Sunan Giri Pindahkan Bukit dan Makam Dewi Sekardadu, Ibundanya dari Banyuwangi ke Gresik 

Ngelutus di “Grissee Kota Bandar” (2)

GRESIK,1minute.id – MAKAMDewi Sekardadulengang. Siapa Raden Ajeng Dewi Sekardadu? Dewi Sekardadu adalah ibunda Sunan Giri. Waliyullah. Masyarakat Gresik menyakini makam Dewi Sekardadu dulu berada di Blambangan, Banyuwangi.

Konon, mengingat jarak Gresik-Banyuwangi yang cukup jauh. Sunan Giri memiliki gelar Prabu Satmata atau Kepala Pemerintahan di Bukit Kedaton itu kemudian bermunajat kepada Allah agar makam Dewi Sekardadu beserta bukitnya dipindahkan ke kota dimana beliau mengajarkan Islam kali pertama.

Tempat itu dinamakan Gunung Anyar. Salah satu dusun di Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Makam Dewi Sekardadu berada dalam satu cungkup yang megah. Khusus untuk makam Dewi Sekardadu ditutup dengan kain kelambu.

SILSILAH : Prasasti tentang silsilah Raden Ajeng Dewi Sekardadu yang di pesarean Dewi Sekardadu di Dusun Gunung Anyar, Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik (Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Di dalam cungkup itu juga terdapat dua makam lainnya. Makam pertama adalah Panembahan Mas Gunung Anyar dan satunya tidak disebutkan namanya. Berdasarkan silsilah diketahui Panembahan Mas Gunung Anyar merupakan keturunan keempat dari Sunan Giri. Bangunnya semi permanen. Tembok dan gebyok kayu ukiran yang sangat terawat baik. 

Di sekitar halaman pesarean Dewi Sekardadu ditumbuhi pepohonan yang rindang sehingga membuat suasana terasa teduh. Ada fasilitas penunjang lainnya yakni musalah, toilet serta joglo untuk para peziarah beristirahat. (yad/bersambung)

Sunan Giri Pindahkan Bukit dan Makam Dewi Sekardadu, Ibundanya dari Banyuwangi ke Gresik  Selengkapnya

Sungai Bengawan Solo di Gresik Meluap, Puluhan Rumah di Desa Madu Mulyorejo Terendam

GRESIK,1minute.id – Sungai Bengawan Solo di Kabupaten Gresik meluap pada Selasa, 12 Maret 2024. Puluhan rumah di Desa Madu Mulyorejo, Kecamatan Dukun terendam air. Ketinggalan air 20 hingga 30 centimeter. Warga terdampak banjir kali pertama dalam periode 10 tahun terakhir ini masih bertahan di rumah masing-masing. 

Tingginya curah hujan dan durasi waktu lama membuat Sungai Bengawan Solo yang meliintas di Kabupaten Gresik meluap. Luapan air sungai terpanjang di Pulau Jawa itu merendam puluhan rumah di Desa Madu Mulyorejo. Air bah sungai itu meluap dan menggenangi permukiman penduduk itu pada Selasa pagi. 

Luapan air Sungai Bengawan Solo di Desa Madu Mulyorejo, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik ini kali pertama pascapembangunan Bendung Gerak Sembayat (BGS) yang berada di Desa Sidomukti, Kecamatan Bungah itu. Desa Madu Mulyorejo berada sebelum BGS.

Banjir yang disebabkan Sungai Bengawan Solo meluap ini menjadi perhatian serius Serda Azis, Babinsa (Bintara Pembina Desa) Koramil 0817/16 Dukun itu. Serda Azis terus memantau perkembangan debit air yang menggenangi rumah warga tersebut. “Saat ini ada 18 KK (Kepala Keluarga) yang terdampak banjir Sungai Bengawan Solo,” kata Serda Azis.

Untuk antisipasi kebutuhan alat evaluasi telah disiapkan, jika ada yang membutuhkan akan siap melakukan evakuasi. Hingga petang ini terus dilakukan pemantauan dan belum ada warga yang dievakuasi. Sebagai langkah awal, akan dipantau terus perkembangannya, dan apabila dibutuhkan, kami siap melakukan evakuasi warga dipindahkan ke tempat yang lebih aman,” tandas Babinsa Serda Aziz. (yad)

Sungai Bengawan Solo di Gresik Meluap, Puluhan Rumah di Desa Madu Mulyorejo Terendam Selengkapnya

Nyai Ageng Tumengkang Sari, Cucu Sunan Giri Ahli Kebidanan dan Obat

Ngelutus di “Grissee Kota Bandar” (Bagian : 1)

Marhaban yaa Ramadan. Bulan suci Ramadan 1445 hijriah/2024 masehi tahun ini,  1minute.id  menyajikan hal berbeda. Cerita hasil “ngelutus” di Gresik. Hasil dari mlaku-mlaku jurnalistik itu berwujud buku berjudul “Grissee Kota Bandar”. Buku yang isinya tentang Gresik. Tentang religi, budaya, sampai destinasi wisata di daratan dan kepulauan yakni Pulau Bawean.

Di sejumlah sekolah, buku Grissee Kota Bandar ini, menjadi pendamping buku ajar kurikulum muatan lokal (mulok) tentang Gresik yang memiliki banyak sebutan ini. Sebutan itu, antara lain, Kota Bandar (Pelabuhan,Red) ; Kota Santri ; Kota Wali ; Kota Industri, Kota Pudak dan lainnya. Buku hasil ngelutus Chusnul Cahyadi, yang sudah memasuki cetakan kedua pada 2023 lalu. Tentu saja, sajian mengisi Ramadan ini ada yang baru. Kita mulai dari Nyai Ageng Tumengkang Sari.

PESAREAN Nyai Ageng Tumengkang Sari lengang. Hanya satu, dua peziarah keluar masuk pesarean dalam kompleks Makam Islam Sumur Songo itu. Seakan bergantian. Keluar dan masuk. Kondisi makam rapi dan bersih cukup luas. Di dalam cungkup hanya ada dua makam yakni, makam Nyai Ageng Tumengkang Sari dan makam Buyut Susilowati, dayang atau pendamping.

Peziarah cukup leluasa ketika berdoa di makam Nyai Ageng Tumengkang Sari ini. Sedangkan di luar cungkup atau halaman luar  terdapat sejumlah makam, antara lain ; Mbah Brojol (pengelola bahan baku jamu) ; Mbah Singo (Pengawal) dan Mbah Tarip-tidak disebutkan-jabatannya. Siapa Nyai Ageng Tumengkan Sari. 

Berdasarkan cerita singkat yang ditempelkan di area makam disebutkan Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah cucu Sunan Giri, Waliyullah yang makamnya di Bukit Giri, Kecamatan Kebomas,  Kabupaten Gresik.  Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah putri Sunan Weruju ini lahir di Giri, Gresik. Sunan Weruju adalah putra Sunan Girl dari perkawinan beliau dengan Dewi Murthosiah binti Sunan Ampel sebagai putri keraton di Giri Kedaton dan Cucu seorang penguasa Kerajaan Giri Kedaton.

Beliau belajar banyak ilmu Agama dari lingkungannya, kemudian di masa gadisnya, beliau babat alas membuka pemukiman baru dan kemudian menjadi penguasa di wilayah yang kemudian bernama Sumur Songo (Sekarang bagian dari Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Gresik), sampai akhir hayatnya beliau tidak pernah menikah. Haul Nyai Ageng Tumengkang Sari diperingati setiap 12 Shofar.

Menurut cerita Nyai Ageng Tumengkang Sari memiliki keahlian dalam bidang kebidanan dan pengobatan (Jamu). Namanya harum dan dikenal oleh masyarakat Gresik sampai sekarang karena sering “membantu” perempuan yang hendak melahirkan. 

Makam Nyai Ageng Tumengkang Sari yang memiliki nama lain yakni Mbah Buyut Sumur Songo atau Nyal Ageng Pamengkang Sari atau Nyal Ageng Pemangku Sumur Songo ini sering dikunjungi orang-orang yang Ingin proses kelahiran putranya lancar dengan membawa minyak kelapa atau air Sumur Songo yang masih ada disekitar makam dan memohon doa kepada Allah dan berkirim doa (wasilah) di makam beliau.

Nama wilayah/dusun Sumur Songo tidak lepas dari kiprah beliau dan usaha beliau dalam menolong persalinan serta pengobatan, banyak versi tentang Sumur Songo yang melegenda dan tersebar di masyarakat, sedangkan sumur yang tersisa kini hanya tinggal tiga buah, satu diantaranya masih berfungsi dan berada di sekitar 50 meter sebelah tenggara makam Nyal Ageng Tumengkang Sari, satu di kompleks SMP Negeri 4 dan satu komplek Perumahan Sidorukun Indah sebelah utara masjid Al Amin, Perumahan Sidorukun Indah Gresik sedang sisanya belum terlacak keberadaannya. Peninggalan yang masih ada di situs makan adalah Pipisan dari batu dan Lumpang dari batu.

Nama sebutan lain dari Tumengkang Sari adalah, Pamengkang berasal dari kata mekangkang, posisi kaki yang berjauhan satu sama lain, posisi ini menunjukan keadaan seorang ibu yang akan melahirkan, Pamengkang menurut Puspodiningrat artinya adalah mengungkap atau mengeluarkan (melahirkan), maka tidak menutup kemungkinan akibat perubahan ucap yang salah terjadi dialog dari kata Pamengkang menjadi Tumengkang, karena Istilah Pamengkang lebih tepat sebagai gelar/nama anumerta beliau yang ahli di bidang persalinan dan pengobatan dibanding istilah Tumengkang.

Makam Nyai Ageng Tumengkang Sari ini berada di Kompleks Makam Islam Sumur Songo di Desa Sidokumpul, Kecamatan Gresik. Sumur Songo dalam bahasa Jawa ; Siti Lebet Sedoso Kirang Setunggal. Ada cerita versi terkai Nyai Ageng Tumengkang Sari dan Sumur Songo ini. Cerita yang berkembang adalah Nyai Ageng Tumengkang Sari, cucu Sunan Giri adalah gadis yang cantik. Ahli kebidanan atau kedokteran dan obat. 

Suatu hari, ada seorang pangeran dari kerajaan yang menguasai Nusantara, Majapahit, terpincut kepadanya. Pangeran itu ingin melamarnya. Lazimnya, seorang gadis di lamar seorang pangeran yang ganteng nan gagah dan kaya akan berbunga-bunga. Bahagia. Seandainya kejadian itu sekarang ini, sudah ramai di medsos. Viral dan trending topik. Berhari-hari pula.

Pangeran datang dan melamarnya. Akan tetapi, Nyai Ageng Tumengkang Sari tidak bahagia. Gadis yang cucunya Sunan Giri itu malah galau. ”Nyai Tumengkang Sari tidak mau menikah karena beda keyakinan,” tutur salah satu warga di temui  di makam Sumur Songo pada Senin, 11 Maret 2024. Menurut lelaki 66 tahun itu,  Nyai Tumengkang Sari dikenal memiliki pendirian yang kuat dan jiwa sosialnya juga tinggi. “Katanya Nyai Ageng Tumengkang Sari, sangat cantik,” ujarnya. 

Keyakinan merupakan prinsip. Nyai Ageng Tumengkang Sari adalah salah seorang cucu Sunan Giri dari Sunan Wruju. Dia sangat disegani. Sang pangeran rela melakukan apa pun demi memperistri pujaan hati. Karena bingung, Nyai Tumengkang Sari sempat pergi dari Giri. Dia bersembunyi di sebuah desa terpencil. ”Tidak bisa menerima, tapi tak bisa menolak. Sebab, bisa terjadi pertumpahan darah,” lanjutnya.

Meski dalam hatinya, Nyai Tumengkang Sari sejatinya ingin menolak. Namun, dia tidak ingin peperangan pecah. Akhirnya, dia menemukan satu cara. ”Nyai Tumengkang mengajukan satu syarat,” ucapnya. Menurut cerita, Nyai Tumengkang Sari meminta sang pangeran membuat sepuluh sumur. Seluruhnya harus jadi dalam semalam. Mirip kisah Roro Jonggrang yang minta dibuatkan seribu candi oleh Bandung Bondowoso.  

Mendengar syarat tersebut, sang pangeran tidak gentar. Dia yakin sanggup. Kalau hanya membangun sumur dalam semalam, itu bukan apa-apa. Sebab, pangeran tersebut memang dikenal sakti luar biasa. ”Dia pun mengerahkan semua kekuatan untuk membangun sepuluh sumur. Pangeran yakin sepuluh sumur itu benar-benar jadi hanya dalam semalam. Esoknya, sang pangeran mengajak Nyai Ageng Tumengkang melihat sumur yang diminta. Namun, perempuan cantik tersebut punya akal yang cerdik. Sambil duduk di salah satu sumur, Nyai Ageng Tumengkang Sari meminta sang pangeran menghitung jumlah sumur. Nyai Ageng Tumengkang Sari cemas. Takut pangeran tahu. Namun, dia terus berdoa kepada Allah SWT.

Meminta agar pernikahannya dengan sang pangeran tidak sampai terwujud. Doa itu terkabul. Setelah menghitung jumlah sumur, sang pangeran kaget dan bingung. Satu di antara sepuluh sumur tersebut tiba-tiba menghilang. Pangeran itu menghitungnya berulangkali. Jumlah sumur yang dibangun seolah benar-benar hilang satu. Nyai Ageng Tumengkang Sari terus memanjatkan doa. Seolah tidak bisa dipercaya, Pangeran tidak sadar kalau ada salah satu sumur yang diduduki Nyai Tumengkang Sari.

Karena gagal memenuhi permintaan Nyai Ageng Tumengkang Sari, pernikahan pun batal. Pangeran pulang ke Majapahit dengan hati hampa. Kisah itulah yang kemudian melahirkan nama Dusun Sumur Songo yang kini terkenal di Gresik. Wallahu a’lam. (*/bersambung)

Nyai Ageng Tumengkang Sari, Cucu Sunan Giri Ahli Kebidanan dan Obat Selengkapnya

Nyekar ke Sumur Songo, Peziarah Langsung Tabur Bunga, Lalu Berdoa 

Padusan, Tradisi Nyekar Menjelang Ramadan di Gresik (2)

GRESIK,1minute.id – Padusan di Pemakaman Islam Sumur Songo berbeda dengan makam Islam Tlogopojok. Di makam berlokasi di Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan/Kabupaten Gresik ini tertata lebih ciamik. Lebih bersih karena dikelola oleh Pengurus Pemakaman Islam Sumur Songo. 

Peziarah cukup membawa kembang, kemudian berdoa. Tidak perlu repot membersihkan rumput atau tanaman yang tumbuh. Sebab, pengurus makam telah membersihkan secara rutin. Patut mendapatkan apresiasi. Saat padusan, seperti saat ini, memang banyak dijumpai anak-anak yang menawarkan jasa bersih-bersih makam. Akan tetapi, mereka hanya membawa sapu lidi untuk menyapu atau membersihkan dari daun-daun yang rontok. 

Penataan nizan atau kijingan juga lebih rapi. Sebab, pengurus telah membuat peraturan yang harus dipatuhi oleh keluarga atau kerabat mereka bila jenazah hendak di makamkan di Sumur Songo , yang dalam bahasa Jawa adalah Siti Lebet Sedoso Kirang Setunggal itu.

SUMUR SONGO : Siti Lebet Sedoso Kirang Setunggal dan pengumuman terkait standar ukuran bangunan nizan di tempelkan di kaca kantor pengurus makam Sumur Songo pada Senin, 11 Maret 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Siti artinya tanah ; Lebet (Masuk/kedalam) ; Sedoso adalah sepuluh ; kirang atau kurang ; dan setunggal (satu). Dalam peraturan itu disebutkan : sesuai keputusan pengurus makam Sumur Songo tanggal 9 November 2015, maka standar ukuran bangunan (kijingan/nisan) telah ditetapkan panjang 180 centimeter dan lebar 80 centimeter. “Dilarang membangun melebihi standar,” bunyi dalam pengumuman yang di tempelkan di tembok dalam makam Sumur Sungo itu.

Selain menentukan standar ukuran nizan, pengurus juga memiliki kewenangan mengatur jarak antarmakam. Ketupusan itu diteken oleh Hudi Suyato pada 9 November 2015. 

Dalam pengamatan 1minute.id penataan makam Sumur Songo terlihat rapi. Akses jalan peziarah selebar 1,5 meter dengan konstruksi paving. Sehingga, para peziarah bisa lebih nyaman. Sudah selayaknya bisa di tiru di makam Islam Tlogopojok. 

Selain padusan, tradisi menjelang bulan suci Ramadan, pada hari-hari tertentu, malam Jumat, misalnya banyak dikunjungi para peziarah. Mereka yang berziarah ini ngalap berkah ke pesarean Nyai Ageng Tumengkang Sari yang berada di sisi utara dalam kompleks Makam Sumur Songo itu. Siapa Nyai Ageng Tumengkan Sari? Selamat menunaikan ibadah puasa, Ramadan. (yad/habis)

Nyekar ke Sumur Songo, Peziarah Langsung Tabur Bunga, Lalu Berdoa  Selengkapnya

Di Makam Islam Tlogopojok, Peziarah Gunakan Jasa Pembersihan Makam Dadakan 

(Padusan, Tradisi Nyekar Menjelang Ramadan di Gresik/bagian 1)

GRESIK,1minute.id – Sehari menjelang bulan suci Ramadan suasana pemakaman umum lebih riuh. Pemerintah menetapkan awal Ramadan 1445 Hijrah pada Selasa, 12 Maret 2024. Ribuan orang datang untuk berziarah ke makam leluhur atau orang-orang yang dikasihinya. Semua pemakaman umum ramai peziarah untuk padusan. Di kota/kabupaten lain menyebut peziarah menjelang Ramadan ini megengan

Makam Islam Tlogopojok dan makam Islam Sumur Songo, dua diantara ratusan tempat pemakaman di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik banyak dikunjungi peziarah. Makam Islam Tlogopojok, di Kelurahan Tlogopojok adalah makam terbesar di Gresik yang berpenduduk 1,3 juta jiwa ini. Sedangkan, makam Sumur Songo (Siti Lebet Sedoso Kurang Setunggal) berada di Kelurahan Sidokumpul. Keduanya berada di Kecamatan/ Kabupaten Gresik. 

Dalam pengamatan 1minute.id , pengelolaan kedua makam terbesar itu berbeda. Bila makam Tlogopojok, peziarah harus bekerja ekstrakeras untuk mbatati rumput atau tanaman liar yang tumbuh subur disana. Saking suburnya, tanaman liar sampai menutupi mahesan atau nisan bila tidak sering diziarahi oleh keluarga atau kerabatnya. Jasa mbatati suket alias rumput atau tanaman menui berkah tradisi tahun tersebut. Slamet, salah satu pemuda yang mendapatkan berkah dari tradisi padusan. “Lumayan sehari bisa lebih dari seratus ribu,” kata pemuda bertubuh lencir itu. 

Ada puluhan bahkan ratusan orang yang seperti Slamet menekuni profesi pembersihan makam secara dadakan itu. Tidak patokan harga jasa untuk membersihkan makam di Makam Islam Tlogopojok itu. Negosiasi. Pembersihan makam biasanya dilakukan secara berkelompok mulai dua orang sampai tujuh orang.  “Sembarang (terserah) yang penting pantas,” katanya. 

Selain jasa pembersihan makam, padusan menjadi berkah para penjual kembang nyekar. Mulai dari simpang empat Jalan Gubernur Suryo sampai makam Islam Tlogopojok yang jaraknya lebih kurang 1,5 kilometer banyak dijumpai masyarakat menjual kembang. Harganya Rp 5 ribu per bungkus. Pada hari-hari biasa harga kembang nyekar Rp 2.500 per bungkus. Mekanisme pasar. “Ngapunten regane mundak (maaf harganya naik),” kata seorang nenek penjual kembang nyekar di simpang empat Jalan Gubernur Suryo, Gresik pada Senin, 11 Maret 2024.

Setelah makam bersih dan menabur bunga kemudian peziarah melakukan doa di depan makam orang-orang yang dikasihi. Mereka berdoa. Ada yang melafalkan secara keras, ada juga secara senyap alias dalam hati. 

Berikut rangkaian doa ziarah kubur lengkap.

1. Ucap salam

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّه بِكُمْ لاحقُونَ

Assalamu’alaìkum dara qaumìn mu’mìnîn wa atakum ma tu’adun ghadan mu’ajjalun, wa ìnna ìnsya-Allahu bìkum lahìqun

Artinya: “Assalamualaikum, hai tempat bersemayam kaum mukmin. Telah datang kepada kalian janji Allah yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian.”

2. Membaca istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللهَ العَظِيْمَ اَلَّذِي لآ إِلَهَ إِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْه

Astaghfirullah hal adzim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyumu wa atubu ilaihi

Artinya: “Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung, yang tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

3. Surah Al-Fatihah (3x)

Dibacakan 3 kali saat doa ziarah kubur.

Bismillahir rahmanir rahim Alhamdulillahi rabbil ‘alamin Ar Rahmaanirrahiim Maaliki yaumiddiin Iyyaaka na’budu wa iyyaaka nasta’iin Ihdinash-shirraatal musthaqiim Shiraathal ladziina an’amta ‘alaihim ghairil maghduubi ‘alaihim waladh-dhaalliin

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam Yang Maha Pengasih, Lagi Maha Penyayang Pemilik hari pembalasan. Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan. Tunjukilah kami jalan yang lurus, jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepadanya, bukan mereka yang dimurkai, dan bukan mereka yang sesat.”

4. Surah Al-Ikhlas (3x)

Qul huwallahu ahad, allahu somad, lam yalid wa lam yụlad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad

Artinya: “Katakanlah, ‘Dialah Yang Maha Esa. Allah adalah tuhan tempat bergantung oleh segala sesuatu. Dia tidak beranak dan tidak diperanakkan. Dan tidak ada seorang pun yang setara dengan-Nya.”

5. Surah Al-Falaq (3x)

Qul a’udzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin naffaatsaati fil ‘uqod. Wa min syarri haasidin idzaa hasad.

Artinya: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai waktu subuh dari kejahatan makhluk-Nya. Dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita. Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang mengembus napasnya pada buhul-buhul. Dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia mendengki.”

6. Surah An-Nas (3x)

Qul auudzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii shuduurin naas, minal jinnati wan naas.

Artinya: “Aku berlindung kepada Tuhan manusia, raja manusia. Sesembahan manusia, dari kejahatan bisikan setan yang biasa bersembunyi. Yang membisikkan kejahatan ke dalam dada manusia. Dari setan dan manusia.”

7. Ayat Kursi

Ini adalah bagian dari doa ziarah kubur:

Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih.

Ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’. Wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.

Artinya: “Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya?”

“Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Allah tidak merasa berat memelihara keduanya dan Allah maha tinggi lagi maha besar.”

8. Surah Yasin

9. Tahlil, zikir, dan selawat

لَا إِلَهَ إِلَّا الله

Laailaaha Illallah

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah.”

Laa ilaaha illa anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhaalimiin

Artinya: “Tidak ada Tuhan melainkan engkau ya Allah, maha suci Engkau, sesungguhnya aku ini adalah dari golongan yang aniaya.”

Allaahumma shalli’alaa sayyidinaa muhammmadin shalaatar ridhaa wardha’an ashhaabihir ridhar ridhaa

Artinya: “Ya Allah, beri karunia kesejahteraan atas junjungan kami Muhammad, kesejahteraan yang diridai, dan ridailah daripada sahabat-sahabat sekalian.”

10. Doa ziarah kubur

Allahummaghfirlahu war hamhu wa’aafihii wa’fu anhu, wa akrim nuzuulahu wawassi’madholahu, waghsilhu bil maa’i watssalji walbaradi, wa naqqihi, minaddzzunubi wal khathaya kamaa yunaqqatssaubul abyadhu minad danasi.

Wabdilhu daaran khairan min daarihi wa zaujan khairan min zaujihi. Wa adkhilhul jannata wa aidzu min adzabil qabri wa min adzabinnaari wafsah lahu fi qabrihi wa nawwir lahu fihi.

Artinya: “Ya Allah, berilah ampun dan rahmat kepadanya. Berikanlah keselamatan dan berikanlah maaf kepadanya. Berikanlah kehormatan untuknya, luaskanlah tempat masuknya. Mandikanlah dia dengan air, es, dan embun. Bersihkanlah dia dari kesalahan sebagaimana Engkau bersihkan baju yang putih dari kotoran.”

“Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, isteri yang lebih baik dari istrinya. Masukkanlah dia ke dalam surga, berikanlah pelindungan kepadanya dari azab kubur dan azab neraka. Lapangkanlah baginya dalam kuburnya dan terangilah dia di dalamnya (HR.Muslim).”

Itulah doa ziarah kubur yang bisa dibacakan saat nyekar. (yad/bersambung)

Di Makam Islam Tlogopojok, Peziarah Gunakan Jasa Pembersihan Makam Dadakan  Selengkapnya

Freeport Indonesia-PLN Teken Perjanjian Sertifikat Energi Terbarukan

SURABAYA,1minute.id – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menandatangani perjanjian Renewable Energy Certificates (REC) di Surabaya pada Jumat, 8 Maret 2024.

“Keseriusan Pemerintah Indonesia mendorong percepatan pencapaian target penurunan emisi karbon menjadi fokus PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk mengeksplorasi peluang-peluang inisiatif dekarbonisasi dan energi terbarukan di Indonesia melalui kerjasama jual beli Renewable Energy Certificates dengan PLN,” kata Executive Vice President Corporate Planning and Business Strategy PT Freeport Indonesia Horst-Dieter Garz.

Penandatanganan Perjanjian REC antara PTFI dengan PLN dilakukan oleh Manager PLN UP3 Gresik Andi Seno Hendriatmoko dan Executive Vice President Corporate Planning & Business Strategy PT Freeport Indonesia Horst-Dieter Garz dengan disaksikan oleh GM PLN UID Jawa Timur Agus Kuswardoyo dan Vice President of Sales and Enterprise Service PLN Fauzi Aburusman.

“Penandatanganan perjanjian ini menandai komitmen kuat PTFI untuk mengurangi emisi karbon sebesar 30% pada tahun 2030. Pembelian REC dari PLN untuk pasokan energi listrik operasional Smelter PTFI akan memberikan kontribusi yang signifikan untuk memenuhi target tersebut,” kata Garz.

“Kami bangga menjadi bagian dari inisiatif dekarbonisasi dan energi terbarukan di Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan PLN. Ini adalah langkah penting dalam memperkuat keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan kontribusi kami terhadap pembangunan berkelanjutan di Indonesia,” imbuh Garz.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Gresik Andi Seno Hendriatmoko mengatakan kolaborasi PLN dan PTFI merupakan langkah penting dalam mencapai tujuan bersama untuk mengurangi emisi karbon dan mempercepat transisi energi bersih di Indonesia. “Terima kasih atas komitmen PT Freeport Indonesia dalam mendukung penggunaan energi 

terbarukan di Indonesia. Kami berharap kolaborasi ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk ikut berkontribusi dalam upaya penurunan emisi karbon,” kata Andi.

PTFI melakukan pembelian REC setiap tahun dalam periode 2023-2025 yang akan digunakan sebagai pasokan energi listrik dalam operasional Smelter PTFI yang berada di Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (KEK-JIIPE), Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik. 

Untuk diketahui, PTFI sedang melakukan pembangunan smelter yang kedua. PTFI telah menanamkan investasi hingga USD 3,1 miliar atau setara Rp 48 triliun per akhir Desember 2023. Setelah beroperasi penuh, smelter ini akan mampu mengolah konsentrat tembaga dengan kapasitas produksi 1,7 juta ton dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600 ribu ton per tahun. (yad)

Freeport Indonesia-PLN Teken Perjanjian Sertifikat Energi Terbarukan Selengkapnya

Ini 9 Desa Nomine Nawa Karsa Award 2024, Puding Sayur Desa Masangan Sejahterakan Warga

GRESIK,1minute.id – Tim penilai telah menetapkan sembilan nominator Nawa Karsa Award 2024. Sembilan desa itu dinilai mampu menyelaraskan dengan kebijakan pemerintah daerah. Berpotensi menjadi duta Gresik diajang inovasi pelayanan tingkat Provinsi Jatim.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hassan, sembilan desa yang masuk nominasi Nawa Karsa Award 2024 yakni Desa Banjaragung, Kecamatan Balongpanggang ; Desa Klangonan (Kebomas) ; Desa Dampaan (Cerme) dan Desa Masangan (Bungah). Berikutnya, Desa Delegan (Panceng) ; Desa  Petiken (Driyorejo) ; Desa Kedunganyar (Wringinanom) ; Desa Pangkahwetan (Ujungpangkah) dan Desa Pongangan (Manyar).

“Sembilan nominator desa yang lolos dinilai mampu menyelaraskan dengan kebijakan pemerintah daerah. Ini juga dalam rangka pembinaan untuk lomba di tingkat provinsi,” kata Abu Hassan  saat bersama Tim Nawa Karsa Award 2024 di Desa Masangan pada Jumat, 8 Maret 2024. Kedatangan tim penilai untuk melakukan penilaian paparan dan uji lapangan untuk menggali lebih dalam potensi dan inovasi Pemerintahan Desa.

Nawa Karsa Award 2024 diikuti 330 Desa dan 26 Kelurahan se-Kabupaten Gresik. Desa Masangan masuk nomine desa terbaik  dalam menjaga kebersihan lingkungan dan pemanfaatan potensi desa untuk kesejahteraan masyarakat.

“Salah satunya punya ketahanan pangan berupa kampung sayur dan olahan makanan serta minuman,” kata Camat Bungah Moh Izzul Muttaqin kepada wartawan pada Jumat, 8 Maret 2024. Izzul menyebut produk ketahanan pangan di Desa Masangan, diantaranya, puding sayur, tempe, kripik tempe, sinom dan lainnya. 

Sementara itu, Kepala Desa Masangan Suyanto mengaku tidak menyangka bisa mssuk 9 Nominasi Nawa Karsa Award 2024. “Desa Masangan menjadi Top 9 Desa terbaik Nawa Karsa Award dalam Lomba Desa/Kelurahan dan Lomba Pelaksanaan Terbaik 10 Program Pokok PKK Tahun 2024,” ujar Suyanto.

Raihan positif itu, meneguhkan komitmen Desa Masangan dalam berinovasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui sarana digital sesuai program Nawa Karsa Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah. Nawa Karsa, Gresik AKAS (Amanah, Kolaboratif, Antisipatif dan Sigap).

“Pemdes Masangan terus berkomitmen memberikan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Desa. Masyarakat desa juga berhak mendapatkan informasi dari Pemerintah Desa serta mengawasi kegiatan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa, Pelaksanaan Pembangunan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan Desa, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa,”ungkapnya. (yad)

Ini 9 Desa Nomine Nawa Karsa Award 2024, Puding Sayur Desa Masangan Sejahterakan Warga Selengkapnya

Pujasera Manyarsidomukti Resmi Di Buka, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Pusat Kuliner, Cocok untuk Ngabuburit

GRESIK,1minute.id – Pujasera Manyarsidomukti resmi dibuka pada Jumat, 8 Maret 2024. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani yang meresmikan pusat kuliner di Gresik Utara, tepatnya di Lapangan Pemerintah Desa Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu.

“Ini sangat bagus. Tempat ini cocok untuk tempat ngabuburit, menunggu waktu buka puasa,” ujar Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani ketika kali pertama menginjakkan kaki di Pujasera Manyarsidomukti pada Jumat, 8 Maret 2024. 

Pujasera Manyarsidomukti ini menempati lahan milik pemerintah desa (pemdes) Manyarsidomukti. Lokasinya di sekitar 100 meter dari Jalan Raya Deandles atau jalan nasional di Pantai Utara (Pantura) Gresik ini. Bangunan pujasera konstruksi baja dan terbuka. Sehingga nyaman untuk semua orang. 

Pengunjung juga bisa menikmati lapangan sepak bola yang rumputnya ijo royo-royo itu. Di bangunan pujasera ada 52 stan dan dilengkapi kafe. Puluhan pedagang yang menempati pujasera ini, adalah warga yang tempat usaha terdampak proyek strategis nasional (PSN), pelebaran jalan raya. Pemkab Gresik memberikan kompensasi ganti rugi bangunan lapak yang tergusur dan menyiapkan tempat relokasi untuk pedagang terdampak proyek nasional itu.

Sedangkan, bangunan pujasera di bangun secara urunan oleh sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Formula Pertama alias Forum Komunikasi Lingkungan Hidup Perusahaan-perusahaan sekitar Kecamatan Manyar. “Dikelola dengan baik untuk masyarakat. Pemkab Gresik hadir dalam peningkatan ekonomi masyarakat. Sebab, Manyar ini bakal menjadi ibukota Gresik, pusat ekonomi Gresik,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Setelah Ramadan, orang nomor satu di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini mengusulkan kepada pengelola pujasera menggelar sejumlah kegiatan. Diantaranya, komptesi sepak bola untuk anak. “Anak-anaknya bermain bola, orang tua menikmati kuliner disini,” ujarnya.

Pujasera dilengkapi sarana penunjang seperti taman dan fasilitas umum dengan lahan parkir luas, musala, serta arena permainan anak. Menurut Camat Manyar Zainul Arifin, peresmian Pujasera Manyarsidomukti tidak ujug-ujug. Diresmikan menjelang Bulan suci Ramadan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. “Kalau saya estimasi pemasukkan desa berkisar Rp 300 jutaan per bulan,” katanya. 

PERESMIAN PUJASERA: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memotong tumpeng dalam seremonial Peresmian Pujasera Manyarsidomukti, Kecamatan Manyar pada Jumat, 8 Maret 2024 ( Foto : Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ditempat sama, ketua pelaksana Pembangunan Pujasera Manyarsidomukti Nur Yusuf mengatakan, pembangunan pujasera inu wujud sinergitas perusahaan dengan Pemkab Gresik. “Pembangunan melalui CSR perusahaan,” kata Nur Yusuf, perwakilan dari Formula Pertama itu. Ia berharap setelah hibah bangunan diserahkan kepada pemerintah desa setempat bisa bermanfaat untuk UMKM setempat. “Bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar,” harapnya. 

Sementara itu, seremonial peresmian Pujasera Manyarsidomukti dilakukan secara sederhana namun tetap khidmat itu, selain dihadiri Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta anggota Formula Pertama. Sejumlah desa di kecamatan Manyar membuka lapak jajanan khas Gresik. Bupati Gresik dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani Aminatun Habibah memborong kuliner khas Gresik itu. (yad)

Pujasera Manyarsidomukti Resmi Di Buka, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Pusat Kuliner, Cocok untuk Ngabuburit Selengkapnya

Kejari Gresik Musnahkan Sabu-sabu 50,38 SS, Bakar 524 Ribu Batang Rokok Tanpa Cukai dan Ganja 621 gram

GRESIK,1minute.id – Kejaksaan Negeri Gresik memusnahkan barang bukti sabu-sabu sebanyak 50,389 gram pada Kamis, 7 Maret 2024. Puluhan gram barang haram yang dimusnahkan di halaman Kantor Kejari Gresik di Jalan Permata, Kompleks Perumahan Bunder Asri, Kecamatan Kebomas itu berasal 40 perkara dari 114 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap alias inkrah.

Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti Kejari Gresik Bonar Satria Wicaksono mengatakan barang bukti yang dimusnahkan berasal 114 perkara. Rinciannya, 40 perkara sabu-sabu dengan barang bukti seberat 50,38 gram. 

Kemudian, satu perkara narkotika golongan 1 alias ganja dengan berat 621 gram. Lalu, 42 perkara pencurian pakaian 156 potong, pencurian smartphone 58 perkara dengan barbuk 42 buah. 

Berikutnya, satu perkara senjata tajam 3 buah, Pil dobel L 14 perkara sebanyak 408.400 butir. Peredaran minuman keras satu perkara dengan barbuk 230 botol. Serta, peredaran rokok tanpa cukai ada dua perkara dengan barbuk sebanyak 524 ribu batang. Barang bukti yang dimusnahkan itu hasil penanganan perkara mulai Januari – Desember 2023, yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah).

“Semoga dengan adanya kegiatan ini memberikan motivasi bagi kita semua untuk selalu solid dan terus bekerja sama membangun Kabupaten Gresik menjadi lebih baik,” ujarnya pada Kamis, 7 Maret 2024. Pemusnahan barbuk seperti sabu-sabu dan pil koplo atau dobel el dilakukan dengan di blender dengan campuran cair pembersih lantai. Sedangkan, pemusnahan barbuk rokok tanpa cukai dilakukan dengan cara di bakar.

“Untuk barang bukti barang bukti handphone dimusnakan dengan menggunakan palu, sedangkan barbuk senjata tajam di potong menggunakan gerinda sehingga tidak dapat dipergunakan lagi,” pungkasnya.(yad)

Kejari Gresik Musnahkan Sabu-sabu 50,38 SS, Bakar 524 Ribu Batang Rokok Tanpa Cukai dan Ganja 621 gram Selengkapnya

Smansa Gresik, Sekolah Unggulan yang Konsisten Gerakkan Budaya Literasi, Gelar Deklarasi GLS

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi masih terjaga dengan baik di SMA Negeri 1 (Smansa) Gresik. Tahun ini, budaya literasi untuk para pelajarnya di sekolah yang berada di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik itu telah memasuki tahun kedelapan. Patut mendapatkan apresiasi karena tidak banyak sekolah yang bisa konsisten seperti di Smansa Gresik ini dalam mempertahankan kultur literasi bagi para pelajarnya tersebut. Bertahun-tahun rutin menggelar aksi literasi. Mengadakan pelatihan penulisan hingga menerbitkannya menjadi buku untuk semua siswa yang kelas X itu.

“Literasi semua hal. Literasi membaca, menulis, literasi digital dan literasi wicara,” kata Kepala SMA Negeri 1 Gresik M. Thohir saat membuka Deklarasi dan Pembekalan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) ke-8 di Aula sekolah pada Kamis, 7 Maret 2024. Literasi digital dan literasi bicara, adalah gerakan baru bagi para pelajar di sekolah unggulan itu. Sekolah mengharapkan kepada para siswa memanfaat gawai untuk tujuan positif dan menginspirasi bagi masyarakat. “Gadget yang anak- anak pegang saat gunakan dengan baik untuk literasi baca tulis juga literasi bicara. Bicara yang baik bukan bahasa sosmed,” harap mantan Kepala SMA Negeri 1 Sidayu itu.

DEKLARASI GLS : Kepala SMA Negeri 1 Gresik M.Thohir (tengah) bersama guru dan para ketua kelas gerakan literasi sekolah (GLS) di Aula Smansa Gresik pada Kamis, 7 Maret 2024 ( Foto : Smansa Gresik untuk 1minute.id)

Pembukaan GLS kedelapan diikuti oleh para pelajar kelas X ini diawali dengan Deklarasi Kesepakatan Gerakan Literasi Sekolah dengan para ketua kelas untuk penulisan artikel, esai, cerpen dan puisi atau sajak. Setelah deklarasi itu, dilanjutkan dengan sesi pembekalan. Narasumber dalam GLS kedelapan berasal dari internal atau guru Smansa Gresik serta perwakilan wali murid kelas X. Yakni, penulisan cerpen yaitu Wiwik Djubaida. Penulisan Puisi dengan pemateri Lilik Suharnani. Lilik adalah peraih Program Guru Inspirator Literasi Jawa Timur 2023 dalam Forum Indonesia Menulis di Malang. Sedangkan, penulisan esai yakni Chusnul Cahyadi, wartawan 1minute.id dan penulisan artikel yakni Jaenuri.

“GLS kedelapan tahun ini, ada yang baru kami selenggarakan yakni literasi digital dan literasi bicara,” ujar Ketua Pelaksana GLS ke-8 Smansa Gresik Lilik Suharnani. “Untuk literasi bicara, tidak wajib bagi siswa kelas X. Tapi, tetap kami umumkan supaya siswa yang berminat bisa mendaftar,” imbuhnya. 

Ditempat sama, guru pembimbing dalam literasi bicara M. Dhofir mengungkapkan, literasi bicara untuk memberikan pembelajaran berbicara yang baik. “Nanti di kemas dalam program OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah). Nanti akan dibimbing oleh master of ceremony profesional. Sehingga, siswa bisa berbicara secara formal dan non formal yang baik,” kata Dhofir. “Buat konten, gunakan kalimat toyibah, ahli surga,” imbuhnya. 

Smansa Gresik, salah satu sekolah unggulan di Jatim. Kegiatan literasi itu hanya satu di antara nilai plus sekolah yang dipimpin M. Thohir tersebut. Data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) merilis TOP 1.000 SMA-SMK terbaik nasional yanh dirilis pada Maret 2023 itu, Smansa Gresik berada di urutan pertama SMA terbaik di Gresik. Sekolah berada di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik itu memperoleh nilai UTBK 2022 sebesar 543,396. Smansa menduduki ranking ke-49 tingkat Provinsi dan menempati urutan ke-334 secara nasional dari total 1.000 SMA di Indonesia. (yad)

Smansa Gresik, Sekolah Unggulan yang Konsisten Gerakkan Budaya Literasi, Gelar Deklarasi GLS Selengkapnya