Bupati Gresik: Angka Sembuh Stunting Lebih Tinggi Daripada Kasus Baru

GRESIK,1minute.id – Stunting masih menjadi masalah yang harus segera diselesaikan. Berdasarkan hasil survei status gizi di Indonesia tahun 2022 prevelensi stunting berada di angka 21,6%.

Hal ini disampaikan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada acara penguatan peran Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Dalam rangka percepatan penurunan stunting dan penyerahan bantuan pangan kepada keluarga resiko stunting. Kegiatan digelar di Balai Desa Randuagung, Kecamatan Kebomas pada Senin, 8 Mei 2023.

Menurut Gus Yani, sapaan akrab Bupati Gresik, sampai hari ini penyebaran kasus baru stunting dengan kasus kesembuhan cenderung lebih tinggi angka sembuhnya. “Apakah stunting dapat dicegah ? kita punya gerakan pemberian tablet penambah darah kepada usia remaja setiap hari Jum’at. Ini artinya ada pencegahan para calon pengantin muda agar saat menikah bayi yang dilahirkan tidak berisiko stunting,” ungkapnya.

Selain itu, gerakan bapak asuh ini sangat luar biasa. Mereka mengajak para dermawan menjadi dokter atau bapak asuh, dengan menyisihkan 10 ribu rupiah perhari, untuk kebutuhan protein hewani yang diberikan kepada anak berisiko stunting.

“Treatmentnya selama 90 hari dengan memberikan tambahan gizi secara stimulan kepada anak berisiko stunting. Serta rutin melakukan pengukuran secara berkala oleh kader dengan didukung alat yang memadai, “tutur Gus Yani.

Pemerintah Kabupaten Gresik tidak tinggal diam, kami bersinergi dengan Kantor Pos. Sebagai operator pendistribusian penyaluran bantuan pangan nasional berupa 10 butir telur dan 1 potong ayam dan dari Baznaz Gresik berupa sembako, kacang hijau, susu, dan beras.

“Ada 38 kasus stunting di Desa Randuagung. Ini harus diselesaikan dengan pendataan, menimbang bayi secara rutin serta memberi tambahan makanan yang banyak mengandung protein pada anak, “tandasnya.

Sementara, Kepala Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA)  Gresik Titik Ernawati menyampaikan tujuan pada kegiatan ini yaitu memberikan pemahaman tentang 1000 HPK dalam penurunan stunting kepada TPK maupun keluarga resiko stunting.

“TPK bertugas melakukan penyuluhan, memfasilitasi pelayanan rujukan dan memfasilitasi pemberian bantuan sosial serta melakukan surveilans kepada sasaran keluarga berisiko stunting,” terangnya. Selain itu ada penyerahan cadangan pangan pemerintah (CPP) kepada 39 keluarga resiko stunting berupa 1 ekor ayam, 1 pack telur (10 butir) dan sembako dari Baznaz Kabupaten Gresik.

“Peserta kegiatan terdiri dari 21 tim pendamping keluarga dan 39 orang penerima manfaat, “pungkasnya. Selanjutnya dilakukan penyaluran bantuan cadangan pangan nasional secara simbolis oleh Bupati Gresik kepada keluarga penerima manfaat.

Kegiatan turut dihadiri Camat Kebomas, Yusuf Ansori, Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) Gresik, Muhammad Mujib, Kepala Kantor Pos Cabang Gresik, Maestro Yunan, dan Kepala Desa Randuagung Khambali.(yad)

Bupati Gresik: Angka Sembuh Stunting Lebih Tinggi Daripada Kasus Baru Selengkapnya

Dua Anak Perempuan Ditemukan Tewas Di Waduk Desa Tenggor Balongpanggang 

GRESIK,1minute.id – Dua anak perempuan ditemukan tewas tenggelam di waduk Desa Tenggor, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik pada Minggu sore, 7 Mei 2023. Dua korban itu bernama Saskhirana Zahwa Pramesti alias Kirana, 12 dan Siti Hardianti Fulansari atau Wulan, 11. Keduanya warga Desa Dohoagung, Kecamatan Balongpanggang. Korban ditemukan sekitar pukul 15.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun Minggu, 7 Mei 2023 sekitar pukul 09.30 WIB tiga anak perempuan asal Desa Dohoagung, Kecamatan Balongpanggang pergi bersama dengan naik sepeda onthel. Mereka adalah Meliza Angga Medila, 11, Saskhirana Zahwa Pramesti, 12, dan Siti Hardianti Fulansari, 11. Mereka naik sepeda onthel sendiri-sendiri. Tujuan awalnya membeli mi ayam di dekat waduk Desa Tenggor.

Ditengah perjalanan Meliza tertinggal di belakang karenakan sepeda ontelnya tidak bisa lari kencang. Ketika tiba di lokasi waduk Tenggor yang memiliki kedalaman lebih kurang 3 meter itu, Meliza tidak menemukan Kirana dan Wulan. Hanya dua sepeda dan sandal milik korban yang ada di dekat waduk. 

Meliza celingukan. Ia pun memanggil nama dua temannya itu. Namun, tidak jawaban. Meliza memutuskan untuk kembali balik ke rumah dan mengurungkan niat untuk membeli mi ayam. Meliza pulang. Ia pun tidak memiliki firasat apa pun. Maklum bocil alias bocah cilik yang masih polos. 

Sekitar pukul 14.30 WIB, Jamin, seorang petani Desa Tenggor melintasi waduk. Lelaki berusia 62 tahun itu melihat ada pemandangan yang mencurigakan di sekitar waduk tersebut. Ia melihat dua unit sepeda ontel, kerudung dan sendal di pinggir waduk. Jamin celingukan. Tidak menemukan ada orang di sekitar waduk. Sejurus kemudian dia memanggil sejumlah warga melakukan pencarian di darat dan air waduk. Selama hampir 30 menit pencarian. Mata warga melihat sosok mayat mengambang. Mayat itu belakangan diketahui bernama Kirana dan Wulan.

Kabar penemuan mayat itu langsung menyembar seantero desa. Polisi dan Muspika setempat mendapatkan kabar itu langsung menuju lokasi kejadian. Aparat bersama warga setempat melakukan evakuasi kedua korban. “Ketika ditemukan korban sudah meninggal,” kata Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Balongpanggang AKP Muhammad Zainuddin dikonfirmasi  1minute.id pada Minggu malam, 7 Mei 2023. Camat Balongpanggang Muhammad Amri juga membenarkan kejadian tersebut.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi diduga dua korban terpeleset ketika berada di bibir waduk yang memiliki kedalaman lebih kurang 3 meter. Kedua korban ditengarai tidak bisa berenang. 

AKP Muhammad Zainuddin menambahkan hasil visum et repertum (VER) yang dilakukan tim kesehatan dari Puskesmas Balongpanggang tidak ditemukan luka atau tanda-tanda penganiayaan. “Keluarga korban tidak berkenan di lakukan otopsi dalam dikuatkan dengan pernyataan di atas materai.Keluarga korban menerima atas meninggalnya korban dan musibah,” kata AKP Zainuddin. (yad)

Dua Anak Perempuan Ditemukan Tewas Di Waduk Desa Tenggor Balongpanggang  Selengkapnya

Choirul Umam, Kades Dooro, Kecamatan Cerme baru Hasil Pilkades Antarwaktu 

GRESIK,1minute.id – Warga Desa Dooro, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik memiliki kepala desa (kades) baru. Ia bernama Choirul Umam. Choirul Umam ditetapkan sebagai Kades setelah memenangi pemilihan kepala desa antarwaktu di Balai Desa setempat pada Minggu, 7 Mei 2023.

Ada dua calon yang muncul dalam pemilihan kepala desa antar waktu di Desa Dooro itu. Yakni, Choirul Umam mendapatkan  33 suara dan rivalnya, Siti Maria Ulfa mengantongi 14 suara. Jumlah pemilih 47 orang, terdiri dari Unsur Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perwakilan Perempuan, Perwakilan Perajin, Perwakilan Pendidikan, Perwakilan Pemuda.

Terpilih Choirul Umam sebagai kades antarwaktu mengakhiri masa kekosongan jabatan orang nomor satu di sistem pemerintahan desa (pemdes) Dooro tersebut. “Hasil pemilihan ini akan kami laporkan kepada pak Bupati (Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Red). Nanti, pak bupati yang memberikan SK-nya,” kata Camat Cerme Umar Hasyim dikonfirmasi selulernya pada Minggu, 7 Mei 2023. 

Pemilihan kepala desa antarwaktu ini, lanjutnya, berlangsung demokrasi dan lancar. Pemilihan kepala desa antarwaktu dihadiri  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hasan, Kapolsek Cerme AKP Musihram dan Danramil Cerme Lettu Toyib. “Sisa masa jabatan kades antarwaktu terpilih sekitar 2 tahunan,” kata Umar Hasyim yang ditunjuk sebagai penanggungjawab pemilihan kepala desa antarwaktu di Desa Dooro itu. 

Untuk diketahui, kepala desa Dooro nonaktif, Mat Jai tersandung perkara dugaan korupsi  penggunaan dana desa periode 2017 – 2019. Ia divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya selama 1 tahun. Terdakwa juga dibebani membayar denda Rp 100 juta dan mengganti uang kerugian negara Rp 253 juta.

Terdakwa Mat Jai kemudian menempuh upaya banding di Pengadilan Tinggi Jawa Timur di Surabaya. Hakim PT menambah masa hukuman 6 bulan menjadi 1 tahun dan 6 bulan atau 1,5 tahun. Terdakwa Mat Jai melakukan kasasi ke Mahkamah Agung. Hakim agung menguatkan putusan PT Jatim yakni hukuman penjara 1,5 tahun, denda Rp 100 juta dan mengembalikan uang kerugian negara sebesar Rp 253 juta. 

Pada 25 Juli 2022 jaksa eksekutor dari Seksi Pidana Khusus dan Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Gresik melakukan eksekusi hasil putusan MA. Mat Jai saat ini menjalani masa hukuman penjara selama 1,5 tahun. (yad)

Choirul Umam, Kades Dooro, Kecamatan Cerme baru Hasil Pilkades Antarwaktu  Selengkapnya

Wabup Gresik Aminatun Habibah: Guru Penggerak Bangun Atmosfer Segar Bagi Dunia Pendidikan

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah berharap para guru penggerak mampu menjadi pemimpin pembelajaran yang menerapkan merdeka belajar. Nantinya, guru penggerak dapat menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, unggul dan memiliki profil pelajar Pancasila.

Hal ini disampaikan Wabup saat membuka Lokakarya 7 Panen Hasil Belajar Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 6 Bagi Wilayah Mitra Provinsi Jawa Timur di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Minggu, 7 Mei 2023.

“Mudah-mudahan lokakarya ini juga dapat membangun atmosfer segar bagi dunia pendidikan. Dengan menciptakan ide-ide kreatif dalam mendorong pelaksanaan pengajaran yang berorientasi pada perubahan atau transformasi pendidikan,” harap Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah.

Ia juga mengajak PGP bergerak bersama dengan berkolaborasi serta mendorong terwujudnya pendidikan di Kabupaten Gresik yang lebih baik lagi. “Terus tingkatkan kinerja, produktivitas serta karya nyata kita demi mendukung percepatan dan suksesnya pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.

Di tempat sama mewakili Kepala Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Provinsi Jawa Timur M. Toni Satria Dugananda menyampaikan, program guru penggerak merupakan bagian muara untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dari segi pengajar. “PGP merupakan metode pengembangan profesionalisme bagi para guru yang terdiri dari pelatihan dan pendampingan,” ujar Toni.

Dirinya mengatakan, desain program ini dibuat untuk menciptakan pembelajaran yang praktis. Selain itu dapat diaplikasikan di lapangan dengan mengadopsi pendekatan andragogi, pembelajaran berbasis pengalaman, kolaboratif dan reflektif.

“Pelaksanaan PGP dilakukan melalui kombinasi metode daring sebanyak 70% dan luring 30%. Program ini terdiri dari paket modul yang berlangsung selama 6 bulan dengan total 310 jam pelatihan,” ungkapnya.

Dijelaskan, proporsi kegiatan belajar PGP terdiri dari 70% belajar di sekolah (on the job learning), 20% belajar bersama rekan sejawat dan 10% belajar belajar dengan aktor dalam PGP yakni Instruktur, Fasilitator, dan pengajar Praktik. “PGP ibarat sebuah janin selama 6 bulan ini di inisiasi dengan Learning Management System (LMS) digunakan sebagai sarana bagi para pihak yang terlibat. Sehingga saat kelahiran dapat diterima di dunia untuk berinteraksi dalam pembelajaran kolaboratif secara langsung,” pungkasnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan (Kadispendik) Gresik S. Hariyanto menambahkan, guru penggerak bukan organisasi yang eksplosif namun organisasi yang dapat berkolaborasi dengan pemerintah daerah. “PGP ini dikemas untuk bisa menjadi kepala sekolah, pengawas, dan fasilitator yang harus mampu menjadikan pembelajaran yang unggul dan profesional, “singkatnya.

Kegiatan ini juga menampilkan tari Remo, Jula Juli dan Tembang Mocapat dari peserta lokakarya dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa stand yang menampilkan kreatifitas dan inovasi dalam mengajar dari seluruh peserta Lokakarya. Hadir dalam kegiatan, Asisten I Suyono, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Gresik Kiswanto, Kepala Sekolah SD, SMP, SMA/SMK se-Kabupaten Gresik. (yad)

Wabup Gresik Aminatun Habibah: Guru Penggerak Bangun Atmosfer Segar Bagi Dunia Pendidikan Selengkapnya

Miris! Banyak Bangunan di Gresik Belum Kantongi SLF,  DPMPTSP Gresik Baru Keluar 249 SLF

GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( PTSL) Gresik secara simbolis menyerahkan dan memasang sertifikat laik fungsi (SLF) pada bangunan gedung dalam kompleks PT Smelting. Di Kabupaten Gresik belum banyak bangunan yang memiliki SLF. 

Peraturan Pemerintah (PP) 16/2021 tentang bangunan gedung mengatur berbagai ketentuan antara lain, persetujuan bangunan gedung. Sejak UU Cipta Kerja berlaku Izin Mendirikan Bangunan (IMB) diganti dengan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Setelah mengantongi PGB akan diterbitkan SLF.

Sertifikat Laik Fungsi (SLF) adalah sertifikat yang diberikan oleh pemerintah daerah atau pemerintah pusat untuk menyatakan kelaikan fungsi bangunan gedung sebelum bangunan gedung tersebut dimanfaatkan. 

“Apa yang dilakukan manajemen Smelting kami apresiasi semoga bisa diikuti oleh perusahaan lainnya,” kata Kepala DPMPTSP Gresik Agung Endro Dwi Utomo dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 5 Mei 2023. Data yang didapat 1minute.id  DPMPTSP Gresik baru mengeluarkan 249 SFL berasal dari 32 pemilik. Ratusan bahkan jutaan bangunan berdiri di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Bangunan rumah tinggal dan nonrumah tinggal. 

“Hotel baru satu yang memiliki SLF yakni Front One,” tegas Agung. Mantan Camat Gresik itu mengatakan semua bangunan harus mengantongi SLF. Untuk bangunan rumah tinggal berumur 20 tahun dan bangunan  nonrumah tinggal atau gedung perkantoran, hotel, apartemen berumur 5 tahun. 

Agung menyampaikan, sejumlah OPD dilibatkan dalam pemrosesan SLF. Misalnya, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) , Dinas Cipta Karya Perumahan dan Kawasan Permukiman (DCKPKP),  Dinas Perhubungan (Dishub) dan lainnya. Untuk saat ini, pemohon SLF mengurus rekomendasi tersebut di kantor OPD lainnya.

“Dalam waktu dekat ini, petugas rekomendasi SLF dari OPD akan ditempatkan di Mal Pelayanan Publik (MPP) DPMPTSP,” tegasnya. (yad)

Miris! Banyak Bangunan di Gresik Belum Kantongi SLF,  DPMPTSP Gresik Baru Keluar 249 SLF Selengkapnya

Peringatan Hari Buruh di Gresik Kondusif,  Aparat Kepolisian Kawal Buruh hingga Surabaya 

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Buruh Internasional Gresik kondusif pada Senin, 1 Mei 2023. Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra memimpin langsung pengamanan dan pengawalan ribuan buruh menuju ke Grahadi Surabaya  

Dalam arahannya Waka Polres Kompol Erika Purwana Putra mengatakan berkenaan dengan Hari Buruh Internasional, personel Polres Gresik untuk stand by dan on call.  “Kita harus siap dalam setiap situasi, termasuk apabila ada panggilan mendadak, untuk itu personel Polres Gresik  stand by,” ujarnya di Mapolres Gresik pada Senin, 1 Mei 2023.

Mantan Kasat Lantas Polres Gresik itu menjelaskan selain itu, personel Polres Gresik untuk tetap laksanakan kegiatan rutin dalam memelihara keamanan ketertiban masyarakat (harkamtibmas). Polres Gresik juga mengawal  buruh yang akan melakukan unjuk rasa ke Surabaya.

“Ini bentuk pelayanan Polri kepada buruh untuk memastikan kelancaran dan keamanan berangkat ke Surabaya,” jelasnya. Ratusan  buruh turun jalan. Mereka berasal dari Sekretariat Bersama (Sekber) Serikat Pekerjaan/Serikat Buruh (SP/SB) Gresik sekitar pukul 12.00 WIB mulai konvoi menuju Kota Pahlawan, Surabaya untuk bergabung dengan buruh lainnya di Jawa Timur. Konvoi dengan kawalan aparat kepolisian itu melewati perbatasan Gresik – Surabaya. 

“Selama pemberangkatan berlangsung berjalan dengan aman dan tertib. Suasana kondusif. Karena gencarkan patroli dan monitor perkembangan di wilayah Hukum Polres Gresik,” pungkasnya. (yad)

Peringatan Hari Buruh di Gresik Kondusif,  Aparat Kepolisian Kawal Buruh hingga Surabaya  Selengkapnya

Diduga Istri Kumat Jadi LC Karaoke, Ayah Kirim Anak ke Surga dengan 24 Tusukan

GRESIK,1minute.id – Penyidik pidana umum (Pidum) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik melakukan pendalaman motif Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan tega menghabisi buah hatinya, sebut saja, Delima, 9 tahun. 

Siswa kelas 2 Sekolah Dasar (SD) itu tewas setelah tersangka Afan menghujamkan 24 tusukan bagian punggung menggunakan pisau dapur saat sedang tertidur. Mengapa Afan, begitu keji menghabisi buah hatinya itu. Harimau saja tidak akan tega menerkam anaknya. Ivan dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Sebab, sebelum menghabisi anak gadisnya yang lucu itu mencari referensi alias browsing cara melenyapkan buah hatinya. 

Mengapa Afan tega menghabisi buah hatinya bernisial Delima, 9, di rumah kontrakkan di Dusun Plampang, Desa Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Sabtu pagi, 29 April 2023. Apakah Afan mengalami gangguan jiwa ? Atau penyebab lainnya, penyidik Unit Pidum Satreskrim Polres Gresik melakukan pemeriksaan secara intensif. 

Ada kabar Afan mengalami gangguan kejiwaan alias orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Pasalnya, ketika aparat melakukan penggeledahan di rumah tersangka di Manukan Kulon, Tandas, Surabaya menemukan surat berobat rutin ke rumah sakit jiwa Menur, Surabaya. “Ada kemungkinan tersangka mengalami gangguan kejiwaan,” ujar sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu pada Minggu, 30 April 2023.

Kabar lain menyebutkan Afan “mengirim” anak semata wayang ke surga karena murka kepada istri. Tersangka murka karena istrinya kembali menekuni profesi sebagai perempuan pemandu karaoke alias Lady companion (LC). Afan yang sempat menjadi pengusaha konveksi dikabarkan kali pertama mengenalnya di salah satu tempat karaoke. Afan ngentasnya dengan cara menikahinya. Pernikahan itu membuahkan anak perempuan yang kini memasuki usia 9 tahun. 

Belakangan istrinya meninggalkan Afan dan anaknya.  Profesi sang istri sebagai pemandu di rumah karaoke itu membuat Delima, anak semata wayang menjadi korban bullying di sekolah. Afan tidak tahan anaknya jadi korban bullying sehingga mencari cara untuk mengakhiri hidup anak lebih cepat. “Di bullying teman-temannya sehingga tidak ada yang mau berteman dengan anak saya,” dalih Afan kepada wartawan di Mapolres Gresik pada Sabtu, 29 April 2023.

Seperti diberitakan, Qo’dad Af’alul Kirom alias Afan begitu dingin. Padahal lelaki 29 tahun itu baru saja menghabisi buah hatinya, sebut saja Delima, 9 tahun. Sebanyak 24 tusukan, tiga diantaranya bagian punggung hingga mengenai organ jantung putrinya. Namun, Afan seakan tidak menyesali perbuatannya. Pepatah Harimau saja tidak akan tega menerkam anaknya. Setelah menikam anaknya menggunakan pisau dapur dengan panjang 30 centimeter, Afan melarikan diri. Ia berencana pulang ke rumahnya di Manukan Kulon, Tandas, Surabaya.  Namun,  keluarga Afan menyarankan untuk menyerah diri ke Polsek Tandes, Surabaya. 

Sejumlah anggota Satreskrim Polres Gresik kemudian menjemput Afan di Mapolsek Tandes, Surabaya. “Ditemukan sebanyak 24 luka tusukan pada tubuh korban. Yakni semuanya di bagian punggung. Tiga di antaranya tembus bagian dada dan mengenai jantung. Menggunakan pisau dapur,” ujar Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra didampingi Kasatreskrim Polres Gresik Iptu Aldhino Prima Wirdhan di Mapolres Gresik pada Sabtu, 29 April 2023. (yad)

Diduga Istri Kumat Jadi LC Karaoke, Ayah Kirim Anak ke Surga dengan 24 Tusukan Selengkapnya

Nguri-nguri Budaya Kiai Baka, Ketupat Day Pekauman,Teko Tok Mule Wareg

GRESIK,1minute.id – Suasana Kampung Pekauman lebih ramai dari biasanya. Warga kampung berada di belakang masjid Jamik di Kecamatan/Kabupaten Gresik itu sedang merayakan Lebaran Ketupat. 

Dilansir dari laman Nahdlatul Ulama (NU) Online, Lebaran Ketupat merupakan salah satu tradisi masyarakat muslim di Indonesia, khususnya yang berada di Pulau Jawa. Lebaran Ketupat kerap diidentikkan dengan tradisi slametan yang sudah berkembang di kalangan masyarakat Nusantara.

Bagi masyarakat di Kampung Pekauman atau biasa disebut Kampung Kauman, tradisi Lebaran Ketupat itu sudah turun temurun sejak puluhan tahun. Sehari setelah hari Raya Idul Fitri atau 2 Syawal, sebagian besar warga di Kampung Kauman kembali melakukan puasa sunnah selama enam hari. Puasa syawal ini dapat dilakukan secara berurutan ataupun tidak.

Selama puasa Syawal, suasana di Kampung Kauman terasa sepi dibandingkan suasana  perkampungan lainnya, seperti Kampung Semarangan, Bedilan, Trate dan lainnya yang  banyak ditemui warga berlalu lalang untuk melakukan silaturahi atau halalbihalal atau unjung-unjung ke sanak saudara. Nah, Sabtu hari ini, 29 April 2023 suasana kampung Kauman lebih ramai dibandingkan suasana kampung tetangganya tersebut karena masyarakat setempat menggelar Lebaran Ketupat.

HALALBIHALAL : Komunitas Arrochimiyah atau penggemar kopi Cak Rokhim menggelar halalbihalal di Kampung Pekauman pada Jumat malam, 28 April 2023

Tahun ini, Lebaran Ketupat di Kampung Kauman Gresik diperkirakan lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya. Sebab, pemerintah dan masyarakat setempat menggelar Kupatan Day Pekauman. Mulai camat Gresik hingga seluruh lurah atau kepala desa se- Kecamatan Gresik akan hadir dalam acara Kupatan Day Pekauman. Seremonial akan dipusatkan di TK Muslimat NU 29 Mahkota.

Dalam flayer yang diunggah oleh @zubairiahmad555 narasinya cukup menggelitik diantaranya ada tradisi kupat liwat; dibuka untuk umum; omah sak kampung Pekauman mbukak blak (seluruh rumah se kampung Pekauman terbuka); teko tok mule wareg ( datang saja pulang kenyang).

Kampung Pekauman yang memiliki jumlah penduduk 4.300 jiwa di tujuh RT. Menu makanan yang biasa disajikan ada opor ayam.  Makna opor ayam adalah lambang permintaan maaf. Opor yang terbuat dari santan memiliki arti pangapunten atau permintaan maaf. 

Sementara itu, Sesepuh warga Pekauman Ahmad Zubairi menceritakan sebelum Hari Raya Ketupat Idul nguri-nguri budaya atau ziarah ke makam Kiai Baka mulai dilakukan tahun ini. “Sebelumnya, warga sendiri sendiri melakukan ziarah ke makam Kiai Baka,” kata Bairut, panggilan akrab, Ahmad Zubuairi pada Sabtu, 29 April 2023. (yad)

Nguri-nguri Budaya Kiai Baka, Ketupat Day Pekauman,Teko Tok Mule Wareg Selengkapnya

Ini Empat Rekomendasi DPRD Gresik terhadap  LKPJ 2022 

GRESIK,1minute.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gresik menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian Rekomendasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah  2022 di ruang Paripurna DPRD Gresik pada Sabtu, 29 April 2023. Ada sejumlah rekomendasi disampaikan oleh para wakil rakyat berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik yang telah disampaikan Bupati Gresik Fandi Akmad Yani selama kinerja pemerintahan tahun lalu, 2022.

Rekomendasi itu antara lain, perbaikan kualitas pelayanan publik, penempatan pegawai yang sesuai dengan kompetensi,  peningkatan pendapatan daerah, mempercepat pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat serta kelangkaan pupuk petani tambak dan menekan angka pengangguran.

Menurut Wakil ketua DPRD Gresik Ahmad Nurhamim, kalangan Dewan menyoroti rendahnya kualitas layanan publik Kabupaten Gresik versi Ombudsman, untuk hal ini Dewan merekomendasikan Pemkab harus menguatkan reformasi birokrasi berbasis kinerja.

Berikutnya harus menerapkan merit sistem, dalam arti menempatkan dan mendayagunakan pegawai berdasarkan kompetensi dan prinsip efektivitas. “Lalu memposisikan pengawasan oleh inspektorat harus diorientasikan untuk pembinaan, bukan justifikasi. Dan yang terakhir Mall Pelayanan Publik harus dipindahkan ke lokasi yang strategis, kalau perlu menyewa tempat yang baik agar mudah dijangkau masyarakat,” kata Nurhamim yang didampingi dua Wakil Ketua DPRD Gresik yakni Nursaidah dan Mujid Riduan.

Rekomendasi kedua, Nurhamim melanjutkan, dewan memberikan perhatian kepada kondisi fiskal daerah. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang kinerjanya ngos-ngosan tahun lalu, terutama dari segi pendapatan asli daerah (PAD).

Karena itu, Dewan mendorong Pemkab menggali pendapatan daerah yang belum maksimal dengan cara mempercepat dan mempermudah perizinan berusaha. Kemudian perlu adanya inovasi atas perubahan data setelah pelaksanaan pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL) sehingga dapat diikuti dengan perubahan surat pemberitahuan pajak terhutang pajak bumi dan bangunan (SPPT PBB) sehingga target pendapatan dari Pajak Bumi dan Bangunan bisa meningkat.

“Yang ketiga, BUMD harus memiliki business plan yang kreatif dan inovatif sehingga bisa mendongkrak setoran pada pendapatan daerah,” tandas Nurhamim.

Rekomendasi selanjutnya kaitannya dengan infrastruktur. Dewan menemukan data, ada ketertinggalan infrastruktur yang memerlukan perencanaan matang di tingkat Organisasi Perangkat Daerah yang berwenang. “Jadi rekomendasi yang ketiga ini adalah mempercepat proses lelang pekerjaan infrastruktur, sehingga tidak terlambat. Dan juga alokasi anggaran infrastruktur harus disesuaikan dengan RPJMD,” terang Ketua DPD Partai Golkar Gresik itu.

Rekomendasi yang keempat, lanjutnya, kaitannya dengan kesejahteraan masyarakat, Dewan mendesak Pemkab harus punya upaya yang nyata dan kongkrit untuk meningkatkan kesejahteraan warga Gresik, dengan memaksimalkan dana desa sebagai pemantik ekonomi desa. Dewan juga menyampaikan, perlu membuat tim penyusun big data kependudukan sebagai dasar pembuatan kebijakan pengentasan kemiskinan yang tepat sasaran.

“Maksudnya perlu ada data pendamping disamping data-data yang hari ini menjadi kewenangan pemerintah pusat dalam penanggulangan kemiskinan,” imbuh Nurhamim. Selain itu, anggota parlemen yang berkantor di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik juga meminta pemerintah kabupaten melakukan evaluasi terhadap upaya mengatasi kelangkaan pupuk, yang menyulitkan petani dan petambak. Serta upaya pengentasan pengangguran belum maksimal.

BUPATI GRESIK: Fandi Akhmad Yani di ruang Paripurna DPRD Gresik pada Sabtu, 29 April 2023 ( Foto : Istimewa)

Menanggapi ini, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, akan menindaklanjuti semua rekomendasi DPRD Gresik, dengan menginstruksikan jajaran OPD yang terkait untuk melakukan perbaikan.

“Rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD Kabupaten Gresik merupakan catatan penting, dan sebagai bahan penyusunan perencanaan dan anggaran tahun 2023 ini dan tahun-tahun berikutnya serta evaluasi atas kebijakan strategis di Kabupaten Gresik,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani. (yad/adv)

Ini Empat Rekomendasi DPRD Gresik terhadap  LKPJ 2022  Selengkapnya

Polres Gresik Berangkatkan 4 Bus Balik Mudik Gratis Tujuan Semarang dan Jakarta 

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik menyiapkan empat unit bus arus balik lebaran ke Semarang dan Jakarta. Gratis dan mendapatkan jaminan keamanan dan kenyaman. Ratusan penumpang pun semringah. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kabag SDM Polres Gresik Kompol Dedik Winardi mengatakan program Balik Mudik Gratis oleh Polda Jatim dan jajarannya ini adalah salah satu rangkaian Operasi Ketupat Semeru 2023.

“Operasi Ketupat Semeru 2023 ini adalah operasi kemanusiaan yang mana kami berupaya memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat pada masa lebaran Idul Fitri 1444 H/2023,” ujar Kompol Dedik Winardi usai memberangkatkan empat Unit bus di halaman Polres Gresik pada Jumat, 28 April 2023. Balik Mudik akan berangkat bersama sama dari Mapolda Jatim. Keselamatan pemudik yang kembali ke Jakarta dan Semarang lebih terjamin.

Sementara itu, peserta balik mudik, Soleh 43,  asal Desa/Kecamatan Duduksampeyan lega bisa balik ke Jakarta. Dia bersama keluarga sempat kesulitan mencari tiket kembali ke Jakarta beberapa waktu lalu. “Terimakasih Polres Gresik sudah memberikan fasilitas angkutan balik mudik gratis, tentunya ini sangat membantu biaya dan kelancaran sampai tujuan,” kata Soleh.

Senada diungkapkan Ifa. Gadis 20 tahun asal Semarang itu mengaku mudik ke Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik untuk bersilahturahim dengan keluarga besarnya di Gresik. “Terimakasih polres Gresik 

sudah membantu kami terutama transportasi secara gratis, semoga program ini terus berlanjut diseluruh Indonesia,” harap Ifa. (yad)

Polres Gresik Berangkatkan 4 Bus Balik Mudik Gratis Tujuan Semarang dan Jakarta  Selengkapnya