Pesona Pantai Tanjung Gaang, Pulau Bawean, Air Bening & Batu Cadasnya Menyerupai Dinosaurus 

EMPAT wisatawan domestik (wisdom) tersesat di Pantai Tanjung Ghe’eng atau Gaang di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik pada Kamis, 1 Januari 2026. Tim gabungan dari Polsek Sangkapura, Koramil dan Perangkat Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura berhasil melakukan evakuasi warga  Kompleks Perumahan Surya Regency, Gedangan, Sidoarjo itu.

Seperti apa Pantai Tanjung Gaang itu? Wartawan 1minute.id sempat mengunjungi pantai Tanjung Ghe’eng pada 29 Juli 2021. Saat itu, bersama dengan tujuh orang termasuk pemandu wisata pemuda setempat. Kami menyewa Jhukong (perahu bersayap khas Bawean). 

Pantai Tanjung Gaang, destinasi wisata ini belum tersentuh modernisasi. Masih “perawan”. Lokasinya di Dusun Somor-somor, Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean. Kami tertarik mengunjungi destinasi ini karena mendapatkan informasi menjadi salah satu spot terbaik Sunset di Pulau Putri, sebutan lain, Pulau Bawean. 

Rombongan tiba sekitar pukul 14.30 WIB. Perjalanan menggunakan Jhukong lebih kurang 45 menit. Benar juga. Destinasi satu ini menyajikan pemandangan alam yang eksotis. Biota laut bisa diintip dari atas perahu. Berbagai jenis ikan warna-warna bisa dinikmati dengan mata telanjang. Beberapa teman juga sempat menikmati rumput laut disana. 

Bagi penghobi snorkeling atau diving akan sangat dimanjakan dengan kekayaan laut hasil ciptaan Sang Kholiq iniq. Tapi, harus membawa peralatan sendiri karena belum ada tempat persewaan alat untuk menyelam. Karena Tanjung Gaang, Bawean bukan seperti destinasi Bangsring Underwater di Banyuwangi. Sebab, pantai Tanjung Gaang, masih perawan. “Apik seru!” seru seorang teman. 

EKSOTIS: Batu karang di Pantai Tanjung Gaang di Desa Kumalasa, Kecamatan Sangkapura, Pulau Bawean yang menyerupai Dinosaurus (Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Batu karang yang melindungi kami dari sengatan matahari itu seperti marmer. Bentuknya, sangat eksotis. Bentuknya pun aneka ragam. Bahkan, ada yang menyerupai dinosaurus. Foto-foto Tanjung Gaang bisa dinikmati di buku berjudul Grissee Kota Bandar cetakan ke-2 karya Chusnul Cahyadi yang juga wartawan media online, 1minute.id ini.

Setelah berendam dan menikmati biota laut. Kami kemudian kembali naik Jhukong menuju sebuah pantai masih di Desa Kumalasa. Pantai itu salah satu akses menuju puncak batu karang untuk menikmati Sunset yang menurut warga setempat salah satu spot terindah Sunset di Pulau Bawean itu. Akses jalan menuju puncak batu karang tidak mudah. Sebab, Beberapa batu karang ujungnya juga runcing. Sehingga harus ekstrahati-hati. Semua perjalanan itu, terbayar lunas karena pemandangan membuat mata seakan enggan berkedip karena begitu memesona. (Chusnul Cahyadi)

Editor : Chusnul Cahyadi

Pesona Pantai Tanjung Gaang, Pulau Bawean, Air Bening & Batu Cadasnya Menyerupai Dinosaurus  Selengkapnya

Gus Yani Jenguk Anak Penderita Atresia Bilier, Apa pun Arahan Medis Pemkab Gresik akan Lakukan Pendampingan hingga Pengobatan Lanjutan

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjenguk bayi berinisial A.I di Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik pada Selasa, 30 Desember 2025. Bayi berusia 1 tahun diduga mengidap atresia bilier.

Atresia bilier adalah kelainan langka pada bayi baru lahir dimana saluran empedu (di dalam atau luar hati) tersumbat atau tidak berkembang normal, menghambat empedu dari hati ke usus. 

Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik dr Mukhibatul Khusnah beserta jajaran Puskesmas Kepatihan, serta Camat Menganti Bagus Arif Jauh Hari. Kunjungan ini sebagai wujud dukungan sekaligus komitmen pemerintah Kabupaten Gresik untuk memastikan proses pengobatan dan pendampingan terus berjalan.

Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, informasi awal yang diterima berkaitan dengan kendala layanan Universal Health Coverage (UHC). Setelah dilakukan penelusuran, diketahui bahwa KTP orang tua anak IA masih tercatat sebagai warga kabupaten/kota tetangga.

“Pelayanan UHC di Gresik memang berbasis NIK warga Gresik. Namun yang paling penting adalah memastikan anak ini mendapatkan penanganan medis yang dibutuhkan. Saat ini, anak IA sudah dalam perawatan dan perhatian khusus di RSUD Dr. Soetomo Surabaya,” ujarnya.

Kondisi kesehatan anak IA, imbuhnya, memerlukan penanganan khusus dengan proses yang panjang dan bertahap. Pemerintah Kabupaten Gresik pun memastikan tetap hadir melakukan pengawalan dan pendampingan, meskipun secara administrasi anak IA bukan warga Gresik. Saat ini, perhatian difokuskan pada pemenuhan kebutuhan gizi sebagai fondasi awal sebelum tindakan medis lanjutan dilakukan.

“Kami terus berkomunikasi dengan RSUD Dr. Soetomo. Proses pengobatan ini tidak singkat, sehingga perlu kesiapan fisik dan pendampingan berkelanjutan. Apa pun arahan medis berikutnya, termasuk jika nantinya diperlukan rujukan lanjutan ke RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, akan terus kami dukung,” tegas orang nomor satu di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik itu.

Dalam kesempatan tersebut, Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan kesembuhan anak IA dan memberikan dukungan moral kepada keluarga. Ia menegaskan bahwa persoalan kesehatan anak adalah persoalan kemanusiaan yang seharusnya menjadi tanggung jawab bersama.

“Di hadapan seorang anak yang sedang berjuang untuk hidup, tidak ada sekat wilayah. Yang ada adalah kewajiban untuk saling menguatkan dan memastikan harapan tetap menyala,” pungkasnya. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

Gus Yani Jenguk Anak Penderita Atresia Bilier, Apa pun Arahan Medis Pemkab Gresik akan Lakukan Pendampingan hingga Pengobatan Lanjutan Selengkapnya

2025, DPUTR Gresik Lakukan Pemantapan Infrastruktur Jalan Sepanjang 24,5 Kilometer 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik terus berikhtiar mempercepat pemantapan infrastruktur jalan. Tahun 2025, Pemkab Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik telah menggarap jalan sepanjang 12,49 kilometer. 

Kondisi jalan yang rusak berat berkurang menjadi 19,75 km atau 3,48 %. “Kemantapan jalan baik dan sedang panjang 399,21 km atau 70,46 % dari total panjang jalan Kabupaten 566,61 km,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Gresik Dhiannita Tri Astuti dalam Ngobrol Infrastruktur di Kantor DPUTR Gresik pada Selasa, 23 Desember 2025.

Dhian, sapaan akrab, Dhiannita Tri Astuti didampingi Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro serta Kepala Bidang lainnya.  Meski keberadaan jalan rusak berat “hanya” 19,75 kilometer, Dhian menganggap memiliki dampak signifikan terhadap aktivitas ekonomi dan keselamatan bagi masyarakat, terutama di wilayah dengan lalu lintas yang padat dan akses logistik yang menjadi hajat hidup orang banyak. 

Dhian mengatakan, bahwa perbaikan infrastruktur jalan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perbaikan infrastruktur dilakukan melalui proses berkelanjutan yang dilakukan sejak 2021. Upaya yang dilakukan mencakup peningkatan kualitas jalan hingga dukungan penyediaan lahan untuk proyek nasional yang ditargetkan kelar akhir 2025 ini. 

“Penanganan jalan kami lakukan bertahap dan terukur. Fokus kami adalah ruas-ruas prioritas yang menopang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah,” tegasnya. Penyediaan lahan untuk proyek nasional, antara lain, pembangunan jembatan Manyar dan Pelebaran jalan yang terhubung dengan Kawasan Ekonomi Khusus Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).

“Pak Bupati (Fandi Akhmad Yani) memberikan perhatian khusus untuk pelebaran jalan Manyar ini,” katanya. Data DPUTR Gresik pada Tahun Anggaran 2025, Bidang Bina Marga DPUTR Gresik melakukan 27 paket pekerjaan yang meliputi 10 paket pekerjaan peningkatan jalan aspal 645 meter, beton 7.571 meter ; 11 paket pelebaran jalan aspal 4.687,5 meter dan beton 4.298 meter dan 2 paket rekonstruksi jalan aspal 262 meter, beton 627 meter. 

Total pekerjaan jalan yang dilelang pada 2025 mencapai lebih dari 18 kilometer, ditambah pemeliharaan rutin sepanjang 6,3 kilometer. Dengan demikian, keseluruhan penanganan jalan Bina Marga tahun depan ditargetkan menyentuh hampir 24,5 kilometer. Selain infrastruktur jalan, juga ada 4 paket jembatan, yakni 2 pembangunan jembatan baru, 1 rehabilitasi Dermaga Apung Bawean.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Gresik Eddy Pancoro, menyampaikan bahwa skala prioritas perbaikan tidak hanya ditentukan oleh kondisi teknis jalan, tetapi juga laporan langsung dari masyarakat. “Setiap aduan yang masuk melalui layanan 112 Lapor Gus kami tindaklanjuti secepat mungkin. Partisipasi warga sangat membantu kami menentukan kebutuhan paling mendesak,” jelasnya.

Bagaimana rencana pemantapan infrastruktur 2026? Edi Pancoro menyampaikan, beberapa ruas strategis yang menjadi prioritas tahun depan antara lain Jalan Bungah–Dukun sepanjang sekitar 4 kilometer yang akan dilebarkan hingga delapan meter, serta Jalan Duduksampeyan–Betoyo Guci yang akan dibeton karena berbatasan langsung dengan jalan nasional.

Melalui langkah-langkah tersebut, Pemkab Gresik menargetkan infrastruktur jalan yang lebih layak, aman, dan mampu menunjang pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi

2025, DPUTR Gresik Lakukan Pemantapan Infrastruktur Jalan Sepanjang 24,5 Kilometer  Selengkapnya

Ribuan Umat Kristiani Aman dan Nyaman Beribadat, Perayaan Natal 2025 di Gresik Kondusif

GRESIK,1minute.id – Perayaan Natal 2025 berlangsung khidmat. Umat kristiani menjalankan ibadat, misa natal dengan suka cita. Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra bersama Asisten Setkab Gresik Suprapto serta Kodim 0817/Gresik memantau langsung misa Natal di sejumlah gereja pada Rabu malam, 24 Desember 2025.

Mereka mengunjungi diantaranya Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo dan Gereja Santa Perawan Maria. Sekitar pukul 19.00 WIB, rombongan tiba di gereja katolik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik. Rombongan disambut langsung oleh Romo Gregorius Sasar Harapan. Tampak juga Romo Suwaji.

Ribuan jemaat sedang melakukan misa natal juga ikut menyambut kedatangan perwakilan Forkopimda Gresik. “Kami sebagai umat Katolik, terus mendoakan Gresik semakin maju,” ujar Romo Gregorius di Altar Gereja St Perawan Maria pada Rabu, 24 Desember 2025.

Perayaan Natal 2025 berlangsung damai dan aman. Umat kristiani merayakan dengan penuh kebahagiaan. Kondisi aman dan kondusif ini tentu harapan semua warga Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik.  Kepolisian Resor (Polres) Gresik bersama semua stakeholder melakukan kerja ekstra keras untuk menciptakan suasana kondusif. 

Sebelum misa Natal, Polres Gresik melakukan sterilisasi semua gereja di Gresik. Di setiap gereja, personel melakukan sterilisasi secara menyeluruh meliputi area dalam gereja, altar, mimbar, kursi jemaat, hingga lingkungan sekitar gereja guna memastikan tidak ada potensi gangguan keamanan.

Waka Polres Gresik Kompol Shabda Purusha Putra mengatakan, sterilisasi menjadi langkah utama Polres Gresik dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada umat. “Kami melakukan sterilisasi gereja untuk memastikan seluruh area ibadah benar-benar aman. Harapannya, dapat melaksanakan ibadah Natal dengan aman, nyaman, dan penuh khidmat,” tegasnya. (yad)

Ribuan Umat Kristiani Aman dan Nyaman Beribadat, Perayaan Natal 2025 di Gresik Kondusif Selengkapnya

BKPSDM Launching Portal Kedaton, Bupati Gresik: Instrumen Penguatan Akurasi dan Keterpaduan Data ASN 

GRESIK,1minute.id – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkab Gresik menghadirkan terobosan baru berupa portal berbasis website bernama Kedaton (Kepegawaian Data Online).

Kedaton merupakan rumah untuk aplikasi-aplikasi penunjang layanan kepegawaian agar dapat menjadi sarana pelayanan yang terintegrasi, efektif, dan efisien sekaligus sebagai instrumen penguatan akurasi dan keterpaduan data ASN.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyambut baik Portal Kedaton tersebut. Ia menilai peluncuran portal aplikasi kepegawaian Kedaton ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung agenda transformasi digital birokrasi, khususnya di bidang manajemen kepegawaian.

“Kegiatan ini merupakan momentum penting dalam upaya kita membangun tata kelola pemerintahan yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” kata Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani saat peluncuran website Kedaton di Ruang Putri Cempo Kantor Pemkab Gresik pada Selasa, 23 Desember 2025. 

Di acara yang dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) itu, Bupati Fandi Akhmad Yani melanjutkan, selain transformasi digital, menekankan hal yang tidak kalah penting, yaitu kualitas data kepegawaian dan tingkat kedisiplinan ASN. Dua aspek tersebut tidak dapat dipisahkan.

“Data yang akurat mencerminkan tanggung jawab dan profesionalisme. Sedangkan kedisiplinan mencerminkan integritas serta komitmen ASN dalam menjalankan tugas dan fungsi pelayanan kepada masyarakat,” ungkap mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Menurutnya, di era digital saat ini, data yang lengkap dan mutakhir bukan lagi sekadar kebutuhan administratif, melainkan menjadi fondasi utama dalam perencanaan pengambilan kebijakan serta evaluasi kinerja pemerintahan. Disiplin pegawai juga merupakan hal yang sangat disorot oleh masyarakat.

“Keberhasilan pelayanan kepegawaian ini sangat bergantung pada peran aktif seluruh perangkat daerah dan setiap ASN untuk senantiasa menjaga validitas data serta mematuhi ketentuan yang berlaku,” tegasnya.

Kegiatan launching dan Awarding ini akan terbangun budaya kerja ASN yang berbasis data, berorientasi kinerja, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. ASN diharapkan mampu memanfaatkan aplikasi kepegawaian ini secara optimal, tidak hanya sebagai alat administrasi, tetapi juga sebagai sarana evaluasi diri dan peningkatan kinerja organisasi secara berkelanjutan.

“Kepada BKPSDM sebagai pelaksana kepegawaian dan juga seluruh pimpinan perangkat daerah, saya minta untuk terus melakukan pembinaan, pengawasan, serta pendampingan kepada seluruh jajaran agar pelaksanaan implementasi aplikasi kepegawaian ini dapat berjalan konsisten dan berkelanjutan,” imbuhnya.

Sinergi dan kolaborasi antarperangkat daerah menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem kepegawaian yang tertib, transparan, dan akuntabel sejalan dengan prinsip good governance. Pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada instansi penerima penghargaan serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan dan pelaksanaan aplikasi Kedaton ini.

“Semoga upaya yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas ASN dan pelayanan publik di daerah kita tercinta. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah bersama menuju birokrasi yang lebih profesional, berintegritas, dan melayani,” tandasnya.

Sementara itu, dalam Kepegawaian Award 2025 dengan indeks kelengkapan data dan dokumen kepegawaian terbaik, yakni : 

Indeks Kelengkapan Data

Kategori OPD kecil dengan jumlah ASN 0–50 : 

1. Kantor Kecamatan Panceng

2. Kantor Kecamatan Sidayu

3. Kantor Kecamatan Menganti

Kategori OPD besar dengan jumlah pegawai di atas 50 : 

1. Kantor Kecamatan Gresik

2. Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag)

3. Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR)

Indeks Disiplin ASN 

Kategori OPD kecil 

1. Kantor Kecamatan Bungah

2. Kantor Kecamatan Driyorejo

3. Kantor Kecamatan Tambak

Kategori OPD besar 

1. Dinas Kesehatan

2. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)

3. Satuan Polisi Pamong Praja

Kategori Unit Pelaksana Teknis (UPT) :

1. UPT SD Negeri 100 Gresik

2. UPT SD Negeri 180 Gresik

3. UPT SD Negeri 385 Gresik (yad)

BKPSDM Launching Portal Kedaton, Bupati Gresik: Instrumen Penguatan Akurasi dan Keterpaduan Data ASN  Selengkapnya

Tim Rescue Damkar Gresik Merangkak Evakuasi Dompet Emas Warga Manyar Masuk Saluran Air di Pasar Kota Gresik

GRESIK,1minute.id – Lativa semringah lagi. Perempuan 28 tahun sempat nderedek. Wajah perempuan asal Jalan Pelangi Tujung, Desa Peganden, Kecamatan Manyar,  Kabupaten Gresik pucat. Sebab, dompet terjatuh masuk gorong-gorong di  simpang empat Pasar Kota Gresik, tepatnya di Jalan KH Abdul Karim, Gresik pada Minggu, 21 Desember 2025.

Beruntung tim rescue alias penyelamatan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik cepat tiba di lokasi kejadian. Dompet dan isinya bisa diselamatkan. Itulah yang membuat perempuan berhijab yang sempat panik, nderedeg akhirnya bisa tersenyum. “Terima kasih pak bupati. Terima kasih Damkar Gresik,” kata Lativa dalam video pendek tesmoni yang di unggah Dinas Damkamat Gresik melalui WhatsApp Grup (WAG) pada Minggu, 21 Desember 2025.

Begini kronologinya?  Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Suyono, Minggu, 21 Desember 2025 sekitar pukul 11.00 WIB, pelapor Lativa bersama temannya belanja di Pasar Kota Gresik di Jalan H.Samanhudi, Gresik.

Usai belanja, perempuan 28 tahun berjalan ke arah Jalan KH Abdul Karim, Gresik. Ketika berada di depan toko emas, Lativa hendak membeli barang. Ia pun mengambil dompet warna keemasan yang biasa untuk wadah perhiasan dari saku. Namun, dompet itu terjatuh dan masuk saluran air. Saluran air berbentuk huruf U alias U-Ditch dengan lebar 50 centimeter dengan tutup beton cor.

Sela lubang saluran drainase beton pracetak (precast) berbentuk huruf “U” sangat kecil. Tangan mungil Lativa pun tidak bisa masuk lubang saluran air itu. Ia pun akhirnya menelepon Command Center 112 dan Damkar Gresik. ” Laporan masuk pukul 11.23 WIB. Sekitar pukul 12.10 WIB, petugas kami berhasil menyelamatkan dompet itu,” kata Suyono.

Untuk menyelamatkan dompet itu, imbuhnya, anggota merangkak masuk  dalam saluran air yang lebarnya  seukuran badan manusia dewasa itu. “Untuk keluarnya harus merangkak mundur,” imbuh mantan Asisten di Sekretariat Kabupaten Gresik itu. Tindakan penyelamatan ini, katanya, untuk kali ke-75 di bulan Desember 2025. (yad)

Tim Rescue Damkar Gresik Merangkak Evakuasi Dompet Emas Warga Manyar Masuk Saluran Air di Pasar Kota Gresik Selengkapnya

Pemkab Gresik Mulai Kick Off  Penyusunan RKPD 2027 Berbasis Good Government dan Kepentingan Masyarakat

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani membuka Kick Off Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Gresik 2027 di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik akhir pekan lalu.

Acara yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) ini berorientasi pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah dan Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD) 2027. Sebanyak 250 peserta hadir dalam forum ini, mulai dari kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Kepala Desa, hingga staf perencanaan di lingkungan Pemkab Gresik.

Kick Off RKPD 2027 dilaksanakan sebagai langkah awal untuk menyamakan dan menyelaraskan persepsi seluruh pemangku kepentingan, terhadap dokumen perencanaan pembangunan daerah tahun 2027.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan, perencanaan yang transparan dan berkelanjutan menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. “Untuk mewujudkan good government, perencanaan harus dilakukan secara benar dan transparan, serta disertai evaluasi dan perbaikan yang dilakukan setiap tahun,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ditambahkan, perencanaan pembangunan daerah harus berlandaskan pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) sebagai acuan utama pencapaian pembangunan. “RPJMD menjadi garis besar arah pembangunan daerah. Infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan merupakan sektor mandatori yang harus menjadi prioritas,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Bappeda Jawa Timur Mohammad Yasin, mengapresiasi langkah Pemkab Gresik yang telah memulai tahapan perencanaan RKPD 2027 tepat waktu. “Kami mengapresiasi Pemkab Gresik yang memulai kick off perencanaan RKPD 2027 sesuai jadwal,” ungkapnya.

Ia menekankan pada minggu kedua Januari 2026, Pemkab Gresik harus sudah menyusun arah kebijakan serta program prioritas pembangunan tahun 2027. “Pemkab Gresik harus segera menyusun arah kebijakan program prioritas yang akan menjadi bahan bagi pemerintah desa dalamnya pelaksanaan musyawarah perencanaan pembangunan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Gresik Edy Hadisiswoyo, menyampaikan pentingnya posisi RKPD 2027 dalam tahapan pembangunan daerah. “RKPD 2027 memiliki posisi yang sangat penting karena merupakan tahun ketiga pelaksanaan RPJMD Kabupaten Gresik 2025–2029. Oleh karena itu, program prioritas yang disusun harus mulai menunjukkan capaian yang signifikan dan terukur,” ujarnya.

Kegiatan ini dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman,  Ketua DPRD Gresik Muhammad Syahrul Munir. Narasumber memaparkan materi terkait penyusunan RKPD dan Renja tahun 2027, serta peran strategis legislatif dalam mengawal perencanaan pembangunan daerah. (yad)

Pemkab Gresik Mulai Kick Off  Penyusunan RKPD 2027 Berbasis Good Government dan Kepentingan Masyarakat Selengkapnya

Baznas Salurkan Beasiswa Mahasiswa Produktif, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Investasi Sosial harus Dijawab dengan Prestasi, Integritas

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyalurkan beasiswa pendidikan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bagi mahasiswa kurang mampu. Penyaluran beasiswa oleh Bupati dilakukan secara simbolis saat membuka kegiatan Pendistribusian dan Pembinaan Beasiswa Mahasiswa Produktif Baznas Gresik 2025 pada Rabu, 17 Desember 2025. 

Beasiswa yang disalurkan merupakan bagian dari program Beasiswa Mahasiswa Produktif (BMP), hasil sinergi Baznas Gresik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Program Nawakarsa. Beasiswa ini diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Gresik yang sedang menempuh pendidikan di perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar Kabupaten Gresik berupa keringanan biaya pendidikan. 

Berdasarkan hasil seleksi penerimaan beasiswa 2025, Baznas Gresik menetapkan sebanyak 65 mahasiswa sebagai penerima baru, yang terdiri dari 29 mahasiswa internal dan 36 mahasiswa eksternal. Dengan penambahan tersebut, hingga saat ini total penerima beasiswa Baznas Gresik mencapai 161 mahasiswa aktif dengan nilai total bantuan sebesar Rp 283,5 juta.

Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menegaskan bahwa beasiswa yang diberikan bukan semata-mata bantuan finansial, melainkan bentuk investasi sosial jangka panjang. “Perlu saya tekankan bahwa beasiswa ini bukan sekadar bantuan finansial, tetapi merupakan investasi sosial dan amanah besar yang harus dijawab dengan prestasi, integritas, dan kontribusi nyata,” tegas Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani.

Sementara itu, Ketua Baznas Gresik Muhammad Mujib menyampaikan bahwa program beasiswa merupakan bagian dari komitmen Baznas dalam mendukung akses pendidikan yang berkeadilan serta mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

“Melalui program beasiswa ini, Baznas Gresik tidak hanya membantu mahasiswa dari sisi pembiayaan pendidikan, tetapi juga berupaya membentuk karakter dan kapasitas penerima agar siap menjadi generasi yang mandiri, berprestasi, dan memiliki kepedulian sosial,” ujarnya.

Mujib menambahkan bahwa Baznas Gresik tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada proses pendampingan dan pembinaan. Oleh karena itu, para penerima beasiswa akan mendapatkan pembinaan berkelanjutan untuk mengasah keterampilan dan menyiapkan diri menghadapi dunia kerja.

Pada kesempatan yang sama, Baznas juga membuka ruang penyaluran donasi untuk membantu korban bencana di wilayah Sumatera dan Aceh. Sejumlah pihak telah menyalurkan bantuan melalui Baznas Gresik, antara lain Puskesmas Gending sebesar Rp 8,2 juta, HMI Cabang Gresik Rp 3,15 juta serta PGRI Gresik sebesar Rp 1.240.528.500. (yad)

Baznas Salurkan Beasiswa Mahasiswa Produktif, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani : Investasi Sosial harus Dijawab dengan Prestasi, Integritas Selengkapnya

Ini 5 Peserta Terbaik PKA Angkatan X, Wabup Gresik : Pejabat Administrator Harus Adaptif, Solutif Menghadapi Dinamika Birokrasi

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menutup Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan X Pola Kemitraan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jawa Timur di Hotel Khas Gresik.

Pada kesempatan itu, dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif mengingatkan kembali tugas utama yang harus dimiliki setiap Administrator yaitu bertanggung jawab mengurus, mengelola dan mengawasi pelaksanaan kebijakan atau sistem agar berjalan lancar dan efisien. 

“Pelayanan publik yang semakin kompleks menuntut setiap pejabat administrator untuk adaptif dan solutif menghadapi dinamika birokrasi. Hasil pelatihan ini harus benar-benar diwujudkan dalam bentuk inovasi dan pelayanan publik yang berkualitas,” ungkapnya dihadapan peserta pelatihan yang diikuti oleh 27 peserta pada Senin, 15 Desember 2025.

Selama pelatihan kepemimpinan administrator peserta telah mendapatkan pembelajaran tentang Diagnostic Reading yang merupakan kemampuan untuk membaca kondisi yang sedang terjadi untuk menemukan suatu area yang perlu mendapatkan perubahan. 

“Hal ini sangat penting, selain untuk menyelesaikan masalah dalam pelaksanaan tugas dan fungsi. Juga untuk meningkatkan kemajuan atau peningkatan kinerja di tempat kerja atau organisasi masing-masing,” harapnya.

Sebagai pejabat administrator yang merupakan ujung tombak organisasi harus terus berupaya untuk membangun kepercayaan masyarakat. Dengan menciptakan berbagai terobosan baru dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Terutama terobosan yang mampu menjawab kebutuhan maupun persoalan yang saat ini menjadi keresahan di tengah masyarakat.

“Berbagai inovasi yang sudah saudara ciptakan di unit kerja masing-masing saya harap dapat berakumulasi untuk menghasilkan kemajuan yang signifikan bagi pemerintah Kabupaten Gresik. Serta berdampak positif terhadap peningkatan pembangunan yang ada di Kabupaten Gresik,” tuturnya.

Wabup menambahkan, dibutuhkan komitmen yang kuat untuk melaksanakan aksi perubahan secara konsisten. Mempertahankan dan merawat hal hal yang baik yang sudah diupayakan kadang lebih sulit daripada memulainya. Sebab diperlukan komitmen pribadi, komitmen kolektif, dan dukungan iklim organisasi. 

“Oleh karena itu, perlu adanya upaya berkelanjutan yang dinamis dan konstruktif sebagai sarana motivasi untuk mencapai target,” tandasnya.

Di tempat sama, mewakili Kepala BPSDM Jawa Timur Jonathan Judianto menambahkan, kegiatan ini dalam rangka membangun aspek aspek kinerja. Selain membangun knowledge, membangun skill pelatihan ini membentuk pejabat administrator yang kompeten, transformasional, dan mampu menciptakan inovasi dalam pelayanan publik. 

Pihaknya mengapresiasi kepada peserta pelatihan, ia menilai hasil dari pelatihan PKA Angkatan X tersebut diatas ekspektasi dari target yang ditentukan oleh BPSDM. Menurutnya, kepemimpinan tidak hanya tentang jabatan tetapi keteladanan baik dalam organisasi maupun masyarakat. 

“BPSDM Jatim secara konsisten menyelenggarakan berbagai angkatan PKA setiap tahunnya. Sering kali dalam metode blended learning, untuk memastikan pembentukan SDM aparatur yang berkelanjutan,” pungkasnya. (yad)

Berikut lima terbaik dengan kualifikasi sangat memuaskan  di PKA Angkatan X tahun ini. 

1. dr. Kartiko Husodo Odi, Sp. THT dari Dinas Kesehatan memperoleh nilai 95,07. 

2. drh. Viki Mustofa, dari Dinas Pertanian memperoleh nilai 94,32

3.Nur Hamidah, S. Pd., M.Pd dari Dinas Pendidikan memperoleh nilai 94,26

4.Muhammad Masyhur Arif dari Dinas Perhubungan memperoleh nilai 94,12. 

5.dr.Riyan Charlie Milyantono, Sp.T.H.T.K.L dari Rumah Sakit Gresik Sehati memperoleh nilai 94,05

Ini 5 Peserta Terbaik PKA Angkatan X, Wabup Gresik : Pejabat Administrator Harus Adaptif, Solutif Menghadapi Dinamika Birokrasi Selengkapnya

Muchamad Toha, Sejarawan Gresik bersama FPK Gresik,  Berikan Sosialisasi Kebangsaan dan Persatuan kepada Siswa Spenda Gresik 

GRESIK,1minute.id – FPK Goes To School bertandang ke UPT SMP Negeri 2 (Spenda) Gresik pada Senin, 15 Desember 2025. Ratusan siswa kelas VII dan VIII tumplek blek di halaman sekolah di Jalan KH Kholil, Gresik. 

Sejumlah pengurus Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Gresik yang hadir dalam Sosialisasi ini, antara lain, Antonius Sihotang dari Suku Batak ; Susi Ida Wardani dan Safara Akmaliah (Suku Jawa) ; Indah Sari Dewi (Etnis Arab) ; serta Helena L. Shandy (Etnis Tionghoa). Dr Muchammad Toha, sejarawan dan budayawan Gresik juga menjabat sebagai Kepala Balai Diklat Keagamaan Semarang.

Pada kesempatan itu, Toha menjlentrehkan pengertian dan tujuan FPK Goes to School. FPK adalah wadah yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan semangat kebangsaan, serta mempromosikan Persatuan dan Kesatuan bangsa. Ia pun mengulas tentang sejarah dan perjuangan bangsa Indonesia dan pentingnya mempertahankan Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Tentang Kebhinekaan dan Toleransi, juga disinggung untuk meningkatkan kesadaran akan keberagaman budaya, agama, dan suku, serta pentingnya toleransi dan hidup berdampingan. Toha yang seorang budayawan dan sejarawan Gresik ini menyampaikan dengan celotehan khas anak-anak. Sehingga acara yang berlangsung lebih dari 60 menit terasa sangat singkat. 

“Saya sebagai peserta sangat senang karena salah satu pemateri asli Gresik (Dr. Muchamad Toha) sangat memukau dan lucu membikin kita semua tidak tertidur dan paham bahwa persatuan penting untuk negara kita agar maju,” kata Nabila Ketua OSIS UPT SMP Negeri 2 Gresik. 

Sementara itu, Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim mengaku sangat senang menjadi tempat sosialisasi FPK. “Siswa semakin bertambah wawasan Kebangsaan dan Kebhinekaan. Pembauran dapat membawa banyak manfaat. Meningkatkan persatuan, kerukunan yang kita kenal dengan istilah NKRI harga mati,” kata Salim. (yad)

Muchamad Toha, Sejarawan Gresik bersama FPK Gresik,  Berikan Sosialisasi Kebangsaan dan Persatuan kepada Siswa Spenda Gresik  Selengkapnya