Renovasi Gedung Sekolah Rakyat Dikebut, Wabup Gresik : KBM Dimulai sebelum HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Renovasi gedung sekolah rakyat memasuki hari kesebelasan. Pekerjaan renovasi yang dikerjakan oleh Nidya Adhi KSO (kerjasama operasi) diestimasikan rampung sebelum HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. 

Perkembangan proses renovasi gedung Sekolah Rakyat itu menjadi salah satu prioritas perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyatakan, sekolah rakyat akan dibuka pada Agustus 2025 nanti. 

“Ini merupakan hari kesebelas renovasi yang dilakukan oleh Nindya Adhi KSO. Alhamdulillah dikerjakan dengan baik. Insya Allah sebelum tanggal 17 Agustus, pembangunan atau renovasi sudah selesai,” harap dokter Alif, sapaan Asluchul Alif pada Senin, 14 Juli 2025. Selain pekerjaan renovasi, ia melanjutkan, nantinya juga akan ada perabot lengkap dari pihak Nindya Adhi KSO. Ia berharap pada Agustus nanti proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat dapat segera dimulai agar tidak mundur lagi.

“Untuk siswa-siswi Sekolah Rakyat sudah siap, ada sebanyak 75 siswa kelas 1 SMA dengan jumlah rombongan belajar (Rombel) tiga kelas,” ungkapnya.

Wabup juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Sosial, dan Kementerian PUPR atas dukungan renovasi Sekolah Rakyat. Ia juga berterima kasih atas kepercayaan Kementerian Sosial dalam penyelenggaraan Sekolah Rakyat yang disambut antusias oleh masyarakat.

“Kehadiran Sekolah Rakyat akan memberikan harapan bagi anak-anak dari keluarga miskin Desil 1 (miskin ekstrem) di Kabupaten Gresik untuk tetap menatap masa depan dan mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan,” tegasnya.

Sebelum meninggalkan Kecamatan Sidayu, suami dari dr. Shinta Puspitasari ini juga meninjau pemeriksaan kesehatan gratis bagi calon siswa Sekolah Rakyat yang diinisiasi Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan di UPT Puskesmas Sidayu.

“Melalui Sekolah Rakyat, bukan hanya membantu anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem untuk mendapatkan pendidikan yang layak. Dengan adanya cek kesehatan sebelum mengikuti proses pembelajaran, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menghadirkan hidup yang lebih sejahtera bagi anak-anak Indonesia,” katanya. (yad)

Renovasi Gedung Sekolah Rakyat Dikebut, Wabup Gresik : KBM Dimulai sebelum HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia  Selengkapnya

Lapor GUS, Layanan Pengaduan Berbasis WhatsApp di Pemkab Gresik, Catat Nomornya 

GRESIK,1minute.id – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik meluncurkan program anyar pada Senin, 14 Juli 2025. Program baru itu berlabel “Lapor Gus”. Layanan pengaduan masyarakat berbasis WhatsApp. Nomornya, 0812 3225 4001. Semua jenis layanan yang ada di pemerintah kabupaten (Pemkab) Gresik bisa diadukan melalui nomor tersebut. Jadi simpan nomor tersebut ke smartphone Anda semua.

Apalagi, Pemkab Gresik menjamin laporan yang valid akan ditindaklanjutinya. Bahkan, pekerjaan migran Indonesia (PMI) alias TKI asal Gresik bisa memanfaatkan layanan gratis tersebut. Sebab, nomor tersebut terintegrasi dengan semua organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Gresik ini. Dan, identitas pelapor pun dilindungi. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengajak warga Kota Santri, sebutan lain, Kabupaten Gresik untuk menfaatkan layanan pengaduan masyarakat itu secara bijak. “Kami ingin membangun satu kanal komunikasi tanpa sekat antara masyarakat dengan pemerintah. Tidak hanya di tingkat kabupaten, tapi juga kecamatan hingga desa. ujar Gus Yani, sapaan akrab, Fandi Akhmad Yani di pusat layanan (call center) 112 di Kantor Bupati Gresik pada Senin, 14 Juli 2025.

Gus Yani didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Asisten Bidang Administrasi Umum Nuri Mardiana dan Plt Kepala Diskominfo Gresik Johar Gunawan,  melanjutkan program layanan untuk memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Kabupaten Gresik. “Melalui Lapor Gus, masyarakat bisa menyampaikan keluhan, aspirasi, atau masukan secara langsung dan cepat,” katanya. 

Ia juga meminta kepada insan media untuk menyebarluaskan program layanan masyarakat ini hingga ke seluruh desa. 360 desa, dan 11 kelurahan. Saat ini,  hampir seluruh warga Kota Industri, sebutan lain, Kabupaten Gresik berjumlah 1,3 juta jiwa  memiliki gawai. “Masyarakat tinggal memberikan informasi, bisa juga menanyakan informasi, menyampaikan langsung fakta kejadian yang harus segera bisa kita urus, segera bisa kita tindaklanjuti, kita follow up,” katanya. 

Ia berharap layanan masyarakat, Lapor GUS ini, bisa memberikan manfaat yang besar dan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Gresik yang lebih baik untuk masyarakat semuanya. “Mari kita tumbuhkan gaya menyampaikan keluhan dengan santun, menyampaikan aspirasi dengan cerdas, membangun Gresik dengan semangat gotong royong digital. Semoga kehadiran lapor GUS Ini bisa memberikan manfaat yang besar dan menjadi jembatan antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Gresik yang lebih baik untuk masyarakat semuanya,” ujarnya. 

Ditempat sama, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Gresik Johar Gunawan menjelaskan, bahwa Lapor GUS melengkapi saluran aduan yang sudah dimiliki Pemkab Gresik sebelumnya, seperti aplikasi LAPOR dan call center 112. “Lapor GUS memberikan ruang interaksi langsung dari masyarakat kepada Pemkab Gresik. Kanal ini memperkuat sistem pengaduan publik yang selama ini sudah berjalan,” ungkapnya.

Lapor GUS dirancang sebagai kanal pengaduan yang sederhana, mudah digunakan, dan langsung terkoneksi dengan sistem kerja seluruh organisasi perangkat daerah (OPD). Tidak hanya untuk menampung keluhan, kanal ini juga diharapkan dapat menjadi ruang aman bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan masukan konstruktif.

Sebagai bagian dari implementasi semangat Nawa Karsa, Lapor GUS menjadi langkah konkret memperkuat tata kelola pemerintahan yang adaptif, terbuka, dan responsif. Pemkab Gresik berharap budaya pengaduan tidak lagi dianggap negatif, melainkan menjadi alat perbaikan pelayanan publik yang berkelanjutan. (yad)

Lapor GUS, Layanan Pengaduan Berbasis WhatsApp di Pemkab Gresik, Catat Nomornya  Selengkapnya

Gerai Sembako Kopdes Merah Putih di Desa Dapet Resmi Beroperasi

GRESIK,1minute.id – Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik mendirikan gerai sembako. Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman yang meresmikan gerai tersebut pada Sabtu, 12 Juli 2025.

Menurut Achmad Washil Miftachul Rachman, gerai sembako Kopdes merupakan upaya strategis desa dalam menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau dan kualitas yang terjamin. Serta dikelola secara profesional oleh Kopdes Merah Putih. “Dengan hadirnya gerai sembako ini mudah-mudahan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat kemandirian ekomomi desa,” harap Washil didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Gresik Abu Hasan serta Kepala Diskoperindag Gresik Darmawan. 

Washil melanjutkan, pendirian gerai sembako ini hasil sinergi pengurus Kopdes Dapet dengan Pondok Pesantren (Ponpes) Sunat Drajat, Lamongan ini sangat positif dan bisa membawa dampak luas bagi kesejahteraan masyarakat. Washil mendorong desa-desa lain untuk mengikuti jejak Desa Dapet menjalin kerjasama dengan Koperasi Ponpes Sunan Drajat. 

“Ini contoh baik. Saya berharap desa-desa lain bisa mengikuti jejak Desa Dapet yang menjalin kerja sama dengan Koperasi Pondok Sunan Drajat, ” ujar Achmad Washil. Langkah inovatif Desa Dapet, telah menghadirkan fasilitas pelayanan sembako untuk masyarakat. Tidak hanya mempermudah akses terhadap kebutuhan pokok, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi desa. 

“Gerai sembako Kopdes Merah Putih diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Dapet. Serta menjadi contoh bagi desa desa lain dalam pengembangan ekonomi berbasis potensi lokal,” lanjutnya. 

Sementara, Kepala Desa Dapet Siswadi, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung berdirinya gerai sembako Kopdes Merah Putih tersebut. “Saya berharap keberadaan gerai sembako Koperasi Merah Putih Desa Dapet dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan desa,” kata Siswadi. (yad)

Gerai Sembako Kopdes Merah Putih di Desa Dapet Resmi Beroperasi Selengkapnya

Motor Terbakar, Pom Mini di Driyorejo Hangus

GRESIK,1minute.id – Sebuah tempat pengisian bahan bakar atau Pom Mini di Jalan Raya Pinus Biru, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik terbakar pada Sabtu, 12 Juli 2025. Penyebab, Pom mini bahan bakar pertamax itu terbakar diduga dari korsleting sistem perapian sepeda motor.  Tidak ada korban jiwa dalam musibah yang kali ketiga di bulan Juli 2025.

Menurut keterangan petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan (Damkarmat) Gresik sekitar pukul 05.13 WIB menerima pengaduan dari call center 112 Pemkab Gresik. Pelapor adalah Ryan, pemilik Pom Mini di Jalan Raya Pinus Biru, Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo,. Pagi itu, kata petugas Damkarmat ada seorang pengendara motor isi bahan bakar. 

Setelah proses pengisian selesai, pengendara motor (belum diketahui identitas) menstarter kendaraan. Tiba-tiba muncul bara api dan menyambar Pom Mini yang ada di dekatnya. “Laporan masuk ke kami pukul 05.13 WIB,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Sabtu, 12 Juli 2025. 

Sebanyak lima anggota Damkarmat Pos Driyorejo yakni Yosy Prasitama ; A. Andri Setiawan ; Alvyan Wahyu ; Yudha Bagus dan Ravinda Nur yang sedang piket meluncur ke tempat kejadian kebakaran (TKK). “Tim tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB atau 17 menit dari laporan masuk,” ujar mantan Asisten Bidang Pemerintahan Sekretariat Daerah Gresik itu.

Selama 20 menit petugas melakukan proses pemadaman. “Berdasarkan keterangan pelapor, kebakaran diduga disebabkan oleh motor yang terbakar,” terang Suyono. (yad)

Motor Terbakar, Pom Mini di Driyorejo Hangus Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Teken Pinjam Pakai Aset dengan Kemensos untuk Sekolah Rakyat

GRESIK,1minute.id – Presiden kedelapan Indonesia Prabowo Subianto akan meresmikan 100 Sekolah Rakyat, antara lain, Kabupaten Gresik pada akhir Juli 2025. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah menandatangani perjanjian pinjam pakai aset dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia di Gedung Aneka Bhakti Kementerian Sosial, Jakarta pada Kamis, 10 Juli 2025.

Penandatanganan ini bagian dari kerja sama Kemensos dengan 43 institusi mitra, dalam mendukung percepatan pelaksanaan program prioritas nasional Sekolah Rakyat. Program Sekolah Rakyat merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menyediakan akses pendidikan setara dan inklusif. Khususnya bagi anak-anak dari keluarga miskin atau yang terpinggirkan dari sistem pendidikan formal. 

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani hadir dan menandatangani perjanjian pinjam pakai lahan yang akan digunakan sebagai lokasi pendirian Sekolah Rakyat. Lahan ini berlokasi di eks gedung UPT SMPN 30  Sidayu.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Pemerintah Kabupaten Gresik menyambut baik kesepakatan ini. Juga siap mendukung penuh program Sekolah Rakyat. Ini sebagai bagian dari strategi mengatasi kesenjangan pendidikan di daerah. “Kami menyambut baik dan siap mendukung penuh program Sekolah Rakyat ini. Di Gresik, pembangunan infrastruktur sekolah telah menunjukkan progres signifikan. Kami targetkan pada akhir Juli mendatang, bangunan sekolah sudah siap digunakan. Selanjutnya tahun ajaran 2025/2026 bisa segera dimulai,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani. 

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gresik Ummi Khoiroh menyampaikan, penandatanganan pinjam pakai lahan ini merupakan bukti nyata dari komitmen luar biasa bupati terhadap pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

“Dengan penandatanganan pinjam pakai lahan bekas gedung UPT SMPN 30 Sidayu ini menunjukkan bahwa ada komitmen yang luar biasa dari bapak bupati. Khususnya dalam melaksanakan Program Sekolah Rakyat ini di Gresik. Karena bapak bupati menginginkan adanya perbaikan kesejahteraan bagi masyarakat Gresik, terutama akses pendidikan bagi anak-anak,” pungkasnya.

Pemkab Gresik sebelumnya juga telah melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada para orang tua dan calon siswa, untuk memastikan pemahaman dan partisipasi publik terhadap program ini. Sosialisasi tersebut menekankan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar inisiatif pendidikan, tetapi juga menjadi instrumen transformasi sosial yang penting bagi masa depan generasi penerus bangsa.

Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan inklusif, Pemkab Gresik berkomitmen menjadikan Sekolah Rakyat sebagai upaya membangun masyarakat yang lebih berdaya. Upaya itu melalui pendidikan berkualitas dan penuh keberpihakan terhadap yang membutuhkan. 

Konsep Sekolah Rakyat yang bakal Luncurkan oleh Presiden Prabowo menjelang HUT ke-80 Republik Indonesia , pendidikan, tempat tinggal atau asrama dan makan tiga kali sehari. Biaya pendidikan ditanggung oleh negara. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Teken Pinjam Pakai Aset dengan Kemensos untuk Sekolah Rakyat Selengkapnya

Kali Pertama Berlaga di Porprov Jatim, 4 Atlet Ski Air Gresik Rebut 5 Medali

GRESIK,1minute.id – Raihan medali emas kontingen Gresik di Pekan Olahraga Provinsi IX Jawa Timur di Malang Raya 2025 bertambah. Kali ini, sebanyak 5 medali (3 emas dan 2 perak) disumbang oleh para atlet di cabang olahraga (cabor) Ski Air.

Cabor Ski Air, kali pertama kali pertama diikuti oleh kontingen Gresik. Pengurus Ski Air Gresik Yunita Budi Priyanti mengaku bangga dengan daya juang atletnya. Dirinya, mengaku sudah mengetahui penuh kemampuan atletnya, karena sebelumnya mereka latihan dengan porsi maksimal untuk mempersiapkan Porprov kali ini.

“Alhamdulillah berkat motivasi dan semangat juang tersebut, anak anak mampu menunjukkan prestasi terbaiknya,” ujarnya kepada wartawan pada Jumat, 4 Juli 2025. Menurut Yunita, ini merupakan kali pertama pengkab Persatuan Ski Air Seluruh Indonesia (PSASI) Gresik ikut serta dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi, namun sudah membuahkan hasil maksimal. “Meski baru pertama kali ikut Porprov, kita bisa tunjukkan kita mampu tembus di peringkat dua dibawah kota Surabaya,” pungkasnya. 

Prestasi ini, tidak membuat cabor Ski Air berpuas diri. Yunita berharap terus mendapatkan support dari KONI Gresik, agar bisa memberikan prestasi lebih baik lagi untuk kontingen Gresik dalam Porprov selanjutnya. “Kami butuh support, untuk pembinaan agar atlet kami bisa lebih semangat meraih prestasi untuk Gresik,” pungkasnya.

Sementara itu, Masruron, koordinator kontingen Gresik wilayah Kabupaten Malang memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih yang terus berjuang keras di medan laga, mengharumkan nama Kabupaten Gresik di ajang olahraga. “Terima kasih para atlet, termasuk cabor baru yang sudah kerja keras hingga menyumbangkan medali untuk Gresik,” ujar Ruron, sapaan akrabnya.

Masruron mengapresiasi kerja keras cabor Ski Air, meski hanya berbekal 4 atlet yang diberangkatkan, namun mampu menyumbang 16 poin. “Ini kontribusi yang luar biasa, sehingga patut mendapat apresiasi dan diusulkan peningkatan bantuan uang pembinaan, sehingga ke depan bisa menjadi cabor andalan kabupaten Gresik,” katanya.

Berikut nama atlet Ski Air yang berhasil menyumbang 3 emas dan 2 perak ketika berlaga di Bendungan Karangkates,  Kabupaten Malang ; 

1 Emas Open Men Overall atas nama : Muhammad Aldo Syahputra

1 Emas Overall Team atas Nama : M. Aldo Syahputra ; M. Fajar Tarzacky R. ; Salsabila Widya Agas P. dan Kayla Sabrina M.

1 Emas Wakeboard team atas nama : M. Aldo Syahputra ; M. Fajar Tarzacky R. ; Salsabila Widya Agas P. dan Kayla Sabrina M.

1 Perak Open Men Overall atas nama : M. Fajar Tarzacky R.

1 Perak Open Woman Overall atas Nama : Salsabila Widya Agas P. (yad)

Kali Pertama Berlaga di Porprov Jatim, 4 Atlet Ski Air Gresik Rebut 5 Medali Selengkapnya

Teguhkan Komitmen Pelestarian Lingkungan, Pemkab Gresik Gelar Nawa Karsa Award  Gresik Pesona 2025

GRESIK,1minute.id – Panggung PetroNite Fest 2025 terasa lebih meriah pada Rabu malam, 2 Juli 2025. Sebab, malam itu Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik bersinergi dengan Petrokimia Gresik menggelar puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia dan Nawa Karsa Award Pesona Gresik.

Hadir di dua event yang menjadi simbol kuat komitmen Kabupaten Gresik terhadap pelestarian lingkungan dan kolaborasi lintas sektor yang semakin solid itu antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob. 

Mengusung tema global “Hentikan Polusi Plastik”, kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni simbolik, tetapi menjadi representasi aksi nyata dan kolaborasi lintas sektor dalam satu gerakan bersama menyelamatkan lingkungan.

Pada awarding itu, Petrokimia Gresik, perusahaan Solusi Agroindustri anggota holding Pupuk Indonesia, mendapatkan tiga apresiasi sekaligus dari Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani atas konsistensinya dalam pengelolaan lingkungan.

Tiga apresiasi yaitu, Petrokimia Gresik dinobatkan sebagai salah satu perusahaan yang memiliki komitmen kuat dalam mendukung Program Kampung Iklim (Proklim) dan berhasil mendapatkan penghargaan Gold pada Kompetisi Bina Industri Ramah Lingkungan (Brilian). Selain itu, Petrokimia Gresik juga mendapatkan apresiasi sebagai Pengelola Ekosistem Mangrove Berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menegaskan bahwa lingkungan hidup menjadi pilar penting dalam pembangunan daerah. “Gresik memiliki Nawa Karsa, sebuah road map arah pembangunan daerah. Salah satu yang menjadi nafas utama adalah Pesona Gresik. Program yang menyentuh langsung kepedulian terhadap lingkungan hidup,” ujar Gus Yani, sapaan akrab Fandi Akhmad Yani.

Ia melanjutkan bahwa penghargaan ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo dalam prioritas pembangunan lingkungan. “Kami ingin mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam menyelamatkan lingkungan. Petrokimia Gresik Grup adalah mitra strategis kami dalam misi ini,” ujarnya.

Dalam rangkaian acara tersebut, Petrokimia Gresik juga menyerahkan secara simbolis 3.000 bibit mangrove kepada Pemerintah Kabupaten Gresik sebagai bentuk kontribusi dalam rehabilitasi kawasan pesisir.

Sementara itu, Direktur Utama Petrokimia Gresik Daconi Khotob menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Bupati Gresik dalam program “Nawa Karsa Award Pesona Gresik Tahun 2025”. Menurutnya, apresiasi ini akan memperkuat komitmen Petrokimia Gresik dalam menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Petrokimia Gresik berkomitmen penuh dalam menjaga kelestarian lingkungan. Komitmen ini diwujudkan melalui berbagai inovasi dalam pengelolaan lingkungan, yang telah dibuktikan dengan perolehan PROPER Emas selama empat tahun berturut-turut sejak tahun 2021. Penghargaan dan apresiasi Bupati Gresik ini mencerminkan standar tinggi dalam pengelolaan lingkungan yang diterapkan perusahaan,” tandasnya.

Daconi menambahkan, Petrokimia Gresik memiliki program rutin pengelolaan lingkungan. Selain itu, perusahaan juga melakukan berbagai aksi nyata dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini. Aksi-aksi ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi aktif perusahaan dalam mendukung pencapaian Zero Waste and Zero Emission yang dicanangkan pemerintah.

Beberapa aksi yang telah dilakukan Petrokimia Gresik pada momen Hari Lingkungan Hidup tahun ini, antara lain aksi dekarbonisasi dan forestasi mangrove di Pusat Restorasi dan Pembelajaran Mangrove (PRPM) Mengare dengan menanam sebanyak 5.300 bibit mangrove.  Kemudian kampanye pengurangan penggunaan plastik sekali pakai di pasar, serta kegiatan uji emisi gratis untuk kendaraan masyarakat sekitar perusahaan berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. (yad)

Teguhkan Komitmen Pelestarian Lingkungan, Pemkab Gresik Gelar Nawa Karsa Award  Gresik Pesona 2025 Selengkapnya

Gresik Job Fair 2025, Buka 2.723 Lowongan Kerja, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Bukan Formalitas, Saya Pantau mulai Pendaftaran 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik kembali menggelar Job Fair selama 2 hari, mulai 2 Juli hingga 3 Juli 2025. Job Fair kali kedua dipusatkan di halaman SMA Negeri 1 Driyorejo itu diikuti 43 perusahaan dengan menyediakan 2.723 lowongan kerja (Loker). Selain itu juga ada Walk In Interview antara pencari kerja dengan perusahaan yang siap merekrut talenta lokal.  Wujud nyata ikhtiar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik dalam upaya mengurangi angka pengangguran di Kota Industri-sebutan lain- Kabupaten Gresik ini.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi atas diselenggarakannya Gresik Job Fair 2025. Menurutnya,  Gresik Job Fair merupakan salah satu agenda dalam dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Gresik. “Masalah pengangguran bukan hanya menjadi masalah daerah, tetapi juga masalah regional dan nasional. Oleh karena itu, penanganannya pun perlu dilaksanakan secara bersama sama antara pemerintah daerah, provinsi maupun pemerintah pusat,” ungkap Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia menegaskan, bahwa pelaksanaan Job Fair bukan hanya formalitas. Sebab, pihaknya mulai dari pendaftaran, verifikasi di aplikasi AK1, sehingga proses rekrutmen terus dikawal agar benar-benar memberi manfaat. Ia juga meminta kepada Camat dan kepala desa juga bisa memantau lowongan kerja melalui sistem online.  “Saya ucapkan terima kasih kepada perusahaan yang sudah ikut berpartisipasi dalam kegiatan Job Fair kali ini. Keberhasilan pelaksanaan Job Fair merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, sebagai sarana pendukung untuk memperluas akses informasi lowongan kerja secara real time. Pemkab Gresik kini mengandalkan platform Gresik Kerja, menurutnya, kehadiran platform ini sangat penting dalam memastikan warga agar tidak ketinggalan peluang.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga yang kesulitan akses informasi pekerjaan. Kami apresiasi semua perusahaan yang peduli membuka peluang, termasuk bagi penyandang disabilitas sesuai Undang-Undang Cipta Kerja, minimal satu persen dari total kebutuhan,” tegas magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya ini.

Pemkab Gresik, setiap tahun mendorong dan mempersiapkan sumber daya manusia melalui pelatihan kerja. Baik yang berbasis industri maupun pemberdayaan masyarakat, diharapkan dapat meningkatkan kompetensi masyarakat Gresik pencari kerja agar terserap dan dapat bekerja di perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik. 

“Untuk pemerataan kesempatan kerja, kita harapkan Job Fair bisa digelar 3-4 kali dalam setahun. Di samping itu, program sertifikasi tenaga kerja juga terus kita dorong agar kualitas tenaga kerja di Kabupaten Gresik semakin siap bersaing, baik di tingkat lokal maupun nasional,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tenaga Kerja Gresik Zainul Arifin dalam laporannya menjelaskan, pemilihan lokasi Job Fair kali ini bukan tanpa alasan, melainkan upaya untuk menghadirkan pemerataan kesempatan kerja bagi warga Gresik. “Keputusan ini didasarkan pada evaluasi pelaksanaan Job Fair 2024 yang pernah diadakan di tengah kota. Dari total 5.828 pencari kerja yang hadir saat itu, hanya sebagian kecil berasal dari wilayah selatan,” ucap mantan Camat Manyar itu. 

Dalam pelaksanaan Job Fai 2024, sebanyak 1.313 pencari kerja berhasil diterima bekerja melalui proses seleksi langsung oleh perusahaan peserta. Zainul menegaskan bahwa angka tersebut menjadi bukti konkret bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan. “Angka ini menunjukkan bahwa program Job Fair Gresik bukan hanya sebatas agenda formalitas, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penyerapan tenaga kerja di Kabupaten Gresik,” katanya. 

Pada penyelenggaraan tahun lalu, tercatat ada 1.495 kebutuhan tenaga kerja yang ditawarkan. Dengan rincian 337 posisi untuk tenaga kerja yang mampu berbahasa asing, 528 posisi untuk tenaga kerja berpengalaman, 347 posisi untuk freshgraduate, serta 264 posisi untuk tenaga kerja bersertifikasi.

Sementara itu, pada Job Fair Gresik 2025 yang digelar di Driyorejo saat ini, total kebutuhan tenaga kerja melonjak menjadi 2.949 posisi. Terdiri dari 495 posisi untuk tenaga kerja berpengalaman, 42 posisi untuk tenaga kerja bersertifikasi, 635 untuk tenaga kerja yang menguasai bahasa asing, dan 603 posisi untuk freshgraduate. “Jika dirinci berdasarkan bidang pekerjaan, terdapat 413 posisi di bidang administrasi, 816 di sektor industri, serta 546 posisi di sektor hospitality,” tutupnya. 

Kegiatan Job Fair 2025 ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Banyak pencari kerja mengaku terbantu karena dapat langsung mengakses berbagai peluang kerja, seperti yang disampaikan M. Ridho, 26, pencari kerja asal Desa Sukorejo Kecamatan Bungah.  “Dengan adanya Job Fair kami merasa terbantu, karena di kegiatan yang digelar oleh Disnaker ini saya bisa memilih lowongan kerja. Sesuai dengan kriteria jurusan ijazah saya lulusan dari sekolah SMK,” kata Ridho. (yad)

Gresik Job Fair 2025, Buka 2.723 Lowongan Kerja, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Bukan Formalitas, Saya Pantau mulai Pendaftaran  Selengkapnya

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sabet Anugerah Kepala Daerah Inovatif

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 38 Bupati/Walikota se-Jatim telah merampungkan program seratus hari kerja pertama. Siapa kepala daerah yang paling inovatif ? Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dianugerahi penghargaan sebagai Kepala Daerah Inovatif dalam Pengurangan Ketimpangan Pembangunan Antarwilayah di Malam Apresiasi 100 Hari Inovasi untuk Negeri yang diselenggarakan oleh JTV Surabaya pada Selasa malam, 1 Juli 2025.

Dari total 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, hanya delapan daerah yang terpilih menerima penghargaan bergengsi ini, masing-masing dengan klasifikasi penilaian yang berbeda. 

Kabupaten Gresik dinilai unggul berkat capaian nyata dalam pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik selama 100 hari kerja pertama. Dalam sambutannya, Bupati Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterimanya. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai hasil dari pelaksanaan program kerja berbasis Sembilan Navigasi Nawa Karsa, yaitu sembilan arah kebijakan prioritas pembangunan Kabupaten Gresik. Salah satu program unggulannya adalah “Gresik Mapan”, yang menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur dan penanganan kawasan rawan banjir.

“Alhamdulillah, kami atas nama Pemerintah Kabupaten Gresik menyampaikan terima kasih atas apresiasi ini. Penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus mengembangkan potensi di setiap wilayah, baik di Gresik utara maupun selatan,” ujar Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia menambahkan bahwa setiap kecamatan di Gresik memiliki karakteristik dan potensi unggulan masing-masing. Tantangan seperti banjir di wilayah Kali Lamong, menurutnya, diubah menjadi peluang melalui pembangunan kolam retensi yang mendukung sektor pertanian di wilayah selatan. “Penanganan banjir Kali Lamong tidak bisa dilakukan sendiri oleh Pemkab Gresik. Diperlukan sinergi dengan beberapa kabupaten lain, terutama yang berada di wilayah hulu,” jelas magister Mitigasi Bencana dari Unair Surabaya itu.

Sebagai bentuk komitmen, Pemkab Gresik telah menyelesaikan pembangunan dan perbaikan tanggul di tujuh titik rawan banjir Kali Lamong, serta melakukan normalisasi sungai sepanjang 9,86 km. Di sisi lain, untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, perbaikan jalan sepanjang 18,6 km telah diselesaikan melalui skema cepat tanggap oleh Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.

Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, turut memberikan apresiasi atas capaian Gresik. Menurutnya, sinergi antarwilayah sangat penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Gresik bersama Surabaya dan Sidoarjo merupakan bagian dari tatanan aglomerasi. Contohnya, pengembangan pelabuhan di kawasan ekonomi khusus Gresik telah berkontribusi dalam mengurangi beban Pelabuhan Tanjung Perak. Ini juga ditopang oleh konektivitas jalan Manyar–Sembayat yang terus ditingkatkan,” ujarnya.

Dengan diraihnya penghargaan ini, Pemerintah Kabupaten Gresik berharap dapat terus berinovasi dan mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh wilayah demi kesejahteraan masyarakat. (yad)

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Sabet Anugerah Kepala Daerah Inovatif Selengkapnya

Cabai, Bawang Merah dan Migor Kerek Laju Inflasi Gresik Juni 2025

GRESIK,1minute.id – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Gresik mencatat laju inflasi tahunan (year-on-year/YoY) pada Juni 2025 sebesar 1,44 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,74. Angka ini menjadikan Gresik sebagai daerah dengan tingkat inflasi tahunan terendah di Jawa Timur.

Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih, menjelaskan bahwa inflasi ini masih dalam batas aman dan terkendali. “Meskipun terdapat gejolak harga pada beberapa komoditas pangan, secara keseluruhan laju inflasi Gresik masih berada di bawah target inflasi nasional sebesar 2,5 persen ±1 persen,” ujarnya dalam keterangan resmi pada Selasa, 1 Juli 2025.

Inflasi tahunan disebabkan oleh kenaikan harga di sebagian besar kelompok pengeluaran, terutama pada kelompok makanan, minuman dan tembakau yang mencatat inflasi 1,41 persen dan memberikan andil tertinggi sebesar 0,48 persen terhadap inflasi umum. Komoditas yang paling mendorong inflasi antara lain beras, cabai rawit, bawang merah, minyak goreng, dan santan jadi.

Sementara itu, kelompok kesehatan mengalami inflasi tahunan tertinggi yakni 7,97 persen, disumbang oleh kenaikan tarif layanan kesehatan seperti rumah sakit, dokter umum, dan dokter spesialis.

Secara bulanan (month-to-month/MtM), Gresik mencatat inflasi sebesar 0,48 persen. Komoditas utama penyumbang inflasi bulanan adalah bawang merah (13,61%), cabai rawit (38,64%), dan beras (2,08%), yang mengalami lonjakan harga akibat terganggunya distribusi dan belum meratanya musim panen di seluruh kecamatan.

Situasi ini turut dipengaruhi oleh aksi demonstrasi sopir truk ODOL (Over Dimension Over Load) yang berdampak pada distribusi pangan antardaerah, serta fluktuasi harga BBM nonsubsidi yang mengalami penurunan namun belum cukup menahan laju inflasi.

“Gresik saat ini berada di fase awal musim tanam padi, sementara panen raya belum merata. Hal ini turut memicu kenaikan harga beras di pasaran,” tambah Indriya. Inflasi tahun kalender (year-to-date/YTD) hingga Juni 2025 tercatat sebesar 0,95 persen, masih lebih rendah dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

BPS juga mencatat bahwa komoditas seperti ikan mujair, daging ayam ras, udang basah, dan bensin menjadi penahan inflasi dengan tren harga yang cenderung menurun. Sebagai penutup, Indriya Purwaningsih menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga stabilitas harga dan memperkuat ketahanan pangan.  “Kami mengimbau pemerintah daerah dan seluruh stakeholder untuk terus memantau dinamika harga, khususnya menjelang semester dua, agar inflasi tetap terkendali,” pungkasnya. (yad)

Cabai, Bawang Merah dan Migor Kerek Laju Inflasi Gresik Juni 2025 Selengkapnya