MTQ XXXI Resmi Dibuka,  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: MTQ Media Pengembangan Kompetensi Diri, Kesuksesan Dunia dan Akhirat

GRESIK,1minute.id – Musabaqoh Tilawatil Qur’an atau MTQ Tingkat Kabupaten Gresik resmi dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani pada Jumat malam, 10 Mei 2024. 

Pembukaan MTQ ke-XXXI ini dipusatkan di lapangan Gambus, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik ini diikuti sebanyak 660 kafilah berasal dari perwakilan 18 Kecamatan se-Kabupaten Gresik. 16 di Gresik Daratan dan 2 di kepulauan yakni Sangkapura dan Tambak, Pulau Bawean. Dua kecamatan di Pulau Bawean itu tetap mengirimkan kafilah mereka meski mereka baru tertimpah musibah gempa bumi yang saat ini masih tahap rehabilitasi.

Ada tujuh cabang yang dilombakan dalam MTQ yang dihadiri diantaranya Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Gresik M. Ersat, Ketua PCNU Gresik KH Mulyadi ini. 

Tujuh cabang itu, yakni Tilawah Al Qur’an ; Hifdhil Qur’an ; Tafsir Al Qur’an ; Fahmil Qur’an (MFQ) ; Syarhil Qur’an (MSQ) ; Khot Al Qur’an (MKQ) dan Karya Tulis Ilmiah Al Qur’an (KTIQ). Ratusan kafilah itu akan berebut menjadi yang terbaik di MTQ yang digelar selama 3 hari, 10-12 Mei 2024 ini.

Dalam sambutannya, Gus Yani menekankan pentingnya Musabaqah Tilawatil Qur’an atau MTQ sebagai media pengembangan kompetensi diri yang mengarah pada kesuksesan dunia dan akhirat. MTQ, imbuhnya, bukan hanya sekedar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam memahami Al Qur’an. 

Selain itu, Bupati juga menyoroti partisipasi berbagai lembaga, termasuk TNI, Polri, dan Universitas Negeri dalam MTQ. “Saya sangat bangga melihat semua kelembagaan di NKRI, termasuk TNI dan Polri, serta Universitas favorit membuka diri untuk mencari sumber daya melalui hafalan Al-Qur’an. Hal ini menjadi contoh nyata bagaimana MTQ telah menjadi spirit dan semangat masyarakat Kabupaten Gresik,” kata mantan Ketua DPRD Gresik itu.

BUKA MTQ : Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani didampingi Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah (Sekda) Gresik Achmad Washil Miftachul Rachman dan Kepala Kemenag Gresik Moh Ersat menabuh bedug dalam pembukaan MTQ XXXI Kabupaten Gresik di Kecamatan Bungah pada Jumat malam, 10 Mei 2024 ( Foto: istimewa untuk 1minute.id)

Menurut Fandi Akhmad Yani, pengembangan kompetensi melalui hafalan Al-Qur’an tidak hanya memperkaya pengetahuan agama, tetapi juga membentuk karakter yang kuat, disiplin, dan bertanggung jawab. 

“Saya berharap melalui MTQ ini, kita semua dapat terus memperkuat nilai-nilai keagamaan serta menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” harapGus Yani. Usai memberikan sambutan, Fandi Akhmad Yani yang malam itu memakai sarung dipandu dengan hem warna krem dirangkapi dengan jas warna senada dan memakai dan kopyah secara simbolis membuka kegiatan MTQ XXXI Tingkat Kabupaten Gresik di Kecamatan Bungah dengan menabuh bedug. 

Sementara itu, Camat Bungah Moh. Izzul Muttaqin menyampaikan rasa syukur karena Gelaran Akbar MTQ XXXI di Kecamatan Bungah berjalan sukses dan lancar.

“Bismillah, semoga mulai pembukaan hingga penutupan MTQ XXXI, Kecamatan Bungah bisa menjadi Tuan Rumah yang baik dan seluruh rangkaian acara berlangsung sukses dan lancar. Dan tentunya membawa berkah bagi kita semua,” ungkapnya dengan nada penuh syukur. (yad)

MTQ XXXI Resmi Dibuka,  Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani: MTQ Media Pengembangan Kompetensi Diri, Kesuksesan Dunia dan Akhirat Selengkapnya

Mobil Box Muat Air Mineral Galon Ludes Terbakar di Lamongan, Damkarmat Gresik Turun Tangan 

GRESIK,1minute.id – Mobil box muat air mineral wadah gelas dan galon terbakar di Raya Karangbinangun,  Kabupaten Lamongan pada Jumat, 10 Mei 2024. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran yang terjadi sekitar pukul 09.50 WIB itu. Akan tetapi, api menghanguskan mobil beserta ratusan galon air.

Informasi yang dihimpun, mobil box memuat air minum galon itu tiba-tiba mogok di Jalan Raya Karangbinangun tepatnya di Dusun Monolelo, Desa/Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan. 

Azrul Muhsinin, sopir mobil itu mencoba menghidupkan mesin dengan menstarter berulang kali. Namun, bukan mesin mobil yang menyala melain bau asap yang keluar. Azrul lalu membuka pintu mobil box sudah penuh asap. Dalam hitungan detik, asap berubah menjadi bara api. 

Azrul panik. Afif, salah seorang warga yang melihat kejadian itu kemudian mendatangi pos pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) di Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik. Mendapatkan laporan adanya kebakaran di wilayah Lamongan, petugas Damkarmat Gresik sempat ragu. Sebab, lokasi kejadian kebakaran berada di luar wilayah Gresik. 

Karena tugas kemanusiaan melakukan penyelamatan mereka tetap berangkat menuju lokasi mobil box yang terbakar dan melakukan penyemprotan hingga api padam. “Kami izinkan melakukan pemadaman karena kemanusiaan,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Gresik Suyono pada Jumat, 10 Mei 2024. 

Kecepatan petugas Damkarmat Gresik di pos Kecamatan Dukun itu berhasil memadamkan api sehingga meminimalisir besar kerugian. (yad)

Mobil Box Muat Air Mineral Galon Ludes Terbakar di Lamongan, Damkarmat Gresik Turun Tangan  Selengkapnya

Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Gandeng Habitat For Humanity Indonesia

GRESIK,1minute.id – Sumarlik kini tidak lagi waswas rumahnya bocor hujan. Sebab, rumah perempuan 55 tahun telah selesai diperbaiki oleh Habitat for Hummanity Indonesia di Kabupaten Gresik 

Renovasi rumah tidak layak huni milik Sumarlik ini, menjadi satu dari banyak program organisasi non pemerintah alias Non  Government Organization (NGO) ini. 

Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Gresik bersama dengan Habitat for Humanity Indonesia melaksanaan pembukaan program Habitat for Humanity yang merupakan program Penyediaan Rumah Layak Huni, Penyediaan Akses Air Bersih, Pelatihan Sektor Air Minum dan Sanitasi serta Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat psda Rabu sore, 8 Mei 2024. 

Di Kabupaten Gresik, program-program Habitat for Humanity Indonesia tahun 2024-2025 akan berfokus di Kecamatan Wringinanom. Diawali dengan kunjungan lapangan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Wakil Bupati Aminatun Habibah ke Madrasah Tsanawiyah atau MTs Maulana Malik Ibrahim yang merupakan penerima program Digital Library. Rombongan juga melakukan kunjungan ke penerima bantuan pembangunan rumah.

Bupati Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi terhadap program-program Habitat yang berjalan di Kabupaten Gresik. Menurutnya, ini adalah bentuk kolaborasi yang apik antara pemerintah daerah dengan Non Government Organization.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Habitat atas kolaborasinya yang sangat baik dengan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka mendukung pembangunan di Kabupaten Gresik. Kerja sama ini mudah-mudahan berkelanjutan dan bisa menekan jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Gresik,” ungkap Gus Yani.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Gresik sejatinya sudah memiliki program yang menyasar Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Disamping itu, terdapat program dari instansi-instansi lainnya di antaranya dari Kodim Gresik lewat TMMD, Baznas Gresik, dan Kementerian lewat BSPS (Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya).

Program-program ini menunjukkan bahwa kantong-kantong pendanaan RTLH tersebut sudah disiapkan. Bahkan dari DPRD Gresik pun secara langsung menitipkan pokok-pokok pikirannya melalui RTLH didalam dapil masing-masing.

“Disini juga ada Habitat yang berkonsentrasi langsung kepada masyarakat lewat program-program seperti RTLH, air bersih, hingga sanitasi. Karenanya, kami kemudian menata kolaborasi yang komprehensif dengan semua pihak agar tidak terjadi tumpang tindih,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Nasional Habitat for Humanity Susanto mengatakan sesuai dengan Undang-Undang Dasar Pasal 28 H ayat 1 bahwa setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta memperoleh pelayanan kesehatan. Untuk itu pihaknya hadir untuk membantu pemerintah untuk menyediakan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Kami (Habitay for Humanity), sudah berada di Kecamatan Wringinanom sejak pada tahun 2015 lalu,” katanya. Selama kurun waktu 2015 hingga Mei 2024, Habitat sudah menyasar toilet keluarga sebanyak 284 unit, RTLH dengan bangunan baru sebanyak 377 unit, renovasi rumah 2 unit, toilet sekolah 1 unit, sumur dangkal 60 unit, dan Posyandu 2 unit. “Untuk peningkatan SDM telah melakukan pelatihan PHBS 520 orang, pelatihan manajemen keuangan keluarga 425 orang, pelatihan rumah sehat dan konstruksi dasar 628 orang, pelatihan mitigasi bencana 120 orang, serta pelatihan pemberdayaan ekonomi sebanyak 180 orang,” terangnya.

Pada 2024 -2025, Habitat akan terus melanjutkan program yang sudah ada dengan fokus di Kecamatan Wringinanom dan Kecamatan Benjeng. Dengan begitu, permasalahan RTLH, Sanitasi, Air bersih, dan persampahan yang menjadi tantangan utama berbagai daerah bisa diatasi.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Yani juga memberikan apresiasi dan bantuan uang kepada tempat pengolahan sampah reduce, reuse dan recycle atauTPS3R yang ada di Wringinanom. Tujuannya, tidak lain adalah sebagai stimulan dan untuk meningkatkan semangat dalam pengelolaan sampah di wilayahnya. (yad)

Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Gandeng Habitat For Humanity Indonesia Selengkapnya

Pasutri Hentikan Ibadat Jemaat Kristiani, Sempat Adu Urat Saraf, Happy Ending

GRESIK,1minute.id – Sejumlah orang menghentikan kegiatan ibadat jemaat Kristiani. Penghentian ibadat  GPIB Benowo di kediaman Hormali Sirait (Manurung) di Kompleks Perumahan Cerme Indah, Desa Betiting Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik itu sempat menimbulkan kegaduhan. Adu urat saraf. 

Beruntung aparat kepolisian bersama Forkopimcam Cerme cepat turun tangan dengan melakukan mediasi dua pihak. Happy ending. Mereka saling bermaafan.

Mediasi dilakukan di Balai Desa Betiting itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Cerme Iptu Andik Asworo, Camat Cerme Umar Hasyim bersama Danramil dan kepala desa setempat dilakukan pada Kamis malam, 9 Mei 2024.

Harapa Hormali Sirait kegiatan ibadat tidak dilarang dan bisa dilakukan di rumah. Sementara, Yoyok dan keluarga menyampaikan permohonan maaf atas tindakannya menghentikan kegiatan ibadah dan berharap ada komunikasi. 

Menurut Iptu Andik Asworo, hasil mediasi kesepakatan bersama bahwa kedua belah pihak saling menghormati, menghargai dan memaafkan apa telah terjadi untuk menjadikan evaluasi diri dan saling menahan ego. “Kesepakatan itu tanpa ada paksaan atau tekanan dari pihak manapun dan berikut di tanda tangani bersama yang bermaterai,” ujar Kapolsek Cerme Andik Asworo.

Iptu Andik Asworo berharap antarwarga meningkatkan komunikasi sehingga tidak ada kesalahan pahaman. “Kami (Polsek Cerme) akan terus melakukan patroli di sekitar Perum Cerme Indah untuk menjaga keamanan dan kondusifitas terutama peran Bhabinkamtibmas dalam komunikasi dan pembinaan msyarakat,” katanya. 

Untuk diketahui Yoyok beserta istri dan seorang warga menghentikan kegiatan ibadat Peringatan Kenaikan Isa Almasih di rumah Hormali Sirait (Manurung) di Kompleks Perumahan Cerme Indah, Desa Betiting, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik pada Rabu, 8 Mei 2024. Sempat terjadi adu mulut. Manurung adalah jemaat kristiani dari GPIB Benowo, Surabaya. (yad)

Pasutri Hentikan Ibadat Jemaat Kristiani, Sempat Adu Urat Saraf, Happy Ending Selengkapnya

Gresik Transnational City Visi Pemkab Gresik 20 Tahun Kedepan

GRESIK,1minute.id – Badan Penelitian dan Perencanaan Daerah (Bappeda) Gresik  melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Gresik Tahun 2025-2045.

Visi yang diusung 20 tahun kedepan nanti, yaitu Gresik Transnational City yang Berakhlaq, Sejahtera, Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan ini dilaksanakan di Ruang Mandala Bhakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Rabu, 8 Mei 2024. 

Musrenbang dibuka oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dan dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Bakorwil II Bojonegoro dan Ketua DPRD Gresik Moch Abdul Qodir serta stakeholder lainnya. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani mengatakan, RPJPD Kabupaten Gresik harus disusun mekanismenya dan seirama dengan RPJP nasional.

“Hal ini tidak boleh lepas dari tata ruang yang sudah dirancang oleh RPJPD Provinsi Jawa Timur, serta tidak boleh lepas dari tata ruang yang sudah dirancang,” tuturnya.

Ada tiga hal yang disampaikan oleh Presiden Joko Widodo dalam pertemuan RPJP Nasional 2025-2045. Pertama, tentang pembangunan di daerah harus benar-benar inline antara pemerintah nasional dan pemerintah daerah untuk terus melakukan kolaborasi.

Kedua, berorientasi hasil. Artinya pemerintah harus mampu melihat sesuatu berdasarkan skala prioritas. Tidak lagi membagi anggaran seluruh dinas yang mana garis finishnya tidak akan tercapai kebersamaan.

“Maka ini yang harus kita kerjakan betul. Ada satu hal yang menarik dari usulan yang disampaikan oleh teman-teman DPRD, khususnya terkait dengan peningkatan kompetensi sumber daya manusia yang ada di Kabupaten Gresik,” papar mantan Ketua DPRD Gresik itu.

Ketiga, yaitu pembanguan tepat sasaran dan harus benar-benar terukur. Artinya pembangunan yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. Seperti pelayanan kesehatan, perbaikan jalan, taman layak anak, dan lainya. 

“Rumah Sakit Gresik Sehati merupakan jawaban dari kebutuhan masyarakat di wilayah selatan. Selanjutnya, mungkin kita juga bisa melakukan riset untuk pemerataan di wilayah ujung utara yang berbatasan dengan Kabupaten Lamongan,” tambahnya. 

Ia mengharapkan pelaksanaan Musrenbang yang diikuti oleh seluruh pemangku kepentingan dapat menyampaikan masukan dan saran positif, konstruktif sebagai bahan penyempurnaan RPJPD Kabupaten Gresik 2025-2045. 

Sebelumnya, Kepala Bappeda Gresik Edy Hadisiswoyo, dalam laporannya menyampaikan Musrenbang ini dilaksanakan untuk penjabaran visi misi arah kebijakan dan sasaran arah pokok pembangunan daerah. 

“Visi yang diusung RPJPD 2025-2045 yaitu Gresik Transnational City yang berakhlaq, sejahtera, maju, mandiri, dan berkelanjutan. Pelaksanaan ini diharapkan dapat menjadi media komitmen seluruh stakeholder,” jelasnya. (yad)

Gresik Transnational City Visi Pemkab Gresik 20 Tahun Kedepan Selengkapnya

4 Pesan Penting Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Di Rakor TP PKK !

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani atau Gus Yani menitipkan empat program pemerintah kabupaten atau Pemkab Gresik kepada Tim Penggerak PKK Kabupaten Gresik. Empat program itu adalah pelaksanaan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita stunting, menghidupkan kembali Posyandu, menjaga kestabilan inflasi, dan digitalisasi data dan informasi terkait PKK.

Hal itu diungkapkan dihadapan peserta Rapat Koordinasi atau Rakor Tim Penggerak PKK Gresik di Malang pada Selasa, 7 Mei 2024. Rakor itu mengusung tema “Bergerak Bersama Mewujudkan Keluarga Sejahtera Menuju Indonesia Maju” ini juga dihadiri diantaranya Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah dan Ketua TP PKK Gresik Nurul Haromaini Ali.

Menurut Fandi Akhmad Yani, PKK mempunyai peran khusus dalam penurunan angka stunting di Kabupaten Gresik. Stunting yang awalnya ada di angka 24%, lantas turun menjadi 10%. Ini menjadi bukti kuat bahwa PKK memiliki semangat kuat dalam menurunkan angka stunting di Gresik.

“Terbaru, kemarin PKK melakukan MoU dengan Dinas Kesehatan di Kabupaten Gresik terkait pemberian PMT untuk balita stunting,” imbuh mantan Ketua DPRD Gresik itu. Pemberian PMT ini akan dikelola oleh PKK sesuai dengan data dan lokus balita stunting yang di breakdown hingga ke tingkat desa. Dalam pelaksanaannya, Saya berharap PKK cerdas melihat bahan pokok lokal dalam pemberian PMT,” imbuhnya.

Sebagai pendukung PMT, Gus Yani melanjutkan menginstruksikan pengaktifan kembali Posyandu secara masif se-Kabupaten Gresik. Ia pun secara khusus menginstruksikan kepada para camat untuk bisa berkolaborasi dengan kepala desa untuk mewujudkan hal tersebut. Dua hal ini, ditambah dengan komunikasi yang baik menjadi formula yang jitu dalam upaya penurunan angka stunting agar bisa memberikan dampak yang lebih besar lagi.

Tidak hanya berkaitan dengan anak-anak, PKK juga diharapkan memberikan peran dalam menjaga kestabilan inflasi daerah. Upaya ini sejatinya sudah dilakukan PKK salah satunya lewat program penanaman tanaman cabai.

“Ini sederhana namun kita harapkan bisa dilakukan dengan lebih masif dan reguler. Tidak hanya cabai, bisa juga secara bergiliran dicanangkan penanaman komoditas lain seperti tomat misal. Saya yakin PKK bisa melaksanakan,” pungkasnya. (yad)

4 Pesan Penting Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani Di Rakor TP PKK ! Selengkapnya

PTV, KEK JIIPE Gelar Tefa, Wabup Gresik Aminatun Habibah : Perda Gresik Amanatkan 60 Persen Naker Gresik Di Setiap Perusahaan

GRESIK,1minute.id – Konsorsium Perguruan Tinggi Vokasi (PTV) di Jawa Timur dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Ports Estate (JIIPE) Gresik menggelar Inisiasi Teaching Factory atau (Tefa) di Ruang Rapat Putri Cempo Kantor Bupati Gresik pada Senin, 6 Mei 2024.

Kegiatan itu bertujuan menyatukan suara antara Pemerintah Kabupaten atau PemkabbGresik, PTV, dan pimpinan perusahaan Gresik khususnya KEK JIIPE ini dihadiri oleh Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau Bu Min

Dalam diskusi  membaha kurikulum pendidikan vokasi, Bu Min mengharapkan pendidikan vokasi menyesuiakan kebutuhan lapangan.

Menurut data dari Badan Pusat Statistik Jawa Timur, Kabupaten Gresik memiliki sekitar 603 perusahaan. Melihat hal ini, kata Bu Min perusahaan dapat menyerap tenaga kerja ber-kartu tanda penduduk atau KTP Gresik minimal 60 persen.

“Kita sudah ada peraturan daerah tentang penyerapan tenaga kerja pada Nomor 7 tahun 2022 tentang penggunaan tenaga kerja lokal minimal 60 persen di perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayah Kota Pudak Gresik,” tegas wakil Bupati perempuan pertama di Kabupaten Gresik ini.

Selanjutnya, setiap perusahaan memaparkan terkait kebutuhan lapangan yang nantinya akan disesuaikan dengan pola pengajaran di PTV. Salah satu faktor yang menyebabkan masih kurangnya penyerapan di setiap perusahaan yaitu SDM yang memang belum siap bekerja.

“Sekarang masih banyak siswa-siswi yang siap untuk lulus tetapi tidak siap untuk bekerja. Maka dari itu, penyesuaian kurikulum juga menjadi hal penting,” jelas Ketua Kadin Jawa Timur Adik Dwi Putranto. 

Selain itu, penerapan Teaching Factory yang merupakan model pembelajaran  dengan suasana industri ke sekolah sehingga sekolah bisa menghasilkan produk berkualitas industri masih menjadi langkah yang tepat, namun tetap harus membentuk SDM yang memiliki mental siap kerja.

“Harapannya tidak hanya mendapat link, tapi anak-anak Gresik bisa masuk ke perusahaan-perusahaan yang ada di Gresik,” tutur Achmad Washil, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik.

Menjawab suara yang disampaikan oleh para buruh pada May Day di Stadion Gelora Joko Samudro Gresik, Pemerintah Kabupaten Gresik terus mengupayakan penyerapan tenaga kerja ber-KTP Gresik dapat maksimal, salah satunya dengan diskusi yang juga dihadiri oleh Heddy R. Agah selaku Ketua Pakar Tim Ekosistem Kemitraan Daerah, Direktorat Kemitraan dan Penyelarasan DUDI, Ditjen Pendidikan Vokasi serta para pimpinan perusahaan di KEK JIIPE. (yad)

PTV, KEK JIIPE Gelar Tefa, Wabup Gresik Aminatun Habibah : Perda Gresik Amanatkan 60 Persen Naker Gresik Di Setiap Perusahaan Selengkapnya

Guru Up Date Ilmu, Wabup Gresik : Anak Lebih Pintar, Cita-cita Guru

GRESIK,1minute.id – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah atau Bu Min mengajak keluarga besar dunia pendidikan untuk banyak bersyukur. Bentuk rasa syukur bisa terus melakukan up date ilmu pengetahuan. 

“Bentuk mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita, adalah dengan terus menambah ilmu untuk menjadikan anak-anak kita semakin berilmu,” kata Bu Min saat menghadiri Nada dan Dakwah dalam rangka Halal bihalal bersama Tutur Irama Grup KH KH. Abdul Muttholib atau Kiai Kerah Sakti dari Sidoarjo di Gedung Wahana Ekspresi Poesponegoro (WEP) pada Senin, 6 Mei 2024.

Acara tersebut menghadirkan ratusan guru, kepala sekolah, pengawas, dan penilik yang tergabung dalam keluarga besar Dinas Pendidikan Wilayah Kerja (Wilker) IV dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ini mengusung tema “Sucikan Hati Menjalin Silaturahim bersama Menuju Pribadi yang Lebih Baik”.

“Anak lebih pintar daripada gurunya itu memang cita-cita kita sebagai guru, namun bukan berarti kita tidak berusaha untuk mengikuti perkembangan zaman,” imbuh Wakil Bupati Perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu. 

Upaya mengupdate ilmu pengetahuan tersebut bagi wabup suatu kewajiban bagi guru ditengah pesatnya perkembangan zaman. Ia bercerita ditengah padatnya jadwal masih menyempatkan diri untuk membaca. 

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan atau Kadispendik Gresik S.Hariyanto menyampaikan berbagai pencapaian yang diraih dinas pendidikan di tahun 2023. Capaian tersebut, di antaranya meraih predikat sistem akuntabilitas kinerja instansi pemerintah atau SAKIP AA yang mana merupakan tertinggi nilai SAKIP yang diperoleh Dinas Pendidikan.

“Selain itu, capaian penilaian Ombudsman yang diraih dinas pendidikan juga semakin membaik. Kita menargetkan di tahun 2024 ini kita mendapatkan predikat Sangat Baik dalam penilaian Ombudsman,” kata S. Hariyanto. (yad)

Guru Up Date Ilmu, Wabup Gresik : Anak Lebih Pintar, Cita-cita Guru Selengkapnya

Inginkan Titel KLA Tidak Sekadar Administratif, Wabup Gresik Inisiasi Wujudkan DRPPA

GRESIK,1minute.id – Pemerintah Kabupaten Gresik berharap titel Kabupaten Layak Anak tidak sekadar administratif. Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah mengharapkan predikat KLA Nindya yang disandang oleh Kabupaten Gresik terwujud merata.

“Kita ingin agar titel Kabupaten Layak Anak itu tidak hanya sekadar administratif, melainkan aksi di masyarakat juga betul-betul layak kepada anak. Jadi, kita berharap dengan adanya DRPPA ini mulai dari desa sudah ada perhatian kepada perempuan dan anak. Perlindungannya pun tidak di KBPPPA saja, melainkan sudah bisa di mulai di desa,” harap  Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah saat membuka kegiatan Advokasi dan Inisiasi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) di Pendapa Kecamatan Manyar pada Selasa, 30 April 2024.

Kegiatan yang prakarsai oleh Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBPPPA) Gresik ini diikuti para perangkat desa, anggota PKK, serta organisasi Fatayat dan Aisyiyah. Bu Min-sapaan karib-Aminatun Habibah meminta perangkat desa untuk membuat Peraturan Desa (Perdes) dan menyiapkan anggaran. Anggaran tersebut digunakan untuk kegiatan sosialisasi dan penyediaan infrastruktur yang ramah anak, perempuan dan disabilitas.

“Yang paling sederhana adalah disediakannya jalur khusus kursi roda di kantor-kantor desa. Bisa juga disiapkan ruang laktasi bagi ibu menyusui,” ujar wabup perempuan pertama di Kabupaten Gresik itu.

Digandengnya PKK serta organisasi Fatayat dan Aisyiyah dalam mewujudkan DRPPA juga tanpa alasan. Ini karena organisasi perempuan yang sudah dikenal luas kiprahnya di masyarakat dan juga menjangkau hingga di desa-desa. Dengan begitu, diharapkan aksi-aksi yang ramah anak dan perempuan bisa didukung pelaksanaannya.

Sementara itu, Kepala Dinas KBPPPA Gresik Titik Ernawati menjelaskan bahwa kegiatan advokasi dan inisiasi DRPPA di Kecamatan Manyar ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemerintahan desa dalam mewujudkan desa ramah perempuan dan peduli anak.

“Kecamatan Manyar ini menjadi kecamatan pertama yang kami sasar dan rencananya akan kita adakan di semua kecamatan di Kabupaten Gresik. Dengan DRPPA maka kedepan pembangunan di tingkat desa harus memperhatikan kebutuhan-kebutuhan anak, perempuan, dan disabilitas,” kata Titik Ernawati. Selain itu, ia berharap terbentuknya DRPPA bisa melakukan pendampingan terhadap anak-anak yang berhadapan dengan hukum.  ” Nantinya bisa melakukan pendampingan di tingkat desa,” imbuhnya. 

Untuk diketahui, penghargaan KLA dari Kementerian PPPA ini terdiri dari peringkat Pratama, Madya, Nindya, Utama, dan yang tertinggi kategori KLA. Pada 2017 dan 2018 Pemkab Gresik mendapatkan penghargaan kategori Pratama. Pada 2019 dan 2021 penghargaan menjadi ketegori Madya. Pada 2022, naik level menjadi peringkat Nindya. Pada 2023, Pemkab Gresik menargetkan kategori Utama. (yad)

Inginkan Titel KLA Tidak Sekadar Administratif, Wabup Gresik Inisiasi Wujudkan DRPPA Selengkapnya

Persetujuan Kemendagri Keluar, 143 ASN Dilantik Ulang, Bupati Gresik : Tidak Ada Perubahan, Formasi Sama

GRESIK,1minute.id – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik ulang 143 pejabat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik pada Selasa, 30 April 2024. 

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, pelantikan atau mutasi merupakan hal yang biasa dan tidak perlu dibuat gaduh. Secara administrasi menurut Kemendagri dan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) pelantikan pada 22 Maret 2024 lalu sudah benar, hanya saja cara pandangnya yang berbeda.

“Pejabat yang dilantik ulang hari ini tidak ada perubahan. Tetap sama dengan formasi yang dilantik pada 22 Maret lalu. Ini sesuai arahan Mendagri dan KASN,” kata Gus Yani-sapaan akrab-Bupati Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya di Ruang Mandala Bakti Praja Kantor Bupati Gresik pada Selasa, 30 April 2024.

Menurutnya, sebelum dan sesudah pelantikan memang banyak dinamika. Pengambilan keputusan seperti ini termasuk proses yang harus diambil pimpinan daerah. “Mutasi ini penting dan strategis, karena menjadi suatu kebutuhan organisasi,” tegasnya. 

Seperti diberitakan, pada 22 Maret 2024 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani melantik dan mengambil sumpah 143 ASN. Rinciannya, 4 Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama atau eselon II ;  74 pejabat struktural eselon IV dan II. Serta,  65 pejabat fungsional yang menduduki jabatan Kepala Puskesmas, Kepala UPT SDN, Kepala UPT SMPN, dan Pengawas Sekolah.

Pelantikan ini menjadi polemik pascakeluarnya surat edaran Mendagri pada 29 Maret 2024. Surat itu isinya, diantaranya kepala daerah yang akan menggelar Pilkada, tidak diperbolehkan melakukan mutasi, rotasi dan demosi, tanpa seizin Mendagri. Jika dilihat dari jadwal tahapan Pilkada serentak 2024, tanggal 22 Maret 2024 merupakan 6 bulan sebelum penetapan bakal pasangan calon menjadi Calon Kepala Daerah, tetap dilaksanakan tanggal 22 September 2024.

Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gresik melakukan koordinasi dengan Kemendagri di Jakarta. 

Berkaitan dengan pelayanan publik, lanjut  Gus Yani tersebut, bisa saja dalam beberapa bulan ke depan akan dilakukan pelantikan kembali terkait penataan struktur organisasi untuk Rumah Sakit Gresik Sehati (RSGS) yang ada di Kecamatan Kedamean. “Penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bermutu kepada masyarakat tidak akan terwujud. Jika tata kelola rumah sakit salah satunya belum adanya penataan struktur organisasi,” ungkap Gus Yani. (yad)

Persetujuan Kemendagri Keluar, 143 ASN Dilantik Ulang, Bupati Gresik : Tidak Ada Perubahan, Formasi Sama Selengkapnya