Pemkab Gresik Raih Anugerah Media Humas 2025  bersama DIY dan DKI Jakarta 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik meraih Anugerah Media Humas (AMH) 2025 pada kategori Website Pemerintah Daerah di Jakarta pada Rabu malam, 12 November 2025.

Dalam ajang yang dihelat di Hotel Borobudur Jakarta itu, Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik meraih menduduki peringkat terbaik III. Posisi pertama dan kedua, masing-masing diraih Pemerintah Daerah Istimewa (DI) Yogyakarta dan Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta. 

Pemkab Gresik bisa mengungguli pemerintah daerah tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia lainnya. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Gresik dalam menghadirkan layanan informasi publik yang transparan, menarik, dan terpercaya melalui kanal digital resmi.

Kepala Bidang Statistik dan Informasi Publik Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Gresik Zurron Arifin, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini.

“Alhamdulillah, penghargaan ini adalah hasil kolaborasi dan kerja keras banyak pihak. Terima kasih kepada Bupati Gresik, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, semua unit kerja di Diskominfo Gresik, serta kontributor berita, dari Bagian Prokopim dan Suara Gresik, tim editor dan infografis di gresik newsroom dan seluruh OPD yang telah mendukung pengelolaan media komunikasi publik Pemkab Gresik,” ujarnya.

Website resmi Pemkab Gresik (www.gresikkab.go.id) memiliki sejumlah fitur unggulan yang menjadi daya tarik dan nilai tambah dalam penyajian informasi publik, di antaranya:

• Notifikasi Live Streaming untuk memudahkan masyarakat mengikuti kegiatan Pemkab secara langsung.

• WA Chatbot yang terhubung dengan layanan publik dan kanal aduan masyarakat.

• Integrasi Media Sosial agar seluruh informasi dari Pemkab Gresik dapat diakses secara cepat dan serentak melalui berbagai platform digital.

• Fitur Aksesibilitas Disabilitas, menjadikan website lebih inklusif dan ramah bagi semua kalangan pengguna.

Selain itu, konten website Pemkab Gresik juga terus dikembangkan dengan tampilan yang interaktif, informatif, dan mudah diakses oleh masyarakat. “Kami ingin website Pemkab Gresik tidak hanya menjadi sumber informasi, tetapi juga media komunikasi yang membangun harapan menuju terwujudnya Gresik Baru yang Lebih Maju,” tambah Zurron.

Dengan raihan ini, Pemkab Gresik semakin memantapkan langkahnya menuju pemerintahan digital yang terbuka, partisipatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas. (yad)

Pemkab Gresik Raih Anugerah Media Humas 2025  bersama DIY dan DKI Jakarta  Selengkapnya

Kanwil BPN Jatim Canangkan Gemapatas, 2026 Targetkan 513 Ribu Sertifikat Tanah

GRESIK,1minute.id – Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jawa Timur Asep Heri melakukan pencanangan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (Gemapatas) di Desa Mojotengah, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Senin, 10 November 2025.

Pencanangan Gemapatas untuk menyongsong program strategis nasional (PSN) 2026, yaitu, Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). “Dari 21 juta bidang tanah di Jawa Timur, sebanyak 5,2 juta belum bersertifikat. Tahun 2028 harapannya seluruh bidang tanah di Jawa Timur selesai, 5,2 juta bidang tanah itu bersertifikat,” kata Asep Heri. 

Kegiatan “curi start” PSN untuk memudahkan proses pensertifikatan tanah ini, BPN melibatkan masyarakat untuk aktif dalam Gemapatas ini. Sebab, tahun 2026, BPN Jawa Timur mendapat alokasi 513.900 produk sertifikat tanah. Untuk menyukseskan program tersebut, dimulai dengan gebrakan Gemapatas.

Asep menegaskan bahwa Gemapatas akan memperkuat data fisik pertanahan melalui pemasangan patok batas. “Melalui patok batas, kita ingin meminimalisir konflik dan meningkatkan kualitas produk pertanahan. Tahun depan akan dipasang 1,8 juta patok di 638 desa dan 319 kecamatan se- Jawa Timur untuk menyongsong program strategis nasional,” ujarnya. “Secara fisik pasang dulu patoknya, kemudian nanti diurus sertifikatnya,” ia melanjutkan. 

Gemapatas adalah kegiatan pra yang digelar selama dua bulan November-Desember 2025 sebelum agenda inti PTSL 2026. “Dalam dua bulan ini, harapannya tanah sudah dipasang patok, persyaratan sudah siap, pemahaman masyarakat sudah matang, dan tahun 2026 pendaftarannya melalui digitalisasi dalam rangka sertifikat elektronik,” katanya.

Mantan Kepala BPN Gresik ini menyinggung peran pemerimtah daerah dalam program kolaborasi ini. “Dari 39 pemerintah daerah di Jawa Timur, baru 28 yang membebaskan BPHTBP. Ini saya titip salam juga buat para bupati dan wali kota, karena ini program pro rakyat. Gemapatas adalah gerakan hasil kolaborasi, kita semua harus bersinergi,” tegasnya. 

Selain pencanangan Gemapatas, Badan Pertanahan Nasional juga membentuk desa binaan untuk menyukseskan PSN ini. Kegiatan ini, dihadiri antara lain, Kepala Badan Koordinasi Wilayah Pemerintah dan Pembangunan Jawa Timur II Bojonegoro Agung Subagio, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kajari Gresik Yanuar Utomo, Dandim 0817/Gresik Letkol Inf Fadly Subur Karamaha, serta Kepala BPN Gresik Rarif Setiawan.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyampaikan, bahwa Gemapatas bukan sekadar kegiatan menancapkan patok di tanah, tetapi simbol hadirnya negara dalam menjamin kepastian hukum atas kepemilikan tanah masyarakat. “Melalui patok yang kokoh berdiri, kita menegaskan hak, tanggung jawab, dan batas kepemilikan yang sah di mata hukum,” tegas dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia menambahkan, kepastian hukum atas tanah merupakan pilar utama kemakmuran rakyat. Banyak sengketa sosial, penyerobotan lahan, dan tumpang tindih kepemilikan bermula dari ketidakjelasan batas tanah. Karena itu, Gemapatas menjadi ajakan kepada masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pemasangan tanda batas tanah secara serentak di seluruh Gresik.

Langkah ini bukan hanya mencegah sengketa, tetapi juga mempercepat pendaftaran tanah melalui program PTSL sebagai bagian dari target Gresik Lengkap, Jawa Timur Lengkap, dan Indonesia Lengkap,” katanya. 

Sementara itu, Kepala Kantor BPN Gresik Rarif Setiawan, menyebut bahwa gerakan ini memiliki nilai lebih bagi masyarakat dan pemerintah daerah. “Kabupaten Gresik merupakan daerah dengan tingkat investasi tinggi. Kejelasan batas tanah menjadi faktor penting yang menentukan kepastian hukum dan kenyamanan investor untuk menanamkan modalnya,” jelasnya.

Menurutnya, Gemapatas adalah kesempatan nyata untuk menegaskan kesepakatan bersama atas batas-batas tanah serta memberikan manfaat hukum, sosial, dan ekonomi bagi masyarakat Gresik. (yad)

Kanwil BPN Jatim Canangkan Gemapatas, 2026 Targetkan 513 Ribu Sertifikat Tanah Selengkapnya

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Serahkan 3.022 SK Pengangkatan PPPK

GRESIK,1minute.id – Hari Pahlawan 2025 menjadi momen yang bakal sulit dilupakan oleh 3.022 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. 

Sebab, di Peringatan Hari Pahlawan yang mengusung tema : “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” itu, mereka secara resmi menerima Surat Keputusan Pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) Pengangkatan  Penyerahan ribuan SK itu usai upacara Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Gresik pada Senin, 10 November 2025.

Dalam upacara itu, Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani menjadi inspektur upacara yang mayoritas peserta memakai kostum pejuang yang mengusung tema  “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan” itu.

Inspektur Upacara yang juga Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membacakan sambutan dari Menteri Sosial Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul mengatakan, para Pahlawan mengajarkan kepada kita, bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan, lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan dan keikhlasan. 

Karenanya, ada tiga hal yang dapat kita teladani dari Pahlawan bangsa. Pertama, kesabaran para Pahlawan, mereka sabar menempuh ilmu, sabar menyusun strategi, sabar menunggu momentum, dan sabar membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Mereka tetap bersabar meski menghadapi perbedaan pandangan, dan jalan perjuangan. 

“Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa. Tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan, “ujar Gus Yani sapaan akrab Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kedua, semangat untuk mengutamakan kepentingan bangsa diatas segalanya, yaitu setelah kemerdekaan diraih, para pahlawan tidak berebut jabatan, tidak menuntut balasan, tidak mengincar apa yang ditinggalkan penjajah. Namun mereka justru kembali ke rakyat, untuk mengajar, membangun, menanam, dan melanjutkan pengabdian.

Ketiga, Gus Yani melanjutkan, pandangan jauh kedepan, dimana para pahlawan berjuang untuk generasi yang akan datang, untuk memakmurkan bangsa yang mereka cintai. Serta menjadikan perjuangan tersebut sebagai bagian dari ibadah, darah, dan air mata mereka adalah doa yang tak pernah padam.

“Menyerah berarti meninggalkan amanah kemanusiaan, ini adalah modal besar bagi generasi saat ini, semangat perjuangan yang pantang menyerah adalah kekuatan bagi kita dan generasi mendatang untuk meneruskan cita-cita para pahlawan yang selama ini telah ditunaikan,” ujar Saifullah Yusuf dalam sambutannya.

‎Lebih lanjut, Saifullah Yusuf mengatakan saat ini perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian dengan semangat yang tetap sama. Yaitu membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan.

“Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya.” tegasnya.

‎Diakhir sambutannya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, mengajak untuk bersyukur dan berjanji, bahwa kemerdekaan tidak akan sia-sia, dengan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus. “Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam, dengan bekerja, bergerak dan berdampak.” pungkasnya. (yad)

Peringati Hari Pahlawan, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Serahkan 3.022 SK Pengangkatan PPPK Selengkapnya

DPMPTSP Gelar Klinik Investasi Keliling di Gresik, Wabup Gresik : Pemkab Komitmen Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja

GRESIK,1minute.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Timur menggelar Klinik Investasi Keliling (Klik) di Gresik pada Rabu, 5 November 2025. Kegiatan yang bertujuan menjaring dan memetakan permasalahan aktual yang dihadapi pelaku usaha, sekaligus memberikan solusi konkret melalui pelayanan aftercare ini dihadiri Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif.

Melalui pendekatan ini, pemerintah tidak hanya menampung aspirasi, tetapi juga memperkuat sinergi kebijakan antara pemerintah daerah dan pelaku industri untuk mendorong keberlanjutan serta realisasi investasi di lapangan.

Pada kesempatan itu, Asluchul Alif menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam dunia investasi sekaligus penyerapan tenaga kerja. 

Ia menyampaikan, bahwa Kabupaten Gresik merupakan salah satu kontributor terbesar investasi di Jawa Timur. Hingga triwulan III/2025 realisasi investasi mencapai Rp 22,98 triliun.  Namun demikian, Ia juga mengingatkan bahwa dominasi Penanaman Modal Asing (PMA) perlu diimbangi dengan penyerapan tenaga kerja lokal.

“Penyumbang investasi terbesar di Gresik memang PMA. Tapi kita juga harus melihat sisi lain, mayoritas mereka menggunakan mesin, bukan tenaga kerja manusia. Ini berdampak pada lapangan kerja dan juga menimbulkan efek lingkungan serta kemacetan,” ujar dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Ia menambahkan bahwa dirinya telah menyampaikan isu tersebut kepada Gubernur Jawa Timur dan pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian khusus, terutama dalam pengaturan hingga dukungan dan penyediaan infrastruktur pendukung.

“Melalui Apindo, saya berharap perusahaan mempertahankan tenaga kerja yang ada dan menghindari PHK. Jika membutuhkan pegawai baru, saya minta utamakan warga Gresik agar pengangguran terbuka bisa terus kita tekan,” tegasnya.

Pemkab Gresik, katanya, terus berinovasi menghadirkan layanan investasi yang cepat, mudah, dan transparan. Melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) dan integrasi sistem digital seperti OSS, Sicantik, dan GoPutar, seluruh proses perizinan kini dapat diakses secara daring tanpa hambatan birokrasi.

Hingga September 2025, Pemkab Gresik mencatat capaian impresif dalam penerapan layanan digital melalui Online Single Submission (OSS). Berdasarkan data DPMPTSP Gresik:

• 10.924 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah terbit seluruhnya, atau 100% dari total permohonan.

• Dari 2.428 permohonan persyaratan dasar, 2.366 telah terbit.

• Sertifikat Standar mencapai 1.810 terbit dari 1.821 permohonan.

• Sedangkan untuk PB-UMKU, sebanyak 14 izin telah terbit dari 295 pengajuan.

Secara total, lebih dari 15 ribu dokumen layanan perizinan digital telah diproses sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, dengan tingkat penyelesaian di atas 95 persen.

“Kita bersama-sama berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelaku usaha. Semua proses sudah digital dan transparan. Ini bukti nyata bahwa Pemkab Gresik terus bergerak menuju tata kelola investasi yang modern dan terbuka,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Jawa Timur Dyah Wahyu Ermawati, menjelaskan bahwa kegiatan Gresik Klik merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memperkuat kepercayaan dunia usaha di tengah ketidakpastian ekonomi global.

“Salah satu kunci promosi investasi Jawa Timur adalah word of mouth. Ketika pelaku usaha merasa terbantu, mereka akan menjadi duta yang menyebarkan kabar baik tentang kemudahan berusaha di Jatim,” ungkapnya. Dyah menegaskan bahwa pelayanan aftercare merupakan bagian penting dari strategi pemerintah provinsi untuk mempertahankan dan mengembangkan investasi yang sudah ada. (yad)

DPMPTSP Gelar Klinik Investasi Keliling di Gresik, Wabup Gresik : Pemkab Komitmen Investasi dan Penyerapan Tenaga Kerja Selengkapnya

Kenaikkan Harga Cabai, Beras hingga Emas Perhiasan Dorong Inflasi Gresik Oktober 2025 sebesar 2,16 Persen

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik meliris tingkat inflasi Kabupaten Gresik bulan Oktober 2025. Inflasi Year on Year (YoY) sebesar 2,16 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,21.

Secara month to month (m to mm) Kabupaten Gresik dengan jumlah penduduk 1,3 juta jiwa ini mengalami inflasi sebesar 0,20 persen. Sementara secara year to date (y-to-d) inflasi tercatat 1,39 persen.

Kepada BPS Gresik Indriya Purwaningsih menjelaskan bahwa inflasi tahunan tersebut disebabkan oleh kenaikan harga pada sejumlah kelompok pengeluaran masyarakat. “Inflasi y-on-y terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian indeks kelompok pengeluaran,” ujar Indriya pada Senin, 3 November 2025.

Kelompok pengeluaran yang mengalami kenaikan antara lain makanan, minuman dan tembakau; pakaian dan alas kaki; perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga; kesehatan; transportasi; rekreasi, olahraga, dan budaya; pendidikan; penyediaan makanan dan minuman/ restoran; serta perawatan pribadi dan jasa lainnya.

Namun, Indriya menambahkan bahwa tidak semua kelompok pengeluaran mengalami kenaikan harga. Beberapa kelompok justru mencatat deflasi, yakni kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga, serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan.

Inflasi ini mencerminkan adanya tekanan harga yang moderat di Gresik sepanjang tahun 2025, sejalan dengan tren nasional yang dipengaruhi oleh fluktuasi harga bahan pangan dan energi. 

Merujuk data BPS Gresik, komoditas utama yang mendorong inflasi Oktober 2025 di Kota Santri-sebutan lain, Kabupaten Gresik, antara lain Cabai merah mengalami kenaikan tertinggi mencapai 36,41 persen ; Emas perhiasan (12,87%) ; telur ayam ras (7,68%) ; Daging (4,04%) ; cumi-cumi (3,36%) ; bawang merah (1,59%) dan beras (1,08%). (yad)

Kenaikkan Harga Cabai, Beras hingga Emas Perhiasan Dorong Inflasi Gresik Oktober 2025 sebesar 2,16 Persen Selengkapnya

Wabup Gresik Serahkan Bantuan Trantor untuk Gapoktan Wringinanom 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, mengunjungi kelompok tani di Desa Kepuhklagen, Kecamatan Wringinanom. Dalam kunjungan ini, Wabup sekaligus menyerahkan bantuan satu unit traktor roda empat untuk Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) setempat. Bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas sektor pertanian di Gresik.

Menurut Wabup Gresik Asluchul Alif,  bahwa perhatian pemerintah terhadap petani semakin besar, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya kedaulatan pangan nasional. “Pemerintah pusat sangat serius memperhatikan kesejahteraan petani. Bantuan traktor ini bukan sekadar alat, tetapi simbol dukungan untuk memperkuat produksi pertanian di Gresik,” ujar dokter Alif, sapaan, Asluchul Alif pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Ia juga kembali mensosialisasi program penurunan harga pupuk subsidi 20 persen yang saat ini tengah diterapkan pemerintah. Ia menjelaskan bahwa mekanisme pembelian pupuk kini lebih mudah dan transparan. “Cukup dengan menunjukkan KTP, semua data petani langsung muncul dalam sistem. Ini langkah penting untuk mencegah penyalahgunaan pupuk bersubsidi,” terangnya.

Ia melanjutkan kemudahan ini akan semakin terasa jika lokasi petani berdekatan dengan distributor pupuk. Namun, bagi wilayah yang cukup jauh, ia menilai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dapat berperan membantu distribusi agar pupuk bersubsidi dan program diskon dapat dinikmati secara merata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Gresik Eko Anindhito Putro, berharap bantuan traktor tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin oleh petani. “Sebaiknya alat ini dikelola bersama oleh Gapoktan, sehingga pemanfaatannya maksimal dan bisa menghasilkan pendapatan untuk biaya perawatan. Kalau bisa, traktor ini ke depan bisa “beranak”, artinya menambah jumlah alat dari hasil pengelolaan yang baik,” harapnya. (yad)

Wabup Gresik Serahkan Bantuan Trantor untuk Gapoktan Wringinanom  Selengkapnya

Anak Buaya Terjebak Perangkap Biawak, 2 Jam Petugas Damkar Gresik Lakukan Penyelamatan 

GRESIK,1minute.id – Seekor anak buaya terjebak perangkap biawak di dekat Jembatan Sembayat pada Jumat, 31 Oktober 2025. Tim rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik turun tangan menyelamatkan hewan buas itu.

Butuh waktu 2 jam petugas melakukan proses penyelamatan anak bajol yang memiliki panjang lebih dari 1 meter itu. “Kami di bantu oleh warga yang ada sekitar jembatan Sembayat,” kata Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Menurut Suyono, anak bajul dengan panjang lebih dari satu meter itu ditangkap dekat Jembatan Sembayat di Raya Daendels. Tepatnya, Desa Karangrejo, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada pukul 11.46 WIB. 

Ia menceritakan, sekitar pukul 10.20 WIB, seorang bernama Afif, warga Sembayat melihat ada anak buaya terperangkap jebakan biawak. Buaya itu terus berontak. untuk melepas dari jebakan biawak itu. Kabar ada seekor buaya liar terperangkap, sebanyak sepuluh personel petugas Damkarmat dari pos Kota Gresik menuju lokasi. Petugas memakai alat pelindung diri (APD) lengkap. Selain memakai APD, petugas juga membawa alat penjempit yang biasa digunakan untuk penyelamatan ular.

Karena anak buaya itu hidup di alam liar, sehingga petugas meningkatkan kewaspadaan. Sebab, mereka khawatir ada induk buaya atau pejantannya. Khawatir petugas beralasan. Sebab, tidak mungkin ada anak buaya bila tidak ada induknya. Setelah melakukan pengamatan sekeliling petugas kemudian bergerak melakukan penyelamatan. 

Petugas tidak langsung bergerak. Petugas melakukan pemantauan sekelilingnya. Sebab, ada kekhawatiran ada buaya lain yang di sekitar lokasi kejadian. Setelah dianggap aman petugas dibantu oleh warga yang rumahnya dekat Jembatan Sembayat. Butuh waktu hampir 2 jam untuk melakukan penyelamatan anak buaya itu.

“Anak buaya kami masukkan dalam karung,” terang Suyono. Penyelamatan buaya liar ini kali pertama dalam kurun waktu 10 bulan terakhir. “Kurun waktu Oktober ini, kami melakukan 72 kali penyelamatan. Dan, penyelamatan buaya liar baru pertama,” jelas Suyono. (yad)

Anak Buaya Terjebak Perangkap Biawak, 2 Jam Petugas Damkar Gresik Lakukan Penyelamatan  Selengkapnya

Harga Pupuk Bersubsidi Turun 20 Persen, Bupati Gresik Dorong Kopdes Merah Putih Hadir Perkuat Ekosistem Pertanian 

GRESIK,1minute.id – Harga pupuk bersubsidi turun 20 persen. Perunanan harga pupuk produksi PT Pupuk Indonesia, salah satu perusahaan plat merah itu membawa angin segar bagi petani Indonesia, antara lain, petani di Kabupaten Gresik. 

Kebijakan ini menjadi dukungan bagi sektor pertanian, untuk bangkit di tengah tantangan biaya produksi yang kian ini tinggi. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan apresiasi atas implementasi kebijakan tersebut. Menurutnya, langkah PT. Pupuk Indonesia yang tidak hanya menurunkan harga, tetapi juga memangkas rantai regulasi pembelian pupuk akan sangat bermanfaat bagi petani.

“Apresiasi kami sampaikan kepada PT. Pupuk Indonesia atas implementasi diskon pupuk. Selain potongan harga 20 persen, kini pembelian juga lebih mudah. Ini program yang sangat bermanfaat, baik bagi petani di Gresik maupun secara nasional,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat menghadiri Rembuk Tani bersama Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi di Kecamatan Balongpanggang pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Turunnya harga pupuk ini sangat berarti bagi petani di tengah naiknya biaya produksi. Selain itu, program ini juga sesuai dengan momentum atas program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto. “Dengan harga eceran tertinggi (HET) gabah yang sudah diatur dan pupuk yang kini lebih terjangkau, mudah-mudahan petani kita bisa bangkit dan sejahtera,” tegas mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Ia pun mengajak Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk turut ambil bagian dalam memperkuat ekosistem pertanian di tingkat bawah. “Koperasi Merah Putih harus bisa mencari peluang dan hadir memudahkan petani kita, baik di sektor distribusi pupuk maupun gabah. Kolaborasi seperti ini akan memperkuat kemandirian pertanian Gresik,” ujar Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menambahkan, bahwa Pemkab Gresik terus memperkuat ekosistem pertanian. Hal ini dilakukan dengan dukungan infrastruktur penyimpanan hasil panen. “Keberadaan gudang Bulog seluas lima hektare di Balongpanggang akan memperkuat rantai pasok dan menjaga stabilitas harga gabah petani,” jelas dokter Alif, sapaan, Asluchul Alif. 

Sementara itu, Direktur Utama PT. Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menegaskan, bahwa penurunan harga pupuk bersubsidi ini diikuti peningkatan alokasi nasional dari 5 juta ton menjadi 9,5 juta ton. Sistem distribusi juga kini lebih sederhana agar pupuk dapat tersalurkan lebih cepat dan tepat sasaran. 

“Kami berkomitmen memastikan kebutuhan pupuk petani di seluruh wilayah, termasuk Gresik, terpenuhi dengan baik,” ujar mantan Dirut Petrokimia Gresik ini. 

Kabupaten Gresik mendapatkan julukan sebagai Kota Industri. Kabupaten yang memiliki luas wilayah 1.191,25 kilometer persegi (km²) ini juga merupakan salah satu daerah penopang pangan di Jawa Timur. Berdasarkan data Dinas Pertanian Jawa Timur, Gresik masuk dalam lima besar daerah dengan luas tanam padi dan produktivitas tertinggi di wilayah utara Jawa Timur. Produktivitas padi di Gresik pada 2024 tercatat mencapai rata-rata 6,2 ton per hektare, dengan kontribusi signifikan dari kecamatan Benjeng, Cerme dan Balongpanggang.

Selain komoditas padi, sektor hortikultura dan perikanan darat juga tumbuh pesat. Produksi cabai merah dan bawang merah dari wilayah selatan Gresik meningkat lebih dari 15 persen dalam dua tahun terakhir, sementara hasil perikanan air tawar dari kawasan Dukun dan Sidayu ikut menguatkan ketahanan pangan lokal. (yad)

Harga Pupuk Bersubsidi Turun 20 Persen, Bupati Gresik Dorong Kopdes Merah Putih Hadir Perkuat Ekosistem Pertanian  Selengkapnya

2026 : Pemkab Gresik Gunakan Aplikasi GresikSoya, Dinsos Jamin Warga Miskin Menerima Bansos

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memberikan jaminan tidak ada lagi warga miskin yang luput dari bantuan sosial (bansos). Program pengentasan kemiskinan juga tepat sasaran pada tahun depan, 2026.

Komitmen bansos tepat sasaran dan semua warga miskin di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini menerima bansos usai melakukan rapat evaluasi kinerja aplikasi GresikSoya bersama seluruh camat menetapkan batas waktu finalisasi data yang krusial di Ruang Graita Eka Praja lantai II Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Rapat dipimpin oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dihadiri Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir, Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Gresik Ummi Khoiroh dan Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik Titik Ernawati serta camat se-Kabupaten Gresik. 

Aplikasi GresikSoya merupakan platform digital yang dikembangkan oleh Pemkab Gresik melalui Dinas Sosial. Platform ini berfungsi menyediakan pendataan terpadu dan real-time penduduk miskin berdasarkan 21 indikator yang telah ditetapkan. Melalui sistem ini, data kemiskinan di Kabupaten Gresik dapat diperbarui secara berkelanjutan dan diverifikasi secara langsung di lapangan.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, menekankan bahwa akurasi data adalah kunci efektivitas program bantuan sosial di tahun 2026. Ia meminta Camat di wilayah dengan progres rendah segera mengambil langkah percepatan. “Kami mengapresiasi kecamatan yang telah berprogres cepat. Namun, kami minta agar Camat di wilayah dengan progres rendah segera dipercepat. Data yang terlambat berarti potensi warga miskin tidak terdata dan bisa kehilangan haknya di tahun 2026,” tegas dokter Alif, sapaan, Asluchul Alif. 

Hingga 29 Oktober 2025, Kecamatan Panceng, Kedamean, dan Duduksampeyan tercatat sebagai kecamatan dengan progres pendataan tertinggi. Sebaliknya, Kecamatan Manyar, Balongpanggang, dan Gresik menjadi wilayah dengan progres pendataan penduduk miskin paling rendah.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Ummi Khoiroh menjelaskan, bahwa GresikSoya yang telah berjalan 8 bulan, merupakan instrumen vital dalam implementasi Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 61 Tahun 2024. “GresikSoya unik karena menggunakan 21 Indikator Kemiskinan lokal yang ditetapkan dalam Perbup 61/2024,” kata Ummi Khoiroh. 

“21 indikator ini memungkinkan kita memiliki tolok ukur yang lebih sensitif dan sesuai dengan kondisi sosiologis masyarakat Gresik. Data ini nantinya akan menjadi dasar usulan ke dalam DTKS dan perbaikan data kemiskinan di tingkat daerah,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir menegaskan komitmen legislatif untuk mendukung penuh upaya validasi data ini. “Data yang akurat dari GresikSoya adalah cerminan kondisi riil masyarakat. Kami di DPRD siap mengawal agar hasil data ini benar-benar menjadi dasar perencanaan yang matang dan adil bagi seluruh warga Gresik yang membutuhkan,” tegas Syahrul.

Berikut hasil dari evaluasi dan menyepakati keputusan yang harus dipatuhi oleh seluruh Camat:

1. Camat wajib segera melakukan koordinasi langsung dengan bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di tingkat desa dan kelurahan untuk memonitor dan mempercepat proses pendataan.

2. Disepakati bahwa batas akhir input dan finalisasi data kemiskinan melalui GresikSoya adalah 15 November 2025.

Data final yang terkumpul per 15 November 2025 akan dibuatkan Surat Keputusan (SK) dan ditandatangani oleh Bupati. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar perencanaan resmi untuk penyaluran bantuan sosial dan program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Gresik sepanjang tahun 2026. (yad)

2026 : Pemkab Gresik Gunakan Aplikasi GresikSoya, Dinsos Jamin Warga Miskin Menerima Bansos Selengkapnya

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wabup Gresik Asluchul Alif Dorong Pemuda jadi Motor Perubahan 

GRESIK,1minute.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menegaskan pentingnya peran pemuda sebagai kekuatan bangsa di tengah perubahan global yang begitu cepat.

“Saat ini kita hidup di dunia yang bergerak cepat. Tapi kita tidak boleh takut, karena kekuatan bangsa Indonesia berada pada pemuda yang patriotik dan berempati, yang mencintai tanah air dan tetap berdiri ketika badai datang. Kalian bukan pelengkap sejarah tetapi penentu sejarah berikutnya. Mari kita buktikan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar,” ujar Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif membacakan amanat Menpora dalam upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 di halaman Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 28 Oktober 2025.

Upacara berlangsung khidmat. Peserta upacara memakai busana adat Nusantara.  Keberagaman busana dan budaya yang ditampilkan menggambarkan semangat Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus menegaskan bahwa perbedaan adalah kekuatan pemersatu bangsa.

Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi aparatur, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik turut menganugerahkan Satyalancana Karya Satya kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah mengabdi dengan integritas dan loyalitas tinggi. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. 

Mereka yang mendapatkan anugerah tersebut, antara lain, Agus Marzuki, Kepala UPT SMPN 25 Dinas Pendidikan Gresik Kabupaten Gresik (masa pengabdian 30 tahun) ;  Budi Prasetia Wardhana, Kepala UPT Pengelolaan Jalan, Jembatan, dan SDA Dinas PUTR Gresik (masa pengabdian 20 tahun) dan Evita Purwandari, Analis Sumber Daya Manusia Aparatur Ahli Muda BKPSDM Kabupaten Gresik (masa pengabdian 10 tahun).

Dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif mengajak generasi muda untuk menjadikan momentum Sumpah Pemuda sebagai panggilan untuk bergerak bersama dan berkontribusi nyata bagi bangsa. “Semangat Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu harus kita wujudkan melalui langkah nyata. Pemuda Gresik harus menjadi motor perubahan, bukan hanya di tingkat daerah, tapi juga untuk Indonesia yang lebih kuat dan bersatu,” pesan Asluchul Alif. (yad)

Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wabup Gresik Asluchul Alif Dorong Pemuda jadi Motor Perubahan  Selengkapnya