Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom telah mengunjungi Kecamatan Sangkapura untuk memberikan bantuan bakti sosial dan kesehatan bagi masyarakat terdampak gempa.(yad)
GRESIK,1minute.id – Rakor Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Gresik di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik pada Senin, 25 Maret 2024. Rakor dipimpin langsung oleh Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono. Tanggap darurat selama 21 hari mulai 22 Maret hingga 11 April 2024.
Dalam rakor itu, disepakati bahwa penanganan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Kebutuhan dasar itu, makan, dan minum, sanitasi serta kesehatan. “Status darurat kita sepakat, kebutuhan dasar warga terdampak seperti mamin, sanitasi , kesehatan dan sebagainya harus terpenuhi. Setelah Kebutuhan dasar terpenuhi, kita melangkah berikutnya yakni transisi Tanggap Darurat,” kata Letjen TNI Suharyanto usai acara di kantor Bupati Gresik pada Senin. 25 Maret 2024.
Ada tiga kabupaten/kota yang menetapkan status tanggap darurat gempa ini. Yakni, Kota Surabaya, Lamongan dan Gresik. Mantan Dandim 0817/Gresik itu didampingi Pj Gubernur Jatim Adhy Karyono, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua Satgas Bencana BUMN Wilayah Jawa Timur juga Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo melanjutkan Tanggap darurat dan transisi tanggap darurat harus paraler. Bersama-sama,
melakukan pendataan infrastruktur yang rusak dan mulai dibangun.
“Untuk mempercepat itu, BNPB dan Korem dan Polres sepakat mengirimkan tim. Salah satu perwira menjadi Satgas di Pulau Bawean,” kata jenderal bintang tiga itu. Gempa di laut Jawa, Tuban-Bawean terjadi psda Jumat, 22 Maret 2024. Memasuki hari keempat pascalindu dengan kekuatan 6,5 magnitudo itu ribuan warga di Pulau Bawean masih memilih mengungsi di tempat yang dianggap aman. Di lapangan, halaman rumah hingga distas bukit. Mereka mendirikan tenda.
Letjen Suharyanto, mengatakan memasuki hari keempat gempa masih terjadi gempa susulan meski guncangan sangat lemah. “Kami mencatat ada 251 gempa susulan. Sehingga masyarakat masih trauma,” ujarnya. Selain trauma, imbuhnya, banyak berita hoaks adanya ancaman tsunami. “Kami bersama semua stakeholder telah memberikan sosialisasi. Sekarang warga terdampak berangsur pulang meski mereka tidak tidur dalam rumah tapi mendirikan tenda di halaman rumahnya,” ujarnya.
Selain kebutuhan dasar, Suharyanto melanjutkan kebutuhan normatif, mungkin ada kebutuhan spesifik seperti pakaian wanita dan makanan bayi. “Karena sifatnya pendahuluan, kalau kurang bisa diajukan,” katanya.
Ia berpesan, koordinasi harus terus dilakukan dan terkait kebutuhan bisa di data secara berkelanjutan sampai status tanggap darurat selesai dan tidak ada gempa susulan.
Sebelumnya Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga mengajak para Kades se-Bawean untuk membuat Tim Kedaruratan di Desa, agar komunikasi terkait koordinasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat bisa jelas.
“Hari ini ada kapal yang mengangkut bantuan berangkat dari Pelabuhan Perak. Sampai saat ini juga semua terpantau aman dan terkendali baik terkait koordinasi, logistik, personel, rescue, dan sistem tanggap darurat juga teraktivasi dengan baik dan mudah sehingga tidak ada masalah,” tambahnya.
Selain itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani juga memberangkatkan bantuan dari Kementerian Sosial RI berupa bahan pokok, kebutuhan dasar sehari-hari dan dapur lapangan TNI AD beserta tim tagana Dinas Sosial Kabupaten Gresik.
“Mudah-mudahan bantuan ini bisa terlaksana dengan baik, kita doakan masyarakat Bawean terus dijaga dan terselamatkan, yang paling penting trauma healing tidak ada rasa kekhawatiran lagi bagi warga Bawean,” tuturnya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Gempa susulan masih terjadi di Pulau Bawean. Meski, tidak sedasyat pada Jumat sore, 22 Maret 2024 yang mencapai 6,5 magnitudo. Namun, suara gemuruh itu menimbulkan trauma bagi masyarakat berada di Pulau Putri-julukan lain-Pulau Bawean.
Masyarakat memilih tetap bertahan di tempat pengungsian dan di dataran tinggi meski Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan tidak berpotensi tsunami. Data di dapat 1minute.id dari kantor Kecamatan Tambak menyebutkan, jumlah pengungsi mencapai 17.274 jiwa. Rinciannya, 6.203 anak-anak ; 8.563 dewasa dan 2.508 lansia. Ribuan pengungsi berasal dari 13 desa.
Sebanyak 2.647 rumah rusak ringan, sedang dan berat. Desa Telukjatiwadang terdampak paling parah dalam bencana lindu yang terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024 itu.
Sementara itu, Kepala Satuan Pelaksana (Satlak) BPBD Gresik Sukardi menyebutkan ada 5 kecamatan terdampak gempa 6,5 magnitudo pada Jumat, 22 Maret 2024 itu. Yakni, Kecamatan Duduksampeyan, Cerme dan Gresik. Serta, Kecamatan Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Warga Pulau Bawean yang terdampak paling parah. Sebab, titik gempa hanya 10 kilometer dari Pulau Bawean itu.
Selain bangunan rumah, masjid, musala, sarana pendidikan, gempa mengakibatkan 7 orang mengalami luka ringan. Yakni, Hasi’ah, 71, warga Dusun Tambak Timur, Desa Tambak, Kecamatan Tambak ; Fatmawiyah, 46, asal Dusun Rabe, Desa Lebak, Kecamatan Sangkapura, Amira Nita Aprilia, 4, dari Desa Gelam, Kecamatan Tambak dan Amalia Riski ,18, warga Desa Tambak Keramat.
Selanjutnya, Nur Hasanah, 39, warga Desa Tambak Keramat, Kemal Abdullah Al Gafiqi, 2 , warga Desa Sawahmulya, Kecamatan Sangkapura dan Faiqatul Febriana, 20, warga Desa Bululanjang, Kecamatan Sangkapura.
“Untuk korban jiwa Alhamdulillah tidak ada. Sementara korban luka sudah menjalani perawatan di rumah sakit,” sebut Kepala Satuan Pelaksana (Kasatlak) BPBD Gresik Sukardi. (yad)
GRESIK,1minute.id – Razia balapan liar semakin rajin dilakukan oleh Samapta Polres Gresik. Minggu dini hari, 24 Maret 2024, kesatuan yang dipimpin oleh Iptu Heri Nugroho mengamankan 50 sepeda motor ketika melakukan razia di Jalan Siti Fatimah binti Maimun. Pekan sebelumnya, puluhan motor dan pengendara yang terjaring razia di Jalan R.A.Kartini, Gresik.
Namun, tindakan aparat kepolisian itu masih belum membuat jera para pelaku aksi balapan liar. Masyarakat pun semakin igit-igitan. Penggerebekan balapan liar di Jalan Siti Fatimah binti Maimun atau jalan alternatif Gresik Kota Baru menuju Kawasan Industri Gresik berawal dari laporan masyarakat.
Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kasat Samapta Polres Gresik Iptu Heri Nugroho mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan patroli untuk mencegah aksi balapan liar di wilayah Gresik.
“Kami akan terus melakukan patroli dan menindak tegas para pelaku balap liar,” kata Heri. Ia juga menghimbau kepada para pemuda agar tidak melakukan balapan liar karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain. “Lebih baik mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif daripada melakukan balap liar yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” imbaunya.
Puluhan pemuda belasan tahun beserta sepeda motornya kemudian diamankan ke Mapolres Gresik. Mereka akan dijerat dengan tindak pidana ringan (tipiring). “Untuk kendaraan akan kami sita. Para pemuda yang ingin mengambil sepeda motor mereka harus terlebih dahulu menunggu sidang,” tegas Iptu Heri. (yad)
GRESIK,1minute.id – Sebanyak 120 mualaf se-Kabupaten Gresik binaan Lembaga Muallaf Center (eLCM) Dewan Masjid Indonesia (DMI) menggelar Ngaji Bareng dan Buka Puasa Bersama pada Sabtu, 23 Maret 2024.
Kegiatan kerohanian memgusung tema “Bahagia Bersama Islam dari Mualaf Menuju Islam Kaffah” dihadiri sejumlah organisasi amil zakat dan organisasi kemasyarakatan diantaranya Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah ini dipusatkan di Aula Masjid Agung Mualana Malik Ibrahim Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik.
Ketua eLMC DMI Gresik Atta Syifa Nugraha mengatakan, kegiatan tersebut untuk mendekatkan dan mengenalkan Islam Kaffah kepada para mualaf yang baru masuk Islam. “Mari sama-sama belajar menuju Islam Kaffah dan nantinya akan ada pembinaan dan bantuan agar kita bisa lebih khusus dalam beribadah di jalan Allah,” kata Gus Atta.
Sementara itu, Ketua DMI Gresik Zainal Abidin mengatakan, undangan mualaf sebenarnya berjumlah 120. Tapi, yang hadir sebanyak 85 orang karena ada keperluan lainnya. “Tapi, Alhamdulillah bisa hadir silaturahmi dan ngaji bersama eLMC DMI, nanti akan ada pembinaan di setiap desa serta kecamatan kepada mualaf sehingga bisa belajar dan saling membantu sesama,” kata Zainal.
Di tempat sama, Ketua Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Gresik Devan Gunawan mengaku senang bisa berkumpul bersama dengan para mualaf. “Saya yang mualaf merasa bahagia dan terharu bisa bersama buka puasa bersama,” katanya. (yad)
GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bergerak cepat dalam penangangan korban gempa di Pulau Bawean. Pada Sabtu pagi, 23 Maret 2024 bantuan kali pertama sudah tiba di Pulau Bawean dengan menggunakan KMP Gili Iyang.
Bantuan kali kedua diperkirakan tiba di pulau berjarak 80 mil laut dari Pusat Kabupaten Gresik itu pada Sabtu, 23 Maret 2024 sekitar pukul 15.00 WIB dengan menggunakan kapal cepat, KM Express Bahari. “Bantuan yang diangkut kapal Gili Iyang sudah tiba jam 9 pagi tadi,” kata Syamsul Bilad, pegawai di Kantor Kecamatan Tambak, Pulau Bawean dikonfirmasi pada Sabtu, 23 Maret 2024.
Sementara itu, data yang dihimpun dari kantor Kecamatan Tambak, gempa yang menguncang Pulau Bawean mengakibatkan ratusan rumah tersebar di enam desa rusak. Enam desa itu yakni Desa Telukjatiwadang; Gelam ; Sukaoneng ; Sukalela ; Tambak dan Dipongo. Di enam desa itu, sebanyak 659 unit rusak ringan ; 645 rusak sedang dan 132 rusak berat.
Selain rumah gempa yang terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024 berdasarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berkekuatan 6,5 magnitudo berjarak 35 kilometer arah Barat Pulau Bawean itu mengakibatkan 6 unit masjid, 12 unit musala, 18 sekolah dan 1 kantor. Sedangkan pengungsi. BMKG mencatat sampai pukul.23.04 WIB pada Jumat, 22 Maret 2024, gempa susulan tercatat hingga 110 kali dengan kekuatan bervariasi antara M2 hingga M 6,5. Kondisi itu membuat ribuan warga di Kecamatan Tambak memilih mengungsi di tempat yang aman.
Masih merujuk data dari Kantor Kecamatan Tambak tercatat 1.270 anak ; 3.484 orang dewasa dan 529 lanjut usia. Ribuan warga terdampak itu mengungsi di lapangan sepak bola hingga halaman masjid atau musala yang dianggap aman. “Saat ini yang dibutuhkan warga makanan, selimut dan obat-obatan,” kata seorang warga.
Seperti diberitakan, gempa menguncang Laut Jawa, Tuban-Pulau Bawean pada Jumat, 22 Maret 2024. Guncangan gempa itu terasa hingga Gresik daratan. Guncangan kali pertama dirasakan warga sebelum Salat Jumat atau sekitar pukul 11.21 WIB, gempa susulan pukul 2 siang dan ketiga terjadi pukul 15.52 WIB.
Guncangan gempa susulan kali ketiga mengikabatkan graha Petrokimia Gresik atau kantor pusat pabrik pupuk di Jalan A Yani Gresik itu retak. Namun, manajemen Petrokimia Gresik memastikan kondisi gedung utama aman. (yad)
GRESIK,1minute.id – Gerbong mutasi, rotasi dan promosi kembali dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik pada Jumat, 22 Maret 2024. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah jabatan kepada 4 pejabat eselon II hasil Seleksi Terbuka (Selter) Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Selain JPTP, bupati juga melantik dan mengambil sumpah pejabat Administrator, Pengawas dan Fungsional dengan total sebanyak 143 pejabat.
Empat pejabat eselon II hasil Selter JPTP yang dilantik yakni, Zainul Arifin dilantik sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) sebelumnya menjabat Camat Manyar, Sukardi dilantik sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebelumnya menjabat Camat Kedamean.
Selanjutnya Johar Gunawan dilantik sebagai staf ahli bupati bidang fisik dan prasarana, sebelumnya menjabat Kabag Umum dan Perlengkapan. Sedangkan Arif Wicaksono dilantik sebagai staf ahli bidang hukum dan pemerintahan sebelumnya menjabat Camat Gresik.
Setelah prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sumpah serta penandatanganan pakta integritas secara simbolis oleh dua perwakilan pejabat terlantik disaksikan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.
Usai pelantikan, Fandi Akhmad Yani mengajak pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan berkomitmen serta bertanggungjawab tidak hanya kepada pimpinan. Tetapi kepada masyarakat dan terlebih kepada tuhan yang maha esa.
“Selamat dan sukses kepada pejabat yang baru dilantik mudah-mudahan ini menjadi semangat untuk harapan bersama dalam mensejahterakan masyarakat Kabupaten Gresik. Harus siap dan semangat dimanapun berada dengan niat yang baik dan ikhlas,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani di Aula Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik
Menurutnya pelantikan merupakan bentuk perputaran kehidupan organisasi dalam rangka pemantapan dan peningkatan kapasitas kelembagaan. Selain itu, demi pembenahan dan penyegaran untuk meningkatkan kinerja dalam pelayanan publik.
“Mudah-mudahan pelantikan ini merupakan momentum untuk mengevaluasi kinerja pegawai. Serta meningkatkan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” tandasnya. Turut mendampingi bupati, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman. (yad)