Tekan Angka Laka Lantas, Mulai 4 Maret, Polres Gresik Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2024

GRESIK,1minute.id – Kepolisian Resor Gresik akan menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2024 dan Pencanangan Aksi Keselamatan Jalan mulai Senin, 4 Maret 2024. Operasi Keselamatan Semeru digelar selama 14 hari atau sampai 17 Maret 2024.

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan bahwa perkembangan kehidupan masyarakat yang cepat menjadikan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan semakin kompleks dan dinamis. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya peningkatan dengan modernisasi sistem teknologi informasi dan mendorong inovasi pelayanan publik berbasis IT.

“Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi pelaksanaan Operasi Keselamatan tahun 2022 dan 2023, terjadi peningkatan angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) sebesar 14%. Sementara itu, pelanggaran lalu lintas juga meningkat dengan jumlah tilang sebanyak 498 % dan teguran sebanyak 5216%,” ujar AKBP Adhitya Panji Anom di Mapolres Gresik pada Jumat, 1 Maret 2024.

Operasi Keselamatan Semeru 2024 akan berlangsung selama 14 hari ini melibatkan 122 personel dan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis dan persuasif. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kepatuhan dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas menjelang Hari Raya Idul Fitri 1445 H/2024.

Terhadap pelanggaran yang menimbulkan fatalitas kecelakaan, yaitu 8 pelanggaran lalu lintas prioritas, imbuhnya penindakan akan lebih diutamakan. “Apel gelar pasukan ini dapat mengetahui sejauh mana kesiapan personel dan sarana pendukung lainnya, sehingga operasi dapat berjalan dengan optimal dan mencapai tujuan yang diharapkan,” ujar mantan Kapolres Blitar itu. Apel Gelar Pasukan diikuti oleh PJU Polres Gresik, anggota yang terlibat dalam operasi, TNI, Dishub, Satpol PP, BPBD, ojek online, Saka Bhayangkara, dan perwakilan masyarakat.

Kapolres Gresik juga menyampaikan beberapa pesan kepada para personel yang terlibat dalam operasi, antara lain:

1. Lakukan deteksi dini, aksi, dan intervensi dini terhadap seluruh potensi kerawanan terkait kamseltibcarlantas.

2. Laksanakan edukasi kamseltibcarlantas kepada masyarakat secara intens, khususnya kepada kaum milenial.

3. Jaga kesehatan dan tetap pedomani protokol kesehatan dalam pelaksanaan tugas.

4. Tingkatkan kewaspadaan dalam menjalankan tugas guna mengantisipasi adanya aksi teror dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru 2024, angka laka lantas dan pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Gresik dapat diminimalisir,” pungkas Kapolres AKBP Adhitya Panji Anom. (yad)

Tekan Angka Laka Lantas, Mulai 4 Maret, Polres Gresik Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2024 Selengkapnya

Motor Sport Vs Honda Grand Adu Banteng,Dua Meninggal, Tiga Luka-luka

GRESIK,1minute.id – Kecelakaan tragis terjadi di ruas Jalan Raya Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang. Kabupaten Gresik pada Rabu dini hari, 29 Juni 2023. Kecelakaan dua pengendara motor itu mengakibatkan dua orang meninggal dan tiga orang luka parah. Korban meninggal dan luka-luka dibawah ke Rumah Sakit Wates Husada dan Rumah Sakit Wali Songo.

Korban meninggal adalah berinisial DBF, 14, warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang dan Ariyani Marfianto, 20, warga Desa Talun, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Sedangkan, korban luka-luka berinisial WS, 14, dan DM, 14. Keduanya warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang dan Ahmad Rizal, 21, warga  Desa Dawarblandong, Mojokerto. 

Informasi yang dihimpun, Rabu, 29 Juni 2023 pukul 01.00 WIB, tiga pelajar usai melakukan takbir keliling. Perut mereka lapar dan mencari makan di Pasar Kedungpring. Mereka mengendarai sepeda motor Honda Grand nomor polisi (Nopol) L 3837 WU. Pelajar berinisial WS membonceng dua temannya, yakni berisial DM dan BDF. 

Selesai makan, ketiga pelajar yang belum cukup umur untuk mengendarai sepeda motor tujuan pulang ke rumahnya. Motor melaju dengan kecamatan sedang. Sekitar 400 meter dari utara Masjid As Syuro tepatnya di Jalan Raya Desa Kedungpring. Dari berlawanan melaju pengendara motor Honda CBR nopol S 5136 SU. Motor lanang itu di joki oleh Ahmad Rizal, 21, membonceng Ariyani Marfianto, 21. Keduanya, warga Desa Dawarblandong, Mojokerto. 

Karena kondisi jalan sepi, Rizal diduga memacu motor spor kelas pemula dengan cepatan tinggi. Karena di depan masjid terdapat trafficon alias kerucut lalu lintas yang digunakan untuk pengaturan lalu lintas bersifat sementara itu, Rizal, pengendara motor CBR memilih jalur ke tengah.  

Karena kecepatan tinggi motor spor yang dikendarai oleh Rizal beradu banteng dengan pemotor Honda Grand yang dikendarai pelajar berinisial WU. Benturan adu mocong sangat keras sehingga beberapa orang terpental. DBF, 14, warga Desa Kedungpring, Kecamatan Balongpanggang dan Ariyani Marfianto, 20, warga Desa Talun, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto meninggal di lokasi kejadian. Kondisi kedua korban menggerikan.

Tiga orang lain yakni WS, DM dan Ahmah Rizal mengerang kesakitan. 

Kapolres Gresik AKBP Adhitya Panji Anom melalui Kapolsek Balongpanggang AKP M. Zainuddin dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.  “Korban meninggal dan luka-luka telah dibawah kerumah sakit,” kata Zainuddin. (yad)

Motor Sport Vs Honda Grand Adu Banteng,Dua Meninggal, Tiga Luka-luka Selengkapnya

Honda HRV Versus Beat Adu Moncong dan Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Mobil terbakar kembali terjadi di Gresik. Kamis pagi tadi, 2 Maret 2023 mobil Honda HRV dan motor Honda Beat hangus terbakar. Sehari sebelumnya, minibus Suzuki Carry. 

Informasi yang dihimpun dari petugas pemadaman kebakaran (Damkar) Gresik sekitar pukul 03.00 WIB sebuah mobil Honda HRV nomor polisi (nopol) L 1903 ACE dikendarai Vito melaju dari Surabaya menuju Driyorejo atau arah selatan. Pagi itu, kondisi jalan lengang. Diduga mobil HRV itu melaju kecepatan tinggi.

Memasuki depan perumahan elit Jl Raya Petiken Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik tiba-tiba dari arah berlawanan ada pengemudi motor Honda Beat nopol S 4781 NA yang dikendarai Bayu. Belum diketahui identitasnya lengkap pengendara motor itu. 

Karena kondisi sangat dekat terjadi tabrakan. Dua kendaraan beda jenis, mobil dan motor itu beradu moncong. Honda Beat masuk kolong mobil HRV itu. Motor matik terseret sejauh 100 meter di jalan beraspal itu. Gesekan bodi motor dengan jalan itu menimbulkan percikan api yang memicu terjadinya kebakaran. 

Melihat api membesar Vito, pengemudi HRV menyelamatkan diri. Sedangkan, Bayu, pengendara motor gulung kuming di jalan raya. Bayu dikabarkan selamat. Api semakin membesar. Sekuriti perumahan Fahmi menghubungi petugas pemadaman kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik. Api terus melahap bodi motor dan HRV itu. Saat delapan petugas damkar dari Posko Driyorejo tiba api sudah membakar seluruh bodi mobil HRV dan motor Beat. 

Petugas damkar berhasil menjinakkan api setelah 15 menit kemudian. Kabar terbakar dua kendaraan itu langsung menyebar cepat ke masyarakat. Sehingga hitungan menit Jalan Raya Petiken, Driyorejo itu dari sepi menjadi riuh. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Gresik Agustin Halomoan Sinaga mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan kebakaran sekitar pukul 03.00 WIB. “Petugas dari posko Damkar Driyorejo tiba 7 menit kemudian. Mobil dan motor sudah terbakar,” kata Sinaga pada Kamis, 2 Maret 2023.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, mobil HRV dan Honda Beat terbakar berawal dari kecelakaan. Peristiwa kecelakaan ditangani oleh pihak kepolisian. “Kami hanya melakukan penyelamatan dan memadamkan api. Satu korban selamat di bawa kerumah sakit Anwar Medika, Krian,” terangnya. (yad)

Honda HRV Versus Beat Adu Moncong dan Terbakar  Selengkapnya

Senggol Truk Tronton, Pengendara Honda Supra Meninggal 

GRESIK,1minute.id – Peristiwa memilukan terjadi di ruas Jalan Deandles, tepatnya di Jalan Raya Sukomulyo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Rabu, 6 Juli 2022.

Seorang pengendara motor Honda Supra nomor polisi (Nopol) W 6053 DT bernama Kaeni, 54, warga Desa Karangturi, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan menabrak truk tronton  nopol L 9211 UA yang dikemudikan Khoirul Anam, 50, warga Desa Talun,  Kecamatan Kemalang, Klaten, Jawa Tengah. 

Kecelakaan yang terjadi pada pukul 06.30 itu mengakibatkan Kaeni meninggal di lokasi kejadian. Yang memilukan…(maaf tidak bisa dijelaskan).

Informasi yang dihimpun kecelakaan lalu lintas terjadi pada saat pengendara sepeda motor Honda Supra  nopol W  6053 DT yang dikendarai Kaeni melaju dari arah Bungah menuju Manyar. Memasuki Jalan Raya Desa  Sukomulyo, Kaeni mendahului dari sisi sebelah kiri truk tronton nopol L 9211 UA yang dikemudikan Khoirul Anam yang melaju searah.

Diduga pengendara motor kurang memperhatikan arah depan serta kurang bisa jaga jarak aman. Akibatnya, benturan dengan truk tronton. Akibat dari kecelakaan Kaeni meninggal di TKP kemudian korban dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk dimintakan Ver Jenazah.

Menurut Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi melalui Kanit Laka Satlantas Polres Gresik Ipda Suharto, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi di lokasi kejadian, kecelakaan terjadi diduga akibat pengendara sepeda motor Honda Supra saat mendahului dari sisi sebelah kiri  kurang memperhatikan arah dan kurang hati-hati. “Pengendara motor terjatuh dan terbenturan truk tronton,”kata Ipda Suharto. (yad)

Senggol Truk Tronton, Pengendara Honda Supra Meninggal  Selengkapnya

Kalau Tidak Ngantuk, Ya Rem Blong, Truk Kontainer Lindas Suzuki Ertiga

GRESIK,1minute.id – Kecelakaan lalu lintas kembali menelan korban jiwa. Sebuah truk kontainer yang diduga mengalami rem blong melindas mobil Suzuki Ertiga di simpang 3 Raya Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Rabu, 18 Mei 2022. 

Akibat serudukan truk kontainer itu bodi mobil Suzuki Ertiga kelir merah itu rusak berat. Bodi minibus tidak terbentuk. Pengemudi Suzuki Ertiga bernama Sudiyono tergencet bodi mobil yang dikendarainya. Untuk mengevaluasi pensiunan guru berusia 60 tahun tinggal di Dusun Dukuh, Desa/Kecamatan Bungah itu butuh waktu 2 jam.

Menurut cerita Sekamto, 51, sekitar pukul 11.00 truk kontainer nomor polisi (nopol) L 9367 UX yang disopiri Suwarno, 44, warga Widang, Tuban melaju dari arah Raya Sidayu menuju ke Manyar, Gresik. Memasuki jalan menurun Raya Bungah tepatnya simpang 3 Raya Bungah, sopir truk kontainer tidak bisa mengendalikan laju kendaraan beratnya itu. Nahas di depan ada mobil Suzuki Ertiga nopol W 1743 CW.

Kendaraan berat itu langsung melindas bodi mobil Suzuki Ertiga yang kendarai Sudiyono. Minibus terseret karena truk kontainer warna hijau terus melaju menabrak tiang telkom dan berhenti setelah menabrak sebuah toko.
Menurut saksi mata kejadian memilukan terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Truk kontainer nomor polisi (Nopol) L 9367 UX melaju dari arah  Sidayu ke Manyar. Setelah melewati jalan tanjakan Raya Bungah kemudian jalan menurun. Nah, saat jalan menurun itu, diduga truk kontainer yang disopiri oleh 

“Kayaknya (sopir kontainer) kalau ngak ngantuk ya (rem) ngeblong. Tiba-tiba menabrak begitu saja,”ungkap Sekamto,51, petugas penyebrangan jalan di simpang 3 Raya Bungah itu kepada wartawan. Sopir Suzuki Ertiga meninggal di lokasi kejadian (TKP) akibat tertabrak truk kontainer dan tertimpa tiang telkom. Sementara sopir truk kontainer selamat dan telah dilarikan ke rumah sakit islam (RSI) Mabarrot NU Bungah. 

Hingga pukul 12.30, ketika berita ini ditulis petugas kepolisian dari Polsek Bungah bersama warga masih  melakukan proses evakuasi korban yang tergencet di dalam mobil. Cuaca hujan deras disertai banyaknya lilitan kabel di lokasi menjadi penghambat proses evakuasi. Kecelakaan itu mengakibatkan jalan Deandles di Pantai utara (Pantura) Kabupaten Gresik itu macet dua arah, yakni dari arah Sidayu tujuan Manyar dan sebaliknya. (yad)

Kalau Tidak Ngantuk, Ya Rem Blong, Truk Kontainer Lindas Suzuki Ertiga Selengkapnya

Pasutri Korban Laka Bus Pariwisata Ardiansyah Dimakamkan, Andik di TPU Katimoho, Istrinya di TPU Benowo

GRESIK,1minute.id – Suasana duka menyelimuti keluarga Andik Suyanto di Desa Katimoho, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik pada Selasa,17 Mei 2022. Andik bersama istrinya, Anita Agustina adalah s korban kecelakaan tunggal di ruas Tol Sumo KM 712 yang menawaskan 15 orang pada Senin, 16 Mei 2022 sekitar pukul 06.15 WIB itu. 

Kabar Andik dan istrinya, Anita Agustina itu membuat warga desa setempat seakan ikut merasakan duka. Puluhan warga setempat mengalir ke rumah duka untuk bertakziah. Diantaranya, Aipda Febriyanto. Febriyanto adalah Bhayangkara Pembina Keamanan dab Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Katimoho. Febriyanto tidak sendirian. Ia bersama Kepala Unit (Kanit) Pembinaan Masyarakat (Binmas) Polsek Kedamean Aipda Eko Subandi.

“Kami Polres Gresik mengucapkan bela sungkawa kepada korban meninggal,”kataKapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Kedamean Iptu Dante Anam Irawanto pada Selasa,17 Mei 2022.

Diketahui Andik dan istrinya, Anita Agustina adalah dua dari 14 korban meninggal dalam kecelakaan maut di Ruas Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712 pada Senin,16 Mei 2022. Andik dimakamkan di tempat pemakaman umum (TPU) Desa Katimoho. Sedangkan, Anita Agustina dimakamkan di TPU Benowo, Surabaya.  
Bus pariwisata Ardiansyah perjalanan pulang ke Benowo dari wisata di Gunung Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah menabrak rambu jalan atau variable message sign/VMS) di KM 712.400A Tol Sumo.

Sebanyak 14 penumpang meninggal dan puluhan penumpang lainnya mengalami luka berat dan ringan. Ade Firmansyah, diantaranya yang selamat dalam kecelakaan  bus pariwisata bernomor polisi (nopol) S 7322 UW itu.

Siapa Ade Firmansyah? Ia adalah sopir bus pariwisata Ardiansyah yang mengalami kecelakaan di Tol Sumo KM 712 pada Senin,16 Mei 2022. Kecelakaan tunggal pukul 16.15 WIB, itu mengakibatkan 14 penumpang meninggal.Sopir berusia 28 tahun itu asal Sememi, Kecamatan Benowo, Surabaya. Ade Firmansyah adalah sopir pengganti. Ade Firmansyah diduga mengantuk. Satlantas Polresta Mojokerto masih melakukan penyelidikan penyebab kecelakaan maut itu. (yad)

Pasutri Korban Laka Bus Pariwisata Ardiansyah Dimakamkan, Andik di TPU Katimoho, Istrinya di TPU Benowo Selengkapnya

Sopir Diduga Ngantuk, Bus Pariwisata Ardinsyah Menabrak Rambu Jalan Tol Sumo, 13 Penumpang Meninggal

MOJOKERTO,1minute.id – Kecelakaan maut terjadi di ruas Tol Sumo KM 712 arah Surabaya pada Senin pagi, 16 Mei 2022. Kecelakaan tunggal pada pukul 06.15 WIB, itu mengakibatkan 13 orang meninggal dunia. Korban meninggal itu adalah penumpang bus pariwisata Ardiansyah.

Informasi yang dihimpun bus pariwisata Ardiansyah perjalanan pulang dari berwisata Gunung Dieng, Wonosobo, Jateng. Bus bernomor polisi (nopol) S 7322 UW tujuan Surabaya. Bus pariwisata yang disopiri Ade Firmansyah, 29, itu mengangkut 25 penumpang tujuan Benowo, Surabaya. Bus melaju ke arah Surabaya. Memasuki Tol Sumo (Surabaya-Mojokerto) KM 712, bus pariwisata oleng ke kiri. Diduga sopir bus Ade Firmansyah tidak kuat menahan kantuk. 

Bus kemudian menabrak rambu lalu lintas atau variable message sign/VMS) di KM 712.400A Tol Sumo hingga ambruk. Akibat benturan itu bentuk moncong dengan rambu lalu lintas ditengarai sangat kencang hingga bodi bus pariwisata rusak parah. Bodi bus tidak terbentuk. Ringsek. Akibatnya, 13 penumpang meninggal dunia. Sedangkan, 12 penumpang lainnya luka-luka berat dan ringan.

Kasatlantas Polresta Mojokerto, AKP Heru Sujio Budiono mengatakan bus pariwisata membawa rombangan wisatawan asal Benowo, Surabaya. Mereka perjalanam pulang dari Gunung Dieng, Wonosobo, Jawa Tengah. ” Bu hendak kembali ke Surabaya setibanya di lokasi mengalami laka tunggal,”kata AKP Heru Sujio Budiono dikutip dari inilahmojokerto.com

Korban laka tunggal dibawa ke lima rumah sakit di Sidoarjo, Mojokerto dan Gresik. Lima rumah sakit itu adalah Rumah Sakit Emma Kota Mojokerto, RS Citra Medika (Ciko), Tarik, Sidoarjo, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wahidin Sudiro Husodo serta RSUD RA Basuni Gedeg Mojokerto dan RS Petrokimia Gresik.

Untuk korban meninggal berjumlah 13 orang dibawa ke RSUD Wahidin Sudiro Husodo untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Kordinator rawat inap RSUD Wahidin Sudiro Husodo dr Alvin Humaidi mengatakan, 13 orang korban kecelakaan bus pariwisata sebanyak 4 orang yang identitasnya dapat diidentifikasi yakni, Titis Hermi, Ainur Rofiq, Edi Purnomo, dan Andik. Keempat orang tersebut beralamat di Jalan Benowo, Surabaya.

Sementara, 10 orang dirujuk ke RS Citra Medika yakni, Jefri Adi, Yati Nanik, Bayu, Adi, Adrian Maulana, Suudi, Sujono, Ade Firrmansyah, Saqila (4 tahun) dan satu orang meninggal dunia belum diketahui identitasnya.

Sedangkan korban yang dirujuk di RS Emma Kota Mojokerto berdasarkan Senkom Tol Sumo (Surabaya – Mojokerto) ada 4 orang yakni Muhammad Noval Al Habib, laki-laki usia 13 tahun, warga Benowo, Surabaya kondisinya diduga mengalami patah lengan kiri.

Sementara Mujiana, perempuan berusia 54 tahun, warga Benowo, Surabaya kondisinya sadar tapi belum bisa diajak komunikasi, diduga mengalami patah tulang di paha. Sedangkan Nur Ali, laki-laki usia 57 sampai 59 tahun, warga Benowo, Surabaya. kondisinya tidak sadarkan diri. Mujiana dan Nur Ali adalah sepasang suami istri. Anak laki-laki berusia sekitar 6 tahun, memakai kaos hitam dan celana olah raga hitam putih. Kondisinya cedera dan tidak sadarkan diri. (yad)

Sopir Diduga Ngantuk, Bus Pariwisata Ardinsyah Menabrak Rambu Jalan Tol Sumo, 13 Penumpang Meninggal Selengkapnya

Satlantas Santuni Anak Yatim-Piatu yang Orang Tua Meninggal Karena Korban Kecelakaan

GRESIK,1minute.id – Masa bahagia Bebas, 5, dan Naya, 3, bersama orang tuanya seakan terasa begitu cepat berlalu.  Sebab, kedua orang tuanya meninggal akibat kecelakaan. Bebas dan Naya tinggal di Jalan Merah Delima Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik itu menjadi yatim dan piatu.

Dua anak itu kini diasuh oleh neneknya. Kondisi yang dialami oleh dua bersaudara itu membuat Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik turun tangan membantu meringankan beban yang dialami. Korp sabuk putih itu memberikan santunan kepada anak yatim dan piatu itu. Santunan diserahkan langsung oleh Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi.

“Semoga santunan ini bisa sedikit meringankan beban kedua anak tersebut,”kata Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kasatlantas Polres Gresik AKP Engkos Sarkosi pada Kamis, 21 April 2022.
Data yang didapat 1minute.id dari Satlantas Polres Gresik menyebutkan kecelakaan yang mengakibatkan orang tua Bebas dan Naya meninggal terjadi di Jalan raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik pada Senin, 28 Maret 2022 sekitar pukul 03.00 WIB.

Pagi itu, mobil Daihatsu Grand max pikap nomor polisi  L 9304 CO yang dikemudikan Muhamad Firman Hakiki, 30, dengan penumpang istrinya, Rendra Pramudia Wardana Arini, 23, diseruduk dump truck nomor polisi L 9041 UX. Dump Truck itu dikendarai oleh Agus Dwi Saputra, 19 tahun. Ia warga Desa Sekapuk, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. 

Cerita, pagi itu dump truck melaju dari selatan ke utara atau dari Manyar ke arah Bungah. Ketika memasuki Jalan Raya Desa Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Agus Dwi Saputra tidak bisa menguasai setir. Dump Truck menerabas marka jalan. Nahas, saat bersama dari arah berlawanan ada mobil Daihatsu Grand max melaju.

Grand max pikap itu dikendarai Firman Hakiki dengan penumpang istrinya, Rendra Pramudia Wardana Arini. Karena jarak sangat dekat tabrakan tidak terhindarkan. Kecelakaan itu mengakibatkan Firman Hakiki dan istrinya, Arini meninggal.  Pasutri yang tinggal di Jalan Merah Delima, Desa Karangrejo, Kecamatan Manyar memiliki dua anak yakni Bebss, 5 tahun, dan Naya, 3 tahun. (yad)

Satlantas Santuni Anak Yatim-Piatu yang Orang Tua Meninggal Karena Korban Kecelakaan Selengkapnya

Cegah Laka Lantas,  Polisi Ngecor Jeglongan Jalan Deandles

GRESIK,1minute.id – Anggota Polisi Sektor (Polsek) Manyar turun jalan pada Jumat, 4 Februari 2022. Mereka turun jalan bukan untuk mengamankan unjukrasa. Tapi,  anggota Polsek Manyar itu turun jalan untuk ngecor jalan berlubang. Di ruas Jalan Sukomulyo, Kecamatan Manyar. Jalan nasional di pantai utara (Pantura) di Kota Santri-julukan lain-kabupaten Gresik itu. 

Puluhan jeglongan di cor dengan adonan semen itu berada di jembatan Sukomulyo. Ngecor jalan deandles itu dipimpin oleh Kanit Binmas Aiptu Rozi dan Bripka Hadi Supriyanto. Mereka mengaduk material pasir, batu koral dan semen diatas gerobak roda tiga menggunakan cangkul.

Adonan semen itu kemudian dimasukkan ke lubang jalan berukuran lebar 15 centimeter dan panjang 3 meter yang membujur di bahu jembatan itu.Penambalan jalan lubang itu untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. Penambalan jalan lubang itu menuai respon positif dari pengguna jalan. “Saya acungi jempol,”puji Edi Purwanto, 45 tahun.  

Kapolres Gresik AKBP Mochamad Nur Azis melalui Kapolsek Manyar AKP Windu Priyo Prayitno mengatakan, pengecoran jalan untuk mencegah kecelakaan lalu lintas. “Saya perintahkan anggota untuk melakukan penambalan sementara. Aspal jalan sudah banyak yang berlubang besar berpotensi menimbulkan kecelakaan lalulintas,”kata  Windu.

Mantan Kasat Sabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya itu mengaku sudah melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk cepat dilakukan perbaikan. (yad) 

Cegah Laka Lantas,  Polisi Ngecor Jeglongan Jalan Deandles Selengkapnya

Tabrak Truk Fuso, Suami-Istri Meninggal Dunia

GRESIK,1minute.id – Sepasang suami-istri meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Banyuwangi, Kecamatan Manyar, Gresik pada Rabu pagi, 28 April 2021.

Korban bernama Yusuf, 56,  dan  Mu’asiyah, 45. Keduanya warga Desa Melirang, Kecamatan Bungah, Gresik. 

Kanit Laka Satlantas Polres Gresik  Ipda Yossy Eka Prasetya menjelaskan, peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 05.00. Korban mengendarai motor Yamaha N Max nopol W 6258 AJ berjalan dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang.

Saat melintas ditempat kejadian perkara, korban tidak memperhatikan arah depan dengan jelas sehingga menabrak bagian belakang truk Fuso dikemudikan Harianto, 42, warga Desa Tambakrejo, Kecamatan Duduksampeyan, Gresik itu sedang parkir di bahu jalan sebelah kiri.

“Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Korban mengalami luka di bagian kepala dan sudah kami dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik,”kata Yossy. (yad)

Tabrak Truk Fuso, Suami-Istri Meninggal Dunia Selengkapnya