Melongok Dusun Ujung Timur, Randuboto, Gresik; Kawasan Integrasi Dilengkapi Mini Ferry, Rumah Menghadap Muara Bengawan Solo 

GRESIK,1minute.id – Puluhan rumah sudah berdiri rapi di pingir sungai Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Puluhan rumah berdinding tembok batu bata putih itu semuanya menghadap ke arah sungai terpanjang di Pulau Jawa itu.

Rumah dengan dua kamar tidur, ruang tamu, satu kamar mandi ini adalah rumah relokasi bagi warga yang berada di bantaran DAS Bengawan Solo di Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu. “Sebelum lebaran Idul Fitri diusahakan sudah dilakukan pemasangan atap rumah,” kata Kepala Desa (Kades) Randuboto Andi Sulandra ditemui 1minute.id di Balai Desa pada Kamis lalu, 4 April 2024.

Pada 2023, sebanyak 34 unit rumah yang di bangun dengan anggaran pemugaran dan relokasi sebesar Rp 56,8 juta per unit di tanggung oleh pemerintah itu. Sedangkan, pemerintah desa memberikan subsidi senilai Rp 2 jutaan kepada setiap warga. “Ngomong pindah rumah itu berat. Mereka sudah bertahun-tahun tinggal di rumahnya tentu ada sejarah panjangnya,” terangnya. 

Meski belum kelar seratus persen, program pemugaran dan relokasi di pedukuhan Ujung Timur itu, telah mengubah wajah kampung tersebut. Wajah dusun semakin elok dan tertata rapi. Depan rumah relokasi terdapat jalan lebarnya bisa dua mobil dengan konstruksi batu paving. Mobil dan motor berseliweran masuk ke dusun tersebut menjadi pemandangan lumrah warga setempat. 

Sebab, sejak 20 September 2023, moda transportasi menuju dusun yang berada di seberang DAS Bengawan Solo semakin mudah, aman dan nyaman. Sebelumnya, transportasi menuju dusun menggunakan perahu penyeberangan dari kayu. Sekarang, moda transportasi menggunakan mini ferry yang diberi nama The Minion Ferry Boat Amazon Van Java. Mini ferryyang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)bisa mengakut penumpang dan barang. Bahkan truk engkel pengangkut material bisa lalu lalang ke dusun Ujung Timur itu. 

DIATAS PERAHU : Seorang nelayan Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik mengawasi pembangunan rumah hasil relokasi yang menghadap ke muara Sungai Bengawan Solo pada Kamis lalu, 4 April 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Truk engkel pengangkut material bisa masuk pedukuhan itu nyaris tidak pernah terbanyangkan sebelumnya oleh ratusan jiwa warga di Dusun Ujung Timur. Andi Sulandra menceritakan, ketika kali pertama desa ditetapkan sebagai pilot project kawasan Integrasi Minapolitan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik melalui Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP) Gresik dengan 

program Dana Alokasi Khusus tematik Pengentasan Permukiman Kumuh Terpadu (DAK PPKT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tidak bisa tidur nyenyak. Sebab, akses transportasi menuju pedukuhan hanya menggunakan perahu penyeberangan dari kayu.

Biaya transportasi material menuju pedukuhan di seberang sungai Bengawan Solo bisa menguras biaya pembangunan. Sangat mahal. Padahal anggaran yang dialokasikan untuk pemugaran dan relokasi sebesar Rp 56,8 juta per unit. “Sempat berfikir sewa ponton. Tapi, biaya sewa sangat mahal,” ujarnya.  Ponton adalah kapal tongkang atau bisa disebut dengan ponton merupakan jenis kapal pengangkut barang yang bentuknya kotak besar terapung. 

Suatu malam, Andi Sulandra bertemu dengan seorang koleganya menyarankan membuat mini ferry. Anggaran besar tapi mini ferry ini memiliki banyak fungsi dan menjadi aset desa. “Saya dan pengurus BUMDes sebagai jaminan untuk melakukan pinjaman,” katanya sambil tertawa. Sempat ketar-ketir tidak bisa melunasi pinjaman investasi mencapai miliaran rupiah. “Alhamdulillah, ada bonus tambahan 2 tahun (dari 6 tahun menjadi 8 tahun) sebagai Kepala Desa. Saya optimis bisa melunasi hutang investasi itu,” ujarnya dengan penuh optimistis sambil membetulkan sarungnya.

The Minion Ferry Boat Amazon Van Java resmi beroperasi sejak 20 September 2023. Pemdes melalui BUMDes menggratiskan semua biaya transportasi truk material barang menuju Dusun Ujung Timur itu. Biaya operasional bisa lebih efisien sehingga kualitas pembangunan rumah relokasi itu maksimal. “Desa berikan subsidi Rp 2 juta untuk relokasi,” tegasnya. (yad)

Melongok Dusun Ujung Timur, Randuboto, Gresik; Kawasan Integrasi Dilengkapi Mini Ferry, Rumah Menghadap Muara Bengawan Solo  Selengkapnya

Lebaran Mini Ferry Randuboto, Gresik, Kapal Penyeberangan Sungai Terbesar di DAS Bengawan Solo Ramai 

GRESIK,1minute.id – Kapal penyeberangan jenis roll on-roll of (Ro-Ro) seakan enggan beristirahat. Pada Kamis, 11 April 2024 atau  memasuki H+2 lebaran Idul Fitri 1445 hijriah, moda transportasi penyeberangan antara Dusun Randuboto-Dusun Ujung Timur, Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik itu semakin ramai.

The Minion Ferry Boat Amazon Van Java, nama kapal penyeberangan yang menghubungkan dua dua dusun yang dipisahkan sungai terpanjang di Pulau Jawa, Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo itu berbeda dengan kapal penyeberangan sungai lainnya. Bila penyeberangan sungai di sepanjang DAS Bengawan Solo menggunakan perahu kayu yang bisa mengangkut penumpang dan sepeda motor alias kendaraan roda dua. 

Nah, kapal penyeberangan antardusun di Desa Randuboto yang dipimpin oleh Andi Sulandra ini berbahan baja. Panjang kapal itu, separuh lebar sungai. Kapal itu bisa memuat ratusan motor dan lebih dari 10 unit mobil. Kapal penyeberangan sungai terbesar di sepanjang DAS Bengawan Solo di Jawa Timur. “Kapal ini, memiliki izin resmi penyeberangan sungai dari Kementerian Perhubungan,” tegas Andi Sulandra ditemui di balai desa (Baldes) Randuboto pada Kamis pekan lalu, 4 April 2024.

Investasi membuat kapal penyeberangan sungai jenis Ro-Ro terbesar itu lumayan besar. Pemerintah Desa (Pemdes) Randuboto melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menggunakan dana pinjaman dengan jaminan kepala dan perangkat desa setempat. Investasinya miliaran rupiah “Untungnya masa kepemimpinan mendapatkan bonus tambahan dua tahun,” selorohnya sambil ngakak.

DULU : Sebelum mini ferry beroperasi, penyeberangan antardusun di Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik menggunakan perahu. Arus sungai Bengawan Solo yang kuat membutuhkan nyali besar ketika menyeberangi sungai itu (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mengapa Pemerintah Desa (Pemdes) membuat kapal penyeberangan begitu besar? Andi Sulandra mengatakan, pemerintah desa melakukan investasi yang cukup besar untuk mendukung program pemerintah pusat. Desa Randuboto yang ditetapkan sebagai Kawasan integrasi Minapolitan di pantai utara Kabupaten Gresik. 

Amazon van Java adalah kapal Penyeberangan berbahan baja dengan berat kotor 50 grosstonase (GT). Desa Randuboto sendiri memiliki 4 dusun yaitu: Dusun Randuboto, Tanjungsari, Ujungsari, dan Ujung Timur yang letaknya di seberang sungai Bengawan Solo. Selama ini, transportasi menuju Dusun Ujung Timur yang berada seberang hanya menggunakan perahu tambang. 

Untuk angkutan barang sangat sulit sehingga proses pembangunan di dusun tersebut membutuhkan biaya lebih mahal. Setelah kapal Amazon Van Java resmi beroperasi pembangunan di dusun tersebut akan semakin cepat. Kemudahan transportasi akan berdampak besar untuk percepatan pertumbuhan ekonomi di sana. 

“Kapal ini untuk menunjang program DAK PPKT 2023 kementrian PUPR,” ujar Andhi Sulandra. Wartawan 1minute.id sempat menjajal mini ferry itu. Nyaman dan tidak khawatir kecemplung sungai meskipun saat itu arus DAS Bengawan Solo begitu kuat. Penyeberangan hanya butuh sekedipan mata. Harga tiket untuk penumpang Rp 1 000 ; sepeda motor Rp 2 ribu ; Gerobak Rp 3 ribu, minibus atau pikap Rp 5 ribu dan truk engkel Rp 10 ribu sekali jalan. “Tapi untuk kendaraan truk yang memuat material program DAK PPKT gratis,” tegasnya. 

Desa Randuboto menjadi perhatian publik bahkan pemerintah pusat setelah ditetapkan sebagai pilot project Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Desa Randuboto sebagai Kawasan integrasi di bantaran atau Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo semakin terlihat elok. 

Keberhasilan inilah yang membuat perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian PUPR, dan penerima DAK dari 47 Kabupaten/kota di 27 provinsi hadir di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka pun mengunjungi Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu itu pada Kamis, 11 Mei 2023 lalu. Kunjungan peserta kegiatan peningkatan kapasitas pemerintah daerah melalui Horizontal Learning DAK tematik pengentasan permukiman kumuh terpadu ini juga diikuti lebih kurang 1.400 peserta secara online. (yad)

Lebaran Mini Ferry Randuboto, Gresik, Kapal Penyeberangan Sungai Terbesar di DAS Bengawan Solo Ramai  Selengkapnya

Kolaborasi Siswa, Guru sampai Alumni Spenda Santuni Anak Yatim

GRESIK,1minute.id– Dinas Pendidikan Gresik menetapkan masa libur sekolah selama lebaran Idul Fitri 1445 hijiriah mulai 5 Aprill sampai 17 April 2024. Sebelum liburan tiba, UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik menggelar santunan anak yatim pada Jumat, 5 April 2024.
Sebanyak 52 anak yatim yang mendapatkan santunan dari siswa, guru dan alumni sekolah angkatan 1995 keatas serta sumbangan infaq dari Badan Amill Zakat Nasional (Baznas) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) sekolah berada di Jalan KH Kholil, Gresik itu. 

“Senang bisa berbagi untuk adik adik ini kita lakukan setiap tahun nantinya, semoga bisa bermanfaat buat mereka,” kata Vera, alumni 1998 ini.  Santunan kepada anak yatim ini, sebagai agenda penutupan kegiatan selsma bulan suci Ramadan. 

Sebelumnya, sekolah yang dipimpin oleh Mohammad Salim itu, menggelar berbagai kegiatan sosial, seperti berbagi takjil dan zakat dari anak OSIS, Pramuka Garuda, Suporter Spenda kepada abang becak, petugas kebersihan, masyarakat sekitar sekolah ; Pesantren Ramadan dengan tema “Love Ramadhan” selama 9 hari dimulai  27 Maret sampai 5 April 2024 dan ditutup Peringatan Nuzulul Quran dan santunan anak yatim dari alumni dan Baznas serta UPZ sekolah. Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim memberikan apresiasi kegiatan yang dilakukan oleh siswa, guru dan para alumni. “P

anitia, OSIS dan guru yang luar biasa semangat kegiatan Ramadan,” kata Mohammad Salim pada Sabtu, 6 April 2024. Ia juga tidak lupa mengingatkan kepada para siswa selama dua pekan libur untuk melakukan kegiatan yang positif. “Saya mengingatkan anak-anak untuk berlebaran dengan bahagia, aman dan tetap menjaga nama baik sekolah dan keluarga,” pesan Salim. (yad)

Kolaborasi Siswa, Guru sampai Alumni Spenda Santuni Anak Yatim Selengkapnya

SMANSI Gresik Gelar Semarak Si Pena Gandeng Perpusnas

GRESIK,1minute.id – SMA Negeri 1 Sidayu (Smansi) Gresik menggelar Semarak Si Pena pada Jumat, 5 April 2024. Pembukaan gerakan Semangat Menulis Sekolah Penggerak dalam puiSI, cerPen, Essay, Novel dan Artikel di Aula sekolah yang dipimpin Syafaul Anam itu dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jatim Wilayah Gresik Kiswanto.

Ratusan siswa kelas X terlihat antusias untuk mengikuti kegiatan budaya literasi kali pertama tersebut. Sebelum memulai gerakan literasi, dilakukan Deklarasi Kesepakatan dan Pembekalan Semarak Si Pena antara guru dan siswa. Sekolah menghadirkan beberapa pemateri untuk memberikan pembekalan penulisan dan bimbingan kepada siswa kelas X yang berjumlah 11 rombongan belajar (rombel) atau kelas itu. 

Untuk pemateri penulisan esai diberikan oleh Chusnul Cahyadi, wartawan media online, 1minute.id, kemudian penulisan artikel diisi oleh Galih Wicaksono, wartawan Jawa Pos. Sedangkan, beberapa pemateri lainnya untuk penulisan cerpen, puisi serta novel. 

SEMARAK SI PENA : Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Wilayah Kabupaten Gresik Kiswanto memberikan sambutan Gerakan Semarak Si Pena SMA Negeri 1 Sidayu Gresik didampingi Kepala Smansi Gresik Syafaul Anam (kanan) pada Jumat, 5 April 2024 ( Foto : Smansi untuk 1minute.id)

“Kami kembangkan budaya literasi karena SDM disini sudah siap. Bahkan, banyak guru yang sudah menulis buku,” kata Syafaul Anam di temui di sekolah pada Jumat, 5 April 2024. 

Program literasi penulisan buku yang digagas oleh Smansi  Gresik ini cukup komplit. Di sejumlah sekolah gerakan dalam penulisan buku antologi menulis puisi, sajak, artikel dan esai. “Di Smansi ada satu jenis penulisan yakni novel,” kata mantan Kepala SMA Negeri 1 (Smansa) Gresik ini.  

Syafaul Anam yang baru sebulan di Smansi Gresik ini mengatakan, Semarak Si Pena akan diupayakan bisa masuk dalam perpustakaan nasional (Perpusnas). Dalam perilisan hasil tulisan dari Semarak Si Pena pihaknya akan bekerja sama dengan Perpustakaan Nasional. Tidak semua buku bisa menjadi koleksi bacaan di perpustakaan nasional itu. 

“Insya Allah di Gresik ini baru pertama yang kerja sama dengan Perpusnas,” ungkap Syafa-sapaan akrab-Syafaul Anam itu. Ia berharap semua siswa kelas X bisa.secara sungguh-sungguh belajar menulis. “Kalau karya bisa tercetak dalam buku akan legasi bagi siswa dan sekolah,” ujarnya. 

Sehingga dirinya berharap buku karya pelajar dari Gresik tersebut bisa beredar di kancah nasional. Syafaul Anam melanjutkan bahwa gerakan tersebut merupakan salah satu tanggung jawab sebagai sekolah penggerak. “Merilis buku ini termasuk program utama pada sekolah penggerak,” bebernya. SMAN 1 Sidayu sendiri sudah menjadi sekolah penggerak sejak 2021.

Tidak hanya menyasar para pelajar, Syafa juga mendorong para dewan guru untuk turut menyumbangkan pemikiran mereka ke dalam buku antologi. “Tidak harus melulu sastra puisi, cerpen, tapi guru-guru juga bisa menelurkan konsep inovasi pada buku,” paparnya.

SI PENA : Kepala SMA Negeri 1 Sidayu Syafaul Anam (tengah) bersama guru dan siswa kelas X dalam gerakan Semarak Si Pena di aula sekolah (Foto : Smansi Gresik untuk 1minute.id)

Sebelumnya Smansigres, telah berhasil merilis 4 buku hasil karya dari para pelajar. Buku-buku bergenre novel remaja tersebut berjudul The Exterminator, Jalan Hidup, Satria Bajigur, dan Devra. Karya terakhir merupakan hasil tulisan dari Annabah Najla Rofifah. 

Najla mengungkapkan bahwa bukunya sedikit banyak berangkat dari kisah asrama. Mengenai dua orang remaja yang saling menaruh rasa namun harus berpisah pada akhirna. “Saya ingin menyampaikan bahwa cinta itu tidak harus memiliki,” tutur Najla.

Penulis buku lain, Evlyna Ega Daniswar menuangkan ceritanya ke dalam buku yang berjudul The Exterminator. Bukunya berkisah tentang perlawanan seorang petarung melawan kekuatan jahat yang tak kasat mata. “Kekuatan jahat representasi dari hal buruk di dunia perlu dilawan untuk jadi lebih baik,” sambungnya.

Dalam perilisan gerakan literasi tersebut hadir pula Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Gresik Kiswanto. Dirinya menyampaikan bahwa menulis adalah salah satu kemampuan yang tidak akan lekang oleh zaman. “Karena kemampuan menulislah yang mengantarkan saya bisa kuliah S-2,” tuturnya. (yad)

SMANSI Gresik Gelar Semarak Si Pena Gandeng Perpusnas Selengkapnya

Malam Seribu Bulan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Inginkan Malem Selawe Juga Ada Khotmil Quran, Doa Bersama

GRESIK,1minute.id – Berziarah ke makam Sunan Giri di malam Selawe Ramadan menjadi salah satu kearifan lokal yang terpelihara di warga Kabupaten Gresik. Ribuan warga menyemut untuk melakukan berzikir dan berdoa di makam Waliyullah berada di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas. Mereka berdoa dan berzikir untuk mendapatkan berkah untuk mendapatkan pahala seribu bulan.

Malam selawe, salah satu dari tiga tradisi yang paling di tunggu-tunggu warga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Dua tradisi lainnya, adalam malam telulikur atau 23 Ramadan, tradisi Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar. Kemudian, malam 27_28 Ramadan ada tradisi Pasar dan Lelang Bandeng Kawak.

Semua tradisi itu memiliki cerita sendiri. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan tradisi malam selawe atau malam 25 bulan suci Ramadan merupakan salah satu kearifan lokal yang dimiliki oleh masyarakat Gresik.

“Malem selawe merupakan tradisi peninggalan Sunan Giri salah satu wali songo yang terus dilestarikan turun temurun oleh masyarakat Gresik. Tradisi tersebut merupakan perintah Sunan Giri kepada santri dan rakyatnya saat masih menjadi raja di Giri Kedaton Gresik,” tutur Gus Yani-sapaanakrab-Bupati Fandi Akhmad Yani usai usai berziarah ke makam Sunan Giri bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Gresik pada Kamis malam, 4 April 2024.

Ia mengimbau kepada generasi muda untuk wajib dan menjaga tradisi peninggalan salah satu Wali Songa tersebut. Menurut dirinya, selain sisi spiritualis dan sarana dakwah, tradisi ini juga berdampak pada kebangkitan UMKM warga sekitar.

“Tradisi ini merupakan kearifan lokal yang harus dipertahankan dan dilestarikan, mengingat Gresik adalah kota wali dan kota santri,” kata mantan Ketua DPRD Gresik tersebut. Ia pun berharap, kegiatan tradisi malem selawe tidak hanya di isi dengan seremonial. Selain ziarah juga diisi dengan Khotmil Quran, istighatsa, pengajian, dan doa

“Ini yang harus kita sempurnakan, agar substansi dari tradisi malem selawe tidak hilang di era modernisasi saat ini. Mudah-mudahan mulai tahun depan kegiatan tambahan spiritual tersebut bisa kita laksanakan. Mengingat Gresik adalah kota wali dan kota santri,” tandasnya. (yad)

Malam Seribu Bulan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Inginkan Malem Selawe Juga Ada Khotmil Quran, Doa Bersama Selengkapnya

Polres Gresik Sediakan Tempat Penitipan Kendaraan Bermotor, Dijamin Aman, Mudik Pun Nyaman

GRESIK,1minute.id – Warga Gresik tidak perlu pusing tujuh keliling mencari tempat penitipan kendaraan bermotor bila sedang mudik. Sebab, Polres Gresik menyediakan layanan penitipan kendaraan bermotor bagi warga Gresik yang akan mudik. Bawa saja kendaraannya ke Markas Polisi Resor (Mapolres) Gresik di Jalan Dr Wahidin Sudirohusodo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Di jamin aman dan gratis. Mudik pun bisa tenang. 

“Polres Gresik akan menyediakan kantor Polres ini untuk penitipan kendaraan bermotor bagi warga yang akan melaksanakan mudik lebaran. Masyarakat tidak was-was menitipkan kendaraan bermotor di lingkungan kepolisian,” ujar Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom kepada wartawan usai Konfirmasi Pers Operasi Pekat Semeru 2024 pada Rabu, 3 April 2024.

Tempat parkir kendaraan roda dua alias sepeda motor sangat representatif. Terlindung dari terik sinar matahari maupun hujan. 

Apa syaratnya ? Menurut Kasi Humas Polres Gresik Iptu Wiwit, warga cukup membawa identitas diri dan surat kendaraan. “Syaratnya bawa KTP dan STNK,” ujar Wiwit. Sangat mudah kan! Selain menitipkan kendaraan bermotor, Polres Gresik juga menyarankan kepada semua warga yang hendak meninggalkan rumah untuk mudik untuk lapor ke RT/RW. Bila ada tamu yang tidak dikenal segera lapor ke polisi.

“Polres Gresik akan melakukan pemantauan di pemukiman warga selama lebaran 2024,” katanya. (yad)

Polres Gresik Sediakan Tempat Penitipan Kendaraan Bermotor, Dijamin Aman, Mudik Pun Nyaman Selengkapnya

Percepat Pemulihan Pascagempa, Petrokimia Gresik Bersama Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim Kirimkan 41 Relawan ke Pulau Bawean

GRESIK,1minute.id – Satuan Tugas (Satgas) Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur kembali memberangkatkan relawan untuk membantu pemulihan masyarakat pascabencana gempa bumi di Pulau Bawean. Sebanyak sepuluh relawan diberangkatkan dari Petrokimia Gresik, di Gresik, yang merupakan Koordinator Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur pada Selasa, 2 April 2024.  

Sejak lindu terjadi pada Jumat, 22 Maret 2024, total relawan yang telah dikirimkan Satgas ke Bawean dan bertugas selama 15 hari sebanyak 41 orang.

Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo, sekaligus sebagai Ketua Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur menyampaikan bahwa Petrokimia Gresik bersama dengan anggota Satgas lainnya terus memantau perkembangan masyarakat Bawean pascabencana. “Kami akan terus berkontribusi mendukung Pemerintah agar proses pemulihan berjalan cepat dan lancar,” harap Dwi Satriyo Annurogo. 

Relawan ini menjadi kontribusi nyata Petrokimia Gresik bersama anggota Satgas lainnya melengkapi bantuan-bantuan yang telah dikirimkan sebelumnya untuk membantu kebutuhan masyarakat Bawean pascagempa yang beberapa kali terjadi di laut Jawa dan berada di sekitar pulau Bawean beberapa saat yang lalu.

Bantuan yang telah dikirimkan pada tahap pertama tanggal 23 Maret 2024 antara lain mi instan 50 dus, sarden 250 kaleng, selimut 100 pcs, air mineral 50 dus (kemasan 600 ml), pampers 300 pcs dengan berbagai ukuran bayi atau balita, obat-obatan. Selain itu, juga mengirimkan terpal untuk kebutuhan pengungsi sebanyak 30 pcs.

Gelombang kedua, pada 28 Maret 2024, Petrokimia Gresik dan anak usaha bersama anggota Satgas lainnya mengirimkan beras 800 kilogram (kg), minyak goreng 200 liter, mi instan 50 karton, mi cup 25 karton, sarden 100 pcs, kornet 100 pcs, susu UHT 20 karton, dan air mineral cup 50 karton. Selain bahan pangan, Petrokimia Gresik dalam bantuan kali ini juga mengirimkan 100 selimut dan 500 pcs pampers.

Sementara anggota Satgas lainnya yang juga mengirimkan bantuan ke Pulau Bawean yaitu PT Pelabuhan Indonesia III (Pelindo III), Perum Pegadaian, PT Pertamina (Persero), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Telkom (Persero), PT Bank Mandiri (Persero) Cabang Gresik, dan PT WIKA (Persero). Bantuan yang diberikan berupa sembako dan bahan pangan lainnya, obat-obatan, tikar, selimut, terpal, pampers, pembalut dan lainnya.

“Tidak hanya bantuan, kami dari Petrokimia Gresik bersama dengan teman-teman Satgas lain di Jawa Timur juga mengirimkan relawan. Mulai dari relawan untuk operasional bantuan di lokasi, tim medis hingga psikolog. Ini kami sesuaikan dengan kebutuhan di Bawean hasil koordinasi dengan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Provinsi Jawa Timur maupun Kabupaten Gresik,” ujar Dwi Satriyo.

Adapun sepuluh relawan yang diberangkatkan gelombang empat ini berasal dari PT Pelindo Husada Citra dan PT Nusantara Sebelas Medika. Masing-masing mengirimkan lima relawan. Dari sepuluh relawan tersebut empat orang dokter, dua perawat, dua apoteker dan dua psikolog. Mereka bertugas di Bawean hingga 6 April 2024.

“Para relawan yang berangkat hari ini menggantikan tugas teman-teman relawan yang sebelumnya diberangkatkan pada tanggal 31 Maret kemarin atau gelombang tiga. Delapan relawan yang akan pulang ini berasal dari PT Cipta Nirmala dan PT Nusantara Medika Utama,” kata Dwi Satriyo.

Dengan demikian, tambahnya, sudah ada 41 relawan dari Satgas Bencana Nasional BUMN Wilayah Jawa Timur yang menjalankan tugas sejak sehari setelah terjadi bencana. Pada gelombang pertama dan kedua ada sebanyak 23 relawan dari PT Petro Graha Medika menjadi tim awal yang ada di lokasi bencana.

“Para relawan ini menjalankan tugas untuk berkontribusi dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semoga dapat membantu kebutuhan kesehatan masyarakat Bawean, khususnya pascabencana,” tutup Dwi Satriyo. (yad)

Percepat Pemulihan Pascagempa, Petrokimia Gresik Bersama Satgas Bencana Nasional BUMN Jatim Kirimkan 41 Relawan ke Pulau Bawean Selengkapnya

Lagi, Gempa Magnitodo 5,6 Guncang Bawean, Gresik 

GRESIK,1minute.id – Gempa magnitudo 5,6 kembali mengguncang wilayah Tuban hingga Pulau Bawean sekitar pukul 16.00 WIB pada Rabu, 3 April 2024.

Dilansir akun X Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa berada di 134 kilometer timur laut Tuban, Jawa Timur, kedalaman 10 kilometer.

“Gempa Mag:5.6, 03-Apr-2024 16:02:16 WIB, Lokasi: 5.73LS, 112.37BT (134 km Timur Laut TUBAN-JATIM), Kedalaman: 10 Km. Disclaimer: Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data,” tulis BMKG dikutip 1minute.id

Wahyu, warga Gresik Kota Baru mengaku merasa getaran itu lumayan kuat. “Kebetulan tadi saya di lantai dua, tiba-tiba bergoyang-goyang,” katanya. Belum ada laporan kerusakan akibat gempa kali kesekian itu. Sejak Jumat, 22 Maret 2024, kali pertama gempa terdasyat berkekuatan magnitodo 6,5, BMKG mencatat ada ratusan kali gempa susulan. Bahkan, sampai ini, masyarakat berada di kepulauan berjarak 180 mil laut dari Pusat Kabupaten Gresik itu masih hidup di tenda-tenda pengungsian. (yad)

Lagi, Gempa Magnitodo 5,6 Guncang Bawean, Gresik  Selengkapnya

Polres Gresik Siapkan 1 Pospam dan 4 Posyan, 195 Personel Ops Ketupat Semeru 2024

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2024  di halaman Mapolres Gresik pada Rabu, 3 April 2024. Apel pengecekan akhir kesiapan dalam rangka Pengamanan Mudik  dan Perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom menyampaikan, operasi Ketupat Semeru 2024 ini akan berlangsung selama 13 hari, dari tanggal 4 sampai 16 April 2024. “Kami telah menyiapkan satu Posyan dan empat pos pengamanan utama di jalur-jalur rawan kemacetan, kecelakaan, kriminalitas, dan bencana alam, serta di pusat-pusat keramaian,” ujarnya.

Satu pos pelayanan (posyan) di Bunder dan empat pos pengamanan (pospam) berada di Alun-alun, Gresik ; exit Tol Manyar ; Simpang tiga Legundi, Driyorejo dan Rest area 726 B Tol Wringinanom. Sebanyak 195 personel disiapkan dalam Ops Ketupat Semeru 2024. 

Kapolres Adhitya melanjutkan, ada beberapa fokus utama dalam operasi ini adalah pengaturan lalu lintas untuk mendukung keamanan, keselamatan, ketertiban, kelancaran, dan kenyamanan arus lalu lintas, Juga Patroli bersama pada jam-jam rawan.

Juga layanan pelaporan rumah yang ditinggalkan dan penitipan kendaraan dan Pengamanan Salat Idul Fitri bersama kelompok-kelompok organisasi masyarakat dan keagamaan. Tak kalah penting menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). “Dengan berbagai upaya dan strategi tersebut, diharapkan masyarakat dapat merasakan mudik aman, ceria, penuh makna,” tambahnya. 

Pihaknya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel pengamanan yang terdiri dari unsur TNI-Polri, BNPB, Jasa Raharja, Jasa Marga, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan Mitra Kamtibmas lainnya yang telah berpartisipasi dalam operasi ketupat Semeru 2024. “Mari kita bersama-sama ciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif selama mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah,” imbuh alumnus Akpol 2002 itu. (yad)

Polres Gresik Siapkan 1 Pospam dan 4 Posyan, 195 Personel Ops Ketupat Semeru 2024 Selengkapnya

Ini Tradisi Malam Likuran Ramadan di Gresik 

GRESIK,1minute.id – Bulan suci Ramadan telah memasuki sepuluh hari ketiga atau malam likuran. Malam selikur ( malam 21 Ramadan), lorekur (22 Ramadan), telulikur (23 Ramadan)  sampai sangolikur (29 Ramadan). Di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik di malam likuran Ramadan banyak event budaya yang paling di tunggu-tunggu oleh masyarakat Gresik dan se-Jawa Timur. Bahkan, di Indonesia.

Penasaran apa saja event malam likuran Ramadan itu? Kita mulai dari malam 23 Ramadan ada tradisi Kolak Ayam, Sanggring di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar; malam 25 Ramadan, tradisi ngalap berkah ke makam Waliyullah, Sunan Giri di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas dan malam 27 Ramadan adalah Pasar Bandeng dan Kontes Bandeng Kawak di sepanjang Jalan H. Samanhudi sampai Jalan KH Wachid Hasyim, Kecamatan Gresik. Seperti apa tradisi itu ?

KOLAK AYAM : Daging ayam yang telah siap untuk disantap berbuka puasa bersama di Masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik dalam tradisi Sanggring Kolak Ayam digelar setiap 23 Ramadan ( Foto Dokumen: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

1. SANGGRING KOLAK AYAM 

Juru Masak Semua Lelaki, Dinyakini Bisa Menjadi Obat Segera Penyakit

BILA Anda belum pernah merasakan Kolak Ayam datang dan buka bersama di Masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada malam 23 Ramadan atau Selasa besok, 2 April 2024. Tahun ini, panitia tradisi turun temurun itu memasuki ke-499 tahun, mulai 946 hijriah sampai 1445 hijriah itu memotong lebih dari 250 ekor ayam. 

Ratusan ekor ayam kampung pilihan yang di masak oleh “koki-koki” hebat dan semuanya berjenis kelamin laki-laki nantinya distribusi kepada masyarakat desa setempat juga sebagaian untuk berbuka puasa bersama bagi warga luar desa. “Sanggring Kolak Ayam tahun ini akan lebih meriah karena menyongsong 5 abad,” ujar Ketua Panitia Semarak Menyongsong 5 Abad Sanggring Gumeno, Didik Wahyudi melalui pesat Whatsapp pada Senin, 1 April 2024 malam.

Sejumlah kegiatan telah dilakukan, antara lain, Festival Banjari Semarak Sanggring ke-499 tahun. Dan, Semarak Menyongsong 5 Abad Sanggring Gumeno “Bersama Kita Lestarikan” Sanggring Kolak Ayam ke-499 tahun. Sanggring Kolak Ayam Gumeno ini, pada 2019 tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia ini. 

Sanggring Kolak Ayam? Sanggring adalah masakan berkuah yang berbahan utama daging ayam yang dimasak dengan cara khusus. Cara khusus yakni kolak dengan campuran rempah-rempah disuguhkan untuk menu berbuka puasa. Semua jamaah. Dan, masyarakat setempat. Bagi masyarakat setempat menyakini mengonsumsi kolak ayam yang dimasak oleh juru masak semuannya laki-laki bisa mengobati segala jenis penyakit. Uniknya lagi, wadah kolak ini bukan baskom. Tapi, masyarakat desa setempat membawa wadah ember. Untuk kuah dan ramuan rempah atau Sanggring.

EMBER WADAH KUAH : Daging ayam dimasukkan dalam wadah ember kemudian ditambahu kuah yang juru masak semuannya lelaki pada tradisi Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik ( Foto dokumen: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Mengutip dari buku “Grissee Kota Bandar” Kolak ayam atau Sanggring, tradisi ratusan tahun ini telah tercatat sebagai Warisan Budaya Tak Benda Indonesia pada 2019. Kolak ayam Desa Gumeno rasanya gurih legit dengan isian ayam kampung di dalamnya. Makanan inilah yang menjadi ikon tradisi ini. Awalnya, kolak ayam berfungsi sebagai obat. 

Menurut kisahnya, tradisi ini bermula ketika Sunan Dalem bernama lengkap Syekh Maulana Zaenal Abidin, berdakwah di Desa Gumeno pada 1540 Masehi. Putra pertama dari Sunan Giri (Sunan Maulana Ainul Yaqin) ini mendirikan sebuah masjid di desa tersebut. Tak lama usai membangun masjid, Sunan Dalem jatuh sakit.

Kabar sakitnya Sang Wali ini cukup membuat para santri dan penduduk terkejut sehingga mereka menandai peristiwa ini dengan sebutan Sanggring, berasal dari kata ‘Sang’ (raja, pemimpin) dan ‘Gering’ (sakit). Sakitnya Sang Wali selama beberapa waktu membuat para santri dan penduduk bingung mencari obat penyembuhnya. Hingga pada 22 Ramadan 946 Hijriah, sebuah mimpi menghampiri Sunan Dalem. 

Dalam mimpi itu beliau mendapatkan petunjuk tentang obat penyakitnya, yakni harus memakan sebuah makanan dengan ayam jago berusia muda sebagai salah satu syarat utama bahan masakan. Sunan Dalem lantas mengutus para lelaki untuk mempersiapkan bumbu-bumbu masakannya, yakni daun bawang merah, gula jawa, jintan, dan santan. Sementara itu para santri mencarikan ayam jago muda.

Gelaran masak besar kolak ayam ini kemudian menjadi tradisi bagi warga Desa Gumeno sampai sekarang. Tradisi Kolak Ayam selalu dilaksanakan di Masjid Jami’ Sunan Dalem Desa Gumeno yang dimulai pukul 16.00 WIB. Berkat tradisi ini pula warga Desa Gumeno dan warga dari kampung lainnya menjadi semakin erat silaturahminya. (yad/bersambung)

Ini Tradisi Malam Likuran Ramadan di Gresik  Selengkapnya