Disambut Tari Giri Salawat, Gus Yani – Bu Min Awali Masuk Kantor Bupati Gresik dengan Santuni Anak Yatim

GRESIK,1minute.id – Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah mengawali aktivitas pascapelantikan dengan memberikan santunann kepada anak yatim. Santunan diberikan di ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 26 Februari 2021.

Kedatangan Bupati Gresik termuda dan Wakil Bupati perempuan pertama di Gresik itu disambut dengan Tari Giri Salawat dengan hiburan gambus Al Elma Kecamatan Cerme. Gus Yani – sapaan – Fandi Akhmad Yani dan Bu Min – panggilan – Aminatun Habibah itu masih mengenakan pakaian dinas resmi untuk upacara besar (PDUB).

Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan penyambutan dilakukan sedernaha dan terbatas karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Meski, tren kasus pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok itu menurun.

“Dan, Saya jamin semua yang datang dalam kondisi sehat. Karena mereka telah menjalani vaksin Covid-19,”ujar mantan Pelaksana Harian (Plh) Bupati Gresik itu.

Pria berkumis yang juga Asisten III Pemprov Jatim itu mengucapkan selamat datang dan selamat bekerja membangun Gresik Baru yang lebih baik. 

SANTUNI ANAK YATIM : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani ( foto atas), dan Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah pascapelantikan dan masih memakai PDUB memberikan santunan anak yatim di Ruang Mandala Bhakti Praja Lantai IV Kantor Bupati Gresik pada Jumat malam, 26 Februari 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Setali tiga uang, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto didapuk sebagai perwakilan Forkopimda menyatakan siap untuk mendukung dan menyukseskan program pemerintah. ” Kami siap mengawal program Bupati dan Wakil Bupati Gresik untuk Gresik lebih baik,”kata alumnus Akpol 2001 itu.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menceritakan, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sempat menyebut Gresik sebanyak lima kali. Gresik, Surabaya , Sidoarjo. Artinya, Gubernur Khofifah memiliki harapan dan optimistis Gresik akan menjadi potensi luar biasa. 

Gus Yani meminta dukungan semua elemen masyarakat bergotong royong dan kalaborasi untuk mewujudkan Gresik Baru semakin sejahtera. Para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) , Gus Yani, mengajak untuk kerja lebih keras, cepat, penuh strategi, kaya inovasi dalam menghadapi pandemi corona ini.

“Tidak boleh pesimis. Kedepan kita harus gotong royong, kalaborasi insya Allah bisa mengatasi masa kesulitan pandemi Covid,”katanya. (*)

Disambut Tari Giri Salawat, Gus Yani – Bu Min Awali Masuk Kantor Bupati Gresik dengan Santuni Anak Yatim Selengkapnya
Salam perubahan , tagline yang diusung Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Gus Yani dan Bu Min Dilantik secara Hybrid , Pendukung Bupati dan Wabup Gresik secara Virtual

GRESIK,1minute.id – Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah akan dilantik Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik pada Jumat besok, 26 Februari 2021.

Pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih itu dilakukan melalui hybrid di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya sekitar pukul 16.00. Pelantikan hybrid adalah mereka yang mengikuti pelantikan secara langsung di Gedung Negara Grahadi Surabaya hanya kepala dan wakil kepala daerah terpilih beserta istri.

Sedangkan, tamu undangan lainnya bisa mengikuti prosesi acara pelantikan secara virtual dari daerahnya masing-masing. Pemkab Gresik telah menyiapkan bagi undangan menyaksikan pelantikan secara langsung itu di Ruang Mandala Bhakti Praja lantai IV Kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas.

Plh Bupati Gresik Abimanyu Poncoatmojo Iswinarno mengatakan, proses pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih akan dimulai pukul 16.00 di Gedung Negara Grahadi di Kota Surabaya. “Bupati dan Wakil Bupati yang akan dilantik oleh bu Gubernur berangkat bersama-sama,”kata Abimanyu ditemui 1minute.id di ruang kerjanya pada Kamis, 25 Februari 2021.

Sementaran undangan, antara lain Forkopimda Gresik, keluarga Bupati dan Wakil Bupati Gresik akan menyaksikan prosesi pelaktikan yang sakral itu dari layar videotron. “Kami sudah siapkan videotron di lantai IV Kantor Bupati,”kata Abimanyu yang juga Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik itu.

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dilakukan secara hybrid dan virtual karena pandemi coronavirus disease 2019 belum berakhir.

Bagaimana dengan pendukung pasangan yang ingin menjadi saksi pelantikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik terpilih, Gus Yani dan Bu Min hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020 itu?

Abimanyu mengatakan pendukung dan simpatisan Gus Yani dan Bu Min yang ingin menyaksikan prosesi pelantikan bisa meminta link ke Pemkab Gresik. Namun, penyelenggara harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Lokasi silakan ditentukan. Nanti link bisa minta ke Pemkan ,”ujar Abimanyu yang juga Asisten III Pemprov Jatim itu. Ia melanjutkan, usai pelantikan di Gedung Negara Grahadi, Gus Yani dan Bu Min tidak acara lanjutan di Gresik.

Rencananya, keesokan harinya, Bupati Gus Yani akan menggelar istighotsa di Pendapa Bupati Gresik di Jalan KH Wachid Hasyim, Gresik. “Baru hari Senin, Bupati dan Wakil Bupati diagendakan memimpin apel kali pertama dengan ASN,”tegas Abimanyu. (*)

Gus Yani dan Bu Min Dilantik secara Hybrid , Pendukung Bupati dan Wabup Gresik secara Virtual Selengkapnya

Gus Yani : Gagas Konektivitas Infrstruktur Alternatif Antarkecamatan, Dilengkapi TPST

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik terpilih Fandi Akhmad Yani terus blusukan ke desa-desa. Menyerap aspirasi pagi hari disela Ngowes Berdesa. Kegiatan rutin setiap Sabtu pagi Bupati yang bakal dilantik 17 Februari 2021 itu.

Bupati kelahiran Juni 1985 atau 35 tahun ini ngowes dari Desa Sumari menuju Desa Gredek, Kecamatan Duduksampeyan pada Sabtu, 13 Februari 2021.
Gus Yani-begitu sapaan-Fandi Akhmad Yani menyusuri jalan poros desa.

Kondisi jalan rusak, berlubang dan tergenangi air hujan. Rombongan ngowes harus ekstrahati-hati agar terhindar dari jeglongan jalan rusak. Suami Nurul Haromaini ini sesakali turun untuk menyapa masyarakatan.

Memasuki Desa Gredek, mantan Ketua DPRD Gresik itu, menyempatkan mampir ke tokoh-tokoh masyarakat, melongok aktivìtas pengelolaan bank sampah yang sebulannya menghasilkan Rp 9 juta itu. Gowes Berdesa finish di tanggul telaga Desa Gredek.

Saat itulah puncak gowes. Gus Yani mendengarkan semua keluh kesah warga. Mulai pengelolaan sampah hingga jalan rusak.  Diantaranya JPD antara di Sumari ada SMK Negeri. Sehingga jadi jalur alternatif.

“Jalannya itu rusak Pak Bupati. Apalagi yang jalur Gedang Kulut di Cerme, parah,”ujar Kepala Desa Gredek Bahrul Ghofar. Menyikapi itu, Bupati termuda, kelahiran Juni 1985 atau 35 tahun itu menyampaikan beberapa konsep Gresik Baru. Diantaranya konsep konektivitas antarkecamatan. Sebagai upaya menumbuhkan ekonomi lokal. 

“Ada perbaikan dan penguatan infrastruktur jalan dan jembatan sebagai jalur alternatif. Seumpama menghubungkan Kecamatan Duduksampeyan, Benjeng dan Cerme,”ujarnya.Khusus insfrastruktur jalan dan jembatan, pihaknya punya harapan bisa dituntaskan secepat-cepatnya. Sehingga tidak ada lagi keluhan jalan kabupaten maupun pedukuhan yang rusak.

“Kayak saat ini jalan poros Desa Sumari ke Gredek rusak parah,” katanya.Bila sudah terhubung beberapa kecamatan, lanjut Gus Yani, akan ada infrastruktur pendukung. Diantaranya, tempat pengolaan sampah terpadu (TPST).

“Saya sudah komunikasi dengan pihak-pihak pengelola sampah modern. Selain untuk upaya zero sampah plastik, juga menyerap tenaga kerja lokal,”katanya. Ditambahkan, bila pihaknya, punya konsep membangun TPA di kecamatan. Atau terkoneksi beberapa kecamatan. Sehingga, sampah tidak lagi terkonsentrasi di TPA Ngipik yang lahannya sewa. (*)

Gus Yani : Gagas Konektivitas Infrstruktur Alternatif Antarkecamatan, Dilengkapi TPST Selengkapnya

Gus AMI : Perempuan Faktor Penting dalam Politik

GRESIK,1minute.id – Ketua Umum Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB) Abdul Muhaimin Iskandar mengungkapkan kaum perempuan merupakan faktor penting dalam politik, kebijakan, dan juga pembangunan. 

“Perbedaan gender terbukti tidak lagi menjadi alasan diskriminatif, justru kesetaraan gender berperan dan memiliki partisipasi yang equal dan strategis,”kata Abdul Muhaimin Iskandar atawa Gus AMI saat memberikan sambutan dalam webinar hasil kerjasama Depatemen Hubungan Luar negeri DPP PKB dengan Partai Konservatif Inggris mengutip dari m.pkb.id pada Selasa, 2 Februari 2021. 

Webinar itu bertajuk “Meningkatkan Peran Partai Politik dalam Mendorong Kebijakan Inklusif Melalui Partisipasi Perempuan”. Hadir di webinar  itu, diantaranya webinar Direktur Internasional Partai Konservatif Inggris Evelina Demchenko , Direktur Pemberdayaan Partai Konservatif Inggris Tori Peck, Penasehat Ahli untuk Inklusi Politik WFD Sophia Fernandes dan Menaker Ida Fauziyah.

Kemudian, Ketua Bidang Luar Negeri DPP PKB Luluk Nurhamidah, Ketua Umum Fatayat NU Anggia Ermarini dan Ketua Umum DPP Perempuan Bangsa, Siti Mukaromah.

Gus AMI melanjutkan komitmennya dalam meningkatkan peran serta partai politik dalam melahirkan kebijakan inklusif, terutama bagi kaum perempuan harus ditanamkan secara kuat dalam setiap napas perjuangan partai.

“Berjalannya waktu, perempuan di berbagai belahan dunia mulai bangkit dan memberi kontribusi dan peran yang nyata. Kecerdasan dan kepiawaian pemimpin-pemimpin perempuan yang lahir akhir-akhir ini menjadi kenyataan yang kita rasakan,”ujar Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) ini.

Kontribusi perempuan tersebut, lanjutnya, telah melahirkan peran perbaikan bagi kemajuan, bukan hanya bagi kaum perempuan saja, namun bagi seluruh lapisan masyarakat.

Panglima Santri-sebutan lain-Gus AMI, lantas mencontohkan sejumlah tokoh perempuan di dunia yang berhasil melahirkan perbaikan tersebut. Diantaranya mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher. Dia perdana menteri perempuan pertama di Inggris, bahkan di benua Eropa.

Saat ini lahir pemimpin-pemimpin perempuan, seperti Konselir Jerman Angela Dorothea Merkel, Presiden Singapura Halimah Yacob, PM Taiwan Tsai Ing-wen, dan  PM Finlandia Sanna Marin. Sanna Marin merupakan pemimpin termuda di dunia.  Usia baru 34 tahun saat terpilih 2019 lalu. “Termasuk juga Wapres AS saat ini Kamala Haris,”ujar Gus AMI.

Sementara itu, dalam pengamatan 1minute.id,  kebangkitan kaum perempuan diperpolitikan Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semakin kuat. Teranyar, terpilihnya Aminatun Habibah sebagai Wakil Bupati Gresik. Bu Min, begitu sapaannya, adalah wabup perempuan pertama di pemerintahan kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Kini, menjelang musyawarah cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik muncul kandidat perempuan di bursa calon ketua PKB. Ia adalah Nurul Haromaini. Usianya 28 tahun. Alumnus Ilmu Komunikasi Unair Surabaya. Ning Nurul, sapaan, Nurul Haromaini adalah istri Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik terpilih dalam Pilbup 2020.

Ning Nurul adalah anak nomor 7 dari 11 saudara. Ia adalah putri tokoh Nahdlatul Ulama KH Agoes Ali Masyhuri, pengasuh pondok pesantren progresif Bumi Shalawat, Tulangan, Sidoarjo.

Seperti diberitakan Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021. (*)

Gus AMI : Perempuan Faktor Penting dalam Politik Selengkapnya

Ini Sosok Ning Nurul, Kandidat Kuat Calon Ketua DPC PKB Gresik

GRESIK,1minute.id – Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosydi mengatakan musyawarah cabang (Muscab) PKB Gresik berbeda dengan sebelumnya. Muscab PKB diperkirakan dihelat Mei 2021. Serentak regional di Jawa Timur. Merujuk AD/ART terbaru hasil Muktamar PKB di Bali , kata Imron, ketua DPC PKB ditunjuk oleh DPP PKB. 

“Jadi tahun ini, muscab tidak memilih ketua. Tapi, DPP PKB yang menunjuk. Siapa yang diberikan mandat oleh DPP PKB ya itu yang menjadi ketua DPC PKB,”ujar Imron dikonfirmasi selulernya pada Selasa, 2 Februari 2021.

Panitia Muscab, tambah Imron, nantinya hanya membacakan surat mandat dari DPP PKB. Lalu siapa yang mendapatkan mandat dari DPP PKB , Imron mengaku belum mengetahuinya. ” Sampai saat ini saya belum mengetahui siapa yang mendapatkan mandat dari DPP,”ujarnya. 

Seperti diberitakan, Nurul Haromaini meramaikan bursa calon ketua DPC PKB Gresik. Ning Nurul-sapaan-Nurul Haromain adalah anak tokoh NU KH Agoes Ali Masyhuri, pemangku pondok pesantren Progresif Bumi Shalawat, Tulangan , Sidoarjo. Ia istri Fandi Akhmad Yani, bupati Gresik terpilih di Pilbup 2020.

Sejumlah sumber 1minute.id, menyebutkan Ning Nurul telah mendapatkan restu dari Gus Yani. “Ning Nurul siap bila untuk membantu membesarkan PKB Gresik,”kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu.

Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021.

Data dihimpun 1minute.id, Ning Nurul, lahir Juni 1992 atau 28 tahun. Ia anak nomor 7 dari 11 saudara dari tokoh Nahdlatul Ulama KH Agoes Ali Masyhuri. Pemangku Pondok Pesantren Progresif Bumi Shalawat, Tulangan, Sidoarjo. Ning Nurul, adik dari Ahmad Muhdlor Ali, bupati Sidoarjo terpilih.

Ning Nurul alumnus Fakultas Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya. Sejumlah kader partai berlambang bola dunia dikeliling sembilan bintang menganggap Ning Nurul memiliki potensi mengembalikan masa kejayaan PKB di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. (*)

Ini Sosok Ning Nurul, Kandidat Kuat Calon Ketua DPC PKB Gresik Selengkapnya

Ning Nurul Masuk Bursa Calon Ketua PKB Gresik

Ning Nurul dan Fandi Akhmad Yani

GRESIK,1minute.id – Masyawarah Cabang Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Gresik bakal dihelat Maret 2021. Muscab digelar serentak se-Indonesia.

Sujumlah kandidat mulai muncul untuk meramaikan pemilihan pucuk pimpinan partai pemenang pemilihan legislatif (pileg) di Kota Santri ini. Selain Moh Qosim, ketua DPC PKB Gresik berasal dari internal partai.  Kini, muncul nama Nurul Haromaini. Ia adalah istri Fandi Akhmad Yani, bupati terpilih di Pilbup 2020.

Nurul Haromaini adalah putri ulama NU KH Agoes Ali Masyhuri, Tulangan, Sidoarjo. Sejumlah sumber 1minute.id, menyebutkan Ning Nurul- sapaan- Nurul Haromaini telah mendapatkan restu dari Gus Yani. “Ning Nurul siap bila untuk membantu membesarkan PKB Gresik,”kata sumber yang enggan disebutkan identitasnya itu.

Munculnya bakal calon ketua DPC PKB Gresik dari kaum hawa ini sebuah angin segar untuk perkembangan demokrasi di Gresik. Sebab, selama ini pimpinan partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang itu di dominasi kaum adam.

Ketua PAC PKB Gresik Syaikhu Busiri menyatakan, PKB itu memiliki resource (sumber daya manusia/SDM) sangat banyak. Dan, mereka sangat mumpuni untuk bisa mengembalikan kejayaan partai di era 2009-an. 

Munculnya Ning Nurul sebuah angin segar. Dia masih muda. Alumnus Universitas Airlangga Surabaya. Dan, besar di lingkungan pondok pesantren. Lingkungan Ning Nurul selama ini kerap bersinggungan dengan organisasi dan leadership. 

“Bagi Saya itu sangat baik. Orang pondok masih muda dimunculkan. Secara DNA sudah siap. Lingkungan sudah terbawa. Jadi mainset sudah benar, sebelum-sebelumnya,”kata anggota FPKB Gresik itu dikonfirmasi selulernya, Selasa 2 Februari 2021.

Meski, Syaikhu belum mengenal secara detail tentang profil Ning Nurul. Akan tetapi, Ning Nurul dibesarkan dalam lingkungan pondok pesantren pasti memiliki potensi sangat besar untuk bisa membawa gerbong menuju masa kejayaan PKB di masa 2009. 

“Ning punya potensi untuk itu (mengembalikan kejayaan PKB),”tegasnya. Karena Ning telah dibentuk oleh lingkungan untuk menjadi seorang pemimpin. Terpisah Sekretaris DPC PKB Gresik Imron Rosyadi ketika dihubungi belum diangkat. (*)

Ning Nurul Masuk Bursa Calon Ketua PKB Gresik Selengkapnya

Pj Sekda dan OPD Sowan ke Rumah Bupati Baru, Gus Yani Singgung Pelayanan PDAM

GRESIK,1minute.id – Dua pekan menjelang pelantikan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno sowan ke rumah bupati terpilih, Fandi Akhmad Yani di Dusun Srembi, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Gresik, Jumat 29 Januari 2021. 

Sekda Abimanyu mengajak semua kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan pejabat badan usaha milik daerah (BUMD) Gresik. Mereka disambut Bupati dan Wabup terpilih Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dan Bu Min-panggilan-Aminatun Habibah.

Pertemuan terasa gayeng. Pada kesempatan itu, Gus Yani dan Bu Min mengajak semua kepala OPD guyup untuk mewujudkan Gresik Baru. “Saya minta semua guyub untuk mewujudkan Gresik Baru. Membangun Gresik bersama-sama,”kata Gus Yani. 

Gus Yani meminta bantuan semua Kepala OPD, untuk wujudkan Gresik Baru sesuai dengan Nawa Karsa. Alumnus sarjana Ekonomi Airlangga Surabaya itu memastikan tak ada istilah buku inting-inting. “Saya tak ada istilah buku inting-inting,”tegasnya.

Gus Yani berharap, adanya kolaborasi dalam membangun Kabupaten Gresik. Berkolaborasi untuk mengisi pekerjaan-pekerjaan yang ada. Diantaranya, persoalanan banjir, layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), kemiskinan, pendidikan, pengangguran, kesehatan dan program lain. 

Selain persoalan banjir Kali Lamong. Gus Yani juga menegaskan komitmen untuk perbaikan pelayanan. Diantaranya, pelayanan di PDAM Giri Tirta. Sebab, Gus Yani sering menerima keluhan dari pelanggan air PDAM itu. 

Selama ini, manajemen badan usaha milik daerah dipimpin oleh Siti Aminatus Zuriyah itu berorientasi keuntungan, bukan sosial memberikan pelayanan masyarakat. “Setelah dilantik, langsung gaspol, seperti PDAM banyak masyarakat yang menjerit, minta layanan PDAM belum dapat, harus dituntaskan,”tegasnya. 

“Setelah dilantik, langsung gaspol, seperti PDAM banyak masyarakat yang menjerit, minta layanan PDAM belum dapat, harus dituntaskan”

Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik terpilih

Gus Yani menegaskan lagi masyarakat butuh pelayanan cepat. Dengan perkembangan teknologi, maka pelayanan serba digital. “Teknologi dimasukkan ke birokrasi. Pelayanan dengan masyarakat harus cepat, “katanya.

Gus Yani, saat ini yang penting dalam membangun Gresik adalah mengurai masalah. “Bukan persoalan ini (pejabat) diletakkan disini, diletakkan  disana. Tapi, menuntaskan masalah yang ada,”katanya. 

Gus Yani mengaku, DPRD Gresik menyambut baik dengan visi-misinya bersama Bu Min, di Nawa Karsa.  Mudah-mudahan bisa dituntaskan. Gus Yani juga menyinggung tentang ivaksin Covid-19. “Sudah 5000 orang divaksin berdasarkan data Dinas Kesehatan. Semoga ekonomi Gresik kembali bisa pulih, tumbuh,”pungkasnya. 

Sementara Bu Min berharap, apa saja program yang bisa dikerjakan untuk dikerjakan harus dikerjakan. “Bukan apa yang dapat,”katanya. Saat ini, kata Bu Min, angka pengangguran masih tinggi. Sehingga,  yang belum bekerja akhirnya bisa kerja. “Makanya, butuh data yang baik sesuai dengan kondisi riil. Data sesuai kondisi yang ada di desa,”katanya.

Gus Yani  dan Bu Min yakin ASN akan membantu. “Semua dengan tujuan menjadikan Gresik menjadi salah satu Kabupaten terbaik di Jatim,”katanya. 
Sebelumnya, Pj. Sekda Abimanyu Pontjoatmojo Iswinarno dalam sambutannnya menyatakan, tujuan kedatangannya bersama para Kepala OPD, dan pimpinan BUMN untuk silaturahim. “Kami mengucapkan selamat kepada Gus Yani dan Bu Min,” katanya.

Abimanyu juga mengucapkan, salam takdim Bupati dan Wabup Sambari Halim Radianto dan Moh. Qosim. “Pak Bupati masih sakit di RS Adi Husada Surabaya. Semoga lekas sembuh,”harapnya.

Abimanyu kemudian mengenalkan satu per satu Kepala OPD yang ikut silaturahmi, termasuk pimpinan BUMN. ” Saya minta semua taat. Semua guyub membantu Bupati dan Wabup terpilih (Gus Yani dan Bu Min) untuk membantu program-program yang tertuang dalam Nawa Karsa,”pesannya. (*)

Pj Sekda dan OPD Sowan ke Rumah Bupati Baru, Gus Yani Singgung Pelayanan PDAM Selengkapnya

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru

GRESIK,1minute.id – Dua paslon Bupati-Wakil Bupati Gresik duduk bareng satu meja di salah satu hotel di kompleks perumahan Gresik Kota Baru (GKB),  Jumat 22 Januari 2021. Mereka memakai dresscode baju putih. Menikmati makan siang sambil menunggu rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati Gresik 2020.

Dua paslon itu adalah nomor urut 1 Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) dan nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). Sejumlah partai pengusung kedua paslon berpencar di meja lainnya.

Saat itu, jarum jam menunjukkan pukul 14.00 atau molor 60 menit dari jadwal penetapan Bupati dan Wabup Gresik terpilih dalam pemilihan bupati (Pilbup) Gresik 9 Desember 2020. Setelah menikmati makan siang, mereka lalu masuk dalam ruangan acara. 

Ketua KPU Gresik Akhmad Roni memimpin rapat pleno terbuka dengan agenda penetapan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

Roni membacakan Keputusan KPU Gresik No: 02/HK.03.1-KPt/3525/KPU-Kab/1/2021, tentang penetapan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Gresik 2020.

Dan, berdasarkan Surat Dinas KPU RI No 60/PL.027-SD/03/KPU/1/2021, perihal penetapan memutuskan, Paslon Nomor 2 Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Paslon terpilih dengan perolehan sebanyak 369.844 suara atau 50,98 persen.

Roni menyatakan, penetapan tersebut setelah KPU Gresik menerima Buku Registrasi Perkara Konstutusi (BRPK) Mahkamah Konstitusi (MK) lewat KPU RI.

Roni menyatakan  pelaksanaan tahapan Pilbup Gresik 2020  dimulai Januari 2020  berjalan dengan baik. “Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi atas suksesnya Pilkada Gresik 2020,”ucap Roni.

(ki-ka) Asluchul Alif, Moh Qosim, Bupati terpilih Fandi Akhmad Yani, dan Wabup Aminatun Habibah (foto : chusnul cahyadi /1minute.id)

Roni juga mengapresiasi kehadiran dua paslon pada rapat pleno penetapan. “Mungkin hanya di Gresik semua paslon hadir saat penetapan. Kami sangat mengapresiasi,”kata Roni semringah.

Roni kemudian memberikan kesempatan paslon untuk memberikan sambutan. Paslon QA mendapatkan giliran pertama. Qosim didampingi Alif  mengucapkan selamat atas ditetapkannya Gus Yani-Bu Min sebagai Paslon Bupati dan Wakil Bupati Terpilih hasil Pilbup Gresik 2020. 

“Saya ucapkan selamat atas ditetapkannya Mas Fandi Akhmad Yani – Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih. Saya ucapan selamat Gus Yani – Bu Min yang telah mendapatkan amanat masyarakat Gresik. Niat telah dipilih Allah SWT memimpin 1,35 juta masyarakat Gresik,”imbuhnya. 

Qosim yang juga Wabup Gresik meminta kepada seluruh undangan untuk mendoakan Bupati Gresik Sambari Halim Rudianto yang masih menjalani isolasi karena terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19). 

“Saya mengajak semua masyarakat mendoakan Pak Bupati Sambari yang tengah isolasi,”kata Qosim. Dia juga berterima kasih kepada para tim relawan QA atas perjuangannya. “Mudah-mudahan dibalas oleh Allah. Saya minta maaf jika ada salah,” katanya.

Qosim melanjutkan Pilbup Gresik 2020 sudah selasai. Sudah tak ada Paslon QA dan Niat, yang ada hanya warga Gresik untk kebaikan Kabupaten Gresik. 

“Saya mengimbau kepada semua pendukung QA untuk doa restunya terhadap Gus Yani – Bu Min. Itu perintah agama, taat kepada pemimpin,” pintanya. “Saya ucapkan selamat bekerja,”imbuhnya. 

Sementara itu, pasangan bupati dan wabup terpilih, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah berharap Gresik semakin berkah dilindungi dan mendapatkan perlindungan dari Allah SWT.   “Mudah-mudahan kemenangan pilkada merupakan kehendak Allah, bukan keinginan kami berdua,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani itu. 

“Setelah pilkada, tak ada nomor 1 dan 2. Yang ada sila ketiga, Persatuan Indonesia,”katanya berdiplomatis. 

Mantan Ketua DPRD Gresik ini menambahkan, dalam memimpin Gresik Baru, butuh kolaborasi. Sebab, menurutnya tantangan lebih besar. “Ke depan hanya kolaborasi untuk mewujudkan Gresik Baru. Kami mengajak Pak Qosim – Alif untuk sama-sama bareng berkolaborasi untuk perubahan Gresik Baru,”kata Gus Yani. (*)

Gus Yani, Bupati Terpilih Ajak Kolaborasi Wujudkan Perubahan Gresik Baru Selengkapnya

KPU Tetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup Gresik, Jumat Besok

GRESIK,1minute.id – Tahapan pemiihan bupati (Pilbup) Gresik memasuki tahap akhir. Komisi Penyelenggara Pemilihan Umum (KPU) Gresik rencananya menetapkan paslon terpilih Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Jumat 22 Januari 2021. 

Penetapan pasangan calon hasil Pilbup 9 Desember 2020 itu akan dilakukan KPU Gresik di Hotel Aston Inn, Kompleks Perumahan Gresik Kota Baru (GKB), Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Komisioner KPU Gresik Elvita Yulianti mengatakan, undangan penetapan paslon terpilih akan dilakukan badal Salat Jumat. “Sekitar pukul 13.00,”kata Elvita Yulianti dikonfirmasi 1minute.id melalui selulernya Kamis 21 Januari 2021.

Penetapan Bupati dan Wakil Bupati terpilih menggunakan protokol kesehatan (prokes) karena Gresik sedang memasuki masa perlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Komisi hanya mengundang beberapa orang. Diantaranya, perwakilan pengusung paslon, Bawaslu dan dua paslon. 

Dua paslon dalam konstestasi Pilbup 2020 itu, nomor urut 1 yakni Moh Qosim – Asluchul Alif (QA) dan nomor urut 2, Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah (NIAT). “Dua paslon sudah menyatakan kesiapan hadir,”imbuh mantan jurnalis radio itu. 

Kepastian agenda penetapan Gus Yani – Bu Min, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Gresik setelah komisi memastikan telah mengantongi Buku Registrasi Perkara Konstitusi (BRPK) dari Mahkamah Konstitusi melalui KPU RI. 

Diketahui BRPK mencatat permohonan sengketa pilbup yang sudah dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan. Artinya hasil rekapitulasi Pilbup yang masuk buku tersebut masih belum final karena masih ada gugatan atau sebaliknya. 

Hasil rekapitulasi Pilbup Gresik itu,  paslon NIAT unggul dari QA. Pasangan Niat memperoleh 369.844 ribu suara. Sedangkan QA mendapat 355.611 suara. Paslon NIAT unggul dari incumbent dengan selisih 14.233 suara. 

NIAT diusung oleh enam partai politik yakni PDI-P, PPP, Nasdem, Partai Golkar, Partai Demokrat dan PAN. Sedangkan, QA diusung oleh PKB dan Gerindra. (*)

KPU Tetapkan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah sebagai Bupati dan Wabup Gresik, Jumat Besok Selengkapnya

Kunjungi Destinasi Geladak Kelir, Harapan Mewujudkan Gresik Baru, Pasca Tanpa Debu Batubara

GRESIK,1minute.id – Geliat ekonomi masyarakat semakin terasa sekitar di Destinasi Jembatan Kelir di Kelurahan Kemuteran, Gresik. Puluhan penjual berjajar sekitar geladak Bele Keling. 

Mereka menikmati gaya hidup baru tanpa kekhawatiran debu batubara.  Sulhiyah Rahmawati  mengatakan rumahnya menjadi lebih bersih. Hidupnya terasa lebih sehat dan tenang dibanding sebelumnya. 

“Sekarang saya sudah berani nyuapin anak di luar rumah. Lantai rumah juga sudah nggak hitam pekat lagi, sehari cukup nyapu sekali. Tidak seperti sebelumnya sehari harus nyapu dan ngepel berkali-kali. Matur nuwun Gus Yani,”ungkap ibu 5 anak ini, Kamis 26 November 2020. 

Sejak berhentinya aktivitas bongkar muat batubara membuat keberlangsungan hidup warga di Kelurahan Kroman, Lumpur dan Kemuteran terasa menjadi lebih nyaman.

Fandi Akhmad Yani, calon bupati (Cabup) nomor urut 2 merekomendasi penghentian operasi pelabuhan curah batubara yang menimbulkan protes masyarakat di sekitar lokasi.  Waktu itu, Gus Yani -sapaan- Fandi Akhmad Yani masih menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik. Tiga kali,  Gus Yani disambati pendemo mendesak penutupan aktivitas bongkar muat batu bara di Jalan RE Martadinata, Gresik itu.

“Setelah mendengar kedua kelompok yang pro dan kontra, serta berbagai pihak atau instansi terkait, akhirnya saat itu Saya sepakati untuk dihentikan. Pertimbangannya adalah kemanusiaan,” kenang Gus Yani.

Kamis, 26 November 2020, Gus Yani menyambangi masyarakat sekitar. Kelurahan Kemuteran, Kroman dan Lumpur. Kehadiran Cabup berpasangan dengan Aminatun Habibah (Bu Min) sontak dielu-elukan masyarakat setempat. Mereka menyambut cabup diusung enam dari delapan partai di DPRD Gresik bak pahlawan. 

Gus Yani datang untuk melihat Destinasi Jembatan Kelir. Sebuah dermaga kayu yang viral akhir-akhir ini dan ramai dikunjungi wisatawan. Gus Yani,  menyadari sebuah harapan baru setelah masyarakat di tiga kelurahan itu sudah terbebas dari lingkungan yang sebelumnya terdampak polusi debu selama bertahun-tahun.

“Saya kesana dan ngobrol dengan pihak pengelola. Tidak kurang delapan ribu pengunjung setiap bulannya yang ingin menikmati daya tarik wisata di Bale Keling. Bahkan, bulan Agustus kemarin, total pengunjung mencapai 12 ribu. Ini sebuah capaian yang menarik untuk obyek wisata baru. Namun masih membutuhkan banyak pengembangan infrastruktur dan aspek lain,”katanya.

Capaian kunjungan itu, tambahnya,  tidak hanya berdampak pada masukan tiket. Yang lebih penting adalah dampak ekonomi bagi warga sekitar. Banyak warga setempat yang berjualan makanan tradisional di sepanjang jalan sebelum loket masuk. Semakin banyak kunjungan, maka akan semakin banyak peluang ekonomi yang bisa dimanfaatkan. 

“Pendekatan dan filosofi inilah yang akan kami prioritaskan dalam mewujudkan Gresik Baru ke depan. Bagaimana suatu proyeksi pembangunan yang memiliki sarat dimensi pemberdayaan masyarakat. Bukan sekedar membuat landmark atau patung-patung di tengah kota dengan biaya besar tapi tak memberi dampak apapun bagi masyarakat,”tegasnya. (*)

Kunjungi Destinasi Geladak Kelir, Harapan Mewujudkan Gresik Baru, Pasca Tanpa Debu Batubara Selengkapnya