Kapolres dan Dandim Pimpin Pemindahan Pasien Covid-19 ke Isoter

GRESIK,1minute.id – PersonelTNI, Polri dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik mulai memindahkan warga isolasi mandiri menuju rumah sakit lapangan (RSL) Gelora Joko Samudro (G-JOS) yang ditetapkan sebagai tempat isolasi terpusat (Isoter).

Pemindahan warga terpapar coronavirus disease 2019 (Covid-19) itu dipimpin oleh Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Pemberangkatan ditandai apel gelar pasukan di GKB Convex, Desa Yosowilangun, Kecamatan Manyar pada Selasa, 24 Agustus 2021.

Letkol Inf Taufik Ismail menyatakan, apel kali ini merupakan lanjutan dari apel sebelumnya yang berlangsung di Mapolres Gresik. Isoter merupakan perintah Presiden Joko Widodo. “Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Bidan desa diharapkan bersinergi dan bekerja sama untuk memindahkan pasien isoman menuju isoter,” tegasnya memberi arahan. 

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto menambahkan mulai saat ini tidak ada lagi istilah isoman. “Semuanya digeser ke isoter,”kata alumnus Akpol 2001 itu. Isoter ditetapkan di RSL G-JOS.  Untuk pasien kategori ringan ditetapkan di lantai dua Stadion olahraga berlokasi di Jalan Veteran,  Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik itu. “Setiap pasien akan diberikan fasilitas oleh pemerintah dan mendapat bantuan berupa voucher untuk memenuhi kebutuhan keluarga,” kata Arief.

Menyinggung peran Bhabinkamtibmas dan Babinsa, ia mengimbau untuk turun ke lapangan. Secara persuasif dan humanis memberikan pengertian terkait isoter.”Kuatkan edukasi pemahaman pentingnya isoter dan menghindari benturan dengan masyarakat. Juga harus menjaga disiplin protokol kesehatan,”imbuh perwira dua melati di pundak itu. 

Seperti diberitakan, berdasarkan data Dinkes Gresik, jumlah pasien aktif di Gresik sudah sangat menurun yakni hanya tersisa 490 orang pada Senin, 23 Agustus 2021. Sedangkan, pasien isoman sebanyak 402 orang. Namun,ada beberapa kriteria pasien yang masih diperbolehkan isoman dengan pengawasan ketat tenaga medis. Misalnya,  pasien lansia berumur diatas 65 tahun,  anak dibawah 12 tahun, ibu hamil dan menyusui serta pasien berkebutuhan khusus. Pemindahan pasien isoman menuju isoter ditargetkan tuntas pada Jumat nanti. (yad)

Kapolres dan Dandim Pimpin Pemindahan Pasien Covid-19 ke Isoter Selengkapnya

Bupati Siapkan Voucher Belanja, Dokter, Vitamin, Tempat Tidur berstandar Atlet Olimpiade untuk Warga Isoter di RSL G-JOS


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendorong kepala desa, babinsa dan bhabinkamtibmas untuk melakukan pendekatan kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) menjalani isolasi terpusat (Isoter) di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Gelora Joko Samudro (G-JOS).

Bupati Fandi Akhmad Yani menjamin warga yang Isoter akan mendapatkan perawatan yang maksimal. Selain itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani akan memberikan vaucher belanja senilai Rp 200 ribu per pekan.

Hal itu diungkapkan Gus Yani dalam Rapat Koodinasi Forkopida  Pelaksanaan Pemindahan Isoman) ke Isoter dan Pelaksanaan Isolasi Massal di Parkir Barat Kantor Bupati Gresik pada Senin, 23 Agustus 2021.
“Bagi masyarakat Gakin yang terpapar Covid-19 dan siap di isolasi terpusat di RSL G-JOS. Kami akan memberikan voucher belanja. Perawatan Isolasi terpusat di RSL G-JOS lebih terawat. Paling hanya seminggu sudah pulang,”kata Gus Yani.

RSL G-JOS memiliki fasilitas cukup lengkap. Tempat tidur berstandar atlet di Olimpiade Jepang, makanan bergizi,  obat-obatan hingga oksigen medis telah disiapkan. Selain itu, isoter mendapatkan pengawasan dan perawatan dari tenaga kesehatan (nakes) bahkan dokter spesialis.

“Dengan fasilitas itu, isoter akan lebih cepat sembuh,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Sarana dan prasarana serta pengawasan nakes itu telah terbukti warga yang menjalani isolasi di G-JOS semuanya sembuh. Sembuh 100 persen,”tegasnya.  Karena itu, Gus Yani berharap para kepala desa, babinsa dan bhabinkamtibmas bisa melakukan pendekatan humanis kepada warganya untuk mau menjalani perawatan di RSL G-JOS. 

Rakor yang dihadiri Forkopimda ini diikuti Camat, Danramil dan seluruh Kepala Desa (Kades) Se-Kabupaten Gresik ini, Gus Yani melanjutkan pelaksanaan pemindahan ini harus segera dilaksanakan. Karena perintah Presiden Jokowi kepada Gubernur, Pangdam, Kapolda Jawa Timur serta para Bupati/Walikota, Kapolres dan Dandim se Jawa Timur beberapa saat yang lalu. 

“Mulai besok (Selasa), pemindahan bisa dilaksanakan,” katanya. Berdasarkan data Dinkes Gresik tren kasus Covid-19 terus melandai. Gresik yang semula masuk zona merah kini menjadi zona oranye. Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy rate/BOR  rujukan Covid-19 hanya sebesar 16,27 persen atau hanya 88 orang. Jumlah pasien aktif di Gresik sudah sangat menurun yakni hanya tersisa 490 orang.  Sedangkan, pasien isoman sebanyak 402 orang.

KETERANGAN PERS: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Forkopimda memberikan keterangan pers usai rakor di Parkir Barat Kantor Bupati Gresik pada Senin, 23 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Pada kesempatatan itu, Gus Yani  menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu. Tapi dia tetap mengingatkan agar kita semua aparat Pemerintah tidak boleh lengah dan tetap melaksnakan pengetatan protokol kesehatan.

“Kami mengumpulkan para Kades/Lurah, Tiga pilar di Kecamatan secara mendadak hanya untuk sebuah komitmen bersama untuk pelaksanaan isoter ini secepatnya. Kalau Pemerintah desa tidak mau membantu kami akan kesulitan melaksanakan ini. Bila tidak mau isoter pakai mobil ambulan bisa dengan mobil siaga. Silahkan tinggal telepon ke Posko darurat,”harap Gus Yani. 

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail menambahkan pemindahan ke isoter itu, sesuai perintah dan target sampai hari Jumat. “Kami ditugaskan untuk sesegera mungkin membawa pasien isoman ke RSL G-JOS. Perintah ini tegas bahwa apabila kami tidak bisa melakukan isoter, kami di sanksi diharuskan menjaga pasien isoman 24 jam. Tentu kami akan perintahkan Danramil dan Babinsa saya untuk menjaga.Tolong para Danramil hal itu harus segera dilaksanakan,” ujar Taufik Ismail. 

Perintah yang sama disampaikan Kapolres AKBP Arief Fitrianto kepada Kapolsek dan anggota Bhabinkamtibmas yang juga di undang pada rakor kali ini. Bahkan dihadapan Bupati dan anggota Forkopimda yang lain, Arief Fitrianto meminta Kades untuk melakukan pengadaan alat rapid test antigen dari dana desa. “Alat rapid test ini penting untuk membantu mendukung pelaksanaan tracing di desa, sebagai antisipasi kekosongan alat pada Dinkes maupun Puskesmas,”tandas alumnus Akpol 2001 itu.

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, aparat yang akan memindahkan warga ke isoter bisa meyakinkan warga. Abdul Qodir memberikan tips yakni fasilitas tempat tidur isoter nyaris sama dengan yang digunakan atlet Olimpiade Tokyo. “Fasilitas sangat terjamin,”tegasnya. (yad)

Bupati Siapkan Voucher Belanja, Dokter, Vitamin, Tempat Tidur berstandar Atlet Olimpiade untuk Warga Isoter di RSL G-JOS Selengkapnya

Isoter G-JOS dilengkapi Tempat Tidur yang Dipakai Atlet Olimpiade di Tokyo, Isoter Lebih Cepat Sembuh


GRESIK, 1minute.id – Upaya pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik menyiapkan tempat isolasi terpusat (Isoter) di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) mendapatkan suppport dari pelaku usaha.  Suppport berupa bantuan tempat tidur.

Diantaranya,  Siam Cement Group (SCG). Perusahaan beroperasi di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik itu menggelontor tempat tidur sebanyak 500 unit.  Tempat tidur untuk masyarakat yang terpapar Covid-19 ini berbeda. Tempat tidur portabel. Bongkar pasang. Namun terbuat dari kardus yang bisa menahan beban hingga 200 kilogram. Tempat tidur ini mirip yang digunakan oleh para atlet yang berlaga di Olimpiade Tokyo 2020 yang berakhir pada 7 Agustus 2021.

Bantuan tempat tidur ini akan semakin memanjakan pasien Covid-19 kategori sedang maupun ringan atau orang tanpa gejala yang sedang melakukan Isoter do G-JOS. Bantuan tempat tidur, terdiri dipan berbahan kardus, kasur, bantal dan guling senilai Rp 0,5 miliar itu diserahkan secara simbolis oleh managing director PT SIAM Terminal Somboon kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di lantai dasar G-JOS di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas, Gresik pada Senin, 9 Agustus 2021.

KUAT : Tempat tidur untuk warga Isoter di G-JOS terbuat dari kardus seperti tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo bantuan dari perusahaan diterima Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Senin, 9 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan bantuan tempat tidur sebanyak 500 unit akan digunakan sebagai tempat tidur pasien Isoter di Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS). “Saat baru diserahkan 200 unit. Sisanya, dalam minggu ini akan kembali dikirim ke G-JOS,”ujarnya. 

Tempat Tidur untuk warga Isoter ini cukup istimewa. Karena terbuat dari bahan ramah lingkungan yakni kardus. Meski terbuat dari bahan kardus tetap kuat karena bisa menahan beban hingga 200 kilogram. 
“Tempat tidur ini mirip tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo,”kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar dan Kadinkes Gresik drg Saifudin Ghozali.

BONGKAR PASANG: Tempat tidur untuk warga Isoter di G-JOS terbuat dari kardus seperti tempat tidur para atlet olimpiade di Tokyo pada Senin, 9 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Dengan fasilitas tempat tidur yang istimewa, menjadikan fasilitas Isoter di G-JOS semakin lengkap. Karena sebelumnya telah dilengkapi dengan oksigen medis dan didampingi tenaga kesehatan (nakes) hingga dokter spesialis. “Saya optimistis pasien Isoter akan lebih cepat sembuh bila dirawat di G-JOS ini,”tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu 

Saat ini, tingkat keterisian tempat tidur di G-JOS semakin banyak. Sebab pasien dirawat tersisa 24 orang dari kapasitas awal 140 tempat tidur. “Yang membanggakan pasien yang dirawat di G-JOS ini tidak ada yang meninggal,”tegasnya.  G-JOS telah ditetapkan sebagai tempat Isoter. Kapasitas akan dinaikkan menjadi 750 tempat tidur. Data yang didapatkan tim Satgas Covid-19 Gresik warga yang sedang melakukan isoman berkisar 1000 orang.

“Kini, tugas kita selanjutnya melakukan pendekatan yang humanis kepada masyarakat yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) untuk diajak tempat Isoter ini,”katanya. 

Sementara itu, Managing Director PT SIAM Terminal Somboon, menambah bantuan tempat tidur bentuk kepedulian GCS kepada pemerintah kabupaten Gresik yang berupa melakukan percepatan penanganan Covid-19 di Gresik. “Tempat tidur ini kami distribusi ke Gresik dan Jakarta. Karena usaha kami banyak di Gresik,” katanya dalam bahasa Inggris.

Ia mengatakan bantuan tempat tidur lengkap terdiri dari dipan terbuat dari kardus, kasur, bantal dan guling. “Satu set tempat tidur ini harganya sekitar Rp 1 juta,”imbuhnya. (yad)

Isoter G-JOS dilengkapi Tempat Tidur yang Dipakai Atlet Olimpiade di Tokyo, Isoter Lebih Cepat Sembuh Selengkapnya

RS Lapangan Siapkan 750 Tempat Tidur, Bupati Berharap Tidak Terisi.


GRESIK,1minute.id – Relawan tracer sudah bergerak. Mereka tidak hanya menyelisik kontak erat pasien Covid-19 di Gresik. Tim empat pilar terdiri dari relawan, tenaga kesehatan (nakes), bhabinkamtibmas dan babinsa itu menjadi negosiator bagi warga terpapar coronavirus disease 2019 untuk mau menjalani perawatan di tempat isolasi terpusat (Isoter) di rumah sakit lapangan Gelora Joko Samudro (G-JOS).

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani telah menyiapkan tempat Isoter itu. Mulai tempat tidur , oksigen , naksir hingga dokter spesialis untuk melakukan perawatan bagi pasien kategori ringan atau tanpa gejala hingga sedang. “Dengan fasilitas itu, perawatan warga di Isoter terjamin,”ujar Gus Yani- sapaan akrab – Bupati Fandi Akhmad Yani usai Apel Kesiapan Tracer dalam rangka Survelains Kontak Erat Kasus Covid-19 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Jumat 6 Agustus 2021. 

NAKES dan RELAWAN: Para relawa.n trecer Covid-19 mengikuti Apel Kesiapan Tracer di Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

“Pengawasan nakes tentunya harapan menanggulangi angka kematian pasien,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. G-JOS berlokasi di Jalan Veteran, Desa Segoromadu, Kecamatan Kebomas memiliki kapasitas 750 tempat tidur. “Semoga tidak terisi,”kata Gus Yani. Artinya, semakin sedikit Isoter yang dirawat di G-JOS maupun pasien Covid-19 di rumah sakit  pandemi Covid-19 mereda. 

Ratusan tempat tidur itu tersebar mulai lantai I, II dan III. “Dalam minggu ini ada bantuan tempat tidur dari perusahaan swasta untuk warga Isoter,”tegasnya.
Sementara itu, perkembangan Covid-19 di Kota Santri menunjukkan tren menurun. Berdasarkan data Dinkes Jatim, angka kesembuhan pasien Covid-19 lebih tinggi dari kasus baru. Merujuk data pada Kamis, 5 Agustus 2021 jumlah kasus baru bertambah 109 menjadi 11.470 kasus memasuki tahun kedua Covid-19. Sedangkan,  pasien sembuh bertambah 311 kasus terakumulasi menjadi 7.766 kasus. Sedangkan, pasien meninggal bertambah 8 orang menjadi 638 kasus. 

Tingginya angka kesembuhan ini membuat tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit , Puskesmas dan tempat isolasi di G-JOS semakin longgar.  Komandan Kodim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail menyebutkan pasien di G-JOS terisi tidak lebih 50 orang. “Padahal kapasitas 140 tempat tidur,”kata Letkol Inf Taufik Ismail didampingi Kapolres AKBP Arief Fitrianto di kantor Bupati Gresik pada Jumat, 6 Agustus 2021. (yad)

RS Lapangan Siapkan 750 Tempat Tidur, Bupati Berharap Tidak Terisi. Selengkapnya