Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif (4 dari kiri) mendampingi Penasihat Yayasan Santri Melek Industri (YSMI) Lestari Widodo dalam peresmian SPPG Giri Kedaton Desa Kisik, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik pada Kamis, 5 Maret 2026 ( Foto : istimewa )

Resmikan SPPG Sinar Giri Kedaton Kisik Bungah, Wakil Bupati Asluchul Alif Dorong Warga Ikut Awasi Higienis Makanan 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sinar Giri Kedaton Desa Kisik, Kecamatan Bungah pada Kamis, 5 Maret 2026.

“Dapur ini akan melayani kebutuhan makanan bergizi bagi para penerima manfaat, khususnya murid sekolah. Saya mengajak warga sekitar untuk tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga turut berperan aktif dalam pengawasan sehari-hari,” ujar Wabup Gresik Asluchul Alif. 

Wabup Alif berharap keamanan dan kualitas makanan tidak bisa hanya dibebankan kepada pengelola dapur. Keterlibatan masyarakat sangat dibutuhkan, mulai dari memastikan dapur selalu steril, peralatan memasak bersih, hingga menu yang disajikan benar-benar higienis dan layak konsumsi.

“Bicara soal gizi maka komposisinya harus benar-benar seimbang. Mulai dari kandungan vitamin, karbohidrat hingga cara masak yang benar dan betul. Selain itu, sertifikat kebersihan, sertifikat gizinya juga harus dipastikan,” tegas dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif. 

Peresmian dapur SPPG dihadiri oleh penasihat Yayasan Santri Melek Industri (YSMI) Lestari Widodo, Kepala SPPG Sinar Giri Kedaton Kisik Nopijal Rizki Rahman.

Menurutnya, keberadaan dapur SPPG juga membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar. Mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga pemanfaatan produk lokal sebagai bahan baku makanan. “Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi, tetapi juga membuka ruang partisipasi dan pemberdayaan masyarakat lokal,” ungkapnya.

Dikatakan, kehadiran SPPG Sinar Giri Kedaton berkolaborasi dengan Yayasan Santri Melek Industri (YSMI) mencerminkan sinergi nyata lintas elemen dalam mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus menjadi bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Anak-anak kita adalah aset bangsa, program ini akan berhasil jika semua pihak mau saling mengingatkan dan bekerja bersama,” pungkasnya.

Di tempat sama, anggota DPRD Gresik Yuyun Wahyudi, selaku Mitra SPPG Sinar Giri Kedaton Kisik menambahkan, program MBG merupakan kebijakan strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga harus dijalankan dengan penuh kehati-hatian. “Untuk itu, peran sentral pengelola dapur dan yayasan dalam menjaga kualitas layanan dan disiplin kebersihan sangat diperlukan,” ujarnya. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi 

Resmikan SPPG Sinar Giri Kedaton Kisik Bungah, Wakil Bupati Asluchul Alif Dorong Warga Ikut Awasi Higienis Makanan  Selengkapnya

Bupati Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov IX Jatim Rp 9,3 Miliar 

GRESIK,1minute.id  – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyerahkan bonus dan penghargaan kepada para atlet, pelatih, asisten pelatih serta official berprestasi pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) IX Jawa Timur 2025 di Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Rabu, 4 Maret 2026.

Pemkab Gresik menggelontor bonus dan penghargaan sebesar Rp 9,3 miliar. Ratusan atlet pun semringah karena bonus cair sebelum lebaran Idul Fitri. Di Porprov Jatim, kontingen Gresik bertanding di 50 dari 63 cabang olahraga (cabor). Kontingen Gresik meraih torehan 44 medali emas, 37 perak dan 53 perunggu.

Cabang olahraga berhasil meraih medali diantaranya, drumband, senam, renang/akuatik, panjat tebing, atletik, bola voli, hockey indoor, hockey outdoor, dayung, arung jeram, IBCA MMA, dan ski air. Kemudian, cabor bola tangan, triathlon, loncat indah, selam, serta taekwondo. Berikutnya, cabor muaythai, jujitsu, wushu, pencak silat, sepatu roda, karate, sepak takraw, tinju, gateball, binaraga, petanque, kick boxing dan bridge. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi setinggi tingginya kepada seluruh kontingen Gresik. Ia menegaskan bahwa reward yang diberikan merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam menjaga prestasi dan mendorong kemajuan olahraga daerah. 

Ia juga berpesan, agar reward tersebut digunakan dengan bijak yang mendukung masa depan dan prestasi, tidak digunakan untuk yang bersifat konsumtif dan sesaat. Patut di syukuri, di tengah efisiensi anggaran, pemerintah daerah masih melihat bahwasanya ini bentuk dukungan untuk anak anak muda Gresik dalam prestasi. 

“Kita buktikan prestasi tidak hanya di akademik saja tapi bisa kita berikan melalui cabang olahraga. Porprov merupakan gerbang kesuksesan anak muda Gresik dalam menunjukkan prestasinya di bidang olahraga,” harapnya. 

Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Saifudin Ghozali, menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan hari ini bukan sekedar hadiah. Tetapi merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras, disiplin dan pengorbanan atlet, pelatih, asisten pelatih dan official kontingen Gresik. 

Dikatakan, kontingen Kabupaten Gresik dengan kekuatan 716 orang terdiri dari 572 atlet, dan 144 official berhasil berhasil menduduki peringkat ke enam. Ada peningkatan dari Porprov sebelumnya tahun 2023 berada di tingkat ke tujuh. Semoga pada Porprov yang akan datang dapat menaikkan prestasi lebih baik lagi.

“Total bonus yang diberikan pemerintah daerah kepada kontingen Gresik senilai Rp 9,3 milliar. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berlatih lebih keras, berprestasi lebih tinggi, dan menjadi kebanggaan bagi keluarga, daerah serta bangsa,” pungkasnya.

Selanjutnya, penyerahan bonus dilakukan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Asluchul Alif dan diakhiri dengan sesi foto bersama, sebagai bentuk apresiasi dan penghormatan atas perjuangan para atlet dan pelatih. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Kucurkan Bonus Atlet Porprov IX Jatim Rp 9,3 Miliar  Selengkapnya

Bupati Gresik Serahkan 3 Mobil CSR Bank Jatim ke Pondok Pesantren dan GP Ansor Bawean

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik menerima tiga unit mobil operasional sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Bank Jatim. Tiga unit kendaraan tersebut masing-masing diserahkan kepada Pondok Pesantren Sirojul Haromain, Pondok Pesantren Ar-Roudloh, serta GP Ansor Bawean.

Kegiatan serah terima ini ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Wakil Direktur Utama Bank Jatim Arief Wicaksono bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Asluchul Alif di Pendapa Kabupaten Gresik pada Selasa, 3 Maret 2026.

Fandi Akhmad Yani  mengapresiasi upaya yang dilakukan Bank Jatim atas bantuan kendaraan operasional. Pihaknya berharap kendaraan tersebut mendukung kelancaran kegiatan keagamaan, sosial, dan pendidikan di Pondok Pesantren. Serta untuk mempermudah mobilitas GP Ansor di wilayah Kepulauan Bawean yang berjarak 180 mil laut dari pusat Pemerintah Kabupaten Gresik. 

“Kendaraan ini akan menjadi bagian operasional pondok pesantren yang masih berkembang dan masih harus didukung oleh pemerintah daerah. Untuk GP Ansor selain mendukung pekerjaan organisasi mudah mudahan juga bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat,” harap Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani. 

Ia mengatakan, sebagai salah satu bank pembangunan daerah terbesar di Kabupaten Gresik, Bank Jatim memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat sektor UMKM serta mendukung pembiayaan pembangunan. 

“Kontribusi tersebut tidak hanya diwujudkan melalui layanan perbankan. Tetapi juga melalui program tanggung jawab sosial perusahaan yang secara konsisten memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” ujar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim atas komitmen dan kepeduliannya terhadap pembangunan Kabupaten Gresik. Menurutnya, program CSR yang diserahkan hari ini merupakan bentuk sinergi nyata antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam mendukung pembagunan yang berkelanjutan, inklusif dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat. 

Pemerintah Kabupaten Gresik terus mendorong agar program CSR selaras dengan prioritas pembangunan daerah. Baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan lingkungan hidup, ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, sosial dan keagamaan, serta olahraga dan seni budaya. 

“Sinergi seperti inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pencapaian target pembangunan daerah, ” ungkap Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Bupati berharap bantuan CSR ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh Pondok Pesantren Sirojul Haromain, Pondok Pesantren Ar-Roudloh dan GP Ansor Bawean untuk dikelola dengan baik. Serta mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kemaslahatan bersama. 

“Dua pondok pesantren ini sedang bertumbuh, dan mudah-mudahan kedepan santrinya tambah banyak. Saya yakin pondok pesantren ini mencetak generasi yang unggul dengan spiritual dan intelektual yang bagus. Untuk GP Ansor semoga dapat meningkatkan operasional dan membantu masyarakat,” pungkasnya.

Di tempat sama, Wakil Direktur Utama Bank Jatim Arief Wicaksono menyampaikan, langkah ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim dalam pembangunan daerah. Sebagai mitra kami berkomitmen mendukung program-program pemerintah daerah guna mewujudkan kesejahteraan dan membangun perekonomian yang lebih kuat. 

“Mudah-mudahan bantuan kendaraan operasional CSR Bank Jatim ini memberikan dampak, manfaat dan dapat meningkatkan operasional. Serta juga bisa untuk membantu masyarakat,” katanya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Serahkan 3 Mobil CSR Bank Jatim ke Pondok Pesantren dan GP Ansor Bawean Selengkapnya

Safari Ramadan di Driyorejo, Bupati Gresik Ajak Warga Doakan Gresik semakin Berkah

GRESIK,1minute.id – “Alhamdulillah, dalam rangka silaturahim ini mudah-mudahan kita semua menjadi umat yang pandai dalam menikmati rasa syukur. Dan juga mudah-mudahan di momen Hari Ulang Tahun Pemerintah Kabupaten Gresik yang ke-52 dan Hari Jadi Gresik yang ke-539 ini, mudah-mudahan Gresik semakin berkah, Indonesia semakin jaya dan semakin aman”.

Doa itu yang diucapkan oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat melakukan Safari Ramadan di Masjid Siti Hajar Al Madinah, Kota Baru Driyorejo (KBD) Desa Petikan, Kecamatan Driyorejo pada Senin, 2 Maret 2026. Kegiatan itu santunan anak yatim, serta berbuka puasa dilanjutkan Salat Maghrib berjamaah diikuti ratusan warga, tokoh agama (Toga) maupun Tokoh Masyarakat (Tomas).

Bupati Fandi Akhmad Yani hadir bersama Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman serta Forkopimda. Kegiatan berlangsung khidmat. Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani mengajak masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat rasa syukur.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas daerah di tengah dinamika global. “Jika melihat berita belakangan, peristiwa yang terjadi adalah perang. Ini yang harus kita syukuri, bahwa daerah kita masih dalam keadaan aman dan kondusif,” tutur mantan Ketua DPRD Gresik itu. 

Pada kesempatan itu, Ia juga menyinggung wilayah Driyorejo sebagai kawasan strategis perbatasan dengan Surabaya yang berkembang pesat dan memiliki banyak industri. Menurutnya, pertumbuhan tersebut harus diimbangi dengan kesiapan masyarakat. “Driyorejo adalah salah satu wilayah perbatasan dengan Surabaya. Semoga semakin maju. Isunya adalah banjir dan jalan JPD. Dua hal tersebut, itu telah menjadi perhatian kita bersama,” ungkapnya.

Di tengah geliat industri yang terus berkembang, Gus Yani juga menekankan pentingnya peningkatan kompetensi masyarakat agar mampu menangkap peluang kerja.

“Dan yang perlu dipikirkan lagi adalah banyaknya industri. Artinya kesempatan kerja dengan kompetensi yang ada harus diimbangi. Pelatihan-pelatihan itu juga perlu didorong, supaya masyarakat punya kesiapan dan daya saing,” tegas Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Safari Ramadan di Driyorejo, Bupati Gresik Ajak Warga Doakan Gresik semakin Berkah Selengkapnya

Gresik Menuju Kabupaten Bersih di Indonesia, Bupati Gresik Berikan Apresiasi pada Petugas Kebersihan

GRESIK,1minute.id – Kabupaten Gresik kembali menorehkan prestasi dengan meraih Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah – Sertifikat menuju Kabupaten Bersih 2025. Penghargaan itu diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia.

Penghargaan Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih itu diterima langsung oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Jakarta. Kepulangan orang nomor satu di Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik disambut meriah pada Jumat, 27 Februari 2026.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif serta Forkopimda diarak keliling kota dengan becak listrik, mobil listrik karya siswa SMK PGRI 1 Gresik serta kendaraan lainnya. 

Meriah : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (kiri) dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif (kanan) mendapatkan sambutan meriah dari masyarakat dan pelajar dalam Kirab Adipura, Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih pada Jumat, 27 Februari 2026 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Rute arak-arakan sepanjang 5 kilometer mulai dari Stadion Gelora Joko Samudro (G-JOS) jalan Veteran – Jalan Panglima Sudirman dan finish di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) Jalan Jaksa Agung Suprapto. Sepanjang rute tersebut ribu pasang mata berjajar di pinggir jalan menyambut Kirab Adipura. 

Penghargaan bidang lingkungan itu menjadi kado istimewa bagi masyarakat Gresik yang sedang merayakan HUT ke-52 Pemkab Gresik dan Hari Jadi ke-539 Kota Gresik. HUT Pemkab diperingati setiap 27 Februari sedangkan Hari Jadi Kota Gresik diperingati setiap 9 Maret. 

“Ini bukan sekadar penghargaan. Ini adalah pengingat bahwa pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkungan masing-masing. TPA sudah kita benahi, formatnya sudah ada. Sekarang kita mulai dari sekolah, minimal 30 menit sebelum masuk kelas untuk bersih-bersih lingkungan,” ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani pada Jumat, 27 Februari 2026.

Ia menegaskan, persoalan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, melainkan semua elemen. Misalnya, lembaga pendidikan didorong menjadi pusat edukasi pengolahan sampah, masyarakat diminta aktif memilah sampah dari rumah, dan perusahaan diajak turut mendukung

Dalam sektor perizinan perumahan, ia melanjutkan, Pemkab Gresik juga akan mewajibkan penyediaan tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R).

Ia meminta kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik untuk mulai masuk ke pesantren. “Pengelolaan sampah di lingkungan pesantren mulai dianggarkan agar sampah dapat dipilah disana,” harap Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Ia mencontohkan Desa Randuboto, Kecamatan Sidayu yang dinilai berhasil dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat, termasuk gerakan satu rumah satu biopori. Desa tersebut diharapkan menjadi inspirasi bagi desa lain. Hal serupa juga dilakukan Kelurahan Sukorame, Kecamatan Gresik melalui program kampung proklim. 

“Kedua desa dan kelurahan itu jadi percontohan, dan hari ini kami beri kado dan mendapat bantuan motor pengangkut sampah roda tiga,” ungkapnya.

Kabupaten Gresik, satu dari 35 kabupaten/kota di Indonesia yang berhasil meraih Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup. Capaian ini menempatkan Gresik dalam jajaran daerah yang dinilai berhasil membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

APRESIASI PETUGAS KEBERSIHAN: Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gresik Sri Subaidah mendampingi seorang petugas kebersihan mengangkat Penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dalam Kirab Adipura di WEP Gresik pada Jumat, 27 Februari 2026 ( Foto: Chusnul Cahyadi/1minute.id)

Ia menjelaskan bahwa salah satu alasan utama Gresik memperoleh penghargaan adalah keberhasilan mengelola sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF), yakni energi terbarukan pengganti fosil batu bara yang disinergikan dengan PT Semen Indonesia sebagai off taker. Skema ini menjadikan sampah sebagai sumber daya sekaligus mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh elemen, terutama dedikasi para petugas kebersihan dan pertamanan yang ada lapangan. “Hari ini kita tidak sekadar membawa penghargaan. Kita membawa penghormatan untuk panjenengan semua yang setiap hari memastikan Gresik tetap bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Sri Subaidah, menuturkan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat. “Ini bukan hanya keberhasilan DLH, tetapi hasil kolaborasi pemerintah dan masyarakat,” katanya.

Dia menjelaskan, penghargaan tahun ini diraih melalui proses penilaian ketat. Dari 420 kabupaten/kota se-Indonesia yang dinilai, tidak ada satu pun daerah yang meraih predikat Pengelolaan Sangat Bersih maupun Pengelolaan Bersih.

“Hanya 35 daerah secara nasional yang meraih predikat Kabupaten/Kota Bersertifikat atau Menuju Kabupaten/Kota Bersih, dan Kabupaten Gresik menjadi salah satunya,” jelas Sri. (*)

Editor  : Chusnul Cahyadi

Gresik Menuju Kabupaten Bersih di Indonesia, Bupati Gresik Berikan Apresiasi pada Petugas Kebersihan Selengkapnya

Pemkab Gresik bersama Kemensos Serahkan Bantuan Langsung ODHIV 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyerahkan bantuan langsung tahap pertama bagi Orang dengan HIV (ODHIV) di Kantor Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Gresik pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan itu bekerjasama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia. 

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif mengapresiasi langkah pemerintah pusat dalam memberikan dukungan sosial dan penguatan kemandirian ekonomi bagi ODHIV. “Penanggulangan HIV dan AIDS bukan semata persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut aspek sosial, ekonomi, dan kemanusiaan,” ungkap dokter Alif yang juga Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Gresik ini.

Pada tahap pertama ini, bantuan diberikan dalam bentuk dukungan nutrisi dan pemenuhan kebutuhan Activity Daily Living (ADL) kepada 18 ODHIV yang tergolong pada kelompok masyarakat desil 1-5. Tahap kedua berupa bantuan kewirausahaan kepada 16 penerima manfaat sebagai langkah strategis mendorong kemandirian ekonomi dan meningkatkan produktivitas.

Wabup Alif mengingatkan pentingnya disiplin dalam kontrol kesehatan serta rutin mengonsumsi obat antiretroviral (ARV). Ia turut mengajak seluruh pihak berkomitmen menerapkan prinsip “3 Zero”, yakni zero infeksi baru HIV, zero kematian terkait AIDS, serta zero stigma dan diskriminasi.

“Komitmen ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama menuju eliminasi HIV/AIDS di Kabupaten Gresik pada tahun 2030,” tegasnya. Lebih lanjut, ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun lingkungan yang inklusif, tanpa stigma dan diskriminasi, serta penuh empati. Hal ini agar setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk hidup sehat, produktif, dan bermartabat. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pemkab Gresik bersama Kemensos Serahkan Bantuan Langsung ODHIV  Selengkapnya

Ini 7 Rute Mudik Gratis Program Pemkab Gresik

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menghadirkan Program Mudik Gratis 2026. Tahun ini, sebanyak 750 kuota disediakan untuk warga yang ingin merayakan Lebaran Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.

Pendaftaran resmi dibuka mulai Selasa, 24 Februari 2026. Sementara itu, jadwal keberangkatan direncanakan pada 18 Maret 2026 atau beberapa hari sebelum Idul Fitri.

Program ini merupakan inisiatif langsung Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Asluchul Alif sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh akses transportasi yang aman, nyaman, dan tanpa dipungut biaya.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Khusaini, menjelaskan, proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui Google Form pada link berikut ini : https://bit.ly/MudikGratisGresik2026. Langkah ini diambil untuk mempermudah masyarakat sekaligus menghindari antrean panjang saat proses registrasi.

“Pendaftaran dibuka mulai 24 Februari 2026 dan pemberangkatan direncanakan pada 18 Maret 2026,” ujar Khusaini pada Rabu, 25 Februari 2026. Calon peserta cukup mengisi formulir online dengan melampirkan KTP serta Kartu Keluarga (KK). Data yang diperlukan meliputi nama lengkap, Nomor Induk Kependudukan (NIK), alamat sesuai KTP, nomor telepon aktif, jumlah peserta dalam satu KK, serta rute tujuan yang dipilih.

Bagi peserta yang telah lolos verifikasi, diwajibkan melakukan penukaran kupon tiket di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik yang berlokasi di Terminal Bunder. Saat penukaran, peserta diminta membawa fotokopi KTP dan KK sebagai bukti administrasi.

“Peserta hanya perlu datang untuk menukarkan kupon tiket, jadi tidak perlu antre lama atau berebut,” tambahnya. Pada pelaksanaan tahun ini, Pemkab Gresik menyiapkan tujuh rute perjalanan yang mencakup berbagai wilayah di Jawa Timur, yaitu:

Gresik – Situbondo – Banyuwangi

Gresik – Pasuruan – Probolinggo – Lumajang – Jember

Gresik – Malang – Blitar

Gresik – Jombang – Kediri – Tulungagung – Trenggalek

Gresik – Madiun – Magetan

Gresik – Madiun – Ponorogo

Gresik – Bojonegoro – Padangan – Ngawi

Melalui Program Mudik Gratis 2026 ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap dapat memberikan solusi transportasi yang aman, tertib, dan hemat biaya bagi masyarakat, sekaligus mengurangi risiko kecelakaan akibat penggunaan kendaraan pribadi saat arus mudik Lebaran. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Ini 7 Rute Mudik Gratis Program Pemkab Gresik Selengkapnya

Bupati Gresik Resmikan Operasional Landfill Mining, Solusi Atasi Tumpukan Sampah di TPA Ngipik

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik memiliki komitmen serius dalam mengatasi masalah sampah rumah tangga. Salah satunya menerapkan metode Landfill Mining sebagai salah satu solusi modern dalam mengurangi tumpukan sampah yang lebih dari 10 tahun. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Asluchul Alif yang memimpin operasional perdana pada Selasa, 24 Februari 2026. Operasional metode Landfill Mining, pertama di Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik ini dihadiri oleh manajemen PT. Semen Indonesia Tbk pabrik Tuban dan Pimpinan PT. Semen Indonesia Tbk pabrik Rembang. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengungkapkan, persoalan sampah adalah tantangan besar bagi seluruh daerah, termasuk Kabupaten Gresik. Seiring pertumbuhan penduduk dan perkembangan kawasan industri serta pemukiman, volume timbulan sampah terus meningkat.”Jika tidak dikelola dengan baik sampah akan menjadi beban lingkungan, sosial bahkan ekonomi,” ucap Gus Yani, sapaan akrab,  Fandi Akhmad Yani saat meresmikan pengoperasian Landfill Mining di TPA Ngipik pada Selasa, 24 Februari 2026.

Peresmian ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Gresik, teknologi Landfill Mining memungkinkan untuk mengolah kembali timbunan sampah lama memisahkan fraksi yang masih bernilai guna. Serta mengurangi volume sampah yang tertimbun di TPA. 

“Dengan kapasitas pengolahan sekitar 25 ton per jam, fasilitas ini diharapkan mampu secara bertahap mengurangi beban timbunan di TPA Ngipik,” harapnya. Ia melanjutkan, Pemkab Gresik terus berkomitmen, untuk melakukan transformasi sistem pengelolaan sampah. Sehingga tidak lagi hanya mengandalkan sistem kumpul – angkut – buang, tetapi bergerak menuju sistem pengolahan yang berbasis pengurangan, pemanfaatan kembali dan peningkatan nilai tambah. 

“Hasil pengolahan tidak berhenti sebagai limbah tetapi menjadi sumber daya baru. Fraksi organik dapat dimanfaatkan sebagai tanah uruk, layening landfill, maupun media tanam. Fraksi non organik diolah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara. Ini adalah langkah konkret mendukung transisi energi dan pengurangan emisi,” terang Magister Mitigasi Bencana Unair Surabaya ini. 

Bupati Yani menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak khususnya mitra industri yang telah mendukung pemanfaatan RDF sebagai bahan bakar alternatif. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia usaha seperti inilah menjadi kunci keberhasilan pemgelolaan lingkungan yang berkelanjutan. 

“Pengadaan fasilitas ini melalui APBD Kabupaten Gresik tahun anggaran 2025 sebesar Rp 6 milliar, bukan hanya sekedar belanja peralatan. Melainkan investasi jangka panjang untuk kualitas lingkungan dan masa depan generasi mendatang,” tambahnya.

Selain mengandalkan Landfill Mining atasi tumpukan sampah di TPA Ngipik, Bupati Yani menekankan Dinas Lingkungan Hidup, dengan keterlibatan Dinas PMD dan kecamatan mengajak pemerintah desa untuk membangun TPS3R. 

“Jika tidak memungkinkan membangun TPS3R dalam satu desa bisa dibuat satu TPS3R untuk tiga desa. Tujuannya sampah dapat dikelola terlebih dahulu di tingkat desa sehingga tidak terjadi penumpukan di TPA,” tegasnya. 

“Mudah-mudahan melalui metode Landfill Mining ini, timbunan sampah lama di TPA digali kembali untuk dilakukan pemilahan, pengolahan, dan pemanfaatan ulang seperti bahan bakar alternatif RDF atau material lain,” tandasnya. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Bupati Gresik Resmikan Operasional Landfill Mining, Solusi Atasi Tumpukan Sampah di TPA Ngipik Selengkapnya

Pemkab Gresik Alokasikan Rp 2,8 Triliun untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik akan melakukan percepatan pembangunan infrastruktur jalan dengan pada 2026. Wabil khusus Jalan Poros Desa (JPD), Jalan Kabupaten (JK) sebagai agenda strategis utama pada 2026. 

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dalam Safari Ramadan di Masjid Roudlotul Jannah, Desa Dahanrejo, Kecamatan Kebomas menegaskan komitmennya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mempercepat pembangunan infrastruktur jalan, khususnya Jalan Poros Desa (JPD) dan jalan kabupaten, sebagai agenda strategis utama di tahun 2026.

Wabup Alif mengungkapkan, di tahun anggaran 2026, Pemkab Gresik menempatkan percepatan perbaikan jalan sebagai agenda strategis. Total anggaran sebesar Rp 2,8 triliun disiapkan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur jalan di berbagai wilayah. 

“Untuk tiga tahun kedepan, kami konsentrasi pada perbaikan jalan. Selain itu, perbaikan infrastruktur pendidikan dan rumah tidak layak huni (RTLH). Safari Ramadhan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus sosialisasi program-program pemerintah kabupaten Gresik agar selaras dengan kebutuhan warga,” ungkapnya pada Senin, 23 Februari 2026.

Safari Ramadhan dihadiri ratusan warga serta Forkopimda dan pimpinan  Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh masyarakat, Kepala Desa, dan Lurah se-Kecamatan Kebomas menjadi ajang sosialisasi kegiatan Pemkab Gresik.

Menurut dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif pembenahan jalan tidak bisa dilakukan secara parsial. Sinergi lintas perangkat daerah, terutama peran camat yang memahami kondisi lapangan, menjadi kunci agar intervensi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah daerah menghindari perbaikan setengah-setengah. Jika diperbaiki, harus tuntas agar jalan benar-benar mantap dan bisa dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tegasnya. Wabup Alif menambahkan, perbaikan jalan dilakukan dengan memprioritaskan ruas-ruas yang memiliki dampak langsung terhadap koneksi aktivitas ekonomi masyarakat. 

“Kami menargetkan tahun 2028 kondisi jalan mantap. Tahun ini diupayakan untuk skala prioritas salah satunya jalan poros desa,” tandasnya. Acara kemudian dilanjutkan dengan ceramah agama oleh Ketua MWCNU Kebomas KH. M. Muchsin Munhamir (Gus Hamir) dengan mengangkat tema Penguatan Aqidah dan Ukhuwah (Persaudaraan), kemudian ditutup dengan doa oleh Ketua MUI Kabupaten Gresik KH. Ainur Rofiq Thoyyib. (*)

Editor : Chusnul Cahyadi 

Pemkab Gresik Alokasikan Rp 2,8 Triliun untuk Percepatan Pembangunan Infrastruktur Jalan  Selengkapnya

8 Personel Damkamat Gresik Lakukan Rescue Cincin Kaki Burung Murai Batu Kekecilan

GRESIK,1minute.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkamat) Gresik melakukan penyelamatan seekor burung Murai Batu pada Senin, 16 Februari 2026.

Pemilik burung M. Hadi Sholihin risau karena beberapa hari ini mulai “enggan” berkicau. Usut punya usut diduga karena cicin di kaki burung milik warga Jalan Raya Kemuning, Desa Menunggal, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik terlalu sempit. Hadi berusaha melepas. Tapi, ia kesulitan sehingga meminta bantuan kepada Dinas Damkamat Gresik.

Sebanyak delapan personel rescue di terjunkan untuk melakukan penyelamatan Burung Murai. “Operasi” pelepasan cicin kaki burung mulai dilakukan pada pukul 16.16 WIB. Selama 10 menit, cincin kaki Murai Batu bisa dilepas. Hadi pun semringah. Ia berharap burung bisa kembali berkicau.

Kepala Dinas Pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkamat) Gresik Suyono mengatakan, rescue cincin kaki burung Murai Batu ini kali pertama dilakukan. “Kami bersyukur rescue bisa dilakukan. Butuh waktu 10 menitan untuk memotong cincin di kaki burung Murai itu,” kata Suyono. (yad)

Editor : Chusnul Cahyadi 

8 Personel Damkamat Gresik Lakukan Rescue Cincin Kaki Burung Murai Batu Kekecilan Selengkapnya