Jumat Curhat, Kapolres Gresik Diwaduli Jemaah Masjid Maraknya Tawuran dan Balapan Liar 

GRESIK,1minute.id – Jumat Curhat bergulir ke Masjid Karomah Jalan Sindujoyo, Kelurahan Lumpur, Kecamatan/Kabupaten Gresik. Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom yang memimpin langsung bertemu dan bersilaturami dengan puluhan warga Lumpur dan Karangturi badal salat Jumat itu. 

Kapolres Aditya didampingi sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Gresik lainnya. Diantaranya, Waka Polres Gresik Kompol Erika Purwana Putra, Kabag Ops Polres Gresik Kompol Andria Diana Putra. Dalam kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat untuk menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. 

Sejumlah warga pun wadul berbagai persoalan antara lain maraknya balapan liar dan tawuran selama bulan suci, Ramadan. Balapan liar tidak hanya di Jalan R.A.Kartini, Gresik. “Balapan liar juga di kawasan Karangturi, Gresik,” ujar Usmi, salah satu jemaah Jumat Curhat pada Jumat, 31 Maret 2023. Anton, salah satu warga menyampaikan harapan adanya patroli ke wilayah Lumpur,  Sidujoyo lebih sering dilakukan, mengingat sering adanya tawuran.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom terlihat serius mendengar curhatan warga Lumpur tersebut. Usai mencatat keluhan warga pesisir itu, alumnus Akpol 2002 itu menjawabnya satu per satu.

Terkait maraknya balapan liar dan tawuran, mantan Kapolres Ponorogo itu, mengatakan akan meningkatkan patroli. Selama ini, patroli dilakukan pada jam-jam rawan. “Mohon dukungan mulai dari keluarga terutama yang mempunyai anak remaja untuk sama-sama mengawasi untuk mengantisipasi tawuran,” pesan Kapolres Gresik. “Dengan mengajak keluarga, kita ajak melakukan kegiatan yang positif, ke masjid maupun kegiatan ibadah lainnya,” lanjutnya.

Pada kesempatan perwira dua melati di pundak itu mengingatkan kepada warga setempat untuk tidak menggunakan tempat ibadah, masjid atau musala untuk kegiatan politik.

Mari kita menjaga lingkungan bersama, polisi sudah melakukan patroli namun mohon dukungan dari para alim ulama dan tokoh masyarakat terutama orang tua bersama – sama menjaga,” ujar AKBP Adhitya.

Kabag Ops Polres Gresik Kompol Andria Diana Putra menjawab curhatan ustad Abul Wafa dengan membuat ploting anggota guna melakukan patroli di titik rawan tawuran maupun balap liar “Kita sudah sering menindak pelaku balap liar, tentunya mohon peran serta orang tua untuk mengontrol guna mencegah tawuran maupun balap liar,” kata Kompol Andria.

Pada kesempatan itu, Kapolres Adhitya memberikan bantuan Alquran dan kurma untuk digunakan di Masjid Kelurahan Kroman, dan Kelurahan Lumpur. (yad)

Jumat Curhat, Kapolres Gresik Diwaduli Jemaah Masjid Maraknya Tawuran dan Balapan Liar  Selengkapnya

Boleh Berwisata, Tetapi Harus Patuhi Prokes

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis mengunjungi dua destinasi wisata di Gresik Utara pada Rabu, 4 Mei 2022. Dua destinasi yang dikunjungi oleh Kapolres Azis didampingi Waka Polres Gresik Kompol Ari Galang Saputro serta pejabat utama (PJU) Polres Gresik itu adalah Selo Tirta Giri (Setigi) di Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah dan Pantai Delegan di Desa Delegan, Kecamatan Panceng. 

Kunjungan Kapolres Azis bukan untuk rekreasi. Tapi, kedatangannya untuk memastikan pengelola dan pengunjung di dua destinasi wisata itu tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes). Sebab, pagebluk coronavirus disease 2019 belum seratus persen sirna. “Hal ini kami lakukan untuk mencegah terjadinya klaster baru saat momen libur sekarang ini. Terlebih kondisi Kabupaten Gresik belum aman dari penyebaran COVID-19,”ujar Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis pada Rabu, 4 Mei 2022.

Mantan Kapolres Ponorogo ini juga membagi masker kepada pengujung yang tidak memakai masker demi kesehatan bersama. Selain itu, Perwira dua melati di pundak ini, memastikan kondisi kamtibmas aman dan kondusif di setiap tempat wisata serta fasilitas umum lainnya selama liburan ini. 

Sementara itu, Kapolsek Panceng AKP Didik Hariyanto maupun Kapolsek Ujungpangkah AKP Mutlakin juga menerjunkan personel  berjaga di area pintu masuk lokasi wisata dibantu personil BKO Polres Gresik. “Anggota kami mengecek setiap pengunjung yang akan masuk. Supaya, bisa diketahui apabila ada yang tidak menggunakan masker,” kata Didik. 

Kapolsek Ujungpangkah AKP Mutlakin menambahkan bahwa bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker, akan langsung ditegur. “Kami mengingatkan walau sudah di vaksin bukan berarti tidak bisa tertular virus covid19,semoga pademi ini segera berlalu,” tambah Mutlakin. (yad)

Boleh Berwisata, Tetapi Harus Patuhi Prokes Selengkapnya

Bersama Jaga Gresik, Kapolres Gresik Duduk Bareng dengan Para Pendekar Kota Santri

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik bergerak cepat menjaga kamtibmas Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik tetap kondusif. Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis duduk bersama dengan tiga pengurus perguruan oencak silat yang ada di Gresik pada Kamis malam, 21 Oktober 2021.

Alumnus Akpol 2002 ini duduk bersama anggota Pagar Nusa, IKSPI dan PSHT di Mustika Rasa, Kebomas. Turut mendampingi, Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kasat Intelkam Polres Gresik AKP Nurdianto Eko Wartono dan PJU Polres Gresik.

Kapolres  Azis mengucapkan terima kasih kepada seluruh Ketua Perguruan pencak silat yang hadir. Dikarenakan pertemuan pada malam hari ini untuk kemaslahatan orang banyak. Bersama-sama menjaga Gresik. “Mari kita bersama sama untuk menciptakan keamanan dan kondusifitas di Kabupaten Gresik,”terang alumnus Akpol 2002 itu.

Diharapkan setiap permasalahan bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Namun apabila tidak bisa diselesaikan kekeluargaan akan kita proses sesuai dengan hukum yang berlaku. Berusaha menangani setiap permasalahan secara profesional, serta memberikan manfaat bagi semua orang. 

“Dengan duduk bersama-sama menjaga kamtibmas di Gresik semoga tidak ada gesekan antar perguruan silat di Gresik,”harap mantan Kapolres Ponorogo itu.
Khusnul Khuluq dari Pagar Nusa mengatakan kesiapannya senantiasa menjadikan Kabupaten Gresik tetap aman dan kondusif. “Selaku yang dituakan di IPSI Gresik diamanahkan untuk menjaga dan meredam masa dibawah,”katanya.

Sukamto dari PSHT Gresik sepakat dengan penyampaian Kapolres dan Wakapolres Gresik bila kedapatan anggotanya bersalah untuk kooperatif dengan Kepolisian. “Bila terjadi permasalahan antar perguruan silat agar dihadirkan pengurus / sesepuh dari Perguruan tersebut,”kata dia. 

Didik Permanto, Pengurus Cabang IKS.PI Kera Sakti mengatakan anggotanya terdapat anggota asli Gresik dan perantauan, untuk perihal pemantauan sudah dilakukan sesuai prosedur hingga tingkat ranting. “Pihak pengurus tidak letih untuk mengingatkan kepada jajaran bawah agar tidak terprovokasi dalam pergerakan esok,”ucapnya. 

Kesepakatan bersama menjaga Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) ini melegakan masyarakat Kota Santri. Untuk diketahui pada 20 Oktober 2021 sejumlah pemuda diduga dari salah satu perguruan pencak silat di Lamongan terlibat gesekan dengan massa di Kecamatan Karanggeneng, Lamongan. Akibatnya, tiga orang mengalami luka-luka. Korban luka yang dirawat di sejumlah rumah sakit itu, dua berasal dari Lamongan dan satu korban berasal dari Kabupaten Gresik.  (yad)

Bersama Jaga Gresik, Kapolres Gresik Duduk Bareng dengan Para Pendekar Kota Santri Selengkapnya

Sowan Toga dan Tomas, Awali Tugas Kapolres Azis

SILATURAHMI: Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis sowan ke kediaman KH Muchtar Djamil (Foto : ist)

GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melakukan roadshow, silaturahmi kepada sejumlah tokoh agama di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Tokoh masyarakat (tomas) dan tokoh agama (toga) yang dikunjungi diantaranya Ketua PCNU Gresik KH Chusnan Ali ; Pemangku Pondok Pesantren (Ponpes) Ala Nuriyah KH Aminin (Gus Minin). Kemudian, kediaman KH Muchtar Djamil di Jalan Samanhudi, Kelurahan Bedilan, Gresik dan KH Abdul Ghofur, Jalan Sultan Agung, Desa Sungon Legowo, Kecamatan Bungah.

Selain tokoh agama, alumnus Akpol 2002, itu juga menjalin silaturahmi dengan anggota forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) yakni Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani;  Ketua PN Gresik Wiwin Arodawanti ; Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir dan Kepala Kejaksaan Negeri Gresik Heru Winoto. Mantan Kapolres Ponorogo itu juga berkunjung ke Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Gresik Murkus.

Pada rangkaian silaturahmi dan sowan tokoh agama tersebut, Kapolres Gresik sengaja meminta doa restu. “Semoga Polres Gresik dengan kepemimpinan AKBP Mochamad Nur Azis mendapatkan ridho dari Allah SWT,”tutur KH Muchtar Djamil.

Pada rangkaian silaturahmi dan sowan tokoh agama tersebut, Kapolres Gresik sengaja meminta doa restu. “Saya silaturahmi dan memperkenalkan diri, serta mohon restu agar amanah saya sebagai Kapolres Gresik dapat saya laksanakan dengan baik,”kata Azis.

Menyinggung Covid-19, perwira Polisi dengan dua melati dipundak itu mengharap dukungan tokoh agama serta pemahaman masyarakat terkait program pemerintah percepatan vaksinasi guna mencapai herd immunity. (yad)

Sowan Toga dan Tomas, Awali Tugas Kapolres Azis Selengkapnya

Bupati Siapkan Voucher Belanja, Dokter, Vitamin, Tempat Tidur berstandar Atlet Olimpiade untuk Warga Isoter di RSL G-JOS


GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mendorong kepala desa, babinsa dan bhabinkamtibmas untuk melakukan pendekatan kepada warga yang sedang melakukan isolasi mandiri (isoman) menjalani isolasi terpusat (Isoter) di Rumah Sakit Lapangan (RSL) Gelora Joko Samudro (G-JOS).

Bupati Fandi Akhmad Yani menjamin warga yang Isoter akan mendapatkan perawatan yang maksimal. Selain itu, Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani akan memberikan vaucher belanja senilai Rp 200 ribu per pekan.

Hal itu diungkapkan Gus Yani dalam Rapat Koodinasi Forkopida  Pelaksanaan Pemindahan Isoman) ke Isoter dan Pelaksanaan Isolasi Massal di Parkir Barat Kantor Bupati Gresik pada Senin, 23 Agustus 2021.
“Bagi masyarakat Gakin yang terpapar Covid-19 dan siap di isolasi terpusat di RSL G-JOS. Kami akan memberikan voucher belanja. Perawatan Isolasi terpusat di RSL G-JOS lebih terawat. Paling hanya seminggu sudah pulang,”kata Gus Yani.

RSL G-JOS memiliki fasilitas cukup lengkap. Tempat tidur berstandar atlet di Olimpiade Jepang, makanan bergizi,  obat-obatan hingga oksigen medis telah disiapkan. Selain itu, isoter mendapatkan pengawasan dan perawatan dari tenaga kesehatan (nakes) bahkan dokter spesialis.

“Dengan fasilitas itu, isoter akan lebih cepat sembuh,”kata mantan Ketua DPRD Gresik itu. Sarana dan prasarana serta pengawasan nakes itu telah terbukti warga yang menjalani isolasi di G-JOS semuanya sembuh. Sembuh 100 persen,”tegasnya.  Karena itu, Gus Yani berharap para kepala desa, babinsa dan bhabinkamtibmas bisa melakukan pendekatan humanis kepada warganya untuk mau menjalani perawatan di RSL G-JOS. 

Rakor yang dihadiri Forkopimda ini diikuti Camat, Danramil dan seluruh Kepala Desa (Kades) Se-Kabupaten Gresik ini, Gus Yani melanjutkan pelaksanaan pemindahan ini harus segera dilaksanakan. Karena perintah Presiden Jokowi kepada Gubernur, Pangdam, Kapolda Jawa Timur serta para Bupati/Walikota, Kapolres dan Dandim se Jawa Timur beberapa saat yang lalu. 

“Mulai besok (Selasa), pemindahan bisa dilaksanakan,” katanya. Berdasarkan data Dinkes Gresik tren kasus Covid-19 terus melandai. Gresik yang semula masuk zona merah kini menjadi zona oranye. Tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy rate/BOR  rujukan Covid-19 hanya sebesar 16,27 persen atau hanya 88 orang. Jumlah pasien aktif di Gresik sudah sangat menurun yakni hanya tersisa 490 orang.  Sedangkan, pasien isoman sebanyak 402 orang.

KETERANGAN PERS: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Forkopimda memberikan keterangan pers usai rakor di Parkir Barat Kantor Bupati Gresik pada Senin, 23 Agustus 2021 (foto: chusnul cahyadi/1minute.id)

Pada kesempatatan itu, Gus Yani  menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu. Tapi dia tetap mengingatkan agar kita semua aparat Pemerintah tidak boleh lengah dan tetap melaksnakan pengetatan protokol kesehatan.

“Kami mengumpulkan para Kades/Lurah, Tiga pilar di Kecamatan secara mendadak hanya untuk sebuah komitmen bersama untuk pelaksanaan isoter ini secepatnya. Kalau Pemerintah desa tidak mau membantu kami akan kesulitan melaksanakan ini. Bila tidak mau isoter pakai mobil ambulan bisa dengan mobil siaga. Silahkan tinggal telepon ke Posko darurat,”harap Gus Yani. 

Sementara itu, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf. Taufik Ismail menambahkan pemindahan ke isoter itu, sesuai perintah dan target sampai hari Jumat. “Kami ditugaskan untuk sesegera mungkin membawa pasien isoman ke RSL G-JOS. Perintah ini tegas bahwa apabila kami tidak bisa melakukan isoter, kami di sanksi diharuskan menjaga pasien isoman 24 jam. Tentu kami akan perintahkan Danramil dan Babinsa saya untuk menjaga.Tolong para Danramil hal itu harus segera dilaksanakan,” ujar Taufik Ismail. 

Perintah yang sama disampaikan Kapolres AKBP Arief Fitrianto kepada Kapolsek dan anggota Bhabinkamtibmas yang juga di undang pada rakor kali ini. Bahkan dihadapan Bupati dan anggota Forkopimda yang lain, Arief Fitrianto meminta Kades untuk melakukan pengadaan alat rapid test antigen dari dana desa. “Alat rapid test ini penting untuk membantu mendukung pelaksanaan tracing di desa, sebagai antisipasi kekosongan alat pada Dinkes maupun Puskesmas,”tandas alumnus Akpol 2001 itu.

Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir mengatakan, aparat yang akan memindahkan warga ke isoter bisa meyakinkan warga. Abdul Qodir memberikan tips yakni fasilitas tempat tidur isoter nyaris sama dengan yang digunakan atlet Olimpiade Tokyo. “Fasilitas sangat terjamin,”tegasnya. (yad)

Bupati Siapkan Voucher Belanja, Dokter, Vitamin, Tempat Tidur berstandar Atlet Olimpiade untuk Warga Isoter di RSL G-JOS Selengkapnya

PPKM Darurat, Bubarkan Pertemuan, Penanggungjawab Digiring ke Mapolres


GRESIK, 1minute.id – Tindakan tegas mulai dilakukan petugas gabungan dalam operasi yustisi PPKM Darurat memasuki hari kedua pada Minggu, 4 Juli 2021. Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Pol PP langsung membubarkan setiap ada kerumunan massa.

Dalam operasi yustisi hari kedua masih dipimpin langsung tiga pilar. Yakni, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto dan Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail. Sasaran ops yustisi adalah mal, kafe dan warung kopi (warkop) di Jalan Brotonegoro, Kecamatan Manyar.

Di sepanjang jalan itu ada puluhan kafe yang beroperasi. Tiga pucuk pimpinan di Kota Santri itu kali pertama njujuk Gressmall. Mereka untuk memastikan tentang prokes di supermarket maupun tenan makanan. Itu pun tidak melayani makan di tempat alias di bungkus atawa take away.

“Hindari kerumunan hanya bisa dibungkus,”kata Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyapa seorang calon pembeli. Setelah memastikan prokes, mereka menuju tempat kafe dan warung kopi yang berada di kawasan Gresik Kota Baru hingga jalan tambang Brotonegoro, Desa Suci, Kecamatan Manyar.

TIGA PILAR PLUS : Bupati Gresik, Kapolres, Dandim 0817 Gresik bersama muspika foto bersama usai meninjau pos penyekatan PPKM Darurat pada Minggu, 4 Juli 2021 (foto : istimewa)

Dalam ops yustisi, petugas mengamankan sejumlah orang dianggap melakukan pertemuan hingga potensi kerumunan. “Semua kegiatan menimbulkan kerumunan akan langsung dibubarkan,”kata AKBP Arief Fitrianto didampingi Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail.

Arief menambahkan setiap orang yang melanggar ketentuan PPKM Darurat akan langsung diamankan di kantor Polisi. “Tadi ada sejumlah orang kami bawa ke Mapolres kerena melanggar PPKM Darurat menyelenggarakan pertemuan,” tegas alumnus Akpol 2021 itu. Selain menyisir mal dan kafe, petugas gabungan juga melihat posko check point di simpang empat Segoromadu, Kecamatan Kebomas. (yad)

PPKM Darurat, Bubarkan Pertemuan, Penanggungjawab Digiring ke Mapolres Selengkapnya

Kapolres Gresik : Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos, Tangkal Hoax dengan Saring sebelum Sharing Berita


GRESIK,1minute.id – Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto angkat bicara terkait maraknya informasi hoax belakangan di Kota Santri ini. Perwira dua melati di pundak itu meminta masyarakat untuk bijak dalam bermedia sosial (medsos). 

Bila menerima informasi, kata alumnus Akpol 2001 ini, jangan latah ikut menyebarkan informasi yang belum tentu kebenaran itu. Lakukan kroscek terlebih dahulu.

“Kami mengajak masyarakat untuk bijak dalam menerima informasi maupun menyebarkan informasi. Apabila mendapat berita harus kroscek kebenarannya. Termasuk apabila ingin menyebarkan berita tolong pedomani prinsip “saring” sebelum “sharing”,”kata  Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto pada Minggu, 4 Juli 2021.

Sebab, imbuhnya, menyebarkan berita bohong bisa berimplikasi hukum. “Kepada penyebar Hoax bisa bisa dijerat dengan UU ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara atau denda Rp 1 miliar,”tegasnya.

Untuk diketahui, sepekan terakhir ini berita hoax berseliweran di media sosial (medsos). Mulai Aiptu Jaelani, polisi jujur di Satlantas Polres Gresik hingga mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto tidak luput dari serangan hoax. Berita bohong itu menyebar begitu cepat terutama di grup WhatsApp. 

Aiptu Jaelani telah melakukan klarifikasi bahwa dirinya segar bugar. Kabar bohong langsung mereda. Pada Minggu pagi, giliran mantan Bupati Gresik Sambari Halim Radianto yang diserang kabar bohong. (yad)

Kapolres Gresik : Ajak Masyarakat Bijak Bermedsos, Tangkal Hoax dengan Saring sebelum Sharing Berita Selengkapnya

PPKM Darurat, Ini Cara Gresik Jaman Now

GRESIK,1minute.id – Pemerintan akan melakukan penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat mulai Sabtu besok, 3 Juli 2021. Bagaimana pengusaha mal dan pelaku industri menyikapi rencana PKKM Darurat itu.

Ini penjelasan para pengusaha mal maupun pengelola industri pariwisata di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. Mereka menyatakan kesiapan untuk mendukung kebijakan pemerintah kabupaten Gresik dalam upaya mencegah persebaran corona virus disease 2019 (Covid-19). 

1. Iconmall Gresik

MARCOMM & Tenant Iconmall Agva Angelita menyatakan, manajemen telah memutuskan melakukan penyesuaian operasional selama PPKM Darurat diberlakukan mulai 3 – 20 Juli 2021. Mal berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas itu akan buka mulai pukul 10.00 hingga 20.00.

Namun, tidak semua gerai beroperasi. Dia mencontohkan, supermaket, farmasi, food and beverage (FnB) serta ATM Center. “Untuk FnB hanya take away dan delivery,”kata Lita-sapaan-Agva Angelita dikonfirmasi 1minute.id pada Jumat, 3 Juli 2021. 

2. Destinasi Wisata Religi Maulana Malik Ibrahim

WISATA RELIGI : Suasana Makam Maulana Malik Ibrahim pada Jumat malam. 2 Juli 2021 ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

WISATA religi berlokasi di Jalan Malik Ibrahim Desa Gapura Sukolilo, Kecamatan Gresik selama masa PPKM Darurat akan menutup kunjungan para peziarah. “Pengurus sudah memutuskan untuk menutup aktivitas ziarah,”kata Sobirin, salah satu petugas kebersihan di Makam Maulana Malik Ibrahim ditemui pad Jumat malam, 2 Juni 2021.

Meski rencana penutupan tempat wisata rohani belum secara resmi dipasang. Namun, woro-woro secara lisan telah dilakukan oleh pengurus makam Wali Songo, penyebar agama Islam di Pulau Jawa kepada masyarakat dan peziarah.

3. Destinasi Wisata Selo Giri Tirta (Setigi) dan Wagos

SETIGI : Salah satu spot instagramable di destinasi wisata Setigi di Desa Sekapuk,Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

DUA destinasi berlokasi di Kecamatan Ujungpangkah ini telah menyatakan kesiapannya untuk turut serta membantu pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik untuk mengerem laju perseberanan pagebluk berawal dari Wuhan, Tiongkok yang memasuki tahun kedua 

Purwadi, perwakilan dari Setigi mengatakan pihaknya tetap akan mendukung pemerintah untuk mengerem laju persebaran Covud-19 di Gresik. Ia menyatakan di masa pandemi ini jumlah kunjungan wisatawan turun drastis. Pada 2020, katanya, pemasukan dari sektor pariwisata Setigi berkisar Rp 5 miliar. Dia memperkirakan pendapatan tahun ini semakin menurun. 

“Semester pertama 2021 hanya mendapat Rp 2 miliar,”kata Purwadi dalam rakor PPKM dipimpin Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani pada Kamis, 1 Juli 2021. Rakor dihadiri Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto serta Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail serta pelaku industri pariwisata itu.

WAGOS : Destinasi wisata ini berada di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Gresik ( foto : chusnul cahyadi/1minute.id)

Sementara, Dawan , pengelola Wisata Gosari lebih all out untuk membantu bersana-sama dengan Pemkab Gresik dalam upaya mencegar persebaran Covid-19 di Gresik ini. Dawan menyatakan, sebelum adanya keputusan PPKM Darurat telah diputuskan menutup lokasi wisata.“Warga Gosari meminta agar Wagos ditutup sementara mengingat jalan menuju Wagos adalah pemukiman warga. Daripada menimbulkan ekses yang tidak baik, maka kami menutup Wagos,”katanya. 

JAMAN NOW : Tiga Pilar terdiri dari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengajak masyarakat tetap dirumah untuk mengerem persebaran Covid-19 di Gresik

Sementara itu, tiga pilar di Kota Santri mulai gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat selama PPKM Darurat. Diantaranya, kampanye Gerakan Gresik Jaman Now (JAngan keMANa-mana, Nang Omah Wae) (yad)

PPKM Darurat, Ini Cara Gresik Jaman Now Selengkapnya

Potensi Ledakan Kasus Baru, Satgas Covid-19 Gresik Sepakat Perketat PPKM Mikro


GRESIK,1minute.id – Ayo rek patuhi prokes. Sebab, corona virus disease 2019 belum berakhir. Bahkan,  sekarang mengalami tren peningkatan. Dalam rapat evaluasi penanganan wabah berasal dari Wuhan, Tiongkok itu terungkap jumlah kasus konfirmasi lebih banyak dari kasus sembuh. Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik masih berstatus zona oranye.

Data Satgas Covid-19 Gresik mencatat periode 15 – 31 Mei 2021 terjadi penambahan 57 kasus, dan 59 sembuh serta 2 meninggal dunia.Kemudian, periode 1-15 Juni 2021, pascalebaran Idul Fitri jumlah bertambah 87 kasus dan 58 sembuh meninggal 3 orang. Kurun waktu dua bulan, Mei dan Juni 2021 penambahan 144 kasus, dan 117 sembuh serta meninggal 5 orang.

Jumlah kasus Covid-19 berpotensi membludak karena sejumlah kabupaten di sekitar Gresik antara lain Lamongan dan Madura terjadi ledakan Covid-19 ini. 

Dalam rapat evaluasi itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail, Kejari Gresik Heru Winoto, dan  Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir sepakat dilakukan pengetatan mobilitas warga untuk melindungi masyarakat Kota Santri ini. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro akan semakin diintensifkan.

Diantaranya, pengetatan mobilitas di kawasan pesisir Gresik, mulai dari Mengare, Bungah hingga pesisir Lumpur dan Kroman. Keduanya di Kecamatan Gresik. “Ketika Surabaya melakukan penyekatan. Mobilitas warga kabupaten Madura melakukan perjalanan lewat lewat laut. Harus dilakukan pengetatan,”tegas Bupati Fandi Akhmad Yani pada Rabu, 16 Juni 2021.

Dia merujuk adanya dua tenaga kesehatan (nakes) di Puskesmas Cerme yang terpapar virus corona. Nakes di  Puskesmas itu menerima tamu dari Bangkalan, Madura. 

Selain kawasan pesisir, Pemkab Gresik, akan melakukan evaluasi tempat-tempat pariwisata. Apalagi, dalam waktu dekat memasuki libur sekolah dan hari raya Idul Adha. Di dua momen itu, akan berpotensi menimbulkan kerumunan massa. 

“Apalagi saat ini, mulai dirasakan kedisplinan masyarakat mematuhi prokes cenderung menurun. Saya meminta kepada semua pihak untuk tidak kendur melakukan sosialisasi kepada masyarakat,”harapnya.

Keberadaan warung kopi yang buka 24 jam juga turut disorot dalam evaluasi penanganan Covid-19 yang diikuti Camat, Kapolsek dan Danramil se-Gresik. Apalagi, saat ini demam Piala Eropa (Euro). Gus Yani meminta penerapan PPKM Mikro untuk semakin giat mengingatkan kepada masyarakat di tingkat desa sampai rukun tetangga meminta para pemilik warung membatasi jam bukanya, tidak lagi 24 jam.

“Biar masyarakat menonton bola di rumah sehingga tidak berpotensi menimbulkan kerumunan,”tegasnya. Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail lebih menyoroti terkait penambahan kasus Covid-19 yang dianggap mengkhawatirkan itu. Sebab, angka penambahan kasus baru lebih tinggi dari kasus sembuh. “Harapan Saya, 3 pilar terus sosialisasi.Masker menjadi tradisi gaya hidup,”kata Letkol Taufik Ismail. (yad)

Potensi Ledakan Kasus Baru, Satgas Covid-19 Gresik Sepakat Perketat PPKM Mikro Selengkapnya

Kapolres Gresik: Disiplin Prokes adalah Wujud Pengamalan Pancasila

GRESIK,1minute.id – Peringatan Hari Lahir Pancasila dilakukan secara virtual. Forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) Gresik mengikuti upacara di ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Selasa,1 Juni 2021.

Kapolres Gresik  AKBP Arief Fitrianto, Dandim 0817 Gresik Letkol Inf Taufik Ismail hadir memakai baju dinas upacara.Sedangkan, Ketua DPRD Gresik Much Abdul Qodir, Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  memakai pakaian trandisional khas Gresik. Upacara berlangsung khidmat dipimpin Presiden RI Joko Widodo dari Istana Jakarta.

Pakaian khas Gresik (PKG) untuk lelaki yakni baju safari dan celana putih, memakai lilitan sarung dan berkopiah.  Sedangkan, untuk PKG perempuan adalah busana muslimah,  berjilbab dan memakai kurosi seperti kerudung.  

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto mengatakan, peringatan Hari Lahir Pancasila sebuah momen spesial bagi warga Indonesia. Dimomen yang diperingati setiap 1 Juni, alumnus Akpol 2001 ini mengajak masyarakat terus berikhtiar melawan pandemi Covid-19 sebagai wujud pengamalan Pancasila.

Menurutnya, Hari Lahir Pancasila bukan hanya karena nilai sejarah. Lebih dari itu, makna setiap butir sila Pancasila merupakan hal yang harus dihayati dan diterapkan dalam kehidupan setiap warga Indonesia. Mulai dari kewajiban bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, semangat bersatu, rela berkorban, pantang menyerah, gotong royong, patriotisme, nasionalisme, optimisme, harga diri, keadilan dan kebersamaan.Semua hal tersebut menjadi nilai yang dapat dipetik dari Pancasila sebagai dasar negara.

“Mendukung ikhtiar pemerintah disiplin menerapkan protokol kesehatan dalam memutus mata rantai Covid-19 juga termasuk pengamalan Pancasila. Patriotisme dan tindakan bela negara. Optimis, bersama kita bisa menyudahi pandemi ini,”kata Kapolres Arief Fitrianto. (yad) 

Kapolres Gresik: Disiplin Prokes adalah Wujud Pengamalan Pancasila Selengkapnya