Jelang Tahun Baru Islam, Pemkab Gresik Salurkan Insentif kepada Huffadz Sebesar Rp 550 Juta

GRESIK,1minute.id – Sebanyak 1.100 penghafal Al-Quran (Huffadz) di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik semringah. Mereka mendapatkan “kado” istimewa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Kado menjelang Tahun Baru Islam 1447 Hijriah itu berupa tunjangan kehormatan atau insentif sebesar Rp 500 ribu setiap huffadz.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani secara simbolis yang menyalurkan insentif kepada ribuan huffadz usai Khotmil Qur’an di Masjid Al Inabah Kompleks Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 26 Juni 2025. Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan apresiasi kepada para huffadz yang telah mendedikasikan diri dalam menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an. 

“Terima kasih kepada huffadz atas dedikasi dan kecintaannya terhadap Al-Qur’an. Tidak hanya mendapatkan penghargaan secara spiritual, insentif ini diharapkan bisa menjadi penyemangat dan bentuk hadirnya pemerintah dalam mendukung syiar Al-Quran di masyarakat,” ujar Gus Yani, sapaan Fandi Akhmad Yani. 

Ia berharap, program insentif ini mampu mendorong lahirnya lebih banyak hafidz dan hafidzah di Gresik. Insentif ini akan berlanjut pada tahap kedua dengan skema dan jumlah anggaran yang sama. “Insya Allah ini bukan yang terakhir. Kami sudah siapkan anggaran untuk tahap kedua agar program ini dapat berjalan secara konsisten setiap tahunnya,” tambahnya.

Sementara itu, Asisten I Setkab Gresik Suprapto, dalam laporannya mengungkapkan, total dana yang disalurkan tahap pertama mencapai Rp 550 juta dengan masing-masing penerima mendapatkan Rp 500 ribu. Dana tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Gresik 2025.

Sebagai informasi, Para penerima insentif adalah huffadz yang tergabung dalam organisasi Robithoh Hamalatil Qur’an yang diketuai oleh KH. Zainul Arifin. Program ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Gresik dalam mewujudkan masyarakat religius dan berkarakter, sesuai visi pembangunan daerah. (yad)

Jelang Tahun Baru Islam, Pemkab Gresik Salurkan Insentif kepada Huffadz Sebesar Rp 550 Juta Selengkapnya

Sosialisasi Calon Penerima Hibah, Wabup Gresik Ingatkan Hibah Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel 

GRESIK,1minute.id –  Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif membuka kegiatan Sosialisasi Calon Penerima Hibah tempat ibadah & lembaga keagamaan usulan DPRD Gresik tahun anggaran 2025 di ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Kamis, 26 Juni 2025. 

Wabup Gresik Asluchul Alif, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemkab Gresik membina dan meningkatkan SDM anggota serta mengembangkan sarana dan prasarana keagamaan. “Kegiatan ini adalah bagian dari upaya kita untuk memastikan pengelolaan dana hibah yang transparan dan akuntabel, khususnya bagi organisasi keagamaan seperti pengelola masjid. Tujuannya agar bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung program-program yang berdampak positif bagi masyarakat,” kata dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif.

Pemkab Gresik berkomitmen untuk melaksanakan proses tata kelola dana hibah dengan tepat sasaran dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Calon penerima hibah wajib mengetahui mekanisme pemberian dan penggunaan dana hibah yang sesuai aturan, guna meminimalkan potensi kesalahan dalam aspek perencanaan, pelaksanaan, pengawasan hingga pelaporan. 

“Pelaksanaan pemberian dana hibah dan bantuan sosial memiliki proses yang panjang dan melibatkan berbagai tahapan, termasuk penentuan calon penerima dan lokasi bantuan,” lanjutnya. Dalam sosialisasi itu, Wabup Asluchul Alif didampingi oleh Asisten Administrasi Umum Nuri Mardiana dan Kabag Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Muchammad Jusuf Ansyori. Menurutnya, hal ini merupakan bagian penting dari upaya memastikan dana bantuan benar-benar diberikan kepada pihak yang membutuhkan dan dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat.

“Kegiatan ini juga merupakan media pembinaan kepada para penerima hibah agar mereka mampu mengelola dana tersebut dengan baik. Dengan demikian, kita dapat meningkatkan kualitas pengelolaan dana hibah sekaligus mendukung tercapainya pembangunan yang lebih berkualitas di  Gresik” pungkasnya.  (yad)

Sosialisasi Calon Penerima Hibah, Wabup Gresik Ingatkan Hibah Harus Tepat Sasaran dan Akuntabel  Selengkapnya

Kemendikdasmen Monev SPMB Gresik, Tahap Pertama SPMB SMP di Gresik Lancar 

GRESIK,1minute.id – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) memantau proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Kabupaten Gresik. Pada Senin, 23 Juni 2025, Fauzi, perwakilan dari Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) didampingi oleh Tika dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBMP) Jawa Timur melakukan kunjungan ke tiga lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik. 

Tiga lembaga pendidikan itu, yakni UPT SMP Negeri 2 Gresik di Jalan KH Kholil,  Gresik ; UPT SMP Negeri 3 Gresik di Jalan Arif Rahman Hakim, Gresik dan UPT SMP Negeri 22 Gresik berada di Kompleks Perumahan Randuagung, Kecamatan Kebomas, Gresik. 

Di UPT SMP Negeri 2 Gresik, tim monitoring dan evaluasi (monev) dari Dirjen Kemendikdasmen disambut langsung oleh Kepala UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik Mohammad Salim dan sejumlah guru lainnya. 

Monev dilakukan untuk tahap pertama yakni, domisili, afirmasi dan mutasi orang tua  SPMB Tahun Ajaran 2025/2026. “Alhamdulillah SPMB Tahap 1 jalur Domisili, Afirmasi pada umumnya  di Kabupaten Gresik Lancar khususnya di Spenda tidak ada kendala mulai dari orang tua daftar online, penentuan zona, pagu pilihan jalur,  persiapan dan pengumuman lancar,” kata Kepala UPT SPENDA Gresik Mohammad Salim pada Senin, 23 Juni 2025.

“Semua ini merupakan komitmen sekolah bersama Dinas Pendidikan dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Semoga Tahap berikutnya prestasi dan tes Akademik lebih lancar lagi,” imbuh Salim. Berdasarkan Web.spmb-smp.kabgresik.go.id ; saat ini, SPMB memasuki tahap kedua  yakni jalur prestasi akademik, non akademik dan tahfidz mulailah 19 – 24 Juni 2025. Tahap ketiga, jalur prestasi tes potensi akademik mulai 25-26 Juni 2025.

Menurut perwakilan dari Dirjen Dikdasmen Kemendikdasmen, terang Salim, monitoring dan evaluasi pelaksanaan penerimaan murid baru sangat penting untuk memastikan proses yang objektif, transparan, akuntabel, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Berikut beberapa aspek yang menjadi sasaran monev. 

Tahapan Monitoring dan Evaluasi

Tahap Perencanaan :  Pemerintah daerah dan sekokah melakulan Sosialisasi, publikasi juknis secara online untuk masyarakat

Tahap Pelaksanaan :  Menginformasikan jumlah ketersediaan daya tampung dan memastikan jumlah murid yang diterima tidak melebihi daya tampung.

Tahap Pasca Penerimaan

Instrumen Monitoring, antara lain;

instrumen monitoring meliputi pertanyaan tentang sosialisasi, pelaksanaan, dan evaluasi SPMB, seperti: Apakah ada papan pengumuman perihal SPMB ; Apakah kegiatan SPMB mengikuti juknis SPMB ; Apakah siswa yang diterima memenuhi persyaratan ; dan layanan aduan dari calon orang tua murid. (yad)

Kemendikdasmen Monev SPMB Gresik, Tahap Pertama SPMB SMP di Gresik Lancar  Selengkapnya

Wabup Gresik Donasi Darah di Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia 

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif bersama istri melakukan donasi darah di kantor Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Aksi kemanusiaan itu untuk memperingati Hari Bakti Dokter Indonesia ke-117 diprakarsai oleh Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Gresik bersama Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Gresik. Wabup Asluchul Alif mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan secara rutin melakukan donasi darah ke PMI Gresik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada warga Gresik yang selama ini telah aktif berdonasi darah. Setetes darah yang Anda berikan bisa menjadi penyelamat bagi sesama yang membutuhkan,” ujar dokter Alif, sapaan akrab Asluchul Alif didampingi Ketua panitia Donor Darah dr Shinta Puspitasari, Ketua IDI Gresik dr. Abdul Fatah, Sp.PD-FINASIM, perwakilan IIDI Gresik, serta jajaran pengurus PMI Kabupaten Gresik pada Sabtu, 21 Juni 2025.

Ia juga mengajak masyarakat yang belum pernah melakukan donasi darah untuk mulai berpartisipasi, serta mendorong para donor darah yang sudah rutin untuk terus melanjutkan kebiasaan baik tersebut. :Semoga masyarakat Gresik makin sadar akan pentingnya donasi darah. Ayo kita jadikan ini sebagai kebiasaan yang bermanfaat bagi orang lain,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Gresik dr. Izzudin Syahbana, menyampaikan bahwa pihaknya menargetkan terkumpul 50 kantong darah dari kegiatan ini. Saat kunjungan berlangsung, tercatat sudah terkumpul 19 kantong darah. Ia optimistis target tersebut akan tercapai karena antusiasme masyarakat terus meningkat.

“Kehadiran Bapak Wakil Bupati (Asluchul Alif) menjadi motivasi tersendiri bagi warga untuk ikut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan ini,” ujar dr. Izzudin. Kegiatan donasi darah ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Bakti Dokter Indonesia, tetapi juga menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya melakukan donasi darah secara rutin. (yad)

Wabup Gresik Donasi Darah di Puncak Hari Bakti Dokter Indonesia  Selengkapnya

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab, dan Bulog Gelar Pasar Murah, Beras Medium Rp 12.400/Kg

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik berkolaborasi  dengan Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman Kantor Kelurahan Gulomantung, Kecamatan Kebomas Pada Rabu, 18 Juni 2025.

Kegiatan ini dibuka oleh Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman. GPM menjadi bentuk nyata sinergi lintas lembaga dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan laju inflasi di daerah.

“Gerakan Pangan Murah bertujuan meningkatkan daya beli masyarakat dan mengurangi tekanan biaya hidup. Alhamdulillah, inflasi di Gresik tetap terkendali pada angka 0,6 persen year-on-year, menempatkan Gresik di posisi kedua se-Jawa Timur dalam pengendalian inflasi,” ujar Sekda Washil dalam sambutannya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan memanfaatkan momentum ini secara bijak. Ia menyampaikan bahwa harga bahan pangan yang ditawarkan dalam GPM jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar. “Beras medium dijual seharga Rp12.400/kg, beras premium Rp14.000/kg, dan minyak goreng hanya Rp15.000/liter,” jelasnya.

Dalam pasar murah, komoditas yang disediakan antara lain ; beras medium dan premium  total 1.070 kg ; Bawang merah 20 kg ; Bawang putih: 20 kg ; Telur ayam  100 kg ; Minyak goreng 792 liter dan gula pasir 608 kg.

GPM memberikan akses pangan yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Tak heran, begitu dibuka, stan sembako langsung diserbu, terutama oleh para ibu rumah tangga. Dila, salsh satu warga mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Harga bahan pokok di sini lebih murah. Ada selisih yang cukup besar untuk beras dan minyak goreng, jadi sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

Gerakan Pangan Murah menjadi bagian dari strategi Pemkab Gresik dalam menjaga stabilitas ekonomi lokal serta memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. (yad)

Jaga Daya Beli Masyarakat, Pemkab, dan Bulog Gelar Pasar Murah, Beras Medium Rp 12.400/Kg Selengkapnya

Jembatan Layang UPT SMP Negeri 4 Gresik Resmi Dibuka, Herawan : Sarpras Baik Siswa Nyaman, Sekolah Lahirkan Alumni jadi Bupati Gresik 

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 4 Gresik memiliki jembatan layang. Jembatan yang menghubungkan lantai 2 Musala sekolah, Perpustakaan Agama dengan kelas itu diresmikan oleh Sekretaris Dinas (Sekdin) Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma pada Rabu, 18 Juni 2025.

Peresmian jembatan layang itu di hadiri antara lain, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub, Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Gresik Beri Avita Prasetiya, para kepala UPT SMP Negeri, serta para wali murid siswa kelas VII dan VIII dan Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman.

Jembatan layang yang memiliki panjang 50 meter dan lebar 1,6 meter itu kali pertama di lembaga pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik ini. Jembatan penghubung ini, semakin melengkapi infrastruktur yang dimiliki oleh sekolah yang dipimpin oleh Arif Abd Rohman itu. 

JEMBATAN LAYANG: (ki-ka) Sekdin pendidikan Dinas Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman dan Kabid Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub melewati jembatan layang di UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sekretaris Dinas Pendidikan atau Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan civitas sekolah UPT SMP Negeri 4 Gresik. “Saya sangat terimakasih kepada kepala sekolah , guru, wali murid dan siswa dengan keikhlasan bisa mewujudkan sekolah yang memiliki banyak fasilitas,” ujar Herawan dalam sambutannya pada Rabu, 18 Juni 2025.

Ia menceritakan, kehadirannya ke sekolah Adiwiyata Mandiri memiliki tagline “Where Tomorrow’s Leaders Come Together” ini kali ketiga. Kali pertama pada 2023, mendampingi Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani untuk peresmian gedung Teater dan Musala. Hebat, kata Herawan, pembangunan infrastruktur di UPT SMP Negeri 4 Gresik tanpa anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun berasal dari Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Gresik. 

“Wujud kerjasama yang baik antara sekolah, wali murid, peran komite sekolah dan pihak ketiga yang berkenan membantu dalam pembangunan sehingga sarana dan prasarana sekolah dapat dipenuhi dengan baik. Jika sarpras baik, anak dapat dengan nyaman belajar di sekolah seperti di rumahnya sendiri. Dan inilah menjadi tolok ukur keberhasilan anak,” ujar Herawan. 

GELAR KARYA : Rumah Adat Minang, menggunakan bahan daur ulang dari kertas dan kardus karya siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik meraihkan launching buku antologi tiga bahasa dan peresmian jembatan layang penghubung Musala ke ruang kelas UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 ( FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Ia memiliki harapan besar, capaian yang dilakukan oleh UPT SMP Negeri 4 Gresik bisa menjadi contoh bagi Kepala UPT lainnya. “Harapan saya, apa yang telah dilakukan oleh kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik ini menjadi contoh bagi Kepala sekolah yang lain. Saya terima kasih karena SMPN 4 Gresik telah membantu menyediakan sarpras sekolah yang baik,” tegasnya. 

“Mudah-Mudahan SMP Negeri 4 Gresik bisa bertumbuh bersama menjadikan anak-anak didiknya baik, memiliki akhlak yang baik, dan mampu di terima semua sektor kehidupan,” ia melanjutkan. Peresmian jembatan layang ini dibarengi dengan launching 9 buku antologi karya siswa serta gelar karya. Sehingga, acara cukup meriah. Apalagi, wali murid bisa melihat langsung karya anaknya usai mengambil rapor sekolah. 

Kegiatan diawali dengan flashmob buku di halaman sekolah dan penampilan seni tari Damarkurung di Gedung Teater sekolah. Di Gedung itu, 9 buku antologi karya siswa dan 3 bahasa di pajang dan pameran miniatur rumah adat dan lainnya. Di both atau tenda di halaman sekolah juga dipamerkan karya siswa berupa miniatur rumah adat, miniatur jembatan dan batik ecoenzim. Semua karya siswa ini menggunakan bahan daur ulang dan ramah lingkungan..

Herawan mengatakan, ukuran keberhasilan sekolah adalah alumninya dan SMP Negeri 4 Greeik telah melahirkan alumni seorang bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. “Jadi luar biasa SMPN4Gresik ini. Jadi tidak melulu dari SMP Negeri 1 Gresik,” kata Herawan. Untuk di ketahui, Bupati Gresik periode 2010-2020, Sambari Halim Radianto adalah alumni SMP Negeri 1 Gresik. 

“Sebuah kebanggaan dilihat dari alumninya. Mudah-mudahan dengan semangat pak Arif (Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik,Red) memperbaiki infrastruktur, anak-anak dan para wali memiliki semangat yang sama, untuk memajukan SMP Negeri 4 Gresik,” harap Herawan. (yad)

Jembatan Layang UPT SMP Negeri 4 Gresik Resmi Dibuka, Herawan : Sarpras Baik Siswa Nyaman, Sekolah Lahirkan Alumni jadi Bupati Gresik  Selengkapnya

Pertama di Gresik, Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Launching 9 Buku Antologi dalam Tiga Bahasa

GRESIK,1minute.id – Budaya literasi di UPT SMP Negeri 4 Gresik seakan tidak pernah padam. Tahun ini, sekolah berada di Jalan Proklamasi, Gresik melaunching sembilan buku antologi karya siswa. Buku di sesi ketiga atau tahun ketiga ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. 

“Buku antologi sesi ketiga karya siswa ini terbit dalam tiga bahasa,” kata Kepala UPT SMP Negeri 4 Gresik Arif Abd Rohman dalam sambutannya  di acara launching buku dan peresmian jembatan layang penghubung Musala, Perpustakaan Agama dengan ruang kelas pada Rabu, 18 Juni 2025.

FLASHMOB : Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik di acara launching buku antologi 3 bahasa dan peresmian jembatan layang sekolah pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Acara tersebut dihadiri antara lain,  Sekretaris Dinas (Sekdin) Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub, Kepala Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Gresik Beri Avita Prasetiya serta para wali murid siswa kelas VII dan VIII. 

Arif, sapaan, Arif Abd Rohman melanjutkan buku antologi ini semua hasil karya siswa. Mulai penulisan, editing hingga pembuatan cover ini terbit dalam tiga bahasa yakni Indonesia, Jawa dan Inggris.  Sembilan judul buku tersebut antara lain, Gresik dalam Cerita karya siswa kelas VII A, B dan C ; Jejak Langkah di Bumi Wali karya siswa kelas 7i, E dan F ; Wisata Gresik. Kemudian buku bahasa Jawa berjudul Gurit Jiwa Jawa karya siswa kelas VIII A dan D ; Milang Kori Endahing Tembung karya siswa Kelas VIII E dan H dan Nuladha Urip Mring Tembang Macapat. Sedangkan, buku antologi bahasa Inggris ditulis oleh siswa kelas IX yang tahun ini mereka telah lulus. 

MINIATUR DAUR ULANG : Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma, Kabid Pendidikan Sekolah Menengah Pertama Dispendik Gresik A.Syifaul Qulub menyaksikan gelar karya siswa SMP Negeri 4 Gresik usai Launching buku antologi 3 bahasa dan peresmian Jembatan layang di UPT SMP Negeri 4 Gresik pada Rabu, 18 Juni 2025 (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Sekretaris Dinas Pendidikan atau Sekdin Pendidikan Gresik Herawan Eka Kusuma memberikan apresiasi yang tinggi kepada sekolah dan siswa yang telah membuat karya luar biasa. “Saya sangat terimakasih kepada kepala sekolah , guru, wali murid dan siswa dengan keikhlasan bisa mewujudkan sekolah yang memiliki  banyak fasilitas yang luar biasa,” kata Herawan.

Selain launching buku antologi tiga bahasa, pada kesempatan itu juga dilaksanakan pameran atau gelar karya siswa di sekolah Adiwiyata Mandiri itu. Gelar karya di sekolah yang memiliki tagline “Where Tomorrow’s Leaders Come Together” semuanya menggunakan bahan daur ulang ramah lingkungan. Gelar karya yang dipamerkan adalah rumah adat di Indonesia menggunakan kertas dan kardus bekas; Jembatan menggunakan stik es krim dan batik ecoenzim.

Herawan mendoakan UPT SMP Negeri 4 Gresik bisa bertumbuh bersama menjadikan anak-anak didiknya baik, memiliki akhlak yang baik, dan mampu di terima semua sektor kehidupan. “Ukuran keberhasilan sekolah adalah alumninya dan SMP Negeri 4 Greeik telah melahirkan alumni seorang Bupati Gresik (Fandi Akhmad Yani,Red). Jadi luar biasa SMP Negeri 4 Gresik ini,” tegas Herawan. (yad)

Pertama di Gresik, Siswa UPT SMP Negeri 4 Gresik Launching 9 Buku Antologi dalam Tiga Bahasa Selengkapnya

Impresif, Capaian 100 Hari Kerja, Gus Yani-Dokter Alif, Realisasi ada Capai 530 Persen

GRESIK,1minute.id – Capaian mengesankan di 100 hari pertama, kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif, Bupati dan Wakil Bupati Gresik periode 2025-2030.  Sembilan program atau Nawa Karsa prioritas yang telah ditetapkan oleh pasangan yang dilantik oleh Presiden Prabowo itu bisa selesai secara tuntas. 

Program Gresik Sehati (Pelayanan Kesehatan Integrasi), misalnya. Ada sepuluh  kegiatan dilaksanakan secara tuntas. Bahkan, ada yang teralisasi hingga 304 persen yakni Di program penguatan Posyandu, Polindes dan Puskesmas target melatih 450 kader bisa teralisasi 1.371 kader atau 350 persen. Sedangkan kegiatan pemanfaatan cek kesehatan gratis di puskesmas dari target 3.500 pasien teralisasi 8.741 pasien atau 250 persen. Lalu akreditasi utama dan launching rumah sakit Gresik Sehati. 

“Peluncuran RS Gresik Sehati sebagai jawaban kebutuhan layanan medis masyarakat wilayah selatan, dengan status akreditasi utama yang menandakan kualitas terjaga,” kata Plt Bupati Gresik Asluchul Alif dalam press release di 100 Hari Kerja Program Nawa Karsa di ruang Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 16 Juni 2025.

Dokter Alif, sapaan akrab, Asluchul Alif didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Asisten Suprapto, melanjutkan program penambahan ruang rawat inap dari target 4 puskesmas teralisasi 5 puskesmas dan penambahan 19 dari target 15 tempat tidur atau 120 persen.  

“Dalam setahun kedepan nanti, target kami dari 32 puskesmas nanti hanya menyisakan 4 puskesmas bisa tidak melayani rawat inap karena keterbatasan lahan,” imbuhnya. Di program Gresik Cemerlang (Cerdas, Efisien, Menarik, Relevan dan Global), ada lima kegiatan pada 100 hari pertama. Antara lain, memberikan beasiswa mahasiswa produktif ditargetkan sebanyak 125 mahasiswa teralisasi 144 mahasiswa (115%). 

Sebanyak 100 anak berkebutuhan khusus kini memperoleh hak yang sama melalui program Hatiku Padamu (HTM). Komitmen pada kesetaraan juga ditegaskan melalui penempatan 129 guru pendamping disabilitas serta rehabilitasi enam SD dengan capaian realisasi mencapai 120 persen. Para guru swasta yang selama ini berjibaku tanpa kepastian kini mendapatkan insentif: 2.287 guru SD/MI dan 1.771 guru SMP/MTs telah menerima dukungan tersebut.

Peningkatan sarana dan prasarana pendidikan teralisasi 120 persen. Kemudian, Nawa Karsa Gresik Gema Karya (Mamdiri dan Berkarya) ada enam kegiatan, antara lain, mewajibkan perusahaan mempekerjakan 60 persen tenaga kerja Gresik, pelatihan insentif bersertifikat BNSP dan penguatan penyerapan tenaga kerja lokal. 

Saat ini, 282 admin perusahaan aktif mencocokkan lowongan dengan tenaga kerja lokal. Lima pelatihan bersertifikat BNSP bagi warga miskin (DTKS) telah digelar, membuka jalan menuju keterampilan dan daya saing. Mini Job Fair di Gresik Selatan menawarkan 27 profesi, termasuk bagi lulusan SMA yang kesulitan masuk ke pasar kerja formal. 

Sedang program bela beli bagi usaha mikro telah  merealisasikan pembuatan 211 nomor induk berusaha (NIB),  pendaftaran 53 merek, serta fasilitasi sertifikasi mutu bagi 20 produk IKM—sebuah cara membangun ekonomi dari bawah, bukan sekadar dari atas.

Nawa Karsa Gresik Tuntas (Tanggap Unggul, Nyaman, Transparan, Akuntabel dan Sustainable), ada tujuh program kegiatan. Antara lain, warga tak lagi harus menempuh perjalanan jauh untuk mengurus dokumen. Karena Disdukcapil melakukan anjangsana dan jemput bola pemuktahiran data kependudukan dan menyediakan 20.000 kartu keluarga kini tersedia dalam format barcode, yang mempermudah akses ke berbagai layanan publik. 

Gresik Integrated Smart System (IOP) telah mengintegrasikan data dari 46 OPD, mempercepat pengambilan keputusan dan mengurangi duplikasi informasi. Di tingkat desa, sebanyak 660 perangkat desa telah dilatih melalui Program Desa SIAP, menghasilkan sembilan inovasi desa digital, mulai dari layanan pengaduan masyarakat hingga sistem arsip elektronik.

Lalu Nawa Karsa Gresik Seger (Sejahtera  Bahagia dan Berdikari) ada enam program kegiatan, antara lain,  bantuan sosial untuk nelayan yang tidak bisa melaut, Launching kebijakan larangan penggunaan cantrang,  dan bumi migran (peduli buruh migran).  Di sektor maritim, sebanyak 1.715 paket sembako dan 4,5 ton beras disalurkan untuk nelayan di enam wilayah. Ini bukan sekadar bantuan sosial, melainkan bentuk nyata keberpihakan. 

Pemerintah juga menegakkan larangan penggunaan cantrang demi menjaga keberlanjutan laut. Perlindungan buruh migran difokuskan melalui penyusunan dan peluncuran Perdes Migran Emas di 10 desa. Sebanyak 24.948 warga menerima bantuan sosial, dan PKH Inklusif menjangkau 991 lansia serta penyandang disabilitas—komitmen bahwa pemerintah tidak abai terhadap kelompok rentan.

Nawa Karsa Gresik Barokah ada tiga program kegiatan antara lain , bantuan hukum untuk masyarakatan miskin, dan pemuda Inspiratif Gresik. Masing-masing teralisasi 80 persen dan 125 persen.

“Semua hal ini penting, tapi kami harus berkonsentrasi pada hal-hal yang mengakar dan berdampak besar bagi masyarakat,” ujar Plt. Bupati Gresik Asluchul Alif.

Nawa Karsa, Pesona Gresik terdapat enam program kegiatan, antara lain, pengembangan dan revitalisasi ekowisata, penanaman pohon mangrove realisasi mencapai 530 persen. Bagaimana dengan Nawa Karsa, Gresik Agropolitan? Dalam 100 hari pertama ini, ada dua kegiatan untuk mendukung ketahanan pangan, petani terdampak banjir menerima 2.050 kilogram benih padi dan 8.200 kilogram pupuk NPK. Ekonomi hijau turut digerakkan melalui Pameran Nasional Giri Kedaton Bonsai, yang melibatkan lebih dari 1.000 peserta dan menjadikan Gresik sebagai pusat seni bonsai nasional. 

Selanjutnya, Nawa Karsa, Gresik Mapan (Maju, Pintar dan Aman). Penanganan banjir banjir Kali Lamong tetap menjadi prioritas. Dokter Alif mengatakan, penanganan Kali Lamong tidak menghilangkan banjir Kali Lamong. “Pemerintah Kabupaten hanya berusaha maksimal mengurangi dampak yang dialami oleh warga,” katanya. 

Ia menyebut pada era kepemimpinan Fandi Akhmad Yani-Aminatun Habibah, penanganan Kali Lamong sudah sangat luar biasa. Pembangunan tanggal, normalisasi Kali Lamong dan pembuatan retarding  basin atau kolam retensi. Kok tetap banjir ? Banjir Kali Lamong tidak bisa ditangani sendiri oleh Pemkab Gresik, karena hulu berada di Kabupaten tetangga. Selain itu, curah hujan.

” Iya, tapi durasi air surut sangat cepat,” katanya. Banjir yang melanda Kecamatan Balongpanggang, beberapa waktu lalu, diyakini warga paling besar. “Tapi, air bisa cepat surut,” ujarnya.  Pada tahun ini, imbuhnya, pihaknya akan melakukan pembebasan lahan untuk pembuatan kolam retensi. “Lahan kami yang sediakan,  nanti provinsi yang membangun kolam retensinya,” terang dokter Alif. Selain pembangunan kolam retensi, juga pembangunan tanggal parapet. (yad)

Impresif, Capaian 100 Hari Kerja, Gus Yani-Dokter Alif, Realisasi ada Capai 530 Persen Selengkapnya

Pekerja Libur Idul Adha, Gudang Barang Rongsokan dan 3 Stan di Gresik Hangus Terbakar 

GRESIK,1minute.id – Gudang rongsokan milik Aziz di Jalan Kapt Dulhasim, Kelurahan Kramatinggil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik ludes terbakar pada Jumat, 6 Juni 2025. Sejumlah warga di sekitar kejadian mendengar beberapa kali ada ledakan di lokasi gudang yang terbakar itu. Belum diketahui, penyebab bunyi ledakan yang menyebabkan warga sekitar gemetaran itu. 

Menurut keterangan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik sekitar pukul 12.12 WIB, call center Gresik 112 menerima laporan kejadian kebakaran di gudang rongsokan di Jalan Kapt. Dulhasim, Kelurahan Kramatinggil, Kecamatan/ Kabupaten Gresik   Pelapor bernama Ratna. Perempuan itu, mendengar ada ledakan di dalam gudang rongsokan. 

Bunyi ledakan itu, membuat warga panik sehingga mengecek sumber suara berasal dari dalam gudang. “Saat warga mendatangi gudang api sudah berkobar,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Gresik Suyono pada Jumat, 6 Juni 2025. 

Amuk si jago merah membesar dengan cepat. Lidah api menjilat tiga warung yang ada dekatnya. Sebanyak empat mobil pemadam kebakaran dari PT Sumber Mas Indah Plywood ; Semen Gresik ; PT Wilmar Nabati dan Damkar Pemkab Gresik melakukan penyemprotan. Sekitar pukul 14.45 WIB api bisa dipadamkan.  “Butuh waktu dua jam lebih kami memadamkan api,” imbuh Suyono. 

Terkait bunyi ledakan, mantan Asisten II Setkab Gresik itu, belum bisa memastikannya. “Penyebab ledakan atau sumber api dalam penyelidikan aparat kepolisian,” katanya. Saat kejadian kebakaran tidak aktivitas di dalam gudang barang rongsokan itu, karena libur Hari Idul Adha. “Tidak ada korban dalam kejadian ini. Kerugian masih di hitung,” katanya. (yad)

Pekerja Libur Idul Adha, Gudang Barang Rongsokan dan 3 Stan di Gresik Hangus Terbakar  Selengkapnya

TMMD ke-124 di Gresik Ditutup, Pangdam V/Brawijaya : Titip Hasil Pembangunan Dirawat agar Bermanfaat 

GRESIK,1minute.id – Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin menyampaikan apresiasi atas sinergi luar biasa yang terjalin selama pelaksanaan TMMD ke-124 dipusatkan di Desa Banter, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik. 

“Ini adalah bukti nyata keseriusan TNI bersama pemerintah dalam mengatasi kesulitan masyarakat, meningkatkan kesejahteraan, dan mempercepat pembangunan daerah,” ujar Jenderal Rudy Saladin dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asintel Danlantamal V Kolonel Laut (P) Heru Kristiono selaku Inspektur Upacara penutupan TMMD di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 4 Juni 2025.

Pangdam V/Brawijaya berharap pembangunan yang telah dikerjakan oleh para prajurit TNI selama sebulan itu bisa dirawat agar manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang oleh masyarakat.

Senada dengan itu, Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman. Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi. “TMMD sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Gresik sebagaimana tertuang dalam visi dan misi Bupati Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif,” kata Sekda Washil.q

“TMMD bukan sekadar proyek infrastruktur, tapi juga bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat dalam membangun masa depan bersama,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0817/Gresik Letkol Inf Ahmad Saleh Rahanar selaku Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa seluruh sasaran program telah tercapai 100 persen. Ia menjelaskan bahwa sasaran fisik meliputi rehabilitasi Kantor Desa Banter, pemasangan paving di halaman balai desa, pembangunan tanggul penahan tanah (TPT) di empat titik, pembangunan drainase di dua lokasi, pembangunan jalan usaha tani (JUT) di dua titik, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), penanaman pohon, serta perbaikan tempat ibadah.

Sementara itu, sasaran non-fisik meliputi penyuluhan kesehatan, hukum, wawasan kebangsaan, pemberdayaan masyarakat, pembersihan lingkungan sungai dan pasar desa, serta pelaksanaan klinik bebas stunting. 

Dalam kegiatan penutupan ini, juga digelar layanan pengobatan dan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian santunan kepada anak yatim, pembagian bingkisan, serta bazar UMKM lokal yang menampilkan produk-produk unggulan Gresik seperti kuliner tradisional, kerajinan, dan sembako.

Kegiatan penutupan TMMD ke-124 juga ditandai dengan penyerahan simbolis kunci rumah dari program RTLH kepada warga penerima manfaat, serta penandatanganan berita acara serah terima hasil pembangunan dari TNI kepada Pemerintah Kabupaten Gresik.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan ini, antara lain, Staf Ahli Bidang Ekonomi Kodam V/Brawijaya Kolonel Inf Fajar ;  Dandenkes Kodam V/Brawijaya Letkol Ckm (K) dr. Paulina ; Pabandiya Bakti Korem 084/Bhaskara Jaya Mayor Inf Tomi serta Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro. 

Program TMMD ke-124 menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat mampu mempercepat pembangunan serta memperkuat semangat gotong royong di tingkat desa. (yad)

TMMD ke-124 di Gresik Ditutup, Pangdam V/Brawijaya : Titip Hasil Pembangunan Dirawat agar Bermanfaat  Selengkapnya