Bupati Gresik Serahkan 474 SK Pengangkatan CPNS Formasi 2024

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik menyerahkan 474 SK Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Formasi Tahun 2024 pada Senin, 21 April 2025.

Penyerahan Surat Keputusan pengangkatan CPNS ini adalah kali pertama di Jawa Timur dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Gresik. Ratusan CPNS penerimaan SK pun semringah. 

Kegiatan yang dihadiri oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman, Kepala Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Gresik Agung Endro Dwi Setyo Utomo serta Kepala Bidang Pengadaan dan Pensiun Kantor Regional II BKN Surabaya Luluk Budijati.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para CPNS yang telah melalui proses seleksi secara transparan dan kompetitif. Ia menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi merupakan amanah besar untuk memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berintegritas.

“Semoga para ASN ini menjadi energi baru untuk mendorong peningkatan kualitas pelayanan di Kabupaten Gresik. Saya berpesan agar ASN memiliki moral, profesionalitas, dan integritas yang tinggi,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya. 

ASN, kata orang nomor satu di Kabupaten Gresik, adalah garda terdepan dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan berdaya saing. Ia mengajak seluruh CPNS untuk memahami dan menjalankan Astacita serta visi-misi Bupati dan Wakil Bupati dalam membangun Gresik Baru yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

“Saya harap Saudara semua menjadi bagian dari gerakan perubahan. Mari bersama mewujudkan Astacita — mulai dari Gresik Cerdas dan Sehat, hingga Gresik Aman dan Harmonis. Ke depan, Kabupaten Gresik juga akan menjalankan program-program strategis pemerintah pusat seperti Koperasi Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan program Makan Bergizi Gratis,” ajaknya.

Lebih lanjut, Bupati Yani mengingatkan agar seluruh CPNS memiliki kesabaran dan ketulusan dalam melayani masyarakat.

“Sebagai pelayan publik, Saudara akan dihadapkan pada berbagai dinamika dan ekspektasi. Layani masyarakat dengan penuh kesabaran, ketulusan, dan profesionalisme. Jadikan kepercayaan ini sebagai ladang pengabdian, bukan sekadar rutinitas kerja,” pesannya.

Penyerahan SK ini menjadi kabar menggembirakan bagi para CPNS. Salah satu penerima SK, Isyatun Haniyah, menyampaikan apresiasinya atas kecepatan dan kejelasan proses pengangkatan CPNS di Kabupaten Gresik.

“Saya sangat mengapresiasi kesigapan Pemerintah Kabupaten Gresik. Saat banyak teman di daerah lain masih menunggu kabar, kami di Gresik sudah menerima SK. Ini luar biasa,” ungkap Isyatun.

Ia mengaku sempat cemas di tengah simpang siur informasi terkait proses pengangkatan CPNS Formasi 2024. “Jujur, sempat galau. Tapi hari ini semua terjawab dengan sangat melegakan. Saya siap menjalankan tugas dan menjadi bagian dari sejarah dalam perjalanan menuju Gresik Baru yang lebih maju,” lanjutnya penuh semangat. (yad)

Bupati Gresik Serahkan 474 SK Pengangkatan CPNS Formasi 2024 Selengkapnya

Kali ke-10 Pengelolaan Keuangan Pemkab Gresik Raih Opini WTP dari BPK

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP. Raihan WTP dalam pengelolaan keuangan daerah berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan  Badan Pemeriksa Keuangan atau LHP BPK Republik Indonesia atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.

WTP 2024 ini, kali kesepuluh atau satu dasawarsa secara berturut-turut. Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen dan kerja keras seluruh jajaran Pemkab Gresik di bawah kepemimpinan Bupati Fandi Akhmad Yani. 

Penyerahan LHP dilaksanakan di Kantor BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo pada Rabu, 17 April 2025. Hadir dalam kegiatan itu, antara lain, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, Ketua DPRD Gresik M. Syahrul Munir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Misbahul Munir, Kepala BPPKAD Andhy Hendro Wijaya, serta Inspektur  Gresik Achmad Hadi.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BPK Provinsi Jawa Timur Yuan Candra Djaisin menyampaikan bahwa opini WTP merupakan bentuk apresiasi atas kewajaran laporan keuangan pemerintah daerah. “Opini WTP merupakan bentuk apresiasi atas kewajaran penyajian laporan keuangan, namun bukan berarti tanpa catatan. Kami berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti temuan dan rekomendasi agar tata kelola keuangan semakin baik dan akuntabel,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan tindak lanjut pemeriksaan sangat bergantung pada sinergi antara kepala daerah, perangkat daerah, serta peran strategis DPRD dalam pengawasan.

Sementara ituBupati Gresik Fandi Akhmad Yani menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian ini. “Alhamdulillah, opini WTP yang ke-10 ini adalah buah dari kerja sama dan komitmen seluruh pihak di lingkungan Pemkab Gresik. Ini bukan sekadar prestasi, tetapi amanah yang harus terus kita jaga dengan integritas dan transparansi. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan demi mewujudkan Gresik yang lebih baik dan sejahtera,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Atas capaian ini, Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD, jajaran ASN, serta masyarakat Gresik atas dukungan dan partisipasi aktifnya. Sinergi yang terbangun diharapkan terus memperkuat pondasi pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Capaian opini WTP ke-10 ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan yang bersih, transparan, dan akuntabel di masa mendatang. (yad)

Kali ke-10 Pengelolaan Keuangan Pemkab Gresik Raih Opini WTP dari BPK Selengkapnya

Anjangsana ke Dinas Damkar, Wabup Gresik Asluchul Alif Wacanakan Tambah UPT Damkarmat

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif melakukan anjangsana ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan atau Damkarmat Gresik pada Selasa, 15 April 2025.

Rangkaian kegiatan Rembug Akur, sebuah forum komunikasi langsung antara pimpinan daerah dengan perangkat organisasi perangkat daerah atau OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik ini, Wabup Asluchul Alif didampingi Sekretaris Daerah atau Sekretaris Daerah atau Sekda Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Asisten I Sekda Gresik Suprapto. 

Mereka disambut secara langsung oleh Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono dan seluruh personilnya. Dalam kunjungan tersebut, Wabup meninjau langsung sarana dan prasarana serta mendengarkan pemaparan kinerja dan tantangan yang dihadapi Dinas Damkar. Saat ini, Damkar Gresik memiliki empat pos unit pelaksana teknis atau UPT yang tersebar di wilayah kota, utara, dan selatan Gresik, dengan layanan utama berupa pemadaman kebakaran dan aksi penyelamatan, termasuk evakuasi hewan liar. Seluruh layanan ini dilakukan dengan response time maksimal 15 menit sejak laporan diterima.

“Rembug Akur di Damkar ini kami lakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi dan kendala yang dihadapi Damkar Gresik. Dengan begitu, perbaikan-perbaikan yang dibutuhkan dapat segera dilakukan guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Wabup Asluchul Alif pada Selasa, 15 April 2025.

Data kinerja Damkar Gresik menunjukkan tren peningkatan pelayanan dari tahun ke tahun. Sejak 2022 hingga Maret 2025, tercatat 1.256 kejadian kebakaran dan 1.560 aksi penyelamatan, dengan total 2.816 penanganan. Tahun 2024 menjadi tahun dengan jumlah penanganan tertinggi, yakni sebanyak 1.039 kejadian.

Alif menegaskan bahwa keberadaan Damkar sangat krusial bagi Kabupaten Gresik, tidak hanya dalam penanganan kebakaran, tetapi juga dalam berbagai misi penyelamatan. Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan Damkar mendapatkan apresiasi positif dari masyarakat.

“Damkar adalah garda terdepan dalam kondisi darurat, baik itu kebakaran rumah, pabrik, maupun penyelamatan warga dari hewan liar. Mereka adalah pelindung masyarakat,” tegasnya.

Sebagai bagian dari strategi penguatan ke depan, Pemkab Gresik melalui Dinas Damkar tengah mengupayakan peningkatan sarana dan prasarana, termasuk rencana penambahan UPT Damkar di wilayah yang dinilai membutuhkan. Dalam kesempatan yang sama, Wabup juga menekankan pentingnya menjalin sinergi antara Dinas Damkar dan perusahaan-perusahaan di Kabupaten Gresik.

“Gresik adalah kawasan industri. Potensi risiko kebakaran di kawasan ini membutuhkan kolaborasi yang kuat. Kita perlu kerja sama dalam hal pelatihan bersama, peningkatan kapasitas, serta dukungan sarana dan prasarana dari dunia usaha agar penanggulangan kebakaran dapat dilakukan secara cepat dan terintegrasi,” jelasnya. (yad)

Anjangsana ke Dinas Damkar, Wabup Gresik Asluchul Alif Wacanakan Tambah UPT Damkarmat Selengkapnya

Pdt Daniel ; Gresik Miniatur Indonesia, Contoh Nyata Keharmonisan antarumat Beragama

GRESIK,1minute.id – Ketua Umum BAMAG Jatim Pdt. Daniel Sugianto melantik Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja atau BAMAG Kabupaten Gresik periode 2025–2030 di Gedung Nasional Indonesia pada Senin, 14 April 2025.

Pelantikan pengurus yang diketuai oleh Pdt. Royke William David ini di antaranya dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif. Pada kesempatan itu,  Wabup Asluchul Alif mengucapkan ucapan selamat kepada pengurus BAMAG yang baru dilantik itu. Selain itu, ia berharap BAMAG dapat menjadi jembatan sinergi antara pemerintah daerah dengan organisasi keagamaan dan para tokoh agama.

“BAMAG tidak hanya memiliki peran dalam pembinaan sosial, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. Ada tugas pokok dan fungsi kolaboratif antara BAMAG dan Pemkab Gresik. Selain itu, BAMAG turut mendorong toleransi antarumat beragama, bukan berdasarkan jumlah mayoritas atau minoritas, tetapi atas dasar kesatuan sebagai bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa BAMAG memiliki peran strategis dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pengurus BAMAG dan umat Kristiani untuk bersama-sama mendukung program pembangunan daerah.

“Ada sejumlah program prioritas 100 hari kerja yang sedang kami jalankan, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan kesehatan dan pendidikan, hingga penanganan banjir. Untuk itu, kami mohon doa dan dukungan agar program-program ini dapat berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua Umum BAMAG Jawa Timur Pdt. Daniel Sugianto, juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pengurus baru. Ia menegaskan bahwa Gresik, meskipun dikenal sebagai kota santri, merupakan contoh nyata keharmonisan antarumat beragama.

“Gresik sering disebut sebagai miniatur Indonesia karena keragaman suku, budaya, dan agama yang hidup berdampingan secara damai. Perbedaan bukanlah penghalang, justru menjadi kekuatan dalam kebersamaan,” ungkapnya.

Menurut Daniel, pemerintah dan gereja harus menjadi mitra yang sehat dan harmonis dalam mendukung pembangunan, baik secara fisik maupun spiritual. Ia juga mendorong agar tercipta ruang-ruang dialog terbuka antaragama untuk mempererat keharmonisan.

“Mari kita jadikan BAMAG tidak hanya sebagai lembaga formal, tetapi juga sebagai mitra yang aktif hadir di tengah masyarakat. BAMAG harus menjadi pembawa damai, harapan, dan solusi bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua BAMAG Gresik yang baru dilantik, Pdt. Royke William David, menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan dukungan yang telah diberikan oleh Pemkab Gresik kepada kepengurusan BAMAG sebelumnya.

“Banyak kegiatan keagamaan dan sosial yang telah mendapat dukungan dari Pemkab Gresik, termasuk bantuan sosial. Kami menyampaikan terima kasih, dan ke depan BAMAG siap berkontribusi dalam berbagai kegiatan, baik internal maupun dalam kolaborasi bersama pemerintah daerah,” ujarnya singkat. (yad) 

Pdt Daniel ; Gresik Miniatur Indonesia, Contoh Nyata Keharmonisan antarumat Beragama Selengkapnya

Haul ke-558 Nyai Ageng Pinatih, Ibu Angkat Sunan Giri Khidmat

GRESIK,1minute.id – Haul ke-558 Nyai Ageng Pinatih digelar dengan khidmat di Pesarean Nyai Ageng Pinatih, Kelurahan Kebungson, Gresik. Haul yang dihadiri, antara lain, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif dan Kepala Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga atau Disparekrafbudpora Gresik Syaifudin Ghozali, Lurah Kebungson M. Fither Kuntajaya digelar selama. dua hari, 11-12 April 2025.

Tradisi tahunan ini, menjadi momentum penting untuk mengenang jasa-jasa beliau, ibu angkat Sunan Giri sebagai salah satu tokoh  perempuan yang sangat berpengaruh dalam sejarah penyebaran Islam di wilayah Gresik, Jawa Timur. Nyai Ageng Pinatih dikenal sebagai sosok yang memiliki kedalaman ilmu agama, keteguhan hati, dan peran strategis dalam mendakwahkan Islam, terutama di masa awal perkembanga di Nusantara. 

Kiprah beliau tidak hanya dikenal di kalangan lokal, tetapi juga mendapat tempat tersendiri dalam catatan sejarah Islam di Indonesia. Kehadiran para tokoh pemerintahan ini menjadi bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual dan budaya yang ditinggalkan oleh Nyai Ageng Pinatih.

Acara pengajian umum turut menghadirkan KH. Mushodiq Fikri dari Jember, serta dihadiri oleh para ulama dan masyaikh dari wilayah Gresik dan sekitarnya. Rangkaian kegiatan haul mendapat sambutan antusias dari jamaah yang datang dari berbagai daerah, menciptakan suasana penuh kekhusyukan dan kebersamaan.

Haul Nyai Ageng Pinatih bukan hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga sebagai ajang memperkuat tali silaturahmi antarumat dan mengenang nilai-nilai keislaman yang diwariskan oleh sosok ulama perempuan yang luar biasa ini. (yad) 

Haul ke-558 Nyai Ageng Pinatih, Ibu Angkat Sunan Giri Khidmat Selengkapnya

Pemkab Manfaatkan Gedung UPT Dispendik untuk Tempat Penitipan Anak bagi Buruh Pabrik, Keluarga Miskin, Gratis

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif meninjau langsung rencana pemanfaatan gedung UPT Dinas Pendidikan atau Dispendik Kecamatan Manyar sebagai tempat penitipan anak atau TPA pada Selasa, 9 April 2025.

Gedung ini disiapkan sebagai layanan alternatif penitipan anak yang aman, nyaman, dan gratis, khususnya bagi kelompok rentan seperti pekerja pabrik, pekerja informal, dan keluarga miskin. Atau masyarakat berpenghasilan rendah atau MBR.

Langkah ini merupakan bagian dari Program Kerja 100 Hari Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan Wakil Bupati Asluchul Alif, sekaligus menjadi tonggak awal penyediaan layanan pengasuhan anak yang terjangkau, inklusif, dan berpihak pada masyarakat kurang mampu.

Selain layanan pengasuhan dasar, TPA ini juga akan dilengkapi aktivitas edukatif non-formal untuk mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.

“Sesuai amanat Program 100 Hari, TPA ini dirancang untuk gratis, dengan prioritas bagi keluarga kurang mampu, terutama dari kalangan buruh pabrik dan pekerja informal,” ujar Wabup Alif didampingi Kepala Dispendik Gresik S. Hariyanto dan Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati.

Sebelumnya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam beberapa kesempatan telah menegaskan pentingnya ketersediaan layanan publik yang inklusif bagi perempuan dan anak. “Kami ingin setiap anak di Gresik mendapat pengasuhan dan pendidikan awal yang layak, tanpa terkendala latar belakang ekonomi orang tua. Ini bagian dari komitmen Nawakarsa untuk mewujudkan Gresik yang lebih adil dan berdaya,” tegas Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati, juga menyampaikan dukungan penuh atas rencana operasionalisasi TPA ini. “Kami mendukung sepenuhnya program Bupati dan Wakil Bupati untuk menghadirkan TPA yang ramah dan sayang anak, terutama bagi anak-anak dari perempuan pekerja rentan dan single parent. Saat ini kami tengah mempersiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan,” pungkasnya. (yad)

Pemkab Manfaatkan Gedung UPT Dispendik untuk Tempat Penitipan Anak bagi Buruh Pabrik, Keluarga Miskin, Gratis Selengkapnya

Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Awal Kerja Usai Libur Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Mengawali hari kerja usai libur Idul fitri 1446 H, Bupati dan Wakil Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani-Asluchul Alif dan jajaran Forkopimda, menggelar halal bihalal di halaman kantor Bupati Gresik pada Selasa, 8 April 2025.

Dalam sambutannya, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap momentum ini menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kolaborasi antarunsur pemerintahan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Gresik, saya mengucapkan selamat Hari Raya Idulfitri 1446 H. Semoga kita semua kembali suci dan diberikan kekuatan untuk terus bersinergi dalam membangun daerah tercinta ini,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani. 

Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kebersamaan dan komunikasi antarperangkat daerah demi kelancaran program-program pembangunan ke depan dengan pelayanan yang maksimal.

“Melalui halal bihalal ini, kita tingkatkan rasa persatuan dan kesatuan. Setelah libur panjang ini, maksimalkan semangat spirit kita menjadi pelayan publik, melayani masyarakat Kabupaten Gresik,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan pesan kebersamaan dan pentingnya kolaborasi lintas sektor.

“Halal Bihalal ini bukan sekadar tradisi, tetapi wujud nyata silaturahmi dan penguatan sinergi antara Polri, TNI, dan seluruh elemen pemerintahan. Ini penting demi menjaga stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Gresik,” tegasnya. (yad) 

Ini Harapan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Awal Kerja Usai Libur Lebaran  Selengkapnya

Bupati Gresik Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran 

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melarang aparatur sipil negara atau ASN di lingkungan Pemkab Gresik menggunakan mobil dinas atau mobdin untuk mudik lebaran. 

Surat Edaran atau SE larangan menggunakan mobdin untuk keperluan pribadi bernomor 043/44/437.34/2025 tentang Penggunaan kendaraan Dinas Operasional pada Masa Mudik Lebaran Hari Raya Idul Fitri 1446 hijriah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik.

Bunyi SE tertanggal 25 Maret 2025 itu, begini :

Menindaklanjuti Surat Edaran Bupati Gresik Nomor 850/1970/437.73/2024 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025 di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik, dengan ini disampaikan sebagai berikut:

1. Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah adalah 28 Maret s.d 08 April Tahun 2025.

2. Bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai BUMD dan Pegawai BLUD yang akan bepergian keluar wilayah Kabupaten Gresik (Mudik Lebaran) pada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah tidak diperkenankan menggunakan Kendaraan Dinas Operasional, baik Roda Empat (R4) maupun Roda Dua (R2).

3. Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai BUMD/BLUD dapat menggunakan Kendaraan Dinas Operasional sepanjang untuk urusan kedinasan dan/atau sudah mendapatkan ijin dari Bupati Gresik melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik.

4. Untuk Kendaraan Dinas Operasional dimaksud, agar di parkir pada tempat sebagaimana mestinya di Instansi/Kantor masing-masing

Demikian untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di Gresik, 25 Maret 2025.

Kebijakan ini berlaku bagi seluruh ASN dan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik yang menggunakan kendaraan dinas operasional dalam aktivitas sehari-hari.

“Kendaraan dinas adalah aset negara yang harus digunakan secara bertanggung jawab. Oleh karena itu, kami menegaskan bahwa kendaraan dinas tidak boleh digunakan untuk keperluan pribadi, termasuk mudik Lebaran. Kami berharap seluruh ASN dan pejabat di lingkungan Pemkab Gresik dapat mematuhi aturan ini demi tertibnya administrasi serta efisiensi dalam penggunaan aset daerah,” tegas Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani.

Senada dengan Bupati, Wakil Bupati Gresik Asluchul Alif, juga mengimbau seluruh ASN untuk tidak menggunakan kendaraan operasional untuk kepentingan pribadi.

“Kami mengajak seluruh pejabat dan ASN di Gresik untuk bersama-sama menaati aturan yang telah ditetapkan. Kendaraan dinas harus tetap berada di kantor selama libur Lebaran agar dapat digunakan sesuai kebutuhan operasional pemerintahan setelah liburan. Kami juga akan memastikan adanya pengawasan ketat terhadap kebijakan ini,” pungkasnya.

Untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan ini, Bupati Fandi Akhmad Yani telah menginstruksikan Inspektorat dan dinas terkait untuk melakukan pengawasan ketat. Jika ditemukan pelanggaran, maka sanksi administratif akan diberlakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (yad)

Bupati Gresik Larang ASN Gunakan Kendaraan Dinas untuk Mudik Lebaran  Selengkapnya

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram Dibeli Manajemen PT Petrokimia Gresik Rp 50 Juta

GRESIK,1minute.id – Puncak Pasar dan Kontes Bandeng Kawak dipusatkan di Kawasan Bandar Grissee dilaksanakan pada maleman 27 Ramadan atau Rabu, 27 Maret 2025.

Ribuan pasang mata memadati kawasan heritage, bangunan kolonial di Jalan Basuki Rahmat, Gresik itu sejak badal Maghrib. Kontes Bandeng dimulai sekitar pukul 20.00 WIB. Ada tiga Bandeng Kawak kontestan yang meramaikan ikut tradisi Pasar Bandeng yang temurun konon sejak Sunan Giri, Wali Sanga yang juga dinobatkan sebagai Kepala Pemerintahan di Bukit Giri pada 1478 Masehi itu.

ikan bandeng dengan bobot 14,6 kilogram dengan panjang 109 sentimeter milik petambak Saifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik keluar sebagai jawara. 

Juara kedua bandeng dengan berat 11,6 kilogram, panjang 106 sentimeter milik Askin, petambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Dan, juara ketiga bandeng seberat 8 kilogram dengan panjang 90 sentimeter milik Zainul Abidin, petambak Pulau Mengare di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah.

Bandeng kawak peraih jawara kontes di event tahunan yang dihelat Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik. Pasar & Kontes Bandeng Kawak 2025 terjual seharga Rp 50 juta. Pembelinya adalah manajemen PT Petrokimia Gresik, salah satu perusahaan plat merah yang memiliki tagline “Solusi Agro Industri ” itu. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menegaskan bahwa Kontes Bandeng Kawak bukan hanya sekadar perlombaan, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap petambak yang telah berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

“Tradisi ini telah menjadi bagian dari identitas budaya masyarakat Gresik. Kami berharap kontes ini dapat semakin memotivasi para petambak untuk terus meningkatkan kualitas budidaya bandeng serta memperkuat daya saing sektor perikanan kita,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Rabu malam, 27 Maret 2025.

Kontes Bandeng Kawak ini, salah satu event tahunan di maleman Ramadan yang tunggu oleh masyarakat. Di Kota Santri-sebutan lain-Kabupaten Gresik, pada 10 hari terakhir Ramadan atau maleman Ramadan ada tiga event sangat dinantikan oleh masyarakat Gresik dan warga seluruh pelosok negeri. Tiga event itu, yakni, maleman 23 Ramadan, Sanggring Kolak Ayam di Desa Gumeno, Kecamatan Manyar. Tahun tradisi itu genap 500 tahun. Pada 2019, Sanggring Kolak Ayam tercatat sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia. 

Tradisi berikutnya, maleman Selawa Ramadan di Bukit Giri, Desa Giri, Kecamatan Kebomas. Dan, tradisi ketiga adalah maleman 27 Ramadan hingga menjelang Idul Fitri, tradisi Pasar dan Kontes Bandeng Kawak. 

“Saya mengundang seluruh masyarakat Gresik untuk datang dan menyaksikan kemeriahan Kontes Bandeng Kawak 2025. Mari bersama-sama melestarikan tradisi ini, mendukung para petambak lokal, serta menikmati berbagai hiburan yang telah disiapkan. Acara ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga kebersamaan dan kebanggaan akan budaya kita,” ajaknya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Asluchul Alif, menambahkan bahwa Kontes Bandeng Kawak juga memiliki dampak positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Gresik. “Selain menjadi kebanggaan masyarakat, acara ini juga mendukung geliat ekonomi lokal, mulai dari pelaku UMKM, pedagang pasar bandeng, hingga industri kuliner berbasis olahan bandeng. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan acara ini,” tutur dokter Alif,panggilan akrab, Asluchul Alif. 

Selain kontes Bandeng yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta perwakilan kepala daerah se-Jatim ini, juga akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan pendukung, termasuk arak-arakan bandeng dan live cooking bersama King Abdi (Finalis Masterchef Indonesia). Yang tak kalah menarik, panitia telah menyiapkan 3.000 porsi bandeng gratis bagi para pengunjung yang hadir di sepanjang Jalan Basuki Rahmat. (yad)

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram Dibeli Manajemen PT Petrokimia Gresik Rp 50 Juta Selengkapnya

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram, Seusia Siswa SMA, Jawara Kontes Bandeng Gresik

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik kembali menggelar tradisi Pasar dana Kontes Bandeng 2025. Tradisi terun temurun konon sejak Sunan Giri, Wali Sanga yang juga Kepala Pemerintahan di Bukit Giri pada 1478 Masehi. 

Bandeng yang konon digunakan oleh para santri Sunan Giri sebagai oleh-oleh ketika merayakan hari raya Idul Fitri di kampung halaman mereka masing-masing. Tahun ini, tradisi Pasar Bandeng 2025 digelar selama tiga hari, 26 Maret sampai 28 Maret 2025 di Kawasan perdagangan di Gresik Kota Lama atau GKL, mulai Jalan Gubernur Suryo, H. Samanhudi, Cokroaminoto, Raden Santri dan Basuki Rahmat.

Sedangkan untuk kontes Bandeng Kawak dihelat pada Malem 27 Ramadan yang dipusatkan di kawasan Bandar Grissee di Jalan Basuki Rahmat, Gresik. Ada tiga ikan bandeng kontestan yang meramaikan tradisi tahunan yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa serta para perwakilan kepala daerah se-Jawa Timur itu.

ikan bandeng dengan bobot 14,6 kilogram dengan panjang 109 sentimeter milik petambak Saifullah Mahdi, petambak asal Desa Pangkah Kulon, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik keluar sebagai jawara. 

Juara kedua bandeng dengan berat 11,6 kilogram, panjang 106 sentimeter milik Askin, petambak asal Desa Pangkah Wetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik. Dan, juara ketiga bandeng seberat 8 kilogram dengan panjang 90 sentimeter milik Zainul Abidin,  petambak Pulau Mengare di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah.

Mereka ini, adalah langganan jawara kontes di event tahunan di Kontes Bandeng Kawak. Sebab, tidak mudah bagi petambak untuk melakukan budidaya bandeng kawak yang biaa seusai anak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau SMA itu. Ikan bandeng milik Syaifullah Mahdi, biasa disapa, Sandi yang beratnya 14,6 kilometer itu dipanen setelah berusia 16 tahun atau seusia siswa SMA.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, Kontes Bandeng Kawak merupakan salah satu tradisi kebanggaan masyarakat Gresik yang sudah berusia ratusan tahun sejak era Sunan Giri. Tradisi yang digelar mulai malam 26 Ramadan hingga akhir Ramadan ini juga bertujuan untuk meningkatkan ekonomi khususnya sektor perikanan.

“Kecerdasan Mbah Sunan Giri di era itu, ingin meningkatkan ekonomi sektor ikan bandeng di wilayah Leran, Manyar sampai Ujungpangkah,” ujar Gus Yani-sapaan-Fandi Akhmad Yani pada Rabu malam, 26 Maret 2025. Dia mengungkapkan bahwa Kabupaten Gresik memiliki potensi budidaya ikan bandeng yang luar biasa. Di Gresik luas tambak 17 ribu hektar atau sekitar 36 persen luas tambak di Jawa Timur. Total produksi ikan bandeng sebanyak 49 ribu ton per tahun.

“Tiap tahun bandeng kita 49 ribu ton, semoga sektor perikanan tidak tergerus oleh regulasi-regulasi yang ruwet, seperti regulasi pupuk. Pupuk ini sangat krusial untuk pakan ikan bagi petambak,” terangnya.

Dalam hitungan wartawan 1minute.id bila hasil panen ikan bandeng 49 ribu ton per tahun alias 49 juta kilogram dengan harga bandeng seharga Rp 25 ribu per kilogram sama dengan Rp 1,22 triliun per tahun. 

Sementara pemenang Kontes Bandeng Kawak 2025, Saifullah Mahdi mengaku ikan bandeng miliknya sudah berusia 16 tahun, dengan perawatan ekstra dan dibudidayakan di lahan tambak khusus.

“Bandeng ini sudah kami rawat selama 16 tahun, di tambak seluas 4 hektar, jadi tambak tersebut memang kami siapkan khusus untuk bandeng-bandeng yang akan mengikuti kontes setiap tahun,” terang Sandi yang juga Kepala Desa Pangkah Kulon ini.

Mahdi menyebut, dirinya sudah sejak puluhan tahun mengikuti Kontes Bandeng Kawak. Hal ini sebagai wujud kecintaan terhadap budaya Kabupaten Gresik, serta kebanggaan dan penyemangat para petani tambak. “Kami berharap petani atau pembudidaya bisa terus melestarikan tradisi Kontes Bandeng Kawak ini, karena Bandeng adalah salah satu ikon kebanggaan masyarakat Gresik,” katanya. 

Dalam puncak Kontes Bandeng Kawak ini, ikan bandeng pemenang kontes milik Syaifullah Mahdi juga dilelang dengan harga awal Rp. 20 juta, dan terjual Rp 50 juta dengan penawaran terakhir pihak managemen Petrokimia Gresik. (yad)

Bandeng Kawak Berat 14,6 Kilogram, Seusia Siswa SMA, Jawara Kontes Bandeng Gresik Selengkapnya