Wabup Gresik Asluchul Alif Giliran Kunjungi Dinas CKPKP, Target Kolaborasikan Program Kotaku

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif melakukan kunjungan kerja ke Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman atau DCKPKP Gresik pada Selasa, 11 Maret 2025.  

Dalam kunjungan tersebut, dr Alif, sapaan akrabnya didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, serta Asisten III Setda Misbahul Munir. Mereka disambut oleh Kepala DCKPKP Gresik Ida Laitussa’diyah.

Wabup Asluchul Alif mengapresiasi kinerja Dinas CKPKP yang telah menjalankan berbagai program pembangunan strategis Pemkab Gresik. Program tersebut mencakup penyediaan air bersih dan sanitasi layak, rehabilitasi rumah pascabencana, perbaikan serta peningkatan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU), hingga program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

“Program KOTAKU dilaksanakan sebagai upaya membangun platform kolaborasi dalam pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh,” ujarnya. Ia berharap kolaborasi yang terbangun dapat menciptakan keterpaduan antarsektor untuk bergerak bersama dalam mencapai target pembangunan kawasan permukiman, khususnya mewujudkan Kota Tanpa Kumuh di Kabupaten Gresik.

“Menuntaskan kawasan kumuh merupakan bagian dari upaya pengentasan stunting dan kemiskinan ekstrem,” lanjutnya.

Dalam kunjungan tersebut, Wabup Asluchul Alif dan Sekda Achmad Washil juga memberikan motivasi kepada pegawai Dinas CKPKP agar semakin semangat dalam menjalankan tugas dan fungsinya. Selain itu, Wabup meninjau rencana sejumlah pembangunan yang akan berjalan di tahun pertamanya bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

“Apa yang menjadi urgensi di masyarakat harus menjadi skala prioritas dalam pengerjaan. Kita harus melayani dan menyelesaikan persoalan serta keluhan masyarakat dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas CKPKP Ida Lailatussa’diyah, memaparkan program kerja yang telah dicapai serta yang akan dilaksanakan ke depan. Ia juga meminta arahan dari Wakil Bupati dalam menjalankan tugas kedinasan guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Alhamdulillah, respons beliau sangat baik, dan beliau berpesan agar program-program ini dapat dijalankan sesuai dengan kepentingan masyarakat,” pungkasnya. (yad)

Wabup Gresik Asluchul Alif Giliran Kunjungi Dinas CKPKP, Target Kolaborasikan Program Kotaku Selengkapnya

Ini Program Diskominfo Gresik, Garda Terdepan Implementasi Gresik Integrated Smart System

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik dr. Asluchul Alif mengunjungi Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika atau Kominfo Gresik pada Kamis, 6 Maret 2025.

Dokter Alif, sapaan, Asluchul Alif didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rahman. Kunjungan bertujuan untuk memastikan kesiapan Kominfo yang dipimpin oleh Ninik Asrukin ini dalam mendukung transparansi informasi serta akselerasi transformasi digital di berbagai sektor pelayanan publik.

Dan, memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis digital serta memastikan efektivitas layanan komunikasi publik. Wabup Alif mengevaluasi sejumlah fasilitas strategis kantor berlokasi di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo 60, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur itu. Fasilitas strategis yang di evaluasi termasuk ruang produksi talkshow ;  Bidang IT/Web ; serta unit kerja lainnya. 

Dalam pertemuan,  ia menegaskan pentingnya sistem komunikasi dan informasi yang lebih terstruktur serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi pemerintah daerah, Kominfo harus memastikan setiap konten yang dipublikasikan lebih sistematis dan informatif. Saya ingin dalam satu bulan ke depan ada perbaikan dalam klasifikasi dan strategi penyampaian informasi, termasuk kategori berita utama, konten harian, talkshow, serta program khusus Ramadan,” ujar Wabup Alif.

Selain itu, ia menekankan perlunya tata kelola keuangan yang lebih transparan dan akuntabel guna mendukung kinerja Dinas Kominfo. “Setiap kebijakan strategis harus didukung dengan laporan kinerja yang terstruktur, termasuk pembaruan data pemasukan dan pengeluaran secara berkala. Ini penting untuk memastikan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan anggaran,” tambah mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Sebagai bagian dari visi pembangunan di Kota Santri-sebutan lain- Kabupaten Gresik menuju Smart City, Dinas Kominfo memiliki peran penting dalam mendukung implementasi Gresik Integrated Smart System (GISS), yang merupakan sistem terintegrasi untuk mendukung digitalisasi layanan publik.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo Gresik Ninik Asrukin, menyatakan kesiapan pihaknya dalam mengoptimalkan berbagai program digitalisasi. Salah satunya dengan terus memperbarui sistem informasi publik agar lebih interaktif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. 

Kominfo juga berperan dalam mendukung berbagai program prioritas daerah, seperti:

Gresik Tuntas: Pengembangan sistem layanan publik berbasis digital dan integrasi data melalui GISS.

Gresik Cemerlang: Meningkatkan literasi digital serta distribusi informasi pendidikan dan kesehatan berbasis teknologi.

Gresik Mapan: Mendorong penguatan infrastruktur komunikasi untuk mendukung ekosistem Smart City.

Gresik Barokah : Memastikan keamanan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap literasi digital.

Pesona Gresik: Memanfaatkan media digital untuk memperkuat branding dan promosi potensi daerah.

Dalam beberapa tahun terakhir, digitalisasi layanan publik di Gresik telah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Namun, masih terdapat tantangan seperti aksesibilitas teknologi di wilayah terpencil, peningkatan literasi digital masyarakat, serta penguatan keamanan data dan informasi.

Sebagai upaya mengatasi tantangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik melalui Dinas Kominfo terus melakukan optimalisasi infrastruktur digital, edukasi masyarakat, serta peningkatan standar keamanan informasi guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern dan transparan.

Dengan penguatan sistem informasi yang lebih terintegrasi, Dinas Kominfo diharapkan semakin efektif dalam mendukung kebijakan strategis daerah serta memastikan keterbukaan informasi yang sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Gresik (yad)

Ini Program Diskominfo Gresik, Garda Terdepan Implementasi Gresik Integrated Smart System Selengkapnya

2 SPBU di Sidak Polres Gresik dan UPT Metrologi, Ini Hasilnya

GRESIK,1minute.id – Polres Gresik bersama UPT Metrologi Kabupaten Gresik menggelar inspeksi mendadak atau sidak di dua stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Gresik pada Rabu, 5 Maret 2025.

Dua SPBU yang menjadi sasaran sidak adalah SPBU Pertamina 54.611.01 K3PG di Jl. Dr. Wahidin Sudirohusodo dan SPBU Pertamina 54.611.04 di Jl. Veteran, Kabupaten Gresik. Sidak ini dipimpin langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu didampingi Wakapolres Gresik Kompol Danu Anindhito Kuncoro Putro, serta jajaran Satreskrim Polres Gresik. 

Dari pihak UPT Metrologi Legal Kabupaten Gresik hadir Plt. Kepala UPT Trisno Yadi Setyawan, dan Penera Ahli Pertama Sekar Bias Tri Cahyani. Dalam sidak ini, petugas melakukan pengujian kualitas dan volume BBM menggunakan alat pengukur density dan berat jenis. Hasilnya, Pertalite dan Pertamax yang diuji di kedua SPBU tersebut masih memenuhi standar yang ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan.

Penera Ahli UPT Metrologi, Sekar Bias Tri Cahyani, menyebutkan bahwa hasil pengukuran di SPBU K3PG dan SPBU Sentolang Veteran berada dalam batas toleransi yang ditetapkan oleh Permendag, yakni ±0,5% dari 20 liter (±100 ml). Selain itu, pengecekan fisik menunjukkan bahwa warna Pertamax (biru) dan Pertalite (hijau) sesuai dengan Research Octane Number atau RON masing-masing.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, menegaskan bahwa sidak ini dilakukan sebagai upaya memastikan SPBU di wilayah Gresik mematuhi regulasi yang ada sehingga tidak ada konsumen yang dirugikan.

“Polres Gresik bersama UPT Metrologi melakukan sidak secara acak di beberapa titik. Hasil yang kami dapatkan, Alhamdulillah, sesuai dengan ketentuan Permendag. Kami mengimbau seluruh SPBU di Kabupaten Gresik untuk tetap menaati aturan pemerintah agar masyarakat mendapatkan BBM dengan kualitas yang sesuai,” ujarnya. Hasil inspeksi ini, ia berharap masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas BBM yang beredar di Kabupaten Gresik. (yad)

2 SPBU di Sidak Polres Gresik dan UPT Metrologi, Ini Hasilnya Selengkapnya

Implementasi Retret, Pemkab Gresik: Satu Langkah, Satu Ritme untuk Gresik Maju

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar kegiatan Implementasi Retret sebagai upaya menyelaraskan langkah dan memperkuat sinergitas antara pemerintah pusat, daerah, dan desa dalam mendorong kemajuan Kabupaten Gresik. 

Kegiatan ini diinisiasi langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dilaksanakan d Ruang Mandala Bhakti Praja, Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 4 Maret 2025. Pesertanya, para kepala organisasi perangkat daerah atau OPD, Camat, serta Kepala Desa/lurah se-Kabupaten Gresik. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa tujuan utama pertemuan ini adalah menyamakan satu langkah dan ritme kebersamaan demi mewujudkan Gresik Baru Lebih Maju. Terinspirasi dari pengalaman retret di Akmil, Magelang usai pelantikannya pekan lalu akan pentingnya peran desa sebagai penggerak utama pembangunan daerah.

“Desa memiliki peran vital dalam kemajuan daerah. Maka, kebersamaan dan kolaborasi menjadi kunci, agar setiap kebijakan yang digulirkan, baik dari pusat maupun daerah, bisa diterjemahkan hingga tingkat desa,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Dalam pertemuan, ada sejumlah isu strategis yang dibahas, antara lain, ketahanan pangan ; efisiensi anggaran ;  stabilitas harga kebutuhan pokok ;  pengelolaan sampah berbasis desa dan kolaborasi Desa dan BAZNAS Gresik.

Terkait ketahanan pangan, ia menyebut Harga Pembelian Pemerintah (HPP) Gabah Kering Panen (GKP) di tingkat petani sebesar Rp 6.500 per kilogram. “Dengan menetapkan harga minimal gabah sebesar Rp6.500 agar petani tetap sejahtera,” tegasnya. Selain itu, sawah tadah hujan akan didata dan diusulkan ke pemerintah pusat untuk dikembangkan menjadi lebih produktif.

Berikutnya, efisiensi anggaran. Gus Yani mengingatkan pentingnya efisiensi dalam penggunaan anggaran desa, memastikan setiap rupiah benar-benar berdampak bagi masyarakat. Selanjutnya, stabilisasi harga kebutuhan pokok, ia meminta kepada kepala desa turut aktif memantau harga kebutuhan pokok di pasar, agar tidak terjadi lonjakan harga yang membebani masyarakat.

Kemudian, Pengelolaan Sampah Berbasis Desa, mantan Ketua DPRD Gresik itu mendorong agar setiap desa memiliki TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) untuk mengurangi sampah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.

Terakhir, Kolaborasi Desa dan BAZNAS Gresik, mengajak pemerintah desa untuk bersinergi dengan BAZNAS Gresik melalui pembentukan UPZ (Unit Pengumpul Zakat) di desa-desa, sebagai bentuk penguatan ekonomi umat dan dukungan bagi masyarakat kurang mampu.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri oleh Bupati dan Wakil Bupati, melainkan membutuhkan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat.

“Tidak mungkin kami berdua berjalan sendiri. Kolaborasi adalah kunci. Program-program yang kita jalankan harus linier, mulai dari tingkat desa, kabupaten, hingga nasional,” ujar dokter Alif.

Ia juga menambahkan empat fokus utama yang menjadi perhatian. Di antaranya,  dukungan terhadap program  Makan Bergizi Gratis atau MBG dalam hubungannya dengan menggerakkan perekonomian lokal.

Berikutnya adalah penanggulangan banjir akibat luapan Kali Lamong dan Bengawan Solo baik itu berupa pembangunan kolam retensi maupun relokasi sebagai solusi jangka panjang bagi masyarakat terdampak.

Hal lain yang juga menjadi fokus adalah peningkatan infrastruktur, meliputi eks jalan penghubung desa, sekolah, dan puskesmas, dengan tujuan agar pelayanan publik semakin optimal. Terakhir, Wabup Alif juga menekankan penguatan kolaborasi antar wilayah aglomerasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan regional.

Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, yang juga menjadi moderator melihat nilai positif dalam ini. Dirinya menyampaikan bahwa kegiatan bersama kepala desa semacam ini akan dilakukan secara berkala.

“Pertemuan ini menjadi ruang diskusi dan penyamaan visi. Ke depan, kami akan mengagendakan pertemuan serupa agar komunikasi antara pemerintah daerah dan desa semakin solid,” ungkap Sekda Washil. (yad)

Implementasi Retret, Pemkab Gresik: Satu Langkah, Satu Ritme untuk Gresik Maju Selengkapnya

Besok DPUTR Gresik Perbaiki Ruas Jalan Babatan, Balongpanggang, Gresik

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif melakukan inspeksi ruas Jalan Desa Kedungsumber – Babatan di Kecamatan Balongpanggang pada Senin, 3 Maret 2025. dokter Alif, sapaan akrabnya didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang atau DPUTR Gresik Dhiannita Tri Astuti. 

Infrastruktur jalan yang menghubungkan Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik dengan Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan ini kerap dikeluhkan oleh pengguna jalan. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik akan memperbaiki jalan tersebut untuk memberikan kenyamanan berkendara sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kami sering mendapatkan aduan terkait jalan berlubang dan bergelombang di tempat ini (Jalan Babatan,Red). Hari ini saya cek memang benar banyak yang rusak. Saya sudah minta besok (Selasa) Bu Dian (Kadis PUTR,red) melakukan perbaikan,” kata dokter Alif pada Senin, 3 Maret 2025.

Ia menjelaskan, kondisi Jalan Babatan mengalami kerusakaan akibat banyak dilalui kendaraan berat ditambah tingginya intensitas curah hujan. Rencananya, total jalan yang diperbaiki sepanjang 1,5 kilometer dengan waktu pengerjaan diperkirakan selama dua sampai tiga minggu.

“Untuk pengendara yang melintas saya harap bisa berhati-hati dan bersabar selama proses perbaikan,” ujar mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu. Ia menegaskan, Pemkab Gresik berkomitmen terus melakukan perbaikan jalan rusak. Hanya saja memang butuh waktu untuk menyelesaikan semuanya. Perbaikan dilakukan secara bertahap.

“Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Dinas PUTR Gresik hampir setiap hari melakukan penambalan jalan rusak. Seperti tadi memperbaiki ruas Bundaran Desa Pangkahwetan sampai pertigaan Ujungpangkah,” tegasnya. (yad)

Besok DPUTR Gresik Perbaiki Ruas Jalan Babatan, Balongpanggang, Gresik Selengkapnya

Harjagres, Upacara Pakai Baju Khas Gresik, Wabup Gresik Dorong Sinergitas, Gresik Maju Bareng-bareng

GRESIK,1minute.id –  Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar upacara peringatan Hari Jadi ke-538 Kota Gresik dan Hari Ulang Tahun ke-51 Pemerintah Kabupaten Gresik di halaman Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 26 Februari 2025.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang memimpin apel pagi mengusung tema “Semangat Bersinergi, Meningkatkan Produktivitas, Pembangunan Infrastruktur Berkelanjutan, dan Akselerasi Pelayanan Kesejahteraan Inklusif ini. Pemimpin dan peserta upacara memakai baju khas Gresik.

Wabup Alif mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membangun Gresik agar semakin maju dan sejahtera. “Hari ini bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk melanjutkan estafet perjuangan para pendahulu. Mari kita wujudkan karya bakti yang bermanfaat bagi masyarakat dan demi kepentingan kita semua,” ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat akan sejarah panjang dan kemasyhuran Gresik sejak masa lampau. Dimulai sejak masa pra islam, masa penyebaran islam, hingga masa kolonial.  “Kita memiliki sejarah gemilang, mulai dari Gresik sebagai kota bandar yang berjaya, hingga menjadi pusat penyebaran agama Islam oleh Syeh Maulana Malik Ibrahim dan Fatimah binti Maimun. Warisan sejarah ini harus menjadi inspirasi bagi kita untuk terus bergerak maju,” tambahnya.

Meski berlangsung dengan semangat kebersamaan, Wabup Alif turut menyampaikan simpati kepada masyarakat yang hingga kini masih terdampak banjir di beberapa wilayah. “Di tengah peringatan ini, hati kami tetap bersama saudara-saudara kita yang sedang berjuang menghadapi banjir. Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen untuk mempercepat penanganan dan memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan baik,” tegasnya.

Usai upacara, rangkaian peringatan dilanjutkan dengan ziarah ke makam para tokoh besar yang menjadi bagian dari sejarah Gresik, yakni Sunan Giri, Sunan Prapen, Syech Maulana Malik Ibrahim, Poesponegoro, dan Taman Makam Pahlawan. Ziarah ini menjadi simbol penghormatan sekaligus pengingat akan perjuangan dan pengorbanan para pendahulu demi kemajuan Gresik. (yad)

Harjagres, Upacara Pakai Baju Khas Gresik, Wabup Gresik Dorong Sinergitas, Gresik Maju Bareng-bareng Selengkapnya

2.062 Rumah di 12 Desa, 2 Kecamatan Tergenangi Banjir Kali Lamong, Tren Air Surut

GRESIK,1minute.id – Bencana hidrometeorologi berupa banjir masih melanda di Gresik bagian selatan. Banjir Kali Lamong dan Kalimas. Air Kali Lamong muntah sejak Senin malam, 24 Februari 2025. Ada enam desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pada Selasa pagi, air dari hulu Kali Lamong yang berada di Mojokerto dan Lamongan itu, sudah merambah ke Kecamatan Benjeng. Ada lima desa yang terendam.

“Di bagian hulu, Kecamatan Balongpanggang mulai surut. Sekarang air memasuki kecamatan Benjeng dan Cerme,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBPD Gresik F.X.Driatmiko Herlambang dikonfirmasi 1minute.id pada Rabu pagi, 26 Februari 2025.

Ia mengaku masih terus memantau perkembangan banjir Kali Lamong di Desa Punduttrate, Kecamatan Benjeng. Pihaknya, kata Miko, biasa disapa, telah menyiapkan puluhan gedhek (anyaman bambu). “Arusnya kuat, gedhek kami siapkan antisipasi ada tanggul yang jebol. Semoga tidak terjadi,” kata Miko melanjutkan.  

Berdasarkan data dari BPBD Gresik yang di dapat 1minute.id pada Rabu, 26 Februari 2025 pukul 09.00 WIB, di Kecamatan Balongpanggang sebanyak 7 desa yakni Desa Jombang Delik ; Desa Ngampel ; Desa Dapet ; Desa Sekarputih ; Desa Banjaragung ; Desa Wotansari dan Desa Karangsemanding kondisi air telah surut. 

Sedsngkan, di Kecamatan Benjeng terdapat sembilan desa yang terdampak banjir Kali Lamong. ” Tapi, trennya hari ini, air mulai surut. Semoga cepat surut,” ujar Camat Benjeng Nurul Fuad dikonfirmasi pada Rabu, 26 Februari 2025. “Alhamdulillah, Desa Puduttrate aman,” imbuh Fuad. 

Masih mengutip data BPBD Gresik sebanyak sembilan desa yang terdampak di Kecamatan Benjeng yaitu, Desa Lundo dan Desa Sedapurklagen genangan di rumah warga, fasilitas umum atau Fasum, Jalan Lingkungan dan Jalan Poros Desa atau JPD surut.

Sedangkan di Desa Deliksumber sebanyak 100 unit rumah tergenang , 800 meter jalan desa , 700 meter JPD tergenang. Kemudian, fasum masjid, ponkesdes, SDN Deliksumber, Pendapa Balai Desa & Balai dusun masih tergenang air Kali Lamong. “Ketinggian air genangan sekitar 20 – 40 sentimeter,” bunyi di laporan BPBD Gresik itu. 

Kondisi terparah dialami warga Desa Kedungrukem sebanyak 732 unit rumah yang tergenangi air. “Jalan Desa tergenang ketinggian antara 20 – 40 cm, sepanjang 3.500 meter. Beberapa fasum seperti masjid, pustu dan makam masih tergenangi air Kali Lamong”.

Desa Munggugianti sebanyak 700 unit rumah tergenang , jalan Desa tergenang sejauh 2000 meter dengan ketinggian air genangan 20 – 40 cm. Fasum tergenang yaitu masjid, TPQ, Pustu, makam umum.

Desa Bulurejo sebanyak 500 unit rumah terendam, areal persawahan seluas 25 Ha, Jalan Poros Desa ketinggian antara 10 – 30 cm sepanjang 500 meter dan jalan lingkungan dengan ketinggian 10 – 40 cm sepanjang 1500 meter. 

Berikutnya, Desa Kalipadang ada 30 unit rumah dan jalan kingkungan sepanjang 300 metet yang tergenangi air ketinggian 10 – 20 sentimeter, areal persawahan seluas 16 Ha serta Jalan Poros Desa  sepanjang 550 meter. Selanjutnya, Desa Sirnoboyo yaitu JPD sepanjang 200 meter 

tergenang 40 cm dan jalan lingkungan sepanjang 200 metet tergenang air ketinggian 60 cm.  Sembilan, Desa Klampok sebanyak 20 unit rumah ; SMK Al Hidayah Sn Nuriyah tergenang. “Ruas Jalan Raya Metatu – Benjeng ditutup,” begitu bunyi dalam laporan BPBD Gresik pukul 09.00 WIB.

Bagaimana di Kecamatan Cerme? “Alhamdulillah, Desa Tambakberas masih aman. Tapi, kolam penampungan air sudah penuh,” tegas Kepala Desa atau Kades Tambakberas Wahyudi pada Rabu pagi. 

Akan tetapi, di tiga desa lainnya, berdasarkan data BPBD Gresik yakni Desa Morowudi ; Desa Guranganyar dan Desa Dadapkuning air bah mulai menggenangi jalan lingkungan ketinggian air antara 5 sentimeter hingga 20 sentimeter. “SDN 58 Gresik tergenang setinggi 10 – 20 cm karena ada tanggul anak Kali Lamong jebol sepanjang lebih kurang 5 meter. 

Untuk diketahui bencana hidrometerologi Kabupaten Gresik didominasi oleh bencana banjir dengan tingkat risiko tinggi sebesar 74 persen atau sejumlah 40 dari 62 kejadian bencana pada tahun terakhir.

Banjir Kali Lamong menjadi banjir tahunan dimana Kali Lamong melintasi Gresik sepanjang 58 kilometer menyusuri Kecamatan Balongpanggang, Kecamatan Menganti, Kecamatan Kedamean, Kecamatan Benjeng, Kecamatan Cerme, dan Kecamatan Kebomas dan menjadikan wilayah-wilayah tersebut menjadi daerah rawan Banjir Kali Lamong memiliki luas Daerah Aliran Sungai atau DAS lebih kurang 720 kilometer persegi dengan panjang alur lebih kurang 103 kilometer. 

Bagian hulu Kali Lamong terletak di daerah Kabupaten Lamongan dan Kabupaten Mojokerto, yang berawal dari Pegunungan Kendeng. Sedang bagian hilirnya berada di perbatasan antara Kota Surabaya dan Kabupaten Gresik atau Segoromadu, serta bermuara di Selat Madura. (yad)

2.062 Rumah di 12 Desa, 2 Kecamatan Tergenangi Banjir Kali Lamong, Tren Air Surut Selengkapnya

Kunjungi Korban Banjir Kali Lamong, Kapolres & Wabup Gresik Himbau Warga Jaga Anak-anak saat Bermain

GRESIK,1minute.id – Satri tergolek sakit di RS Wali Songo yang berlokasi di Desa Karangsemanding, Kecamatan Balongpanggang. Perempuan asal Desa Jombang Delik, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur nyaris terseret arus Kali Lamong pada Selasa malam, 24 Februari 2025.

Kabar yang dialami Satri itu sampai ke telinga Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu dan Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Mereka berdua pun menyempatkan mengunjugi Satri usai memantau perkembangan banjir Kali Lamong di Kecamatan Balongpanggang dan Benjeng.  “Terima kasih pak kapolres dan pak Wabup,” ujarnya.

Kapolres Gresik AKBP Rovan mengimbau kepada warga, terutama untuk mengawasi anak-anaknya, agar tidak bermain di genangan air karena arus yang cukup deras dapat membahayakan keselamatan.

“Kami berharap banjir ini cepat selesai tidak ada korban lagi, himbauan untuk warga yang memiliki anak-anak kecil untuk menjaga, warga bisa koordinasi dengan kades, camat, danramil, polsek, kita satu komando, untuk menangani semua korban bencana yang ada,” ucap alumnus Akpol 2006 itu.

Ny Supiyati, salah satu warga yang terdampak banjir, mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan bantuan yang diberikan oleh Kapolres dan jajaran pemerintah daerah. “Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ujar Supiyati.

Di sisi lain, Wakil Bupati Gresik memastikan bahwa seluruh warga yang mengalami sakit akibat dampak banjir akan mendapatkan jaminan pengobatan melalui BPJS Kesehatan. Pemerintah daerah dan jajaran kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan langkah-langkah tanggap darurat guna membantu masyarakat yang terdampak banjir, serta memastikan kondisi tetap terkendali. (yad)

Kunjungi Korban Banjir Kali Lamong, Kapolres & Wabup Gresik Himbau Warga Jaga Anak-anak saat Bermain Selengkapnya

Emak-Emak PPK Dusun Jedong Buat Dapur Umur, Laily Dwi Astutik : Semoga Banjir Kali Lamong segera Surut

GRESIK,1minute.id – Banjir Kali Lamong terjadi bertahun-tahun. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik di masa periode pertama, Fandi Akhmad Yani, Bupati Gresik telah melakukan normalisasi Kali Lamong sepanjang 58 kilomter yang melintasi kabupaten Gresik. Normalisasi berkolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS Bengawan Solo berupa pengerukan mulai Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Cerme hingga Kecamatan Kebomas.

Pengerukan dilakukan oleh Pemkab Gresik setelah mendapatkan restu dari BBWS Bengawan Solo. Selain pengerukan, BBWS Bengawan Solo melakukan pembangunan tanggul di Desa Pandu , Jono, Tambakberas. Pada 2024, Pemkab Gresik telah merampungkan pembuatan retarding basin atau kolam penampungan air sementara di Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Hitungan matematis, ikhtiar Pemkab Gresik itu bisa mengurangi dampak banjir Kali Lamong yang telah puluhan tahun terjadi di Gresik bagian Selatan itu.

Akan tetapi, tinggi curah hujan alias adanya anomali cuaca itu, Kali Lamong masih meluap pada Senin malam, 24 Februari 2025. Sebanyak enam desa di Kecamatan Balongpanggang terendam air antara 30 sentimeter hingga 60 sentimeter. Desa yang terendam itu , di antaranya Desa Sekarputih yang menjadi langganan banjir. 

Air bah yang datang tiba-tiba membuat warga setempat bergerak cepat. Misalnya, membuat Dapur Umum secara swadaya pada Selasa, 25 Februari 2025. Dapur umum diinisiasi oleh emak-emak yang tergabung di PKK desa setempat. Dapur Umum untuk memenuhi sarapan pagi warga yang kena dampak luapan sungai Kali Lamong.

Kepala Dusun Jedong, Desa Sekarputih, Kecamatan Balongpanggang Alim kepada media mengatakan bahwa banyak warga yang tidak menduga kalau banjir sampai setinggi ini. “Biasanya hanya di bagian Timur satu sampai lima warga. Dan ada sekitar 8 rumah yang pintunya jebol karena diterjang air,” kata Alim.

Antisipasi untuk warga sakit, Alim meminta bantuan perahu untuk stand by. “Perahu karet untuk antisipasi evakuasi bila ada warga yang sakit,” katanya.

Sementara itu, Laily Dwi Astutik kepada media mengatakan pembuatan Dapur Umum dilakukan untuk kemanusiaan. “Saya lakukan semata-mata kemanusiaan. Bagaimana kalau warga tidak bisa memasak karena rumahnya tergenang air,” ujar istri Kepala Dusun Jedong itu. Ia inisiatif mengajak warga yang rumahnya tidak kebanjiran untuk bergotong royong untuk memasak kan untuk sarapan pagi.

“Alhamdulilah sudah matang dan bisa dibagikan kepada warga menggunakan perahu karet milik BPBD,”.katanya. “Sekarang mulai masak untuk makan siang. Mudah mudahan segera surut,” harapnya.

Terpisah, Kepala Desa Dapet, Kecamatan Balongpanggang Siswadi mengatakan, gemangan air Kali Lamong berangsur surut. “Sudah mulai surut. Meski air ada yang menggenangi rumah warga,” kata Siswadi melalui pesat WhatApps pada Selasa, 25 Februari 2025. (yad)

Emak-Emak PPK Dusun Jedong Buat Dapur Umur, Laily Dwi Astutik : Semoga Banjir Kali Lamong segera Surut Selengkapnya

Hujan Sepanjang Malam, Kali Lamong Meluap, 6 Desa di Balongpanggang Terendam

GRESIK,1minute.id – Hujan deras dengan intensitas tinggi membuat Kali Lamong meluap pada Senin malam, 24 Februari 2025. Air bah itu terus mengalir ke tempat yang lebih rendah. Akibatnya, enam desa di Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik, Jawa Timur terendam air. Enam Desa itu di antaranya, Desa Dapet genangan air terlihat di tiga 3 dusun ;  Desa Sekarputih menggenangi 2 dusun ; Desa Wotansari sebanyak  3 Dusun yang kebanjiran. 

Banjir Kali Lamong kali pertama di 2025. Berikutnya, Desa Banjaragung ada  2 Dusun yang terendam ;  Desa Karangsemanding sebanyak 2 Dusun ; dan, Desa Pucung air Kali Lamong menggenangi 3 Dusun. Ketinggian air antara 30 sentimeter hingga 60 sentimeter.

Kepala Desa Dapet Siswadi, menceritakan pada Senin malam, sekitar pukul.21.00 WIB, pihaknya bersama perangkat kecamatan sedang melakukan rapat. Rapat dadakan itu, untuk mengantisipasi dampak dan langkah-langkah penyelamatan bila debit air Kali Lamong semakin tinggi. “Ini karena setelah rapat jam 21.00 WIB itu masih sebanyak 9 rumah di Dusun Sugiwaras, dan Kedungdowo 19 Rumah tapi setelah jam 22.00 air datang begitu derasnya,” cerita Siswadi kepada wartawan. 

Debit air yang sangat deras membuat air mengalir begitu cepat. “Otomatis warga ribut untuk menyelamatkan barangnya sehingga tidak ada orang yang tidur,” tuturnya. 

Siswadi juga menambahkan bahwa Banjir Kali ini luar biasa besarnya, sampai sampai air melintas ke sebelah selatan sehingga merusakkan infrastruktur jalan desa. “Alhamdulilah masyarakat selamat dan tidak ada korban jiwa tidak ada kerusakan, sementara hewan sapi dan kambing di evakuasi kedataran yang lebih tinggi,” terangnya.  

Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBPD Gresik F.X.Driatmiko Herlambang mengatakan, pihaknya masih terus memantau perkembangan banjir. “Ini saya masih di Balongpanggang,” kata Miko-sapaannya pada Selasa, 25 Februari 2025. (yad)

Hujan Sepanjang Malam, Kali Lamong Meluap, 6 Desa di Balongpanggang Terendam Selengkapnya