Cek Kesiapan Layanan Mudik Lebaran, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Semoga Mudik Lancar, Aman dan Nyaman

GRESIK,1minute.id – Puncak mudik lebaran diperkirakan mulai 28 Maret sampai 30 Maret 2025. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik berupaya mendukung kelancaran mudik dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran.

“Kami ingin memastikan masyarakat Gresik dapat merayakan Idul Fitri dengan aman, nyaman, dan lancar. Infrastruktur jalan terus kami perbaiki, layanan transportasi dan kesehatan juga disiapkan dengan matang. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan dan saling menjaga keamanan serta ketertiban,” ujar Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di rapat one week di kantor Bupati Gresik di Jalan DR Wahidin Sudirohusodo, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik pada Senin, 24 Maret 2025.

Kegiatan rutin mingguan yang juga dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan diikuti semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah atau OPD di Kabupaten Gresik itu membahas terkait kesiapan berbagai sektor untuk mendukung kelancaran mudik dan kenyamanan masyarakat selama libur Lebaran.

Layanan Kedadarutan Call Center 112 Gratis

“Apabila masyarakat menghadapi kondisi darurat seperti kecelakaan, kebakaran, gangguan ketertiban, atau situasi mendesak lainnya, segera hubungi layanan darurat 112. Tim kami siap merespons dengan cepat demi keselamatan dan kenyamanan seluruh warga Gresik,” ujar  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Siaga Kegawatdaruratan 24 Jam

Dalam rangka mengantisipasi situasi darurat selama Hari Raya Idul Fitri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) akan siaga penuh selama 24 jam. Tim gabungan ini siap bertindak cepat dalam menghadapi potensi bencana, gangguan ketertiban, serta keadaan darurat lainnya.

Layanan Kesehatan Tetap Buka

Untuk memastikan akses kesehatan tetap tersedia bagi masyarakat, layanan Unit Gawat Darurat (UGD) di RS Ibnu Sina, RS Gresik Sehati, dan RS Umar Mas’oed serta Puskesmas di berbagai wilayah Kabupaten Gresik akan tetap beroperasi selama libur Lebaran. Selain itu, layanan medis akan makin tanggap dengan dokter spesialis yang bersiaga secara on-call selama 24 jam.

Perbaikan Infrastruktur untuk Kelancaran Mudik

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang atau DPUPR Gresik telah melakukan peningkatan kualitas infrastruktur jalan guna mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2025. Beberapa ruas jalan yang telah dikerjakan sejak awal tahun antara lain : Ruas Panceng – Lowayu, Dukun sepanjang 300 meter ; Ruas Wotan – Petung, Panceng sepanjang 200 meter ; Ruas Kapten Darmo Sugondo, Kebomas sepanjang 600 meter ; Ruas Balongpanggang – Metatu, Benjeng sepanjang 150 meter dan Ruas Balongpanggang – Mojopuro (akses utama ke Lamongan sisi selatan) sepanjang 700 meter.

Selain itu, Tim Satuan Tugas Unit Reaksi Cepat (SATGAS URC) Dinas PUPR telah menindaklanjuti 152 laporan perbaikan jalan sepanjang tahun 2025. “Tim ini juga akan tetap siaga selama libur Lebaran untuk menangani kondisi darurat terkait jalan dan jembatan,” kata Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Mudik Gratis dan Keamanan Transportasi

Dinas Perhubungan atau Dishub Gresik kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat. Sebanyak 1.072 peserta telah terdaftar dalam program ini. Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menyiapkan 24 unit armada bus dengan 8 jurusan kabupaten/ kota di JawaTimur. 

Dishub Gresik juga tengah mengupayakan normalisasi Penerangan Jalan Umum  alias PJU dan penerangan di sepanjang jalur pantai utara atau Pantura Gresik. Sedangkan, untuk memastikan keamanan dan kesehatan perjalanan, Dinas Kesehatan atau Dinkes Gresik menyediakan fasilitas pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi dan peserta mudik. Selain itu, Badan Narkotika Nasional (BNN) turut melakukan tes urine bagi pengemudi dan kru bus guna memastikan keselamatan selama perjalanan.

Dengan berbagai langkah kesiapsiagaan ini, Pemkab Gresik berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H. (yad)

Cek Kesiapan Layanan Mudik Lebaran, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: Semoga Mudik Lancar, Aman dan Nyaman Selengkapnya

Maleman Selawe, Pemkab Gresik Gelar Munajat 1000 Al Ikhlas 

Tradisi Ramadan di Bukit Giri dengan Kuliner Khas Ketupat Ketheg. 

GRESIK,1minute.id – Maleman Salawe.atau Malam 24 Ramadan di Desa Giri, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik. Tahun ini, Malam 25 Ramadan bertepatan pada 24 Maret 2025. Tradisi Maleman Ramadan yang juga ditunggu warga Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik.

Bila malem 23 Ramadan ada Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Tradisi Sanggring Kolak Ayam, kuliner langka sejak Kanjeng Sunan Dalem, anak Sunan Giri ini memasuki 5 abad. Sanggring Kolak Ayam, kuliner yang dimasak hanya setahun sekali. Kokinya semuanya laki-laki. 

Nah, malem Salawe Ramadan di puncak Bukit Giri ada kuliner khas yang patut dibawa pulang untuk oleh-oleh yakni Ketupat Ketheg. Ribuan jemaah tumplek-blek ke Sunan Giri. Sebab, memasuki fase sepuluh hari ketiga yakni 10 hari terakhir Ramadan ada banyak keutamaan dengan melakukan iktikaf, shalat malam, membaca Al Quran, zikir, dan bersedekah serta memperbanyak doa lainnya untuk meraih malam kemuliaan yakni Lailatul Qadar di Masjid dan Makam Sunan Giri, Waliyullah di Bukit Giri.

Jalan Sunan Giri mulai simpang empat Kebomas mulai Senin, 24 Maret 2025 pukul 16.00 WIB di tutup untuk semua kendaraan bermotor, roda 2 maupun roda 4. Jemaah harus jalan kaki sejauh lebih kurang 2 kilometer. Jalannya menanjak. Sepanjang jalan itu, ratusan pedagang membuka lapak untuk berjualan. 

Ada yang berjualan kuliner, mainan anak-anak hingga pakaian untuk persiapan Idul Fitri. Sepanjang jalan riuh, bagai pasar malam. Sesak lautan manusia. Sementara di kompleks masjid dan makam Sunan Giri juga nyaris sama. Ribuan orang silih berganti datang untuk ngalap berkah. Salat, berzikir dan berdoa.

Pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik menggelar live streaming Malam Salawe Munajat 1.000 Al Ikhlas. Acara dimulai salat Isya, tarawih lalu dilanjutkan bermunajat pembacaan 1.000 Surat Al Ikhlas di Masjid Ainul Yaqin Sunan Giri. Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dijadwalkan hadir langsung. 

Ketupat Ketheg 

Penjual Ketupat ketheg di perkirakan wisata religi Sunan Giri (FOTO: chusnul cahyadi/1minute.id)

Pada malem Selawe di Bukit Giri, memiliki kuliner khas yakni ketupat ketheg. Kurang afdal bila malam selawe tidak mencicipi atau membawa oleh-oleh kuliner khas Giri itu. Apalagi, jajanan khas itu, mudah ditemukan. Biasanya penjual kuliner khas Giri membuka lapak mereka mulai tangga menuju masjid Sunan Giri. Atau pusat kuliner yang berada di dekat masjid Sunan Giri dengan makam Sunan Giri. Harganya pun terjangkau. 

Ketupat ketheg ini, rasanya gurih, asin bila disantap parutan kelapa. Ada juga yang makan dengan diolesi gula aren. Heemmmm lezat. Bagi para penjual Ketupat ketheg malam selawe momentum yang paling ditunggu. Karena ribuan jemaah bagai air terus mengalir ke masjid dan makam Sunan Giri. Mulai sore hari hingga badal Subuh, keesokan harinya.  Sholihah, salah satu penjual Ketupat ketheg menceritakan setiap malem selawe jajanan laris manis. “Bagi kami dan.pedagang lainnya malam selawe momentum yang paling ditunggu karena puncak tamu yang datang ke Sunan Giri untuk ngalap berkah. Berharap malam seribu bulan,” katanya. 

Bahan Langka, Ketupat Ketheg Nyaris Punah

Seorang pedagang ketupat ketheg menceritakan, beberapa tahun terakhir pedagang kesulitan untuk mendapatkan bahan utama pembuatan ketupat ketheg. Bahan utama itu, adalah air endapan minyak mentah, masyarakat setempat menyebutnya, air lanthung. Sebelum tahun 2000-an, air lanthung mudah didapatkan. Karena sumur minyak tua peninggalan Belanda banyak ditemukan di halaman rumah atau lahan milik warga, antara lain, di Desa Sekarkurung, Kecamatan Kebomas. 

Seiring berjalan waktu, keberadaan sumur minyak tua peninggalan Belanda itu telah ditutup oleh pemerintah setempat, sehingga warga sekitar mengambil air ketheg di wilayah Gunung Anyar. Penjual Ketupat ketheg tetap memburu air lanthung adalah salah satu bahan utama dalam mengolah ketheg. “Air lanthung yang bisa memberikan rasa gurih dan asin di setiap irisan makanan ketupat ketheg itu,” kata seorang penjual Ketupat ketheg. 

Selain memberikan sensasi rasa gurih dan asin yang alami, air lanthung atau endapan minyak mentah yang berwarna kehijau kehitaman itu juga merubah warna bungkus ketupat dari bahan dasar daun gebang menjadi agak kuning keemasan dan mengkilat sehingga terlihat khas. “Bungkus ketupat ketheg ini berbeda dengan ketupat pada umumnya,” tegasnya. Solikhah, menjelaskan proses membuat ketupat ketheg sama seperti membuat ketupat pada umumnya, yakni perlu disiapkan anyaman berbentuk ketupat, kemudian direndam di dalam air sumur ketheg.

Isi dari kupat ketheg bukan berasal dari beras biasa, melainkan beras ketan yang dicuci menggunakan sumur ketheg hingga beberapa kali. Proses pencucian menggunakan air ketheg tidak bisa langsung dilakukan, karena air yang baru diambil dari sumur minyak tua kondisinya masih keruh sehingga perlu diendapkan selama tujuh hari, agar menjadi jernih dan terlihat bersih saat digunakan untuk memasak.

“Dari air inilah ada rasa khas makanan ini, dan yang membedakan dengan menu ketupat biasa yang disajikan dengan opor ayam. Dan menu ketupat ini mampu bertahan hingga lebih dari 15 hari lamanya meski tanpa bahan pengawet kimiawi,” ucapnya.Penasaran ayo ngalap berkah Maleman Salawe nang Sunan Giri. (chusnul cahyadi/1minute.id)

Maleman Selawe, Pemkab Gresik Gelar Munajat 1000 Al Ikhlas  Selengkapnya

Wabup Gresik dan Ketua DPRD Gresik Nikmati Lezatnya Takjil Sanggring Kolak Ayam

500 Tahun Sanggring Kolak Ayam, Kuliner Langka, Dimasak Setahun Sekali di Maleman 23 Ramadan 

GRESIK,1minute.id – Ribuan jemaah menyemut di halaman. masjid Jamik Sunan Dalem di Desa Gumeno,  Kecamatan Manyar,  Kabupaten Gresik pada Sabtu, 22 Maret 2025. Mereka yang datang untuk ngalap berkah malam 23 Ramadan 1446 hijriah. Menu tradisi adalah Sanggring Kolak Ayam yang tahun ini memasuki genap 500 tahun alias 5 Abad. Sebanyak 3.500 bungkus sanggring Kolak Ayam yang disediakan oleh panitia untuk takjik buka puasa. 

Tampak hadir di Semarak 5 Abad Sanggring Kolak Ayam ini, antara lain,  Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif,  Ketua DPRD gresik M. Syahrur Munir,  Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman. Kemudian, Asisten III Setda Gresik Misbahul Munir, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparekrafbudpora) Gresik Saifuddin Ghozal. Mereka tampak menikmati menu langka yakni Sanggring Kolak Ayam, yang dimasak setahun sekali dengan koki semuanya adalah kaum Adam itu. 

Perayaan Semarak 5 Abad Sanggring Kolak Ayam semakin meriah dan khidmat karena dengan kegiatan pengajian akbar dengan qorik internasional, Sayyid Zulfikar Asy Syaibani, dengan KH Anwar Zahid dari Bojonegoro. Pada 2019, Sanggring Kolak Ayam telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda atau WBTB. Wabup Gresik Asluchul Alif menegaskan bahwa Sanggring Kolak Ayam merupakan tradis yang harus terus dilestarikan. Selain sebagai kuliner warisan leluhur, hidangan ini juga diyakini memiliki khasiat sebagai obat.

“Sanggring berarti raja yang sedang sakit. Dahulu, kolak ayam ini dibuat sebagai obat bagi Sunan Dalem saat menyebarkan syiar Islam di Desa Gumeno. Semoga dengan keberkahan beliau, kita semua senantiasa diberi kesehatan dan dijauhkan dari segala penyakit,” ujar dr. Alif-sapaan akrab-Asluchul Alif saat menghadiri acara Semarak 5 Abad Sanggring di Desa Gumeno pada Sabtu, 22 Maret 2025.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melestarikan Sanggring Kolak Ayam Gumeno yang telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB). Pemkab akan berupaya mengembangkan dan memperkenalkan tradisi ini kepada masyarakat luas. “Tahun depan, kami akan memberikan dukungan penuh, baik dari segi anggaran maupun fasilitasi lainnya, agar tradisi ini semakin berkembang dan dikenal lebih luas,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Sanggring Kolak Ayam, Didik Wahyudi, mengungkapkan bahwa tahun ini panitia menyiapkan lebih dari 3.500 porsi kolak ayam yang akan dibagikan secara gratis kepada masyarakat. Jumlah ini menjadi yang terbanyak sepanjang sejarah perayaan Sanggring. “Untuk memasaknya, kami menggunakan bahan dalam jumlah besar, termasuk 279 ekor ayam kampung, 740 kg gula merah, 600 butir kelapa, 250 kg bawang daun, 60 kg jinten bubuk, dan 1.400 liter air,” jelas Didik.

Lebih lanjut, Didik menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar ajang kuliner, tetapi juga bentuk pelestarian budaya dan syiar Islam. Peringatan 500 tahun Kolak Ayam diharapkan menjadi momentum bersejarah yang penuh keberkahan, kebersamaan, dan nilai spiritual. “Tradisi ini terus dijalankan setiap malam ke-23 Ramadan sebagai wujud rasa syukur dan doa untuk kesehatan serta keberkahan. Karena memiliki nilai sejarah dan spiritual yang kuat, kami ingin terus melestarikannya agar tidak hilang ditelan zaman,” tambahnya.

Menurut kisahnya, tradisi ini bermula ketika Sunan Dalem bernama lengkap Syekh Maulana Zaenal Abidin, berdakwah di Desa Gumeno pada 1540 Masehi. Putra pertama dari Sunan Giri (Sunan Maulana Ainul Yaqin) ini mendirikan sebuah masjid di desa tersebut. Tak lama usai membangun masjid, Sunan Dalem jatuh sakit.

Kabar sakitnya Sang Wali ini cukup membuat para santri dan penduduk terkejut sehingga mereka menandai peristiwa ini dengan sebutan Sanggring, berasal dari kata ‘Sang’ (raja, pemimpin) dan ‘Gering’ (sakit). Sakitnya Sang Wali selama beberapa waktu membuat para santri dan penduduk bingung mencari obat penyembuhnya. Hingga pada 22 Ramadan 946 Hijriah, sebuah mimpi menghampiri Sunan Dalem. 

Dalam mimpi itu beliau mendapatkan petunjuk tentang obat penyakitnya, yakni harus memakan sebuah makanan dengan ayam jago berusia muda sebagai salah satu syarat utama bahan masakan. Sunan Dalem lantas mengutus para lelaki untuk mempersiapkan bumbu-bumbu masakannya, yakni daun bawang merah, gula jawa, jintan, dan santan. Sementara itu para santri mencarikan ayam jago muda.

Gelaran masak besar kolak ayam ini kemudian menjadi tradisi bagi warga Desa Gumeno sampai sekarang. Tradisi Kolak Ayam selalu dilaksanakan di Masjid Jami’ Sunan Dalem Desa Gumeno yang dimulai pukul 16.00 WIB. Berkat tradisi ini pula warga Desa Gumeno dan warga dari kampung lainnya menjadi semakin erat silaturahminya. (chusnul cahyadi/*)

Wabup Gresik dan Ketua DPRD Gresik Nikmati Lezatnya Takjil Sanggring Kolak Ayam Selengkapnya

Bupati dan Wabup Gresik Luncurkan Program Quick Win 100 Hari Kerja, Ini Targetnya

GRESIK,1minute.id – Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif meluncurkan Program Quick Win 100 Hari Kerja. Mereka dilantik oleh Presiden Probowo Subianto pada 20 Februari 2025. Artinya, masa pemerintahan  pasangan Gus Yani-dr Alif baru sebulan.

Peluncuran program ini dilakukan dalam konferensi pers di Ruang Putri Cempo, Kantor Bupati Gresik pada Jumat, 21 Maret 2025. Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah atau Sekda Achmad Washil Miftachul Rachman serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Gresik.

Peluncuran ditandai dengan pemaparan sembilan program unggulan yang menjadi bagian dari Navigasi Nawakarsa, yaitu:

1. Gresik Tuntas, terkait dengan reformasi birokrasi.

2. Gresik Seger, berfokus pada pengentasan kemiskinan.

3. Gresik Mapan, berkaitan dengan pembangunan infrastruktur.

4. Gresik Agropolitan, mendukung kesejahteraan sektor agropolitan dan minapolitan.

5. Gema Karya, mengusung konsep Gresik mandiri dan sejahtera.

6. Gresik Cemerlang, difokuskan pada sektor pendidikan.

7. Gresik Sehati, menghadirkan pelayanan kesehatan yang integratif.

8. Gresik Barokah, bertujuan untuk pelestarian budaya.

9. Pesona Gresik, mendukung pelestarian serta naturalisasi alam.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa Program Quick Win 100 Hari Kerja merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Gresik dalam memberikan pelayanan cepat dan efektif kepada masyarakat.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Pemkab Gresik siap bekerja dengan cepat dan tepat. Salah satu prioritas utama dalam 100 hari ini adalah perbaikan infrastruktur,” ujar Fandi Akhmad Yani. Program perbaikan jalan dengan target penyelesaian pada Mei 2025, mencakup sepanjang 17,88 kilometer.

Ia melanjutkan, bahwa perbaikan akses jalan bertujuan untuk meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah. “Kami akan memulai dari jalan-jalan dengan tingkat mobilitas tinggi agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat,” tegas Gus Yani-sapaan akrab- Fandi Akhmad Yani.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif menyoroti beberapa kebijakan yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti pengaturan jam operasional dump truck dan kebijakan kendaraan berat di area quarry.

“Kami akan menerapkan kebijakan jam operasional quarry di wilayah Gresik Utara untuk mengurangi gangguan lalu lintas. Selain itu, pemanfaatan Islamic Center juga menjadi salah satu prioritas kami dalam 100 hari pertama,” jelas Asluchul Alif.

Ia juga mengungkapkan bahwa meskipun masa kepemimpinan mereka belum genap 100 hari, sejumlah program telah diluncurkan, seperti program antar-jemput Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) melalui Dinas Pendidikan serta program bantuan untuk nelayan. “Ini adalah langkah konkret yang kami ambil untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap program ini dapat memberikan manfaat besar bagi warga Gresik,” tambahnya.

Peluncuran Program Quick Win 100 Hari Kerja menjadi tolak ukur awal bagi kinerja pemerintahan Gresik dalam lima tahun ke depan. Sebagai bagian dari visi dan misi mereka, Bupati dan Wakil Bupati berharap program ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat Kabupaten Gresik.

Dengan langkah-langkah konkret yang telah dipaparkan, diharapkan masyarakat dapat merasakan perubahan signifikan dalam waktu dekat, terutama dalam bidang infrastruktur dan kesejahteraan sosial. Program ini bukan sekadar pencapaian dalam 100 hari kerja, tetapi juga pondasi bagi kemajuan Gresik ke depan. (yad)

Bupati dan Wabup Gresik Luncurkan Program Quick Win 100 Hari Kerja, Ini Targetnya Selengkapnya

Google Indonesia Nyatakan UPT SMP Negeri 2 Gresik Lulus sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google

GRESIK,1minute.id – UPT SMP Negeri 2 atau Spenda Gresik reami menyandang predikat Kandidat Sekolah Rujukan Google atau SKRG pada Kamis, 20 Maret 2025. Status itu disematkan setelah 15 guru termasuk Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim dinyatakan lulus uji kompetensi.

Kado manis bagi guru, tenaga pendidik atau tendik, siswa dan para wali murid di lembaga pendidikan berada di Jalan KH Kholil, Gresik karena bertepatan dengan penutupan program Spendagres Love Ramadhan dan Memperingati Nuzulul Quran.

Pelaksanakan google meet bersama dengan tim interview dari pihak Google Indonesia dipusatkan di ruang Kepala UPT SMP Negeri Gresik Mohammad Salim. Semua guru berjumlah 14 orang, masing-masing menggunkan chromebook dan satu unit televisi alias smart TV berukuran 42 inci.

Sebanyak tiga orang dari perwakilan Google yakni Ahmad Fikri Dzulfikar, Ary Rachmah, dan Dimas Prasetia menguji semua para guru tersebut. Materi ujian daring itu meliputi presenstasi kepala sekolah tentang aksi nyata praktik pelaksanaan pembelajaran Goggle for Education di kelas dan uji praktik langsung oleh guru yang diwakili Widi Yoga, guru Teknologi, Informasi dan Komunikasi atau TIK dan Titien, guru Ilmu Pengetahuan Sosial atau IPS. 

Google meet ini berlangsung lebih kurang 2 jam. “Alhamdulillah, semua tim interview dari pihak Google Indonesia menyatakan lulus menuju KSRG,” kata Kepala UPT SMP Negeri 2 Gresik Mohammad Salim usai acara pada Kamis, 20 Maret 2025. Dalam video berdurasi 0,43 detik yang diterima oleh wartawan 1minute.id terlihat semua guru menyambut suka cita. “Alhamdulillah, wah bisa buka bersama kita,” celetuk para guru dengan semringah.

KBM : Siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 2 Gresik dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Chromebook setelah ditetapkan sebagai SKRG . ( Foto : spenda Gresik untuk 1minute.id)

Setelah dinyatakan lulus oleh Google Indonesia Jakarta menjadi Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG. Sertifikat dan plakat KSRG akan dikirimkan oleh Google Indonesia diperkirakan tiba setelah Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi. “Dengan predikat ini, Spenda Gresik bisa menjadi rujukan sekolah lain di Indonesia untuk studi tiru,” tegas Salim. 

Untuk diketahui, UPT SMP Negeri 2 Gresik, sebagai pioner dan satu-satunya satuan pendidikan di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik yang menyandang label Kandidat Sekolah Rujukan Google atau KSRG. Status ini, menjadikan sekolah berlokasi di Jalan K.H. Kholil, Kelurahan Kebungson, Kecamatan / Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini mendapatkan bantuan alias pinjam pakai 30 unit chromebook dari Hello Indonesia untuk pembelajaran.

Serah terima puluhan unit laptop yang menggunakan sistem operasi ChromeOS yang dikembangkan oleh Google itu secara simbolis diserahkan oleh Rose Wanodya, Perwakilan Google Indonesia  kepada M. Syahrul Munir, Ketua DPRD Gresik untuk selanjutnya digunakan oleh UPT SMPN 2 Gresik sebagai sarana pembelajaran Google for education oleh peserta didik pada Selasa, 4 Maret 2025.

Sejak saat itu, siswa kelas VIII Spenda Gresik dalam kegiatan belajar mengajar menggunakan Chromebook. Siswa sangat antusias dalam mengikuti proses pembelajaran. (yad)

Google Indonesia Nyatakan UPT SMP Negeri 2 Gresik Lulus sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google Selengkapnya

Sambangi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Wabup Gresik Asluchul Alif Baca Gresik Tangguh, Sinergi Lawan Covid-19

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif giliran nyambangi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. Dokter Alif, sapaan karibnya, ingin memastikan pelayanan publik di bidang perpustakaan dan kearsipan berjalan optimal.

Dalam kunjungan itu, perpustakaan yang berada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gresik juga ada kunjungan siswa sekolah dasar. Wabup dr. Alif meninjau sejumlah fasilitas, di antaranya, Pojok Baca Digital, ruang multimedia Aquarium Digital (AQUDIG), Pusat Informasi Sahabat Anak (PISA), serta area baca. Ia mengapresiasi kondisi sarana dan prasarana di Dinas Perpustakaan yang dinilai baik dan lengkap.

“Alhamdulillah, Dinas Perpustakaan memiliki aura yang sangat positif. Sekarang tinggal bagaimana kita meningkatkan dan memanfaatkannya lebih baik ke depan,” ujarnya.

Wabup juga berbagi pengalaman pribadinya tentang pentingnya membaca. Menurutnya, membaca bukan sekadar hobi, tetapi juga menjadi sarana memperoleh wawasan yang lebih luas dalam berbagai aspek kehidupan. 

Ia menambahkan, membaca juga dapat menjadi referensi untuk mengetahui sesuatu hal yang sudah terjadi, yang sedang terjadi, bahkan yang akan terjadi. “Buku bisa menjadi elemen penting, baik dalam menjalani kehidupan maupun dalam tata kelola pemerintahan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wabup dr. Alif mengajak seluruh jajaran Dinas Perpustakaan untuk terus membangun kebersamaan dan kekompakan guna meningkatkan inovasi dan profesionalisme dalam pelayanan kepada masyarakat. “Patut saya apresiasi, masuk pertama kali disini saya melihat adanya semangat kebersamaan, program dan inovasi dari Dinas Perpustakaan,” tandasnya.

Dalam kunjungannya, Wabup dokter  Alif menyempatkan membaca sejumlah buku bacaan. Antara lain, Gresik Tangguh, Sinergi Lawan Covid-19. Buku itu diterbitkan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik. 

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Gresik Budi Rahardjo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Wakil Bupati. “Terima kasih atas kunjungan dan motivasi yang diberikan. Ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, pengembangan, serta pembinaan perpustakaan dan arsip di Kabupaten Gresik,” katanya. (yad)

Sambangi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Wabup Gresik Asluchul Alif Baca Gresik Tangguh, Sinergi Lawan Covid-19 Selengkapnya

Pemkab Gresik Luncurkan Kemilau Hatiku Padamu, Program Antar Jemput ABK

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik merealisasikan janjinya menyediakan mobil antarjemput anak berkebutuhan khusus atau ABK. Pada Senin, 18 Maret 2025, program antar-jemput inklusi guna mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif bagi anak berkebutuhan khusus resmi diluncurkan.

Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif yang melaunching program itu di UPT Layanan Pendidikan ABK. Acara dihadiri Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto, perwakilan Dewan Pendidikan Gresik serta manajemen Bank Jatim. 

Wabup Asluchul Alif dalam sambutannya, memberikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pendidikan inklusi, termasuk kepala sekolah, guru pendamping, dan orang tua siswa. Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dalam mendukung pendidikan inklusi.

Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Gresik yang terpilih dalam Pilbup Gresik pada November 2024 lalu. Mereka dilantik di Istana Negara di Jakarta oleh Presiden R.I Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025. 

“Kami berkomitmen untuk menghadirkan pendidikan inklusi yang lebih baik, mulai dari penyediaan tenaga pendidik dan pendamping khusus hingga layanan antar-jemput sekolah gratis bagi siswa berkebutuhan khusus,” ujar dokter Alif-sapaan akrab- Asluchul Alif.

Lebih lanjut, ia berpesan kepada Guru Pembimbing Khusus atau GPK agar tetap sabar dan penuh dedikasi dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat kembali ke sekolah masing-masing dengan lebih siap.

“Saya titipkan anak-anak berkebutuhan khusus ini kepada Ibu dan bapak guru semua. Dengan program ini, mereka diharapkan memperoleh akses pendidikan yang lebih baik dan merata, sesuai dengan visi Pemkab Gresik dalam menciptakan pendidikan inklusif bagi seluruh masyarakat,” tambah mantan Wakil Ketua DPRD Gresik itu.

Ditempat sama, Kepala Dinas Pendidikan Gresik S. Hariyanto, menegaskan bahwa Pemkab Gresik memiliki komitmen kuat dalam memberikan layanan pendidikan prima bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

“Kami telah meluncurkan program ‘Kemilau Hatiku Padamu’ sebagai bagian dari program seratus hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Gresik. Program ini bertujuan untuk memberikan perhatian lebih kepada anak-anak berkebutuhan khusus melalui pelatihan dan pendampingan intensif,” jelas Hariyanto.

Saat ini, ia menyebutkan, terdapat 129 Guru Pembimbing Khusus (GPK) yang telah mengikuti pelatihan intensif dari Dinas Pendidikan Gresik. Program ini juga telah mencatatkan 454 anak berkebutuhan khusus yang terdaftar sebagai penerima manfaat.

Pada tahap pertama, sebanyak 100 anak akan dijemput setiap dua minggu sekali menggunakan mobil bantuan dari CSR Bank Jatim. “Kami berharap dalam waktu tiga bulan ke depan, anak-anak ini dapat kembali ke sekolah asal mereka setelah mendapatkan dukungan yang optimal,” pungkas Hariyanto. (yad)

Pemkab Gresik Luncurkan Kemilau Hatiku Padamu, Program Antar Jemput ABK Selengkapnya

Baznas Gresik Gelar Syiar Zakat bersama Pekerja Informan dan Perempuan 

GRESIK,1minute.id –  Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Gresik kembali menggelar kegiatan syiar zakat di Pendapa Rumah Dinas Bupati Gresik pada Jumat, 14 Maret 2025. Syiar zakat menyemarakkan bulan suci Ramadan ini berfokus pada pemberdayaan pekerja informal, terutama perempuan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, serta berbagai mitra, termasuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Petrokimia Gresik. 

Kegiatan bertajuk “Syiar Zakat dan Buka Puasa Bersama Ojol, Ojek Pangkalan Perempuan, Tukang Becak, dan Loper Koran” ini bertujuan tidak hanya untuk mengedukasi masyarakat tentang zakat, tetapi juga memberikan bantuan langsung kepada mereka yang membutuhkan.

Sebanyak 130 pekerja informal menerima paket sembako dan uang tunai. Bantuan tersebut disalurkan kepada 50 tukang becak, 50 ojek pangkalan perempuan, dan 30 loper koran.

Ketua Baznas Kabupaten Gresik, Muhammad Mujib, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen membantu para pekerja informal, terutama perempuan yang bekerja di sektor transportasi. 

“Semoga bantuan ini dapat meringankan beban mereka, terutama para pekerja perempuan yang berjuang memenuhi kebutuhan keluarga,” ujar Muhammad Mujib.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Baznas Gresik juga menggelar pawai kampanye zakat yang melintasi berbagai titik strategis di Kota Gresik. Pawai ini dimulai dari depan Kantor DPRD Gresik, melewati Alun-Alun Gresik, Jalan Malik Ibrahim, Bandar Grissee, dan beberapa jalan utama sebelum kembali ke Pendapa Rumah Dinas Bupati di depan Alun-Alun Gresik Kota Lama. 

Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat sebagai kewajiban agama sekaligus wujud kepedulian sosial.

Bupati Gresik.Fandi Akhmad Yani mengapresiasi inisiatif Baznas dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan. “Gerakan zakat ini harus terus berkembang agar semakin banyak masyarakat yang terbantu. Saya mengajak seluruh warga Gresik untuk menunaikan zakat sebagai bentuk kepedulian kepada sesama,” ungkap Gus Yani-sapaan akrab – Fandi Akhmad Yani.

Mak Ninik, seorang ojek pangkalan perempuan, mengaku terharu dan bersyukur atas perhatian yang diberikan oleh Baznas Gresik. “Ini tahun kedua saya mengikuti acara ini, dan saya sangat berterima kasih atas bantuannya. Semoga ke depan semakin banyak kegiatan seperti ini,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Baznas Gresik tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap sesama melalui zakat. Gerakan zakat ini diharapkan terus berkembang dengan melibatkan lebih banyak elemen masyarakat agar manfaatnya semakin luas, terutama bagi pekerja informal yang berjuang memenuhi kebutuhan hidup di tengah tantangan ekonomi. (yad)

Baznas Gresik Gelar Syiar Zakat bersama Pekerja Informan dan Perempuan  Selengkapnya

Panen Raya Padi di Gresik, Mentan Amran Sulaiman Apresiasi Produktivitas Padi dan Harga Jual Gabah Rp 6.500 /Kg

GRESIK,1minute.id – Menteri Pertanian atau Mentan Andi Amran Sulaiman mengapresiasi produksi dan serapan gabah yang baik di Kabupaten Gresik. Hal itu disampaikan Mentan Amran Sulaiman saat menghadiri panen raya padi dan serap gabah di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 14 Maret 2025.

Pada kesempatan itu, Mentan Amran Sulaiman secara simbolis memanen padi menggunakan Alsintan combine harvester. Alsintan combine harvester adalah alat panen padi yang dapat memotong, mengangkut, merontokkan, membersihkan, menyeleksi, dan mengemas dalam satu proses. 

Mentan Amran juga menyaksikan transaksi penjualan gabah dari petani kepada Bulog dengan harga Rp 6.500 per kilogram, lebih tinggi dari harga sebelumnya yang hanya Rp 6.000 per kilogram.

“Biasanya dijual Rp 6.000, sekarang menjadi Rp 6.500 perkilogram. Hal ini merupakan arahan dari Presiden untuk meningkatkan pendapatan petani, daya beli konsumen, serta kesejahteraan para pengusaha. Tujuan negara memang seharusnya seperti ini, semua tersenyum bahagia,” ujar Mentan Amran.

Selain Mentan Amran Sulaiman, panen raya dan penyerapan hasil panen ini juga dihadiri oleh Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti, serta jajaran Forkopimda Jawa Timur dan Gresik.

PANEN : (ki-ka) Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Mentan Amran Sulaiman dan Wakil Mentan Sudaryono dalam Panen Raya Padi di Desa Sirnoboyo, Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada Jumat, 14 Maret 2025 ( Foto : prokopim untuk 1minute.id)

Dalam sambutannya, Mentan Amran juga menyoroti situasi ketahanan pangan global, terutama di negara-negara seperti Malaysia, Filipina, dan Jepang, yang saat ini mengalami krisis pangan.

“Saat ini di Jepang, harga beras hampir mencapai Rp 86 ribu dan bahkan menuju Rp 100 ribu per kilogram. Oleh karena itu, Saya mengucapkan terima kasih karena Indonesia berhasil meningkatkan produktivitas. Mari kita terus bergandengan tangan,” ujarnya.

Mentan Amran juga mengapresiasi hasil panen di Kabupaten Gresik yang dinilai sangat baik, dengan produktivitas mencapai 8-9 ton gabah kering panen per hektare. “Kabupaten Gresik patut dibanggakan, hasil panennya sangat memuaskan,” tuturnya.

Dalam sesi tanya jawab, seorang warga yang mewakili petani menyampaikan apresiasi atas harga gabah yang telah ditetapkan sebesar Rp 6.500 per kilogram. Namun, ia juga berharap harga tersebut dapat terus dikawal agar benar-benar diterima oleh para petani.

Selain itu, ia mengungkapkan keluhan mengenai banjir yang kerap melanda wilayah mereka akibat luapan Kali Lamong.

“Daerah kami ini berhimpitan dengan Kali Lamong. Setiap minggu, kami mengalami kebanjiran dua kali. Meskipun pemerintah daerah sudah berupaya, kondisi di Kali Lamong sebelah selatan masih sering banjir. Kami berharap ada penanggulangan serius agar air tidak terus meluber,” ujar warga tersebut.

Tak hanya saat musim hujan, permasalahan juga muncul saat musim kemarau, di mana air dari Kali Lamong sering kali mengering sehingga tidak dapat dimanfaatkan untuk pertanian.

“Kami berharap pemerintah dapat membangun dam karet agar saat musim kemarau, air dapat disimpan sebagai cadangan. Selain itu, kami juga mohon bantuan untuk bibit padi,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menjelaskan bahwa wilayah tersebut memiliki lahan tadah hujan seluas sekitar 195 hektar. Di sisi lain, wilayah ini juga berdekatan dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Kali Lamong, yang kerap meluap saat musim hujan dan mengakibatkan banjir, sementara di musim kemarau, lahan menjadi kering.

“Kami sudah membangun kolam retensi di kecamatan lain (Desa Tambakberas, Kecamatan Cerme,Red). Tujuannya adalah untuk pengendalian banjir dan menyediakan pintu air agar saat musim kemarau, air dari tadah hujan dapat dialirkan,” tutup Bupati Fandi Akhmad Yani. (yad)

Panen Raya Padi di Gresik, Mentan Amran Sulaiman Apresiasi Produktivitas Padi dan Harga Jual Gabah Rp 6.500 /Kg Selengkapnya

Cuaca Buruk, Wabup Gresik Asluchul Alif Bagikan Bansos untuk Nelayan di 3 Desa di Ujungpangkah 

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik menyerahkan bantuan kebutuhan bahan pokok kepada nelayan di tiga desa di Kecamatan Ujungpangkah. Bantuan kepada nelayan di tiga yakni Desa Pangkah Wetan, Pangkah Kulon dan Banyuurip karena terdampak cuaca buruk. Mereka tidak bisa melaut mencari ikan, sebagai profesi utama mereka selama ini.

Wakil Bupati Gresik dr Asluchul Alif yang menyerahkan bantuan sosial itu secara simbolis. Ia didampingi Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rahman, Asisten III Setkab Gresik Misbahul Munir dan Kepala Dinas Sosial atau Kadinsos Gresik Ummi Khoiroh.

“Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari nelayan. Kami juga mengimbau agar para nelayan selalu waspada dan berhati-hati saat menghadapi kondisi cuaca yang tidak menentu,” ujar dr. Alif, sapaan akrabnya pada Kamis, 13 Maret 2025.

Dalam kesempatan itu, dr. Alif juga meminta Dinas Perikanan untuk memperbarui dan memvalidasi data nelayan agar program bantuan dapat lebih tepat sasaran. Selain itu, ia menginstruksikan dinas tersebut untuk meningkatkan koordinasi dengan Kelompok Pengelola Irigasi Perikanan (Poklina) guna memastikan saluran irigasi dapat berfungsi optimal dalam mendukung produktivitas budidaya perikanan.

“Koordinasi dengan Poklina sangat penting agar saluran irigasi bisa beroperasi maksimal, sehingga kebutuhan budidaya perikanan dapat terpenuhi dengan baik,” tandasnya. 

Pada kesempatan itu, dr Alif juga menyinggung persoalan maraknya penggunaan jaring cantrang yang dikeluhkan oleh para nelayan. Ia menegaskan bahwa kebijakan larangan penggunaan jaring cantrang merupakan bagian dari program 100 hari kerja bersama Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani. 

Kebijakan ini juga sejalan dengan program Nawa Karsa Gresik Seger, yang bertujuan untuk menjaga ekosistem laut dan keberlanjutan sektor perikanan di Gresik.

Sebagai tindak lanjut dari kebijakan ini, Pemkab Gresik akan membentuk Gabungan Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) yang dijadwalkan akan diluncurkan pada bulan Mei 2025.

Pokmaswas ini akan berfungsi sebagai pengawas dalam memastikan aturan larangan jaring cantrang dipatuhi oleh para nelayan. Pemkab Gresik juga sedang menjalin kerja sama dengan Pemprov Jatim dan Polda Jatim untuk memperkuat pengawasan terhadap pelanggaran di sektor perikanan.

Alif mengungkapkan bahwa pihaknya berencana menggandeng nelayan lokal untuk membentuk tim keamanan atau Satgas Pesisir. Satgas ini nantinya akan dibekali perlengkapan khusus untuk membantu menjaga ekosistem laut dan mengawasi penggunaan jaring cantrang yang berdampak pada hasil tangkapan nelayan tradisional.

“Kami sedang mengupayakan MoU dengan Pemprov Jatim untuk mewujudkan Satgas Pesisir yang melibatkan nelayan. Ini masuk program 100 hari saya bersama Gus Yani. Mudah-mudahan aturan ini dapat segera kami wujudkan,” ungkapnya. (yad)

Cuaca Buruk, Wabup Gresik Asluchul Alif Bagikan Bansos untuk Nelayan di 3 Desa di Ujungpangkah  Selengkapnya