Wakil Ketua DPRD Gresik Dorong Desa Melakukan Akselerasi Pembangunan Mewujudkan Desa Mandiri untuk Kesejahteraan Warga

 

GRESIK,1minute.id – Wakil ketua DPRD Gresik  Mujid Riduan menggelar Sosialisasi Peraturan (Sosper) perundang-undangan tahap IV/ 2023 di Desa Domas Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Minggu, 21 Mei 2023.

Sosper ini tentang Peraturan Daerah (Perda) Gresik nomor 4 tahun 2021tentang Pemberdayaan Masyarakat Menuju Desa Mandiri dihadiri oleh ratusan warga Desa setempat. 

Menurut Mujid Riduan, dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Gresik dan masalah yang dihadapi adalah akselerasi pembangunan desa menuju kemadirian desa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penanggulangan angka kemiskinan. “Untuk itu sangat penting sekali membentuk perda tersebut,” kata Mujid yang juga Ketua DPC PDI-P Gresik itu.

Mujid melanjutkan, untuk mewujudkan hal itu sangat diperlukan adanya peningkatan desa-desa yang ada di Kabupaten Gresik ini agar bisa menjadi desa yang mandiri, sehingga kualitas dan kesejahteraan hidup masyarakat desa bisa meningkat serta angka kemiskinan pun bisa terus berkurang.

“Untuk memajukan desa bisa dengan mengembangkan produk unggulan yang sesuai dengan potensi desa masing-masing. Untuk itu kita harus bisa mewujudkan pemberdayaan masyarakat desa menuju desa mandiri melalui upaya pengintegrasian sumber daya dan penguatan kelembagaan,” katanya. 

Sementara itu, Camat Menganti Gunawan Purna Atmaja dalam paparannya menyatakan menpemberdayaan masyarakat menuju desa mandiri ini sangat penting sekali bagi kesejahteraan seluruh masyarakat. Untuk itu pemerintah daerah menyetujui dan mengesahkan Perda tersebut.

“Alhamdulillah di wilayah Kecamatan Menganti ini tidak ada desa yang tertinggal. Desa-desa yang ada di Kecamatan Menganti saat ini sudah maju dan berkembang bahkan sudah ada yang menjadi desa mandiri,” jelas mantan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Pemkab Gresik ini. 

Gunawan melanjutkan, desa-desa di Kecamatan Menganti ini sudah maju tinggal kita mengembangkannya, agar bisa menjadi desa yang mandiri dan itu bisa ditempuh dengan cara mengembangkan produk sesuai potensi desa melalui Bumdes.  “Semua itu adalah untuk menyejahterakan masyarakat desa,” tegasnya. (yad)

Wakil Ketua DPRD Gresik Dorong Desa Melakukan Akselerasi Pembangunan Mewujudkan Desa Mandiri untuk Kesejahteraan Warga Selengkapnya

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah 

GRESIK,1minute.id – Police goes to school dilakukan jajaran Polres Gresik. Diantaranya, Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlans) Polres Gresik. Pada Senin, 22 Mei 2023, Korp Sabuk Putih itu memberikan sosialisasi dan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas, tertib berlalu lintas untuk mencegah dan meminimalisir angka kecelakaan dikalangan pelajar di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Kegiatan pembinaan etika keselamatan berlalu lintas dilakukan di UPT SMP Negeri 2 Gresik. Ratusan siswa di sekolah yang dipimpin oleh Muhammad Salim itu, terlihat antusias mengikuti kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Unit Keamanan Keselamatan Berlalulintas (Kanit Kamsel)  Satlantas Polres Gresik Ipda Muhammad Azmi.

Menurut Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim, kegiatan Pembinaan Etika Keselamatan Berlalulintas sebagai salah satu ikhtiar dalam menekan angka kejadian laka lantas di wilayah Gresik khususnya yang melibatkan para pelajar. Kegiatan ini, kerjasama sekolah berlokasi di Jalan KH Kholil, Gresik itu dengan Satlantas Polres Gresik. 

“Kegiatan ini, sebagai edukasi buat para pelajar, tentang pentingnya tertib berlalu lintas,” kata  Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Muhammad Salim mengutip pernyataan Ipda Mohammad Azmi. Ia melanjutkan, maraknya pengendara motor oleh pelajar SMP/MTs atau anak dibawah umur membuatnya prihatin. Sebab, kondisi itu berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas. Ipda Azmi menghimbau kepada para siswa jika belum memiliki surat izin mengemudi (SIM) supaya meminta antar orang tua saja ke sekolah. “Bagi pelajar SMP anak di bawah umur yang mengendarai motor secara psikokogis maupun mental masih labil, sehingga potensi terlibat laka lantas dan mereka bisa membahayakan pengguna jalan lain,” katanya. 

Azmi terlihat gagah. Penampilan Azmi memakai uniform lengkap membuat ratusan pelajar antusias mengikuti pembinaan yang dipusatkan di halaman sekolah tersebut. Ratusan siswa mulai kelas VII s.d kelas IX mengetahui Azmi adalah alumni SMP Negeri 2 Gresik. “Ipda Azmi adalah alumni Spenda (SMP Negeri 2 Gresik) 1999,” jelas Salim tepuk sorak bergemuruh. 

Dalam kesempatan tersebut, Ipda Azmi mengajak mereka generasi muda Spenda tersebut menjadi pelopor tertib lalu lintas, menggunakan helm dengan benar  pada saat beraktivitas mengendarai ojek online  sepeda motor baik pengemudi maupun yang di bonceng dan taati peraturan berlalu lintas.

Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim menyambut antusias kegiatan pembinaan tersebut. Sebab, kegiatan itu diharapkan mampu menekan angka kecelakaan bagi remaja atau terutama bagi anak-anak yang masih duduk di bangku SMP/MTs. Pada kesempatan ini juga Salim mengingatkan kepada semua siswa, SMP Negeri  2 Gresik menjadi anak yang baik, tidak tawuran atau terlibat balap liar.

Terkait maraknya siswa yang berkendara sepeda motor ke sekolah dan menitipkan sepedanya di kampung sebelah sekolah, kata Salim, pihak sekolah sudah memberikan surat  teguran pembinaan pada anak tersebut dan panggilan orang tua untuk diajak bekerjasama karena larangan siswa membawa sepeda motor ada di tata tertib sekolah.

Sementara itu,, Humas Spenda Tietien Harfutien menambahkan sebagai tindak lanjut kegiatan ini, sekolah akan membentuk dan menghidupkan kembali kegiatan patroli keamanan sekolah (PKS ). “Kegiatan PKS yang sempat vakum akan kembali diaktifkan agar siswa ada wadah menjadi pelopor teladan dalam pembinaan ekstra” ujar Tietien Harfutien. (yad)

Siap Jadi Pelopor Keselamatan Berlalulintas, SPENDA Gresik Mengaktifkan Patroli Keamanan Sekolah  Selengkapnya

UPT SMP Negeri 1 Gresik Launching SIBESTIE, Layanan Sekolah Berbasis Digital Pertama Di Gresik 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 1 Gresik, lembaga pendidikan pertama yang menerapkan manajemen sekolah berbasis digital di Kabupaten Gresik. Mempermudah layanan sekolah, menjawab tantangan zaman di era digital 5.0 di sekolah memiliki tagline Center of Excellence ini. Launching aplikasi baru bernama Sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi (Sibestie) dilakukan di berlokasi di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik.

Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik Beri Avita Prasetiya mengatakan peluncuran aplikasi sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi (Sibestie) bertujuan untuk memberikan kemudahan dan peningkatan layanan kepada peserta didik, wali murid, warga sekolah, alumnus dan masyarakat secara umum, sehingga informasi berjalan cepat, realtime berbasis digital agar terjalin komunikasi secara efektif guna peningkatan mutu pendidikan.

Sebelum layanan digitalisasi diterapkan, imbuh Beri Avita Prasetiya, layanan sekolah dilakukan secara manual membutuhkan proses lebih lama. Ia mencontohkan, kurang cepatnya informasi yang diperoleh wali murid tentang kehadiran siswa di sekolah, pengaduan layanan sekolah, akuntabilitas tabungan, permohanan surat menyurat, dan antrian panjang pelayanan kantin. 

Selain itu, layanan manual belum menyediakan wadah atau sarana alumnus dalam komunikasi dengan sekolah, informasi proses pembelajaran serta perkembangan peserta didik baik kelas regular maupun kelas tahfidz , informasi buku dan peminjaman buku perpustakaan dan masalah-masalah lainnya.

“Kami membentuk Tim Inovasi Peningkatan Pelayanan Publik, untuk mempersiapkan aplikasi ini bersama programmer, dari sinergi ini diharapkan terjadi peningkatan layanan manajemen sekolah berbasis digital untuk menjawab permasalahan yang muncul. Dan program ini siap direplikasikan untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Gresik,” kata Beri Avita Prasetiya pada Jumat, 19 Mei 2023.

Sementara itu, Ketua Tim Inovasi Pelayanan Publik UPT SMP Negeri 1 Gresik Suci Handarini menambahkan sebelum inovasi ini dilakukan pihaknya melakukan diskusi cukup intens dengan bagian Kurikulum, Kesiswaan dan Humas Sarana Prasarana (Sarpras) dan Tata Usaha (TU) di sekolah. Diskusi memerlukan waktu yang lama dalam hal menyebarkan informasi kegiatan sekolah, dan merekap laporan, serta menanggapi keluhan dan permasalahan dari siswa atau wali murid yang masih dilakukan secara manual dan terpisah. 

Sedangkan pelaporan administrasi masih dilakukan hanya satu arah. Setelah dilakukan inovasi ini Informasi sudah berjalan dua arah ( Informasi yang dikirim admin bisa ditanggapi oleh siswa dan wali murid ). 

“Sebelum pembuatan aplikasi SIBESTIE ini, pihaknya berkolaborasi dengan bagian Kesiswaan, Kurikulum dan Humas Sarana dan Prasarana (Sarpras) sebagai pemangku program untuk bersama-sama mengidentifikasi permasalahan yang muncul dalam layanan siswa. Melakukan diskusikan bersama programmer untuk mencarikan solusi atas permasalahan tersebut dengan aplikasi SIBESTIE. Alhamdulillah pada akhirnya program ini semakin baik bisa dimanfaatkan untuk peningkatan layanan pendidikan berbasis digital,” terang Suci Handarini. 

Aplikasi SIBESTIE (Sistem Informasi Berbasis Digital Terintegrasi) berbasis Android meliputi Sistem Layanan manajemen Kurikulum, Kesiswaan, Sarpras, Humas, dan Perpustakaan menjadi  terintegrasi, efektif, layanan lebih cepat, mudah, dan fleksibel.

SIBESTIE memiliki ukuran file yang kecil sehingga bisa dibuka semua versi android dan source code,  dan bisa di kloning, serta support dengan banyak aplikasi di android. SIBESTIE dapat diterapkan di semua sekolah di wilayah maupun luar kabupaten Gresik yang memiliki akses internet, sumber daya manusia (SDM) dengan kompetensi IT, tersedia perangkat IT (laptop, komputer, android, scanner). Sekolah yang akan mereplikasi program ini harus mempunyai perangkat website yaitu domain dan hosting. Pengolahan data yang di proses SIBESTIE memudahkan pekerjaan para pemangku program karena diproses secara digital, dan bersifat interaktif karena fitur-fitur bisa diakses dua arah. SIBESTIE is my bestie. (yad)

UPT SMP Negeri 1 Gresik Launching SIBESTIE, Layanan Sekolah Berbasis Digital Pertama Di Gresik  Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah Minta Disdukcapil Tuntaskan Update Data Anomali di Pulau Bawean 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Pulau Bawean. Ada sejumlah agenda yang dilakukan. Diantaranya, persoalan administrasi kependudukan (adminduk). 

Data Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) ditemukan adanya 1.043 data ganda dan anomali di tiga desa di Kecamatan Tambak, Pulau Bawean. Rinciannya, Desa Kepuhlegundi sebanyak 251 orang, Desa Kepuhteluk (314 orang), dan Desa Sidogedungbatu (478 orang).

Wabup Aminatun Habibah kali pertama mengunjugi Desa Kepuhlegundi. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah didampingi oleh Kepala Disdukcapil Gresik Muhammad Hari Syawaluddin. 

Bu Min mengatakan, penyelesaian data  merupakan isu yang sangat penting untuk masa depan warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Begitu data telah selesai di update, maka warga dapat terhindar dari risiko penyalahgunaan data diri. “Kami disini dalam rangka memberikan pelayanan terkait data. Mulai KTP, akta kelahiran, akta kematian, dan lainnya yang berkaitan dengan panjenengan semua,” ujar wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Sebagai informasi, saat ini warga Pulau Bawean tidak harus pergi ke kantor Disdukcapil untuk mengurus adminduk mereka. Cukup melalui desa atau kecamatan, masalah kependudukan dapat diselesaikan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Gresik Hari Syawaluddin, pihak saat ini telah ditemukan 1.043 data ganda dan anomali di tiga desa Kecamatan Tambak. Antara lain data ganda dan anomali Desa Kepuhlegundi sebanyak 251 orang, Desa Kepuhteluk 314 orang, dan Desa Sidogedungbatu 478 orang.

Data itu akan segera diperbaharui. Kegiatan ini disambut antusias oleh warga, tercatat hingga saat ini, ada sekitar 180 warga yang telah dilayani di Desa Kepuhlegundi. Selanjutnya, untuk Desa Kepuhteluk dan Sidogedungbatu akan dilakukan keesokan harinya. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah Minta Disdukcapil Tuntaskan Update Data Anomali di Pulau Bawean  Selengkapnya

23 Tahun Menunggu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wujudkan Mimpi Warga 3 Kelurahan Menikmati Air Bersih

GRESIK,1minute.id – Ratusan warga di tiga kelurahan Lumpur, Kroman dan Kemuteran, Kecamatan/Kabupaten Gresik semringah. Mereka senang karena mimpi selama 23 tahun menikmati air bersih dari Perumda Giri Tirta akhirnya terkabul. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meresmikan program Pemasangan sambungan pelanggan baru pada Senin, 15 Mei 2023.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, ini merupakan bentuk perhatian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih. Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad mengapresiasi kinerja dan kolaborasi 2 Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Gresik dan Perumda Giri Tirta. Bank Gresik memberikan kredit lunak kemudian Perumda Giri Tirta melakukan pemasangan sambungan.

“Ini merupakan komitmen Pemkab dan 2 BUMD di Gresik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. Dengan tujuan agar semua warga dapat menikmati air bersih,” kata Gus Yani. 

Dikatakan, hampir 23 tahun warga di 3 kelurahan tidak menikmati jaringan air bersih. Mereka selama ini memakai air bawah tanah. Dirinya berharap melalui pemasangan sambungan air bersih ini derajat kesehatan masyarakat meningkat.

“PDAM berupaya mendistribusikan air layak minum, karena ini sudah ada Kemenkes. Sumber air ini disalurkan dari Bendung Gerak Sembayat (BGS), yang selama ini hak layak air minum tidak dirasakan oleh masyarakat 3 kelurahan,” ujarnya.

Selain itu, Bank Gresik melakukan Finance pinjaman lunak untuk pemasangan sambungan, mereka membayar 7500 perhari. Ini merupakan bentuk fleksibilitas Bank Gresik. Kita tinggal petakan mana saja yang punya potensi, PDAM mengumpulkan minimal 100 pelanggan baru 1 titik.

“Ini sebagai wujud nyata dari komitmen pemerintah bersama Perumda Giri Tirta dan Bank Gresik untuk pemenuhan air bersih masyarakat Kabupaten Gresik,” pungkasnya.

Usai sambutan Bupati Gresik secara simbolis membuka kran sambungan air di dampingi Direktur Utama (Dirut) Perumda Giri Tirta Kurnia Suryandi dan Dirut Bank Gresik Alkusani

di rumah salah satu warga Kelurahan Kemuteran. Bupati Fandi Akhmad Yani yang didampingi Asisten II Eddy Hadisiswoyo, Camat Gresik Arif Wicaksono melihat secara langsung sambungan air bersih warga di Kelurahan Kroman dan Kelurahan Lumpur.

Sementara itu, salsh satu warga Kelurahan Kemuteran Bu Mus mengaku senang dan terharu. Menurutnya kehadiran air bersih dari PDAM ini sudah lama diinginkan. “Terima kasih kepada Bapak Bupati Gresik sudah memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan kami,” katanya. (yad)

23 Tahun Menunggu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Wujudkan Mimpi Warga 3 Kelurahan Menikmati Air Bersih Selengkapnya

Partai Demokrat Gresik Pasang Target Tri Sukses di Pemilu 2024

GRESIK,1minute.id – Partai Demokrat Gresik optimistis bisa meraih Tri Sukses menghadapi kontestasi pemilihan legislatif (Pileg) 2024. Target kali pertama, meraih 9 kursi di DPRD Gresik. Kedua, memuluskan Samwil sebagai anggota DPRD Jatim dan ketiga, menggegolkan Jimmy Setiawan sebagai anggota DPR RI dari dapil Gresik-Lamongan. 

Untuk meraih target tersebut,  Supriyanto merelakan diri tidak menjadi calon legislatif. Supriyanto memproklamir dirinya sebagai  Panglima bagi para calegnya. “Karena Saya tidak mencalonkan diri, Saya akan menjadi Panglima bagi semua caleg. Saya akan habis-habisan membantu caleg untuk memenuhi target satu dapil satu kursi,” tegas Supriyanto usai mendaftarkan 50 bakal calon legislatif (bacaleg) di Kantor KPU Gresik pada Minggu, 14 Mei 2023. 

Pileg 2019, Partai Demokrat meraih 4 kursi di DPRD Gresik. Menurut Supriyanto, target perolehan 9 kursi Dalam Pileg 2024 bukan takabur. Ia dan pengurus partai telah melakukan perhitungan dan strategi. “Target 9 kursi bukan takabur,” tegasnya. 

Selain merebut 9 kursi, Supriyanto mendapatkan amanat untuk memuluskan Samwil, sebagai anggota DPRD Jatim untuk kali ketiga periode dan Jimmy Setiawan sebagai anggota DPR RI dari dapil Gresik-Lamongan. “Semoga Allah merestui kita untuk melakukan perjuangan dam perubahan pada Pemilu 2024,” katanya. 

Pada coblosan 14 Februari 2024, ada satu anggota DPRD Gresik dari Partai Demokrat yang duduk di parlemen pindah partai lain. Anggota itu adalah Eddy Santoso. Supriyanto mengatakan pihaknya telah menerima surat pengunduran diri Eddy Santoso yang mantan Ketua PD Gresik itu. “Kami hanya bertugas melakukan disposisi untuk mendisiplinkan kader. Untuk proses PAW (pergantian antarwaktu) kewenangan DPP PD,” tegasnya. (yad)

Partai Demokrat Gresik Pasang Target Tri Sukses di Pemilu 2024 Selengkapnya

Siti Fitriah Sabet Kartini BZW 2023, Gemes Gresik Dampingi Warga Desa Pangkah Wetan Kelola Sampah jadi Cuan

GRESIK,1minute.id – Siti Fitriah dinobatkan sebagai Kartini Belajar Zero Waste (BZW) 2023. Ketua Yayasan Gemar Memilah Sampah (Gemes) Gresik itu menyisihkan ratusan kandidat dengan memperoleh 52,6 persen suara dalam kegiatan bertajuk : Perempuan inspiratif Kartini Belajar Zero Waste 2023. “Dari Perempuan untuk Perempuan, Kebaikan Zero Waste untuk Lingkungan dan sesama”. 

Di urutan kedua dan ketiga diraih oleh perempuan tangguh dari Jogjakarta yakni Soraya Ayu meraih 14,3 persen dan Shalina Nur H., 13,6 persen. 

“Zero waste ini merupakan salah satu cara saya untuk belajar hidup berkesadaran. Zero wiste prilaku bijak minim konsumsi. Semakin banyak melakukan semakin banyak prilaku baik yang muncul,” kata Siti Fitriah yang juga Ketua Eco Enzyme Nusantara (EEN) Gresik pada Rabu, 10 Mei 2023. 

Perempuan kelahiran Lampung yang tinggal di Jalan Raya Dewi Sekardadu, Desa Ngargosari, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik itu lebih dari satu dasawarsa bergelut dengan sampah itu berawal dari rasa tidak nyaman melihat sampah yang menumpuk karena baunya. Fitriah pun bergerak sendirian. Ia memungut sampah dari rumah-rumah penduduk. 

Rupanya, aktivitas Fitriah memungut sampah dari rumah-rumah penduduk membuat sejumlah pemulung sakit hati. Pendiri Asosiasi Bank Sampah Gresik (Asbag) itu pun sempat mendapatkan ancaman dari pemulung karena dianggap sebagai saingan. Ia dihadang oleh sejumlah pemulung ketika hendak pulang mengambil sampah dari warga. Fitria tak bergeming. Fitria terus mengembangkan dan mewujudkan ide-ide kreatifnya. Antara lain, mendirikan Bank Sampah Meduran Bersatu (BSMB).  Dari 3 bank sampah berkembang biak menjadi 350 bank sampah. 

Pengelolaan sampah dengan prinsip 3R (Reuse , Reduce dan Recycle). Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih dapat digunakan untuk fungsi yang sama ataupun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali (daur ulang) sampah menjadi barang atau produk baru yang bermanfaat. 

Pengelolaan ini diterapkan pada sampah non-organik seperti plastik, minyak jelantah dan lain sebagainya menjadi berbagai kerajinan tangan yang bernilai ekonomis. Minyak jelantah dikemas menjadi sabun dan minyak wangi. Tidak berhenti sampai disitu, Fitriah mulai mengembangkan pengelolaan sampah organik menjadi eco enzim. 

Tekad Fitria untuk mewujudkan zero waste di Gresik mendapatkan berbagai penghargaan. Pada Agustus 2021 lalu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan reward kepada Fitriah terkait upaya turut membantu pemerintah dalam mengurangi sampah domestik atau sampah rumah tangga di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini.

Selama lebih kurang dari satu dasawarsa, Fitriah akhirnya bisa mengubah mindset masyarakat yang semula menganggap sampah adalah kotor dan menjijikan menjadikan sampah berharga dan menghasilkan cuan

Fitriah mengatakan, ia bersama Yayasan Gemes Gresik saat ini sedang konsentrasi melakukan pendampingan pengelolaan sampah kepada warga Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Pengelolaan sampah daur ulang. Sampah organik dan non organik. Ia akan memberikan pendampingan selama 2 bulan. 

Fitria mengaku cukup senang karena antusiasme masyarakat desa setempat sangat tinggi untuk lebih peduli kepada lingkungannya. Bank sampah tumbuh subur bagai jamur di musim hujan di setiap kampung. Sebab, sampah yang semula tidak dilirik bahkan dianggap barang kotor kini bisa menjadi cuan setelah warga melakukan proses 3R (Reuse, Reduce dan Recycle). 

Volume sampah yang mencapai antara 3,5 ton sampai 4 ton di Desa Pangkah Wetan kini telah menghasilkan uang Rp 8 juta per 10 hari. 

“Saat ini sudah berdiri 21 bank sampah di sana. Dan, 4 bank sampah di lingkungan pondok pesantren,” katanya. Pemerintah desa setempat, kata Fitria, dalam waktu dekat akan mendirikan badan usaha milik Desa (BUMDes) yang salah satu unit usaha mendirikan Bank Sampah Induk (BSI) Pangkah Wetan Berseri (Bersih Lestari).

“Harapannya dari perubahan perilaku akan muncul peningkatan kualitas lingkungan, peningkatan ekonomi dan peningkatan kerukunan.

TELADA : Kades Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi (kanan) memberikan teladan ikut melakukan gerakan memilih sampah di Balai Desa setempat pada Selasa, 9 Mei 2023 ( Foto : Istimewa)

Sementata itu, Kepala Desa Pangkah Wetan Syaifullah Mahdi mengatakan, pihaknya terus berusaha mengajak masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat.

“Kami mulai dengan pemilahan sampah dari rumah. Paling tidak bisa mengurangi sampah di TPS maupun TPA,” kata Sandi-panggilan-Syaifullah Mahdi kepada wartawan pada Selasa, 9 Mei 2023.

Ia melanjutkan sudah ada 21 kelompok bank sampah di masing-masing RT/RW di Desa Pangkah Wetan. Sampah yang dipilah tiap rumah seperti botol plastik, besi, kaleng, kresek, kardus dan banyak lagi. “Hari ini dilakukan penimbangan, total ada 3 ton sampah yang terkumpul dan terjual dengan harga 8,7 juta,” ungkap Sandi. Sandi berharap, masyakat yang berpartisipasi dan pendapatnya bertambah dari memilah sampah makin banyak. (yad)

Siti Fitriah Sabet Kartini BZW 2023, Gemes Gresik Dampingi Warga Desa Pangkah Wetan Kelola Sampah jadi Cuan Selengkapnya

Kinerja DPMPTSP Kinclong, Realisasi Investasi Triwulan I/2023 Mencapai Rp 10,80 Triliun Melebihi Target 

GRESIK,1minute.id – Kinerja Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik kinclong. Data yang didapat  1minute.id  realisasi investasi triwulan pertama, 2023 mencapai Rp 10,80 triliun. Target investasi triwulan pertama tahun ini sebesar Rp 7,5 triliun. Artinya capaian itu melebihi target Rp 3,3 triliun.

Berbagai kemudahan pelayanan perizinan menjadikan Kabupaten Gresik bagai gadis cantik yang banyak dilirik para investor asing dan dalam negeri untuk berinvestasi. Tahun ini, DPMPTSP Gresik mematok target investasi sebesar Rp 29,8 triliun. 

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gresik Agung Endro Dwi Setyo mengungkapkan, realisasi investasi triwulan pertama ini terdiri penanaman modal dalam negeri (PMDM) sebesar Rp 1,95 triliun. Sedangkan, investasi penanaman modal asing (PMA) mencapai sebesar Rp 8,85 triliun. Sehingga, realisasi investasi triwulan pertama tahun 2023 mencapai Rp 10,80 triliun. “Target triwulan pertama tahun ini sebesar Rp 7,5 triliun,” kata Agung dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 9 Mei 2023.

Investasi di bidang pertambangan masih terbesar. Diantaranya, PT Freeport Indonesia. “Investasi Freeport mencapai Rp 4 triliunan,” jelas mantan Camat Gresik itu. Ia melanjutkan, pihaknya optimistis target investasi tahun 2023 sebesar Rp 29,8 triliun bisa tercapai. Capaian kinerja yang membanggakan tersebut berkat berbagai inovasi yang dilakukan oleh DPMPTSP Gresik untuk menarik investor menanamkan investasi di Kota Industri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Salah satunya melalui kemudahan dan percepatan perizinan didukung online single submission risk based approach (OSS RBA) atau perizinan berusaha berbasis risiko yang dilaunching Presiden Joko Widodo pada Agustus 2021. Semua pengurusan izin memakai OSS RBA pun sudah bisa dilakukan secara online. Mulai persetujuan bangunan gedung (PBG), sistem informasi manajemen pembangunan gedung (SIMBG), hingga sertifikat layak fungsi (SLF).

PROYEK SMELTER: PT Freeport Indonesia membangun pabrik Smelter di KEK (Foto: Freeport Indonesia for 1minute.id)

Upayanya lainnya, pembentukan tiga kawasan industri besar yang sukses menarik perhatian investor. Yakni, kawasan industri Petrokimia, kawasan industri Maspion, dan kawasan industri Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE). Di dalam JIIPE ini, ada kawasan ekonomi khusus (KEK) yang ditetapkan presiden. Di dalamnya juga sudah dibangun Smelter Freeport terbesar di dunia. “Itulah yang menjadi daya tarik Gresik bagi investor,’’ tegas Agung. 

Pemerintah pusat melalui Kementerian Investasi atau Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menobatkan Kabupaten Gresik sebagai kabupaten terbaik nasional terkait pelayanan investasi tahun 2022. Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam Anugerah Layanan Investasi yang berlangsung di Fairmont Hotel Jakarta pada Rabu, 12 Oktober 2022. (yad)

Kinerja DPMPTSP Kinclong, Realisasi Investasi Triwulan I/2023 Mencapai Rp 10,80 Triliun Melebihi Target  Selengkapnya

Bupati Gresik: Angka Sembuh Stunting Lebih Tinggi Daripada Kasus Baru

GRESIK,1minute.id – Stunting masih menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. Berdasarkan hasil survei status gizi di Indonesia tahun 2022 prevelensi stunting berada di angka 21,6%.

Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada acara penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dalam rangka percepatan penurunan stunting dan penyerahan bantuan pangan kepada keluarga resiko stunting. Kegiatan digelar di Balai Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Senin, 8 Mei 2023.

Menurut Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik, sampai hari ini penyebaran kasus baru stunting dengan kasus kesembuhan cenderung lebih tinggi angka sembuhnya. “Apakah stunting dapat dicegah ? kita punya gerakan pemberian tablet penambah darah kepada usia remaja setiap hari Jum’at. Ini artinya ada pencegahan para calon pengantin muda agar saat menikah bayi yang dilahirkan tidak berisiko stunting,” ungkapnya.

Selain itu, gerakan bapak asuh ini sangat luar biasa. Mereka mengajak para dermawan menjadi dokter atau bapak asuh, dengan menyisihkan 10 ribu rupiah perhari, untuk kebutuhan protein hewani yang diberikan kepada anak berisiko stunting.

“Treatmentnya selama 90 hari dengan memberikan tambahan gizi secara stimulan kepada anak berisiko stunting. Serta rutin melakukan pengukuran secara berkala oleh kader dengan didukung alat yang memadai, “tutur Gus Yani.

Pemerintah Kabupaten Gresik tidak tinggal diam, kami bersinergi dengan Kantor Pos. Sebagai operator pendistribusian penyaluran bantuan pangan nasional berupa 10 butir telur dan 1 potong ayam dan dari Baznaz Gresik berupa sembako, kacang hijau, susu, dan beras.

“Ada 38 kasus stunting di Desa Randuagung. Ini harus diselesaikan dengan pendataan, menimbang bayi secara rutin serta memberi tambahan makanan yang banyak mengandung protein pada anak, “tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA)  Gresik Titik Ernawati menyampaikan tujuan pada kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman tentang 1000 HPK dalam penurunan stunting kepada TPK maupun keluarga resiko stunting.

“TPK bertugas melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan dan memfasilitasi pemberian bantuan sosial serta melakukan surveilans kepada sasaran keluarga berisiko stunting,” terangnya. Selain itu ada penyerahan cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada 39 keluarga resiko stunting berupa 1 ekor ayam, 1 pack telur (10 butir) dan sembako dari Baznaz Kabupaten Gresik.

“Peserta kegiatan terdiri dari 21 tim pendamping keluarga dan 39 orang penerima manfaat, “pungkasnya. Selanjutnya dilakukan penyaluran bantuan cadangan pangan nasional secara simbolis oleh Bupati Gresik kepada keluarga penerima manfaat.

Kegiatan turut dihadiri Camat Kebomas, Yusuf Ansori, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) Gresik, Muhammad Mujib, Kepala Kantor Pos Cabang Gresik, Maestro Yunan, dan Kepala Desa Randuagung Khambali.(yad)

Bupati Gresik: Angka Sembuh Stunting Lebih Tinggi Daripada Kasus Baru Selengkapnya

Dua Anak Perempuan Ditemukan Tewas Di Waduk Desa Tenggor Balongpanggang 

GRESIK,1minute.id – Dua anak perempuan ditemukan tewas tenggelam di waduk Desa Tenggor, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik pada Minggu sore, 7 Mei 2023. Dua korban itu bernama Saskhirana Zahwa Pramesti alias Kirana, 12 dan Siti Hardianti Fulansari atau Wulan, 11. Keduanya warga Desa Dohoagung, Kecamatan Balongpanggang. Korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun Minggu, 7 Mei 2023 sekitar pukul 09.30 WIB tiga anak perempuan asal Desa Dohoagung, Kecamatan Balongpanggang pergi bersama dengan naik sepeda onthel. Mereka adalah Meliza Angga Medila, 11, Saskhirana Zahwa Pramesti, 12, dan Siti Hardianti Fulansari, 11. Mereka naik sepeda onthel sendiri-sendiri. Tujuan awalnya membeli mi ayam di dekat waduk Desa Tenggor.

Ditengah perjalanan Meliza tertinggal di belakang karenakan sepeda ontelnya tidak bisa lari kencang. Ketika tiba di lokasi waduk Tenggor yang memiliki kedalaman lebih kurang 3 meter itu, Meliza tidak menemukan Kirana dan Wulan. Hanya dua sepeda dan sandal milik korban yang ada di dekat waduk. 

Meliza celingukan. Ia pun memanggil nama dua temannya itu. Namun, tidak jawaban. Meliza memutuskan untuk kembali balik ke rumah dan mengurungkan niat untuk membeli mi ayam. Meliza pulang. Ia pun tidak memiliki firasat apa pun. Maklum bocil alias bocah cilik yang masih polos. 

Sekitar pukul 14.30 WIB, Jamin, seorang petani Desa Tenggor melintasi waduk. Lelaki berusia 62 tahun itu melihat ada pemandangan yang mencurigakan di sekitar waduk tersebut. Ia melihat dua unit sepeda ontel, kerudung dan sendal di pinggir waduk. Jamin celingukan. Tidak menemukan ada orang di sekitar waduk. Sejurus kemudian dia memanggil sejumlah warga melakukan pencarian di darat dan air waduk. Selama hampir 30 menit pencarian. Mata warga melihat sosok mayat mengambang. Mayat itu belakangan diketahui bernama Kirana dan Wulan.

Kabar penemuan mayat itu langsung menyembar seantero desa. Polisi dan Muspika setempat mendapatkan kabar itu langsung menuju lokasi kejadian. Aparat bersama warga setempat melakukan evakuasi kedua korban. “Ketika ditemukan korban sudah meninggal,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Balongpanggang AKP Muhammad Zainuddin dikonfirmasi  1minute.id pada Minggu malam, 7 Mei 2023. Camat Balongpanggang Muhammad Amri juga membenarkan kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi diduga dua korban terpeleset ketika berada di bibir waduk yang memiliki kedalaman lebih kurang 3 meter. Kedua korban ditengarai tidak bisa berenang. 

AKP Muhammad Zainuddin menambahkan hasil visum et repertum (VER) yang dilakukan tim kesehatan dari Puskesmas Balongpanggang tidak ditemukan luka atau tanda-tanda penganiayaan. “Keluarga korban tidak berkenan di lakukan otopsi dalam dikuatkan dengan pernyataan di atas materai.Keluarga korban menerima atas meninggalnya korban dan musibah,” kata AKP Zainuddin. (yad)

Dua Anak Perempuan Ditemukan Tewas Di Waduk Desa Tenggor Balongpanggang  Selengkapnya